p-Index From 2021 - 2026
14.942
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini PEDAGOGI PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Early Childhood Research Journal (ECRJ) JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Golden Age Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kewarganegaraan PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini (Journal of Primary and Early Childhood Education Studies JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Indonesian Journal of Education and Development Research Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Jurnal Pendidikan Anak Journal of Childhood Education, Development and Parenting Jurnal Pelita PAUD Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO
Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTER ANAK USIA DINI PADA SATU KELUARGA KARIR DI KOMPLEK PERUMAHAN Fauziah, Syifa; Elan, Elan; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39702

Abstract

Along with the advancement of the times, without us realizing it, character education also undergoes a process that is naturally passed by every individual. The earliest character development begins in early childhood. Of course, this character education can be influenced by many things, and the closest thing to a child's life is the family, especially parents. The influence of the family is very large character child. In golden age, children often imitate what is around them. Therefore, as parents, as much as possible, set a good example for children, because the family is the first place for education for children. Apart from the influence of genes passed down by parents, the influence of behavior shown also has an impact on child development. For working parents, of course, they are not free to supervise their children during this golden age. Various ways are done so that children are still under the supervision of their parents this study was to determine how the character of early childhood in a career family in a housing complex. This research uses a case study qualitative approach. Collecting data in this study using observation, interviews and documentation. Based on the results of the research, it is known that even though his parents work, Randi's character develops well. Although there are some characters that have not developed, but it is based on the understanding of children in general who do not understand many things. Parents provide the best stimulus even though they do not supervise directly when he is working. He entrusts a nanny to supervise his child so that his behavior is well controlled. Children grow up with enough love from their parents.Seiring majunya perkembangan zaman, tanpa kita sadari pendidikan karakter juga mengalami proses yang secara alami dilewati oleh setiap individu. Perkembangan karakter yang paling awal dimulai pada masa anak usia dini. Tentunya Pendidikan karakter ini dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, dan yang paling beriringan dengan aktivitas anak yaitu keluarga terutama orang tua. Meskipun bukan satu-satunya, namun orang tua memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan sikap anak. Pengaruh dari keluarga sangat besar bagi karakter anak. Pada masa keemasan ini anak lebih sering meniru apa yang ada di sekitarnya. Oleh sebab itu, sebagai orang tua sebisa mungkin memberikan contoh yang baik pada anak, karena keluarga adalah tempat Pendidikan pertama bagi anak. Terlepas dari pengaruh gen yang diturunkan oleh orang tua, pengaruh perilaku yang ditunjukan juga berdampak pada perkembangan anak. Bagi orang tua yang bekerja tentunya tidak leluasa mengawasi anak pada masa keemasan ini. Berbagai cara dilakukan agar anak masih dalam pantauan orang tua meskipun orang tua sedang bekerja. Tujuan penulisan artikel ini yaitu guna memberi pemahaman kepada pembaca bagaimana karakter anak usia dini pada satu keluarga karir di komplek perumahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa meskipun orang tua bekerja, namun karakter subjek berkembang dengan cukup baik. Walaupun terdapat beberapa karakter yang kurang berkembang, namun hal itu di dasarkan pada pemahaman anak pada umumnya yang belum memahami banyak hal. Orang tua memberikan stimulus yang terbaik meskipun tidak mengawasi secara langsung ketika ia bekerja. Ia mempercayakan seorang pengasuh untuk mengawasi anaknya agar prilakunya tetap terkontrol dengan baik. Anak tumbuh dengan pemberian kasih sayang yang cukup dari orang tuanya.
DASAR KEBUTUHAN PENGEMBANGAN ASESMEN ALTERNATIF MODEL PEMBELAJARAN STEM UNTUK KELOMPOK B SUB TEMA BENDA-BENDA ALAM Widyastuti, Windi; Mulyana, Edi Hendri; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39688

Abstract

The current demand for education in Indonesia is to develop 21st century skills which are often called 4C skills which consist of Critical Thinking, Creativity, Communication, and Collaboration. One of the lessons that are suitable for developing 4C skills is STEM-based learning. STEM-based learning is learning that combines four disciplines, namely Science, Technology, Engineering, and Mathematics. By using STEM-based learning, children will be brought closer to real situations in everyday life. In addition to learning models, assessment is one component of education. Assessment is a process of analyzing information about the achievements of students both in the process and learning outcomes. However, in reality, some educators do not fully understand how to conduct an assessment. Therefore, in this article, the author provides information about the basic needs for assessment of alternative STEM learning models for group students on the sub-theme of natural objects. The method used by the researcher is the development of the Educational Design Research design. The author realizes that the assessment carried out by the teacher is still subjective and has not been carried out optimally, nor is there an alternative assessment rubric for the STEM learning model. Teachers also do not understand the STEM learning model and have not been able to develop their own assessment rubric.Tuntutan pendidikan di Indonesia saat ini yaitu mengembangkan keterampilan abad 21 yang sering disebut juga keterampilan 4C yang terdiri atas Critical Thinking, Creativity, Communication, and Collaboration. Salah satu pembelajaran yang cocok digunakan untuk mengembangan keterampilan 4C ialah pembelajaran berbasis STEM. Model pembelajaran STEM merupakan pembelajaran yang menggabungkan empat disipIin iImu yaitu Science, Technology, Engineering, dan Mathematic. Dengan menggunakan pembelajaran berbasis STEM anak akan didekatkan dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Selain model pembelajaran, asesmen merupakan salah satu komponen pendidikan. Asesmen merupakan seraingkan proses mengolas informasi mengenai capaian peserta didik baik dalam proses maupun hasil belajar. Namun pada kenyataannya sebagian pendidik belum sepenuhnya mengerti bagaimana seharusnya melakukan penilaian. Maka dari itu dalam artikel ini penulis memberikan informasi mengenai dasar kebutuh asesmen alternatif model pembelajaran STEM untuk peserta didik kelompok pada sub tema benda-benda alam. Metode yang digunakan peniliti yaitu pengembangan dengan desain Educational Design Research. Penulis menyadari bahwa penilaian yang dilakukan oleh guru masih bersifat subjektif dan belum terlaksana secara optimal, juga belum tersedianya rubrik asesmen alternatif pada model pembelajaran STEM. Guru juga belum memahami model pembelajaran STEM dan belum dapat mengembangkan rubrik asesmen sendiri.
PENGEMBANGAN MEDIA KOTAK SIANG MALAM (KOSIMA) UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Martina, Alis; Mulyana, Edi Hendri; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40745

Abstract

This research is motivated by the problem of low cognitive abilities and limited learning media in the field, especially for delivering material day and night. The purpose of this research is to develop learning media to deliver material day and night according to the needs in the field. Based on the findings of the problem in the field, the researchers compiled and designed the Day and Night Box media to facilitate the cognitive abilities of children aged 5-6 years. The research method used is the development of the Educational Design Research (EDR) design by McKenney and Reeves. The EDR research procedure has 3 main stages, namely, the Analysis and Exploration stage; stage of Design and Construction (Design and Construction); and the Evaluation and Reflection stage. Based on the results of the analysis of product trial data, the Box Day and Night media to facilitate the cognitive abilities of children aged 5-6 years has been successfully developed and is suitable for use in learning in Early Childhood Education (PAUD).Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan mengenai rendahnya kemampuan kognitif dan terbatasnya media pembelajaran dilapangan khususnya untuk menyampaikan materi siang malam. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran untuk menyampaikan materi siang malam yang sesuai dengan kebutuhan dilapangan. Berdasarkan temuan masalah dilapangan peneliti menyusun dan merancang media Kotak Siang Malam untuk memfasilitasi kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengembangan dengan desain Educational Desain Research (EDR) karya McKenney dan Reeves. Prosedur penelitian EDR terdapat 3 tahap utama yaitu, tahap Analisis dan Eksplorasi (Analysis and Exploration); tahap Desain dan Konstruksi (Design and Construction); dan tahap Evaluasi dan Refleksi (Evaluation and Reflection). Berdasarkan hasil analisis dari data uji coba produk, media Kotak Siang Malam untuk memfasilitasi kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun ini telah berhasil dikembangkan dan layak digunakan dalam pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
PENGEMBANGAN RENCANA PEMBELAJARAN MODEL PEMBELAJARAN STEM UNTUK KELOMPOK B SUB TEMA BENDA-BENDA ALAM Fauziaturromah, Yuniar; Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40691

Abstract

The teacher need The Lesson plan for the smooth process of activities in the classroom. The lesson plan must be prepared according to the characteristics of the child. STEM learning is a new breakthrough in learning to face the 21st century and helps develop 4C skills (Communication, Collaborative, Critical Thinking and Creativity). Study is based on the problems that exist in the field related to the STEM learning model learning plan which is still lacking in its application. The STEM learning model learning plan aims to be a reference in the process of implementing learning in the STEM model.Rencana pembelajaran sangat diperlukan oleh guru untuk kelancaran proses kegiatan di kelas. Rencana pembelajaran harus disusun sesuai dengan karakteristik anak. Pembelajaran STEM merupakan terobosan baru dalam pembelajaran untuk menghadapi abad 21 dan membantu mengembangkan keterampilan 4C (Communication, Collaborative,Critical Thingking and Creativity). Latar belakang dalam penelitian ini berdasarkan permasalahan yang ada di lapangan berkaitan dengan rencana pembelajaran model pembelajaran STEM yang masih kurang dalam penerapannya. Rencana pembelajaran model pembelajaran STEM bertujuan untuk menjadi acuan dalam proses pelaksanaan pembelajaran dalam model STEM.
PENGEMBANGAN RANCANGAN MEDIA PERMAINAN SAINS LAMPU LAVA BERBASIS SEL (SOCIAL AND EMOTIONAL LEARNING) UNTUK ANAK USIA 5-6 TAHUN Lestari, Sindi Lia; Mulyana, Edi Hendri; Nur, Lutfi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.867 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30443

Abstract

The problem in this research is limited of game media, specifically media games science for social emotionaldevelopment. The research aims to develop of lava lamp science play media based on SEL for children aged 5-6years. The research method is Educational Design Research model of McKenney Reeves. The research wascarried out up to the design and construction stage. This is based on the existence of the pandemic corona virusdisease-19 (Covid-19). Data collection techniques used observation, interviews, and expert judgment. Theresults of this study found that the science game media used in learning were not optimal, teachers tended to usemedia in the form of images and reality media as they were; SEL-based lava lamp science social media designin the form of development of science game tools and materials tailored to the stages of science games that referto SEL potential, there is a guidebook as a companion of the use of developed media; SEL-based lava lampscience game media are considered suitable for use in learning with some suggestions for improvement fromexperts. After the product has been repaired, the design of the media deserves to be tested for effectivenessthrough the testing phase.Permasalahan dalam penelitian ini yakni keterbatasan penggunaan media permainan sains, khususnya mediapermainan sains yang berfokus pada perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan mengembangan media permainan sains lampu lava berbasis SEL (Social and EmotionalLearnng) untuk anak usia 5 s.d. 6 tahun sebagai solusi permasalahan di lapangan. Metode penelitian dalampenelitian ini yaitu EDR (Educational Design Research) model McKenney Reeves, terdiri dari tiga tahapanyakni analisis dan eksplorasi; desain dan konstruksi; evaluasi dan refleksi. Pelaksanaan penelitian ini dilakukansampai pada tahap desain dan konstruksi, karena tidak memungkinkan untuk melakukan uji coba akibatpandemi corona virus disease-19 (Covid-19) dan kebijakan belajar di rumah. Teknik pengumpulan data padatahap penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara semiterstruktur, dan validasi ahli (expertjudgment). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa 1) media permainan sains yang digunakan dalampembelajaran di lapangan belum optimal, guru cenderung menggunakan media berupa gambar dan media realitaseadanya; 2) rancangan media permainan sains lampu lava berbasis SEL (social and emotional learning) berupapengembangan alat dan bahan permainan sains disesuaikan dengan tahapan permainan sains yang mengacu padakompotensi SEL, terdapat buku panduan sebagai pendamping/kelengkapan penggunaan media yangdikembangkan; 3) media permainan sains lampu lava berbasis SEL (social and emotional learning) untuk anakusia dini dinilai layak untuk digunakan dalam pembelajaran dengan beberapa saran perbaikan dari ahli. Setelahproduk selesai diperbaiki, rancangan media layak untuk diuji keefektivitasannya melalui tahap uji coba.
DASAR PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA ANAK MODEL PEMBELAJARAN STEM UNTUK KELOMPOK B SUB TEMA BENDA-BENDA ALAM Widya, Anggi; Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40741

Abstract

This research is a research on developing children's worksheets for STEM learning models for group B sub-theme of natural objects. This research is a solution to problems regarding the demands of 21st century education which requires students to have 21st century skills, namely 4C skills (communication, collaboration, critical thinking, creative). It is expected that students are able to have comprehensive STEM knowledge and skills through the learning process at school. The purpose of this study was to develop children's worksheets for STEM learning models for group B sub-theme of natural objects. In particular, this research has the objectives of 1) describing the basic learning needs using the STEM learning model children's worksheets for group B sub-theme of natural objects; 2) develop and describe the design for developing children's worksheets for the STEM learning model for group B with the sub-theme of natural objects; 3) describe the trial and final product of the development of the STEM learning model children's worksheet for group B with the sub-theme of natural objects. Researchers developed this product based on the Education Design Research (EDR) steps from Mckenny Reaves (2012). These steps include 1) Analysis and Exploration; 2) Design and Construction; 3) Evaluation and Reflection. Researchers conducted research up to stage 1, namely the analysis and exploration stage. This study involved the teacher as the subject of the study. Data collection techniques used by researchers are interviews and documentation. The results of this study are the STEM learning model is still not widely used, so the use of the STEM learning model children's worksheet for group B sub-theme of natural objects has not been used.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan lembar kerja anak model pembelajaran STEM untuk kelompok B sub tema benda-benda alam. Penelitian ini merupakan solusi terhadap permasalahan mengenai tuntutan pendidikan abad 21 yang mengharuskan siswa memiliki keterampilan abad 21 yaitu keterampilan 4C (communication, collaboration, critical thinking, creative). Diharapkan siswa mampu memiliki pengetahuan dan keterampilan STEM secara menyeluruh melalui proses pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan mengembangkan lembar kerja anak model pembelajaran STEM untuk kelompok B sub tema benda-benda alam. khususnya penelitian ini memiliki tujuan yaitu 1) mendeskripsikan dasar kebutuhan pembelajaran menggunakan lembar kerja anak model pembelajaran STEM untuk kelompok B sub tema benda-benda alam; 2) mengembangkan dan mendeskripsikan rencangan pengembangan lembar kerja anak model pembelajaran STEM untuk kelompok B sub tema benda-benda alam; 3) mendeskripsikan uji coba dan produk akhir rancangan pengembangan lembar kerja anak model pembelajaran STEM untuk kelompok B sub tema benda-benda alam. Peneliti mengembangkan produk ini berpedoman pada langkah langkah Education Design Research (EDR) dari Mckenny Reaves (2012). Langkah-langkah tersebut diantaranya 1) Analysis and Exploration; 2) Design and Construction; 3) Evaluation and Reflection. Peneliti melakukan penelitian sampai pada tahap 1 yaitu tahap analysis and Exploration. Penelitian ini melibatkan guru sebabagi subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah model pembelajaran STEM masih belum banyak digunakan, , sehingga penggunaan lembar kerja anak model pembelajaran STEM untuk kelompok B sub tema benda-benda alam belum digunakan.
KEBUTUHAN DASAR PENGEMBANGAN RANCANGAN LEMBAR KERJA ANAK MODEL LEARNING CYCLE DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK ANAK KELOMPOK B Rohimat, Rizqi Syahida; Mulyana, Edi Hendri; Elan, Elan
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30455

Abstract

In the implementation of learning in PAUD, it will be implemented optimally if it starts with structuredplanning. In the learning process it is very important to have a learning device so that it can support theoptimal achievement of children's growth and development. Learning tools consist of learning plans,learning media, child worksheets, and assessments. In this writing takes one part of the learning tool, thechild worksheet (LKA). With the learning tools, another thing to note is the selection of an appropriate andappropriate learning model. So the authors use the learning cycle learning model. This writing aims todevelop a worksheet design of a learning cycle model children with a scientific approach to group Bchildren. The background to this writing is the lack of maximum use of LKA in the field. The LKA that isused only relies on the production of one of the publishers that is considered less than optimal to facilitatechild development. In addition, another thing that underlies this writing is that the learning cycle learningmodel has not been implemented in schools that have previously been observed by the author. This researchis a development research with reference to the opinion of McKenney and Reeves namely the EducationalDesign Research (EDR) method. The product developed is the design of the development worksheet of achild learning cycle model with a scientific approach to group B children. The results of the study indicatethat the basic needs of this study are that in designing the LKA it must be in accordance with the specifiedcomponents and conditions and in selecting the learning model it must be appropriate in accordance withthe circumstances and needs in the field. In line with the 2013 curriculum, using a child-centered scientificapproach, children can actively construct their knowledge through the five stages of the scientific approach.Keywords: Scientific Approach, Early Childhood Education, Lesson PlansABSTRAKDalam pelaksanaan pembelajaran di PAUD akan terlaksana dengan optimal jika diawali dengan perencanaanyang terstruktur. Dalam proses pembelajaran sangat penting adanya suatu perangkat pembelajaran agar dapatmendukung tercapainya pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Perangkat pembelajaranterdiri dari rencana pembelajaran, media pembelajaran, lembar kerja anak, dan penilaian (assesment). Dalampenulisan ini mengambil salah satu bagian dari perangkat pembelajaran, yaitu lembar kerja anak (LKA).Dengan adanya perangkat pembelajaran, hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemilihan modelpembelajaran yang tepat dan sesuai. Maka penulis menggunakan model pembelajaran learning cycle.Penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan rancangan lembar kerja anak model learning cycle denganpendekatan saintifik anak kelompok B. Yang melatarbelakangi penulisan ini yaitu kurang maksimalnyapenggunaan LKA di lapangan. LKA yang digunakan hanya mengandalkan produksi dari salah satu penerbityang dirasa kurang maksimal untuk memfasilitasi perkembangan anak. Selain itu, hal lain yangmelatarbelakangi penulisan ini adalah belum diterapkaannya model pembelajaran learning cycle di sekolahyang sebelumnya telah penulis observasi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan denganmengacu pada pendapat McKenney dan Reeves yaitu metode Educational Design Research (EDR). Adapunproduk yang dikembangkan yaitu rancangan pengembangan lembar kerja anak model learning cycle denganpendekatan saintifik anak kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan dasar dari penelitianini adalah dalam merancang LKA harus sesuai dengan komponen dan syarat yang telah ditentukan dandalam memilih model pembelajaran pun harus tepat yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan di lapangan.Selaras dengan kurikulum 2013, dengan menggunakan pendekatan saintifik yang berpusat pada anak, makaanak dapat aktif mengkonstruk pengetahuannya melalui kelima tahapan pendekatan saintifik.
KEBUTUHAN DASAR PENGEMBANGAN RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN LATIHAN PRAMUKA PRASIAGA UNTUK MEMFASILITASI SIKAP ILMIAH ANAK Hidayati, Resa Pusfita; Mulyana, Edi Hendri; Elan, Elan
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30444

Abstract

The background of this paper is because it has not yet had the standard design for the implementation of thescout practice of scouts, the implementation of scouting takes place as it is, not in a more macro, directed,integrated and continuous system. Early childhood also needs to be instilled with character early on and this isthe same as one of the dimensions of science, namely scientific attitude. The purpose of this article is to describethe basic needs of the Pre-Training Plan Design to Facilitate Early Childhood Scientific Attitudes. This studyuses the EDR method of McKenney and Reeves.The results of the study indicate that the basic need of this studyis the need to design a training plan for scout practice to facilitate a scientific attitude in accordance with theguiding principles regarding the main components in the plan for implementing a scout by developing ascientific attitude.Penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan rancangan rencana pramuka prasiaga untuk mefasilitasi sikapilmiah anak usia dini kelompok B. Adapun latar belakang dari penulisan ini karena belum dimilikinnyasatandar rancangan pelaksanaan latihan pramuka prasiaga maka penyelenggaraan kepramukaan prasiagaberlangsung secara apa adanya tidak dalam suatu sistem lebih makro, terarah, terpadu dan berkesinambungan.Anak usia dini pun perlu ditanamkan karakter sejak dini dan hal tersebut sama dengan salah satu dimensi sainsyaitu sikap ilmiah. Penelitian termasuk jenis penelitian pengembangan dengan mengacu pada pendapatMcKenney dan Reeves yaitu metode EDR. Produk yang dikembangkan yaitu rancangan rencana pelaksanaanpelaksanaan latihan prasiaga untuk memfasilitasi sikap ilmiah diantaranya: rasa ingin tahu, skeptis/tidakmudah percaya, terbuka, bekerja sama, dan peduli terhadap lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwakebutuhan dasar dari penelitian ini adalah perlunya merancang rencana pelaksanaan latihan pramuka prasiagauntuk memfasilitasi sikap ilmiah sesuai dengan pedoman prasiaga mengenai komponen utama dalam rencanapelaksanaan pramuka prasiaga dengan mengembangkan sikap ilmiah.
DASAR KEBUTUHAN PENGEMBANGAN ASESMEN ALTERNATIF PADA PERMAINAN SAINS SUB TEMA GEJALA ALAM UNTUK MEMFASILITASI KETERAMPILAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B Kurniasih, Yesi; Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40742

Abstract

The purpose of this study is to describe the basic needs of the development of Alternative Assessment in Science Games Symptom of the sub theme to Facilitate Children Social Skills Group B . Based on the results of a preliminary study conducted at Artanita Al Khairiyyah Kindergarten and Mathla'ujannah Kindergarten in Tasikmalaya City, teachers have not had the opportunity to develop assessments on science games. The science games that are carried out are more focused on developing cognitive aspects, have not been able to facilitate social skills optimally. Therefore, it is necessary to develop assessments on science games to facilitate the social skills of children in group B. This study uses the Education Design Research method ( EDR) McKenney and Reaves model in the first stage of exploration and analysis. The data collection technique used interviews with group B teachers at Artanita Al Khairiyyah Kindergarten and Mathla'ujannah Kindergarten in Tasikmalaya City . Data analysis uses data reduction, data display, and drawing conclusions. Based on the results of the analysis, the researchers concluded that it is necessary to develop assessments and science games that can facilitate the social skills of group B children.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dasar kebutuhan pengembangan Asesmen Alternatif pada Permainan Sains Sub Tema Gejala Alam untuk Memfasilitasi Keterampilan Sosial Anak Kelompok B. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di TK Artanita Al Khairiyyah dan TK Mathla’ujannah di Kota Tasikmalaya guru belum berkesempatan mengembangkan asesmen pada permainan sains. Permainan sains yang dilakukan lebih berfokus dalam mengembangkan aspek kognitif, belum bisa memfasilitasi keterampilan sosial secara maksimal. Maka dari itu perlu adanya pengembangan asesmen pada permainan sains untuk memfasilitasi keterampilan sosial anak kelompok B. Penelitian ini menggunakan metode Education Design Research (EDR) model McKenney dan Reaves pada tahap pertama yaitu eksplorasi dan analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara pada guru kelompok B di TK Artanita Al Khairiyyah dan TK Mathla’ujannah di Kota Tasikmalaya. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis peneliti menarik kesimpulan bahwa perlu adanya pengembangan asesmen dan permainan sain yang dapat memfasilitasi keterampilan sosial anak kelompok B.
VALIDITAS LEMBAR KERJA ANAK BERBASIS PEMBELAJARAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B Islamiati, Nafisah; Sumardi, Sumardi; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40493

Abstract

This development research was conducted in order to develop scientific learning children’s worksheet goods that are valid for improving the social skills of children in group B. Scientific learning worksheet are teaching materials designed to improve children’s social skills by incorporating experimental activities from scientific learning into a cooperative format. This study is a defelopment study based on Mckenney and Reeves’ opinion, specifically the Educational Design Research (EDR) technique. There are three steps to this research: 1) analysis and investigation, 2) design and building, and 3) evaluation and reflection. The worksheet was certified by three validators, each of whom was an excellent lecturer in their subject, during the design and contruction stage. The results show that scientific learning children’s worksheets to improve the social skills of griup B children are feasible to use, with a proportion of success of 79% in accordance with science experts, 90% specialists in the media say, and 83% assesment from social skills material validators, with very feasible criteria. As a result, scientific learning worksheets that are acceptable and ready to use as teaching materials have been created to srengthen the social skills of children in group B.Penelitian pengembangan ini telah dilakukan dalam rangka mengembangkan produk lembar kerja anak (LKA) berbasis pembelajaran saintifik yang valid untukmembantu anak-anak di kelompok b meningkatkan keterampilan sosial. LKA berbasis pembelajaran saintifik adalah bahan ajar yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan sosial anak dengan memasukkan kegiatan eksperimen dari pembelajaran saintifik yang dikemas dalam bentuk kerja sama tim. Penelitian ini adalah studi pengembangan berdasarkan pendapat McKenney dan Reeves, khususnya metode Educational Design Research (EDR). Ada tiga langkah dalam penelitian ini, yaitu; 1) tahap analisis dan eksplorasi, 2) tahap desain dan konstruksi, serta 3) tahap evaluasi dan refleksi. Dalam sorotan desain dan konstruksi, LKA disertifikasi oleh 3 validator yang masing-masing merupakan dosen ahli di bidangnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja anak berbasis pembelajaran saintifik untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B layak digunakan dengan persentase ketercapaian 76% menurut ahli sains, 90% menurut ahli media, dan 83% penilaian dari validator ahli materi keterampilan sosial, dengan kriteria sangat layak. Dengan demikian, telah dihasilkan LKA pembelajaran saintifik untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B yang memungkinkan untuk digunakan sebagai bahan ajar dan siap pakai.
Co-Authors Adawiyah, Wasilah Nur Adilah, Dila Afni, Rena Nurul Ahmad Mulyadiprana Ai Siti Zaenab Aini Loita Aini Loita Ajeng Kania Trisnawati Sunandar Akhmad Nugraha Ali Djamhuri Alma Permata Fitriani Ananda, Dinaldha Angela, Nidia Anggraeni, Indri Anggraeni, Santi Nisfi Anggri Laisaroh Ani Robiatul Alawiyah Annisa Dena Salsabila Annisa Putria Ariana Annisa Shofaril Wahidah Annisa Verina Apipah, Faza Tsamrotul Apriliani, Neli Apriliani, Silvi Apriliya, Seni Aprillyanti, Kiki Syabilla Aprily, Nuraly Masum Arifani, Ghias Isqi Astri Ajeng Lestari Az Zahra, Alisa Kusuma Azizah, Nadya Azhar Bunyamin, Zia Nurazizah Cahyani, Repti Adelya Cece Rakhmat Dadan Nugraha Desi Fatwani Yohani Devi Fitriani Devi Indrianti Devita Savitri Dewiastri, Agda Rizqan Dian Indihadi Didi Sutardi Danawijaya Dinah Nurrohmah Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Virgiana Eka Sutisnawati Ela Nurjanah Elan Elan Elan Elan Elan, Elan Eli Siti Halimah Epon Nur'aeni L Esi Destri Fathirahmah Fatonah, Berliana Siti Fauziah, Sarah Fauziaturromah, Yuniar Fauziyah, Nur Asifa Febriani, Alvi Sufiyanti Fina Latifah Gandana, Gilar Gigin Famela Hafshania Nafisah Haliza Syahbana hana anggraeni Hanurawati, Putri Cicilia Hasanah, Siti Nur Uswatun Helpiani, Indri Heri Yusuf Muslihin Herliani, Rika Hidayat, Tina Oktaviany Hidayati, Resa Pusfita Hirni Aprilia Nur Inayatillah Hodidjah, Hodidjah Huriyah, Fauziah Syarifatul Huriyah, Fauziyah Syarifatul Iis Haerunisa Inayatillah, Hirni Aprilia Nur Indri Helpiani Indrianti, Devi Islamiati, Nafisah Istikhoroh Nurzaman Janah, Vivi Kafilatul Kholby Abqorisa Khotimah, Neng Nurul Kurnia, Amanatul Aulya Kurniasih, Yesi Latifatunnisa, Ayu Lestari, Erna Lestari, Sindi Lia Lilis Lisnasari Liota, Aini Lisdiani, Revi Lisnasari, Lilis Listiani, Elisa Loita, Aini Luky Adrianto Lusi Nur Alfioni Mahendriana, Silva Ihza Putri Maria Ulfah Sopany Martina, Alis Martriana, Tita Mau'izhah, Firda Ruhyah Maulani, Julia Mia Rahmawati Muslihin, Heri Yusuf Muslim, Muhammad Zamzam Nurul Nabila, Syifa Zulfa Nadya Azhar Azizah Najiyah Uthpah Neng Nurul Khotimah Nida Hawwa Hamidah Nida Ulfadilah Novia Triani Wulandari Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nuraly Ma’sum Aprily Nurannisa, Nina Nurhayati, Rika Nurjanah, Ela Nurlaela, Wulan Nurzaman, Istikhoroh Octaviani, Laily Rahma Oktaviana, Neng Eva Oyon Hakki Pranata Perdana, Muhammad Azhar Prifiantari, Siska Pujiaswati, Resa Purwati Purwati Putri, Dini Andriyani Putri, Fadya Amanda Qonita Qonita QONITA Qonita, Q Qonita, Qonita Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah, Fadila Rahman, Firda Nafaatur Rahman Rahmanisa, Ina Ramadhan, Laila Sari Reni Bakhraeni Rida Nurjanah Rifa Fauziah Rifki Ahmad Fauzi Rika Herliani Rini Nuryani Rini Rojab Risa Yuliani Risna Mardalena Rizki, Anggi Maulana Rizky Robi’atul Badriyah Rohimat, Rizqi Syahida Rosarina Giyartini Rosi Rosmeilani Rosidah, Hani Kholifatur Rosmaya, Rosmaya Rosmayanti, Resna RSM, Revalina Rizky Rustono W S Sa’diah, Widya Halimatus Sahara, Zahra Ilya Salsa Nurkhaliza Salsabila, Annisa Dena Santika, Desi Arianti Seno Setia Budi Sianturi, Risbon Sima Mulyadi, Sima Sindi Azyyati Rahmat Sinta Rahayu Siti Nur Uswatun Hasanah Siti Warlina Sofariah, Sina Solihah, Zahira Auladina Solihati, Elis Sopany, Maria Ulfah Sulis Nurul Fadillah Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Sunandar, Ajeng Kania Trisnawati Syifa Azkia Purwanti Syifa Fauziah Tahya, Yuanita Taopik Rahman Teny Nur Islami Tita Puspitasari Tita Puspitasari Tri Lestari Umaya, Sifa Sani Uthpah, Najiyah Vera Apriani Wahyuni, Ajeng Sri Welsa Agustin, Fini Wendah, Sri Widya Halimatus Sa’diah Widya, Anggi Widyastuti, Windi Windra Kodriana Wintania, Meutia Ayu Wulansari, Resi Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati, Yasbiati Yulia Laila Sari Yuliawati, Ismi Zannah, Raudia Raudatul