Claim Missing Document
Check
Articles

Supervisi Klinis Untuk Pengembangan Profesionalisme Guru: Analisis Keterampilan Manajerial Dan Inovasi Pembelajaran Di MAN Insan Cendekia Paser Arbain Arbain; Sudadi Sudadi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6613

Abstract

Supervisi klinis merupakan pendekatan strategis dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru melalui peningkatan keterampilan manajerial dan inovasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran supervisi klinis dalam memfasilitasi pengembangan profesionalisme guru di MAN Insan Cendekia Paser, khususnya dalam aspek keterampilan manajerial dan penerapan inovasi pembelajaran, penelitian ini menunjukkan bahwa supervisi klinis memberikan peluang bagi guru untuk merefleksikan praktik pembelajaran, menerima umpan balik konstruktif, dan mengintegrasikan pendekatan inovatif dalam proses pengajaran. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa keterampilan manajerial yang efektif berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sementara inovasi pembelajaran berbasis teknologi dan pedagogi modern meningkatkan keterlibatan serta hasil belajar siswa. Supervisi klinis tidak hanya bertindak sebagai sarana evaluasi, tetapi juga sebagai proses pengembangan berkelanjutan yang memperkuat kemampuan guru dalam menghadapi dinamika pendidikan abad ke-21. Oleh karena itu, implementasi supervisi klinis yang terstruktur dan berkelanjutan di MAN Insan Cendekia Paser diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong transformasi positif dalam praktik pengajaran.
PERAN DOSEN DALAM IMPLEMENTASI FIELD STUDY PADA MATA KULIAH KOMUNIKASI PENDIDIKAN DI UIN SULTAN AJI MUHAMMAD IDRIS SAMARINDA MUHAMMAD REDZA MADZKURI; Mukhamad Ilyasin; Bahrani; Sudadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Studi Lapangan sebagai Dosen merupakan inisiatif inovatif yang dirancang untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional calon pendidik di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, khususnya dalam mata kuliah Komunikasi Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program, termasuk strategi pembelajaran, dinamika kelas, dan dampaknya terhadap kemampuan mengajar mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan yang dilakukan secara siklis. Temuan menunjukkan bahwa program ini diimplementasikan melalui tiga tahap utama: persiapan mengajar, praktik mengajar, dan refleksi-evaluasi. Program ini secara efektif meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mempersiapkan materi pembelajaran, mengelola kelas, dan menerapkan strategi komunikasi pendidikan yang dialogis. Tantangan utama meliputi tingkat kesiapan mahasiswa yang bervariasi, waktu praktik yang terbatas, dan kurangnya pengalaman dalam menangani hambatan komunikasi antarpeserta didik. Secara keseluruhan, program Studi Lapangan sebagai Dosen terbukti relevan dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan kompetensi pedagogik calon pendidik di masa mendatang. Kata Kunci: Studi Lapangan, komunikasi pendidikan, kompetensi mengajar, UIN Samarinda, studi kualitatif
PENGGUNAAN APLIKASI MANAJEMEN REFERENSI DALAM MEMBUAT KARYA TULIS ILMIAH Muhammad Taufiqurrahman; Ahmad Ridani; Sudadi; Bahrani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12574

Abstract

Information technology advancements demand systematic reference management to maintain academic integrity. This study aims to examine the role of reference management applications in enhancing the efficiency and quality of scientific writing. Employing a library research method with content analysis, the study evaluates literature regarding the use of software such as Mendeley, Zotero, and EndNote. The results indicate that these applications facilitate metadata organization, automated citations (APA, MLA, IEEE), and the prevention of accidental plagiarism. Integration with word processors significantly improves bibliography accuracy and researcher productivity. The study concludes that utilizing this technology is a crucial necessity in the modern academic world to ensure consistency and professionalism. Using these tools not only simplifies technical aspects but also strengthens the intellectual depth of scientific work.
Supervisi Pendidikan dan Tantangan Transformasi Masyarakat dalam Era Digital 5.0 Ferdiansyah Ferdiansyah; Sudadi Sudadi
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yaitu dengan membaca, mencatat, mengelola bahan penelitian, serta menelaah berbagai sumber yang relevan, termasuk hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan berperan penting dalam membantu guru menyusun rencana pembelajaran yang efektif, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, mengawasi dan mengevaluasi kegiatan pendidikan, serta memperbaiki berbagai kendala yang dapat menghambat pencapaian tujuan pendidikan. Kesimpulannya, supervisi pendidikan merupakan strategi penting untuk meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan melalui kegiatan pembinaan, pengawasan, pengarahan, dan evaluasi secara berkelanjutan.
Exploring the Impact of Madrasah Head's Leadership Style on Teacher Performance Muhammad Taufiqurrahman; Ahmad Ridani; Sudadi Sudadi
Indonesian Journal of Education and Social Studies Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/ijess.v4i2.12977

Abstract

This study is motivated by the demands of the reform era, which emphasizes the improvement of education quality through the strategic role of the madrasah principal not only as a manager but also as a visionary leader capable of creating a conducive work environment and promoting teacher professionalism. The participatory and Islamic-oriented leadership style at the madrasah is considered to have a positive impact on teachers’ enthusiasm and sense of responsibility. This research uses a quantitative correlational approach with survey instruments to determine the extent to which leadership style influences teacher performance. The results show that the principal’s leadership style has a very significant effect on teacher performance, with a contribution of 88.5%. In comparison, the remaining 11.5% is influenced by other factors not examined in this study. These findings emphasize the crucial role of leadership style in enhancing teacher performance and the overall quality of education at madrasah.
Kontribusi Kompetensi Kepribadian dan Profesional Guru terhadap Hasil Belajar PAI Siswa MI Kutai Kartanegara Sindy Karulita; Zurqoni Zurqoni; Sudadi Sudadi
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.1123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kompetensi kepribadian merujuk pada kualitas pribadi guru sebagai teladan, meliputi integritas, kedewasaan, kearifan, dan akhlak mulia, sedangkan kompetensi profesional mencakup penguasaan materi, pengembangan kurikulum, dan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur kualitatif dengan analisis isi terhadap sumber primer dan sekunder, termasuk regulasi pendidikan, kitab klasik pendidikan Islam, serta kajian empiris kontemporer tentang kompetensi guru dan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompetensi kepribadian berperan signifikan dalam membentuk sikap, motivasi, dan internalisasi nilai-nilai Islam siswa; (2) kompetensi profesional secara langsung memengaruhi kualitas penyampaian pembelajaran dan hasil belajar kognitif; (3) kedua kompetensi secara simultan memberikan kontribusi substansial terhadap hasil belajar PAI, dengan temuan penelitian terdahulu menunjukkan kisaran kontribusi 22% hingga 84%. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Kutai Kartanegara secara sistematis memperkuat kompetensi kepribadian dan profesional guru melalui program pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagai strategi peningkatan hasil belajar PAI.
PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA PERSPEKTIF IMAM GHAZALI Esa Claudia Putri; Arifuddin; Siti Rahmah Diana; Muhammad Yunus; Rafiatul Latifah; Rina Riyanti; Muhammad Firdaus; Alya Fadila; Ismail; Muhammad al-Fain Arrafi; Masbiyanti; Cholid Shihabul Hikam; Husnul Puad; Akhmad Ramli; Khojir; Sudadi
CENDIKIA Vol 3 No 2 (2020): CENDEKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v3i2.189

Abstract

Penelitian berikut yaitu suatu gagasasan yang ditawarkan Imam Al-Ghazali mengenai pendidikan anak dalam keluarga. Pendidikan anak ialah suatu kehendak nyata yang dikerjakan dalam membentuk tingkah laku yang dianjurkan dalam agama pada anak. Seperti halnya karakter pendidikan Islam yang mana diterangkan dari Imam Al-Ghazali bahwasannya nilai moralitas yang menjadi penekanan utama terhadap pendidikan anak dalam Islam. Pentingnya pendidikan anak dalam hal ini berikut adalah rumusan masalahnya: bagaimana pendidikan anak dalam keluarga perspektif Imam Al- Ghazali. Penelitian berikut ialahpenelitian kepustakaan (library reseach). Dan memakai pendekatan historis, sumber data pada penelitian ini ialah sekunder dan primer, serta memakai content analysis dalam penelitian ini. Adapun hasilnya dari penelitian berikut ialah Imam Al- Ghazali berkaitan pendidikan telah mengutamakan pada akhlaknya yaitu pembinaannya serta menanamkan budi pekeri pada anak sejak kecil.
Integration of Local Wisdom Values in Character Education: A Comparative Study between Indonesia and Malaysia Khojir Khojir; Kamarul Azmi Jazmi; Rosita Rosita; Sudadi Sudadi; Agus Setiawan; Muhammad Zuhair Zainal
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 12 No. 3 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM November 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i3.11611

Abstract

Character education has become a strategic focus in shaping the quality of young generations in Indonesia and Malaysia, particularly amid the challenges of globalization, urbanization, and Western cultural influences that erode moral values and cultural identity. This study aims to identify models and practices for integrating local wisdom into character education, as well as to analyze the similarities, differences, and contributions of these practices to the development of students’ character in both countries. The research employed a Systematic Literature Review (SLR) with a meta-synthesis approach to examine, evaluate, and synthesize qualitative research findings from accredited national and international journals (2019–2025). Fifteen articles met the final inclusion criteria (11 from Indonesia, 4 from Malaysia). The results indicate that: (1) In Indonesia, the integration of local wisdom values is implemented through curriculum, thematic learning, extracurricular activities, and habitual practices in daily life, whereas in Malaysia, integration occurs through specialized curricula, culturally-based instruction, and community education. (2) Similarities between the two countries lie in the role of local wisdom in strengthening moral, social, and religious character, while differences are found in cultural scope, curriculum focus, and language roles. (3) Integrating local wisdom significantly reinforces character education, fosters moral and social values, and preserves students’ cultural identity according to the national context of each country.
STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Andi Tiara Nur Fadhillah; Sudadi; Bahrani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13972

Abstract

This article examines conflict management strategies as an effort to improve the quality of Islamic educational institutions. Conflict is an inevitable phenomenon in every organization, including Islamic educational institutions that have complex institutional dynamics. Unmanaged conflict has the potential to hinder educational goal achievement, deteriorate work climate, and weaken service quality. Conversely, strategically and constructively managed conflict can serve as a catalyst for innovation, strengthen organizational cohesion, and drive continuous quality improvement. Using a library research approach with critical analysis of recent academic literature from Indonesian and international journals as well as foundational texts, this article examines: (1) the concept and typology of conflict in Islamic educational institutions; (2) relevant conflict management models and strategies; (3) the relationship between effective conflict management and institutional quality improvement; and (4) recommendations for implementing conflict management strategies in the Islamic education context. The findings indicate that integrative conflict management strategies—which combine collaborative approaches, Islamic value-based mediation, and transformational leadership—prove most effective in converting conflict from a barrier into positive energy for quality improvement in Islamic educational institutions.
AI DAN DILEMA BERPIKIR: KEMAJUAN INTELEKTUAL ATAU KEMUNDURAN KRITIS? Mohamad Akbar; Sudadi; Bahrani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13979

Abstract

This article examines the dialectical relationship between the development of artificial intelligence (AI) and human critical thinking capacity in the era of digital transformation. AI, evolving at an exponential pace, has fundamentally altered how humans process information, make decisions, and construct knowledge. On one hand, AI offers an acceleration of human cognitive capacity through intellectual augmentation; on the other, excessive dependence on AI poses serious risks to independent, reflective, and critical thinking. Using a library research approach with critical analysis of recent academic sources and foundational texts, this article examines four main dimensions: (1) AI's impact on human cognitive architecture; (2) the relationship between AI use and critical thinking development; (3) critical education perspectives on AI's cognitive threats; and (4) recommendations for building a balance between AI utilization and the preservation of critical thinking capacity. The findings indicate that AI has the potential to be an extraordinary instrument of intellectual progress as well as a latent threat to human cognitive autonomy, depending on whether humans position themselves as passive users or as critical and reflective agents.
Co-Authors Achmad Musyafa' Achmad Ruslan Afendi Agus Rofi’i Agus Setiawan Ahmad Muadin Ahmad Muktamar B Ahmad Muqaffi AHMAD RIDANI Ahmad Ridani Ahyat, Muhamad Aji Luqman Panji Akhmad Ramli Ali Yusron Alya Fadila Amrizal Amrizal Andi Tiara Nur Fadhillah Arbain Arbain Ardiansyah Arifin Arifin Arifuddin Ayu Puspitasari Bahrani Bashori Bashori Chairul Anwar Choirus Sholihin Cholid Shihabul Hikam Didi Sudrajat Dina Destari Djunaedi Djunaedi Dwi Utari Dwi Utari Egi Rodlia Fitri Enos Lolang Erlin Ermawati Esa Claudia Putri Fathul Jannah Fatimah Malini Lubis Fatkhur Rohman Jamil Ferdiansyah Ferdiansyah Fina Kholij Zukhrufin Glisina Dwinoor Rembulan Herman Herman Husen Husnatul Fitriyah Husnul Puad I Nyoman, Sudyana, Ilham Arief Ismail Iwan Henri Kusnadi Iwan Henri Kusnadi Joko Ariawan Junita Irawati Kamarul Azmi Jazmi Khojir Laros Tuhuteru Lina Revilla Malik Masbiyanti Merdi F. Mamonto Misbahul Munir Mohamad Akbar Muadin, Akhmad Muchammad Eka Mahmud Muh. Safar Muhamad Rif'an Muhammad al-Fain Arrafi Muhammad Firdaus Muhammad Ihsan Dacholfany Muhammad Nasir MUHAMMAD REDZA MADZKURI Muhammad Rohim Muhammad Subhan Iswahyudi Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Yunus Muhammad Zuhair Zainal Mukhamad Ilyasin Mumu Muzayyin Maq Mutmainnah, Muthia Nanda Saputra Nofirman, Nofirman Nurpeni Priyatiningsih Pikir Wisnu Wijayanto Prasetio Rumondor Rafiatul Latifah Ratih Kirana Ratih Kusumastuti Rina Andriani Rina Riyanti Rivi Antoni Riyanti, Apriani Rochmi Hastuti Rosita Rosita Sabda Imani Rubiarko Salehudin Salehudin Sindy Karulita Singgih Prastawa Siti Julaiha Siti Rahmah Diana Sitriah Salim Utina Subiantoro Sumarmi Sumarmi Sumarni Rumfot Suyuti Suyuti Syafrida Damanik Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syatria Adymas Pranajaya Tanti Widia Nurdiani Teguh Setiawan Wibowo Venny Oktaviany Yuni Aprilianti Zulkifli Zulkifli Zuraida Zuraida Zurqoni