Claim Missing Document
Check
Articles

Insidensi Rate Corona Virus Disease 2019 pada Wilayah Pesisir dan Kepulauan Oksfriani Jufri Sumampouw
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 2 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.2.2020.29178

Abstract

Latar Belakang: Corona Virus Disease 2019 (COVID 19) merupakan salah satu ancaman terhadap kesehatan masyarakat termasuk daerah pesisir.  Kota Manado merupakan salah satu kota pesisir yang terdampak dengan COVID 19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membandingkan insidensi rate (IR) COVID 19 pada daerah pesisir dan non-pesisir di Kota Manado. Metode Penelitian: Jenis penelitian yaitu penelitian observasional. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Manado pada Juli 2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang berasal dari Website Pemerintah Kota Manado.Variabel yang dianalisis yaitu IR COVID 19 di daerah pesisir berdasarkan data dari Pemerintah Kota Manado per 5 Juli 2020. Analisis data dilakukan secara univarat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daerah pesisir khususnya kepulauan lebih rendah IR COVID 19 jika dibandingkan dengan daerah yang bukan pesisir.Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini yaitu IR COVID 19 pada pada daerah pesisir dan kepulauan lebih rendah namun perlu dilakukan penelitian lanjut untuk melihat faktor risiko yang lain seperti kepadatan penduduk, suhu udara, perilaku masyarakat dan lainnya.
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Sulfur Dioksida (SO2) dan Nitrogen Dioksida (NO2) di Sekitar Kawasan Shopping Center Manado tahun 2020 Ronald Alexander Wenas; Odi Roni Pinontoan; Oksfriani Jufri Sumampouw
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 2 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.2.2020.29431

Abstract

Latar belakang: Menurut data WHO tahun 2016 korban tewas karena polusi udara mencapai 61 ribu orang atau rata-rata-rata 25 orang meninggal per 100 ribu kapita terjadi di Indonesia. Polutan udara yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat seperti Sulfur Dioksida (SO2), Nitrogen Dioksida (NO2). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai risiko kesehatan masyarakat pada pedagang kaki lima (PKL) yang terpajan udara yang mengandung SO2 dan NO2 di Kawasan Shopping Center kota Manado tahun 2020. Metode: Metode penelitian observasional. Subyek penelitian ini yaitu udara sebanyak 5 titik yaitu bagian timur, utara, barat, selatan dan tengah dari kawasan Shopping Center Manado. Sebanyak 10 orang PKL di setiap titik untuk menjadi subjek penelitian. Kriteria yang menjadi subjek penelitian yaitu yang telah beraktifitas sebagai PKL minimal 7 tahun di lokasi studi. Jadi secara keseluruhan ada 50 PKL yang menjadi subjek penelitian. Analisa kualitas udara ambien SO2 dan NO2 dilakukan dengan tim dari laboratorium BTKLPP Kelas 1 Manado.   Hasil: Hasil penelitian pada PKL di Kawasan Shopping Center kota Manado, menunjukkan bahwa konsentrasi SO2  di udara berkisar 110,88-132,12 μg/Nm3 dan NO2 berkisar 130,69-205,10 μg/Nm3. Nilai tersebut masih berada pada NAB. Nilai RQ SO2  secara real time tidak ditemukan responden yang berisiko (nilai RQ>1). Nilai RQ SO2  life time ditemukan sebanyak 12 responden (24,0%) yang berisiko (nilai RQ>1) terhadap pajanan gas SO2. Nilai RQ NO2 secara ditemukan sebanyak 1 responden (2%) yang berisiko (nilai RQ>1). Nilai RQ NO2 life time ditemukan sebanyak 28 responden (56,0%) yang berisiko (nilai RQ>1) terhadap pajanan gas NO2. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini yaiu pajanan gas SO2  pada PKL secara real time tidak berisiko namun secara life time ditemukan berisiko terhadap kesehatan. Pajanan gas NO2 pada PKL baik secara real time maupun life time. berisiko terhadap kesehatan Disarankan perlu adanya pemeriksaan udara berkala dan diadakannya promosi kesehatan pada PKL di Kawasan Shopping Center kota Manado.
Pengetahuan dan Tindakan tentang Pencegahan Demam Berdarah Dengue Sindy Naomi Kasenda; Odi Roni Pinontoan; Oksfriani Jufri Sumampouw
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.4.2020.30355

Abstract

Latar Belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penyebarannya tiap tahun meningkat. DBD saat ini selalu menjadi ancaman Kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Minahasa. Faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD seperti pengetahuan dan tindakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan pengetahuan dan tindakan pencegahan DBD dari penderita DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Koya Kabupaten Minahasa. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan penelitian survei deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Koya Kabupaten Minahasa pada Juni-Juli 2020. Responden penelitian berjumlah 43 orang. Variabel dalam penelitian ini yaitu pengetahuan dan tindakan masyarakat. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, kamera, dan alat tulis menulis. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 11-20 tahun, berjenis kelamin perempuan, pelajar/ mahasiswa, berpendidikan SMA. Selanjutnya, sumber informasi tentang DBD berasal dari keluarga dan sumber informasi yang terpercaya tentang DBD yaitu tenaga kesehatan. Selanjutnya, pengetahuan responden masuk kategori baik dengan jumlah 20 responden (46,5%) dan tindakan responden masuk kategori baik dengan jumlah 29 responden (67,4%). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pengetahuan dan tindakan responden sudah baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan tindakan melalui kegiatan promosi kesehatan.
Perilaku Safety Riding pada Pengendara Becak Motor (Bentor) Cindy Meisy Kairupan; Odi Roni Pinontoan; Oksfriani Jufri Sumampouw
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.4.2020.30359

Abstract

Transportasi mempunyai peranan penting dalam perwujudan wawasan nusantara dan mampu memperkokoh ketahanan nasional dan sangat berperan dalam hal mobilitas masyarakat, khususnya dalam pemindahan barang dan orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dengan perilaku safety riding pada pengendara Bentor di Togop Kecamatan Kotamobagu Barat. Metode Penelitian: penelitian menggunakan penelitian survei analitik, menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional (studi potong lintang) dan jumlah populasi yang diambil adalah seluruh pengendara bentor yang berjumlah 52 pengendara. Instrumen penelitian yaitu menggunakan kuesioner daring. Analisis yang digunakan yaitu uji chi square. Hasil Penelitian: Hasil yang didapatkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku safety riding (p=0,000, p=<0,05), terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku safety riding (p=0,037, p=<0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku safety riding, terdapat hubungn antara sikap dengan perilaku safety riding.
Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat tentang Kebijakan Pemerintah dalam Upaya Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Vania Sartika Putri Lahinda; Oksfriani Jufri Sumampouw; Novie Homenta Rampengan
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 2 No. 2 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.v2i2.34585

Abstract

Background: Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) has become a worldwide pandemic. Covid-19 is still a public health problem, especially in Indonesia. One of the problems to faced in controlling Covid-19 is community knowledge, attitudes and action. The purpose of this study is to description knowledge, attitudes and action on public actions regarding government policies in an effort to control Covid-19 in the city of Manado. Method: This is an observational study with a cross-sectional approach. The research was carried out in the Manado city in September 2020 - February 2021. The respondents in this study were residents of the Manado city who met the inclusion criteria. This study used 385 respondents. The research variables are knowledge, attitudes and actions. Informants were obtained using an online questionnaire using the google form application. Data analyzed univariatly. Results: The results showed that the most respondents are 17-25 years old (69.1%), female (66.2%), have college education (74.8%) and work as students (36.9%). Furthermore, most of the respondents fall into the very good category for knowledge (88.3%), attitude (67.0%) and action (54.8%). Conclusion: That can be conclude the people of the city of Manado have excellent knowledge, attitudes and actions about control policies of Covid-19. Therefore, it is necessary to continuously disseminate information about efforts to control and prevent Covid-19.
Gambaran Faktor Lingkungan Kejadian Diare pada Balita di Pesisir: Studi Kasus di Kota Bitung Gebby Gabriele Tania Walujo; Oksfriani Jufri Sumampouw; Sri Seprianto Maddusa
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 5 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.v5i4.59120

Abstract

Latar Belakang: Faktor lingkungan yang berhubungan dengan kejadian diare yaitu pengelolaan sampah dan air limbah adalah komponen lingkungan yang memengaruhi kejadian diare, faktor dominan lainnya penyebab diare yaitu sarana air bersih dan jamban. Tujuan penelitian ini menjelaskan gambaran faktor lingkungan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Girian Weru Kota Bitung pada Agustus 2024. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 154 kk yang memiliki balita yang diambil secara variabel yang diteliti yaitu pengelolaan sampah, saluran pembuangan air limbah sumber air bersih jamban. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi/ pengamatan. Wawancara dilakukan terhadap ibu yang memiliki balita menggunakan kuesioner yang sudah disiapkan. Analisis penelitian menggunakan analisis univariat. Hasil Penelitian: showed that in terms of waste management, 124 respondents (80.5%) were healthy, Sewerage (SPAL), 76 respondents (49.4%) were healthy while 78 respondents (50.6%) were still using unhealthy SPAL. Interestingly, 154 respondents had healthy clean water sources (100%). In addition, the rate of healthy latrine use is also high, with 150 respondents (97.4%) using latrines that comply with health standards. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan yang masuk kategori sehat yaitu pengelolaan sampah, sumber air bersih dan jamban.
The Chewing Habits on One Side of the Jaw and the Status of Dental and Oral Hygiene in Adolescents in Manado City: A Cross-sectional Study Anneke Tahulending; Novarita M. Koch; Jeineke Ellen Ratuela; Jeana Lydia Maramis; Jeanne d’arc Zafera Adam; Oksfriani Jufri Sumampouw
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 5 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.v5i4.59541

Abstract

Background: Overall body health is important, including dental and oral health which is part of body health. The habit of chewing food on one side is caused because the teeth on one side feel painful or uncomfortable when used to chew food or it can also be because it has become a habit. Oral hygiene can be measured based on the Simplified Oral Hygiene Index (OHI-S) measure. The purpose of this study is to measure the correlation between one-sided chewing habits and the dental and oral hygiene status of adolescents in Manado City. Method: This is a correlational research with a cross-sectional approach. This research was carried out in May-June 2023 at the Miftahul Jannah Mosque, North Titiwungen Village, Sario District, Manado City. The respondents in this study were 60 adolescents aged 12-17 years. The research variables were one-sided chewing habits and dental and oral hygiene. The research instruments are diagnostic tools, checklist sheets and OHI-S assessment formats. The data obtained were analyzed using the chi squared test. Results: The results showed that 39 respondents (65%) chewed using one side of the jaw. The average value of OHI-S was 2.4 and as many as 42 respondents (70%) had moderate criteria for dental and oral hygiene status. The test results when squared obtained a correlation value of 0.000 (< 0.05), this means that the habit of chewing on one side is significantly related to the status of dental and oral hygiene. Conclusion: It can be concluded that the habit of chewing one side of the jaw is related to the dental and oral hygiene status of adolescents in Manado City. Therefore, it is hoped that adolescents can get used to chewing on both sides of the jaw so that the dental and oral hygiene status of adolescents can be well maintained.
Coliform and Escherichia coli in The Springs as A Source of the Drinking Water in South Minahasa, North Sulawesi Mutiara Kesek; Oksfriani Jufri Sumampouw; Odi Roni Pinontoan
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 5 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.v5i4.60318

Abstract

Latar Belakang: Mata air dapat digunakan sebagai air bersih dan air minum harus memenuhi parameter kualitas air. Salah satunya yaitu mikrobiologi yang terdiri dari Total Coliform (TC) dan Total Escherichia coli (E. coli) (TEC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kandungan Coliform dan E. coli pada sumber air minum di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif berbasis laboratorium. Pengambilan sampel air dilakukan di Desa Kumelembuai Dua, Kabupaten Minahasa Selatan. Uji laboratorium dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Manado. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2024. Subjek penelitian ini adalah air dari 3 mata air yaitu mata air Kumelembuai, Sondaken dan Erasen. Variabel penelitian yang diteliti adalah TC dan TEC air dari mata air. Analisis data univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter TC dari ketiga mata air berkisar antara 60-231 Colony forming unit (CFU)/ 100 ml. Nilai TC terendah pada mata air Sondaken (60 CFU/100 ml) dan tertinggi pada penangas air dari mata air Sondaken (231 CFU/100 ml). Hasil pengukuran TEC pada 3 mata air berkisar antara 11-211 CFU/100 ml. Nilai TEC terendah pada mata air Kumelembuai (11 CFU/100 ml) dan tertinggi pada penangas air dari mata air Sondaken (211 CFU/100 ml). Hasil pengukuran ini menunjukkan bahwa TC dan TEC pada telah melebihi nilai maksimum yang ditetapkan yaitu 0 CFU/100 ml air. Kesimpulan: Jumlah TC dan TEC pada air yang berasal dari mata air di Desa Kumelembuai Dua, Minahasa Selatan telah melebihi nilai maksimum yang ditetapkan yaitu 0 CFU/100 ml. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk menjaga sanitasi lingkungan di sekitar mata air dan bak penampungan air. Selain itu, air harus diolah terlebih dahulu seperti menambahkan bahan antibakteri pada rendaman air dan air harus dimasak dengan benar agar air bebas dari Coliform dan E. coli.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Diare Pada Anak di Rumah Sakit Tingkat II R.W. Mongisidi Manado Powa, Veidi; Pinontoan, Odi Roni; Manoppo, Jeannette I. Ch.; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Rombot, Dina
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43613

Abstract

Pengetahuan dan pendidikan orang tua berperan besar dalam penerapan perilaku pencegahan seperti pemberian ASI eksklusif, kebersihan makanan, serta cuci tangan pakai sabun. Studi menunjukkan bahwa ibu dengan pendidikan rendah lebih berisiko memiliki anak yang menderita diare dibanding ibu dengan pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit diare pada anak di Rumah Sakit Tingkat (RS Tk.) II R.W. Mongisidi Manado. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Variabel bebas yaitu usia orang tua, pendidikan orang tua, pengetahuan orang tua, dan sarana kesehatan. Variabel terikat yaitu perilaku pencegahan diare pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan orang tua (p= 0,729), usia orang tua (p= 0,316) dan pendidikan orang tua (p=1,000) dengan perilaku pencegahan diare anak sedangkan variabel sarana kesehatan diperoleh nilai p=0,024 (p< 0,05) yang berarti sarana kesehatan berhubungan secara signifikan dengan perilaku pencegahan diare anak. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa dari semua variabel independen (bebas) yang diduga memengaruhi perilaku pencegahan diare anak terdapat 1 (satu) variabel yang paling berpengaruh terhadap perilaku pencegahan diare anak dengan p-value 0,004 yaitu variabel sarana kesehatan. Nilai OR terbesar diperoleh yaitu 4,080 artinya sarana kesehatan dalam upaya pencegahan diare anak oleh responden mempunyai peluang 4,080 kali perubahan perilaku pencegahan diare anak. Kesimpulan penelitian ini yaitu sarana kesehatan merupakan faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan diare anak di RS Tk. II R.W. Mongisidi Manado.
Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Kota Manado: Edukasi Kesehatan pada Siswa SMA Nelwan, Jeini Ester; Sumampouw, Oksfriani Jufri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 2 (2025): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i2.595

Abstract

The increasing prevalence of reproductive health issues associated with risky sexual behaviors and Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT) identities among adolescents continues to rise each year. This trend is compounded by the persistently low level of accurate understanding among adolescents regarding these topics. The objective of this community service activity was to provide educational outreach on reproductive health issues for SMAN 6 Manado City students. The activity was carried out by the Community Service (CoS) team, focusing on reproductive health education for students at SMAN 6 Manado City. The implementation of this activity utilized a combination of counseling and mentoring approaches tailored to high school students. The event was conducted on September 20, 2024, starting at 10:00 AM (WIB) until completion, and took place at SMAN 6 Manado City. The educational delivery was conducted through presentations, incorporating both video materials and PowerPoint slides to facilitate understanding. The findings demonstrated a 45-point increase in knowledge scores following the educational intervention. A paired sample t-test indicated a statistically significant difference in students' knowledge before and after the counseling session. The educational intervention had a significant and positive impact on students' understanding of reproductive health.
Co-Authors Aaltje Ellen Manampiring Adam, Jeanne d’arc Zafera Anisa T Lubis Anneke Tahulending Anneke Tahulending Arlin Debora Tongkotou Awuy, Stiffany Clara B H. R. Kairupan Bawole, Belliani B. Blessy Ezra Dompas Boky, Harvani B. Bryan Rawung Budi Tamardy Ratag Butarbutar, Risca Natalia Cahya Kamila Sugiarta Cicilia Pali Cindy Meisy Kairupan Dajoh, Ireine Norma Damopoli, Apricillia Veronika Paulin Diane M. Tengker Dina Rombot Doda, Diana V.D. Duhupo, Dewinta Dwi Istanti Elshaday Mangembulude Ester, Sangian Farikah, Tetris Febi Kornela Kolibu Ferika Sumerah Fince L. Sambeka Fione, Vega Roosa Gebby Gabriele Tania Walujo Gidion Kolondam Grace Debbie Kandou Harvani Boky, Harvani Henry Palandeng Hitipeuw, Michelle Regina Christanty I Ketut Harapan Jacobs, Rivald Semuel Jeana Lydia Maramis Jeana Maramis Jeanne d’Arc Zafera Adam Jeanne d’arc Zafera Adam Jeineke Ellen Ratuela Jeineke Ellen Ratuela Jootje M. L. Umboh Jootje M.L. Umboh Jootje M.L. Umboh Jos Narande Josefien Rolita Tiwow Josep, Woodford h B. S. Joseph, Woodford Baren Soleiman Juergen Geovane Rambing Jusuf Ondang Kaparang, Leticia Wulandari Karamoy, Youla Kasenda, Jeniffer Febriyanti Kaunang, Wulan P.J Kawatu, Paul A.T Kesek, Mutiara Koch, Novarita Mariana Kolibu, Febi K. Kuhon, Frelly Valentino Lariwu, Jemima Kisy Olga Laura Wulandary Kaeng Lidya Streisand Leiwakabessy Linoe, Ribka Gloria Logor, Fione Vesty Lombogia, Orianly Lowing, Van Grayen Lumantow, Marfil Lumi, Christi Natalia Maddusa, Sri Seprianto Mamusung, Nicia Indira Manayang, Yubilarisa Mandas, Grifith Vanesa Manoppo, Jeannette I. Ch. Maramis, Franckie R.R. Maramis, Jeana Lydia Maria Sophia Muaja Mondoringin, Dyna C. Musa, Ester Candrawati Musfanto, Cheren P. Mutiara Kesek Nelwan, Ester Jeini Ni Wayan Dimkatni Nova Hellen Kapantow Novarita M. Koch Novie Homenta Rampengan Oddi R Pinontoan Odi Roni Pinontoan Odi Roni Pinontoan Odi Roni Pinontoan Pangau, Rianne Rollin Pangerapan, Sinthia Brigyta Pasolang, Gloriya Bida Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Pinontoan, Odi Pinontoan, Odi Roni Pinontoan, Odie Roni Pola, Priska Karla Ponga, Fine Claudia Pontororing, Maria E.I Powa, Veidi Punusingon, Axel Brayen Rabia Ani Ohoirat Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rany, Pongkorung Desi Ratuela, Jeineke Ellen Rengkung, Tammy Sinthya Ribka Elisabeth Wowor Ribka Gloria Linoe Ricky C. Sondakh Ronald Alexander Wenas Ronald Imanuel Ottay Ronald Immanuel Ottay Roya, Jisia Natasia Runtuwene, Kurviasni S. Sapulete, Ivonny Melinda Sapulete, Margareth Rosalinda Sapulete, Margaretha Rosalinda Sasiang, Evani Sekeon, Sekplin A.S Sekeon, Sekplin Steven Sindy Naomi Kasenda Sopacua, Victoria Greimar Sri Seprianto Maddusa Sri Seprianto Maddusa Sumual, Agatha E.G Syahlan, Vioni L. G. Syalom Mikha Tiwa Tahulending, Anneke A. Tangkilisan, Sharon Laurenzi Mariabie Ticoalu, Eliza Rolanda Ticoalu, Jansje Vera Ticoalu, Rosalin Tolondang, Andre Stif Trivena Mantow Tuda, Josef Sem Berth Vania Sartika Putri Lahinda Walewangko, Aprilia Anastasya A. Warouw, Finny Wenny Tilaar Wewengkang, Militia Christy Woodford B. S. Joseph Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S. Wowor, Ribka Elisabeth Wulan Pingkan Julia Kaunang Yenni Wahani Yuliana, Ni made Yunus, Yasero Lazarus