Claim Missing Document
Check
Articles

Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Konteks Kekinian Melviana Melviana; Dhea Amanda Putri; Al Qomariah; Nur Hodijahtun Nisa; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2965

Abstract

AbstrakJenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana metode penelitian ini digunakan untuk meneliti status masyarakat, suatu situasi, system pemikiran dan peristiwa pada zaman sekarang. Serta kajian literatur untuk memperkuat data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Era Globalisasi yakni dimana zaman semakin berkembang, tekhnologi yang kian maju dan banyak inovasi-inovasi baru pada bidang sandang, pangan, papan, momen Ketika banyak orang bisa memperoleh informasi dari berbagai penjuru dunia dengan mudah, dan tidak ada halangan jarak untuk bisa mendapatkanya, era globalisasi disebut sebagai proses mendunianya suatu hal sehingga batas antara negara mejadi hilang. Nilai yang terkandung dalam pancasila sangat berarti dalam kehidupan.Kata Kunci: Pancasila, Aktualisasi, Globalisasi AbstractThis type of research uses descriptive qualitative methods, where this research method is used to examine the status of society, a situation, system of thought and events in today's era. As well as literature review to strengthen the data. The results of the study show that the Era of Globalization is where the era is growing, technology is increasingly advanced and there are many new innovations in the fields of clothing, food, shelter, a moment when many people can get information from various parts of the world easily, and there are no distance barriers to access. If you can get it, the era of globalization is referred to as the process of globalizing things so that the boundaries between countries disappear. The values contained in Pancasila are very meaningful in life.Keywords: Pancasila values, actualization, globalization era
Pengaruh Dinasti Politik Terhadap Perkembangan Demokrasi Pancasila Di Indonesia Alvina Alya Rahma; Afifah Amaliah Oktaviani; Azmi Hofifah; Tsaqila Ziyan Ahda; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2966

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas tentang perkembangan dinasti politik di Indonesia dan pengaruhnya terhadap demokrasi pancasila. Latar belakang dari pembahasan tetang perkembangan dinasti politik di iIndonesia dalam penelitian ini yakni karena adanya fenomena politik dinasti aras lokal yang berkembang di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Banten, Bantul, Kendal, Probolinggo, Indramayu, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bali. Selain itu, pro dan kontra atas munculnya politik dinasti ini menampakkan wajah baru adanya budaya politik masyarakat Indonesia dalam berpolitik dan berdemokrasi. Strategi politik dinasti dijadikan sebagai alat untuk mengamankan kekuasaan dengan menempatkan keluarga atau kerabatnya pada pos-pos tertentu di bidang formal (pemerintahan) amaupun informal (proyek-proyek atau bisnis). Dalam sejarah pemerintahan Indonesia telah terjadi dinasti politik secara turun temurun. Jika terus dibiarkan maka politik dinasti ini akan berkembang secara cepat dan munculnya pro kontra ditengah pelaksanaan pemerintahan yang berdasarkan demokrasi Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan pelaksanaan pemerintahan di Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh dinasti politik terhadap perkembangan demokrasi pancasila di Indonesia.Kata Kunci: Pancasila, Demokrasi, Dinasti Politik AbstractThis article discusses the development of political dynasties in Indonesia and its impact on Pancasila democracy. The background of the discussion on the development of political dynasties in Indonesia in this research is due to the phenomenon of local level dynasties politics that developed in various regions in Indonesia, such as Banten, Bantul, Kendal, Probolinggo, Indramayu, North Sulawesi, South Sulawesi, Papua, the Region Special Yogyakarta and Bali. In addition, the pros and cons of the emergence of dynastic politics reveal a new face for the political culture of the Indonesian people in politics and democracy. The dynasty's political strategy was used as a tool to secure power by placing family or relatives in certain posts in the formal (government) or informal (projects or business) fields. In the history of Indonesian government, there have been political dynasties for generations. If this continues, the dynastic politics will develop rapidly and the pros and cons will emerge in the midst of implementing a government based on Pancasila democracy. This study aims to determine the implementation of governance in Indonesia and to determine the influence of political dynasties on the development of Pancasila democracy in Indonesia.Keywords: Pancasila, Democracy, Political Dinasty
Penguatan Ideologi Pancasila Di Kalangan Mahasiswa Dan Masyarakat Nalar Az-zahra; Adelia Puspitasari; Salman Taupik P.; Sherina Birlian Y.; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2967

Abstract

AbstrakKedudukan pancasila begitu strategis sebagai dasar pemersatu bangsa Indonesia. Maka dari itu pancasila harus tetap dipertahankan dan juga dilestarikan melalui revitalisasi dan aktualisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Tetapi pada kenyataannya kedudukan pancasila pada era reformasi mulai terancam, yang ditandai dengan runtuhnya rezim orde baru dan adanya krisis ekonomi yang mengakibatkan keterpurukan hampir di semua bidang kehidupan. Dan ini mengakibatkan kepercayaan terhadap pancasila mulai pudar. Pancasila mulai tergeser saat terjadi krisis yang mengakibatkan keterpurukan dihampir semua bidang kehidupan. Pada abad ke 21 ini manusia dituntut untuk tidak hanya menguasai satu bidang keahlian meainkan dua atau tiga keahlian sekaligus. Sudah saatnya rakyat Indonesia bangun dari ketertinggalan tersebut. Sudah saatnya ideologi pancasila benar-benar diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan di Indonesia. Karena ideologi pancasila begitu strategis kedudukannya di Indonesia ini.Kata Kunci: Pancasila, Ideologi AbstractThe position of Pancasila is so strategic as the basis for unifying the Indonesian nation. Therefore, Pancasila must be maintained and also preserved through revitalization and actualization in the life of society, nation and state. But in reality the position of Pancasila in the reform era began to be threatened, which was marked by the collapse of the New Order regime and an economic crisis that resulted in a slump in almost all areas of life. And this resulted in the belief in Pancasila began to fade. Pancasila began to be shifted when a crisis occurred which resulted in a downturn in almost all areas of life. In the 21st century, humans are required to not only master one area of expertise but also two or three skills at once. It is time for the Indonesian people to wake up from this backwardness. It is time for the Pancasila ideology to be really applied in real life in Indonesia. Because the Pancasila ideology is so strategically positioned in Indonesia.Keywords: Pancasila, Ideology
Efektivitas Model Discovery Learning berbantu Proyek Papan Ekosistem untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas 6 SD Plus Ahmad Dahlan Nina Kurniawati; Ghalbia Ramdhani; Muhammad Bilal Maulidan; Tania Wulansari; Yunita Maharani; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan Model Pembelajaran Penemuan yang didukung oleh proyek papan ekosistem dalam meningkatkan hasil belajar sains siswa kelas VI di SD Plus Ahmad Dahlan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain satu kelompok pra-tes dan pasca-tes. Subjek penelitian terdiri dari 11 siswa, yang semuanya dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank, dan analisis N Gain. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pretest dan posttest tidak terdistribusi secara normal, sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest siswa dengan nilai Asymp. Sig. sebesar 0.952 (> 0.05). Selain itu, nilai rata-rata N-Gain sebesar 0.05 termasuk dalam kategori rendah, menunjukkan bahwa peningkatan kuantitatif dalam hasil belajar masih terbatas. Namun, secara deskriptif, pembelajaran mampu menyamakan pemahaman siswa, dan semua siswa mencapai skor di atas Kriteria Kelulusan Minimum (KKM). Oleh karena itu, Model Pembelajaran Penemuan yang didukung oleh proyek papan ekosistem belum menunjukkan efektivitas statistik dalam meningkatkan hasil belajar, tetapi tetap berkontribusi positif terhadap penyamaan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Penerapan Model Cooperative Learning Dengan Metode Role Play Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Rantai Makanan Kelas V Di SDN Sadangsari Bayu Nurfauzi; Lulu Laksita Anin Poja; Rizky Miftah Khoiri; Alika Fitara Dwi Permana; Rana Gustian Nugraha
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi rantai makanan melalui penerapan model Cooperative Learning dengan metode Role Play di SD Sadangsari. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Sadangsari. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan observasi aktivitas siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan melihat nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar berdasarkan KKM 75. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada Siklus I, rata-rata nilai posttest sebesar 68,57 dengan persentase ketuntasan 33%, sedangkan pada Siklus II rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 83,57 dengan persentase ketuntasan mencapai 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning dengan metode Role Play efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi rantai makanan. Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran IPA di sekolah dasar
Implementasi Google Sites JENUSA Untuk Meningkatkan Pemahaman Kedatangan Bangsa Asing pada Siswa Kelas VI : Penelitian Shintyasari Hadi Karmila; Meri Sulistia; Meutia Zuniar; NG. Shofi Isis Cofia; Rifa Rodhiyatan Mardhiyyah; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4223

Abstract

This study aims to improve the understanding of sixth-grade students of SDN Mandalaherang III on the material of the Arrival of Foreign Nations to Indonesia through the implementation of the digital learning media Google Site JENUSA. This study uses the Action Research method with a mixed-methods in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 31 students and data were collected through learning outcome tests (quantitative) and observation of learning activities (qualitative). The results showed that in cycle I, after using basic Google Site, students' understanding increased with an average post-test of 78.06 and classical completion of 64.51%, but the implementation was not optimal. Based on reflection, the learning media in cycle II was enriched with the integration of interactive PowerPoint to clarify the flow of events. As a result, there was a significant increase with an average post-test of 90.32 and classical completion reaching 96.77%. Observations also noted an increase in student activeness and ability to explain the material coherently. Thus, the implementation of the JENUSA Google Site enriched with interactive content has proven effective in increasing students' understanding of the Arrival of Foreign Nations to Indonesia.
Penerapan Model Inquiry Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas VI SDN CIJELER II: Penelitian Riri Nurjanah; Ajeung Martia Putri; Dhevania Fitri Nurfauziah; Minniswati Rajihah; Wina Sugih Rahayu; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4479

Abstract

Penelitian ini berfokus pada upaya mengoptimalkan hasil belajar IPAS, khususnya pada materi rangka, sendi, dan otot melalui model implementasi Pembelajaran Inkuiri berbantuan media wayang replika rangka manusia pada siswa kelas VI SDN Cijeler II. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang diterapkan dalam dua siklus, mencakup fase perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi terhadap 12 subjek penelitian. Data perkembangan belajar siswa diperoleh melalui instrumen tes tertulis yang diberikan pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian mengkonfirmasi adanya ketuntasan belajar yang signifikan, dari 41,60% pada siklus I menjadi 91,60% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa sinergi antara model inkuiri dan penggunaan media alat peraga konkret mampu meningkatkan partisipasi aktif serta pemahaman konsep siswa secara mendalam. Dengan demikian, pendekatan ini sangat direkomendasikan sebagai salah satu strategi pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran pada jenjang sekolah dasar.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTU MEDIA PETA BUTA PADA SISWA KELAS 6 Tsania Qisma Nabila; Genny Gita Gesela; Nadira Rahmawati; Rihadatul Nasywa; Rita Alfiana Sunarya; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI pada materi enam benua di dunia melalui penerapan model discovery learning berbantu media peta buta. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SD Negeri Kawungluwuk dengan subjek penelitian sebanyak 14 siswa dan dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap Rencana Pelaksanaan/Modul Pembelajaran (RPM) dan praktik mengajar guru, serta tes evaluasi hasil belajar siswa, dengan analisis data menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa, ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 93% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II dengan rata-rata nilai meningkat dari 90,0 menjadi 97,1, serta peningkatan kualitas RPM dari 88% menjadi 96% dan praktik mengajar guru dari 86% menjadi 96%. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan model discovery learning berbantu media peta buta efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi enam benua di dunia di sekolah dasar.
Pengembangan aplikasi GEMA berbasis android untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas IV Aura Cintyaloka; Dadan Djuanda; Rana Gustian Nugraha
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/ijles.v4i1.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV Sekolah Dasar yang mengalami kesulitan menulis pada beberapa unsur, seperti diksi, majas, dan rima. Metode yang digunakan ialah metode R&D (Research and Development) dengan model yang digunakan adalah ADDIE. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dilakukan dengan berbagai cara, seperti wawancara untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi, validasi media dan materi, angket respon, serta tes awal dan tes akhir. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan bantuan perangkat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media GEMA mendapatkan kategori “Sangat Layak” dari semua validasi yang telah dilakukan, seperti validasi soal evaluasi, validasi media, dan validasi materi. Selain itu, hasil dari tes awal dan tes akhir mengalami peningkatan. Pada saat dilakukan tes awal, keterampilan menulis peserta didik masih sangat rendah, namun pada saat tes akhir, keterampilan menulis puisi peserta didik meningkat lebih baik setelah diterapkan aplikasi GEMA. Media pembelajaran GEMA menjadi faktor keberhasilan dalam proses pembelajaran peserta didik, terutama dalam keterampilan menulis puisi karena membawa inovasi baru, yaitu belajar di dalam aplikasi yang bisa melakukan berbagai latihan menulis dalam aplikasi tersebut dengan desain yang menarik dan interaktif.
Penerapan Picture and Picture Berbasis Canvasite (Website Canva) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Keberagaman Budaya Di SDN Ciloa Naila Nursifa; Naila Syifa Rahma; Ummi Nursetyowati; Rana Gustian Nugraha
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12671

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Ciloa pada materi keberagaman budaya melalui metode picture and pictureberbasis Canvasite, media pembelajaran berbasis website yang dikembangkan menggunakan platform Canva. Latar belakang penelitian adalahrendahnya motivasi dan hasil belajar siswa, dengan rata-rata pretest 36,875 dan hanya 12,50% dari 16 siswa mencapai KKM (60). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dilaksanakan dua siklus. Pada siklus I, siswa secara individual mengamati, memasangkan, dan mengurutkan gambar budaya secara logis. Pada siklus II, langkah yang sama diterapkan secara berkelompok dan kompetitif, tetap mengikuti sintaks penyajian materi, pengurutan gambar, dan penanaman konsep. Hasil menunjukkan rata-rata nilai meningkat dari 36,875 menjadi 47,500(Siklus I) dan 58,125 (Siklus II), dengan ketuntasan klasikal meningkat dari 12,50% menjadi 37,50% dan 56,25%, serta kualitas proses pembelajaranmeningkat dari 79,17% menjadi 100%. Meskipun peningkatannya cukup besar, target ketuntasan klasikal 80% belum tercapai, dengan rata-rata nilai akhir 58,125, yang masih di bawah KKM.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Abel Naila Adiba Sumarna Adelia Puspitasari Aep Muhyidin Syaefulloh Afifah Amaliah Oktaviani Agni Nuraeni Aida Musyarofah Ajeung Martia Putri Al Qomariah Ali Ismail Ali, Enjang Yusup Alika Fitara Dwi Permana Aliya Putri Setiowati Aliyya Putri Riadi Alvina Alya Rahma Alya Arifah Marhamah Alya Setiani Sidik Amelia Yusriutami Anggi Niswa Mustaphia Anggi Setia Lengkana Anggita Dwi Maharani Anggun Mutiara Rahmatunisa Ani Nur Aeni, Ani Nur Anisa Ayundasari Anisa Fiola Karimah Anisa Rahma Salsabilla Anisa Salmawati Annisa Anindya Ayu Aulia Annisa Nurhayati Annisa Zahira Astri Nuraeni Astri Oktavia Ningsih Atep Sujana Aura Cintyaloka Ayi Suherman Azizah Indah Rianawati Azmi Hofifah Bayu Nurfauzi Cucun Sunaengsih, Cucun Dadan Djuanda, Dadan Dadan Nugraha Dea Windiani Dechika Nuhasetia Hidayat Delia Disa Fadilla Deliyana Fathurrohmah Delvarina Vandini Denila Santika Septiana Denise Chalifa Chairunnisa Dewi Intan Sari Dhea Amanda Putri Dhevania Fitri Nurfauziah Diah Gusrayani, Diah Dian Anggara Dina Nur Karochmah Dyah Laksmi Putri Elsa Elsa Elza Alida Yasmin Enjang Yusuf Ali Entan Saptani Evi Sri Rahayu Evie Fatimah Az Zahra Fachrul Isha Mahendra Fajar Budiman Farah Lestari Farda Andita Damayanti Firda Febrina Hendiyani Firda Nurfadilah Fitriah Erza Nurrohmah Galih Nurnovilia Sumarni Geby Angelina Nainggolan Genny Gita Gesela Ghalbia Ramdhani Hamidah Hamsyah Hanaa Nur Azizah Hani Nurhalimah Heti Novita Sari Hilda Fadilah Iis Inar Iis Nuraida Mulyaningsih Ina Nailul Amaniah Indira Aliya Rosmaida Ineu Nurjanah Intan Sania Nabila Irawati, Riana J Juli J. Julia Jenia Syifa Nurlatifah Jihan Karimah Jovanka Oktavia Venneza Zahra Julia Julia Karisma Tita Ulfana Karlina, Dety Amelia Khairunnisa Khairunnisa Lilis Siti Nursyaidah Liyra Aulia Azzahra Liza Rahma Lestari Lulu Laksita Anin Poja Luthpin Ubaidiah Melviana Melviana Meri Sulistia Meutia Zuniar Minniswati Rajihah Mochamad Azhar Gunawan Muhamad Fajar Al Kausar Muhammad Bilal Maulidan Muhammad Dzar Alghifari Muhammad Fadhil Suryanto Muhammad Rizal N Nita N Nita Nabila Nurmasrurroh Nabilah Desiana Putri Nadira Rahmawati Nadya Dwi Pramesti Naila Nursifa Naila Syifa Rahma Nalar Az-zahra Nayla Rosiana Kamilah Nelsa Nur Helgia Nezar Raksa Wigena NG. Shofi Isis Cofia Nina Kurniawati Ninis Khoirunisa Nisa Nurpasa Nofita Amaliahrahma Miftah Nova Aulia Syawal Nur Hodijahtun Nisa Nur Shoviatul Zahro Nurdinah Hanifah Nurie Yanti Permatasari Nurnidah Hanifah Nuuran Raudha Senja Olisna Olisna Pebri Faturahman Pila Delpia Br. Kesogihen Pingkan Nelsi Prisma Angelica Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Pupun Patmawati Puput Putriani Puti Ageng Ambun Suri Putri Nurhasanah Putri Pebriyani Rahma Nur Afifah Raihan Bisyri Rabbani Raisya Ramadhina Ramdhani Sandilah Regina Lichteria Panjaitan Restu Syahas Wibusana Reviani Fitri Rifa Rodhiyatan Mardhiyyah Rifka Nur Rizqiana Rihadatul Nasywa Rika Hayani Putri Rina Riana Amelia Riri Nurjanah Rita Alfiana Sunarya Rita Nur Adinda Putri Rizka Amalia Rizky Miftah Khoiri Rofa Darojatin Putri Salman Taupik P. Salsa Nurfarida Salsabila Kusuma Arfina Santika Az Zahra Santika Santika Seli Aliani Shafira Salsabila Gunadi Sherina Birlian Y. Shintyasari Hadi Karmila Sibtiani Devi Sidqia Nurfadilah Sindi Agustini Sinta Rohaeni Siska Dwi Amelia Siska Meilani Lestari Siti Nur Azizah Siti Nur Hayati Meidi Siti Nuralisa Siti Nursaadah Siti Ratih Aulia Sofi Fadillah Hendiyani Sultan Ahmad Syahidah Asma Amanina Syfa Sahbani Syifa Fauziah Syifa Siti Nurhasanah Tania Wulansari Tasha Adinda Aulia Tsania Qisma Nabila Tsaqila Ziyan Ahda Tumpal Petrus Sagala Ummi Nursetyowati Vera Hagita Sari Vinka Rise Lestari Viqi Permadi Kusuma Wildan Pratama Hariansyah Wina Sugih Rahayu Wira Sakti Sutiana Wita Sari Yoga Cahya Firmansyah Yuli Wahyuni Yunita Maharani Zahra Dwi Zahra Aulia Zaskia Aulia Zulfa Paolina Zulfan Kamal Nasution