Articles
KONSELING KELOMPOK MODEL KIPAS (KONSELING INTENSIF, PROGRESIF, ADAPTIF, TERSTRUKTUR) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMK DI MASA PANDEMI COVID-19
Gudnanto Gudnanto;
Edris Zamroni;
Susilo Rahardjo
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v9i1.10113
Interest in entrepreneurship is an important thing that students must have in developing new entrepreneurs during this Pandemic. It is known that this pandemic period has had a significant impact on economic activity so that several sectors must be affected and reduce the opportunity to open job vacancies. Vocational students who usually rely on job vacancies should be encouraged to be interested in entrepreneurship. To increase interest in entrepreneurship, group counseling activities are needed that can help students identify, initiate, and be sure of the decisions that have been taken to become entrepreneurship. The KIPAS (Intensive, Progressive, Adaptive, Structured Counseling) counseling model is an alternative group counseling model that can provide discussion partners, innovations, and support for students who want to start a new business. This study aims to determine the effectiveness of the KIPAS model group counseling in increasing the interest in entrepreneurship in vocational students. The study was designed with a single subject design involving ten students as group members. The instrument used is a student's entrepreneurship interest scale which consists of 24 items with six leading indicators that have been empirically validated. Furthermore, the study results were tested using the Wilcoxon test with the help of SPSS 22. The results of this study indicate that the KIPAS model group counseling effectively increases the entrepreneurial interest of SMK students. The problem of limiting activities experienced by the COVID-19 Pandemic can later be overcome with group counseling that is designed in a blended manner.
PELATIHAN KONSELING KEBENCANAAN UNTUK TAGANA (PEMUDA TANGGAP BENCANA) KARANG TARUNA KECAMATAN DAWE
Edris Zamroni;
Adnan Fadkhurosi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/swarna.v2i5.538
Pemuda TAGANA adalah kader siaga bencana yang saat ini telah disiapkan di masing-masing Karang Taruna Kecamatan di Seluruh Kabupaten Kudus. Seringnya terjadi bencana alam di kecamatan dawe menjadi penting untuk memiliki pemuda TAGANA yang mumpuni baik dalam hal mitigasi bencana fisik maupun rehabilitasi psikis kebencanaan. Saat ini, kemampuan pelayanan psikis kebencanaan masih sangat rendah sehingga diperlukan pelatihan konseling kebencanaan. Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan pemuda TAGANA yang berperan dalam membantu penanganan masalah psikologis korban bencana alam dengan memanfaatkan kader Karang Taruna Kecamatan Dawe. Kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan dalam 8 kali rancangan kegiatan mulai identifikasi pelayanan pemuda TAGANA sampai pada pelatihan kemampuan dasar pelaksanaan konseling kebencanaan. Kegiatan dilaksanakan mulai Agustus hingga September 2021 di Aula Kecamatan Dawe. Hasilnya dibentuk kelompok tagana yang memiliki spesialisasi penanganan pada orang dewasa dan anak-anak. Hal ini bertujuan untuk efisiensi dan efektifitas pelayanan konseling yang diberikan kepada klien pengguna layanan.
PELATIHAN PEER COUNSELING PADA REMAJA DI PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK (PSAA) TUNAS BANGSA PATI
Edris Zamroni;
Masturi Masturi
Bagimu Negeri Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52657/bagimunegeri.v1i1.315
Peer counseling training activities as a way to address the lack of human resources. Peer counseling is a way for students (teens) to learn how to pay attention and to help other children, and to apply them in everyday life. The aim is to produce a peer counselor to help treat psychological problems of orphans by utilizing peer counselor. This activity was conducted in 10 times the activity began identifying candidates for peer counselors service up on basic skills training for the implementation of counseling their peers. The activities take place from December 12, 2016 - February 22, 2017 held every Wednesdays from 15.00 pm. The result obtained 15 peer counselors to service to peers.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DAN FUN GAMES BAGI ANAK BERBASIS MEDIA ICT BAGI GURU TKIT AL KAUTSAR MEJOBO KUDUS
Atik Rokhayani;
Achmad Hilal Madjdi;
Edris Zamroni
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 10 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/swarna.v2i10.951
Program pengabdian ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang bermitra dengan Guru TKIT Al Kautsar Mejobo Kudus. Tim bersama dengan mitra menyepakati setidaknya terdapat empat bidang garapan yaitu 1) Pelatihan Pembelajaran Bahasa Inggris, 2) Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris, dan 3) Strategi Fun Games. Pada aspek kompetensi tim fokuskan pada dua bidang, yaitu kompetensi pembelajaran dan strategi pembelajaran. Namun dari keseluruhan aspek permasalahan yang ada lebih fokus pada peningkatan SDM atau kompetensi para guru TKIT Al Kautsar Mejobo Kudus. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, tim bersama mitra mengadakan pelatihan dan pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris dan Fun Games berbasis media ICT yang ditujukan kepada guru TKIT Al Kautsar Mejobo Kudus. Adapun pelaksanaannya menggunakan metode pelatihan dan pendampingan dengan tahapan 1) sosialisasi, 2) pembekalan dan pendampingan, 3) implementasi model pembelajaran Pembelajaran Bahasa Inggris dan Fun Games Bagi Anak Berbasis Media ICT, 4) pendataan hasil kegiatan, dan 5) monitoring dan evaluasi. Dalam pembekalan kompetensi mengajar, tim pelaksana menggunakan IPTEK berupa Pembelajaran berbasis Media ICT. Sedangkan Guru TKIT Al Kautsar dalam pelaksanaan program ini adalah sebagai mitra tim pelaksana yang membantu menyiapkan peserta, tempat dan sarana prasarana sekaligus menjadi peserta pelatihan dan pendampingan. Hasil pelatihan menunjukkan guru TK IT Al Kautsar sangat antusias mengikuti kegiatan dan menyatakan kesiapan untuk melaksanakan dan mengimplementasikan pada kegiatan pembelajaran di kelas. Selanjutnya akan dilaksanakan monitoring kegiatan implementasi pada pembelajaran pada akhir bulan Oktober 2023.
Values Ngudi Kasampurnan Sunan Kalijaga As A Basis of Religious Moderation Education
Edris Zamroni;
Gudnanto Gudnanto;
Indah Lestari;
Muslihati Muslihati
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30868/ei.v12i04.5359
Indonesia faces the challenge of infiltrating radical ideology, which tends to conflict and use religion to divide national life. This research explores the values "ngudi kasampurnan" taught by Sunan Kalijaga to serve as a basis for strengthening religious moderation in the education system. The research method used is hermeneutic-phenomenological based on the Suluk Linglung Sunan Kalijaga manuscript and the teachings still adhered to by his descendants and students (the Demak community). To maintain the objectivity of the researcher's interpretation, this research involved resource persons competent in "suluk" analysis, suluk researchers, and practitioners of Sunan Kalijaga's teachings. The results show that philosophically, the values "ngudi kasampurnan" teach about restoring the understanding of humans as creatures who must not feel the most righteous and superior among others, regulating mental balance as the psychological basis of education, prioritizing manners and morals as the sociological basis of education, and preserving and developing the nation's noble traditions as a cultural basis. The implication is in packaging education that is friendly to differences in religion and belief, even in practices based on specific schools of thought or community organizations.
PELATIHAN KONSELING KEBENCANAAN UNTUK TAGANA (PEMUDA TANGGAP BENCANA) KARANG TARUNA KECAMATAN DAWE
Edris Zamroni;
Adnan Fadkhurosi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/swarna.v2i5.538
Pemuda TAGANA adalah kader siaga bencana yang saat ini telah disiapkan di masing-masing Karang Taruna Kecamatan di Seluruh Kabupaten Kudus. Seringnya terjadi bencana alam di kecamatan dawe menjadi penting untuk memiliki pemuda TAGANA yang mumpuni baik dalam hal mitigasi bencana fisik maupun rehabilitasi psikis kebencanaan. Saat ini, kemampuan pelayanan psikis kebencanaan masih sangat rendah sehingga diperlukan pelatihan konseling kebencanaan. Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan pemuda TAGANA yang berperan dalam membantu penanganan masalah psikologis korban bencana alam dengan memanfaatkan kader Karang Taruna Kecamatan Dawe. Kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan dalam 8 kali rancangan kegiatan mulai identifikasi pelayanan pemuda TAGANA sampai pada pelatihan kemampuan dasar pelaksanaan konseling kebencanaan. Kegiatan dilaksanakan mulai Agustus hingga September 2021 di Aula Kecamatan Dawe. Hasilnya dibentuk kelompok tagana yang memiliki spesialisasi penanganan pada orang dewasa dan anak-anak. Hal ini bertujuan untuk efisiensi dan efektifitas pelayanan konseling yang diberikan kepada klien pengguna layanan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DAN FUN GAMES BAGI ANAK BERBASIS MEDIA ICT BAGI GURU TKIT AL KAUTSAR MEJOBO KUDUS
Atik Rokhayani;
Achmad Hilal Madjdi;
Edris Zamroni
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 10 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/swarna.v2i10.951
Program pengabdian ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang bermitra dengan Guru TKIT Al Kautsar Mejobo Kudus. Tim bersama dengan mitra menyepakati setidaknya terdapat empat bidang garapan yaitu 1) Pelatihan Pembelajaran Bahasa Inggris, 2) Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris, dan 3) Strategi Fun Games. Pada aspek kompetensi tim fokuskan pada dua bidang, yaitu kompetensi pembelajaran dan strategi pembelajaran. Namun dari keseluruhan aspek permasalahan yang ada lebih fokus pada peningkatan SDM atau kompetensi para guru TKIT Al Kautsar Mejobo Kudus. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, tim bersama mitra mengadakan pelatihan dan pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris dan Fun Games berbasis media ICT yang ditujukan kepada guru TKIT Al Kautsar Mejobo Kudus. Adapun pelaksanaannya menggunakan metode pelatihan dan pendampingan dengan tahapan 1) sosialisasi, 2) pembekalan dan pendampingan, 3) implementasi model pembelajaran Pembelajaran Bahasa Inggris dan Fun Games Bagi Anak Berbasis Media ICT, 4) pendataan hasil kegiatan, dan 5) monitoring dan evaluasi. Dalam pembekalan kompetensi mengajar, tim pelaksana menggunakan IPTEK berupa Pembelajaran berbasis Media ICT. Sedangkan Guru TKIT Al Kautsar dalam pelaksanaan program ini adalah sebagai mitra tim pelaksana yang membantu menyiapkan peserta, tempat dan sarana prasarana sekaligus menjadi peserta pelatihan dan pendampingan. Hasil pelatihan menunjukkan guru TK IT Al Kautsar sangat antusias mengikuti kegiatan dan menyatakan kesiapan untuk melaksanakan dan mengimplementasikan pada kegiatan pembelajaran di kelas. Selanjutnya akan dilaksanakan monitoring kegiatan implementasi pada pembelajaran pada akhir bulan Oktober 2023.
PENGGUNAAN MEDIA KOMIK CERITA RAKYAT KUDUS UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER ANAK USIA DINI
Ashari Mahfud;
Indah Lestari;
Santoso Santoso;
Sucipto Sucipto;
Edris Zamroni;
Diana Laily Fithri;
Paramitha Sylvia Dewi
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.2896
Pengembangan karakter pada anak adalah hal yang sangat penting. Karakter yang dimiliki oleh anak akan menjadi modal bagi mereka untuk menjalani kehidupan di masa depan. Oleh sebab itu, pendidikan karakter menjadi sebuah kebutuhan saat ini untuk mendorong pertumbuhan karakter anak. Menurut Kementerian Pendidikan Nasional, Pendidikan karakter dimaknai sebagai pendidikan yang mengembangkan dan karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga memiliki nilai dan karakter sebagai karakter dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya. Namun, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter membutuhkan sebuah media yang mampu mendorong terwujudnya cita-cita pendidikan. Media tersebut mampu menjadi sarana dalam menumbuhkan karakter bangsa yang berbudaya. Karakter yang mencirikan karakteristik kearifan nilai budaya lokal. Sehingga, anak sebagai penerus bangsa tidak kehilangan jati diri. Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kudus memiliki kekurangan media yang mampu mendorong pelaksanaan pendidikan karakter bagi peserta didik. Media tersebut harus mencirikan karakteristik kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat di Kudus. Sehingga, perlu adanya inovasi pendidikan yang mampu memunculkan media dalam rangka mendorong terwujudnya pendidikan karakter bagi anak usia dini di Kudus. Media komik cerita rakyat kudus memiliki kandungan nilai-nilai yang mampu memperkuat karakter anak usia dini di Kudus. Dilengkapi dengan gambar dan warna yang menarik, akan memicu daya tarik bagi anak untuk memperhatikan setiap tampilan cerita, serta merangsang anak untuk berpikir dan mengambil pelajaran dari setiap kisahnya. Oleh sebab itu, upaya dalam mendorong tercapainya pendidikan karakter di kudus, dilaksanakan melalui sebuah kegiatan pendidikan melalui penggunaan media komik cerita rakyat Kudus dalam mengembangkan karakter anak usia dini di Kudus
Kelayakan Model Bimbingan Kelompok Blended Menggunakan Teknik Restrukturisasi Kognitif Berbasis Nilai-Nilai “Ngudi Kasampurnan”: Systematic Literature Review
Zamroni, Edris;
Gudnanto, Gudnanto;
Lestari, Indah;
Afriliyanto, Agus
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 8 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30653/001.202482.353
Group guidance is one of the guidance and counseling services in carrying out developmental preventive functions. After the COVID-19 pandemic, the mode of education services has changed significantly, especially with the use of web meeting technology devices as a substitute for direct face-to-face meetings. This research tests the theoretical feasibility of developing a blended group guidance model using cognitive restructuring techniques. This research is library research by exploring research data in the Scopus and Google Scholar databases to find the theoretical feasibility of the model to be developed. The tools used are published or perish, and VosViewer to get an overview of the development potential and academic support expected in developing this blended group guidance model. The results show that 26 studies support the development of a blended group guidance model. However, not all of the research addresses explicitly cognitive restructuring techniques, so this would be a novelty for this research.
Model Pembimbingan Skripsi Berbasis Teknik Cognitive Retructuring Untuk Mengatasi Prokastinasi Akademik Pada Mahasiwa Tingkat Akhir
Zamroni, Edris;
Sumarwiyah, Sumarwiyah;
Masturi, Masturi
Journal Prakarsa Paedagogia Vol 5, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/jpp.v5i2.9503
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya mahasiswa mengalami masalah dalam penyelesaian tugas akhir, hasil pengamatan diketahui bahwa kecenderungan penyebab masalah yang mereka alami adalah prokastinasi akademik yang tinggi dalam menyelesaikan tugas akhir mereka. Tujuan penelitian ini adalah Menemukan Model Pembimbingan Skripsi berbasis Mahasiswang dengan Teknik Cognitive Restructuring dapat mengatasi Prokastinasi Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Muria Kudus. Model pembimbingan skripsi yang dikembangkan mengacu pada langkah mahasiswang restrukturisasi kognitif untuk mereduksi perilaku irrasional mahasiswa yang memiliki prokastinasi akademik sehingga terlambat dalam menyelesaikan tugas akhir dan terlambat memperoleh gelar kesarjanaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu research and development dengan tahapan Penelitian awal dan pengumpulan informasi, Perencanaan, Pengembangan model hipotetik, Penelaahan model hipotetik, Revisi dan Uji coba terbatas.