Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Pelatihan Pemeliharaan Kesehatan Gigi pada Anak  Usia Dini Ratuela, Jeineke Ellen; Fione, Vega Roosa; Maramis, Jeana Lydia; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Nelwan, Jeini Ester
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xh05my56

Abstract

Prevalensi karies anak usia dini di Sulawesi Utara khususnya di Desa Tumbohon Minahasa Utara masih tinggi (68%). Hal ini didukung oleh rendahnya pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan gigi yang belum pernah mendapatkan pelatihan. Oleh karena itu diperlukan kegiata pelatihan bagi para kader tentang kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pemeliharaan kesehatan gigi anak usia dini. Pelatihan dilaksanakan pada 25 kader di Desa Tumbohon pada 26-27 Agustus 2025, menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan praktik menyikat gigi dengan bantuan e-book. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan ini menunjukkan terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan kader, dari 24% (baik) menjadi 88% (baik). Keterampilan kader juga meningkat secara signifikan, dari 16% (baik) menjadi 92,3% (baik). Kesimpulan kegiatan ini yaitu program pelatihan yang mengintegrasikan pendidikan kesehatan, pelatihan praktik, dan difusi ipteks berbasis e-book terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader Posyandu. Model intervensi ini dapat diadopsi secara berkelanjutan dan diterapkan di wilayah lain.
Gambaran Sanitasi Lingkungan Sekolah Dasar di Kecamatan Girian, Kota Bitung: Analisis Sarana Air Bersih, Toilet, dan Pembuangan Sampah Sopacua, Victoria Greimar; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Sondakh, Ricky C.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2607

Abstract

Sanitasi sekolah merupakan salah satu elemen penting menumbuh kembangkan perilaku hidup bersih sehat pada peserta didik dan masyarakat, yang secara langsung meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sanitasi sekolah dasar di Kecamatan Girian Kota Bitung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Penelitian dilakukan pada Oktober 2024 di 8 Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Girian Kota Bitung. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner dan cheklist. Variabel yang diteliti yaitu sanitasi sekolah dengan indikator yaitu sarana penyediaan air bersih, jamban/toilet, sarana pembuangan sampah, dan sarana pembuangan air limbah. Data diperoleh berdasarkan hasil wawancara dan observasi. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sanitasi sekolah dasar di Kecamatan Girian Kota Bitung dominan memiliki sarana penyediaan air bersih yang memenuhi syarat (87,5%), jamban tidak memenuhi syarat (62,5%), sarana pembuangan sampah yang baik (50,0%), dan sarana pembuangan air limbah yang memenuhi syarat (75,0%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu sanitasi sekolah dasar di Kecamatan Girian Kota Bitung sebagian besar memenuhi syarat untuk indikator sarana penyediaan air bersih dan pembuangan air limbah sedangkan jamban dan saran pembuangan sampah tidak memenuhi syarat. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari pihak sekolah untuk membenahi sarana sanitasi sekolah khususnya untuk jamban dan sarana pembuangan sampah.
Apakah Postur Kerja Berhubungan dengan Kelelahan Kerja? Linoe, Ribka Gloria; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Wowor, Ribka Elisabeth
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 19, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v19i2.17287

Abstract

Work postures that are not ergonomic will cause isometric muscle contraction (against resistance) in the main muscles involved in the work. Unnatural posture can cause muscles to not work efficiently, therefore, muscles need more strength to complete their work, which can increase the load that can cause fatigue and strain on muscles and tendons. The purpose of this study was to determine the correlation between work posture and work fatigue on workers at PT. Nusantara Sejahtera Bersama (NSB) Beton Indonesia in Tateli Village, Minahasa Regency. Method: This is a correlational research. This research was conducted at PT. NSB Beton Indonesia Tateli Village, Minahasa Regency in August-December 2021. The respondents of this study were all workers at PT. NSB Beton Indonesia Tateli totaling 32 people. Work posture was measured using the Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) Questionnaire. Work fatigue was measured using the Work Fatigue Measurement Tool Questionnaire (KAUPKK). Data analysis was carried out univariately and bivariately. Results: The results showed that the most respondents are aged 16-35 years (62.5%), male (87.5%), high school education (68.8%) and working period > 3 years (65.6%). Furthermore, it was found that the most respondents were in the category of very tired work fatigue (71.9%) and high work posture (56.3%). The results of the cross tabulation show that respondents with high work postures are mostly in the category of very tired work fatigue, as many as 16 respondents, on the other hand, respondents with low work postures have the most low work fatigue as many as 1 respondent. The results of the statistical test obtained a significance value of 0.006 (<0.05), which means that work posture and work fatigue are significantly related. Conclusion: It can be concluded that there was correlation between work posture and work fatigue on workers at PT. NSB Beton Indonesia in Tateli Village, Minahasa Regency. Therefore, workers must work in an ergonomic position and further research needs to be done on other factors that cause work fatigue
Are Family Support Correlated to Covid-19 Vaccination Acceptance in the Coastal Area of Indonesian? Sumampouw, Oksfriani Jufri; Nelwan, Jeini Ester; Pinontoan, Odi Roni; Ticoalu, Jansje Vera
International Journal of Natural and Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijnhs.v2i1.1185

Abstract

Vaccination against COVID-19 is a global government program with the goals of reducing the spread of the virus, lowering the number of cases of COVID-19-related illnesses and deaths, and ultimately protecting communities from the disease so that they can continue to thrive socially and economically. A person's level of support from their family is one of the numerous aspects that affects their willingness to get a vaccine. In the island region of Indonesia, this study set out to examine the relationship between family support and the acceptance of the COVID-19 vaccine. The study in question is a correlational one. From February to July of 2022, researchers scoured Sangihe and Talaud Islands. Three hundred and fifty-nine adults (aged 18 and up) participated in the study. Support from family members and willingness to get a vaccine were the factors examined in this research. Specifically, a questionnaire is utilized. The chi-square test was used for bivariate data analysis. Respondents with strong family support are more likely to have accepted the COVID-19 vaccine in its entirety (88.7%), while those with weaker family support are more likely to have received the vaccine in its entirety (79.4%). A significant correlation between family support and acceptance of the COVID-19 vaccine was found, according to the results of the chi-squared test, with a significance level of 0.025 (< 0.05). It follows that having the support of one's family is a correlating factor to the acceptance of the COVID-19 vaccine
The Acceptance of Covid-19 Vaccine in North Sulawesi Community: Prevalance and Risk Factor Nelwan, Jeini Ester; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Ticoalu, Jansje Vera; Musa, Ester Candrawati; Ottay, Ronald Imanuel
International Journal of Natural and Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijnhs.v2i1.1186

Abstract

Vaccination stands as the sole preventive measure against the transmission of COVID-19. The vaccination rollout in Indonesia comprises three stages: primary vaccinations 1 and 2, along with an additional 3rd or booster vaccination. However, certain regions still exhibit a stage 2 vaccination coverage below 70%. Various factors, including age and gender, impact the acceptance of the Covid-19 vaccine. The objective of this study was to scrutinize the association between age, gender, and the acceptance of Covid-19 vaccination in the jurisdiction of the Kawangkoan Barat Public Health Center. Conducted between February and July 2022, this correlational research involved 400 respondents aged 18 and above. The study variables encompassed age, gender, and vaccination acceptance, assessed through a fill-in sheet. Bivariate data analysis employed the chi-square test, revealing a significant correlation between age and vaccination acceptance. The prevalence ratio (PR) of 1.504 indicated that individuals aged 18-59 years were 1.504 times more likely to have incomplete vaccinations. However, gender did not exhibit a significant correlation with vaccination acceptance. In conclusion, age emerges as a correlated factor influencing the acceptance of Covid-19 vaccination
Dengue Hemorrhagic Fever in North Minahasa Regency in 2021-2022: Study Epidemiological Ottay, Ronald Immanuel; Sapulete, Ivonny Melinda; Sapulete, Margareth Rosalinda; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Nelwan, Jeini Ester
International Journal of Natural and Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijnhs.v2i1.1232

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease that rapidly spreads, particularly in tropical and subtropical regions. One of the places affected by DHF cases is North Minahasa Regency, which is one of the top donors to cases in North Sulawesi Province. The purpose of this study is to describe the prevalence of DHF in North Minahasa Regency between 2021 and 2022 in terms of time, place, and person. This is a quantitative descriptive study. This study employed secondary data. This data was collected from the North Minahasa Regency Health Office. Data will be collected from July to October 2023. The data collected were examined univariately. The data showed that the most DHF cases occurred in 2022, with an increase in incidence in March and November. Furthermore, DHF cases were prevalent in Dimembe District (working area of Tatelu Health Center), Kauditan District (working area of Kauditan Health Center), Talawaan District (working area of Talawaan Health Center), Airmadidi District (working area of Airmadidi Health Center), and Kalawat District (working area of Puskesmas Kolongan). The prevalence of DHF cases in 2021-2022 was higher in men, with a total of 150 cases and an average of 76 instances. DHF incidences increased in 2021, particularly in February, August, and December. It can be determined that the largest frequency of DHF in North Minahasa Regency in 2021-2022 occurs between February-March and November-December, were identified in Dimembe District, and the majority of the DHF cases are male
Iklim Kerja TKBM di Pelabuhan Kota Manado (Studi Deskriptif) Pasolang, Gloriya Bida; Sumampouw, Oksfriani J.; Umboh, Jootje M. L.
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i6.2562

Abstract

Iklim kerja yang panas dapat memengaruhi kondisi fisiologis pekerja, termasuk peningkatan detak jantung yang berisiko terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara iklim kerja dan detak jantung pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta pengukuran langsung menggunakan Heat Stress Monitor untuk mengukur suhu lingkungan dan pulse oximeter untuk mengukur detak jantung pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata suhu lingkungan kerja adalah 27,7°C, dengan nilai minimum 26,4°C dan maksimum 29,6°C. Sementara itu, rata-rata detak jantung pekerja tercatat sebesar 97,35 bpm, dengan nilai minimum 80 bpm dan maksimum 124 bpm. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara peningkatan suhu lingkungan dan peningkatan detak jantung pekerja. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi iklim kerja yang panas dapat menyebabkan beban kerja fisiologis yang lebih tinggi. Penelitian ini menegaskan perlunya pengelolaan lingkungan kerja yang lebih baik untuk menjaga kesehatan pekerja. Oleh karena itu, disarankan agar Koperasi TKBM menyediakan fasilitas istirahat yang memadai, akses air minum yang cukup, serta pakaian kerja yang sesuai untuk mengurangi dampak stres akibat paparan panas. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak subjek dari berbagai pelabuhan dan menggunakan teknologi pemantauan detak jantung yang lebih canggih untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Hubungan Postur Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja PT. Nusantara Sejahtera Bersama Beton Indonesia di Desa Tateli Kabupaten Minahasa Linoe, Ribka Gloria; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Wowor, Ribka Elisabeth
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/294he431

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkanpostur kerja dannkelelahan kerja pada pekerja PT. Nusantara Sejahtera Bersama (NSB) Beton Indonesia di Desa Tateli Kabupaten Minahasa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptifyang dilaksanakan di PT. NSB Beton Indonesia Desa Tateli Kabupaten Minahasa pada Agustus-Desember 2021. Responden penelitian ini yaitu seluruh pekerja di PT. NSB Beton Indonesia Tateli yang berjumlah 32 orang. Postur kerja diukur menggunakan Kuesioner Ovako Working Posture Analysis System (OWAS). Kelelahan kerja diukur menggunakan Kuesioner Alat Ukur Perasan Kelelahan Kerja (KAUPKK). Analisis data yang dilakukan secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden paling banyak berumur 16-35 tahun (62,5%), berjenis kelamin laki-laki (87,5%), berpendidikan SMA (68,8%) dan masa kerja > 3 tahun (65,6%). Selanjutnya diperoleh bahwa responden paling banyak masuk kategori kelelahan kerja yang sangat lelah (71,9%) dan postur kerja tinggi (56,3%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dominanmasukkategoripostur kerja risikotinggi dan kelelahan kerja sangat lelahpada pekerja PT. NSB Beton Indonesia di Desa Tateli Kabupaten Minahasa. Oleh karena itu, para pekerja pihakmanajemendapatmelakukanupayapencegahankelelahan kerja.
Efektivitas Edukasi Berbasis Health Belief Model terhadap Pengetahuan dan Sikap Tenaga Kesehatan dalam Pencegahan Infeksi Tuberkulosis Priscilia, Lumataw Fransisca; Kaseke, Martha Marie; Wahongan, Greta; Tuda, Josef Sem Berth; Sumampouw, Oksfriani Jufri
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2503

Abstract

Indonesia menempati peringkat kedua kasus Tuberkulosis (TB) tertinggi di dunia, dengan risiko penularan yang signifikan di fasilitas pelayanan kesehatan. Tenaga kesehatan merupakan kelompok berisiko tinggi sehingga penguatan pengetahuan dan sikap pencegahan menjadi sangat penting. Pendekatan edukasi berbasis Health Belief Model (HBM) berpotensi meningkatkan pemahaman dan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkan perilaku pencegahan TB. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi berbasis Health Belief Model terhadap pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan mengenai pencegahan penularan Tuberkulosis Paru di RSUD Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan pendekatan pretest–posttest control group. Sebanyak 60 tenaga kesehatan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol melalui simple random sampling. Intervensi edukasi berbasis HBM dilaksanakan dalam tiga sesi terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test, N-Gain score, dan ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan pengetahuan dan sikap yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna. Edukasi berbasis HBM terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kognitif dan afektif tenaga kesehatan terkait pencegahan penularan TB Paru. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis teori perilaku perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kebijakan promosi dan pencegahan TB di fasilitas pelayanan kesehatan guna memperkuat kepatuhan tenaga kesehatan dan menurunkan risiko penularan nosokomial.
Tantangan Ketersediaan Dokter Spesialis dan Dampaknya terhadap Efektivitas Sistem Rujukan di Rumah Sakit Tipe D: Studi Kualitatif di Indonesia Siwi, Imelda Maria; Wariki, Windy Mariane Virenia; Manoppo, Jonesius Eden; Kaunang, Wulan Pingkan Julia; Sumampouw, Oksfriani Jufri
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2519

Abstract

Ketersediaan dokter spesialis merupakan determinan penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan dan efektivitas sistem rujukan berjenjang, khususnya pada rumah sakit tipe D. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketersediaan dokter spesialis, mengidentifikasi tantangan pemenuhannya, serta menilai dampak keterbatasan dokter spesialis terhadap efektivitas sistem rujukan pasien di RSU GMIM Tonsea Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling dan melibatkan 7 informan, terdiri atas unsur manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan (dokter umum, dokter spesialis, dan perawat), serta pasien rujukan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen rumah sakit periode Januari–September 2025. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menjaga validitas melalui triangulasi sumber dan metode, serta konfirmasi temuan utama (member checking). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan dokter spesialis masih terbatas dari sisi jumlah dan keragaman spesialisasi, sehingga mendorong rujukan dini, menurunkan kontinuitas pelayanan spesialistik, dan meningkatkan beban sosial ekonomi pasien. Studi ini menegaskan perlunya penguatan kebijakan rekrutmen dan retensi dokter spesialis serta optimalisasi sistem rujukan regional berbasis kebutuhan lokal.
Co-Authors Aaltje Ellen Manampiring Abdul, Nurul Suciyanti Adam, Jeanne d’arc Zafera Afnal Asrifuddin Anisa T Lubis Anneke Tahulending Arlin Debora Tongkotou Awuy, Stiffany Clara Bawole, Belliani B. Blessy Ezra Dompas Boky, Harvani B. Bryan Rawung Budi Tamardy Ratag Butarbutar, Risca Natalia Cahya Kamila Sugiarta Chasy Ester Mandalika Chasy Mandalika Cicilia Pali Cindy Meisy Kairupan Dajoh, Ireine Norma Diane M. Tengker Doda, Diana V.D. Duhupo, Dewinta Dwi Istanti Elshaday Mangembulude Ester Candrawati Musa Ester, Sangian Farikah, Tetris Febi Kornela Kolibu Ferika Sumerah Fima Lanra Fredrik G. Langi Fince L. Sambeka Fione, Vega Roosa Frelly Valentino Kuhon Gebby Gabriele Tania Walujo Gidion Kolondam Greta Wahongan Harvani Boky, Harvani Henry Palandeng Hitipeuw, Michelle Regina Christanty I Ketut Harapan Jeana Lydia Maramis Jeanne d’Arc Zafera Adam Jeanne d’arc Zafera Adam Jeineke Ellen Ratuela Jeineke Ellen Ratuela Jimmy Posangi Jonesius Eden Manopo Jootje M. L. Umboh Jootje M.L. Umboh Jootje M.L. Umboh Jos Narande Josefien Rolita Tiwow Josep, Woodford h B. S. Joseph, Woodford Baren Soleiman Juergen Geovane Rambing Jusuf Ondang Kaparang, Leticia Wulandari Kasenda, Jeniffer Febriyanti Kaunang, Wulan P.J Kawatu, Paul A.T Kesek, Mutiara Kristanto, Erwin Gidion Kuhon, Frelly Valentino Laura Wulandary Kaeng Lidya Streisand Leiwakabessy Linoe, Ribka Gloria Logor, Fione Vesty Lombogia, Orianly Lowing, Van Grayen Lumantow, Marfil Lumi, Christi Natalia Maddusa, Sri Seprianto Mamusung, Nicia Indira Manayang, Yubilarisa Mandas, Grifith Vanesa Mantjoro, Eva M. Maramis, Franckie R.R. Maramis, Jeana Lydia Maria Sophia Muaja Martha Marie Kaseke Mondoringin, Dyna C. Montolalu, Mitha M. M. Musa, Ester Candrawati Musfanto, Cheren P. Mutiara Kesek Nelwan, Ester Jeini Ni Wayan Dimkatni Nova Hellen Kapantow Novarita M. Koch Novie Homenta Rampengan Oddi R Pinontoan Odi Roni Pinontoan Odi Roni Pinontoan Odi Roni Pinontoan Pangau, Rianne Rollin Pangerapan, Sinthia Brigyta Pasolang, Gloriya Bida Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Pinontoan, Odi Pinontoan, Odi Roni Pinontoan, Odie Roni Pola, Priska Karla Ponga, Fine Claudia Pontororing, Maria E.I Priscilia, Lumataw Fransisca Punusingon, Axel Brayen Rabia Ani Ohoirat Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rany, Pongkorung Desi Ratuela, Jeineke Ellen Ribka Gloria Linoe Ribka L. Wowor, Ribka L. Ricky C. Sondakh Rivald Semuel Jacobs Ronald Alexander Wenas Ronald Imanuel Ottay Ronald Imanuel Ottay Ronald Immanuel Ottay Roya, Jisia Natasia Runtuwene, Kurviasni S. Sapulete, Ivonny Melinda Sapulete, Margareth Rosalinda Sapulete, Margaretha Rosalinda Sasiang, Evani Sekeon, Sekplin A.S Sekeon, Sekplin Steven Sindy Naomi Kasenda Siwi, Imelda Maria Sopacua, Victoria Greimar Sri Seprianto Maddusa Sri Seprianto Maddusa Sumual, Agatha E.G Syahlan, Vioni L. G. Syalom Mikha Tiwa Tahulending, Anneke A. Tangkilisan, Sharon Laurenzi Mariabie Thesalonika Elisabeth Loucianna Sunkudon Ticoalu, Eliza Rolanda Ticoalu, Jansje Vera Tolondang, Andre Stif Trivena Mantow Tuda, Josef Sem Berth Vania Sartika Putri Lahinda Vennetia Ryckerens Danes Wariki, Windy M. V. Warouw, Finny Wenny Tilaar Wewengkang, Militia Christy Woodford B. S. Joseph Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S. Wulan Pingkan Julia Kaunang Yekaterina Sipa Danduru Yenni Wahani Yunus, Yasero Lazarus