p-Index From 2021 - 2026
8.587
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan The Journal of Experimental Life Sciences (JELS) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Produksi Tanaman Rekayasa Mesin Jurnal Prima Edukasia Plantropica: Journal of Agricultural Science AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Prosiding Semnastek Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Penjaminan Mutu Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Preventif Journal Indonesian Food Science and TechnologyJournal Journal of Humanities and Social Studies Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of English Education and Teaching (JEET) Jurnal Agro Wiralodra International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) JPSI (Journal of Public Sector Innovations) JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Teknomekanik Spektrum Sipil Community Empowerment SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Mechanical Engineering for Society and Industry Automotive Experiences Insan Cendekia: Jurnal Pendidikan Urecol Journal. Part D: Applied Sciences Prosiding University Research Colloquium Borobudur Engineering Review Studies in English Language and Education Nanggroe: Journal Of Scholarly Service International Journal of Multidisciplinary Sciences Nanggroe: Journal of Scholarly Service Algebra Buitenzorg: Journal of Tropical Science Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET)
Claim Missing Document
Check
Articles

Penampilan Galur-Galur Harapan Jarak Kepyar (Ricinus communisl.) Hasil Perlakuan Kolkisin Generasi CT4 Rarasatidan, Maharani Gadis; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi tanaman jarak kepyar sebagai komoditas industri memiliki nilai yang tinggi, namun ketersediaan akan varietas unggul sangat terbatas. Oleh karena itu perlu dikembangkan varietas jarak kepyar yang memiliki produktivitas hasil yang tinggi baik dalam bentuk buah ataupun biji. Perakitan varietas unggul yang memiliki produktivitas tinggi merupakan upaya untuk mening-katkan hasil panen biji jarak kepyar. Penelitian dilakukan di Kepuharjo, Karang-ploso, Malang pada bulan April-September 2017 dengan bahan tanam25 galur jarak kepyar. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok, aksesi yang diuji sebanyak 25 tanaman diulang dua kali dengan jarak tanam 90 x 50 cm. Parameter yang diamati berupa karakter agronomi (batang, daun, bunga, buah, dan biji). Data dianalisis menggunakan analysis of variance pada taraf 0,05 dengan uji lanjut Scott Knott. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur harapan C856(CT4)-5[(M)], C864(CT4)-6[(T0 E)] dan C864(CT4)-9[(2)] mempunyai potensi hasil tinggi.
Keragaman Berkas Pembuluh Xilem-Floem dalam Hubungannya dengan Komponen Hasil dan Hasil pada Galur-Galur Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Colchicine Treatment 5 Aikmelisa, Rizka; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak kepyar salah satu tanaman yang mengandung minyak yang berpotensi sebagai biofuel, kosmetik dan biofarmaka. Tanaman ini belum diteliti secara luas, oleh karena itu perlu pengembangan varietas unggul untuk peningkatan hasil jarak kepyar. penelitian dilakukan di lahan pertanian Desa Kepuharjo Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman pada bulan Januari–Mei 2018 dengan menanam 20 galur-galur jarak kepyar colchicine treatment 5 dengan 2 ulangan dengan jarak tanam 100cmx100cm. Terdapat 24 variabel pengamatan dengan dua ulangan. Hasil analisis varian menunjukkan jumlah xilem-floem mempunyai keragaman yang nyata. Nilai koefisien variasi genetik (KVG) dan nilai koefisien variasi fenotip (KVF) pada jumlah xilem-floem yaitu berkreteria sedang. Jumlah xilem-floem berkorelasi nyata dengan diameter batang atas, panjang tangkai, diameter ruas, diameter tangkai daun, panjang bunga, panjang biji.
Parameter Genetik dan Penampilan Karakter Agronomi Galur-Galur Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Perlakuan Kolkisin Generasi 5 Bimantara, Yusuf Mufti; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak kepyar (Ricinus communis L.)  dapat dibudidayakan di daerah kering dan marginal untuk tanaman lain. Produksi jarak kepyar di Indonesia semakin menurun mulai dari tahun 2011 sampai 2014. Hal ini menunjukkan dibutuhkan peningkatan produksi yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari keragaman genetik dan fenotip karakter tanaman jarak kepyar generasi ke-5 (CT5), dan mempelajari heritabilitas karakter tanaman jarak kepyar generasi ke-5 (CT5). Penelitian telah dilaksanakan di Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Mei 2018.Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 galur CT5, pupuk SP36, Urea, dan KCL. Bahan tanam yang digunakan adalah 20 galur jarak kepyar perlakuan kolkisin generasi ke-5 (CT5) masing-masing galur terdapat 6 tanaman dengan 2 kali ulangan dengan jarak tanam 100x100 cm. Pengamatan yang dilakukan untuk pendugaan nilai heritabilitas adalah karakter-karakter kuantitatif. Hasil analisis varians menunjukkan hasil yang sangat nyata dan nyata. Hasil analisis yang tidak nyata didapatkan pada karakter diameter batang atas dan berat tandan. Nilai koefisien variasi genetik (KVG) dan koefisien variasi fenotip (KVF) dari hasil analisis didapatkan hasil yang berkriteria sedang hingga tinggi pada 20 karakter pengamatan, dan terdapat karakter diameter batang atas, berat tandan, dan tebal biji yang berkriteria rendah. Hasil pendugaan heritabilitas didapatkan 21 karakter yang memiliki heritabilitas tinggi dan karakter diameter batang atas dan berat tandan yang memiliki heritabilitas rendah.
Evaluasi Karakter 35 Genotipe Kacang Ercis (Pisum sativum L.) untuk Simulasi Pengujian Buss (Baru, Unik, Seragam, dan Stabil) Ardhani, Dhiya Nabilla; Waluyo, Budi; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ercis adalah sayuran yang bergizi tinggi. Impor ercis di Indonesia beberapa tahun terakhir meningkat, hal tersebut terjadi karena kebutuhan ercis yang tinggi namun tidak diimbangi dengan produksinya yang rendah. Rendahnya produksi ercis disebabkan karena budidaya ercis di Indonesia masih menggunakan benih hasil panen sebelumnya atau menggunakan benih unggul dari luar negeri. Permasalahan ini dapat diatasi dengan pengembangan varietas unggul. Varietas lokal dapat menjadi sumber genetik bagi perakitan varietas unggul di Indonesia. Sumber genetik dari varietas lokal tersebut telah diseleksi sesuai tujuan pemuliaan dan menghasilkan banyak galur, namun galur-galur tersebut belum memperoleh Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). PVT penting bagi pemulia karena dapat memberikan berbagai manfaat. Varietas hasil pemuliaan akan memperoleh hak PVT apabila lolos uji BUSS (baru, unik, seragam, dan stabil). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakter baru, unik, seragam, dan stabil dari 35 genotipe kacang ercis sebagai simulasi pengujian BUSS.Penelitian ini dilaksanakan bulan Maret hingga Mei 2018 di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 37 perlakuan dan 3 kali ulangan. Varietas pembanding yang digunakan adalah Taichung Coklat dan Taichung Hijau. Variabel pengamatan terdiri dari karakter 35 kuantitatif serta 19 karakter kualitatif dan pseudokualitatif. Hasil pengamatan karakter kualitatif disajikan dalam bentuk data deskriptif. Keunikan karakter diuji menggunakan uji t dua sampel berbeda. Keseragaman dan kestabilan karakter diuji menggunakan perhitungan koefisien keragaman. Simulasi BUSS yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa 35 genotipe termasuk baru dan unik, namun hanya dua genotipe yang lolos uji keseragaman dan kestabilan.
Interaksi Genotip X Lingkungan Tanaman Padi pada Cekaman Genangan Larasmita, Karina Ayu; Agustiani, Nur Wulan; Damanhuri, Damanhuri; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha pemanfaatan lahan tergenang sepanjang tahun dapat dilakukan melalui perakitan varietas unggul baru tahan cekaman genangan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat morfologi padi yang toleran genangan dan berdaya hasil tinggi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2017 hingga April 2018 ber-tempat di Kebun Percobaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Subang. Penelitian terbagi menjadi 2 petak lahan yang berbeda, yaitu petak percobaan optimum dan petak percobaan genangan. Bahan tanam yang digunakan yaitu 10 genotip padi, dengan 2 varietas pembanding toleran dan peka. Data dianalisis menggunakan analisis ragam gabungan taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5% dan Indeks toleransi (STI) .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi nyata antara genotip dengan lingkungan pada karakter umur berbunga, umur masak fisiologis, jumlah malai per rumpun, persentase gabah isi, bobot 1000 butir dan hasil panen.
Korelasi antara Komponen Hasil terhadap Hasil Beberapa Genotip Kacang Ercis (Pisum sativum L.) di Dataran Rendah Hikmah, Siti Nurul; Waluyo, Budi; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 10 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang ercis merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan polongnya karena memiliki nilai gizi tinggi. Produksi kacang ercis di Indonesia masih tergolong rendah dikarenakan proses budidaya kacang ercis hanya difokuskan pada dataran tinggi saja. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kacang ercis adalah pemilihan genotipe yang adaptif di tanam di dataran rendah. Analisis korelasi dapat digunakan untuk mengetahui keeratan hubungan antara komponen hasil dengan hasil sehingga sangat berguna dalam bidang pemuliaan tanaman yaitu melaui kegiatan seleksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara komponen hasil terhadap hasil tanaman kacang ercis di dataran rendah. Penelitian ini menggunakan rancangan Augmented Design dengan perlakukan 82 aksesi sebagai tanaman uji dan 3 sebagai tanaman cek (2 aksesi dan 1 varietas). Penelitian dilaksanakan di Lahan Seed Bank and Nursery Universitas Brawijaya di Desa Jatikerto, Kecamatan Romengan, Kabupaten Malang pada bulan Desember 2018 - April 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara 18 karakter komponen hasil terdapat hasil berat polong pertanaman dan berat biji pertanaman. Dari 18 karakter yang berkorelasi positif, yang memiliki nilai koefisien korelasi tinggi adalah tinggi tanaman, jumlah ruas, jumlah cabang, jumlah daun, umur panen, berat polong pertanaman, jumlah polong pertanaman, berat biji pertanaman, jumlah biji pertanaman, berat 100 biji, berat biji perpolong dan jumlah biji perpolong. Karakter yang memiliki nilai koefisien korelasi tertinggi artinya memiliki korelasi yang kuat antara karakter komponen hasil dengan hasil, Sehingga dalam melakukan seleksi genotip ercis yang toleran di tanam didataran rendah harus berdasarkan dengan karakter-karakter tersebut.
Hubungan Filotaksis dan Kerapatan Stomata terhadap Hasil 20 Aksesi Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus L. Moench) Utami, Putri Sri; Waluyo, Budi; Wardiyati, Tatik
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 10 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah okra merupakan hasil dari fotosintesis. Fotosintesis membutuhkan cahaya matahari untuk berfotosintesis. Banyak faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya cahaya yang diterima. Salah satunya adalah posisi daun pada tanaman yang disebut dengan filotaksis daun. Meningkatnya fotosintesis diimbangi dengan meningkatnya asupan dari CO2 sebagai bahan utama fotosintesis. Semakin ideal filotaksis tanaman memungkinkan dapat mempengaruhi kerapatan stomata terutama pada daun tanaman okra. Penelitian dilaksanakan di Agro Technopark  Universitas Brawijaya, Malang, dengan ketinggian ±330 mdpl, suhu rata-rata 24-36°C dan curah hujan 315 mm per bulan selama penelitian. Penelitian  dilaksanakan pada bulan 18 Desember 2018 sampai bulan 15 Maret 2019. Penelitan ini merupakan penelitian non percobaan. Tujuh belas aksesi tanaman diuji, sedangkan tiga aksesi cek/kontrol. Seleksi dilakukan untuk mencari aksesi terbaik menggunakan seleksi massa dari total berat buah lebih besar dari hasil rata-rata+standar deviasi. Dua puluh aksesi okra yang diseleksi berbunga pada kisaran umur ± 60 hari setelah tanam. Berdasarkan 20 aksesi yang diseleksi didapatkan empat aksesi terbaik, berdasarkan parameter total berat buah yang tinggi yaitu, aksesi Aesc[BW]-02-01-02-5-4, Aesc[BW]-02-05, Aesc[BW]-5-5-2, Aesc[BW]-02-03.  Filotaksis pada 20 aksesi okra yang ditemukan ada tiga filotaksis yaitu 1/3, 2/5, dan 3/8. Aksesi okra yang terbaik tidak bisa ditentukan oleh  filotaksis daunnya, karena filotaksis pada aksesi yang terbaik berbeda-beda, sehingga filotaksis tidak bisa menentukan aksesi terbaik. Dan kerapatan stomata tidak berkorelasi dengan semua parameter vegetatif maupun generatif, berarti tidak berdampak pada hasil tanaman okra. Indikator yang paling utama untuk menentukan aksesi terbaik dari segi agronomis okra yaitu berat buah dan panjang buah.
Perbandingan Sebaran dan Pemusatan Data Karakter Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Generasi CT2 dan CT1(CT1) Praptoko, Regina Sotya Rahagi; Waluyo, Budi; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 11 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Induksi poliploidi dalam metode pemuliaan tanaman merupakan salah satu metode yang banyak dilakukan dalam bidang pertanian. Metode ini digunakan untuk memperoleh genotip baru suatu tanaman melalui penggandaan kromosom yang mampu menghasilkan hasil lebih unggul baik secara fisiologis maupun morfologis. Penggunaan metode ini tidak lagi hanya digunakan pada tanaman pangan namun juga tanaman berpotensi bahan baku industri, salah satunya adalah Jarak kepyar. Jarak kepyar (Ricinus communis L.) adalah tanaman penghasil minyak yang memiliki nilai tinggi dalam bidang industri, farmasi, dan sektor pertanian. Tanaman ini telah cukup lama digunakan secara komersial sebagai sumber energi terbarukan dan telah banyak dibudidayakan. Hal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini diantaranya untuk mempelajari sebaran dan pemusatan data karakter, mengetahui keragaman tiap karakter, dan membandingkan nilai keragaman karakter antar dan dalam populasi jarak kepyar generasi CT2 dan CT1(CT1). Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2018 – Mei 2019 bertempat di lahan percobaan Jatimulyo, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang. Metode penelitian ini berupa rancangan non experimental menggunakan penanaman baris tunggal dan analisa dengan uji-t. Bahan percobaan yang diujikan adalah 16 galur jarak kepyar yang terdiri dari dua populasi generasi yaitu CT2 yang diperoleh dari generasi CT1 dengan perlakuan kolkisin 500 ppm dan CT1(CT1) yang diperoleh dari generasi CT0(CT1) dengan perlakuan kolkisin kembali sebanyak 2000 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa generasi CT2 dan CT1(CT1) memiliki nilai keragaman yang berbeda pada setiap variabel. Berdasarkan uji-t diketahui pula bahwa galur C864 merupakan galur yang menunjukkan peningkatan genetik ditunjukkan dengan nilai uji-t signifikan pada hampir seluruh variabel.
Uji Daya Hasil 6 Genotip Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.) di Dataran Tinggi Setiawan, Indra Karra; Waluyo, Budi; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 12 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai besar (Capsicum annuum L.) adalah salah satu sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi, karena menjadi salah satu bahan masakan yang sering digunakan dan memiliki sasaran konsumen yang besar.  Namun produktivitas cabai besar di Indonesia belum dapat mencapai potensi produksi yang seharusnya. Beberapa hal yang menyebabkan prodktivitas cabai besar rendah adalah adanya serangan OPT, penggunaan varietas unggul yang rendah, dan daya adaptasi suatu varietas yang kurang luas. Salah satu cara mengatasi permasalah tersebut adalah dengan mengembangkan jenis varietas hibrida baru. Berdasarkan uraian diatas, telah dirakit beberapa genotip hibrida hasil persilangan 4 genotip koleksi UB. Genotip hibrida yang telah dirakit perlu diketahui daya hasilnya, sebelum dlepas sebagai varietas unggul baru. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai dengan April 2019, penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Stasiun Pengujian BUSS Lembang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam (Uji F) 5% dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) 5% jika terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan  bawah seluruh genotip F1 memiliki daya hasil yang lebih tinggi dari Pilar F1 dan Tanjung – 2 dengan beberapa karakter kualitatif yang menjadi ciri khas bagi masing-masing genotip dan dapat beradaptasi dengan baik pada dataran tinggi.
Hubungan antara Komponen Hasil dan Hasil pada Tanaman Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Generasi CT2 dan CT1(CT1) Rachma, Izza Azkiya; Waluyo, Budi; Soegianto, Andy
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 5 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak kepyar (Ricinus communis L.) merupakan tanaman yang berperan penting dalam industri minyak. Di Indonesia tanaman jarak kepyar memiliki tingkat produktivitas yang masih rendah dan cenderung mengalami penurunan. Sehingga diperlukan usaha peningkatan produksi, salah satunya dengan perakitan varietas unggul dalam kegiatan pemuliaan tanaman melalui seleksi. Untuk mengatasi permasalahan dalam menentukan pilihan karakter yang dianggap unggul maka perlu diketahui hubungan antara komponen hasil dan hasil pada tanaman jarak kepyar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter komponen hasil yang berkorelasi terhadap hasil pada setiap aksesi tanaman jarak kepyar dan perbedaannya dalam dua populasi, yaitu populasi CT2 dan CT1(CT1). Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2018 – April 2019 di Kebun Percobaan Jatimulyo, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Kota Malang Jawa Timur dengan ketinggian ±460 mdpl. Percobaan dilakukan menggunakan metode pengamatan single plant dengan menanam 16 aksesi jarak kepyar generasi ke-3. Jumlah tanaman pada masing-masing aksesi sebanyak 20 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan karakter jumlah buah dan jumlah biji berkorelasi positif signifikan terhadap hasil pada setiap aksesi tanaman jarak kepyar dengan koefisien korelasi yang berbeda-beda pada setiap aksesi dalam dua populasi tanaman jarak kepyar. Sehingga karakter jumlah buah dan biji dapat digunakan sebagai kriteria seleksi tanaman jarak kepyar pada setiap aksesi.
Co-Authors . Martinus, . Achmad Fuad, Erika Addion Nizori Ade Burhanudin Adiredjo, Afifuddin Latif Aditya Kolakoti Afina Reformasintansari, Afina Reformasintansari Agung Setyo Pambudi Agustiani, Nur Wulan Ahmad Arif Ahmad Irfan Ahmad Tresno Adi Aikmelisa, Rizka Akbar, Ilham Malik Akmal Rijal Aldri Frinaldi Alfannany, Ichsanuddin Noorsy Amali, Mukhlash Amalia, Suci Nugrah Anantama, Herlang Andrini , Anis Andy Soegianto Anindito, Dhimas Cahyo Anna Satyana Karyawati Annisa Farhah Resdiyanti Answary, Ayub An’nisa Solihah Ardhani, Dhiya Nabilla Arifin Noor Sugiharto Arina, Bendang Sari Arrohmatan, Arrohmatan Astiana Ajeng Rahadini Aswarliansyah, Aswarliansyah Atikah Anindyarini Attaufiqy, Wahyu Alvian Rizqy Ayuani, Kusmira Dwi Baginda Pangidoan Tanjung Bagiyo Condro Purnomo Bakoko, Rahmah Bakti, NH. Dias Prayudha Balbeid, Merlya Bambang Pujiarto Bambang Pujiarto Bambang Septian Bamratama, Muhammad Rafi Basri, Sairul Belaffif, Mohammad Bahrelfi Biantoro, Wahyu Bimantara, Yusuf Mufti Br Ginting, Jesika Ekarina Burhanudin, Ade Chaireni Martasari Chaniago, Della Amelinda Choirun, Annisa'u Damanhuri Damar Isti Pratiwi Damayanti, Amelia Darmawan Rois Darmawan Saptadi, Darmawan Debataraja, Raymon BT Dhimas Cahyo Anindito Dian Siswanto Dianwari, Frieska Mayang Didik Hariyono Dimas Riki Romadhon Djoko Sulaksono Dwi Restianto Emi Budiyati, Emi Faidah, Ahmadah Farhan Aulia Rahman, Muhammad Faronny, Danniary Ismail Febriyanti, Vera Firdausi Firdausi, Firdausi Fitriyanti, Ira Flour Nadhif, Iftikar Fungky Dyan Pertiwi Fungky Dyan Pertiwi Ginting, Jesika Ekarina Br Hadi, Mohamad Iqbal Sohibul Hamid Saifudin Hanif, Zainuri Hanim, Faridha Harmen Burhanuddin, Harmen Heri Sulistiyono, Heri hidayat, iqbal Husni Rakhmawan Fatoni Ilham Habibi Ilham Habibi, Ilham Ilham_Prawira_Hasbi Islahuddin, Islahuddin Jati Batoro Jerry Chih Tsong Su Kenfitria Diah Wijayanti Khairiyah, Lulu Lazimatul Khoiriyah, Lulu Lazimatul Khoirul Fa’i Kirana, Indah Ratna Kivevele, Thomas Kolakoti, Aditya Krismadinata Krismadinata Kumar, Ajay Goel Kurniawan, Ainur Rofiq Edy Kurniawan, Puput Kuswanto Kuswanto Lalank Samudra Mukti Hidayat Larasmita, Karina Ayu Lestari, Linda Dwi Lestari, Winda Dwi Lilik Budiyarto Makarim, Nabil Maradheta, Amartya Afra Masykuri, Hafid Insan Melati Julia Rahma Merlya, Merlya Mertasari, Chaerani Mia Kosmiatin Mienanti, Devi Miftachul, Arif Nur Mirjam Anugerahwati Moch. Dawam Maghfoer Mubarok, Amrul Muhammad Iqbal Al-Fikri Muhammad Latifur Rochman Muhammad Mauludin Kharim Muji Setiyo Ni'amul Albab, Muhammad Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Nofa Ardana Noto Widodo Novita, Silvia Rizky Nunung Harijati Nurhasanah, Fadila Pambudi, Daffa Dzakwan Pamulatsih, Dila Pangestu, Hafidh Rian Panjaitan, Rido Parulian Permatasari, Lalita Pirouzfar, Vahid Prameswari, Rosabela Sayu Praptoko, Regina Sotya Rahagi Prasasti Bayu Aji Pramono Prasetyo Adi, Dwi Prima Veronika Purnomo, Bagiyo Condro Purnomo Condro Purwanto, Wawan Puspita, Kezia Ayuni Putri, Fitri Desmarianita Putri, Galuh Rahma Prandiny Putri, Nanditya Vianti Putri, Restu Gista Putro, Agung Nugroho Rachma, Izza Azkiya Rahmadhani, Fitria Suci Rahmat Raja, Thirunavukkarasu Ramadhan Tosepu Ramadhanti, Salsabila Rarasatidan, Maharani Gadis Refaldy Pristiwantoro Respatijarti Respatijarti Ridlo, Mahmuddin Rifky Ismail Riyan Adhy Pratama Riyan Tri Aditya Pamungkas Rochiyati Murniningsih, Rochiyati Rochman, Muhamad Latifur Rohmatillah, Alfia Nurfajrin Rosy Tristanti Rukmi, Kirana Rusdjijati, Retno Sahrial Sahrial Said, Dewi Pangestu Saifudin Saifudin Saifudin Saifudin Saputra, Yusuf Surya Sari, Alfarina Kardiana Septian, Bambang Setiawan, Indra Karra Setyawan, Hendrix Yulis Setyo Widiantoro Setyo, Muji Shandila, Puji Siahaan, Hanna Sinthia Wati Sisca Fajriani Siti Nurul Hikmah SK Rizky Wibowo Sofyan Kurniawan Songkhai, Kritsadee Sri Lestari Purnamaningsih Sri Rachmajanti Sugiri, Dani Sumeru Ashari Sunaryo Sunaryo Suniah, Siti Surbakti, Eryck Azwary Abraham Suroto Munahar Suryawan Murtiadi, Suryawan Susilo, Anggun Trisnanto Hari Susinggih Wijana Sutianingsih, Sutianingsih Syairofi, Ahmad Tama, Pasya Yauga Danial Eka Tatik Wardiyati Thirunavukkarasu Raja Thomas Kivevele Tina , Siti Agus Tri Wintolo Apoko Triwiratno, Anang TYA RESTA FITRIANA Utama, Sunu Setiawan Utami Widiati Utami, Putri Sri Vahid Pirouzfar Wahyu Danu Romadlon Wahyu Widoretno Widha Bagus Fahriansyah Widyaelina, Ermila Widyatama, Putri Devita Winismasari, Imtikhanna Dyanuar Yanuar Danaatmadja, Yanuar Yulianti, Novi Dwi Yun Arifatul Fatimah Yunus, Toni Zamzami, Ahmad Nabiel