p-Index From 2021 - 2026
11.676
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Update AL-TA´LIM Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) Jurnal IPTEK Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial JABE (Journal of Accounting and Business Education) Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Sistem dan Manajemen Industri Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan GIZI INDONESIA BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Jurnal Sistem Informasi Kaputama (JSIK) Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik Jamak; jurnal administrasi manajemen dan kepemimpinan Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Kesehatan Wira Buana Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi Al-Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik Jurnal Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Teknologi Jurnal Esensi Infokom: Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Justness : Jurnal Hukum Politik dan Agama Teaching English as a Foreign Language Overseas Journal (TEFLO) Sinomika Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi dan Akuntansi Jurnal Nasional Teknologi Komputer Jurnal Lemhannas RI Reformasi Hukum PREVENIRE: Journal of Multidisciplinary Science ICO EDUSHA Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and Technology (IHERT) Bahtsuna: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Celebes Journal of Language Studies English Language, Linguistics, Literature, and Education Journal: ELLTURE JOURNAL Aisyah Journal of English Language Teaching Journal of Factum Law Review (JFLR) Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda Jurnal Legislasi Indonesia Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN IBU BERSALIN YANG MENGALAMI PRE-EKLAMPSIA BERAT Rahayu, Ria Muji; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan April 2021
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v9i5.8

Abstract

Penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan (30%), eklamsi (25%), partus lama (5%), komplikasi abortus (8%), dan infeksi (12%). Preeklampsi berat adalah suatu komplikasi kehamilanyang ditandai dengan timbulnya hipertensi 160/110 mmHg atau lebih disertai proteinuria pada umurkehamilan 20 minggu atau lebih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran ibubersalin yang mengalami preeklamsi berat di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun2020. Jenis penelitian ini adalah Deskriftif, subjek penelitin yaitu seluruh ibu berrsalin yangmengalami preeklamsi berat, sedangkan objek penelitiannya adalah gambaran ibu bersalin yangmengalami preeklampsia berat. Populasidalam penelitian ini yaitu 258 orang dan seluruh jumlahpopulasi dijadikan sampel penelitian. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa formatpengumpulan data, analisis data penelitian ini adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu bersalin yang mengalami PEB di RSUD AbdoelMoeloek Tahun 2015 mayoritas adalah ibu yang berusia 20-35 tahun 155 ibu (60,1%), paritasmultipara sebanyak 150 ibu (58,1%),ibu yang mempunyai riwayat preeklamsi sebanyak 188 ibu(72,9%), ibu yang tidak mengalami distensi rahim 206 ibu (79,8%). Kesimpulan ibu bersalin yang mengalami preeklamsia berat di RSUD Dr. H Abdoel MoeloekBandar Lampung tahun 2020 mayoritas adalah ibu yang berusia 20-35, paritas multipara, ibu yangmempunyai riwayat preeklamsi, dan ibu yang tidak mengalami distensi rahim. Disarankan kepada ibuhamil untuk rutin memeriksakan kehamilannya setiap bulan sesuai jadwal dan memeriksakan tekanandarahnya agar mendapat pengobatan dan mendeteksi komplikasi sedini mungkin.
HUBUNGAN PARITAS DAN KEHAMILAN PREMATUR PADA IBU BERSALIN DENGAN LETAK LINTANG Susanti, Tri; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan April 2021
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v9i5.9

Abstract

Menurut WHO kematian ibu adalah kematian seorang wanita terjadi saat hamil, bersalin, atau 42 hari setelah persalinan dengan penyebab yang berhubungan langsung maupun tidak langsungterhadap persalinan. Hasil survey Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2012 AKI mencapai 359kematian per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritasdan kehamilan prematur pada ibu bersalin dengan letak lintang di RSB Permata Hati Kota Metro tahun2018.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian analitik. Populasi pada penelitian iniadalah seluruh ibu yang bersalin di RSB Permata Hati Kota Metro tahun 2018 yang berjumlah 2076ibu bersalin dan sampel diambil dengan teknik Systematic Random Sampling yang berjumlah 400 ibubersalin. Dengan teknik pengambilan sempel menggunakan simple random sampling didapatkan hasilibu yang bersalin dengan tidak letak lintang sebanyak 372 (93%) dan ibu bersalin yang mengalamiletak lintang sebanyak 28 (7%). Cara ukur yang digunakan dengan dokumentasi rekam medik denganalat ukur berupa lembar cheklist yang dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi danbivariat dengan uji chi squere. Dari hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi paritas ibu bersalin yang paling banyakyaitu paritas multipara sebanya 202 (50,50%), distribusi frekuensi dari ibu bersalin yang mengalamikehamilan prematur sebanyak 44 (11%), dengan kejadian letak lintang sebanyak 28 (7%). Paritasdengan letak lintang dengan x2 hitung (2,83)< x2tabel (5,99) dan kehamilan prematur dengan letak lintangdengan x2 hitung (6,04)> x2tabel (3,841).Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kehamilan prematur dengan letak lintang sedangkan pada paritas tidak terdapat hubungan antara paritas denganletak lintang. Hal ini mungkin disebabkan terdapat faktor-faktor lain yang menyebabkan letak lintang.Namun untuk kehamilan prematur yang memiliki hubungan dengan letak lintang disarankan bagi ibuhamil untuk memeriksakan kehamilannya secara rutin agar dapat dideteksi secara dini kelainan letakpada kehamilannya dan bisa mendapatkan penanganan secara dini.
KARAKTERISTIK IBU YANG MENGALAMI KANKER SERVIKS Redowati, Tusi Eka; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan April 2021
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v9i5.10

Abstract

Angka kejadian kanker serviks di indonesia saat ini masih menduduki angka tertinggi di bandingkan Negara-negara ASEAN lainnya, kanker serviks merupakan penyakit kanker perempuanyang mengakibatkan kematian terbanyak akibat penyakit kanker terutama di negara berkembangBerdasarkan penelitian kanker serviks yang di lakukan di RSUD dr. H. Abdul Moelok BandarLampung tahun 2020 kanker serviks di dapatkan berjumlah 83 kasus. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui karakteristik ibu yang mengalami kanker serviks tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalahseluruh ibu yang mengalami kanker servik di dr. H. RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun2020 dan Sampel dihitung menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 83 kasus, Alat ukuryang di gunakan dalam penelitian ini berupa ceklist kemudian di analisasi dengan distribusi danfrekuensi. Hasil penelitian bahwa distribusi frekuensi usia ibu yaitu <20 th 0 orang (0%) usia 20-35 th 11orang (13,25%) usia > 35 th 72 orang (86,75%) distribusi frekuensi pendidikan ibu pendidikan dasar74 orang (89,25) pendidikan menengah 8 orang (9,64%) pendidikan tinggi 1 orang (1,2%) distribusifrekuensi pekerjaan ibu dengan ibu tidak bekerja 52 orang (62,65%) ibu bekerja 31 orang ( 37,35%). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah karakteristik ibu yang mengalami kankerserviks yaitu umur >35 tahun 72 orang(86,75%). Pendidikan dasar berjumlah 74 orang (89,25%) danibu yang tidak berkerja berjumlah 52 orang(62,65%), upaya untuh mencegah kenker serviks harusterus di lakukan dengan meningkatkan program-program promosi kesehatan, melakukan pemeriksaaniva, deteksi dini tanda bahaya kanker serviks.
GAMBARAN FAKTOR IBU YANG MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI DESA SUKADANA ILIR WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKADANA LAMPUNG TIMUR Khoiriyah, Hikmatul; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan April 2017
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v1i1.11

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan pertama, utama dan terbaik bagi bayi yang bersifat alamiah. ASI mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan danperkembangan bayi. Selain itu ASI juga mengandung zat kekebalan yang akan melindungi bayi dariberbagai penyakit infeksi bakteri, virus, parasit dan jamur. Cakupan ASI Ekslusif pada bayi 0-6 bulan di Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar 29,24%,angka ini masih ada di bawah target yang diharapkan yaitu 80% (Profil Kesehatan Provinsi LampungTahun 2012). Cakupan bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif di Puskesmas Sukadana LampungTimur yaitu sebesar 13,1% (Profil Dinas Kesehatan Lampung Timur Tahun 2014). Tujuan penelitianini untuk mengetahui Gambaran Faktor Ibu yang Memberikan ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12Bulan di Desa Sukadana Ilir Wilayah Kerja Puskesmas Sukadana Lampung Timur Tahun 2016.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yangmemberikan ASI Eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan di Desa Sukadana Ilir Wilayah Kerja PuskesmasSukadana yang berjumlah 42 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling.JenisPengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Alat ukur menggunakankuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat.Hasil penelitian dari 42 responden, pada analisis univariat diperoleh mayoritas distribusifrekuensi pendidikan ibu adalah pendidikan menengah yaitu sebanyak 25 responden (59,5%),pendapatan keluarga ≤UMK yaitu sebanyak 32 responden (76,2%) dan ibu sehat sebanyak 36responden (85,7%).Simpulan dari penelitian ini adalah ibu yang memberikan ASI Eksklusif pada bayi usia 6-12bulan di Desa Sukadana Ilir Wilayah Kerja Puskesmas Sukadana Tahun 2016 adalah mayoritas ibuyang berpendidikan menengah,memiliki pendapatan keluarga ≤UMK dan ibu sehat. Petugas kesehatandapat meningkatkan KIE kepada ibu menyusui tentang manfaat ASI Eksklusif dan keluarga dapatmendukung ibu untuk memberikan ASI Eksklusif pada bayi.
HUBUNGAN KEHAMILAN POSTTERM DENGAN KEJADI AN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD ABDUL MOELOEK Lismiati; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan April 2017
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v1i1.12

Abstract

Angka kejadian asfiksia menurut WHO pada di dunia adalah 19% dan di Indonesia 33,6%. Setiap tahunnya 3,6 juta dari 120 juta (3%) bayi baru lahir mengalami asfiksia dan hampir satu jutabayi ini meninggal. Di Propinsi Lampung pada tahun 2009 angka kejadian asfiksia yaitu sebesar34,19%. Asfiksia pada bayi baru lahir menyebabkan hipoksia, jika tidak mendapatkan penanganansecara cepat dan tepat akan berakhir pada kematian bayi baru lahir. Berdasarkan hasil prasurvei diRSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung diperoleh data persalinan dengan kasus asfiksia sebanyak406 (13,61%) dan kehamilan postterm 83 kasus (2,78%).Tujuan dari penelitian untuk mengetahuihubungan antara kehamilan postterm dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD AbdulMoeloek Provinsi Lampung. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analitik. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung yang berjumlah2.982 ibu bersalin, dan sampel dihitung menggunakan rumus berjumlah 353 responden dengan tehnikpengambilan simple random sampling. Cara ukur dengan angket dengan alat ukur berupa lembar checklistdianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji chi square. Hasil pengolahan data Terdapat hubungan antara kehamilan postterm dengan kejadian asfiksia dengan nilai  sebesar 72,799 dan nilai 2 tabel dengan dk = 1 sebesar 3,841.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS BUMI EMAS KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2016 Sudasiyah; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan April 2017
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v1i1.13

Abstract

Anemia adalah masalah global yang sangat serius. Anemia mempengaruhi 50% ibu hamil didunia. Hal ini meningkatkan resiko kematian selama kehamilan dan persalinan.Salah satu upaya untukmenanggulangi hal ini adalah dengan pelayanan antenatal minimal 4 kali selama kehamilan. DiKabupaten Lampung Timur Cakupan K1 91,3%, K4 88,8%, Fe 3 80,09% dan prevalensi anemia 64%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia padaibu hamil trimester III di PuskesmasBumiEmas Lampung Timur tahun 2013. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasipenelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Bumi EmasKabupaten Lampung Timur sebanyak 93 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik totalsampling. Teknik pengambilan data menggunakan angket berupa kuisioner untuk mengukur variabelpengetahuan, sikap dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe. Untuk data umur, paritas dan jarakkehamilan digunakan angket berupa ceklist. Untuk mengukur anemia menggunakan alat ukur Hbdigital. Analisis data menggunakan analisis univariate, bivariate dan multivariate dangan regresilogistik ganda. Hasil analisis univariat 80,6% ibu hamil mengalami anemia, 77,4% berusia tidak beresiko,75,3% paritas tidak beresiko, 53,8% jarak kelahiran tidak beresiko, 54,8% pengetahuan kurang, 69,9%sikap negatif, 54,8% tidak patuh mengkonsumsi Fe. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antarausia ibu (p value = 0.010 dan OR 1,33), paritas (p value = 0,037 dan OR 7,057), jarak kehamilan( pvalue = 0,004 dan OR 10,400) dan kepatuhan mengkonsumsi Fe (p value = 0.005 dan OR5,875)dengankejadian anemia. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan anemia adalah sikap(OR 7,925). Saran dalam penelitian ini adalah perlunya dilakukan upaya untuk meningkatkanpengetahuan ibu tentang anemia dan konsumsi tablet Fe serta melibatkan keluarga dan suami untukmenjadi pengawas minum obat Fe
PERBEDAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP PEMERIKSAAN SADARI PADA SISWI KELAS XI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 METRO Syafitri, Nuriza; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan April 2017
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v1i1.14

Abstract

Kanker payudara merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh wanita dan sulit disembuhkanjika ditemukan pada stadium lanjut. Upaya yang bisa dilakukan untuk deteksi dini kanker payudaraadalah dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Namun, para wanita memiliki tingkatpengetahuan dan pemahaman yang rendah tentang kanker payudara dan cara deteksinya. Wanita perludiberikan informasi mengenai kanker payudara dan cara deteksinya yaitu SADARI sejak usia remaja.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan pemeriksaan SADARI sebelum dan sesudahmenggunakan metode demonstrasi di SMA Muhammadiyah 1 Metro. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimental dengan . Populasi adalah semuasiswi di SMA Muhammadiyah 1 Metro yang berjumlah 87 siswi. Sampel diambil sebanyak 32 orangdengan teknik cluster. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan alat bantu ceklish. Data diambil secara bivariat dengan rumus t-test dependent Hasil penelitian ini rata-rata kSeterampilan siswi dalam melakukan SADARI di SMAMuhammadiyah 1 Metro sebelum dilakukan demonstrasi (pretest) adalah sebesar 46,59 denganstandar deviasi 10,140, sedangkan rata-rata keterampilan siswi dalam melakukan SADARI di SMAMuhammadiyah 1 Metro sesudah demonstrasi (posttest) adalah sebesar 67,09 dengan standar deviasi10,726. Uji statistik yang digunakan untuk menguji 2 sampel dari kelompok yang sama adalah Uji ttes dependent. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada perbedaan ketrampilan siswi dalammelakukan pemeriksan SADARI dengan t hitung sebesar -9.106 (p value = 0,000). Kesimpulan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan melaluimetode demonstrasi tentang ketrampilan praktik SADARI berpengaruh terhadap ketrampilan praktikSADARI di SMA Muhammadiyah 1 Metro, saran dalam penelitian ini yaitu wanita di harapkan dapatmelakukan SADARI sehingga dapat meningkatan program kesehatan tentang deteksi dini kankerpayudara.
ANALISIS HUBUNGAN ANEMIA PADA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSUD JENDERAL AHMAD YANI Primasari, Sefria Indah; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan April 2017
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v1i1.15

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa setiap tahun diperkirakan neonatusyang lahir sekitar 20 juta adalah berat badan lahir rendah (BBLR). Penyebab terjadinya BBLR terdiridari faktor ibu, janin dan plasenta, serta faktor lingkungan. Faktor predisposisi yang dapatmenyebabkan BBLR adalah anemia selama kehamilan.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik dan desain studi kasuscontrol. Populasi adalah seluruh ibu bersalin . Teknik sampel menggunakan sistematik randomsampling dengan sampel kasus 81 ibu postpartum dengan BBLR dan sampel control 81 ibupostpartum dengan bayi baru lahir normal. Analisa bivariat menggunakan uji chi square dan analisamultivariat menggunakan uji regresi holistik.Variabel yang berhubungan dengan kejadian BBLR adalah anemia, kehamilan prematur danpreeklamsi. Ibu hamil dengan anemia kemungkinan berisiko 35,570 kali lebih besar untuk melahirkanbayi BBLR dibandingkan ibu hamil yang tidak pre eklamsi setelah dikontrol variabel usia dan preeklamsi. Saran pada ibu hamil dengan upaya rutin melakukan pemeriksaan kehamilan dengankelengkapan pelayanan sesuai standar Antenatal Care (ANC).
GAMBARAN FAKTOR RESIKO PEREMPUAN YANG MENGALAMI KANKER SERVIK DI RSUD DR.H.ABDOEL MOLOEK PROVINSI LAMPUNG Puspasari, Ike Hesti; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan April 2017
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v1i1.16

Abstract

Kanker servik atau sering disebut kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti perempuan yang ditunjukan dengan adanya pertumbuhan sel yang tidaknormal sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan pada leher rahim. Tujuan penelitian ini adalahuntuk menganalisi gambaran faktor resiko perempuan yang mengalami kanker serviks di ProvinsiLampung. Metode penelitian ini adalah deskritif dengan tehnik pengambilan sampel yaitu total sampling.Populasi penelitian ini adalah seluruh perempuan yang mengalami kanker serviks di RSUDDr.H.Abdoel Moloek berjumlah 83 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 83 kasus kanker serviks, 46 (55,42%) diantaranya dengan paritas multipara, 33 (39,76%) grandemultipara dan 4 (4,82%) primipara, 73 (87,95%)melakukan menikah dini dan 10 (12,05%) tidak melakukan menikah dini, 59 (71,08%) memiliki satupasangan seksual dan 24 (28,92%) memiliki lebih dari satu pasangan seksual, 69 (83,14%)mempunyai riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal dan 14 (16,86%) non hormonal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor resiko terjadinya kanker servikyaitu Paritas, Usia Menikah, Riwayat Kontrasepsi Hormonal, Jumlah Pasangan Seksual, Merokok,PMS (Penyakit Menular Seksual), Usia, Perawatan Organ Reproduksi yang salah sangat berhubunganerat dengan perempuan yang sudah menikah. Maka dari itu disarankan bagi perempuan untukmelakukan deteksi dini kanker serviks yaitu dengan tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat)setiap satu tahun sekali.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN PEREMPUAN DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN USIA DINI DI KUA WILAYAH KERJA KECAMATAN PURBOLINGGO Maliana, Andesia; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan April 2017
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v1i1.17

Abstract

Pernikahan dini di Indonesia mencapai 34,5%. Menurut catatan KPAI jumlah pernikahan tercatat di Indonesia setiap tahun mencapai 2 sampai 2,5 juta pasang. Data Riskesdas 2010menunjukkan bahwa prevalensi umur pernikahan pertama antara 15-16 tahun sebanyak 41,9 persen.Di Propinsi Lampung jumlah pernikahan yang dilakukan saat usia muda mencapai 20-22%. Dataprasurvey di KUA Wilayah Purbolinggo Lampung timur pada tahun 2015 terjadi peningkatan kasuspernikahan dini yaitu 63 kasus (15,78%) dari 399 pernikahan. Tujuan dari penelitian ini adalahdiketahuinya hubungan antara tingkat pendidikan perempuan dengan kejadian pernikahan usia dini diKecamatan Purbolinggo Tahun 2016. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruhperempuan yang menikah di KUA Purbolinggo pada tahun 2016 yaitu sebanyak 361pasang,dankeseluruhan menjadi sampel penelitian dengan tehnik total sampling. Cara ukur yang digunakan dengandokumentasi dengan alat ukur berupa lembar checklist dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensidan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi pernikahan dini pada remaja terdapat79 orang (21,88%) dengan pernikahan dini. Distribusi frekuensi pendidikan remaja sebagian besardengan pendidikan dasar sebanyak 56 orang (50%). Ada hubungan antara pendidikan dengan pernikahan dini pada remajadengan nilai  2 hitung (78,135) > 2 tabel (5,991).Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat hubungan pendidikan dengan pernikahan dini pada remaja, sehingga disarankan guna meningkatkan upaya konseling pada remajadengan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BKKBN dan dinas nasional guna dilakukankonseling pendidikan seksual masa remaja.
Co-Authors .BAHAR, BAHARUDDIN A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Jabbar A., Lukman Abdullah, Nerpin Abdur Rohim ACH. SYAMSUL ASKANDAR Adam Latif, Muhammad Rusdi Adnan Buyung Nasution Akhmad, Zaenal Alimuddin, Asriani Alva Japa, Hyronimus Edi Amin, M. Sukron Ariesta, Nadhya Theressiana Arijanti, Sri B, Sofian Bachtiar Bachtiar Badi’atul Azmina Bagu, Noval Bayu Islam Assasaki Biroum R, Raden Diani Octaviyanti Handajani Dyah Fitri Mulati Dylantasi, Aynis Erfina, Lukman Eryanto, Arief Fathul Qorib Fikruzzaman, Daden Firmansyah, Rizqy Fitri Yuliastuti Setyoningsih Fitriah Fitriah Fitrotun Nisak Gapmelezy, Ezzy gapmelezzy, ezzy Haninun Hariz Hamdallah, Muhammad Andika Haryanto Atmowardoyo, Haryanto Hasan Basri Hasana, Nur Ihsani Hasanudin, Nurullah Herawati, Arita Herman Syah Hermawan , Hermawan, Nur Sefa Arief HS, Syarifuddin Husain, uriah Fadliah Ilham Arfian, Ilham Irfan Baihaqi Irianti, Irianti Isa Indrawan, Muhammad Ismawati Ismawati Jamal, Moh. Yusup Saepuloh Jefriyanto, Jefriyanto Kahfi, Nazih Sadatu Khairul Insan, Mochamat Nurdin, Khoiriyah, Hikmatul Kholidaziah, Kholidaziah Khoriyah, Siti Khotimah Mahmudah Khusnul Hitaminah Kurnia, Sinarianda Lion, Eddy Lismiati M. Hidayat Maharisa, Yeni Maliana, Andesia Mariam, Erma Maryani, Yani Masril Masril Mayunita, Abela Miftakhul Himawan Moh. Babur Rizki Moh. Rizki Sapta Gunawan MOHAMMAD ANTON SURYADI Monas, Normalina MUHAMAD DLUHA Muhammad Habibi Muhammad Hendra Muhammad Rusdi Muhammad Takdir, Muhammad Muhammad Zainal Muliati Muliati, Muliati Noni, Nurdin Nuddin, Nuddin Nugroho, Bastianto Nuraeni, Rikeu Siti Nurlaelah Nurlaelah, Nurlaelah Nurma Hidayati Oktaviani, Eka Titin Pratiwi Putri, Dian Utama Primasari, Sefria Indah Puloo, Karmila Puspasari, Ike Hesti Putri Qomariyah Dewi Kumala Rahayu, Ria Muji Rahayu, Sari Rahmania, Irma Rasyid, Sriyanti Redowati, Tusi Eka Ridmadhanti, Suci Risa Mundari Rita, Agatha Rimba Angga Roesli, M. Rohman, Mohammad Aenur rubiyad, adib Rudi Cahyono Ruminingsih, Ruminingsih Salindri, Yossinta Salsabila, Unik Hanifah Samsul Huda Saragih, Medy Oktalina Shinta , Arundati Siti Khoiriyah Sofy, Malik Sudasiyah Sulhairi Sumarni, Ai Laila Suryaningsih, Dwie Retna Syafitri, Nuriza Syafi’i, Ahmad Syamsiah Hasyim, Hasdinawati, Syamsuddin, Wahyuddin Zuhri AK, Tahir, Supratman Tolapa, Minarni TRI SUSANTI Wardatul Muniroh Laili Saiful Wazid Husni, Muhammad Wijaya, Vega Alif Wirda Ayu Putri Yuliastuti Setyoningsih, Fitri Yully, Made Yustianti, Surti Zuhri AK, Wahyuddin