p-Index From 2021 - 2026
8.493
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bestari Sosioinforma Sosio Konsepsia JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Share : Social Work Journal ASIAN JOURNAL FOR POVERTY STUDIES (AJPS) Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Sospol : Jurnal Sosial Politik Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Journal of Local Government Issues Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Syntax Idea Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS Jurnal Yustisiabel SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Didaktika: Jurnal Kependidikan Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala The International Journal of Politics and Sociology Research COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Jurnal Penyuuhan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Prosiding University Research Colloquium Jurnal Sosial dan Sains Jurnal Media Birokrasi Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Society Bridge Journal of Social Knowledge Education (JSKE) International Journal of Law and Society SOSIO KONSEPSIA: JURNAL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Claim Missing Document
Check
Articles

The Contribution of Social Forestry to Proklim: A Case Study In Kapuas Hulu and Sintang, West Kalimantan Province Sasongko Adi, Bambang Tri; Sukmana, Oman; Soedarwo, Vina Salviana Darvina
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i2.50871

Abstract

This study aims to explore the contribution of the Social Forestry (SF) Program in Sustainable Forestry Awards (PROKLIM) in 11 villages in Kapuas Hulu and Sintang, West Kalimantan Province. The focus of the research involves villages that have received PROKLIM awards from the Ministry of Environment and Forestry (MoEF), with the hope that the findings can guide similar implementations in other locations. These villages are the target villages of the FIP-1 Project, which is a collaboration between the Ministry of Environment and Forestry (MoEF) and the Asian Development Bank (ADB). The research methods used were case studies and literature studies, with a descriptive analysis approach. The results show two important aspects: first, there is a significant link between the SF program and PROKLIM assessment criteria, indicating that the existence of SF can positively support and facilitate PROKLIM assessment. Second, of the 15 villages facilitated to apply for PROKLIM, five villages achieved the MAIN PROKLIM Award, four of which had social forestry groups, while ten villages achieved the MADYA PROKLIM with all villages getting social forestry approvals. The research conclusions highlight the need for future PROKLIM development strategies. Such strategies include encouragement of climate-friendly economic activities, partnership building, market development, and community capacity building. The implications of this research can serve as a foundation for interested parties, including the government and related institutions, in designing more effective policies to support social forestry and sustainability efforts in the context of PROKLIM in the West Kalimantan region.
The Social Construction of Unregistered Marriage Through Legal Policy and Societal Experience: A Bibliometric Approach Kauli, Ilham; Oman Sukmana; Rachmad K. Dwi Susilo
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 4 No. 02 (2025): May, International Journal of Education, Vocational and Social Science( IJVESS
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v4i02.1737

Abstract

Unregistered marriage (pernikahan siri) is a complex social phenomenon in Indonesia, influenced by religious norms, cultural traditions, and legal policies. Although Indonesia’s Marriage Law No. 1 of 1974 mandates the official registration of marriages, pernikahan siri continues to be practiced for various reasons, including economic and administrative factors. This study aims to analyze the social construction of pernikahan siri using a bibliometric approach with VOSviewer. By applying the PRISMA protocol, this research identifies research trends, collaboration networks, and dominant themes in the relevant literature. Out of 63 articles retrieved from Google Scholar (2016–2024), 25 relevant articles were analyzed in depth. The findings reveal that pernikahan siri is predominantly studied in the context of marriage law (31%), Islamic law (21%), and women's rights (8%). Furthermore, the study highlights that inconsistencies in legal policies and the lack of sanctions for offenders contribute to the persistence of pernikahan siri in society. By examining the social construction of pernikahan siri from legal and societal perspectives, this research contributes to identifying research gaps and informing more effective policy directions.
Kontrasepsi Pria dalam Perspektif Sosiologis: Telaah Literatur Tentang Determinan Penerimaan Vasektomi di Indonesia Sri Susanti; Oman Sukmana; Rahcmad K. Dwi Susilo
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.107

Abstract

Penerimaan kontrasepsi vasektomi di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang tidak hanya bersifat medis atau teknis, tetapi juga sosial dan kultural. Masih  banyak  kendala dalam meningkatkan partisipasi pria dalam program KB, seperti  pandangan budaya dan sosial yang menganggap bahwa urusan kontrasepsi adalah tanggung jawab perempuan. Penelitian ini bertujuan mengkaji determinan sosial dan budaya yang memengaruhi penerimaan vasektomi dan  membahasnya dari perspektif sosiologis untuk memahami faktor-faktor yang mendasari sikap dan perilaku pria terhadap metode ini. Penelitian menggunakan metode studi pustaka atau literature review, bersumber dari  data Google Scholar dan Scopus. Proses penelusuran dilakukan di Google Scholar dengan memakai kata kunci “Faktor yang berhubungan dengan penerimaan kontrasepsi dan metode vasektomi”, yang menghasilkan sekitar 999 artikel. Sementara itu, pencarian di Scopus menggunakan kata kunci “Vasectomy AND acceptance AND factors” dan memperoleh 156  artikel. Secara keseluruhan, dari kedua database tersebut terkumpul 1.149  artikel. seleksi dilakukan menggunakan metode PRISMA, sehingga diperoleh 10 artikel yang relevan untuk ditinjau dalam literature review ini.. Hasil telaah jurnal di dapatkan hasil  dari perspektif sosiologi, penerimaan vasektomi sebagai metode kontrasepsi pada pria di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial budaya, agama, dan keluarga yang membentuk sikap dan perilaku individu. Kesimpulan tinjauan literatur iin bahwa dukungan keluarga, terutama istri, serta penyuluhan yang efektif dengan pendekatan komunikasi yang sensitif budaya merupakan kunci keberhasilan program KB vasektomi
Implementasi Strategi Pemberdayaan Masyarkata Penyandang Disabilitas (Studi Pada Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang) Sebastian, Titis; Sukmana, Oman
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1236

Abstract

Pemberdayaan penyandang disabilitas merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kesetaraan dan inklusi sosial di masyarakat. Sebagai salah satu kota inklusif di Indonesia, Kota Malang telah mengembangkan berbagai program pemberdayaan berbasis komunitas dan kebijakan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas di kelurahan Cemorokandang kecamatan Kedungkandang kota Malang, dengan fokus pada efektivitas program, hambatan yang dihadapi, dan kontribusi terhadap kemandirian penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan penyandang disabilitas di Kelurahan Cemorokandang telah menjadi contoh nyata bagaimana inklusi sosial dapat diwujudkan melalui kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat. strategi pemberdayaan yang dilakukan meliputi pelatihan keterampilan, fasilitasi usaha mandiri, dan peningkatan aksesibilitas layanan publik. Namun, terdapat hambatan berupa stigma sosial, keterbatasan anggaran, dan koordinasi antar pihak. Studi ini merekomendasikan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi non-pemerintah untuk memperkuat keberlanjutan program pemberdayaan.
Partisipasi Politik Masyarakat di Negara Demokrasi: Studi Kasus Pemilu 2024 di Indonesia A. Fikri Ainurrizqi; Sukmana, Oman
Journal of Society Bridge Vol. 3 No. 2 (2025): Society Bridge
Publisher : Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59012/jsb.v3i2.74

Abstract

Partisipasi politik masyarakat merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan demokrasi substantif, terutama di negara demokrasi seperti Indonesia. Pemilu 2024 menjadi momentum strategis untuk mengkaji dinamika partisipasi masyarakat dalam konteks demokrasi prosedural dan substantif. Penelitian ini memadukan berbagai perspektif: pertama, tantangan partai politik dalam memobilisasi kader dan sumber daya yang berkualitas, serta hambatan ideologis akibat pragmatisme politik yang mencolok sejak era reformasi. Kedua, peran Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga demokrasi substantif melalui penegakan hukum progresif, yang dapat mendukung keadilan pemilu dengan kebijakan berbasis nilai, bukan hanya prosedur teknis. Ketiga, evaluasi pemilu serentak 2019 yang menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat hingga 81,97%, tetapi tetap menghadapi kendala teknis dan kerumitan yang memengaruhi kesadaran politik masyarakat. Berdasarkan analisis ini, penelitian merekomendasikan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu melalui reformasi kelembagaan, edukasi pemilih, dan penguatan instrumen hukum untuk memperkuat integritas demokrasi di Indonesia.
Analyzing Social Services for Child Victims of Violence: A Case from Malang, Indonesia Sukmana, Oman; Ibrahim, Fadli Erwan; Nugroho, Agung; Sulatsri; Sukmana, Erinda Dwimagistri; Wahyudi
International Journal of Law and Society Vol 4 No 1 (2025): International Journal of Law and Society (IJLS)
Publisher : NAJAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59683/ijls.v4i1.135

Abstract

The phenomenon of child maltreatment, including physical, sexual, social violence, emotional abuse, or neglect towards children in Indonesia, tends to increase. Child victims of maltreatment will experience various psychosocial problems, requiring assistance and social welfare services. This study aims to analyze the forms of social welfare service programs for child victims of maltreatment in Malang City. The research approach uses a qualitative method and the research subjects were purposively determined, specifically employees of the Office of Women's Empowerment and Child Protection in Malang City. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques followed the stages of qualitative data processing, which include Data Collection, Data Display, Data Condensation, and Conclusion and Verification. The results indicate that forms of violence against children include physical violence, psychological violence, sexual abuse, maltreatment, and neglect or abandonment. Meanwhile, the social welfare service programs for child victims of maltreatment include social assistance in the form of psychological support and consultation, social support (social aid) in the form of goods, and social protection in the form of social advocacy.
Local Culture and Gender Differences in Educational Participation: A Study in Kwala Besar Village, Langkat Regency, North Sumatra, Indonesia Sukmana, Oman; Damanik, Fritz Hotman Syahmahita; Martins, Alibere; Muhammad, Gibran
JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jsw.2025.9.1.25652

Abstract

Local culture has an impact on gender participation in education. This research examines how local cultural values affect gender gaps in education participation in Kwala Besar Village, Langkat Regency, North Sumatra. Information was gathered through observations and interviews with different informants (parents, students, teachers and community members). The results show a strong gender gap in attendance at school, with more girls than boys going to school at each level. This disparity reflects community values whereby local boys are encouraged to drop out of school early compared to girls encouraged to attend higher education. It is an unequal system that does not allow for balanced social development; boys are not participating effectively in future economic opportunities as a result of a lack of education, and girls are not placed in significant roles that allow them to contribute to the development of the community. The study demonstrates the strong impact of local cultural values upon the opportunities available to the younger generation, and will be of interest to researchers, policymakers, educators, and development practitioners looking to plan culturally sensitive interventions to advance gender equity in education and community development.
Peran Media Sosial Dalam Pola Komunikasi Generasi-Z; Antara Tantangan Dan Peluang Erwan Ibrahim, Fadli; Sukmana, Oman; Wahyudi, Wahyudi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 11 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i11.2999

Abstract

Media sosial juga merupakan digitalisasi karena media sosial merupakan transformasi dari interaksi manual menjadi digital baik untuk jenis dokumen tertulis, audio, maupun video. Generasi-Z lebih memilih melakukan komunikasi yang cepat melalui media sosial tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga untuk bertatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan adanya tantangan dan peluang yang timbul dari peran media sosial dalam membangun pola komunikasi sesuai karakter generasi-Z. Pada penelitian yang dilakukan akan menggunakan metode studi literatur atau biasa dikenal dengan metode kepustakaan. Penelitian ini memanfaatkan submer data dari tinjauan Pustaka yang bersumber dari jurnal-jurnal penelitian terdahulu, buku, dokumen, atau media lainnya yang relevan dengan penelitian ini. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial berperan dalam perubahan pola komunikasi yang terjadi pada generasi-Z. pola komunikasi yang terbentuk dari generasi-Z adalah komunikasi yang memaanfaatkan media sosial sebagai perantara yang efektif dalam segi waktu, kesempatan, tenaga, dan lebih memberikan kepercayaan diri. Adanya perubahan pola komunikasi menghadirkan dampak positif dan negatif yang memunculkan tantangan ataupun peluang. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa peran media sosial dalam membangun pola komunikasi baru pada generasi-Z memunculkan tantangan dan peluang tersendiri.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP PENATAAN DAERAH PEMILIHAN PADA PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BANGGAI TAHUN 2024 Sucipto, Dri; Sukmana, Oman; Wahyudi, Wahyudi; Moh. Nur, Nirwan
Jurnal Yustisiabel Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/yustisiabel.v8i2.3516

Abstract

Penelitian ini dibertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip penataan daerah pemilihan diwilayah Kabupaten Banggai dan untuk melihat berbagai permasalahan yang mempengaruhi  penerapan prinsip-prinsip penataan daerah pemilihan.  Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Banggai dengan menggunakan metode empiris. Data dikumpulkan melalui penelitian lapangan dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian, menemukan bahwa   Daerah pemilihan (dapil) adalah salah satu faktor penting dalam membangun sistem pemilu dan sering menjadi persoalan dalam setiap penyelenggaraan pemilu. Dengan demikian, dapil memainkan peran krusial dalam proses pemilihan umum, karena menjadi fokus strategi politik dan kampanye calon legislatif diterapkan. Alokasi kursi yang tepat dan adil berdasarkan dapil menjadi esensi untuk menciptakan perwakilan yang proporsional dan demokratis di DPR. Oleh sebab itu  dalam penyusunan daerah pemilihan (dapil) harus memperhatikan antara lain: prinsip kesetaraan nilai suara, prinsip proporsionalitas, dan prinsip integralitas wilayah adalah fundamental agar semua orang merasa diwakili dengan baik dan prosesnya adil. Namun, dalam praktiknya, seringkali pembentuk undang-undang mengabaikan prinsip-prinsip ini. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan dalam representasi politik, di mana suara individu di satu dapil mungkin memiliki nilai yang berbeda dibandingkan dengan suara di dapil lainnya. Tanpa adanya perbaikan ini, sistem pemilu akan terus menghasilkan representasi yang tidak akurat dan tidak adil, yang pada gilirannya akan mengikis kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi.  
INCLUSIVE LANGUAGE AND SOCIAL REPRESENTATION OF PEOPLE WITH DISABILITIES IN THE EDUCATIONAL CURRICULUM: A LITERATURE REVIEW FROM A DISABILITY SOCIOLOGY PERSPECTIVE: BAHASA INKLUSIF DAN REPRESENTASI SOSIAL DIFABEL DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN: TINJAUAN LITERATUR DARI PERSPEKTIF SOSIOLOGI DISABILITAS Budi Nurhamidin; Suyadi; Herwan Saleh; Oman Sukmana
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 2 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i3.5717

Abstract

Education has a central role in shaping a social perspective on diversity, including people with disabilities. However, many educational curricula still present a biased and unempowering representation of people with disabilities. This study aims to examine the inclusive language and social representation of people with disabilities in curriculum documents using a sociology approach to disability. This study was carried out through a qualitative method with a systematic literature review approach. Data sources include scientific articles, academic books, research reports, and policy documents collected from databases such as Google Scholar, Scopus, and DOAJ. The data collection technique was carried out by literature selection based on the keywords of inclusive language. The analysis was carried out thematically and narratively, using the framework of the disability social model, the concept of ableism, and a critical theory approach. The results show that the educational curriculum is still dominated by medical approaches and non-inclusive narratives that place people with disabilities as objects of mercy or burden. The language used tends to stigmatize, reinforce stereotypes, and create symbolic exclusion in the classroom. In addition, the involvement of people with disabilities in curriculum formulation is still very minimal. The conclusions of this study emphasize that equitable and inclusive education can only be achieved through paradigm shifts, the use of empowering language, and equal representation in all aspects of the educational curriculum.
Co-Authors . Ishomuddin A. Fikri Ainurrizqi Adi, Bambang Tri Sasongko Adielah, Ubaidah Adit Mohammad Aziz Agus Rianto Amika, Fatimah Zahro’ Anshar Arfida Br Arif, Mukhrizal Arifana, Arifana Armando Dos Santos Lopes Asrul, Nona Masnawati Atikah Ulayya Ayu Widya Savitri Azhar, Insyira Yusdiawan Bambang Tri Sasongko Adi Budi Nurhamidin Budi Suprapto D Soedarwo, Vina Salviana D. Soedarwo, Vina Salviana Damanik, Fritz Hotman Syahmahita Darmansyah Pulungan Ekasari, Fitria Juliana Eko Budi Cahyono Eko Budi Siswandoyo Elfi Anis Saati Eny Pemilu Kusparlina Erwan Ibrahim, Fadli Fauzik Lendriyono Ferry Irawan Firdaus Firdaus Fritz Hotman Syahmahita Damanik Fritz Hotman Syahmahita Damanik Gembong Rudiansyah Sumedi Grasella, Fitara Hardianto Hariyanto Heriyanti, Lesti Herman Herwan Saleh Hidayat, DS Wahyu Hutri Agustino Ibrahim, Fadli Erwan Ifashabayo, Benjamin Ihyauddin, Ihyauddin Ika Yuliasari Ilham Mustofa Ilham Syah Indra Indra Indra Indra Indra Irman Puansah Joao Ximenes Juli Astutik Kauli, Ilham Komalawati, Euis Martins, Alibere Masrur Miftahul Jannah Minarni Manoppo Moh. Nur, Nirwan Muchamad Arifin Muchlis Anwari Muhammad Jufri Muhammad Yusril Indra Syahputra Muhammad, Gibran Mukhlis Irwanto, Wahyu Nasrullah Nihayah, Delfi Nora Idiawati Nugroho, Agung Nurie Azizah Nurwahyuni, Eny Pulungan, Darmansyah Purwani, Emy Sri Putri, Aan Iminullah Eka Rachmad K. Dwi Susilo Rachmad Kristiono Dwi Susilo Radinal Muhdar Rahcmad K. Dwi Susilo Rahmatia, Ashari Ridwan, Ikhwan Ruli Inayah R Rupiah Sari Safran Efendi Pasaribu Saiba, Elias Salmin Dengo Saputro, Darmanto Sari, Afna Fitria Sasongko Adi, Bambang Tri Sebastian, Titis Sidik Sunaryo Siti Nurul Wahida Soedarwo, Vina Salviana D. Soedarwo, Vina Salviana D. Soedarwo Sri Susanti Sri Susanti Su’adah Su’adah Subki, Imam Tajus Sucipto, Dri Sukmana, Erinda Dwimagistri Sulatsri Suriadi, Agus Susilo, Rachmad Kristano Dwi Susilo, Rachmad Kristiono Dwi Susilo, Rahmad K Dwi Susilo, Rahmad K. Dwi Suyadi Syafrieyana, Yana Tarigan, Nosita Br. Tri Sulistyaningsih, Tri Usep Saepul Ahyar Vina Salviana Vina Salviana D. Soedarwo Vina Salviana Darvina Soedarwo Wahida, Siti Nurul Wahyu hidayat WAHYUDI Wahyudi Wahyudi , Wahyudi Wahyudi Wahyudi Widodo, Eko Rizki Purwo Wulandari, Galuh Diajeng Yana Syafrieyana Yeri Utami Yunanto Andang Trihantoro Zaenal Abidin