Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SUDUT INTAKE MANIFOLD DENGAN MODIFIKASI MESIN PERFORMA TINGGI DAN ECU PROGRAMMABLE TERHADAP PENINGKATAN DAYA DAN TORSI PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA AEROX NEW CONNECTED Alpahsyah, Framesta Eksya; Rizqi Fitri Naryanto; Setyo Bhahak Fendi Baihaqi
Automotive Science and Education Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut intake manifold terhadap performa mesin sepeda motor Yamaha Aerox New Connected yang telah dimodifikasi dengan mesin performa tinggi dan ECU programmable. Tiga sudut intake manifold yang diuji adalah 90°, 126°, dan 160°, dengan parameter pengujian meliputi aliran udara (CFM) menggunakan flowbench, serta daya (HP) dan torsi (Nm) menggunakan dynamometer. Sepeda motor yang digunakan telah dimodifikasi dengan kapasitas mesin 182 cc, throttle body 34 mm, porting head, camshaft custom, dan ECU UMA Racing M9. Hasil pengujian menunjukkan bahwa intake manifold dengan sudut 90° menghasilkan aliran udara tertinggi, dengan rata-rata 94,20 CFM, menunjukkan efisiensi volumetrik terbaik. Sementara itu, sudut 126° dan 160° masing-masing menghasilkan 91,64 CFM dan 89,94 CFM. Meskipun sudut 90° unggul dalam efisiensi aliran udara, intake manifold dengan sudut 160° mencatatkan performa tertinggi dalam hal daya dan torsi pada RPM rendah hingga menengah, dengan rerata daya maksimum 16,3 HP dan torsi maksimum 30,08 Nm. Kesimpulannya geometri intake manifold memiliki pengaruh signifikan terhadap karakteristik aliran udara dan performa mesin. Sudut yang lebih tegak seperti 90° cocok untuk efisiensi volumetrik tinggi, sedangkan sudut lebih landai seperti 160° lebih optimal untuk torsi dan daya pada RPM rendah. Penggunaan ECU programmable memungkinkan penyesuaian parameter mesin secara presisi, sehingga mendukung optimasi performa sesuai konfigurasi intake yang digunakan. Dengan demikian, pemilihan sudut intake manifold harus disesuaikan dengan kebutuhan performa dan karakter penggunaan kendaraan.
Peningkatan kapasitas pakan ternak kambing dengan mesin pencacah rumput pada kelompok ternak Munaya Barokah Kabupaten Kudus Budiwirawan, Agung; Naryanto, Rizqi Fitri; Setiadi, Rizki; Musyono, Ari Dwi Nur Indriawan; Bunajar, Habib; Pambudi, Rofex; Arafah, Iqbal Rasendriya; Aryadi, Adit
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37702

Abstract

Abstrak Peternakan kambing merupakan salah satu aktivitas ekonomi di kabupaten Kudus. Permasalahan yang dialami mitra yaitu pemotongan rumput untuk pakan ternak masih manual dan kurang efektif. Rumput dipotong dalam jumlah besar dan memerlukan waktu pemotongan yang lebih lama, yang membuatnya kurang efisien untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak yang besar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu mengatasi efisiensi pakan ternak dengan Mitra kelompok ternak Munaya Barokah dengan peserta sebanyak 7 orang. Solusi yang dilakukan yaitu dengan peningkatan kompetensi pembuatan alat dan pelatihan pembuatan pakan ternak. Mesin pencacah rumput tidak hanya dapat mempercepat proses persiapan pakan, tetapi juga dapat meningkatkan ketersediaan pakan yang lebih mudah dicerna ternak, dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ternak kambing. Metode kegiatan yang dilakukan yaitu survey, ceramah dan demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan. Kegiatan survey dilakukan untuk menemukan permasalahan mitra. Kegiatan ceramah dan demonstrasi dilakukan untuk memberikan pelatihan dan pemahaman prosedur dalam pembuatan alat pencacah rumput. Pada tahap praktik langsung tim pengabdian bekerjasama dengan mitra dalam proses pembuatan alat pencacah rumput ternak. Setelah alat dibuat langsung diemplementasikan dan dilakukan pendampingan. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan telah menghasilkan mesin pencacah rumput dan mitra dapat mengoperasikan mesin pencacah rumput dan memiliki pengetahuan perawatan mesin. Kata kunci: pakan ternak; kambing; mesin; pencacah rumput; teknologi tepat guna. Abstract  Goat farming is one of the economic activities in Kudus Regency. The problem experienced by partners is that grass cutting for animal feed is still manual and ineffective. Grass is cut in large quantities and requires a longer cutting time, which makes it less efficient to meet the large livestock feed needs. One effort that can be done is to address livestock feed efficiency with partners from the Munaya Barokah livestock group with 7 participants. The solution is to improve the competence of tool making and training in animal feed production. The grass chopper machine not only can speed up the feed preparation process but also can increase the availability of feed that is more easily digested by livestock, can improve productivity and welfare of goats. The activity methods used are surveys, lectures and demonstrations, direct practice, and mentoring. The survey activity was conducted to identify partner problems. Lectures and demonstrations were conducted to provide training and understanding of the procedures in making the grass chopper. During the direct practice stage, the community service team collaborated with partners in the process of making the grass chopper. After the tool was made, it was immediately implemented and mentoring was provided. The community service activities that have been carried out have produced a grass chopper machine, and partners are able to operate the grass chopper and have knowledge of machine maintenance. Keywords: animal feed; goats; machines; grass chopper.
Numerical Analysis of The Effect of Chine Variation on The Design of The Senopati Catamaran Fishing Boat on Resistance Based on Maxsurf Resistance Software Fahmi, Fiqri Fadillah; Bahatmaka, Aldias; Naryanto, Rizqi Fitri; Sang Won, Lee
Jurnal Inovasi Mesin Vol. 7 No. 2 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jim.v7i2.26453

Abstract

The majority of fishermen in Indonesia still rely on traditional boats that have been built and passed down through generations. These fishermen tend to focus primarily on maximizing their catch, often overlooking other important aspects such as hydrodynamic resistance. In reality, beyond the fishing gear used, one of the key factors influencing the effectiveness of a fishing vessel is its hull design. This study aims to analyze the resistance characteristics of a catamaran-type fishing vessel designed by the Senopati Team. The analysis was conducted using Maxsurf Resistance software with speed variations ranging from 1 to 15 knots. To determine the optimal resistance performance, chine variations were introduced to the hull design, including both single and double chine configurations. Each variation applied chine widths of 5%, 6%, and 7% of the vessel's beam, with chine heights of 1.1 meters and 1.4 meters. The analysis results indicate that resistance increases with vessel speed. However, an increase in chine width generally leads to a reduction in resistance. The most optimal hull configuration was identified as the single chine with 7% width and 1.4 meters height. These findings suggest that the incorporation of chine variations, whether single or double, can effectively reduce the resistance experienced by the vessel compared to a bare hull configuration.
PERBEDAAN TINGKAT STRES DAN SELF-EFFICACY PESERTA DIDIK SMK KEJURUAN OTOMOTIF BERDASARKAN JENIS BENGKEL MAGANG Riyanto, Fitra Ridwan; Budiman, Febrian Arif; Naryanto, Rizqi Fitri
Journal of Educational Review and Research Vol 9, No 1 (2026): VOLUME 9 NUMBER 1 JULY 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v9i1.8759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat stres dan self-efficacy peserta didik SMK jurusan otomotif berdasarkan tempat magang, yaitu bengkel resmi dan bengkel umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel berjumlah 60 peserta didik yang dipilih melalui teknik random sampling, teridiri dari 30 peserta didik yang magang di bengkel resmi dan 30 di bengkel umum. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10), sedangkan self-efficacy diukur menggunakan General Self-Efficacy Scale (GSE). Data dianalisis menggunakan Independent Sample t-test dengan taraf signifikasi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Peserta didik yang magang di bengkel umum memiliki tingkat stres yang lebih tinggi, sedangkan peserta didik di bengkel resmi menunjukkan tingkat self-efficacy yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa karakteristik lingkungan magang yang lebih terstruktur dan suportif berkaitan dengan kondisi psikologis peserta didik selama praktik kerja industri. Oleh karena itu pengelolaan program magang perlu mempertimbangkan aspek kesejahteraan psikologis selain penguatan kompetensi teknis.
Co-Authors Aam Maulana Ikhsan Abdillah Habib Al Misbah Abdillah Habib Al’Misbah Abdurahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Adhi Kusumastuti Agung Budiwirawan Ahmad Athoillah Ahmad Roziqin, Ahmad Ajhi Bangun Priambudi Al Hazamy, Muhammad Fuad Aldias Bahatmaka Alfarizy, Ibnu Alpahsyah, Framesta Eksya Alwidad, R. M. Rois Al’Misbah, Abdillah Habib Amirudin, Eka Amrulloh, Muhammad Iqbal Arif Andi Abdullah Ghyferi Andra Andika Putra Andri Setiyawan Apip Amrullah Arafah, Iqbal Rasendriya Ari Dwi Nur Indriawan Musyono Aryadi, Adit A’ida, Dalila Najwallah Bakti Laksono Bayu Bagas Hapsoro Briantoro, Oktova Yusuf Budiman, Febrian Arif Bunajar, Habib Bunyamin Bunyamin Burhanudin, Muh. Winarno Cho, Joung Hyung Chusen Ismail Sidiq Devi Aisa Fitri Dharma, Mahardika Setya Dhuha, Wahyu Nur Dian Refiana Didik Supriadi Dzaky Riyavika Prasetyo Eko Saputro, Wahyu Danang Fadlu, Vio Fahmi, Fiqri Fadillah Faisal Abdul Aziz Faiz, M. Agung Nur Farras, Herdin Bergas Fatah, Amirrudin Fauziyah, Nilna Fayisa, Fadhil Faza, Muhammad Iqbal Fikrianza, Nabila Hasna Fiqih Abi Mahardika Fiqri Fadillah Fahmi Firmansyah, Muhammad Raihan Fitri, Devi Aisa Fitriyana, Deni Fajar Fuatzin, Ignas Ghulamzaki, Muhammad Ghyferi, Andi Abdullah Gustina, Hesti Hadromi - Hafizh, Muh. Abiyyu Hamdi, Ilham Falah Hanif Hidayat Hanif Nurfa'iq Harahap, M. Abiyyu Hafizh Hendrix Noviyanto Firmansyah, Hendrix Noviyanto Hidayat, Hanif Hidayatulloh, Dimas Restu Hyoung Cho, Joung Ikhsan, Aam Maulana Imanu Danar Herunandi Imanu Danar Herunandi Indriawan, Ari Dwi Nur Iskandar, Ranu J. Jamari Ja'far Faris Nashiruddin Juliyono, Jeri Karnowo - Kharis Burhani, Kharis Kristiana, Indah Maya Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto, Kriswanto Kurniawan, Aldi Laksono, Bakti Luh Putu Ratna Sundari M. Agung Nur Faiz M. Aufa Nabil M. Khumaedi M. Sadewa Mikadilana Mahardika, Fiqih Abi Maharudin Wira Pratama Mahasurya, Muhammad Saddam Malik, Muhamad Bani Masugino Maturidi, Rusman Maulana, Muhammad Akmal Mera Kartika Delimayanti Miftakhun Nuril Mikadilana, M. Sadewa Misbah, Abdillah Habib Al Mohamad Naufal Aditya Mubarak, Raihan Fa'iq Muh. Abiyyu Hafizh Muh. Ridwan Prananda Muh. Rizki Ivan Setiawan Muh. Winarno Burhanudin Muhammad Faizal Ardhiansyah Arifin Muhammad Faizal Ardhiansyah Arifin, Muhammad Faizal Ardhiansyah Muhammad Saddam Mahasurya Muhammad Syafiulloh Muhammad Yusuf Wibowo Mujaki, Ahmad Murdani Murniati, Marika Musyono, Ari Dwi Nur Indriawan Nabil, M. Aufa Nadhiva Qothrunnada Naryapramono, Afrilza Daffa Nashiruddin, Ja'far Faris Natasya, Alya Widya Naufal, Muhammad Abdullah Nugroho Fajar Susanto Nugroho, Anan Nugroho, Cahyo Adin Nugroho, Muhammad Hafidz Akbar Nurfa'iq, Hanif Nuril, Miftakhun Nursiam, Kuat Pambudi, Rofex Panjaitan, Eliza Laura Prananda, Muh. Ridwan Prasetyo, Aditya Prasetyo, Dzaky Riyavika Pratama, Iqbal Kend Pratama, Maharudin Wira Pratama, Sholikhul Yudha Priambudi, Ajhi Bangun Priyanto, Kaleb Priyasigit, Tri Wahyu Putra, Andra Andika Putra, Ni’mal Maula Qothrunnada, Nadhiva R. M. Rois Alwidad Rafif Dimas Pratama Raharjo, Naufal Gesang Ramadhani, Restu Kurnia Ramadhani, Risky Ramelan Ramelan Refiana, Dian Risky Ramadhani Riwan Setiarso, Riwan Riyanto, Fitra Ridwan Rizki Maulana, Rizki Rizki Setiadi Rohman, Shohihatur Rusiyanto Rusiyanto, Rusiyanto Rusman Maturidi Samsudi Samsudin Anis Sang Won, Lee Saputra, Dhimas Andy Saputra, Muhammad Dwi Saputra, Muhammad Rizal Satria Bayu Segoro Segoro, Satria Bayu Selvia Septavian, Ihza Humam Septiyanto, Angga Setiadi, Rizki Setiawan, Muh. Rizki Ivan Setyo Bhahak Fendi Baihaqi Setyo Bhahak Fendi Baihaqi Sholikhul Yudha Pratama Sidiq, Chusen Ismail Sonika Maulana Sonika Maulana Sudiyono Suhartian, Muhammad Ryo Sukoco, Imam Sukoco, Muhammad Galuh Aji Mahardika Lanang Supriadi, Didik Surachman, Muhammad Ilham Suratmi, Sifera Surip Surip Susanto, Nugroho Fajar Syafiulloh, Muhammad Syahriar, Fadhila Fauzia Tirta, Bayu Tri Wahyu Priyasigit Ulhakim, Muhammad Zia Utami, Nunik Widia Vio Fadlu Wahyu Nur Dhuha Wahyudi Wahyudi Wahyudi Warsiti Warsiti Warsiti Warsiti Wibowo, Gigih Wibowo, Muhammad Yusuf Wirardi, Profit Wirawan Sumbodo Won, Lee Sang Yazid Yazid, Yazid Yulianto, Muhammad Dwi Yusuf Subagyo Zaki, Kaka Ibnu