p-Index From 2021 - 2026
5.847
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Citra Tubuh Dengan Harga Diri Pada Remaja Di SMKN 32 Jakarta Selatan Aryani, Naurah Salsabilah; Reni, Reni; Rahayu, Septirina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara citra tubuh dan harga diri pada remaja di SMKN 32 Jakarta Selatan. Masa remaja merupakan periode perkembangan yang rentan terhadap perubahan fisik dan psikologis, sehingga persepsi terhadap tubuh dapat memengaruhi pembentukan harga diri. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan desain kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari 213 siswa kelas X SMKN 32 Jakarta Selatan. Sampel penelitian berjumlah 69 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling, dengan penyesuaian berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire–Appearance Scales (MBRSQ-AS) untuk mengukur citra tubuh, Rosenberg Self-Esteem Scale untuk mengukur harga diri, serta Google Form sebagai media pengumpulan data. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank untuk mengetahui kekuatan dan signifikansi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara citra tubuh dan harga diri pada remaja, dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 (p < 0,05). Sebagian besar responden memiliki tingkat harga diri sedang (62,3%), sementara lebih dari setengah responden (53,6%) menunjukkan citra tubuh negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa citra tubuh berperan penting dalam pembentukan harga diri remaja, namun persepsi negatif terhadap tubuh tidak selalu berimplikasi pada rendahnya harga diri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan intervensi psikososial untuk meningkatkan kesejahteraan mental remaja.
ANALISIS KELAYAKAN DAN NILAI TAMBAH (VALUE ADDED) USAHA SARABBA BUBUK KHAS LEON DESA ROSOAN KECAMATAN ENREKANG KABUPATEN ENREKANG Reni, Reni
WIRATANI Vol 8, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v8i2.545

Abstract

Menganalisis kelayakan dan nilai tambah usaha sarabba bubuk, minuman tradisional berbahan dasar jahe khas Sulawesi di Dusun Leon, Desa Rosoan, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Fokus utama penelitian adalah untuk mengetahui biaya, penerimaan dan pendapatan dari usaha sarabba bubuk apakah layak secara ekonomis serta mengetahui nilai tambah (value added) dari produk yang dihasilkan. Aspek Finansial Usaha berkaitan dengan penentuan kebutuhan jumlah dana dan sekaligus alokasinya adapun komponen yang diperlukan dalam penyusunan analisis ekonomi finansial meliputi, Asumsi dasar Perhitungan, Kapasitas Produksi, dan Analisis Biaya. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari responden penelitian dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel yang digunakakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Purposive sampling adalah metode pengambilan sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu dan secara non acak sesuai tujuan penelitian. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui nilai tambah dari suatu produk digunakan analasis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Kemudian dalam menentukan keayakan usaha sarabba bubuk menngunakan dua metode yaitu R/C Ratio (Revenue Cost Ratio) dan BEP (Break Event Point). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai tambah sebesar Rp. 54.231 per kg dengan rasio nilai tambah 58,75 % yang berada pada indikator rasio tinggi yakni > 40 % yang artinya bahwa terjadi peningkatan nilai tambah yang relatif tinggi. Mengenai analasis kelayakan, diperoleh hasil R/C Ratio sebesar 1,72, yang artinya setiap pengeluaran biaya sebesar Rp 1,00 maka pelaku usaha sarabba bubuk akan mendapat penerimaan sebesar Rp 1,72. Kemudian dari sisi analisis BEP diperoleh BEP Unit (kg) sebesar 3,98 kg dan BEP harga sebesar Rp 398.106 yang artinya usaha ini berada pada titik impas
Persepsi Masyarakat Toraja Strata Tana’ Karurung Dan Tana’ Kua-Kua dalam Prosesi Adat Rambu Solo’ Dilembang Rantedada Kabupaten Tana Toraja Reni, Reni; Gugule, Hamdi; Sidik, Sangputri
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 2 No. 6 (2025): (SEPTEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/jwvmmx84

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Toraja strata tana’ karurung dan tana’ kua-kua dalam prosesi Adat Rambu Solo’ di Lembang Rantedada Kab. Tana Toraja. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. adapun metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini ialah melalui metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan penulis dalam penulisan karya ilmiah ini ialah dengan menggunakan analisi model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat Toraja secara khusus masyarakat pada Strata Tana’ karurung dan Tana’ Kua-kua tidak begitu merasakan kenyamanan atas perkembangan pesta adat yang semakin hari mereka melihat pesta tersebut semakin meriah dan mengahabiskan cukup banyak biaya dalam pelaksanaannya. Ditambah lagi yang sangat mereka rasakan ialah mereka akan dililit oleh banyak nya hutang oleh karena transaksi hewan kurban yang terjadi sebelumnya. Juga ditemukan dari lokasi penelitian masyarakat mengatakan biaya yang mereka gunakan untuk sebuah pesta lebih besar dari biaya untuk menyekolahkan anak-anak mereka.
Analisis Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Anemia Pada Calon Pengantin Wanita Reni, Reni; Kusumahati, Evi; Ilahi, Amalia Qudrotun
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.643

Abstract

Kesehatan Calon Pengantin (Catin) perempuan berperan penting dalam menentukan kualitas generasi berikutnya. Anemia masih menjadi masalah utama, dengan prevalensi remaja putri di Jawa Barat sebesar 33,7% berdasarkan Riskesdas 2018, lebih tinggi dari angka nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian anemia pada calon pengantin perempuan di Puskesmas Pagarsih Kota Bandung. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi mencakup seluruh catin perempuan yang terdaftar, dengan teknik total sampling sebanyak 113 responden. Kriteria inklusi adalah catin yang menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap dan memiliki data rekam medis valid. Data yang dikumpulkan meliputi tinggi badan, berat badan, dan kadar hemoglobin. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan analisis hubungan dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki IMT normal (64,6%), namun prevalensi anemia mencapai 61,9%. Analisis statistik menunjukkan p = 0,132 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan signifikan antara IMT dan kejadian anemia. Disimpulkan bahwa risiko anemia tetap tinggi meskipun status gizi makro normal. Anemia kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti asupan zat gizi mikro, pola makan, dan kondisi fisiologis. Diperlukan intervensi preventif yang lebih komprehensif melalui edukasi gizi dan suplementasi zat besi sebelum kehamilan
The Effect of Digital Infrastructure Development on Regional Economic Growth in Indonesia: A Spatial Econometrics Approach Faisal, M Gelar; Asfo, Nurlaila Syarfiah; Reni, Reni; Putra, Feby Arma; Hamdallah, M Andika Hariz
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4632

Abstract

This study examines how digital infrastructure development influences regional economic growth in Indonesia by explicitly accounting for spatial interdependence among provinces. Using a balanced panel of 34 provinces over 2015–2021 (238 observations), digital infrastructure is proxied by the proportion of individuals using the internet, while economic growth is measured as real GRDP per capita growth. Global Moran’s I indicates spatial clustering in both growth and digital connectivity, motivating a spatial econometric framework. The main specification estimates a Spatial Durbin Model (SDM) with province and year fixed effects and a row-standardized k-nearest neighbors spatial weights matrix (k=5) to capture outcome dependence and covariate spillovers. Results show that digital infrastructure has a positive and statistically significant direct effect on provincial growth, and it also produces a positive indirect effect, implying measurable spillovers to neighboring provinces. Decomposition into direct, indirect, and total impacts reveals that accounting for spatial feedback increases the estimated overall contribution of digital infrastructure relative to non-spatial interpretations. Robustness checks using alternative neighborhood definitions and alternative digital access proxies confirm the stability of the main findings, while a lagged specification suggests the relationship is not driven solely by contemporaneous reverse causality. The evidence implies that digital infrastructure is a network-type investment whose returns extend beyond administrative borders. Policy efforts should therefore combine connectivity expansion with coordinated regional planning and complementary measures—such as digital skills and MSME adoption support—to maximize growth benefits and reduce interregional digital gaps. These insights contribute to spatial growth literature by documenting Indonesia’s digital spillovers during adoption.Keywords: Digital Infrastructure, Regional Economic Growth, Spatial Econometrics, Spatial Durbin Model (SDM), Spatial Spillover Effects.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial TikTok dengan Tingkat Kecemasan pada Remaja di SMKN 32 Jakarta Chandra, Calista Erica; Rahayu, ⁠Septirina; Reni, Reni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6030

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, khususnya dalam bidang media sosial, telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari remaja. Salah satu platform media sosial yang sangat populer di kalangan remaja saat ini adalah TikTok. Aplikasi ini tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi, ekspresi diri, dan pencarian informasi. Intensitas penggunaan TikTok yang tinggi berpotensi memberikan dampak terhadap kondisi kesehatan mental remaja, terutama yang berkaitan dengan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan remaja dengan tingkat penggunaan media sosial TikTok pada siswa kelas XI di SMKN 32 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, sehingga pengukuran variabel dilakukan pada satu waktu tertentu. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling, kemudian disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner berbasis g-form untuk mengukur tingkat kecemasan dan intensitas penggunaan TikTok. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui kekuatan dan signifikansi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial TikTok dan tingkat kecemasan remaja, dengan nilai signifikansi sebesar 0,040 (p < 0,05). Sebanyak 58,6% responden mengalami tingkat kecemasan ringan, sementara 97,1% responden menggunakan TikTok pada tingkat moderat. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok berpengaruh terhadap tingkat kecemasan remaja, namun pengaruh tersebut tidak selalu bersifat negatif, tergantung pada intensitas dan cara penggunaannya.
Optimalisasi Perkembangan Psikososial Lansia melalui Intervensi Edukasi dan Terapi Kelompok Terapeutik Emilia, Ni Luh; Susanti, Herni; Putri, Yossie Susanti Eka; Reni, Reni; Mbaloto, Freny Ravika
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.533

Abstract

Abstrak: Lansia harus mampu menerima kehidupan mereka secara bermakna agar tercapai kesejahteraan psikososial, karena kegagalan dalam mencapai tugas perkembangan pada tahap ini dapat menghasilkan rasa putus asa, kecewa dan kehilangan makna hidup.  Oleh karena itu, intervensi yang memfasilitasi interaksi sosial, dukungan emosional, dan kemandirian sangat penting bagi lansia seperti terapi kelompok. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan edukasi dan terapi kelompok terapeutik untuk mengoptimalisasi perkembangan psikososial lansia. Hasilnya ada 22 lansia yang mengikuti kegiatan. Tugas perkembangan meningkat dari 99,11% menjadi 100% demikian pula dengan aspek perkembangan lansia sebelum intervensi 88,57% meningkat menjadi 100%. Lansia juga terlihat antusias karena memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang diri, kondisi kesehatan, dan peran sosialnya, sehingga mampu meningkatkan penerimaan diri, rasa bermakna, serta kepercayaan diri. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi dan latihan kelompok terapeutik terbukti memberikan dampak yang sangat positif terhadap pelaksanaan tugas perkembangan dan pemenuhan aspek psikososial lansia.
Mindful learning through mindfulness bells as a predictor to improve student learning outcomes Reni, Reni; Saputri, Vike Aprilianin Marwintaria; Gautama, Sidartha Adi
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 9, No 1 (2025): International Journal of Science and Applied Science: Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijsascs.v9i1.113264

Abstract

This study was motivated by the importance of improving student learning outcomes through a learning approach that not only focuses on cognitive aspects but also shapes students' awareness, attitudes, and positive behaviour. This study aims to determine the effect of mindful learning on improving student learning outcomes with mindful bells at Buddhist Sunday School (BSS) Dharma Gaya, Metro City. Mindful Learning is a learning approach that emphasises full awareness in the learning process. Students are encouraged to be fully present, aware, and focused on every activity they do. Mindful bells are used as a tool to help students direct their attention to learning in a calmer and more focused manner. This study used a quantitative approach with a survey method involving 45 students as the overall subjects of the study. The research instrument used was a questionnaire with a Likert scale that measured mindful learning with mindful bells. Simple linear regression analysis was used to test the research hypothesis, and SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) for Windows version 26 was used as a tool to analyse the data. The results showed that there was a positive and significant influence of 65.5% between the variables of mindful learning with mindful bells and the improvement in student learning outcomes at BSS Dharma Gaya Kota Metro. Meanwhile, the remaining 34.5% was influenced by other factors not included in the study. This means that the better the application of mindful learning with mindful bells in learning activities, the more it will improve student learning outcomes as shown by changes in the cognitive, affective, and psychomotor aspects of students.
Co-Authors Achmad Widodo Afiandi, Ravi Afrizal Sano Agung Ramadhan, Agung Ramadhan Ahmad Muktamar B Aisyah Aisyah Akhmad Dahlan Amri Anas Alhifni Aryani, Naurah Salsabilah Asfo, Nurlaila Syarfiah Assidiq, Assidiq Astrid Novita, Astrid Azzahrah, Safira Barocah, Alfika Henny Chandra, Calista Erica Citra, Alya Rahma Deti Kurniati Devi, Helena Dwi Kurniawati, Dwi Edlin, Zahara Edy Utomo Emilia, Ni Luh Faisal, M Gelar Feby Arma Putra GP, Lazuardi Gurruh Dwi Septano Halim, Nur Hamdallah, M Andika Hariz hamdi gugule Handayani, Fatiah Hastuti Retno Kuspiyah, Hastuti Retno Hendri Marhadi Herni Susanti Heru Setiawan Idrus Salam Ilahi, Amalia Qudrotun Immanuela, Intan In in Indriani, In in Indriani Indo Santalia Ismoyo Haryanto Junaedi, Abdus Salam Kandias, Rhakean Khamila, Khamila Kusumahati, Evi Lestari, Arini Shulkha Liaufaldi, Nurjafa Listi, Listi Lutfi, Muhtar Mahmud Alpusari MAULANA, ZAFRI Mohamad Rahmatuloh, Mohamad Rahmatuloh Mualimah, Eka Nurul Muhammad Ikhsan Muhammad Rakib Musdalifa Musdalifa N. Nurjanah Nafiz Annas Neni Hermita Nia Kurniati Nurmala, Anita Nursyamsi Nursyamsi Oktavia, Beby Padapi, Astrini Peribadi, Peribadi Pratama Zurmauliriansyah, Rifzki Purbandari, Theresia Rahayu, Septirina Rahayu, ⁠Septirina Rahmawati Muin Renaldi Reza Maulana Rezty Arizta Putri Rifqa Gusmida Syahrun Barokah Rina Agustina Rindu, Rindu Rise Meilani, Rise Meilani Riyanto Riyanto Sadam, Muhammad Saipul Salman, Faris Sancka Stella G. Sihura Sangputri Sidik Septiani, Sella Septirina, Septirina Sidartha Adi Gautama siti rodiah Solihatulmilah, Elih Sri Suryanti Suhartini, Shanti Syam, Agus Syarif, Iif Ahmad Tahir, Sumiati Tampubolon, Desi Putri Tunda, Amin Vike Aprilianin Marwintaria Saputri Vito, Yulius Kristoforus Wa Ode Yusria Wahab, Abd. Wahyuddin G, Wahyuddin Yenni Yenni Yosal Iriantara Yossie Susanti Eka Putri