Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN SOCIO SCIENTIFIC ISSUES (SSI) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL Nuraini, Nuraini; Idris, Syafrizal; Setiawan, Tulus; Muliani, Muliani; Ayunda, Desy Sary
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v7i2.16523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran SSI terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 7 Lhokseumawe. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan dirancang dengan desain penelitian quasi eksperimen yang berbentuk Nonequivalen Control Group Desain. Cara menerapkan sampel dengan teknik Purposive Sampling dimana didapatkan total 48 siswa yang terdiri dari 24 siswa kelas X1 dan X2 sebagai kelas kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest yang diperoleh siswa di kelas eksperimen adalah 41,04 dan nilai rata-rata posttest adalah 66,46, sedangkan pada kelas kontrol nilai rata-rata pretest yang diperoleh siswa adalah 48,33 dan nilai rata-rata posttest adalah 59,17. Berdasarkan data uji statistik dengan menggunakan uji independent sample test pada SPSS Versi 23 diperoleh hasil sig (2-tailed) 0,003 < signifikansi 0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dimana H0 adalah tidak terdapat pengaruh strategi SSI terhadap literasi sains siswa dan Ha adalah tedapat pengaruh strategi SSI terhadap literasi sains siswa.
Etika Pendidikan Dalam Islam: Mengaitkan Konsep Kebaikan Dalam Filsafat Muhammad, Muhammad; Sary Ayunda, Desy; Alghani, Alghani
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 1 No. 8 (2024): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/rbk5xg47

Abstract

Pendidikan Islam dan filsafat merupakan dua unsur penting yang saling melengkapi satu sama lain dalam proses transfer ilmu pengetahuan untuk mencapai pemahamn yang utuh. Panelitian ini adalah library research dimana peneliti mengunakan berbagai sumber ilmiah untuk untuk mengaitkan konsep kebaikan dalam ranah filsafat. Artikel ini membahas hubungan antara etika pendidikan dalam Islam dan teori-teori etika dalam filsafat, pentingnya integrasi keduanya untuk menciptakan pendidikan yang holistik dan berintegritas. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa dalam konteks Indonesia, pendidikan beretika sangat diperlukan untuk membentuk generasi cerdas dan berakhlak mulia. Prinsip-prinsip etika pendidikan Islam, seperti tanggung jawab moral dan keadilan, selaras dengan teori utilitarianisme, deontologi, dan etika kebajikan. Interaksi ini menciptakan keseimbangan antara kewajiban dan konsekuensi. Reformasi dalam sistem pendidikan diperlukan untuk mengintegrasikan nilai-nilai etika Islam dan filosofi pendidikan modern, menghasilkan individu yang unggul dan bertanggung jawab dalam masyarakat.  
Pengembangan LKPD Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) pada Materi Termodinamika Dea Oktaviany; Nanda Novita; Desy Sary Ayunda; Muliani Muliani; Deasy Siska
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6953

Abstract

This research aims to determine the feasibility and practicality of STEM-based LKPD learning media products on thermodynamics material as a medium that makes it easier for students to study thermodynamics material. The instrument used in the research is a feasibility and practicality questionnaire which will be given by material and media experts and given to teachers in the field of physics and students in class XI IPA 2 MAS Syamsuddhuha. This development research method refers to Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). The research results showed that experts in the media field gave a feasibility assessment of 92.3% with a very feasible category, experts in the material field gave an assessment of 88.6% with a feasible category and teacher responses gave an assessment of 86% with a very practical percentage. The results of small-scale product trials gave an assessment of 86.9% in the very practical category and the results of large-scale product trials gave an assessment of 84% in the very practical category.
PENERAPAN MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING (GDL) UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI HUKUM NEWTON Mutia, Syarifah; Muliani, Muliani; Ayunda, Desy Sary; Ginting, Fajrul Wahdi; Absa, Munzir
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v8i1.17517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Guided Discovery Learning dapat mereduksi miskonsepsi siswa dan apa penyebab terjadinya miskonsepsi terhadap hukum Newton pada siswa VIII di MtsS Ulumuddin. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Desain dengan menggunakan desain kontrol yang tidak kompatibel. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling, sampel penelitian ini adalah siswa kelas sebagai kelas kontrol dan kelas sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa masing-masing 20 orang. Tes yang digunakan berupa instrumen tes diagnostik berbentuk pilihan ganda berdesain 3 tingkat (Three-Tier) yang didukung dengan CRI (Certainty of Respons Index). Berdasarkan hasil analisis data terjadi pereduksi rata-rata persentase miskonsepsi siswa pada materi hukum Newton sebesar 20% dengan kategori rendah. Berdasarkan data uji hipotesis dengan menggunakan uji Paired Sampel T-test, diperoleh hasil sig (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari signifikan 0,05 artinya ditolak dan diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Guided Discovery Learning dapat mereduksi miskonsepsi siswa pada materi hukum Newton.
Pelatihan Orang Tua sebagai Mitra Pendidikan untuk Meningkatkan Prestasi Belajar di SMA Lhoksemawe Ayunda, Desy Sary; Muhammad; Nuraina; Wulanda
PASAI : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): June
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

parent training as an education partner, aims to empower parents with the right knowledge, skills, and strategies to support their children's learning process at home. This training will cover various aspects, from understanding the physical and psychological development of students in their teens, to techniques for dealing with different learning challenges. By actively involving parents, we hope to create a positive synergy between home and school. This method involved in-depth interviews with parents, students, and the school to understand their views on the training and the changes that occurred in educational support following the training. The research results show that parent training as an educational partner can have a positive impact on the level of student achievement in secondary schools. Effective parental training can increase their involvement in children's education, motivate students to study harder, and increase participation in school activities. In addition, parents who are trained have a better ability to provide support and assistance to overcome learning difficulties. active involvement of parents in supervising and controlling student learning activities has a positive impact on academic achievement. Parents who are directly involved in supervising students' homework and schoolwork help create a more structured and supportive learning environment.
THE EFFECTIVENESS OF REWARD AND PUNISHMENT STRATEGIES IN ENHANCING ENGLISH VOCABULARY ACQUISITION AMONG UNIVERSITY STUDENTS AT UNIVERSITAS ISLAM KEBANGSAAN INDONESIA Mursyidah, Nelly; Raiyan; Asman, Yunita; Syakbi; Ayunda, Desy Sary
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v6i1.929

Abstract

Reward and punishment are part of the learning process, both of which are often used as alternatives to motivate learning. This research used a descriptive qualitative approach with research subjects 3 English lecturers and 15 students from three different classes. Data collection was carried out by interviews. The results of the research show that the application of the reward and punishment method to increase students' English vocabulary is very enthusiastic in learning. The reward and punishment method is combined with several games and movements to motivate students to master English vocabulary. Rewards given include scores, praise, applause and handicraft prizes. Meanwhile, punishment repeats what has been learned, doesn't get a score, or doesn't even get a handicraft prize. The advantage of this method is that it fosters a sense of competitiveness and motivates students to learn optimally. Meanwhile, the disadvantage of this method is that it requires more money as a gift, sometimes it becomes a burden for students who are less active and mentally weak, and focuses on active students. Reward dan punishment menjadi bagian dari proses pembelajaran, keduanya sering dijadikan sebagai alternatif untuk memotivasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dangan subjek penelitian 3 dosen bahasa Inggris dan 15 mahasiswa dari tiga kelas yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan metode reward dan punishment terhadap peningkatan kosa kata bahasa Inggris mahasiswa sangat antusias dalam pembelajaran. Metode reward dan punishment yang dikombinasikan dengan beberapa permainan dan gerakan untuk memotivasi mahasiswa untuk menguasai kosa kata bahasa Inggris. Reward yang diberikan berupa skor, pujian, tepuk tangan, dan hadiah kerajinan tangan. Sedangkan punishment mengulang yang sudah dipelajari, tidak mendapatkan skor, atau bahkan tidak mendapatkan hadiah kerajinan tangan. Kelebihan dari metode ini adalah menumbuhkan rasa kompetitif, dan memotivasi belajar peserta didik secara maksimal. Sedangkan kekurangan dari metode ini adalah membutuhkan biaya lebih sebagai hadiah, terkadang menjadi beban bagi mahasiswa yang kurang aktif dan mental lemah, dan terfokuskan pada mahasiswa yang aktif.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN APLIKASI QUIZIZZ SEBAGAI MEDIA ASESMEN INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI LITERATUR DI ERA SOCIETY 5.0 Muhammad; Ayunda, Desy Sary
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i2.932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi penggunaan aplikasi Quizizz sebagai media asesmen interaktif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era Society 5.0. Menggunakan pendekatan studi literatur sistematis, penelitian ini menganalisis 18 artikel ilmiah terpilih yang membahas efektivitas, kelebihan, dan tantangan penggunaan Quizizz dalam konteks pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa Quizizz mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, serta efektivitas asesmen melalui fitur gamifikasi, umpan balik instan, dan analisis hasil otomatis. Namun, tantangan seperti ketergantungan pada jaringan internet dan potensi penyalahgunaan perangkat digital masih menjadi hambatan. Penelitian ini juga mengusulkan inovasi model asesmen reflektif berbasis nilai keislaman dalam Quizizz, guna memperluas fungsi aplikasi tidak hanya sebagai alat evaluasi kognitif, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter Islami. Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam desain media asesmen digital untuk pembelajaran PAI yang lebih adaptif di era teknologi. This study aims to examine the optimization of Quizizz application usage as an interactive assessment tool in Islamic Religious Education (PAI) learning in the Society 5.0 era. Employing a systematic literature review approach, this research analyzes 18 selected scholarly articles discussing the effectiveness, advantages, and challenges of using Quizizz in educational contexts. The findings reveal that Quizizz enhances learning motivation, active participation, and assessment effectiveness through features such as gamification, instant feedback, and automatic result analysis. However, challenges such as dependence on stable internet connections and potential misuse of digital devices remain significant obstacles. This study also proposes an innovation in reflective assessment models based on Islamic values using Quizizz, aiming to expand its function beyond cognitive evaluation to serve as a means of Islamic character formation. The implications of these findings highlight the necessity of continuous innovation in digital assessment media design to foster a more adaptive Islamic Religious Education learning process in the technological era.
Sinergi Perguruan Tinggi Dalam Pendampingan Dosen Pemula Untuk Penulisan Artikel Ilmiah Bereputasi Muhammad, Muhammad; Zulfikar; Iskandar, Syah; Ayunda, Desy Sary; Haekal, T.M
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 5 No. 1 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v5i1.540

Abstract

The limited academic writing skills of early-career lecturers remain a major challenge in improving the quality and quantity of scientific publications in Islamic higher education institutions. This community service program aimed to enhance the ability to write Islamic-oriented scientific articles through collaboration between Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) and the State Institute for Islamic Studies (IAIN) Takengon. The program involved 10 early-career lecturers who participated in a three-day offline training followed by two weeks of online mentoring. The method employed included intensive workshops, structured writing practice, and evaluative mentoring by senior lecturers. The results showed significant improvement, with 83% of participants able to produce articles that met the standards of nationally accredited journals. A total of 8 articles were successfully completed and submitted, with 5 articles accepted and published in SINTA 4-5 journals, while 3 others are still under review. This program also facilitated the formation of a cross-campus writing group committed to ongoing academic collaboration. These findings indicate that inter-institutional collaboration combined with a mentoring approach is effective in strengthening the scientific writing capacity of early-career lecturers in Islamic universities. Keywords: Collaboration, Early-Career Lecturers, Academic Writing, Publication, Islamic Higher Education Rendahnya kemampuan menulis ilmiah dosen pemula menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi di perguruan tinggi Islam. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis artikel ilmiah berwawasan Islam melalui kolaborasi antara Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon. Kegiatan diikuti oleh 10 dosen pemula yang mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari secara luring dan dilanjutkan dengan pendampingan daring selama dua minggu. Metode yang digunakan mencakup pelatihan, praktik menulis artikel secara bertahap, serta mentoring evaluatif oleh dosen senior. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 83% peserta mampu menyusun artikel sesuai standar jurnal nasional terakreditasi. Sebanyak 8 artikel berhasil ditulis dan diajukan, dengan 5 artikel telah diterima dan terbit di jurnal SINTA 4-5, sementara 3 artikel lainnya masih dalam proses review. Program ini juga menghasilkan kelompok penulis lintas kampus yang berkomitmen melanjutkan kolaborasi akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarinstitusi dengan pendekatan mentoring efektif dalam meningkatkan kapasitas penulisan ilmiah dosen pemula di lingkungan perguruan tinggi Islam. Kata kunci: Kolaborasi, Dosen Pemula, Penulisan Ilmiah, Publikasi, Perguruan Tinggi Islam    
Pemanfaatan Media Handycraft untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara bagi Siswa SD Negeri 10 Muara Batu Wulanda; Zahara, Yulia; Sary Ayunda, Desy; Furqan, Al; Zahrah, Mutika; Fajriah, Winda
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v2i1.178

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui penggunaan media handycraft di SDN 10 Muara Batu. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juni 2024 dengan partisipasi 23 siswa kelas 5. Terdapat tiga sesi utama dalam kegiatan ini: pembukaan, penyampaian materi, dan pelatihan handycraft. Siswa diminta membuat kerajinan tangan yang digunakan sebagai media untuk bercerita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan berbicara dan partisipasi siswa. Evaluasi pada 24 Juni 2024 menunjukkan tingkat kepuasan sebesar 92,36% dari 25 responden, baik siswa maupun guru, yang menilai pelatihan ini efektif. Program ini juga berhasil meningkatkan rasa percaya diri dan kreativitas siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP LITERASI SAINS PESERTA DIDIK Nasution, Nurul Azmi; Ginting, Fajrul Wahdi; Setiawan, Tulus; Muliani; Ayunda, Desy Sary
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/luminous.v6i2.19017

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media pembelajaran interaktif terhadap literasi sains peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimen dan dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Teknik sampling yang dipilih adalah menggunakan purposive sampling berjumlah 36 peserta didik yaitu 20 peserta didik kelas XI-1 sebagai kelas eksperimen dan 16 peserta didik kelas XI-2 sebagai kelas kontrol. Hasil uji hipotesis untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap literasi sains peserta didik, yaitu menggunakan uji Independent sample t-test dengan teknik insrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dari pengumpulan data diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,006 ≤ 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yaitu terdapat perbedaan kemampuan literasi sains peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi suhu dan kalor berbantuan media pembelajaran interaktif. Berdasarkan data penelitian dan analisis penelitian maka diperoleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen yaitu kelas XI-1 senilai 27,81 dan nilai posttest yaitu 81,35, sedangkan kelas kontrol yaitu kelas XI-2 memiliki rata-rata nilai pretest senilai 26,30 dan nilai posttest yaitu 69,92. Dapat disimpulkan bahwa terdapat signifikansi pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dibandingkan dengan model pembelajaran Direct Instruction