p-Index From 2021 - 2026
6.229
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Penelitian Humaniora Jurnal Psikologi Humanitas: Indonesian Psychological Journal Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Paradigma Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Prima Edukasia Psikopedagogia Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling PSYMPATHIC Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Gadjah Mada Journal of Psychology Biopsikososial: Jurnal Ilmiah Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Jakarta Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Jurnal Ecopsy Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini REiD (Research and Evaluation in Education) Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Islamic Guidance and Counseling Journal Psychological Research and Intervention Humaniora Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan ANIMA Indonesian Psychological Journal SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL International Journal of Applied Guidance and Counseling Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling International Journal of Islamic Educational Psychology COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Acta Psychologia Proceeding of International Conference on Islamic Education Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada Eduvest - Journal of Universal Studies Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Mangente: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan Anak Dinamika Pendidikan Buletin Konseling Inovatif COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Work-life Balance dan Organizational Justice sebagai Prediktor Organizational Commitment pada Karyawan Wanita di Sektor Formal Soleha , Titi; Izzaty , Rita Eka
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.6073

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masih ditemukannya karyawan wanita yang memiliki tingkat organizational commitment rendah di Sektor Formal Sulawesi Tenggara. Work life balance dan organizational justice diketahui mampu menjadi faktor pendukung karyawan wanita untuk meningkatkan serta mengoptimalkan organizational commitment. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh work-life balance dan organizational justice terhadap organizational commitment pada karyawan wanita di sektor formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Sampel penelitian terdiri dari 400 karyawan wanita di Sulawesi Tenggara, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa skala psikologis, yaitu skala work life balance, skala organizational justice, dan skala organizational commitment. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance dan organizational justice secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap organizational commitment pada karyawan wanita di sektor formal (p=0,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi yang dirasakan karyawan, serta semakin tinggi persepsi terhadap keadilan dalam organisasi, maka semakin tinggi pula tingkat komitmen terhadap organisasi.
Hope as a predictor of internalizing behavior problems among adolescents in Yogyakarta, Indonesia Izzaty, Rita Eka; Ayriza, Yulia; Mutia, Cania; Istikomah, Fatonah
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 25 No. 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/psikologi.v25i2.3263

Abstract

The prevalence of internalizing behavior problems, namely depression, anxiety, and stress, among adolescents has increased globally. Poor levels of hope have been previously identified in a vast body of literature as one of the factors which has contributed to a large number of internalization behaviour problems . This study aimed to examine hope as a significant predictor of depression tendencies, anxiety, and stress among adolescents in Yogyakarta, Indonesia using an incidental sampling method. The Depression Anxiety Stress Scales-21 (DAAS-21) and the Snyder's Hope Scale were modified and validated for an online survey. Four hundred Indonesian teenagers between 12 and 21 years took part in the online poll. The data were analyzed using regression analysis to evaluate the correlations between internalizing behavioral issues and hope. Based on the regression analysis, this study found that hope had a negative correlation with stress (r = -0.16, p .01; BCa 95% CI [-0.28; 0.05]), anxiety (r = -0.20, p .01; BCa 95% CI [-0.31; 0.10), and depression (r = -0.36, p .01; BCa 95% CI [-0.45; -0.26). Furthermore, it was found that hope could predict lower levels of stress, anxiety, and depression in the sample (t = -3.27; B = -.13; p .01; BCa 95% CI [-.29; -.05]).
Upaya Peningkatan Pemahaman Pengasuhan Pekerja Migran Indonesia di Singapura melalui Lokakarya Program Pengabdian kepada Masyarakat Izzaty*, Rita Eka; Nurhayati, Siti Rohmah; Romadhani, Rahmatika Kurnia
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i1.13297

Abstract

Minimnya pengasuhan dan perlindungan merupakan permasalahan yang terjadi pada Anak Pekerja Migran Indonesia (APM). Apalagi Pekerja Migran Indonesia tinggal jauh dari keluarga dan anak dan menghadapi stresor yang menjadi tantangan dalam mengembangkan keterampilan pengasuhan positif. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dari berbagai pihak untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk mengetahui efek dari Program Pengabdian Masyarakat (PPM) berupa pelatihan keterampilan pengasuhan terhadap pengetahuan pengasuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI), mencakup pengetahuan tentang pemahaman diri PMI sebagai orang tua, hubungan yang sehat dalam keluarga, hak-hak anak, dan pola asuh yang positif. Program PPM yang dilakukan berupa workshop online sebagai bagian dari layanan psikologis melalui platform Zoom dan konsultasi psikologis melalui WhatsApp. Untuk menguji keberhasilan pelatihan ini, digunakan metode pra-eksperimental dengan desain one group pre test-post test. Peserta pelatihan ini adalah 80 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berdomisili di Singapura (dengan rentang usia 18-43 tahun dan semuanya berjenis kelamin perempuan). Rangkaian program dilaksanakan dari tanggal 18-25 Juli 2021. Pengetahuan orang tua mengenai mindful parenting dievaluasi menggunakan pre dan post-test (tes awal dan akhir) dengan analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penghitungan uji beda menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan antar peserta mengenai topik atau isu yang dibahas dalam Pelatihan (p = 0,00, p<0,05) sehingga implementasi PPM dapat dibuktikan berhasil.
A Phenomenological Study of Psychological Resilience of Dual-Role Career Women Karhani, Muna; Izzaty, Rita Eka; Karyati, Karyati; Karmini, Karmini; Mohamad, Ahmad Khuzairi Bin
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 3 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v3i11.12126

Abstract

Resilience is an important character for career women. Resilience is needed so that dual-role career women can balance career and family. Internal and external factors in career women can also affect their psychological resilience in undergoing dual roles. This study aims to determine how the description of resilience abilities in dual-role career women. The method used is qualitative research with a phenomenological approach. The subjects taken were four dual-role career women at Mulawarman University, Samarinda City, East Kalimantan. The research was conducted using in-depth interview method. Data analysis was done by data reduction, categorization, and data presentation. The conclusion of the results showed that the four subjects had high resilience, because they fulfilled five aspects of resilience, namely personal competence, trust in instincts, positive self-acceptance of change, control, and spiritual influence. Suggestions for further research may be able to conduct more in-depth interviews and observations, because researchers can only interview online because they are in different cities.
Pengembangan buku panduan program pembelajaran keterampilan sosial bagi guru taman kanak-kanak Izzaty, Rita Eka; Setiawati, Farida Agus; Ayriza, Yulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2017): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.533 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v10i1.16794

Abstract

Pembelajaran yang mengembangkan kemampuan sosial terutama keterampilan sosial belum dilakukan dengan perencanaan yang baik di Taman Kanak-kanak. Hal ini dapat mengakibatkan tujuan pembelajaran di Taman Kanak-kanak menjadi kurang terprogram. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan dari Dick & Carry yang bertujuan untuk mengembangkan panduan program pembelajaran yang yang mengembangkan keterampilan sosial anak Taman Kanak-kanak. Subyek penelitian adalah para pendidik di Taman Kanak-kanak yang berasal di Kabupaten Sleman, Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan Kotamadya Yogyakarta. Setiap kabupaten diwakili oleh 15 pendidik. Metode pengumpulan data menggunakan pemberian angket dan Focus Group Discussion (FGD) pada pendidik dan observasi pada anak menggunakan pedoman observasi berupa cheklist. Data yang sudah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data-data hasil dari FGD dan angket dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, sedangkan data dari observasi melalui cheklist dianalisis dengan teknik statistik uji t parametrik untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial anak TK setelah mendapatkan program pembelajaran menggunakan buku panduan yang menstimulasi keterampilan sosial. Hasil dari penelitian dengan terciptanya pedoman pembelajaran keterampilan sosial yang telah melalui evaluasi awal atau uji ahli dan ujicoba di lapangan. Hasil validasi ahli menunjukkan pedoman pembelajaran keterampilan sosial layak untuk digunakan setelah melengkapi daftar isi, evaluasi pembelajaran dan memperbaiki kesalahan tata tulis. Demikian pula hasil masukan dari pendidik TK menunjukkan bahwa secara keseluruhan pedoman pembelajaran keterampilan sosial yang dibuat peneliti menunjukkan cukup baik dari aspek pembelajaran, tampilan. Hasil implementasi di TK menunjukkan bahwa panduan pembelajaran keterampilan sosial dapat meningkatkan rata-rata skor keterampilan sosial anak TK pada ketiga aspek keterampilan sosial dengan signifikan, yaitu pada pada aspek empati, afiliasi dan resolusi konflik, dan pengembangan kebiasaan positif.
Does Internalizing Disorders Predict a Decline in Friendship Quality? The Negative Impacts of Depression and Anxiety on Friendship Quality: [Apakah Permasalahan Internalisasi Memprediksi Penurunan Kualitas Persahabatan? Dampak Buruk Depresi dan Kecemasan terhadap Kualitas Persahabatan] Wicaksono, Banyu; Izzaty, Rita Eka; Ayriza, Yulia; Hutagalung, Fonny Dameaty
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 37 No 1 (2022): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 37, No. 1, 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v37i1.3916

Abstract

Friendship is one of the forms of interpersonal relationship which may be experienced by people at some point in their lives. Friendships play larger roles when people move into adolescence, when peers begin to play larger roles. However, studies concerning friendship tend greatly to be focused upon mental health benefits for adolescents and their role as factors protective against mental health problems, predominantly internalizing disorder. Nonetheless, several of the latest pieces of research indicate that friendship does not always provide protection against internalizing disorder. Experts in the field of developmental psychopathology have recommended looking at the connection between friendships and internalizing disorder from a different viewpoint. Not just viewing friendships as protection against internalizing disorder, there are guidelines asking about the effects of internalizing disorder influencing friendships. This study attempted to delve deeper into whether the internalizing disorder such as depression and anxiety, regarding two indexes of the features of friendship (the positive features of friendship and the negative features of friendship), with non-clinical adolescents in the South East Asian context, involving 400 Indonesian participants (84% female adolescents; 16% male adolescents; Mage = 16.04) and 269 Malaysian participants (73% female adolescents; 27% male adolescents; Mage = 15.86). The results of hierarchical linear regression analysis indicated that the increase in depression rates predicted lower levels of the positive features of friendships and higher levels of the negative features of friendship. Meanwhile, an increase in anxiety predicted higher levels of the negative features of friendship. Besides this, there were no significant results from regression analysis regarding anxiety and the positive features of friendship. Additional findings and practical implications are discussed comprehensively. Persahabatan merupakan salah satu bentuk relasi interpersonal yang akan dialami seseorang pada satu titik dalam kehidupannya. Persahabatan mengambil peran yang lebih besar ketika individu beranjak ke masa remaja, ketika teman sebaya mulai mengambil peran yang lebih besar. Hanya saja, studi tentang persahabatan cenderung banyak difokuskan pada manfaatnya bagi kesehatan mental remaja serta perannya sebagai faktor protektif terhadap masalah kesehatan mental, terutama masalah internalisasi. Namun, beberapa penelitian terkini menunjukkan bahwa persahabatan tidak selalu memberikan proteksi terhadap masalah internalisasi. Ahli-ahli psikopatologi perkembangan sebenarnya sudah memberi saran untuk melihat hubungan antara persahabatan dan permasalahan internalisasi dari sudut pandang yang berbeda. Alih-alih melihat persahabatan sebagai pelindung dari permasalahan internalisasi, ada arahan untuk bertanya apa efek masalah internalisasi mempengaruhi persahabatan. Studi ini mencoba untuk mendalami lebih jauh mengenai peran masalah internalisasi seperti depresi dan kecemasan kepada dua indeks fitur persahabatan (fitur persahabatan positif dan fitur persahabatan negatif) pada remaja non klinis dalam konteks Asia Tenggara, dengan melibatkan 400 partisipan Indonesia (84% remaja perempuan; 16% remaja laki-laki; Musia = 16,04) dan 269 peserta Malaysia (73% remaja perempuan; 27% remaja laki-laki; Musia = 15,86). Hasil analisis hierarchical linear regression menunjukkan bahwa naiknya depresi memprediksi fitur persahabatan positif yang lebih rendah dan memprediksi fitur persahabatan negatif yang lebih tinggi. Sedangkan naiknya kecemasan memprediksi fitur persahabatan negatif yang lebih tinggi. Selain itu, tidak ditemukan hasil yang signifikan pada hasil analisis regresi untuk kecemasan dan fitur persahabatan positif. Temuan tambahan dan implikasi praktis didiskusikan secara komprehensif.
Comprehensive Guidance and Counseling Programs in Developing Student Talent Lestari, Lestari; Izzaty, Rita Eka
International Journal of Applied Guidance and Counseling Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.19 KB) | DOI: 10.26486/ijagc.v1i2.1188

Abstract

This article provides an overview of multicultural competencies from a global perspective, specifically as it relates to counseling students in Indonesia. An overview will be given of the cultural interactions observed by counselor educators who were visiting professors at a university in Indonesia. While racial and ethnic diversity in countries such as Indonesia remain homogenous, cultural differences were noted with respect to the intersectionality of gender and disability.  The intersection of culture, gender, and disability present unique challenges for counselors trying to assist their clients. Thus, it is imperative that counseling students become culturally competent so they can assist their clients who come from varying backgrounds. Implications are given to counseling programs to increase their students’ multicultural competencies when working with global populations.  
Trend Trends and Gaps in Marital Satisfaction Research in Indonesian Psychology: A Systematic Review (2019-2024) M Destiani, Deassy; Izzaty, Rita Eka; Herwin, Herwin
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.7761

Abstract

Marital instability often leads to dissatisfaction and may result in divorce. In Indonesia, around 400,000 divorces occur annually, reflecting persistent marital dissatisfaction. This study aims to identify research gaps in the study of marital satisfaction within Indonesian psychology literature from 2019 to 2024. Using a qualitative descriptive method, the study conducted a systematic content analysis of 101 journal articles retrieved via Google Scholar using Publish or Perish 8. Results show a generally increasing trend in research despite a temporary decline in publication numbers. Most studies employed quantitative methods (76.53%), correlational designs (72.37%), and focused on variables such as religiosity (12.36%). The most frequently used instrument was the ENRICH Marital Satisfaction scale (32.61%), with correlation analysis as the dominant statistical method (31.07%). The results of this study highlight prevailing trends in existing research and identify several areas requiring further investigation to enhance understanding of marital satisfaction in Indonesia. Keywords: marital satisfaction, religiosity, ENRICH Marital Satisfaction Scale, research trends, Indonesia
Effectiveness of Mindfulness-Based Group Counseling to Reduce Loneliness in Adolescents Victims of Bullying Safira, Chandra Ayu; Izzaty, Rita Eka
Buletin Konseling Inovatif Vol. 5, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research proceeds from the problems of loneliness experienced by most adolescent victims of bullying. Mindfulness is recommended as an effective way to alleviate the problem, but some school counselors have not integrated mindfulness in guidance and counseling services. Therefore, this study aimed to test the effectiveness of mindfulness-based group counseling services to reduce loneliness in adolescent victims of bullying. This quantitative research uses a quasi-experimental type with a non-equivalent control group design. The research location was at State High School 11 and 9 Yogyakarta-Indonesia, involving 20 students aged 15-18 years who were selected with purposive sampling techniques. Data were collected using the UCLA Loneliness Scale version 3 with Cronbach alpha reliability 0.906. The scale has been tested for content validity by expert judgment. Data were analyzed using the statistical Wilcoxon Signed Ranks Test and the Mann Whitney test. The research results showed that there was a significant difference between the pretest and posttest results in the experimental group. Significant differences were also seen in the comparison of the experimental and control groups. This means that mindfulness-based group counseling services are effective in reducing loneliness in adolescent victims of bullying. School counselors should consider integrating mindfulness-based group counseling into their programs, especially for students who have experienced bullying. These services can help students develop skills to reduce feelings of loneliness by fostering relationships with peers who have similar experiences.
Validitas Konstruk dan Reliabilitas Self Regulated Learning Assessment (SRLA) Cristin Mutiara Damanik; Rita Eka Izzaty
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4554

Abstract

Assessment (SRLA) dalam mengukur berbagai dimensi pembelajaran mandiri di kalangan mahasiswa. SRLA mencakup aspek kognitif, metakognitif, perilaku, motivasi, emosional, kontekstual, dan kontrol kehendak. Setelah validasi ahli dan revisi selanjutnya, Exploratory Factor Analysis (EFA) dan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dilakukan dengan menggunakan SPSS dan AMOS untuk mengkonfirmasi struktur faktor dan kecocokan model. Hasilnya menunjukkan indeks kecocokan model yang kuat dan faktor pemuatan yang tinggi untuk semua dimensi. Analisis reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha menghasilkan nilai 0,909, menunjukkan konsistensi internal yang sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa SRLA adalah alat yang kuat, valid, dan dapat diandalkan untuk menilai pembelajaran yang diatur sendiri dalam konteks pendidikan tinggi, memberikan wawasan yang berharga bagi lembaga pendidikan untuk meningkatkan keterampilan belajar mandiri dan keberhasilan akademik siswa.
Co-Authors Adilah Muthiah Khansa Affero Ismail, Affero Anissa Prabawati Puspita Arif Budi Prasetya Arif Budi Prasetya Ayun, Mila Hita Banyu Wicaksono Budi Astuti Budi Astuti Budi Astuti Cania Mutia Cristin Mutiara Damanik Damanik, Cristin Mutiara Dewantari, Tri Dewi Nabillah Swastiratu Dewi, Innayah Kusuma Diana Setyorini Dirham, Izza Fadhlinah Dwi Talita, Eliyan Edi Purwanta Erma Kusumawardani Farida Agus Setiawati Farida Harahap Farozin, Moh Fatonah Istikomah Febri Yuridnir Rahimah Feti Astuti Fonny Dameaty Hutagalung Gamil, Arwa Gayari Jamila Nugrastiti Heri Retnawati Herwin Herwin, Herwin Hidayahtulloh, Puji Deputri Nur Hidayat, Veny Hidayat, Veny husnaini, husnaini Istikomah, Fatonah Juhendra Juhendra Karhani, Muna Karmini Karmini Karyati Karyati Khamsiah, Nadya Viranti Lestari Lestari Lestari Lestari M Destiani, Deassy Maskuri Muhammad Cahyadi Mochamad Fatchan Chasani Mohamad, Ahmad Khuzairi Bin Muh Farozin Muh Farozin Muhammad Nazimuddin Al Kamil Musri, Amalia Mutia, Cania Nabhilla Diah Sulistyowati Nafiah, Rizka Khoirun Nanda Zatil Hidayah Nur Cholimah Nur Patmawati Nur Sholehah Dian Saputri Nurmiati Nurmiati Patrihartati, Sirka Puji Yanti Fauziah Pujiawati, Ranti Dwi Rahmatika Kurnia Romadhani Rea, Lee Rendi Rendi, Rendi Resha, Resha Rina Wulandari Rizka Khoirun Nafiah Roehan, Muhammad Sani Rohmatus Isnaini Rosita Endang Kusumaryani Safira, Chandra Ayu Sahlatus Shofura Firas Saloh, Amerta Enun Saputri, Nur Sholehah Dian Sheilla Varadhila Peristianto Sidik Nuryanto Siti Rohmah Nurhayati Soleha , Titi Sri Sarjana Tri Dewantari Triyanto, Jefri Rieski Veny Hidayat Widyastuti, Dian Ari Yoga Setyo Wibowo Yulia Ayriza Zaskia Andini Ramli