Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Efektivitas Penggunaan Kahoot dan Ispring Suite Sebagai Media Evaluasi Hasil belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Kelas XI Bisnis Ritel Apriliani, Febi; Amrullah; Tyaningsih, Ratna Yulis; Hayati, Laila
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i3.8543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektivan dan kelayakan Kahoot dan Ispring Suite sebagai media evaluasi hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif yang terdiri dari analisis efektivitas dan kelayakan media evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan setelah instrumen dan media yang digunakan melalui uji validitas oleh ahli. Hasil uji validitas media evaluasi memperoleh skor rata-rata 0,87 dengan kategori Sangat Valid dan Validitas angket memperoleh skor rata-rata 0,82 dengan kategori Sangat Valid. Untuk menguji efektivitas media digunakan ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh dari hasil evaluasi peserta didik menggunakan media. Analisis hasil evaluasi peserta didik yang menggunakan Kahoot diperoleh hasil bahwa terdapat 28 peserta didik yang berhasil tuntas dalam evaluasi sehingga mendapatkan ketuntasan klasikal sebesar 90,3% dengan kategori sangat efektif dan yang menggunakan Ispring Suite terdapat 26 peserta didik yang berhasil tuntas dalam evaluasi ehingga mendpatkan ketuntasan klasikal sebesar 83,9% dengan kategori efektif, Untuk menguji kelayakan media yang dihasilkan digunakan angket respon peserta didik. Berdasarkan analisis data diperoleh untuk kelayakan media Kahoot sebesar 86,38% dengan kategori sangat layak dan media Ispring Suite sebesar 81,32% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kahoot lebih layak dan efektif digunakan sebagai media evaluasi dibandingkan dengan Ispring Suite.
Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Metode Newman dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Matematis Siswa Dina, Yana Roza; Hayati, Laila; Tyaningsih, Ratna Yulis; Kurniati, Nani
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i3.8574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan penyebab terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan metode Newman ditinjau dari kemampuan matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi-1 SMKN 1 Mataram. Teknik pengumpulan data meliputi tes tulis dalam bentuk essay dan wawancara. Teknik analisis data kualitatif meliputi data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Siswa dengan kemampuan matematis tinggi melakukan kesalahan pada tahap encoding error 50%, comprehension error 40,48%. Siswa dengan kemampuan matematis sedang melakukan kesalahan pada tahap comprehension error 59,09%, encoding error 83,33%. Siswa kemampuan matematis rendah melakukan kesalahan pada tahap reading error 54,17%, comprehension error 76,04%, transformation error 47,91%, process skill error 58,33%, encoding error 88,54% . Penyebab siswa melakukan kesalahan pada reading error ialah kesalahan dalam menangkap informasi yang terdapat pada soal; comprehension error disebabkan siswa lupa menuliskan diketahui dan ditanyakan, tidak terbiasa menuliskan diketahui dan ditanyakan, salah dalam menjabarkan informasi yang terdapat pada soal; transformation error disebabkan siswa ingin cepat menyelesaikan soal yang diberikan; process skill error disebabkan siswa salah memahami informasi dalam tahap reading error; encoding error disebabkan siswa terburu-buru dalam mengerjakan soal sehingga tidak menuliskan kesimpulan, siswa melakukan kesalahan dalam proses perhitungan sehingga jawaban akhir salah, tidak menuliskan kesimpulan dari pertanyaan di soal dikarenakan siswa terburu-buru dalam mengerjakan soal dan tidak terbiasa menuliskan kesimpulan dalam mengerjakan soal. Diharapkan dapat memberikan informasi bagi guru tentang kesalahan yang dialami siswa dalam menyelesaikan  masalah matematika dalam bentuk soal cerita.
Analisis Proses Berpikir Dalam Memecahkan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Introvert Dan Extrovert Hastuti, Lia puji; Sarjana, Ketut; Tyaningsih, Ratna Yulis; Soepriyanto, Harry
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i4.9500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrifsikan proses berpikir dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari tipe kepribadian introvert dan extrovert siswa kelas IX MTsN 1 Mataram tahun ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX MTsN 1 Mataram tahun ajaran 2024/2025 dan sample penelitian ini kelas IX-4  berukuran 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner, tes, dan wawancara dengan instrument yang telah valid. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis  kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan proses berpikir dalam memecahka masalah siswa dengan tipe kepribadian introvert sebesar 52,11% dengan kategori rendah; sedangkan kemampuan proses berpikir dalam memecahkan masalah siswa dengan tipe kepribadian extrovert sebesar 56.09% dengan kategori cukup. hal ini menunjukkan bahwa kemampuan proses berpikir dalam memecahkan masalah siswa dengan tipe kepribadian extrovert lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki tipe kepribadian introvert.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Kecemasan Matematis Siswa Fadila, Laila; Arjudin; Tyaningsih, Ratna Yulis; Kurniati, Nani
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i4.9521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari kecemasan matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini melibatkan 35 siswa kelas XI AKL 2 SMK Negeri 2 Mataram tahun ajaran 2024/2025. Kemudian dipilih 6 siswa sebagai subjek penelitian dengan ketentuan yaitu 2 siswa dengan kecemasan matematis rendah, 2 siswa dengan kecemasan matematis sedang, dan 2 siswa dengan kecemasan matematis tinggi. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner kecemasan matematis, tes kemampuan pemecahan masalah matematika, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kecemasan matematis rendah mampu melalui semua tahapan pemecahan masalah yaitu mampu memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Siswa dengan kecemasan matematis sedang hanya mampu melalui tiga tahapan pemecahan masalah yaitu memahami masalah, menyusun rencana, dan melaksanakan rencana. Sedangkan tahap memeriksa kembali siswa belum mampu melaluinya. Siswa dengan kecemasan matematis tinggi tidak dapat melalui semua tahapan pemecahan masalah yaitu belum mampu dalam memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, sampai memeriksa kembali.
Pengaruh Penggunaan Media Powtoon Pada Pembelajaran Materi Teorema Pythagoras Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Fazira, Nadia Kinanti; Prayitno, Sudi; Tyaningsih, Ratna Yulis; Sripatmi
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10336

Abstract

Media pembelajaran memiliki peranan yang penting dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan menarik yang berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa dan mendorong motivasi belajar siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Powtoon pada pembelajaran materi teorema pythagoras terhadap motivasi dan hasil belajar. Jenis metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen dengan bentuk quasi experiment (eksperimen semu) dengan posttest only control desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kediri yang berjumlah 195 siswa. Adapun sampel yang digunakan sebanyak 56 siswa yaitu dari kelas VIII F sebagai  kelas  eksperimen dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah melakukan uji validitas instrumen, uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas, uji independent sample test dan uji effect size.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol; 2) Hasil uji effect size berada pada kategori tinggi; 3) Hasil angket menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan media Powtoon berada pada kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media Powtoon pada pembelajaran materi teorema pythagoras terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.
Hubungan Motivasi Belajar dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Pradita, Ade Lina Eka; Baidowi; Tyaningsih, Ratna Yulis; Sarjana, Ketut
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari gaya belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Korelasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Mataram sebanyak 10 kelas mulai dari kelas VIII A sampai kelas VIII J. Sampel penelitian ini yaitu 40 siswa kelas VIII J SMPN 2 Mataram.Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket motivasi belajar, angket gaya belajar dan soal kemampuan pemecahan masalah. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat hubungan antara motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah siswa ditinjau dari gaya belajar siswa SMPN 2 Mataram berdasarkan proporsi motivasi belajar nilai korelasinya adalah 0,069 artinya sangat lemah, motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari gaya belajar visual memiliki nilai korelasi 0,0827 artinya sangat lemah. Motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari gaya belajar auditorial memiliki nilai korelasi 0,473 artinya cukup. Motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari gaya belajar kinestetik nilainya -0,1046 artinya sangat lemah. motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan proporsi kemampuan pemecahan masalah nilainya adalah 0,0162 artinya sangat lemah, kemudian motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari gaya belajar visual nilainya 0,0852 artinya sangat lemah. Motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari gaya belajar auditorial nilainya 0,1985 artinya sangat lemah. Motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari gaya belajar kinestetik nilainya -0,0742 artinya sangat lemah.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Matematika Realistik Islami, RismalaDian; Kurniati , Nani; Tyaningsih, Ratna Yulis; Azmi, Syahrul
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.7263

Abstract

Keberhasilan seorang siswa sangat bergantung pada kesiapan guru dalam merancang suatu desain pembelajaran. Ketersediaan media pembelajaran dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Berdasarkan observasi di lapangan, lebih tepatnya di SMPN 22 Mataram menunjukan bahwa belum tersedianya media pembelajaran interaktif yang dikembangkan. Sumber belajar yang biasanya digunakan adalah lembar kerja siswa (LKS) yang masih belum menggabungkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis matematika realistik yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research & development) dengan model pengembangan 4D dengan tahapan pendefinisian (define), Perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (dissemination). Akan tetapi, pada tahap penyebaran (dissemination) tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi dan angket kepraktisan. Teknik analisis data yang digunakan bersifat kuantitatif, yaitu analisis berdasarkan data yang diperoleh. Teknik analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan: reduksi data, penyajian data, penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menghasilkan produk media pembelajaran interaktif berbasis matematika realistik yang termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0.86 dan termasuk dalam kategori sangat praktis dengan skor 98%. Setelah menggunakan media dalam proses pembelajaran dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis matematika realistik dinyatakan sangat valid dan sangat praktis. Media pembelajaran interaktif ini diharapkan menjadi salah satu alternatif alat bantu guru dalam pembelajaran sehingga siswa dapat membangun pemahaman siswa dalam memahami konsep matematika realistik.