p-Index From 2021 - 2026
5.896
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Vokasi JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Journal of Education and Learning (EduLearn) Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Journal of Educational Science and Technology Jurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUN VANOS Journal of Mechanical Engineering Education INVOTEC Jurnal Taman Vokasi VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Indonesia Journal of Halal Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA Journal of Education Technology Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan PROSIDING SEMINAR NASIONAL LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) MANDALA Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan STEAM Engineering : Journal of Science, Technology, Education And Mechanical Engineering RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Railway Transportation and Technology Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Janata RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Perceptions of Industry and Education Practitioners Regarding the Implementation of Digital Learning in Automotive Engineering Firdaus, Muhammad Dzaky; Sutarto; Mutohhari, Farid; Suyitno; Nurtanto, Muhammad
Journal of Education Technology Vol. 8 No. 1 (2024): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v8i1.55861

Abstract

Digital learning (DL) in vocational education has become a crucial issue that continues to be developed for innovation, including in the automotive engineering department. However, the problem is related to the relevance of the competencies to be achieved in accordance with industry qualifications. In addition, the stages of DL have not been fully understood by various educational practitioners. This study aims to analyze the perceptions of industry and education practitioners regarding the implementation of DL in automotive engineering (DL-AE). Sixteen key informants were involved in data collection through semi-structured interview techniques. Qualitative data were analyzed thematically with the help of the NVivo 12 Plus Software. The findings in this study are classified into three main aspects, namely activities prior to DL-AE implementation (Pre-DL-AE implementation), activities during DL-AE implementation, and evaluation of the DL-AE program. However, the lack of accessibility tools and the lack of intensive monitoring during the DL-AE was an obstacle that had to be solved. During the implementation of DL-AE, roles and responsibilities are needed which include aspects of facilitating, guiding and teaching material according to the portion. Evaluations regarding adjustments or changes to methods and ensuring equitable accessibility are also special considerations in increasing the effectiveness and efficiency of DL-AE in the future. These results have important implications in the development of digital learning that takes into account the aspects found in this research.
Implementation of the Education and Training Program seen from the CIPPO Perspective Widayanto, Luthfi Dhimas; Soeharto, Soeharto; Sudira, Putu; Daryono, Rihab Wit; Nurtanto, Muhammad
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 5 No 4 (2021): November
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.159 KB) | DOI: 10.23887/jere.v5i4.36826

Abstract

The government's role as a facilitator offers Competency-Based Training (CBT) programs to overcome these problems. This program is held to answer the needs of the community to develop themselves to master certain competencies to be absorbed in the industry. This study aims to evaluate the achievement of the implementation of training programs at UPT BLK Surabaya and to provide recommendations for the next training program. This research is evaluation research using the CIPPO (context, input, process, product, and outcome) model. The research instrument is a questionnaire validated through expert judgment, and given to two groups of respondents: the training participants and instructors. The research respondents were 199 consisting of 180 training participants, 19 instructors. The research findings are as follows. (1) The context aspect, which is the suitability of the program with the objectives of the institution, the needs of the community and industry, was stated good by the participants and very good by instructors and supported by the completeness of legal basic documents and the characteristics of the training program. (2) The input aspect, which is infrastructure, selection process, instructors competence, curriculum, and funds were stated well by the participants and very good by instructors. (3) The process aspects, which are planning, implementation, and supervision, are in accordance with the SOP applied by the government. The implementation of the training program was stated well by the participants and very good the instructors. (4) The product aspect, which is the competence of the participants, was stated very well by participants and instructors. (5) In the aspect of outcome, the percentage of the absorption rate of graduates in the business sector and industrial sector is 37%. The recommendation to the aspect of infrastructure is to increase the number and cleanliness of bathrooms.
PEMBERDAYAAN PEMUDA KARANG TARUNA DI LINGKUNGAN RW 19 KELURAHAN UNYUR SERANG SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI KREATIF MELALUI KERAJINAN DARI LIMBAH BAN BEKAS (UPCYCLING) Damanhuri, Damanhuri; Nurtanto, Muhammad; Nurhaji, Soffan; Ramdani, Sulaeman Deni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.613 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10590

Abstract

Limbah ban bekas merupakan permasalahan yang serius dan berdampak pada pencemaran lingkungan bila dibiarkan begitu saja terlebih dilakukan pembakaran. Karakteristik ban bekas yang tidak mudah terurai, diperlukan kreatifitas yang mampu merubah nilai jual dalam bentuk peningkatan ekonomi kreatif bagi masyarakat. Sehingga diperlukan alternative berupa upcycling yaitu cara mengatasi limbah secara cepat dan mudah menjadi produk. Melalui kegiatan PPM limbah ban bekas dapat diberdayagunakan oleh sekelompok pemuda karang taruna dalam peningkatan ekonomi, pelengkapan property rumah tangga dan kebersamaan bermasyarakat. Tujuan dari kegiatan ini diantarannya (1) menciptakan aktivitas warga yang mampu meningkatkan perkonomian; (2) memanfaatkan limbah ban bekas menjadi industry kerajinan rumah tangga dalam upanya membangun ekonomi kreatif pada masyarakat, dan; (3) meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kelompok mitra peduli pada lingkungan. Metode pelaksanaan yang dilaksanakan meliputi: (1) ceramah, tanya jawab, dan diskusi melalui kegiatan sosialisasi dan pengarahan; (2) simulasi dan praktik melalui kegiatan pelatihan, dan pendampingan; serta (3) observasi melalui kegiatan monitoring kemajuan. Hasil pengabdian tahap sosialisasi dan pengarahan dengan rerata 4,4 pada kategori sangat baik dalam memberikan wawasan dan pemahaman, jumlah peserta yang bertanya sebanyak 8 (24) orang antausias bertanya dan hasil diskusi diperoleh tahapan pembuatan dan rancangan desain, sedangkan kegiatan pelatihan dan pendampingan diikuti dan dilakukan seluruh pemuda dengan baik, sampai tahap produksi. Setelah dilakukan analisis produk berdasarkan aspek produksi masih menggunakan tenaga manual dengan jumlah 10/minggu dan aspek kualitas dalam kategori rendah. Hal ini diperlukan penguatan pada bidang pengemasan dan pemasaran. Secara keseluruhan pemanfaatan limbah ban bekas memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya pemuda.Kata kunci: limbah ban bekas, upcycling, pemberdayaan pemuda, ekonomi kreatif
TUNE-UP MOTORCYCLE: SMALL ENGINE REPAIR SERVICE DI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN-UNTIRTA Nurtanto, Muhammad
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.252 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i1.13962

Abstract

Pendidikan Teknik Mesin-Untirta melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai perwujudan kompetensi yang diperoleh pada mata kuliah Teknik Sepeda Motor dan Motor Kecil. Kompetensi ini membekali peserta didik agar mampu melaksanakan servis pada small engine atau kendaraan roda dua. Sebagai bentuk integrasi pengabdian, sejumlah mahasiswa dalam pengawasan dosen menyelenggarakan kegiatan tune-up motorcycle 4th. Sebanyak 45 kendaraan dalam waktu 2 hari berhasil diselesaikan. Tujuan pengabdian yaitu memberikan layanan jasa kepada masyarakat dan meningkatkan ketrampilan bagi mahasiswa. Metode pelaksanaan terdiri dari analisis situasi, jasa pelayanan (sikap, sistem, prosedur dan metode kerja, pengorganisasian tugas dan layanan), dan evaluasi kegiatan dan hasil. Hasil layanan tune-up motorcycle yaitu: (1) pelaksanaan pengabdian sesuai prosedur dengan kategori meningkat, (2) kesadaran masyarakat meningkat terutama pada tindakan awal berupa pemeriksaan tekanan ban, nyala lampu, dan fungsi rem, (3) pemahaman edukasi sebelum tindakan 22% melakukan perawatan dengan adanya edukasi 56% memahami; dan (4) pada pekerjaan tune-up total, sistem kemudi, rem dan penggantian oli memerlukan pengauatan khusus pada pengabdian selanjutnya. Pengabdian terintegrasi pendidikan merupakan bentuk perpaduan tridharma yang dapat diterapkan pada kegiatan lainnya.
MOTOR DIESEL BERBAHAN BAKAR CAMPURAN MINYAK SOLAR DENGAN MINYAK KEMIRI DAN MINYAK WIJEN Nurtanto, Muhammad
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v7i2.26499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan bakar (minyak solar, minyak kemiri dan minyak wijen), karakteristik campuran bahan bakar, dan mengetahui besarnya konsumsi bahan bakar dengan variasi putaran mesin. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan analyzer stargas 898. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menggambarkan secara grafis dan fenomena terukur. Hasil pengujian diketahui bahwa: (1) karakteristik minyak kemiri, minyak wijen memenuhi karakteristik bahan bakar; (2) campuran bahan bakar minyak solar 80% dengan minyak kemiri 10% dan minyak wijen 10% menghasilkan karakteristik yang lebih baik; dan (3) konsumsi bahan bakar terhadap putaran mesin 1600 rpm, 2000 rpm, dan 2300 rpm yang lebih stabil pada campuran bahan bakar minyak solar 80% dengan minyak kemiri 10% dan minyak wijen 10%  masing-masing SFC yang diperoleh sebagai berikut 0.279882, 0.288938, dan 0.281213. Kata Kuci: Minyak solar, minyak kemiri, minyak wijen, karakteristik bahan bakar, dan konsumsi bahan bakar. This study aims to determine the characteristics of fuel (diesel oil, walnut oil and sesame oil), the characteristics of the fuel mixture and knowing the amount of fuel consumption with a variation of the engine rotation. Measurements were made using 898 analyzer stargas. Data were analyzed descriptively by describing in graphic and measurable phenomenon. The test results found that: (1) the characteristics of hazelnut oil, sesame oil meets the characteristics of the fuel; (2) a mixture of diesel fuel to 80% with 10% of hazelnut oil and sesame oil 10% yield better characteristics; and (3) the fuel consumption of the engine rev 1600 rpm, 2000 rpm and 2300 rpm is more stable on a mixture of diesel fuel to 80% with hazelnut oil 10% and sesame oil 10% each SFC obtained as follows 0.279882, 0.288938 and 0.281213. Keywords: Diesel oil, fuel characteristics, fuel consumption, hazelnut oil, and sesame oil.
Penerapan Teknologi Mesin Pemipih Modern untuk Meningkatkan Produktivitas Kerajinan Enceng Gondok Kholifah, Nur; Nurtanto, Muhammad; As’ad, Ihwana; Indriyani, Indriyani; Santoso, Ari Beni; Santoso, Aprih; Malik, Yulianti; Radjawane, Louise Elizabeth; Zulhendri , Zulhendri; Nurasiah, Nurasiah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.394

Abstract

Proses manual pada pemipihan serat alam enceng gondok menjadi dekorasi rumah tangga menyulitkan pekerja dan menurunkan produktivitas. Alternatif urgent yang segera dilakukan adalah pengembangan dan penerapan teknologi mesin pemipih modern untuk mempercepat pekerjaan dan meningkatkan volume produksi yang berkualitas.  Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) ini adalah merancang mesin pemipih modern untuk serat enceng gondok dan memberikan pelatihan serta pendampingan kepada pekerja di Maeswara Keranjang Basket (MKB). Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahap penetapan tujuan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi diskusi, observasi, praktik langsung, dan focus group discussions (FGD). Aspek keberhasilan utama dalam merancang teknologi modern melibatkan tinjauan pustaka, studi pendahuluan, desain dan validasi, uji fungsional dan kinerja, pelatihan dan pendampingan, serta pemantauan penggunaan teknologi modern. Penerimaan mesin pemipih serat modern melalui pelatihan mencapai lebih dari 0,70 GSN, dengan kesiapan operasional yang dinilai antara 3,75 hingga 3,90 (pada skala 4,0). Pekerja mengonfirmasi bahwa teknologi modern tersebut secara signifikan meningkatkan kecepatan, presisi, dan kualitas pemrosesan serat, mempercepat proses produksi produk secara keseluruhan. Inovasi teknologi ini menjadi alternatif yang layak bagi industri kecil dan menengah (IKM) yang fokus pada produksi serat alami, khususnya enceng gondok.
PENINGKATAN KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK DOSEN VOKASI MELALUI SERTIFIKASI CERTIFIED SOLIDWORKS ASSOCIATE (CSWA) Nurtanto, Muhammad; Jandri Fan HT Saragi; Alang Sunding; Iman Mujiarto
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i1.13787

Abstract

The development of technical drawing competencies for vocational lecturers is an urgent need in meeting the increasingly complex demands of the industry, particularly in the use of design software such as SolidWorks. This development program is supported by the Ministry of Education and Culture through the Vocational Lecturer Competency Development Program (NDPKD), which offers training and certification for the Certified SolidWorks Associate (CSWA). The training was held at the Surabaya State Shipbuilding Polytechnic and involved 20 lecturers from various polytechnics across Indonesia. The program spanned four days and concluded with an international certification exam on the fifth day. The implementation method included simulations, hands-on practice in part and assembly creation, and the CSWA competency test. Training results demonstrated that all participants successfully obtained certification, achieving scores ranging from 175 to 240, highlighting the program’s effectiveness in enhancing lecturers’ competencies. This success not only provides professional recognition for the lecturers but also boosts confidence in applying these skills within classroom instruction. The CSWA training serves as a significant solution for lecturers to integrate technical design skills aligned with industry standards and drive improvements in the university's Key Performance Indicators (KPIs).
Development of DIGaKiT: identifying students’ alternative conceptions by Rasch analysis model Samsudin, Achmad; Azizah, Nurul; Fratiwi, Nuzulira Janeusse; Suhandi, Andi; Irwandani, Irwandani; Nurtanto, Muhammad; Yusup, Muhamad; Supriyatman, Supriyatman; Masrifah, Masrifah; Aminudin, Adam Hadiana; Costu, Bayram
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 1: February 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i1.20970

Abstract

Alternative conceptions become obstacles in physics. However, it is difficult to find instruments that can identify students' alternative conceptions, especially in gases kinetic theory (DIGaKiT). The purpose of this research was to development of diagnostic instrument of DIGaKiT in identifying students’ alternative conceptions by Rasch analysis model. The research method used the defining, designing, developing, and disseminating (4D). The samples are 31 students (12 male students and 19 female students, their ages were typically 16 years old) at one of the senior high schools at Belitung. Rasch analysis was used to identify the validity, reliability, and distribution of students' alternative conceptions. The result is that the level of validity and reliability of the instrument is in a good category. Meanwhile, alternative conceptions of the kinetic theory of gases can be identified in all questions, and the questions with the highest alternative conceptions are questions with code Q11 (77%) and the lowest are questions with codes Q1, Q5, and Q6 (4%). Therefore, teachers must design learning processes that can reduce students’ alternative conceptions of the kinetic theory of gases material.
Evidence of positive influence: soft skills competence and organizational culture on innovative work behavior Kholifah, Nur; Nurtanto, Muhammad; Kassymova, Gulzhaina K.; Subakti, Hani; Hamid, Mustofa Abi
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 4: November 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i4.21018

Abstract

This study investigates the innovative work behavior (IWB) of marine lecturers, considering work motivation (WM), organizational culture (OC), and soft skill competence (SSC). Data from 145 respondents representing ten higher education polytechnics in Indonesia were analyzed using partial least squares-structural equation modeling (PLS-SEM). Respondents answered 54 Likert-scale questions, revealing that SSC significantly shapes IWB (estimated value: 0.504), primarily through problem-solving ability. However, WM showed no significant impact on IWB, possibly due to non-influential dimensions like science, technology, environment, and society. Incorporating technological developments as moderating variables could enhance this relationship. Notably, SSC and OC exhibit crucial relationships with IWB, highlighting their importance over WM. These findings shed light on the complex dynamics influencing IWB among marine lecturers, emphasizing the significance of SSC and OC in fostering innovation in the maritime education sector.
Development and Implementation of Smart Eco-STEAM Technology to Reduce Defects and Improve Efficiency in Ecoprint MSMEs Kholifah, Nur; Puspito, Jarwo; Sunarta, Sunarta; Nurtanto, Muhammad; Nancy Elizabeth, Goda
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/spekta.v6i2.14481

Abstract

Background: Ecoprint micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) face persistent challenges, including production inefficiencies, high defect rates, and limited market adaptability due to reliance on manual processes. This study aims to develop and implement a holistic framework that enhances sustainability and competitiveness through technological innovation, skill enhancement, and stakeholder collaboration. Contribution: The study contributes to a replicable innovation model that empowers artisans, strengthens ecological sustainability, and improves operational efficiency. Method: Using a Participatory Action Research (PAR) approach, 12 purposively selected ecoprint artisans from Tembindigo MSME in Yogyakarta participated in the co-design and testing of Smart Eco-STEAM technology. Data was collected through observation, interviews, questionnaires, and production records, and analyzed using descriptive and comparative statistics. Results: The implementation of Smart Eco-STEAM reduced defective products from 35% to 12%, achieved energy savings of 37%, and shortened steaming time by 45 minutes per cycle, enabling a twofold increase in daily output. Artisans reported greater ease of use, improved motif quality, and increased confidence in handling larger orders. Conclusion: The findings confirm that Smart Eco-STEAM effectively addresses key production barriers while aligning ecological sustainability with operational efficiency.
Co-Authors A. Suhandi Achmad Samsudin Akhinov, Ihsan Auditia Alang Sunding Alcha Duta Septione Alias Masek Amat Jaedun Aminudin, Adam Hadiana Anis Uswatun Khasanah Anitasari, Mike Elly Anjani Alicia Azcha Aprih Santoso Ari Beni Santoso Arifina Febriasari Aris Eko Wibowo Ariyanto, Sudirman Rizki Ary Purmadi Astuti, Melinda As’ad, Ihwana Bernadus Sentot Wijanarka Cintiara Kinanti, Tabita Constantinus Rudy Prihantoro Costu, Bayram Cucu Cahyana Damanhuri Daryono, Rihab Wit Dedi Setiawan Desmira Desmira Dian Nur Anwar Dimas Adi Perwira Dimas Aditama Dwi Chandra Adhitya Dwi Rahmalina, Dwi Endi Permata Fargianti, Yusti Fawaid, M Febnesia, Helleni Feddy Setio Pribadi Firdaus, Muhammad Dzaky Fratiwi, Nuzulira Janeusse Giok Ade Surti Hamid Abdillah Hamid, MA Hani Subakti Haris Abizar Herminarto Sofyan I Geda Eka Lesmana Ignatius Geovani Rosantono Ikhsanudin Ikhsanudin Imas Eva Wijayanti Indah Langitasari Indriyani Indriyani Irhamni Irhamni Irhamni Irhamni Irwandani Irwandani Ismail, Ismail Ita Novita Sari Jamil Abd Baser Jarwo Puspito, Jarwo Kassymova, Gulzhaina K. khoirul Munir Lu'luin Najwa M. Samsul Hadi M. Sukarno Malik, Yulianti Masrifah, Masrifah Masrifah, Nani Melinda Astuti Mochamad Bruri Triyono Moh Fawaid Muhamad Yusup Mulyono, Raden Sugeng Muqarramah Sulaiman Kurdi Mustofa Abi Hamid Mutohhari, Farid Nancy Elizabeth, Goda Niken Ayu Larasati Norazhar Abu Bakar Nur Kholifah NUR KHOLIFAH Nurasiah Nurasiah Nurdianah, Evi Nurhayati Nurhayati NURUL AZIZAH Nuur Wachid Abdul Majid Pardjono, P. Purwanti, Bernadeta Siti Rahayu Putra Haryanto, Priangga Pratama Putu Sudira Putu Sudira Rabiman, Rabiman Rachmad Syarifudin Hidayatullah Radjawane, Louise Elizabeth Rahmatunisa, Nadya Rakha Rakha Resi Sepsilia Elvera Reyvaldy Raffli Bachtiar Reza Arahman Rina Febriana Rodani Rodani Rohmat Martanto romi wiryadinata Rosantono, Ignatius Geovani Rovida C. Hartantrie Samsudin Samsudin Saragi, Jandri Fan HT satya, Danang Setiyani, Solis - Shilmi Arifah Siddiq, Mochammad Baharudin Sidiq Supriyanto Siti Khadijah Anis Soedibyo Soedibyo Soeharto Soeharto Soeryanto Soeryanto Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji, Soffan Sudji Munadi Sulaeman Deni Ramdani Sunardi sunardi Sunardi Sunardi Sunarta Sunarta Supriyatman, Supriyatman Sutarto Sutarto Sutiman Sutiman Sutiman Sutiman, Sutiman Suyitno Suyitno Suyitno Tamil Selvan Subramaniam Tamil Selvan Subramaniam Tanty Yuanita Tanty Yuanita Triyanto Wahyu Susihono WARJU Widayanto, Luthfi Dhimas Yadin Yadin Yayan Adrianova Eka Tuah Yusri Bin Kamin Yusti Fargianti Zainal Arifin Zainal Arifin Zulhendri , Zulhendri