Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Model Pembelajaran Take And Give Berbantuan Media Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar IPAS SDN Mangkura I Makassar Patabang, Kartini; Yunus, Muhammad; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping terhadap hasil belajar IPAS siswa UPT SPF SDN Mangkura I Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental. Dan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah  two comparative groups pretest- posttest design. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa UPT SPF SDN Mangkura I. Dan sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas IV-A sebagai kelas kontrol yang berjumlah 25 siswa dan kelas IV-B sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 25 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes hasil belajar, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi siswa, dan dokumentasi. Data dikumpulkan melalui pretest sebelum penerapan model pembelaran dan posttest sesudah penerapan model pembelajaran lalu dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis menunjukkan siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar berada pada kategori tinggi, lebih signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional berada pada kategori cukup. Selain itu, aktivitas siswa pada model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping berada pada kategori sangat aktif. implementasi model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping juga meningkatkan kerja sama kelompok dengan adanya konsep tutor sebaya. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa UPT SPF SDN Mangkura I Kota Makassar. This study aims to determine the implementation of the take and give learning model assisted by mind mapping media on the learning outcomes of students in science at UPT SPF SDN Mangkura I, Makassar City. The research method used in this study is a quantitative approach with a quasi-experimental design. And the design used in this study is two comparative groups pretest-posttest design. The population in this study were all students of UPT SPF SDN Mangkura I. And the sample consisted of two classes, namely class IV-A as a control class consisting of 25 students and class IV-B as an experimental class consisting of 25 students. The instruments used in this study were learning outcome test questions, learning implementation observation sheets, student observation sheets, and documentation. Data were collected through a pretest before the implementation of the learning model and a posttest after the implementation of the learning model, then analyzed descriptively and inferentially. The results of the analysis showed that students in the experimental class experienced an increase in learning outcomes in the high category, more significant than the control class using the conventional model in the sufficient category. In addition, student activity in the take and give learning model assisted by mind mapping media was in the very active category. The implementation of the take and give learning model assisted by mind mapping media also improves group cooperation with the concept of peer tutors. This shows that the take and give learning model assisted by mind mapping media has a positive effect on the learning outcomes of students in science at UPT SPF SDN Mangkura I, Makassar City.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (Ctl) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa UPT SPF SDN Sudirman III Kota Makassar Kasmawati, Kasmawati; Yunus, Muhammad; Safira, Ifa; Hidayat, Nur
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar matematika siswa dan perbedaan signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang menggunakan model pembelajaran CTL dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa UPT SPF SDN Sudirman III. Dan sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas IV.A sebagai kelas eksperimen (model CTL) dengan jumlah siswa adalah 26 dan kelas IV.B sebagai kelas kontrol (model konvensional) yang berjumlah 26 siswa. Yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes hasil belajar dengan model soal pilihan ganda sebanyak 25 butir soal, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi siswa, dan dokumentasi lalu dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Proses analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan progran SPSS v.25. Hasil analisis data menunjukkan bahwa berdasarkan uji pengaruh menggunakan regresi linear, diperoleh hasil yang menunjukkan adanya pengaruh model CTL terhadap hasil belajar. Selain itu, berdasarkan nilai koefisien determinasi, ditemukan bahwa model CTL memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap hasil belajar. Lebih lanjut, hasil rata-rata pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, bahwa hasil penelitian yang dilakukan terjadi pengaruh model pembelajaran CTL terhadap hasil belajar. Temuan ini diperkuat dengan hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini memiliki dampak positif terhadap hasil belajar siswa dan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di UPT SPF SDN Sudirman III Makassar. This study aims to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning mzodel on students' mathematics learning outcomes and significant differences in mathematics learning outcomes between students who use the CTL learning model and students who use conventional learning. The population in this study were all students of UPT SPF SDN Sudirman III. And the sample consisted of 2 classes, namely class IV.A as the experimental class (CTL model) with 26 students and class IV.B as the control class (conventional model) totaling 26 students. Which was selected using non-probability sampling techniques. The instruments used in this study were learning outcome test questions with a multiple-choice question model of 25 questions, learning implementation observation sheets, student observation sheets, and documentation then analyzed descriptively and inferentially. The data analysis process used the t-test with the help of the SPSS v.25 program. The results of the data analysis showed that based on the influence test using linear regression, the results obtained showed that there was an influence of the CTL model on learning outcomes. In addition, based on the coefficient of determination value, it was found that the CTL model made a very large contribution to learning outcomes. Furthermore, the average results in the experimental class showed a higher increase compared to the control class, that the results of the study showed the influence of the CTL learning model on learning outcomes. This finding is reinforced by the results of the hypothesis test using the independent sample t-test, which showed a significant difference between the two groups. Thus, it can be concluded that the use of learning strategies applied in this study has a positive impact on student learning outcomes and there is a significant difference in the influence of mathematics learning outcomes between students who use the Contextual
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Penjumlahan Dan Pengurangan Bersusun Pada Siswa UPT SPF SD Inpres Tello Baru III Kota Makassar Sahrina, Sahrina; Asdar, Asdar; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6124

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan penjumlahan bersusun siswa kelas 2 UPT SPF SD Inpres Tello Baru III Kota Makassar dan (2) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pengurangan bersusun siswa kelas 2 UPT SPF SD Inpres Tello Baru III Kota Makassar. Desain atau model penelitian yang digunakan adalah desain penelitian yang bersifat eksperimen dengan model eksperimen murni atau true experimental bentuk randomized pretest-postest design. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas 2 UPT SPF SD Inpres Tello Baru III yang 72 orang yang terbagi atas dua kelas. Sampel penelitian ini dikelompokkan atas dua kelompok, yaitu siswa kelas II.a sebanyak 36 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas II.b sebanyak 36 orang sebagai kelas kontrol. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling (random kelas), artinya penentuan sampel dilakukan secara acak dengan mengundi semua kelas untuk dijadikan sampel penelitian. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah tes tertulis. Selanjutnya, keseluruhan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bersusun pada Siswa Kelas II UPT SPF SD Inpres Tello Baru III Kota Makassar dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning dikategorikan memadai. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dapat dikatakan bahwa perolehan nilai rata-rata postes kelas eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata postes kelas kontrol. Hal ini terlihat dari perolehan nilai rata-rata siswa kelas eksperimen berada pada kategori baik dengan nilai 83 yang berada pada rentang nilai 75 – 85, sedangkan kemampuan siswa dalam penjumlahan dan pengurangan bersusun siswa kelas kontrol berada pada kategori baik, namun nilai rata-rata yang diperoleh adalah 75 sebagai nilai ketuntasan minimal yang berada pada rentang nilai 75 – 85. Selanjutnya, hasil analisis inferensial dengan menggunakan perhitungan uji t tampak pula bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning efektif dalam penjumlahan dan pengurangan bersusu siswa kelas II UPT SPF SD Inpres Tello Baru III Kota Makassar. Hal ini tampak pada nilai t hitung sebesar 5,415 dibandingkan dengan ttabel sebesar 2,04 atau      t hitung > t tabel yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima sehingga ada perbedaan yang signifikan antara kelas yang menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan tanpa menggunakan model pembelajaran problem based learning. This study aims to (1) determine the effect of the problem-based learning (PBL) model on the ability of second-grade students at UPT SPF SD Inpres Tello Baru III, Makassar, to perform vertical addition and (2) determine the effect of the problem-based learning model on their ability to perform vertical subtraction. The research design used is an experimental research design with a true experimental model in the form of a randomized pretest-posttest design. The population of this study consists of all second-grade students at UPT SPF SD Inpres Tello Baru III, totaling 72 students divided into two classes. The research sample is categorized into two groups: class II.a, consisting of 36 students as the experimental class, and class II.b, consisting of 36 students as the control class. The sampling technique used in this study is simple random sampling (random class), meaning that the sample selection was conducted randomly by drawing lots among all classes to determine the research sample. The data collection technique used in this study is a written test. Subsequently, all collected data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results of the study indicate that the application of the problem-based learning model in teaching vertical addition and subtraction to second-grade students at UPT SPF SD Inpres Tello Baru III, Makassar, is considered effective. Based on descriptive analysis, the average post-test score of the experimental class is higher than that of the control class. The average score of the experimental class is categorized as good, with a score of 83 within the range of 75–85, while the ability of students in the control class in vertical addition and subtraction is also categorized as good, but the average score obtained is 75, which is the minimum mastery criterion within the range of 75–85. Furthermore, inferential analysis using the t-test calculation also shows that the application of the problem-based learning model is effective in teaching vertical addition and subtraction to second-grade students at UPT SPF SD Inpres Tello Baru III, Makassar. This is evident from the t-value of 5.415 compared to the t-table value of 2.04, or t-value > t-table, meaning that H0 is rejected and H1 is accepted. Therefore, it can be concluded that the hypothesis is accepted, indicating a significant difference between the class that implemented the problem-based learning model and the class that did not.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Semai Untuk Menanamkan Perilaku Anti Korupsi Di UPT SPF Sekolah Dasar Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar Shinta, Dewi; Yunus, Muhammad; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatan media pembelajaran SEMAI untuk menanamkan perilaku anti korupsi di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif atau sering juga disebut sebagai penelitian naturalistik, melibatkan subjek penelitian sebagai informan dari unsur guru dan siswa perwakilan kelas III, IV, V, dan VI ditambah masing-masing satu guru PAI dan PJOK dan kepala sekolah di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dari hasil wawancara mendalam, observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan media pembelajaran SEMAI untuk menanamkan perilaku anti korupsi di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar diawali dengan proses pengenalan oleh SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) Indonesia melalui para agen dengan memberikan pelatihan kepada guru agar dapat mengimplementasikan sembilan tahapan bermain SEMAI dalam pembelajaran yaitu: (1) fasilitator menentukan peserta yang memulai, (2) peserta mengambil kartu putih dan membaca situasi yang tertera di kartu, (3) peserta menentukan nilai anti korupsi yang sesuai dengan situasi tersebut, (4) peserta meletakkan kartu putih di nilai anti korupsi yang dipilih, (5) peserta lawan menilai jawaban dengan alasan, apakah benar atau salah, (6) fasilitator memimpin diskusi dan memberikan keputusan, (7) peserta yang menjawab salah mengambil kartu merah dan melakukan perintah yang tertera di kartu, (8) bergantian sampai selesai, dan (9) peserta atau kelompok yang menang adalah yang paling banyak menempatkan kartu putih dan paling sedikit mengambil kartu merah serta memiliki beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. This research aims to provide an overview of implementation and describe supporting and inhibiting factors in the use of SEMAI learning media to instill anti-corruption behavior in UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Makassar City. This research uses qualitative research methods. The type of research used is descriptive qualitative research or often also referred to as naturalistic research, involving research subjects as informants from teachers and students representing classes III, IV, V, and VI plus one PAI and PJOK teacher each and the UPT SPF principal at Bawakaraeng I State Elementary School, Makassar City. The data in this research is qualitative data from the results of in-depth interviews, participant observation. The results of the research show that the implementation of the use of SEMAI learning media to instill anti-corruption behavior in UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Makassar City began with an introduction process by SPAK (I am an Anti-Corruption Woman) Indonesia through agents by providing training to teachers so they could implement the nine stages of the game. SEMAI in learning is: (a) the facilitator determines which participants will start, (b) participants take a white card and read the situation written on the card, (c) participants determine anti-corruption values that are appropriate to the situation, (d) participants place a white card on the selected anti-corruption value, (e) the opposing participant evaluates the answer with reasons, whether it is right or wrong, (f) the facilitator leads the discussion and provides decisions, (g) participants who answer incorrectly take a red card and carry out the command stated on the card, (h) take turns until finished, and (i) the winning participant or group is the one who places the most white cards and takes the fewest red cards and has several supporting and inhibiting factors in its implementation.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Radec Berbasis Literasi Sains Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPAS Gugus III Kecamatan Panakukang Kota makassar Tira, Fitriani; Muhammadiah, Mas'ud; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Hypnoteaching dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran Matematika di sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat dan kepercayaan diri peserta didik dalam mengikuti pelajaran Matematika yang selama ini dianggap sulit dan membosankan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa metode Hypnoteaching mampu menciptakan suasana belajar yang lebih relaks, interaktif, dan menyenangkan melalui teknik sugesti dan relaksasi yang diterapkan oleh guru. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, antusias dalam mengikuti pembelajaran, serta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep-konsep Matematika. Selain itu, metode ini juga terbukti efektif dalam mengurangi hambatan psikologis seperti kecemasan belajar. Kendala yang dihadapi mencakup kesiapan guru dalam menerapkan teknik Hypnoteaching serta perlunya pelatihan khusus. Oleh karena itu, disarankan agar guru diberikan pelatihan intensif dalam penguasaan teknik Hypnoteaching dan dilakukan evaluasi berkelanjutan terhadap penerapannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa Hypnoteaching merupakan alternatif inovatif dalam strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan mutu pendidikan secara holistik. This study aims to analyze the effectiveness of the Hypnoteaching method in enhancing students’ motivation and understanding in learning Mathematics at the elementary school level. The research is grounded in the observation that students often exhibit low interest and confidence in Mathematics, a subject commonly perceived as difficult and unengaging. A qualitative approach was employed, utilizing observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the Hypnoteaching method successfully fosters a more relaxed, interactive, and enjoyable learning atmosphere through the implementation of suggestion and relaxation techniques by the teacher. Students demonstrated increased participation in discussions, enthusiasm in learning activities, and improved comprehension of mathematical concepts. Furthermore, this method has proven effective in reducing psychological barriers such as learning anxiety. Challenges include the readiness of teachers to implement Hypnoteaching techniques and the necessity of specialized training. It is therefore recommended that teachers receive intensive training in Hypnoteaching and that continuous evaluation be conducted to ensure its long-term effectiveness. This research concludes that Hypnoteaching is an innovative alternative instructional strategy that can holistically enhance the quality of education.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Accelerated Instruction Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dan Hasil Belajar Siswa Sdn 259 Patimpeng Kabupaten Bone Amaliah, Andi Rezky; Hamid, Sundari; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6188

Abstract

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Accelerated Instruction (TAI) merupakan inovasi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menjawab keterbatasan penelitian sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada penerapan model TAI di jenjang pendidikan menengah, dengan menelusuri efektivitasnya dalam konteks siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Penerapan model pembelajaran TAI terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, (2) Mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran TAI terhadap hasil belajar matematika siswa, dan (3) Menganalisis pengaruh penerapan model TAI terhadap kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN 259 Patimpeng, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain non-equivalent control group, yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik analisis yang digunakan meliputi beberapa langkah, yaitu: (1) analisis deskriptif, (2) Uji Wilcoxon Signed-Rank, (3) Uji Mann-Whitney U, dan (4) pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV, terbukti dengan peningkatan signifikan pada pretest dan posttest kelas eksperimen, (2) memperbaiki hasil belajar matematika siswa, yang tercermin dari peningkatan nilai rata-rata pada posttest dibandingkan pretest, dan (3) memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kedua aspek tersebut, dengan uji statistik yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN 259 Patimpeng, Kabupaten Bone. The application of the Team Accelerated Instruction (TAI) cooperative learning model is a learning innovation in improving students' mathematical problem-solving abilities and learning outcomes. This study addresses the limitations of previous research which focused more on the application of the TAI model at the secondary education level, by exploring its effectiveness in the context of elementary school students. The objectives of this study are: (1) The application of the TAI learning model to mathematical problem-solving skills, (2) Describing the effect of the TAI learning model on student mathematics learning outcomes, and (3) Analysing the effect of the application of the TAI model on problem solving skills and mathematics learning outcomes of fourth grade students at SDN 259 Patimpeng, Bone Regency. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a non-equivalent control group design, which involved an experimental class and a control class. The analysis technique used includes several steps, namely: (1) descriptive analysis, (2) Wilcoxon Signed-Rank Test, (3) Mann-Whitney U Test, and (4) hypothesis testing. The results of this study indicate that the application of the TAI type cooperative learning model can (1) improve the mathematics problem solving ability of grade IV students, as evidenced by a significant increase in the pretest and posttest of the experimental class, (2) improve students' mathematics learning outcomes, which is reflected in the increase in the average score on the posttest compared to the pretest, and (3) have a significant effect on improving both aspects, with statistical tests showing significant differences between the experimental and control classes. Therefore, it can be concluded that the application of the TAI type cooperative learning model significantly improves the problem-solving ability and mathematics learning outcomes of grade IV students at SDN 259 Patimpeng, Bone Regency.
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Smart Apps Creator (SAC) terhadap Hasil Belajar Siswa pada di SD Negeri Panca Makmur Anti, Anti; Muhibuddin, Andi; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6232

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif Smart Apps Creator (SAC) terhadap hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Panca Makmur pada materi bangun datar. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan desain pre-eksperimen One Group Pre-test–Post-test Design, melibatkan 21 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes kognitif (pre-test dan post-test), observasi partisipasi siswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Analisis statistik mencakup statistik deskriptif (mean, standar deviasi), uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, perhitungan N-Gain Score, dan uji hipotesis Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata hasil belajar dari 53,33 (pre-test) menjadi 90,24 (post-test), dengan penurunan standar deviasi dari 13,260 ke 6,796 yang mengindikasikan pemerataan pemahaman. Nilai N-Gain rata-rata 0,77 (kategori "efektif") dan uji Wilcoxon (Z = -4,021; sig. 0,000) mengonfirmasi perbedaan signifikan. Observasi mendokumentasikan transformasi dinamika kelas dari pasif menjadi interaktif, peningkatan motivasi belajar, serta penguatan pemahaman konseptual dan prosedural. Meskipun faktor keterampilan guru dan infrastruktur teknologi memengaruhi implementasi, SAC terbukti sebagai media alternatif yang efektif dalam menciptakan lingkungan belajar dinamis dan bermakna. This study examines the effectiveness of Smart Apps Creator (SAC) interactive learning media on the learning outcomes of sixth-grade students at SD Negeri Panca Makmur regarding plane figures. A quantitative approach was employed using a One Group Pre-test–Post-test Design, with 21 students as the sample. Data were collected through cognitive tests (pre-test and post-test), observation of student participation, and documentation of the learning process. Statistical analysis included descriptive statistics (mean, standard deviation), Shapiro-Wilk normality test, Levene’s homogeneity test, N-Gain Score calculation, and Wilcoxon hypothesis testing. Results indicated a significant increase in average learning outcomes from 53.33 (pre-test) to 90.24 (post-test), with a reduction in standard deviation from 13.260 to 6.796, reflecting more uniform understanding. The average N-Gain Score of 0.77 (categorized as "effective") and Wilcoxon test (Z = -4.021; sig. 0.000) confirmed significant differences. Observations documented a shift from passive to interactive classroom dynamics, increased learning motivation, and strengthened conceptual-procedural understanding. Although teacher skills and technological infrastructure influenced implementation, SAC proved to be an effective alternative medium for creating dynamic and meaningful learning environments.
Co-Authors A. Rizal A. Rizal AA Sudharmawan, AA Aat Ruchiat Nugraha Aat Ruchiat Nungraha Abdillah SAS Abdul Wahid Abdul Wahid Abdurrachman Rahim Abul Walid Adhayani, Sri Adhayani Agung Rinaldy Malik Agustinus Jarak Patandean Ahmad Suryadi, Ahmad Ahmad Swandi Ahmad Zain Sarnoto Ahmad, Muhammad Arifin Amaliah, Andi Rezky Aminuyati Andi Muhibuddin, Andi Angelin Wardiarini Suwito Anti, Anti Apra Santosa, Tomi Aprianto, Muhammad Chusnan Arwien, Rizki Trisnawaty Asdar Asdar Asdar Asham Bin Jamaluddin Bachri, Salsabilah Syaeful Burhan Burhan Burhan Burhan, Burhan Cahyani, Andi Etty DEWANTO Dewanto Dewanto Dewi Shinta Edy Wardoyo Elka, Fri Firdaus, Afni Soraya Firdaus Fitriani Fitriani Gabriel Dammen Gerianus, Gerianus Hajrawati, Hajrawati Hamid, Sundari Hamsiah, Andi Hamsiah, Andi Hamsiah Herawati Herawati Herdakospian, Herdakospian Irwan Irwan Irwandi, Andi Jainuddin, Jainuddin Jamaluddin Jamaluddin Kasmawati Kasmawati Lahlau, Keren Limbong, Wanti Liku Lydia Maria Kusnadi Mardiana Suyuti Mardiati Mardiati Mas'ud Muhammadiah Masni Masni Muh. Safar Muh. Syahrul Ago Muhammad Arsyad Muhammad Yunus Nerti, Nerti Nur Hidayat Nur Hidayati Nur Latifah Nur Latifah, Nur Nuraeni Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurina Happy Nurlaelah, Andi Nurlaelah Patabang, Kartini Pratiwi, Andi Citra Pricilia Indah Palangi Rahmadhanningsih, Sri Ramadhana, Andi Ramadhana B Restu Januarty Hamid Safar, Muh Sahib, Nurfaizah Sahrina, Sahrina Sahrul Sahrul Santosa, Tomi Apra Sari, Windy Dian SATRIA Siswahyudianto Siti Fatimah Hiola Solissa, Everhard Markiano Sopacua, Fryan Soraya, Dewi Sri Devi, Retno Sukini, Sukini Sumartini, Rini Syahrani, Amalia Razkya Syam, Husain Syuaib, Nur Khatifah Tira, Fitriani Tismi Dipalaya, Tismi Tomi Apra Santosa Ua', Bakti Umar Umar Wantu, Hasyim Mahmud WIJOYO, HADION Zose Wirawan