Claim Missing Document
Check
Articles

KREATIVITAS PEMBERIAN REWARD DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMP SWASTA SABILINA TEMBUNG Bako, Nurhayati; Soiman, Soiman; Julaiha, Juli
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 7 No 1 (2024): Volume 7 (1) Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56488/scolae.v7i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas pemberian reward dalam pembelajaran PAI dan juga terkait dampak pemberian reward dalam pembelajaran PAI terhadap siswa-siswi di SMP Swasta Sabilina Tembung. Pemberian reward ini dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi yang merupakan jenis penelitian di mana penelitian ini melibatkan penyelidikan ilmiah terhadap peristiwa yang dialami oleh individu dan kelompok. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa bentuk kreativitas pemberian reward yang dilaksanakan oleh guru PAI dalam pembelajaran di dalam kelas di SMP Swasta Sabilina Tembung yaitu berupa reward materi dan non materi. Reward materi yaitu reward hadiah (berupa uang jajan yang dibertikan kepada siswa-siswi yang berhasil menjawab quiz) dan reward nilai, sedangkan reward non-materi berbentuk abstrak yaitu kalimat pujian dan tepuk tangan yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa berprestasi agar mereka tetap bersemangat dalam mempertahankan dan meningkatkan prestasi mereka. Dampak pemberian reward yang dilaksanakan oleh guru PAI terhadap siswa berdampak positif terhadap perkembangan kognitif di pembelajaran PAI sehari-hari. Hal ini sesuai dengan hasil temuan peneliti di lapangan bahwa perbedaan sebelum dilaksanakan pemberian reward dan sesudah dilaksanakan pemberian reward ini di 3 kelas yang berbeda sangat signifikan dan terdapat perbedaan yang sangat terlihat.
Analisis Prinsip Hutang Piutang Menurut Hadis dan Versi Pinjaman Online Nazmi, Khairin; Is, Fadhilah; Julaiha Pulungan, Juli
Private Law Vol 5 No 1 (2025): Private Law Universitas Mataram
Publisher : Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prlw.v5i1.6267

Abstract

Perkembangan teknologi di masyarakat saat ini juga memunculkan inovasi baru dalam layanan keuangan berbasis teknologi informasi yang dikenal sebagai Financial Technology (Fintech). Fintech lending atau disebut juga Fintech Peer-to-Peer Lending atau layanan. Meminjam dan meminjamkan uang berbasis teknologi informasi merupakan salah satu inovasi di sektor keuangan dengan memanfaatkan teknologi yang memungkinkan pemberi pinjaman dan peminjam untuk melakukan transaksi pinjam pinjam tanpa harus bertemu langsung. Mekanisme transaksi pinjam pinjam dilakukan melalui sistem yang telah disediakan oleh penyelenggara Fintech Lending, baik melalui aplikasi maupun website. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif melalui penelitian perpustakaan yang akan mengkaji prinsip-prinsip utang sesuai dengan hadis dan versi utang pinjaman. Oleh karena itu, pinjaman online yang sesuai dengan praktik Nabi Muhammad saw. adalah tidak adanya tambahan uang atau nominal dari kreditur (pemilik uang), karena jika itu terjadi maka interpretasinya berbeda, maka itulah yang disebut riba. Namun, dilihat dari praktik pinjaman online yang sedang beredar, kesepakatan di awal dinyatakan dengan suku bunga yang sudah ditemukan mulai dari 3% dan seterusnya, sehingga jika pinjaman online tersebut berbentuk itu, tentu dikatakan sebagai pinjaman yang mengandung riba dan tidak sesuai dengan Hadits Nabi Muhammad.
SUNAN AN-NASĀ'Ī: KARYA MONUMENTAL DI BIDANG ILMU HADIS Rahayu, Sri Ulfa; Julaiha, Juli
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 4 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i1.1166

Abstract

Sunan An-Nasāī adalah salah satu kitab hadis terpenting dalam Islam, yang disusun oleh Imam An-Nasāī pada abad ke-9 M. Kitab ini termasuk bagian dari "Kutub al-Sittah," enam koleksi hadis yang paling diterima dalam Islam. Sunan An-Nasāī memuat lebih dari 5.000 hadis yang dibagi dalam berbagai bab yang mencakup topik-topik penting dalam ajaran Islam, seperti ibadah, hukum, akhlak, dan kehidupan sosial. Imam An-Nasāī dikenal karena metodologi ketat yang digunakan dalam pemilihan hadis, dengan fokus pada kualitas sanad (rantai perawi) dan kejelasan matan (isi teks). Melalui pendekatan yang sangat selektif, Imam An-Nasāī hanya memasukkan hadis-hadis yang memenuhi standar tinggi dalam hal keautentikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research untuk menganalisis kontribusi Sunan An-Nasāī dalam pengembangan ilmu hadis dan hukum Islam. Penulis menganalisis kontribusi besar Sunan An-Nasāī terhadap ilmu hadis dan pengaruhnya terhadap pengembangan hukum Islam. Selain itu, tulisan ini juga membahas perbedaan utama antara Sunan An-Nasāī dengan koleksi hadis lainnya, serta relevansinya dalam konteks pemikiran Islam masa kini. Dengan mengkaji metodologi dan isi kitab, tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang warisan ilmiah Imam An-Nasāī dan pentingnya Sunan An-Nasāī dalam studi hadis dan aplikasi hukum Islam.
Scientific Parental Studies of FITK Lecturer State Islamic University of North Sumatra Medan Mardianto, Mardianto; P, Juli Julaiha; Bagus, Muhammad Syah
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5248

Abstract

Scientific development within UIN North Sumatra Medan must lead to efforts to create Wahdatul Ulum. However, on the other hand, the map of lecturer distribution from recruitment patterns to lecturer transfers and rotations still experiences many obstacles, this is because there is no integrated policy, where authority can be exercised completely by the Faculty of Science, Tarbiyah and Teacher Training, FITK UIN North Sumatra, Medan. This research aims to describe the scientific parental knowledge of lecturers at FITK, North Sumatra State Islamic University, Medan. This type of research uses research and development (RnD). This research concludes that the results of product effectiveness testing in website-based scientific parental application development research are 0.001 ≤ 0.05. This means that these results show that using this media will be more effective and practical to use. This shows that the product resulting from research into the development of website-based scientific parental application media, namely the "scientific parental information system", is effective in increasing lecturers' scientific parental knowledge.
Implementasi Program Tadabbur Al-Quran Dalam Meningkatkan Pemahaman Isi Kandungan Al-Quran Siswa Di SMP Muhammadiyah 1 Medan Aulia, Adinda Putri; Nasution, Abdul Fattah; Pulungan, Juli Julaiha
Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2024): Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies
Publisher : Ikatan Da'i Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/1m26sd30

Abstract

The study entitled “Implementation of the Al-Quran Tadabbur Program in Improving Students’ Understanding of the Contents of the Al-Quran at SMP Muhammadiyah 1 Medan” aims to understand the implementation of the Al-Quran tadabbur program. This research method is qualitative descriptive, using data collection techniques with triangulation and data analysis. The results of the study indicate that the Al-Quran tadabbur program at SMP Muhammadiyah 1 Medan improves students’ understanding of the Al-Quran through guidance, discussion, and application of teachings in everyday life. The benefits of this program include improving understanding of the contents of the Al-Quran and making speeches. Supporting factors for the program include motivation, student readiness, focus, and teacher ability. Obstacles include lack of motivation, forgetting to bring the Al-Quran, short time, and lateness of participants. The implementation of the Al-Quran tadabbur program at SMP Muhammadiyah 1 Medan has been carried out well and provides benefits for students and teachers.
Problematika Guru Al-Quran Hadis dalam Menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Digital di MTsN 3 Padang Lawas Pasaribu, Zakiyah Khairani; Pulungan, Juli Julaiha; Sapri
Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2024): Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies
Publisher : Ikatan Da'i Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/k9x67g21

Abstract

The purpose of this study is to find out the skills/abilities and obstacles of Al-Quran Hadith teachers in using digital-based learning media and to describe the efforts of Al-Quran Hadith teachers in overcoming obstacles in the use of digital-based learning media This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observations, interviews, and documentation studies. Data analysis includes data reduction, data presentation, and conclusion drawn, which is carried out gradually during the study. The validity of the data is checked by credibility tests through increased diligence in data collection, triangulation, case analysis of findings, and objectivity. The results of the study show that the skills of Al-Quran Hadith teachers at MTsN 3 Padang Lawas in using digital learning media are not optimal. Difficulties in technology and limited equipment hinder learning. The difference in the number of teachers and equipment, as well as the inability of some teachers, especially the older ones, are inhibiting factors. Of the five teachers, only three are able to use digital media, while the other two rely on non-digital media. The main obstacle is the lack of knowledge and skills in technology and time management. Efforts to overcome obstacles include self-study, IT training, increasing motivation, and time management.
The Relevance of the Study of Hadith Science in the Context of Contemporary Islamic Economics Abdul Latif Harahap; Muhammad Habibi Siregar; Juli Julaiha Pulungan
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 2 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i2.6766

Abstract

This research examines the relevance of hadith science in building foundations and solving contemporary Islamic economic problems. As the second source of Islamic law after the Koran, hadith plays an important role in establishing economic principles and practices in accordance with Islamic teachings. In the modern context, the application of sharia principles such as justice, balance, prohibition of usury, and honest trading originates from the hadith of the Prophet Muhammad SAW. The research method used is the library study method. This research collects and analyzes data from various relevant literature, including books and scientific journals. The research results show that hadith science makes a significant contribution to the development of Islamic economic concepts that are based on sharia values ​​and are able to answer the challenges of the contemporary era. This study confirms that an in-depth understanding of hadith not only enriches Islamic economic literacy, but also becomes the main instrument in formulating fair and sustainable economic policies and practices. Thus, it is hoped that this research will become a reference in developing theories and applications of Islamic economics that are contextual and relevant to the needs of modern society.
Pembinaan Keluarga Sakinah di KUA Medan Denai : Analisis Qs. Ar-Rum Ayat 21 Perspektif Tafsir Al-Misbah Juli Julaiha; Dwi Nova Ardani; Liza Aulia Br Manurung; Zukhruf Hafiz Rahimi; M. Rivan Febriansyah Harahap; Salsabila Nayla; Agustia Hilma
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v3i2.8535

Abstract

This study examines the implementation of sakinah (tranquilty) family development at the religious affairs office (KUA) of Medan Denai subdistrict, North Sumatera Utara, Indonesia, trough the Qur'anic perspective of Surah Ar-Rum verse 21 as interpreted in Tafsir Al-Misbah by M. Quraish Shihab. The verse elucidates one of Allah's signs in creating spouses from among humankind to attain tranquility (sakinah), affection (mawaddah), and mercy (rahmah) within marital bonds. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews with religious counselors and newlywed couples, and documentation analysis of premarital counseling programs at KUA Medan Denai. Findings reveal that the office has integrated the triadic values of sakinah, mawaddah, and rahmah into its premarital guidance modules grounded in contextual Qur'anic interpretation. However, post-marital follow-up remains limited, affecting sustainability. Tafsir Al-Misbah provides a robust conceptual framework by interpreting sakinah as spiritual serenity rooted in faith, mawaddah as active emotional commitment, and rahmah as divine compassion manifested in daily family interactions. The study concludes that optimizing sakinah family development requires strengthening thematic Qur'anic-based counseling modules and establishing continuous post-nuptial mentoring to foster families that are spiritually grounded, emotionally resilient, and socially responsible. This research contributes to the discourse on integrating classical Qur'anic exegesis with contemporary family counseling practices in Indonesia's religious bureaucracy.
Penafsiran Surah Al-Raḥmān Ayat 1–4 dan Implementasinya dalam Nilai-Nilai Pendidikan Islam di Yayasan Duta Inspirasi Al-Quran Deli Serdang Qurrata Aini; Amroeni Drajat; Juli Julaiha P.
Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Yayasan Albahriah Jamiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64691/srremd86

Abstract

The integration of the interpretation of Surah al-Raḥmān verses 1–4 into Islamic educational practices is crucial in building a value-oriented epistemological foundation, but there is still a gap between normative textual interpretation and pedagogical implementation in educational institutions. This study aims to analyze the construction of verse interpretation, identify the interpretation of educational values ​​by institutional actors, and explore their implementation in educational practices at the Al-Quran Inspiration Ambassador Foundation in Deli Serdang. A qualitative approach is used through interpretation studies and case studies with data collection techniques in the form of in-depth interviews, participant observation, and documentation, which are then analyzed thematically and comparatively between the views of classical and contemporary exegetes and institutional practices. The results show that the interpretation construction emphasizes the dimension of mercy as the basis of educational relations, taʻlīm as a systematic process of knowledge transmission, and bayān as the ability to articulate and critical literacy. The interpretation by teachers and administrators shows the internalization of values ​​contextually through an integrative curriculum, dialogic learning strategies, and the habituation of communicative ethics. The implementation of these values ​​is manifested in a compassion-based learning design, strengthening Quranic literacy competencies, and developing students’ expressive abilities, despite challenges such as limited pedagogical resources, variability in educators’ understanding, and inconsistent evaluations. The implications of this study include strengthening interpretation as the epistemological basis of Islamic education and formulating an adaptive and contextual implementation model of Quranic values ​​in educational institutions.
FENOMENA MISTIS BERDASARKAN TINJAUAN ALQURAN (STUDI KEPERCAYAAN GUNTING PADA KESELAMATAN IBU HAMIL DI DESA PEMATANG TENGAH, KAB.LANGKAT) Suci Shalwa Fauzi, Juli Julaiha Pulungan
AL-MUTSLA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v8i1.2287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan gunting sebagai sarana perlindungan bagi ibu hamil di Desa Pematang Tengah, Kec. Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, serta meninjaunya dalam perspektif Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap penggunaan gunting masih bertahan dan dipraktikkan oleh sebagian masyarakat sebagai bentuk perlindungan dari gangguan makhluk halus. Praktik ini diwariskan secara turun-temurun dan dipengaruhi oleh faktor budaya, lingkungan sosial, serta kebutuhan psikologis akan rasa aman selama masa kehamilan. Secara teoretis, fenomena ini dapat dipahami sebagai hasil konstruksi sosial dan memiliki fungsi simbolik dalam sistem kepercayaan masyarakat. Namun, dalam perspektif Al-Qur’an, kepercayaan terhadap benda sebagai sumber perlindungan tidak memiliki dasar yang kuat, karena segala bentuk manfaat dan mudarat sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah SWT. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih komprehensif agar masyarakat mampu membedakan antara tradisi budaya dan ajaran agama yang benar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan edukasi serta referensi dalam kajian keislaman dan sosial budaya
Co-Authors Abdul Fattah Nasution Abdul Fattah Nasution Abdul Latif Harahap Adinda Putri Aulia Adinda Suciyandhani Afif, Tansri Riziq Hilman Agustia Hilma Ahmad Zuhri Aldair, Muhammad Diva Amroeni Drajat Anisa Hayati Rahman Annisa Pahira Nst Annisa Salsabila Asnil Aidah Ritonga Asriyani Pasaribu Atika Dhini Insani Nasution Aulia, Adinda Putri Aulia, Mizar Bagus, Muhammad Syah Bako, Nurhayati Berampu, Wantri Anggraini Dalimunthe, Aldi Wijaya Dede Khairani Diah Juliani Dilia Meylandri Sirait1 Dwi Nova Ardani Elin Suryani Fitri Randia Ningsih Harahap, Alwi Padly Hartono, Sidiq Hasabalh, Hashim Mohammed Adam Herdianto, Rudi Hidayat, Farhan Ihda, Shufiatul Ikhsan Akbar Handinata Iqbal Maulana Is, Fadhilah Khoiron, Fitra Kurniawan, Sandriya Kurniawan, Syukri Liza Aulia Br Manurung M, Mahariah M. Hafiz M. Ridho Alfattah M. Rivan Febriansyah Harahap Mardianto Mardianto Mardianto Mardianto, Mardianto Marpaung, Willi Rahim Mir-atun Shofiah Miranti Adelia Afda Muammar Muammar Muhammad Habibi Siregar Muhammad Hamdan Muhammad Syah Bagus Muhammad Syawal Karo-Karo Munthe, Hasanuddin Muzdalifah Rohami Harahap Nabila Nabila Nasution, Abdul Fattah Nasution, Muhammad Roihan Nazmi, Khairin Nilsya Rezeky Aprilia Dhalimunthe Novia Saputri Nur Aisyah Sitorus Nur Helmi Nur Latifah Lubis Nuratina Nuratina Nurhariyana Nurhariyana Nuriyati Nuriyati Nurul Annisa Khaidir Nurul Farhaini Pasaribu, Zakiyah Khairani Puspita Rima Melati Harahap Putri Zulaykha Qurrata Aini Rahayu, Sri Ulfa Rahma Humairah Nst Rahma, Afifatuh Rahmayeni Simanjuntak Rambe, Siti Aisyah Br. Rini Lestari Siregar Ririn Suryani Riswan Berutu Ritonga, Paisal Ipanda Rizqa Amelia Rollin Fadilah Hasibuan Salim Said Daulay Salsabila Nayla Sapri Sapri Sapri Shah, Akmal Sindi Fauziah Siregar, Rois Hamid Siswahyudianto Soiman, Soiman Sopan Sofian Sri Ulfa Rahayu Sri Ulfa Rahayu Sulaiman Muhammad Amir Susi Susanti Syarif, Fauzi Ahmad Vena Annisa Harahap Wardani, Liza Yazofa, Tartila Yuliana Andini Zakiyah Khairani Pasaribu Zukhruf Hafiz Rahimi Zulfahmi Lubis