p-Index From 2021 - 2026
5.295
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan MEDIA KONSERVASI Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Indonesian Journal of Geography Maspari Journal Biospecies Bumi Lestari BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Jurnal Ilmu Lingkungan JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Microbiology Indonesia BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Maspari Journal Journal of Degraded and Mining Lands Management Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Kimia dan Kemasan Jurnal Pariwisata INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Jurnal Biologi Tropis Indonesian Journal of Chemistry Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Bina Hukum Lingkungan Jurnal Ecolab Jurnal Segara Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology) Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika Advances in Tropical Biodiversity and Environmental Sciences Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Laot Ilmu Kelautan Jurnal Kimia dan Kemasan Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management Makara Journal of Science Bina Hukum Lingkungan Jurnal Ilmu Kehutanan Jurnal Ilmu Kehutanan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Jurnal Manusia dan Lingkungan Jurnal Oase Nusantara LIMNOTEK Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan (Journal of Environmental Sustainability Management)
Claim Missing Document
Check
Articles

Metode Pengukuran dan Model Pendugaan Biomassa Nypa Fruticans di Sungai Tallo, Makassar-Indonesia Rahman Rahman; Hefni Effendi; Iman Rusmana; mukti ali
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 11, No 1 (2020): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v11i1.65

Abstract

Penelitian tentang estimasi dan model pendugaan biomassa pada tegakan pohon mangrove telah banyak dilakukan baik dalam tingkat ekosistem maupun spesies, namun belum pernah dilakukan pada spesies Nypa fruticans. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah model penduga nlilai biomassa Nypa fruticans di Sungai Tallo yang terdapat di Makassar-Indonesia yang merupakan salah satu habitat mangrove. Pendugaan biomassa dilakukan dengan menebang mangrove sebanyak 15 pohon pada range diameter terbesar hingga terkecil. Biomassa dihitung berdasarkan berat kering yang diperoleh dari pengeringan sub contoh berat basah pada suhu 130 ⁰C selama 48 jam. Analisis model penduga biomassa menggunakan regresi linier dan model allometrik yang akan menyatakan hubungan antara diameter pangkal atau pelepah dengan nilai biomassa mangrove. Hasil analisis menunjukkan bahwa model penduga biomassa Nypa fruticansbersifat allometrik yang berkorelasi dengan diameter pangkal dan diameter pelepah yaitu B = 0,098(DB)1,4934  dan B = 0,222(DS)2,7048 dan lebih baik dibandingkan model analisis regresi. Total biomassa Nypa fruticans menurut diameter pangkal dan pelepah yakni 174574,4kgatau 40132, 69 kg/ha dan 173959,4kg atau 39991, 32 kg/ha.
Highly Sensitive Phenol Biosensor Utilizing Selected Bacillus Biofilm Through an Electrochemical Method Ariyanti, Dita; Iswantini, Dyah; Sugita, Purwantiningsih; Nurhidayat, Novik; Effendi, Hefni; Ghozali, Ali Aulia; Kurniawan, Yehezkiel Steven
Makara Journal of Science Vol. 24, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An eco-friendly phenol biosensor from Bacillus biofilm was prepared and investigated. The biofilm, which produced tyrosinase enzyme, was successfully immobilized on a screen-printed carbon electrode surface. A total of 72 Bacillus isolates were utilized because of their capability to produce tyrosinase enzyme in tyrosine media. Among them, Bacillus isolate code 100 was selected because it produced an adequate amount of tyrosinase enzyme and a high potentiostat current. The response surface methodology was also used to optimize the phenol sensing condition through an electrochemical method. Results showed that the optimum condition was achieved after 6 days on a phosphate buffer solution (pH of 8), with an optical density of 0.33. Furthermore, the limits of detection and quantification were 3.0 and 13 ng/L, respectively. The measurements of precision yielded a relative standard deviation of < 5%, which is remarkable. Although the biosensor material was used for 35 days, the current throughout was still maintained at 90%, indicating that the evaluated biosensor material has the potential to be used for phenol monitoring on environmental samples in the near future.
Risk analysis of gold processing in artisanal and small-scale gold mining in Bolaang Mongondow Regency, North Sulawesi, Indonesia Margareth Rosalinda Sapulete; Hefni Effendi; Etty Riani; Machfud Machfud
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2023.102.4093

Abstract

Gold processing at artisanal and small-scale gold mining (ASGM) in Indonesia is inherently risky due to the high severity and likelihood of accidents causing serious injury. The objectives of this study were to identify hazards, assess risks, and determine risk control measures in the ASGM location at Imandi Village, East Dumoga District, Bolaang Mongondow Regency, North Sulawesi Province. The method used was Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). The determination of work stages and identification of hazards was carried out through observation at 14 ASGM units and interviews with 14 informants consisting of 6 mining workers and 8 ASGM business owners. The risk assessment was carried out by observing and interviewing 8 experts as informants selected from health and environmental scientists, various offices of the Government Bolaang Mongondow Regency, and non-government institutions. The results showed that the stage of gold processing work in ASGM consists of 13 sources of hazards that can pose 16 risks. The obtained risk assessment results showed that 19% were low risk, 31% moderate risk, 25% high risk, and 25% very high risk caused by exposure to mercury through the gold ore burning process with a risk value of 25. The identified risk control measures were PPE (personal protective equipment) 43%, administrative controls 14%, engineering controls 14%, substitution 21%, and elimination 7%. Realistic risk controls that can be applied in ASGM are a combination of administrative controls and PPE.
Estimasi Stok dan Serapan Karbon pada Mangrove di Sungai Tallo, Makassar Rahman Rahman; Hefni Effendi; Iman Rusmana
Jurnal Ilmu Kehutanan Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.575 KB) | DOI: 10.22146/jik.24867

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki kemampuan menyerap CO2 lebih tinggi dibandingkan dengan vegetasi tumbuhan lainnya. Namun upaya pengelolaannya sebagai kawasan penyimpan stok karbon masih belum maksimal. Kota Makassar memiliki Sungai Tallo yang sepanjang bantarannya ditumbuhi oleh vegetasi mangrove dan sangat potensial untuk dikelola sebagai ruang terbuka hijau. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Sungai Tallo terletak tepat di tengah kota Makassar dan sepanjang bantaran sungai didominasi oleh spesies Nypa fruticans dengan jumlah 18.514 pohon dan kerapatan 4.256 pohon/ha, menyimpan karbon sebesar 21,82 ton C/ha, menyerap 80,02 ton CO2/ha. Spesies dominan kedua adalah Rhizophora mucronata dengan jumlah 8.492 pohon dan kerapatan 2.352 pohon/ha, menyimpan karbon sebesar 19,94 ton C/ha, menyerap 73,13 ton CO2/ha. Spesies dominan ketiga yaitu Avicennia alba dengan jumlah 2.421 pohon dan kerapatan 3.228 pohon/ha, menyimpan karbon sebesar 53,96 ton C/ha, menyerap 197,87 ton CO2/ha. Nilai kerapatan dan kemampuan serapan mangrove tersebut sangat sesuai untuk dikelola pada ruang terbuka hijau penyuplai udara segar dan penyerap CO2.Stock Estimation and Carbon Absorption of Mangrove in Tallo River, MakassarAbstractThe mangrove ecosystem has a higher ability of CO2 absorption than other vegetations. However, the effort to establish the mangrove to be a carbon stock area has not been achieved. Makassar has Tallo River, covered with mangrove vegetation along its riverbank, which is potent to be managed as a green open space. The observations indicated that Tallo River was located in the center part of Makassar city and was dominated by Nypa fruticans along the riverbanks in 18,514 trees and a density of 4,256 trees/ha, stored carbon of 21.82 tons C/ha, and absorbs 80.02 tons CO2/ha. Rhizophora mucronata was the second dominant species in 8.492 trees and density of 2,352 trees/ha, stored carbon of 19.94 tons C/ha, and absorbs 73.13 tons CO2/ha. The third dominant species was Avicennia alba in 2,421 trees and density of 3,228 trees/ha, stored carbon of 263.85 tons C/ha, and absorbs 197.89 tons CO2/ha. The density and ability to absorb values of the mangrove is highly suitable to be managed for a green open space to supply fresh air and CO2.
DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS KEMAMPUAN LAHAN DI TUBAN, JAWA TIMUR (Land Capability Based Environmental Carrying Capacity in Tuban, East Java) Widiatmaka Widiatmaka; Wiwin Ambarwulan; Muhamad Yanuar Jarwadi Purwanto; Yudi Setiawan4; Hefni Effendi
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 22, No 2 (2015): Juli
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18749

Abstract

ABSTRAKEvaluasi daya dukung lingkungan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Salah satu metoda evaluasi daya dukung lingkungan adalah evaluasi berbasis kemampuan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi daya dukung lingkungan berbasis kemampuan lahan di Tuban, Jawa Timur. Evaluasi dilakukan dengan mengkaji kesesuaian antara kemampuan lahan dengan penggunaan lahan aktual dan alokasi Pola Ruang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten. Kemampuan lahan dievaluasi pada setiap Satuan Peta Lahan yang diperoleh dari survai lapangan tahun 2014. Penggunaan lahan aktual dianalisis menggunakan citra Landsat 8 OLI tahun peliputan 2013. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan lahan di wilayah penelitian berkisar dari kemampuan lahan kelas II sampai kelas VIII. Wilayah dengan kemampuan lahan yang memungkinkan untuk pengusahaan budidaya (kelas II-IV) mencakup 78,6% wilayah studi, sementara wilayah yang tidak memungkinkan untuk budidaya (kelas V-VIII) mencakup 21,4% wilayah studi. Faktor pembatas kemampuan lahan terdiri dari tekstur tanah, kedalaman efektif, drainase, lereng dan genangan/banjir. Saat ini, 32% wilayah di Kabupaten Tuban penggunaan lahannya sesuai dengan kemampuan lahannya, 66,4% wilayah digunakan melebihi kemampuan lahannya. Dalam hal alokasi lahan pada pola ruang, 67,3% wilayah dialokasikan penggunaan lahannya sesuai dengan kemampuan lahannya, sedangkan 31% dialokasikan melebihi kemampuan lahannya. Temuan ini dapat digunakan untuk mengontrol penggunaan lahan di Kabupaten Tuban dan menjadi bahan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten agar penggunaan lahan dialokasikan sesuai dengan kemampuan lahannya.ABSTRACTEvaluation of the environmental carrying capacity should be done as part of sustainable land use planning. One of the method to evaluate carrying capacity is land capability based evaluation. This study aims to evaluate the land capability based carrying capacity of Tuban Regency, East Java Province. Evaluation is done by assessing the conformity between the land capability with current land utilization and land allocation of the Official Spatial Planning of the Regency. Land capability was evaluated for each land unit, which was obtained from soil survey, done in 2014. The current land use is analyzed using LANDSAT 8 OLI imagery of 2013. The results showed that the land capability in research areas was ranged from class III to class VIII. Area with land capability which support the agricultural uses (class I-IV) is 78.6% of total area, while the area which should not be used for agricultural cultivation (class V-VIII) was 21,4% of the total area. Factors limiting the land cability include soil texture, effective depth, drainage, slope, and flood. The area covering 32% of Tuban Regency is used in accordance with land capability, 66.4% is used exceeding land capability. There are 31% of the area that has been allocated in Official Spatial Planning of the Regency exceeds the land capabilities, while 67.3% has been allocated in accordance with land capability. The research result can be used as input to control land utilization in Tuban Regency as well as input for Official Land Use Planning revision.
The Community Structure of Phytoplankton in Seagrass Ecosystem and its Relationship with Environmental Characterstics Gede Iwan Setiabudi; Dietriech G. Bengen; Hefni Effendi; Ocky Karna Radjasa
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 8, No 3 (2016): December 2016
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v8i3.6549

Abstract

The aimed of this study was to determine  the plankton communities and its relationship with the chemical and physical condition in seagrass ecosystem at Pegametan Bay. The composition and abundance of plankton were observed in the sea water underneath the surface and were identified based on the guideline of Illustration of the Marine Plankton of Japan. The water quality was measured in situ using WQC HI 9829. The water sample was measured using closed reflux spectrometry for COD, TOC analyzer for DOC and APHA 2102 (4500) method for Nt and Pt. There are 27 species of plankton identified, which can be classified into three groups. Diatom group consists of 18 species with a 74.56% abundance. The non-litoral group consists of 6 species with a 23.35% abundance. Moreover, dinoflagellate group consist of 3 species with a 2.09% abundance. An abundance of plankton greater than 104 cell.L-1 was found in diatome group (Nitzschia sp., Thalassiosira sp., Chaetoceros sp., Flagillaria sp., Thalassiothrix sp., and Melosira sp.) and non-litoral group (Oscillatoria sp. and Spirogyra sp.). The abundance of those species indicated the algae bloom phenomenon. Dinophysis sp. was also identified, which was harmful algal blooms.How to CiteSetiabudi, G. I., Bengen, D. G., Effendi, H., Radjasa, O. K. (2016). The Community Structure of Phytoplankton in Seagrass Ecosystem and its Relationship with Environmental Characterstics. Biosaintifika: Journal of Biology Biology Education, 8(3), 257-269.
Spatial Distribution of Small and Big-Scale Modern Retail Through the Growth of Yogyakarta Urbanized Area Ulfah Choerunnisa Nurul Litasari; Widiatmaka Widiatmaka; Khursatul Munibah; Machfud Machfud; Hefni Effendi
Indonesian Journal of Geography Vol 55, No 2 (2023): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.67237

Abstract

The focus on the growth of modern retail has become increasingly important due to several generated externalities. Therefore, this research aimed to identify spatial distributional pattern of modern retail in order to implement precise policies. Data were obtained from The Department of Licensing Service of Yogyakarta City and supplemented with observation through Google Maps. The global pattern was analyzed using the Moran Index (Moran’s I), while the spatial pattern was evaluated using Local Indicators of Spatial Association (LISA). The analysis resulted in a significant cluster pattern for small and big-scale modern retail. The LISA analysis indicated the existence of agglomeration in the suburban area, which was the urban growth area with a high-high (HH) cluster of both small and big-scale modern retail in exact locations. In conclusion, agglomeration in the suburban area was of great concern for policymakers due to the possibility of conflicts. 
The Utilization of Tamarind Seeds (Tamarindus indica L.) as the Natural Coagulant for Wastewater Treatment of Traditional Gold Mine: Penggunaan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica L.) sebagai Koagulan Alami pada Pengolahan Limbah Cair Tambang Emas Tradisional Hidayah, Rofi’ul; Effendi, Hefni; Hariyadi, Sigid
Habitus Aquatica Vol 3 No 2 (2022): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.3.2.80

Abstract

Biji asam jawa (Tamarindus indica L.) merupakan biji yang memiliki kandungan protein, tannin, dan antioksidan yang bisa digunakan sebagai koagulan alami pada pengolahan limbah cair, termasuk limbah cair tambang emas tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah koagulasi dengan kecepatan 200 rpm selama satu menit dan 20 rpm selama 30 menit. Penelitian bertujuan untuk menentukan dosis serbuk biji asam dalam pengolahan limbah cair tambang emas tradisional. Penelitian menggunakan perlakuan dosis serbuk biji asam (0,3 g/L; 0,4 g/L; dan 0,5 g/L) dengan tiga kali ulangan. Hasil yang didapat dari penelitian adalah perubahan nilai parameter kualitas air dari kondisi awal air limbah. Penurunan antara kontrol lapang (KL) dengan penambahan dosis ditunjukkan oleh dosis 0,4 g/L pada nilai TSS sebesar 96,95%, dosis 0,3 g/L pada nilai COD sebesar 76,74%, dan dosis 0,3 g/L pada nilai merkuri sebesar 93,03%. Selanjutnya, peningkatan ditunjukkan oleh nilai pH pada dosis 0,3 g/L sebesar 44,97%. Perlakuan dosis serbuk biji asam jawa terbaik yang dapat digunakan dalam mengolah limbah cair tambang emas tradisional adalah 0,3 g/L.
Application of eDNA Technology to Assess Phytoplankton Diversity in the Ciliwung Downstream Area, Jakarta, Indonesia Permatasari, Prita Ayu; Aprilia, Mita; Effendi, Hefni; Zainalarifin, Jauhar
Media Konservasi Vol. 30 No. 1 (2025): Media Konservasi Vol 30 No 1 January 2025
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/medkon.30.1.53

Abstract

Rivers have the potential for enormous flows of water, nutrients, and food that can create habitats for various living creatures. However, the flow of pollutants into estuaries and coastal areas can degrade environmental conditions in downstream areas of the river. Numerous studies have highlighted the loss of aquatic species due to increased stressors and pollutants in heavily contaminated rivers. This manuscript aims to analyze the phytoplankton diversity in three stations (natural riparian, concreted riparian, and estuary) of the Ciliwung River in Jakarta. Using environmental DNA (eDNA), we identified and compared the number of phytoplankton families and read sequences with various water quality parameters. The results showed that each station consists of 16, 13, and 20 families with 11,257; 75,963; and 37,339 read sequences, respectively. The study showed that phytoplankton family diversity in Stations 1 and 2 correlates with water pollution levels (lightly to extremely polluted). In contrast, Station 3 exhibited an unusual pattern, with high family diversity despite declining water quality.
Evaluasi kualitas air di Situ Sigura-Gura, wilayah urban DKI Jakarta Akbar, Helmy; Setiawan, Yudi; Liyantono, Liyantono; Effendi, Hefni; Utomo, Bagus Amalrullah; Zuhri, Muhammad Isnan; Meidiza, Riski; Munggaran, Gilang; Pambudi, Wiwid Arif; Putra, Marfian Dwidima; Nugroho, Setyo Pambudi; Kuswanto, Asep; Rahmawati, Rahmawati; Supalal, Yusiono; Fitratunnisa, Erni Pelita; Pusparini, Mustika; Sarunggu, Yudith; Rahmawati, Nofi; Arnold, Arnold; Solinda, Martha; Abidin, Zaenal
Jurnal Oase Nusantara Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas air di Situ Sigura-Gura, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, yang merupakan badan air buatan dengan peran strategis dalam penyediaan air dan pengendalian ekosistem lokal di wilayah perkotaan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya tekanan pencemaran akibat urbanisasi, limbah domestik, dan aktivitas industri yang berpotensi mengganggu fungsi ekosistem dan kesehatan masyarakat. Pengambilan sampel dilakukan pada dua periode berbeda (musim kemarau dan hujan) pada tahun 2021 dengan pengukuran 39 parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi melalui metode in situ dan ex situ. Analisis kualitas air dilakukan dengan merujuk pada standar baku mutu air kelas 2 dan menggunakan pendekatan metode STORET serta perhitungan Indeks Pencemar (IP). Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan kualitas air secara signifikan dari titik inlet menuju outlet. Parameter seperti Total Suspended Solids (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD) meningkat melebihi ambang batas, sedangkan kadar Oksigen Terlarut (DO) menurun pada titik outlet. Analisis tambahan melalui perbandingan rasio Ci/Lij mengindikasikan bahwa beberapa parameter, antara lain TSS, BOD, COD, klorin bebas, hidrogen sulfida, dan bakteri coli, menunjukkan nilai pencemaran yang melebihi ambang batas, sehingga status mutu air di inlet dikategorikan sebagai "Cemar Ringan" sedangkan di outlet sebagai "Cemar Berat". Rasio BOD/COD yang rendah mengindikasikan dominasi bahan organik non-biodegradable dalam sistem perairan. Hasil ini sejalan dengan penelitian lain yang mengaitkan peningkatan beban pencemar dengan dampak negatif aktivitas manusia terhadap badan air buatan. Oleh karena itu, peningkatan infrastruktur pengolahan limbah, pengendalian erosi, dan monitoring kualitas air secara berkala merupakan langkah strategis untuk pemulihan dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di masa mendatang.
Co-Authors - - nurjanah . Chaidir A. Zaenal Mustopa A. Zaenal Mustopa Adi Sulaksono Aditya Herry Emawan Agustina Sinuhaji Ahmady, Taufik Akbar, Helmy Ali Mashar Aloysius Adimas Kristianiarso Amelia, Febrina Risky Ammar, Esraa E. Andika, Yudho Andrian Rizaldy Azhar Andrianto, Charles Ani Mardiastuti Aprilia, Mita Ardiansyah, Ichsan Prayoga Ario Damar Arnold Arnold Astini, Lita Audra Ligafinza Audra Nur Ayub Sugara B Sartono Bagus Amalrullah Utomo Bagus Amalrullah Utomo Bagus Amalrullah Utomo, Bagus Amalrullah Bambang Sulistyantara Budi Kurniawan Budi Kurniawan Budi Nurtama Budi Prasetyo, Lilik Ceanturi, Ardan Chaidir Chaidir Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Cut Meurah Nurul ‘Akla Dea Fauzia Lestari, Dea Fauzia Dedi Soedarma Dedi Soedarma Dedi Soedharma DEDI SOEDHARMA Dedi Soedharma Dewanti Pratiwi Dietriech G. Bengen Dietriech G. Bengen Dietriech Geoffrey Bengen Dino Rimantho Dita Ariyanti Ditta Ayu Anggraini Dwi Purwantoro Sasongko Dwi Suci Indah Permata Sari Dyah Iswantini Dyah Muji Rahayu Enan M Adiwilaga Endang Warsiki dan Citra Dewi Wahyono Putri (E-Jurnal Agro-Industri Indonesia) Eriyatno . Erlangga Erliza Noor Erniati Etty Riani F Farlina Fitratunnisa, Erni Pelita Fitri Ariani Flandrianto Sih Palimirmo Fredinan Yulianda Frijona Fabiola Lokollo Gatot Prayoga Gatot Prayoga Gatot Yulianto Gede Iwan Setiabudi Gede Iwan Setiabudi Ghozali, Ali Aulia Giri Maruto Darmawangsa Gunawan Gunawan Gunawan Pratama Yoga Hadi Supardi Handayani, Luluk D Hari Wijayanto Harum Farahisah Harum Farahisah Herawati, Maria Edna Herman Yulianto Hidayah, Rofi’ul Hidayat, Harry Hulopi, Mahriyana I Wayan Nurjaya Ikrari, Karaben Ikhtiyana Ilhami, Bq Tri Khairani Ilhami, Bq Tri Khairina Imamshadiqin, Imamshadiqin Iman Rusmana Imanullah Imas S. Sitanggang, Imas S. Imas Sukaesih Sitanggang Irza Arnita nur Khursatul Munibah Kurniawan, Yehezkiel Steven Kuswanto, Asep Liyantono . Lubis, Syahnan Aly Luisa Febrina Amalo Luluk Dwi Wulan Handayani Machfud Machfud Machfud Machfud Maisalda, Dwianka Rahman Majariana Krisanti Mardiyana Mardiyana Marfian Dwidima Putra Margareth Rosalinda Sapulete Maryono Maryono Maulid Wahid Yusuf Meidiza, Riski Melanie Cornelia, Melanie Melki . Melki Melki Meutia Samira Ismet Mintje Wawo Mohammad, Farid Muhammad Mukhlis Kamal Mujizat Kawaroe MUJIZAT KAWAROE Mujizat Kawaroe MUJIZAT KAWAROE Mukti Ali Munggaran, Gilang Mursalin Idris Mursalin Mursalin Mursalin Mursalin Nabil Zurba Nabilah, Rizka Neneng Marlian Neneng Sri Hendra Neviaty P. Zamani NEVIATY PUTRI ZAMANI Niken TM Pratiwi Niken Tunjung Murti Pratiwi Noveldesra Suhery Novera Nirmalasanti Novik Nurhidayat Nugroho, Setyo Pambudi Nyoto Santoso Ocky Karna Radjasa Ocky Karna Radjasa Pambudi, Wiwid Arif Partono, Tri Prasetyo, Kunandar Prita Ayu Permatasari, Prita Ayu Purwantiningsih Sugita Purwanto, Yanuar Jarwadi Pusparini, Mustika Putra, Marfian Dwidima Qadar Hasani Rachma Venita Rachmad Caesario Rahman Rahman Rahman Rahman Rahmat Pangestu Rahmawan, Ahmad Jamhari Rahmawati, Nofi Rahmawati, Rahmawati Rais Sonaji Rebo Elfida Karo-Karo Refa Riskiana Rezi Apri Ririn Setyowati Rizal Syarief Rizal Syarief Rizki Novia Rahmi Romi Seroja Ronauli, Eva Cristine Rozirwan . safrina dyah hardiningtyas Saiful Adhar Sarunggu, Yudith Sigid Hariyadi Sigit Winarno Siti Rosa Oktavia Solinda, Martha Supalal, Yusiono Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suria Darma Tarigan Surjono Hadi Sutjahjo Surya Cipta Ramadhan Kete Syamsiar, Syamsiar Taryono Taryono Taryono, Taryono TATI NURHAYATI Tri Permadi Ulfah Choerunnisa Nurul Litasari Utomo, Bagus A. Widiatmaka Widiatmaka Widiatmaka Widiatmaka Widiatmaka Widyatmoko Widyatmoko Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Yamadipo, Yusarwan Yona A. Lewerissa Yonvitner - Yudhi Amrial Yudho Andika Yudi Setiawan Yudi Setiawan Yudi Setiawan4 Yunandar Yunandar Yuni Yolanda Yusli Wardiatno Zaenal Abidin Zainalarifin, Jauhar Zidni Ilma Palupi Zuhri, Muhammad Isnan