p-Index From 2021 - 2026
8.587
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan The Journal of Experimental Life Sciences (JELS) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Produksi Tanaman Rekayasa Mesin Jurnal Prima Edukasia Plantropica: Journal of Agricultural Science AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Prosiding Semnastek Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Penjaminan Mutu Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Preventif Journal Indonesian Food Science and TechnologyJournal Journal of Humanities and Social Studies Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of English Education and Teaching (JEET) Jurnal Agro Wiralodra International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) JPSI (Journal of Public Sector Innovations) JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Teknomekanik Spektrum Sipil Community Empowerment SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Mechanical Engineering for Society and Industry Automotive Experiences Insan Cendekia: Jurnal Pendidikan Urecol Journal. Part D: Applied Sciences Prosiding University Research Colloquium Borobudur Engineering Review Studies in English Language and Education Nanggroe: Journal Of Scholarly Service International Journal of Multidisciplinary Sciences Nanggroe: Journal of Scholarly Service Algebra Buitenzorg: Journal of Tropical Science Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET)
Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Morfologi Tanaman Ercis (Pisum sativum L.) terhadap Induksi Poliplodi Menggunakan Kolkisin Arina, Bendang Sari; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.10.08

Abstract

Ercis (Pisum sativum L.) merupakan salah satu tanaman legum dengan segala manfaat baik untuk dikonsumsi atau dimanfaatkan di bidang kesehatan dan pertanian. Mengandung 21,2-32,9% protein, 36,9-39% karbohidrat, vitamin A, B1, dan C, mineral seperti kalsium, potasium, magnesium, dan lainnya serta rendah lemak dan sodium menyebabkan ercis sebagai tanaman yang sangat bermanfaat terlebih ercis dapat menginduksi aktivitas antikanker, antidiabetes, antibakteri, anti-inflamasi, dan lainnya. Kandungan dan manfaat yang dimiliki oleh ercis menyebabkan ercis sebagai tanaman dengan permintaan pasar yang cukup tinggi. Indonesia mengimpor ercis setiap tahunnya dari Ukraina, Cina, dan Australia. Untuk pemenuhan kebutuhan pasar ercis di Indonesia, dibutuhkannya peningkatan kualitas dan kuantitas dari ercis di Indonesia. Poliploidi merupakan keadaan terdapat lebih dari satu pasang kromosom, dan dapat meningkatkan kualitas, hasil, dan adaptasi lingkungan pada tanaman. Poliplodi dapat terjadi salah satunya dikarenakan pemberian kolkisin pada tanaman. Kolkisin merupakan suatu senyawa yang berasal dari ekstrak meadow saffron yang dapat memengaruhi fase mitosis pada tanaman sehingga menyebabkan penggandaan jumlah kromosom dan memengaruhi karakter morfologi tanaman. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui respon 3 genotipe ercis terhadap pemberian kolkisin 700 ppm dengan direndam pada tunas selama 2x24 jam. Data dianalisis menggunakan statistika deskriptif dan diuji menggunakan uji-t 5%. Penelitian dilakukan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang pada September-Desember 2022. Hasil penelitian menunjukkan terdapat respon ercis terhadap pemberian kolkisin pada tinggi tanaman, panjang ruas, jumlah bunga, panjang dan bobot kering polong, jumlah biji per polong, bobot kering biji per tanaman, ukuran biji, dan ukuran stomata.
Penerapan Regresi dalam Menentukan Hubungan Fenologi terhadap Hasil pada Ercis (Pisum sativum L.) Mubarok, Amrul; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.06.01

Abstract

Ercis (Pisum sativum L.) merupakan tanaman legum yang tinggi nutrisi dan bernilai ekonomis tinggi. Namun, informasi terkait tahapan pada setiap fase hidup (fenologi) ercis masih tergolong rendah, padahal informasi tersebut dapat digunakan sebagai upaya peningkatan hasil panen. Tujuan penelitian ini ialah mempelajari hubungan fenologi terhadap hasil pada tanaman ercis (Pisum sativum L.) di dataran medium. Penelitian dilakukan dilahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Jatimulyo, Malang, Jawa Timur. Penelitian dilakukan di bulan November 2022 – Januari 2023. Alat dan bahan yang digunakan ialah kebutuhan budidaya ercis serta menggunakan 3 genotipe ercis koleksi Universitas Brawijaya yaitu TMG-8-2, BTG-1, BW-44181-3-1. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Data yang diperoleh dilakukan analisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah biji per tanaman sangat kuat dipengaruhi oleh jumlah daun, bobot biji per polong dipengaruhi secara kuat oleh waktu panen segar, bobot biji per tanaman dipengaruhi secara kuat oleh waktu berbunga 50%. Jumlah berbunga dipengaruhi secara kuat oleh tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah ruas, waktu muncul daun > 9, dan waktu penuaan tanaman. Jumlah polong per tanaman dipengaruhi secara kuat oleh jumlah daun dan jumlah ruas. Jumlah biji per tanaman dipengaruhi secara kuat oleh jumlah daun, jumlah bintil akar dan waktu 50% berbunga
Pembentukan Koleksi Inti Ercis (Pisum sativum L.) Berdasarkan Identifikasi Pemisahan Aksesi Duplikat Dari Asal Wilayah Berbeda Alfannany, Ichsanuddin Noorsy; Nurhasanah, Fadila; Suniah, Siti; Dianwari, Frieska Mayang; Ginting, Jesika Ekarina Br; Putri, Fitri Desmarianita; Zamzami, Ahmad Nabiel; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Ercis (Pisum sativum L.) merupakan tanaman legum yang penting dengan kandungan nutrisi dan nilai ekonomis yang tinggi. Peningkatan produksi ercis melalui kegiatan pemuliaan tanaman menimbulkan masalah berupa pengelolaan aksesi menjadi kurang efisien, membutuhkan biaya yang besar dikarenakan banyaknya jumlah aksesi yang telah dikumpulkan, serta kemungkinan terdapat aksesi yang mirip, sehingga menimbulkan kerugian dalam program pemuliaan tanaman. Konsep koleksi inti yaitu set aksesi terbatas dari keseluruhan koleksi dengan pengulangan minimum dan keragaman genetik maksimum dari suatu spesies. Koleksi inti dapat berperan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan aksesi, mengurangi biaya pemeliharaan aksesi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membentuk koleksi inti ercis (Pisum sativum L.) berdasarkan pemisahan aksesi duplikat dari asal wilayah berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2023 yang berlokasi di Jl. Pringgandani, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian eksperimen dengan rancangan percobaan berupa augmented design model 2. Bahan genetik yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 80 aksesi lokal yang berasal dari Karo, Garut, Semarang, Temanggung, Batu, Probolinggo, dan Boyolali sebagai genotipe uji serta 2 varietas komersial yaitu Taichung 13 dan Berastagi sebagai genotipe cek. analisis data yang digunakan adalah UPGMA untuk membentuk kelompok dan Gower distance untuk mengukur jarak genetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesi duplikat ditemukan di Garut, Semarang, dan Temanggung. Jumlah koleksi inti masing-masing daerah adalah Karo 3 aksesi, Garut 13 aksesi, Semarang 17 aksesi, Temanggung 25 aksesi, Boyolali 6 aksesi, Batu 4 aksesi, dan Probolinggo 4 aksesi.
Keragaman Genetik dan Heritabilitas Karakter Komponen Hasil dan Hasil 82 Genotipe Ercis (Pisum sativum L.) di Dataran Menengah Nurhasanah, Fadila; Alfannany, Ichsanuddin Noorsy; Suniah, Siti; Dianwari, Frieska Mayang; Br Ginting, Jesika Ekarina; Putri, Fitri Desmarianita; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 06 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.06.03

Abstract

Ercis (Pisum sativum L.) merupakan salah satu komoditas tanaman dari famili fabaceae yang dikenal sebagai tanaman pangan populer di dunia sehingga memiliki nilai ekonomi tinggi. Produksi ercis di Indonesia masih tergolong rendah karena budidaya ercis masih terfokus pada dataran tinggi. Upaya pengembangan dan peningkatan produktivitas ercis dapat dilakukan dengan mengembangkan varietas unggul berdaya hasil tinggi dan adaptif pada dataran medium. Analisis keragaman dan heritabilitas sangat berguna dalam pemuliaan tanaman melalui kegiatan seleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman genetik dan heritabilitas pada karakter komponen hasil dan hasil 82 genotipe ercis di dataran menengah. Penelitian dilaksanakan di Desa Merjosari, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur pada bulan Maret 2023 – Juni 2023. Penelitian ini menggunakan metode augmented design dengan perlakuan berupa 80 genotipe ercis lokal sebagai tanaman uji, dua varietas komersial sebagai tanaman cek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman dan heritabilitas pada ercis yang ditanam di dataran menengah memiliki nilai bervariasi. Karakter yang memiliki keragaman genetik tinggi yaitu panjang polong pertama sampai kedua, jumlah cabang, panjang tangkai daun sampai polong pertama, bobot polong per tanaman, bobot biji per tanaman, panjang spur, jumlah polong per tanaman, lebar leaflet, dan jumlah biji per tanaman. Heritabilitas memiliki nilai tinggi pada karakter lebar biji, jumlah maksimum bunga per tangkai, tebal biji, panjang polong, bobot polong per tanaman, jumlah biji per polong, bobot biji per tanaman, jumlah maksimum leaflet, lebar polong, panjang polong pertama sampai kedua, dan panjang stipula. Sehingga dalam seleksi genotipe yang adaptif pada dataran menengah harus berdasarkan karakter tersebut.    
Respon Fenologi Tanaman Ercis (Pisum sativum L.) Terhadap Kondisi Cuaca di Dataran Menengah Dianwari, Frieska Mayang; Nurhasanah, Fadila; Zamzami, Ahmad Nabiel; Suniah, Siti; Alfannany, Ichsanuddin Noorsy; Br Ginting, Jesika Ekarina; Putri, Fitri Desmarianita; Hariyono, Didik; Fajriani, Sisca; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 06 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.06.01

Abstract

Tanaman ercis (Pisum sativum L.) atau sering disebut dengan kacang kapri merupakan jenis kacang-kacangan yang sering dikonsumsi sebagai sayur. Produksi ercis di Indonesia belum dapat memenuhi kebutuhan pasar. Penanaman ercis di dataran menengah dilakukan untuk meningkatkan produksi ercis. Usaha peningkatan produksi ercis dimulai dengan memilih varietas yang sesuai dengan kondisi lingkungan tempat budidaya. Fase-fase pertumbuhan tanaman tidak terlepas dari faktor lingkungannya. Tujuan penelitian untuk mempelajari pengaruh variabel cuaca terhadap respon fenologi tanaman ercis di dataran menengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2023 yang bertempat bertempat di Desa Merjosari, Kota Malang. Bahan penelitian yaitu 80 aksesi lokal. Rancangan percobaan penelitian yaitu augmented design II. Pengamatan dianalisis menggunakan kode BBCH (Biologische Bundesansalt Bundessortenanmt und Chemische Industrie). Analisis data yang digunakan yaitu analisis nilai rata-rata, median dan uji korelasi variabel cuaca dengan fase pertumbuhan tanaman ercis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan suhu udara akan menghambat fase muncul daun dan fase muncul batang tanaman ercis. Peningkatan suhu udara akan mempercepat fase muncul bunga pada tanaman ercis. Peningkatan kelembapan udara akan mempercepat fase perkecambahan, fase muncul daun dan fase muncul batang pada tanaman ercis. Peningkatan intensitas cahaya matahari akan mempercepat fase perkecambahan tanaman ercis. Peningkatan intensitas cahaya matahari akan memperlambat fase muncul daun, fase muncul batang dan fase polong matang tanaman ercis.    
Assessing Efficiency in State Universities: Evidence from the Analytical Hierarchy Process Panjaitan, Rido Parulian; Sugiri, Dani; Waluyo, Budi
JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Vol. 9 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpsi.v9n2.p73-85

Abstract

The introduction of agencification in state universities, marked by the provision of varying degrees of autonomy, aims to improve service quality and operational efficiency. This study investigates the efficiency of state universities through the lens of agencification, i.e., the use of semi-autonomous or autonomous agencies to deliver public services. The Analytical Hierarchy Process is employed to identify and prioritize key criteria influencing university performance. Drawing on semi-structured interviews and focus group discussions with university managers, policymakers, and academics, we reveal twelve critical factors that contribute to efficiency. The findings reveal an urgent need for innovation across leadership, human resource management, information technology, strategic planning, and governance. The findings highlight the role of visionary leadership, effective human resource management, and stringent internal controls as the dominant criteria. We explore the challenges faced by state universities, including the complexities of autonomy models and bureaucratic constraints. The results imply that while university autonomy can enhance operational efficiency, it must be balanced with accountability mechanisms to prevent disparities. This research contributes to the efficiency scholarship by explaining actionable insights for policymakers and university managers to improve service quality in contemporary governance frameworks.
Revealing English Teachers’ Views of Digital Technology Integration at Vocational Universities Pratiwi, Damar Isti; Waluyo, Budi
Journal of English Education and Teaching Vol. 8 No. 3 (2024): Journal of English Education and Teaching
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jeet.8.3.749-763

Abstract

Previous research has validated teachers' positive attitudes toward incorporating digital technology into general English classes, but little research has been undertaken in vocational universities, where English is classified as English for Specific Purposes. As a response, this study explored vocational university teachers’ perceptions of integrating digital technology in teaching English by considering years of teaching experience. Framed by a mixed-method research design with surveys and interviews, it engaged 120 vocational university teachers in Indonesia. Quantitative data were examined using descriptive statistics, paired-sample t-tests, and one-way ANOVA, while thematic analysis was applied to qualitative data. The analysis showed that 66.5% teachers perceived advantageously toward digital technology integration in the teaching of English to vocational university students. The findings disclosed that most participants perceived digital technology integration positively in terms of helping teachers teach English, increasing teachers’ creativity, assisting students in learning English, and supporting teachers’ professional development. Yet, 25% of the participants stated they were neutral, while 8.5% disagreed with the majority. It might be caused by challenges that still arose during technology integration in EFL classes. Further, there were no significant differences in statistical analysis comparing the teachers’ perception based on teaching experience. Several suggestions for teachers, vocational institutions, and educational policymakers were presented to shed light on vocational teachers’ professional development, which could improve the vocational education system.
Heritabilitas Arti Sempit Menggunakan Metode Parent-Offspring Regression dan Standard Units pada Ercis (Pisum sativum L.) Lokal Putri, Fitri Desmarianita; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 9 (2025): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.09.08

Abstract

Ercis merupakan legum penting selain kedelai, kacang tanah, dan buncis. Permintaan ercis terus meningkat karena perannya sebagai sumber bahan pangan manusia sekaligus pakan ternak. Namun, permintaan tersebut kurang terpenuhi karena rendahnya produksi ercis di Indonesia. Peningkatan produksi ercis dapat diwujudkan dengan meningkatkan produktivitas melalui program pemuliaan tanaman. Keragaman karakter yang dikendalikan faktor genetik mempengaruhi keberhasilan usaha pemuliaan. Indikator tersebut dapat diketahui melalui pendugaan nilai heritabilitas. Heritabilitas digunakan untuk mengetahui apakah karakter pada keturunan suatu tanaman dipengaruhi oleh faktor genetik atau lingkungan, serta besar kecilnya kontribusi gen tetua terhadap keturunan. Heritabilitas tidak selalu bernilai konstan. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah metode perhitungan yang digunakan. Penelitian ini membahas pendugaan heritabilitas arti sempit menggunakan metode parent-offspring regression dan standard units sebagai estimator heritabilitas pada populasi ercis lokal berdasarkan karakteristik fisik biji untuk membuktikan bahwa perbedaan metode perhitungan menyebabkan adanya variasi pada nilai duga heritabilitas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Augmented Design II dengan perlakuan 80 aksesi ercis yang ditanam dalam empat blok. Analisis data diawali dengan menghitung nilai rata-rata setiap variabel dalam populasi yang dilanjutkan dengan pendugaan heritabilitas menggunakan dua metode berbeda. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa heritabilitas arti sempit setiap karakter dalam populasi uji memiliki nilai yang beragam untuk setiap metode perhitungan yang digunakan. Nilai heritabilitas pada metode parent-offspring regression didominasi kriteria sedang dengan kisaran nilai 8,09-43,09% dan rata-rata 33,21%, sedangkan metode standard units didominasi kriteria sedang dengan rentang nilai 11,53-61,56% dan rata-rata 40,15%.
Educational Injustice in Sampek Engtay Drama by Nano Riantiarno Waluyo, Budi; Lestari, Winda Dwi
International Journal of Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ijms.v3i3.3922

Abstract

Education plays a very important and strategic role in shaping human resources that are productive, innovative, and have personalities under cultural values. In addition to providing cognitive, affective, and psychomotor values to every citizen, education is also used as a tool to transform values that are expected to be beneficial in the life of society, nation, and state [5]. Gender bias is favoring one gender in social life or public policy. Gender bias in education is an educational reality that favors one particular gender, which causes gender inequality. Various forms of gender inequality that occur in various fields of community life are also represented in the world of education. Educational processes and institutions are seen as playing a major role in socializing and preserving the values and perspectives that underlie the emergence of various gender inequalities in society. The concept of education often appears in literary works. One form of literature that contains about education is drama. Drama is a record of everyday events that are projected onto the stage. In line with that [1] mention that Learning in drama is process-oriented, a state of change that occurs in time and space, which happens within double frames of reality and fiction. Drama learning is process-oriented, with changes in time and space, which frame real and fantasy events. Drama is no different from other literary works, such as novels or short stories. It contains certain issues that the author wants to convey to the reader or audience. The object will be studied by the researchers is Nano Riantiarno's Sampek Engtay, a feminist drama or a drama that talks about women. This drama is very thick with the nuances of feminist criticism, namely the marginalization of education. This research is a qualitative descriptive study. In this research, qualitative information is described carefully and analytically. The description includes forms of criticism of the unfair treatment received by women in the field of education. The approach used in this research is feminism. This approach is used in order to interpret the deep meaning of the literary works studied in relation to people's lives. This is taken based on the assumption that basically literary works are the embodiment of people's lives. Thus the interpretation of the meaning in this literary work is a manifestation of that society.
Dynamics of Work Ethic, Work Environment, and Organizational Culture in Encouraging Employee Performance Waluyo, Budi; Sutianingsih, Sutianingsih
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 9 No 3 (2025): IJEBAR: Vol. 9, Issue 3, September 2025
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v9i3.18088

Abstract

This study aims to analyze the influence of work ethic, work environment, and organizational culture on employee performance at the Regional Finance Agency (BKD) of Boyolali Regency. This quantitative research uses a census approach by involving the entire population of Boyolali BKD employees totaling 110 people as respondents. Data were collected through questionnaires using a Likert scale of 1-5 and analyzed using the Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with the help of SmartPLS software. The results of the study show that work ethic, work environment, and organizational culture significantly and positively affect employee performance. Based on these findings, it is concluded that these three variables are important factors in improving employee performance at BKD Boyolali. Therefore, it is recommended to all employees to continue to strengthen their work ethic, create a conducive work environment, and internalize a positive organizational culture to achieve optimal performance.
Co-Authors . Martinus, . Achmad Fuad, Erika Addion Nizori Ade Burhanudin Adiredjo, Afifuddin Latif Aditya Kolakoti Afina Reformasintansari, Afina Reformasintansari Agung Setyo Pambudi Agustiani, Nur Wulan Ahmad Arif Ahmad Irfan Ahmad Tresno Adi Aikmelisa, Rizka Akbar, Ilham Malik Akmal Rijal Aldri Frinaldi Alfannany, Ichsanuddin Noorsy Amali, Mukhlash Amalia, Suci Nugrah Anantama, Herlang Andrini , Anis Andy Soegianto Anindito, Dhimas Cahyo Anna Satyana Karyawati Annisa Farhah Resdiyanti Answary, Ayub An’nisa Solihah Ardhani, Dhiya Nabilla Arifin Noor Sugiharto Arina, Bendang Sari Arrohmatan, Arrohmatan Astiana Ajeng Rahadini Aswarliansyah, Aswarliansyah Atikah Anindyarini Attaufiqy, Wahyu Alvian Rizqy Ayuani, Kusmira Dwi Baginda Pangidoan Tanjung Bagiyo Condro Purnomo Bakoko, Rahmah Bakti, NH. Dias Prayudha Balbeid, Merlya Bambang Pujiarto Bambang Pujiarto Bambang Septian Bamratama, Muhammad Rafi Basri, Sairul Belaffif, Mohammad Bahrelfi Biantoro, Wahyu Bimantara, Yusuf Mufti Br Ginting, Jesika Ekarina Burhanudin, Ade Chaireni Martasari Chaniago, Della Amelinda Choirun, Annisa'u Damanhuri Damar Isti Pratiwi Damayanti, Amelia Darmawan Rois Darmawan Saptadi, Darmawan Debataraja, Raymon BT Dhimas Cahyo Anindito Dian Siswanto Dianwari, Frieska Mayang Didik Hariyono Dimas Riki Romadhon Djoko Sulaksono Dwi Restianto Emi Budiyati, Emi Faidah, Ahmadah Farhan Aulia Rahman, Muhammad Faronny, Danniary Ismail Febriyanti, Vera Firdausi Firdausi, Firdausi Fitriyanti, Ira Flour Nadhif, Iftikar Fungky Dyan Pertiwi Fungky Dyan Pertiwi Ginting, Jesika Ekarina Br Hadi, Mohamad Iqbal Sohibul Hamid Saifudin Hanif, Zainuri Hanim, Faridha Harmen Burhanuddin, Harmen Heri Sulistiyono, Heri hidayat, iqbal Husni Rakhmawan Fatoni Ilham Habibi Ilham Habibi, Ilham Ilham_Prawira_Hasbi Islahuddin, Islahuddin Jati Batoro Jerry Chih Tsong Su Kenfitria Diah Wijayanti Khairiyah, Lulu Lazimatul Khoiriyah, Lulu Lazimatul Khoirul Fa’i Kirana, Indah Ratna Kivevele, Thomas Kolakoti, Aditya Krismadinata Krismadinata Kumar, Ajay Goel Kurniawan, Ainur Rofiq Edy Kurniawan, Puput Kuswanto Kuswanto Lalank Samudra Mukti Hidayat Larasmita, Karina Ayu Lestari, Linda Dwi Lestari, Winda Dwi Lilik Budiyarto Makarim, Nabil Maradheta, Amartya Afra Masykuri, Hafid Insan Melati Julia Rahma Merlya, Merlya Mertasari, Chaerani Mia Kosmiatin Mienanti, Devi Miftachul, Arif Nur Mirjam Anugerahwati Moch. Dawam Maghfoer Mubarok, Amrul Muhammad Iqbal Al-Fikri Muhammad Latifur Rochman Muhammad Mauludin Kharim Muji Setiyo Ni'amul Albab, Muhammad Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Nofa Ardana Noto Widodo Novita, Silvia Rizky Nunung Harijati Nurhasanah, Fadila Pambudi, Daffa Dzakwan Pamulatsih, Dila Pangestu, Hafidh Rian Panjaitan, Rido Parulian Permatasari, Lalita Pirouzfar, Vahid Prameswari, Rosabela Sayu Praptoko, Regina Sotya Rahagi Prasasti Bayu Aji Pramono Prasetyo Adi, Dwi Prima Veronika Purnomo, Bagiyo Condro Purnomo Condro Purwanto, Wawan Puspita, Kezia Ayuni Putri, Fitri Desmarianita Putri, Galuh Rahma Prandiny Putri, Nanditya Vianti Putri, Restu Gista Putro, Agung Nugroho Rachma, Izza Azkiya Rahmadhani, Fitria Suci Rahmat Raja, Thirunavukkarasu Ramadhan Tosepu Ramadhanti, Salsabila Rarasatidan, Maharani Gadis Refaldy Pristiwantoro Respatijarti Respatijarti Ridlo, Mahmuddin Rifky Ismail Riyan Adhy Pratama Riyan Tri Aditya Pamungkas Rochiyati Murniningsih, Rochiyati Rochman, Muhamad Latifur Rohmatillah, Alfia Nurfajrin Rosy Tristanti Rukmi, Kirana Rusdjijati, Retno Sahrial Sahrial Said, Dewi Pangestu Saifudin Saifudin Saifudin Saifudin Saputra, Yusuf Surya Sari, Alfarina Kardiana Septian, Bambang Setiawan, Indra Karra Setyawan, Hendrix Yulis Setyo Widiantoro Setyo, Muji Shandila, Puji Siahaan, Hanna Sinthia Wati Sisca Fajriani Siti Nurul Hikmah SK Rizky Wibowo Sofyan Kurniawan Songkhai, Kritsadee Sri Lestari Purnamaningsih Sri Rachmajanti Sugiri, Dani Sumeru Ashari Sunaryo Sunaryo Suniah, Siti Surbakti, Eryck Azwary Abraham Suroto Munahar Suryawan Murtiadi, Suryawan Susilo, Anggun Trisnanto Hari Susinggih Wijana Sutianingsih, Sutianingsih Syairofi, Ahmad Tama, Pasya Yauga Danial Eka Tatik Wardiyati Thirunavukkarasu Raja Thomas Kivevele Tina , Siti Agus Tri Wintolo Apoko Triwiratno, Anang TYA RESTA FITRIANA Utama, Sunu Setiawan Utami Widiati Utami, Putri Sri Vahid Pirouzfar Wahyu Danu Romadlon Wahyu Widoretno Widha Bagus Fahriansyah Widyaelina, Ermila Widyatama, Putri Devita Winismasari, Imtikhanna Dyanuar Yanuar Danaatmadja, Yanuar Yulianti, Novi Dwi Yun Arifatul Fatimah Yunus, Toni Zamzami, Ahmad Nabiel