Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA TUTORIAL LIVE STREAMING DI PRODI TEKNOLOGI PENDIDIKAN Nur Hasbullah; Citra Rosalyn Anwar; Fajrin Baids
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17485

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan website sebagai media tutorial live streaming pada mata kuliah Seminar Permasalahan Teknologi Pendidikan di Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar serta mengetahui tingkat validitas dan kepraktisannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model ADDIE yang dikemukakan oleh Branch melalui tahap analysis, design, dan development. Subjek penelitian meliputi tiga orang validator, yaitu ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran, tiga mahasiswa pada uji coba perorangan, 22 mahasiswa pada uji coba lapangan, serta satu dosen pengampu mata kuliah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website yang dikembangkan memperoleh rata-rata validitas sebesar 94% dengan kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran. Hasil uji coba perorangan menunjukkan bahwa media berada pada kategori sangat praktis, sedangkan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 86% dengan kategori sangat praktis. Tanggapan dosen pengampu juga menunjukkan persentase sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Temuan tersebut menunjukkan bahwa website yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis serta sesuai dengan kebutuhan pengguna.
PENGALAMAN GURU IPA DALAM MENGEMBANGKAN DAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN: STUDI KUALITATIF DI SEKOLA MENENGAH PERTAMA Hamrulla P; Citra Rosalyn Anwar; Herawan Hisanan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17652

Abstract

This study aims to describe teachers' experiences in developing instructional media for science teaching in junior high schools. The focus of the study includes the teachers' media development process, the obstacles encountered during media development and use, and the contribution of these experiences to the implementation of science teaching. This study employed a qualitative approach with a descriptive approach. The informants consisted of three science teachers. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. Data validity was achieved through source and method triangulation. The results show that teachers developed instructional media by considering learning objectives, student characteristics, and the material being taught. The media used included PowerPoint, instructional videos, student worksheets (LKPD), Canva, and other game applications. Challenges faced included limited time, supporting resources, and diverse student abilities. Teachers overcame these obstacles through the use of various learning resources, training, and collaboration with fellow teachers. These experiences positively contributed to the implementation of science teaching, particularly in increasing student engagement, motivation, and understanding during the learning process.
ANALISIS PROGRAM MAGANG DALAM PENGEMBANGAN SOFT SKILL MAHASISWA TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Meriati Lembang Bulawan; Citra Rosalyn Anwar; Abdul Hakim
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18392

Abstract

This study analyzes the internship program's role in developing the soft skills of Educational Technology students at Universitas Negeri Makassar, particularly within non-educational sectors. The research is prompted by the dynamic demands of the global job market, which increasingly prioritize soft skills alongside technical expertise, and the necessity for graduates to bridge the gap between academic theory and professional practice. The primary objective is to evaluate the program's implementation, examine the resulting soft skill enhancements, and identify obstacles faced by students. A qualitative research methodology was employed, utilizing the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. Data were collected through in-depth interviews and documentation involving students and faculty members. The results demonstrate that the internship program significantly contributes to the development of essential soft skills, including critical thinking, communication, collaboration, and creativity (4Cs), as well as responsibility and adaptability. Furthermore, the findings reveal that Educational Technology students have extensive career opportunities in diverse industries such as media, government, and creative sectors due to their flexible, multidisciplinary competencies. However, students encountered challenges such as technical skill gaps specifically in digital tool proficiency and differences between academic and corporate standards. In conclusion, the program serves as a strategic bridge that enhances graduate readiness and professional competence in a competitive workforce.
Pengembangan E-Modul Sex Education sebagai penguatan pendidikan karakter pada mahasiswa Asnur Lidayni; Arnidah Arnidah; Citra Rosalyn Anwar
Inovasi Kurikulum Vol. 19 No. 2 (2022): Inovasi Kurikulum, August 2022
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v19i2.45411

Abstract

Hasil observasi awal survei online mahasiswa fakultas ilmu pendidikan perwakilan angkatan 2021 bahwa dalam mendengar kata sex hanya diperkenalkan oleh lingkungan sekitar dan banyak mendapatkan informasi mengenai sex education melalui internet. Dari 45 responden berbagai media yang ditawarkan menyetujui sex education dapat diajarkan melalui e-modul bahkan banyak yang belum menyadari bahwa perilaku seksual mencerminkan pendidikan karakter kita. Peneliti ingin membuat dalam bentuk e-modul (teks, gambar, video) dan sex education harus dilengkapi dengan pendidikan karakter dikarenakan sebelumnya belum ada membuat penelitian sex education sebagai penguatan pendidikan karakter maupun dalam bentuk E-Modul. Tujuan dari pendidikan seksual bukan untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan ingin mencoba hubungan seksual antara remaja, tetapi untuk mempersiapkan Remaja mengetahui tentang seksualitas dan konsekuensinya jika dilakukan tanpa mematuhi aturan hukum, agama dan adat istiadat serta mental dan materi kesiapan seseorang, Penelitian pengembangan ini mengacu pada langkah-langkah model pengembangan S. Thiagarajan, et.al., model 3D yang terdiri atas tiga tahap yaitu: pendefinisian (define), tahap Perancangan (design), dan tahap pengembangan (development).
Development of mobile-based learning in Kapita Selekta Pendidikan courses Nurdaiman Nurdaiman; Nurhikmah H; Citra Rosalyn Anwar
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 1 (2024): Inovasi Kurikulum, February 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i1.62898

Abstract

This research is development research that focuses on creating mobile learning-based learning media in education courses. This research aims to produce mobile learning-based learning media using the Smart Apps Creator (SAC) application that suits student needs and is valid and practical so students can learn anytime and anywhere. The research method used is Research and Development with the ADDIE development model, which consists of 5 stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. This research was conducted at the Educational Technology Study Program, Faculty of Education in Universitas Negeri Makassar. This research found that mobile learning-based learning media in capita selecta education courses were developed and were in the valid category; analysis of the level of practicality of lecturer and student responses was in the excellent category, so a value was obtained in the practical category. Research into developing mobile learning-based learning media in capita selecta education courses is expected to make it easier for students to learn independently.   Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang berfokus pada pembuatan media pembelajaran berbasis mobile learning pada mata kuliah kapita selekta pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis mobile learning dengan menggunakan aplikasi Smart Apps Creator (SAC) yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa yang valid dan praktis sehingga mahasiswa dapat belajar kapan saja dan di mana saja. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yakni: analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh media pembelajaran berbasis mobile learning pada mata kuliah kapita selekta pendidikan yang dikembangkan dan berada pada kategori valid; analisis tingkat kepraktisan respons dosen dan mahasiswa berada pada kategori sangat baik, sehingga diperoleh nilai dengan kategori praktis. Penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis mobile learning pada mata kuliah kapita selekta pendidikan diharapkan dapat memudahkan mahasiswa dalam belajar secara mandiri. Kata Kunci: Media pembelajaran; mobile learning; SAC: Smart Apss Creator
Development of hypercontent-based teaching materialsfor screen printing course at FIP UNM Asrul Burhan; Pattaufi Pattaufi; Nurhikmah H; Farida Febriati; Abdul Hakim; Citra Rosalyn Anwar; Wahira Wahira
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 3 (2024): Inovasi Kurikulum, August 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i3.71289

Abstract

This research was conducted to meet the need for hypercontent-based digital teaching materials in the Screen Printing Techniques course in the Educational Technology Study Program, FIP UNM. The existing materials are less interactive and lack media such as text, images, and videos, essential for enhancing student understanding. The main goals are identifying these needs, designing hypercontent-based digital teaching materials, and measuring their validity, practicality, and effectiveness. The Research and Development (R&D) method follows the M. Alessi and Stanley R. Trollip model, including the stages of planning, design, and development. The research subjects included 20 students, one lecturer, and two validators (1 content/material expert and one design/media expert). Data collection techniques involved needs identification questionnaires, expert validation questionnaires, lecturer response questionnaires, and small and large group trial questionnaires. Descriptive quantitative analysis was used to evaluate the data. The findings indicate that the need for digital modules among students is very high, expert validation shows good qualifications, trials demonstrate the modules’ good practicality, and pre-test and post-test results reveal improved student learning outcomes with effective to very effective qualifications. Consequently, the screen printing technique digital module is deemed valid, practical, and effective.   Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan bahan ajar digital berbasis hypercontent pada mata kuliah Teknik Sablon di Prodi Teknologi Pendidikan FIP UNM, karena bahan ajar yang ada saat ini kurang interaktif dan tidak menyediakan berbagai media seperti teks, gambar, dan video yang dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa. Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi kebutuhan tersebut, merancang bahan ajar digital berbasis hypercontent, serta mengukur tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model M. Alessi dan Stanley R. Trollip, mencakup tahap perencanaan, desain, dan pengembangan. Subjek penelitian terdiri dari 20 mahasiswa, 1 dosen pengampu, dan 2 validator (1 ahli isi/materi dan 1 ahli desain/media). Teknik pengumpulan data meliputi angket identifikasi kebutuhan, angket validasi ahli, angket tanggapan dosen, serta angket uji coba kelompok kecil dan besar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Temuan menunjukkan bahwa kebutuhan mahasiswa terhadap modul digital sangat tinggi, validasi ahli menunjukkan kualifikasi baik hingga sangat baik, uji coba menunjukkan kepraktisan modul yang baik, dan hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan hasil belajar mahasiswa dengan kualifikasi efektif hingga sangat efektif. Modul digital Teknik Sablon dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Kata Kunci: Modul digital; teknologi pendidikan; pengembangan bahan belajar; teknik sablon
Resilient Digital Seniors: Strengthening Elderly Digital Literacy Through Interpersonal Communication Approach Strategies Yohanes Adven Sarbani; Rita Gani; Niken Pupy Satyawati; King Anugrah Wiguna; Citra Rosalyn Anwar; Giri Lumakto
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 9 No. 1 (2026): September 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.2026v9i1.2094

Abstract

The elderly are a group vulnerable to being left behind in the adoption of information technology. This study aims to develop a more comprehensive understanding of how interpersonal communication can strengthen digital literacy through digital education among the elderly. It employs Braun & Clarke’s thematic analysis method to examine data from interviews with facilitators and participants of the *Akademi Digital Lansia* (ADL)—or Elderly Digital Academy. The program engaged older adults across 38 provinces, reaching 10,208 individuals nationwide. Research informants were selected from Aceh, West Kalimantan, West Java, East Nusa Tenggara, South Sulawesi, and North Maluku. The study identifies five key themes in digital literacy learning among the elderly: emotional closeness, the facilitator as a mediator, small-group discussions, social support, and the sustained transfer of digital values. This research offers a novel perspective by positioning interpersonal communication not merely as a tool for education, but also as a mechanism for information filtering and a means to strengthen the digital community of the elderly. The findings demonstrate that digital literacy is fostered through the development of relationships that are empathetic, participatory, and community-based.
Co-Authors Abd Halling Abd. Hakim Abdul Hakim Abdul Hakim Abdul Haling Adven Sarbani Ahliana Ahliana Ahliana, Ahliana Aliyah Salsabila Amelia Dwiputri Amir Amir Anak Agung Gede Sugianthara Andriani Andriani Andriani Annisa Nurdin Arifin Manggau, Arifin Arnidah Arnidah Arnidah, Arnidah Aryani, Rini Asnur Lidayni Asnur Lidayni Asnur Lidayni Asnur Lidayni Asrul Burhan Baids, Fajrin Darmawan Darmawan Dedy Aswan Dian Ismidiati Idil Fajrin Baids Farida Aryani Farida Febriati Farida Febriati Faridah Faridah Faridah Faridah Giri Lumakto Haling, Abdul Hamrulla P Hamsar Hasfat Hartoto Hartoto Hendra Saputra Hendra Saputra Herawan Hisanan Hestiningrum, Aprilia Idris, Idriani Jayadi, Karta Kanata, Arnidah King Anugrah Wiguna King Anugrah Wiguna King Anugrah Wiguna Lidayni, Asnur Marina Marina Meriati Lembang Bulawan Merrisa Monoarfa Merrisa Monoarfa Muh. Said Muhajir Muhajir Mutiara Dwi Sari N. Nurdaiman Niken Puppy Setyawati Niken Puppy Setyawati Niken Pupy Satyawati Niken Pupy Satyawati Nur Aeni Alimuddin Nur Fitriani Akram Nur Fitriani Arkam Nur Hasbullah Nurdaiman Nurdaiman Nurhalisa Syamsul Nurhikmah H Nurhikmah Nurhikmah Nurhikmah Nurhikmah Nurul Septiani P. Pattaufi Pattaufi, Pattaufi Pratiwi, Syahnaz Nabila Anjani Putri Widya Astuti Rafli, Muhammad Ramadani, Putri Reski Riana Sultan Rini Aryani Rita Gani Rita Gani Rita Gani Rita Gani Sarbani, Adven Sella Mawarni Siti Azizah Sofyan Sofyan Sofyan Syahrul Gunawan Wahira Wahyudi Hn Wiguna, King Anugrah Yohanes Adven Sarbani Yohannes Adven Sarbani Yohannes Adven Sarbani Yusuf, Nuraini Zulfitrah, Zulfitrah