Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN ONLINE BERBASIS ICT DENGAN MEMANFAATKAN APLIKASI KAHOOT TERHADAP PENGETAHUAN GURU DI SD DEWI KUNTI 1 TIGARAKSA Ady Darmansyah; Laelatul Munawaroh; Atika Susanti
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/periskop.v4i1.38

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi sudah seharusnya diintegrasikan ke dalam pembelajaran, terlebih adanya Pandemi Covid 19 memaksa seluruh instansi tidak terkecuali pendidikan mengalihkan pembelajaran melalui online. Potensi dan kerentanan ini membuat para penggerak pendidikan termasuk dosen Universitas Tangerang Raya untuk melakukan tindakan yang dapat dimanfaatkan masyarakat khususnya bidang pendidikan. Dosen Universitas Tangerang Raya melakukan pelatihan pembelajaran online berbasis ICT dengan memanfaatkan Aplikasi Kahoot. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penerapan Kahoot sebagai media pembelajaran terhadap pengetahuan guru dalam mengembangkan pembelajaran online berbasis ICT dengan memanfaatkan Aplikasi Kahoot. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode kuasi eksperimen One Group Pretest Posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa tes. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa media Kahoot berpengaruh terhadap pengetahuan guru. Hasil penelitian kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran online di SD Kunti 1 Tigaraksa. Abstract The development of information technology should have been integrated with learning, especially with the Covid 19 Pandemic forcing all agencies including education to shift learning online. These potentials and vulnerabilities make education movers including Tangerang Raya University lecturers take actions that can be utilized by the community, especially in the education sector. Tangerang Raya University lecturers conduct ICT-based online learning training by utilizing the Kahoot Application. The purpose of this study was to see the effect of applying Kahoot learning media on teacher knowledge in developing ICT-based online learning by utilizing the Kahoot Application. The type of research used in this study was experimental research with the One Group Pretest Posttest quasi-experimental method. The data collection technique used is in the form of a test. The results of the study show that Kahoot media has an effect on teacher knowledge. The results of this collaborative research are expected to improve the quality of online learning at SD Kunti 1 Tigaraksa.
Analisis Strategi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Bernalar Kritis di SD Negeri 44 Kota Bengkulu Atika Susanti; Ady Darmansyah
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.1027

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis strategi penguatan profil pelajar pancasila dimensi bernalar kritis di SD Negeri 44 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara dengan peserta didik dan guru, serta menggunakan analisis arsip sebagai sumber data. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis tematik untuk memahami strategi penguatan profil pelajar Pancasila yang digunakan di SD Negeri 44 Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan profil pelajar Pancasila di SD Negeri 44 Kota Bengkulu telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan dimensi bernalar kritis peserta didik. Beberapa strategi eefektif yang diterapkan di sekolah ini meliputi: (1) penggunaan pertanyaan pemantik (trigger questions) untuk mendorong peserta didik berpikir kritis dan merangsang diskusi, (2) penggunaan media pembelajaran yang mendalam untuk memfasilitasi pemahaman konsep Pancasila, (3) melibatkan peserta didik dalam diskusi terbuka untuk mendorong pemikiran kritis, (4) memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk menghadapi masalah dan menemukan solusi melalui penyelesaian masalah, serta (5) menerapkan sistem reward and punishment yang memberikan insentif positif guna meningkatkan partisipasi dan prestasi peserta didik. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan pendekatan pembelajaran yang bertujuan untuk memperkuat profil pelajar Pancasila dan meningkatkan dimensi bernalar kritis peserta didik. Abstract This study aims to describe the analysis of strategies for strengthening the profile of Pancasila students in the critical thinking dimension at elementary school 44 Bengkulu City. The research method employed is a qualitative approach, with data collection conducted through classroom observations, interviews with students and teachers, and the use of archival analysis as a data source. The collected data were analyzed using thematic analysis to understand the strategies for strengthening the profile of Pancasila students used at elementary school 44 Bengkulu City. The findings of this study indicate that the strategies for strengthening the profile of Pancasila students at elementary school 44 Bengkulu City have positively impacted the enhancement of students' critical thinking dimension. Several effective strategies implemented at the school include: (1) the use of trigger questions to encourage students to think critically and stimulate discussions, (2) the utilization of deep learning media to facilitate a deeper understanding of Pancasila concepts, (3) involving students in open discussions to foster critical thinking, (4) providing opportunities for students to face problems and find solutions through problem-solving, and (5) implementing a reward and punishment system that provides positive incentives to enhance student participation and achievement. These findings have significant implications for the development of teaching approaches aimed at strengthening the profile of Pancasila students and improving the dimension of critical thinking among students.
Kearifan Lokal Masyarakat Serawai dalam Tradisi Nujuh Likur : Relevansi Nilai-nilai Moral untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa Sekolah Dasar Ady Darmansyah; Atika Susanti
EduBase : Journal of Basic Education Vol 3 No 2 (2022): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v3i2.660

Abstract

The Nujuh Likur tradition is one of the local wisdoms of the Serawai tribe in South Bengkulu Regency. In addition to being a cultural performance, this tradition is full of moral values ​​that can develop the cultural literacy of elementary school-aged children. The objectives of this study include: to describe the procession of the Nujuh Likur tradition, the moral values ​​contained in it, and the relevance of the moral values ​​of the Nujuh Likur Tradition in the thematic Civics Education learning design for elementary school. This research is a qualitative descriptive study with an ethnographic approach. The results showed that the procession of the Nujuh Likur tradition was carried out when entering the 27th night of Ramadan which was marked by the implementation of the lanjaran burning activity in front of the house. Lanjaran, which is a coconut shell, is arranged vertically on wooden stakes that are plugged into the ground and burned. The values ​​contained in the Nujuh Likur tradition are (a) religious, (b) tolerance, (c) responsibility, (d) aesthetics, (e) obeying the rules, (f) cooperation and hard work (gotong royong). There is a relevance to the moral values ​​of the Nujuh Likur tradition in Civics learning class IV Theme 7 (Indahnya Keragaman di Negeriku), Sub Theme 2 (Indahnya Keragaman Budaya Negeriku) Learning 4. Abstrak Tradisi Nujuh Likur merupakan salah satu kearifan lokal suku Serawai di Kabupaten Bengkulu Selatan. Selain sebagai pertunjukan budaya, tradisi ini sarat dengan nilai-nilai moral yang dapat mengembangkan literasi budaya anak usia sekolah dasar. Tujuan penelitian ini antara lain: mendeskripsikan prosesi tradisi Nujuh Likur, nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya, dan relevansi nilai-nilai moral Tradisi Nujuh Likur dalam desain pembelajaran PKn Tematik SD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi tradisi Nujuh Likur dilakukan saat memasuki malam ke-27 Ramadhan yang ditandai dengan pelaksanaan kegiatan pembakaran lanjaran di depan rumah. Lanjaran yang merupakan tempurung kelapa disusun secara vertikal di atas patok kayu yang ditancapkan di tanah dan dibakar. Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Nujuh Likur adalah (a) religius, (b) toleransi, (c) tanggung jawab, (d) estetika, (e) menaati aturan, (f) kerja sama dan kerja keras (gotong royong). Terdapat relevansi nilai moral tradisi Nujuh Likur dalam pembelajaran PKn kelas IV Tema 7 (Indahnya Keragaman di Negeriku), Sub Tema 2 (Indahnya Keragaman Budaya Negeriku) Pembelajaran 4.
Aktualisasi Pengembangan Nilai Demokrasi Siswa SDN 03 Bengkulu Tengah Ady Darmansyah; atika susanti; Helen Sianturi
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.864

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktualisasi pengembangan nilai demokrasi siswa SDN 03 Bengkulu Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VI SDN 03 Bengkulu Tengah. Instrumen penelitian menggunakan lembar pedoman observasi, lembar pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui data colection, data reducation, data display, consclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan nilai demokrasi siswa SDN 03 Bengkulu Tengah teraktualisasi dalam: (1) integrasi dalam pembelajaran PKn SD; (2) pemilihan ketua kelas dengan cara voting atau musyawarah; (3) pemilihan jadwal piket; dan (4) penentuan anggota kelompok belajar/teman sebaya. Aktualisasi pengembangan nilai demokrasi dilaksanakan baik dalam kurikulum nasional maupun beberapa kegiatan yang dilakukan siswa selama di sekolah. Sekolah dalam hal ini guru harus proaktif membimbing dan mengarahkan kegiatan-kegiatan siswa tersebut sehingga dapat mengembangkan nilai demokrasi pada siswa sebagai bekal menjadi warga negara yang baik. Kata Kunci: nilai demokrasi; pendidikan kewarganegaran; sekolah dasar. Abstract This study aims to describe the actualization of the development of democratic values ​​in students at elementary school 03 Bengkulu Tengah. The type of research used in this research is qualitative with descriptive research methods. The research subjects were teachers and students of class VI at elementary school 03 Bengkulu Tengah. The research instrument used observation guide sheets, interview guide sheets and documentation. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out through data collection, data reduction, data display, drawing conclusions/verification. The results of this study indicate that the development of students' democratic values ​​at elementary school 03 Bengkulu Tengah is actualized in: (1) integration in civics learning in elementary schools; (2) the election of class leaders by voting or deliberation; (3) selection of picket schedules; and (4) determination of study/peer group members. Actualization of the development of democratic values ​​is carried out both in the national curriculum and in several activities carried out by students while at school. Schools, in this case teachers must be proactive in guiding and directing the activities of these students so that they can develop democratic values ​​in students as a provision to become good citizens. Keywords: democratic values; civic education; elementary school.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Finansial Siswa Sekolah Dasar Darmansyah, Ady; Susanti, Atika; Rahman, Afar Azis
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6349

Abstract

Literasi finansial menjadi keterampilan esensial untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola keuangan. Kesenjangan dalam pemahaman literasi finansial di kalangan siswa sekolah dasar mencerminkan kebutuhan mendesak untuk memperkenalkan modul pembelajaran yang inovatif dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) yang mengadopsi model 4D Thiagarajan, Semmel, & Semmel tahun 1974. Validasi modul ajar dilakukan oleh dua orang dosen ahli dan data respon guru divalidasi oleh dua orang guru kelas II SD. Analisis data melibatkan teknik analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif, mencakup evaluasi hasil validasi oleh ahli dan analisis respon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar dari aspek materi dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,90 (Sangat Valid). Pada aspek bahasa modul dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,89 (Sangat Valid). Respon guru terhadap modul ajar mencapai rata-rata persentase sebesar 85,25% (Sangat Baik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah berhasil menghasilkan modul ajar berbasis Problem Based Learning yang dapat efektif dalam meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar.
Kegiatan Outbound: Apakah Dapat Membentuk Karakter Sportivitas Siswa Sekolah Dasar? Darmansyah, Ady; Susanti, Atika
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 4 No 2 (2023): VOLUME 4 NOMOR 2, DESEMBER TAHUN 2023
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v4i2.1681

Abstract

Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di sekolah dasar menjadi sorotan yang sedang gencar dilakukan untuk membenahi karakter yang semakin merosot. Salah satu karakter yang harus dikembangkan pada siswa sekolah dasar adalah sportivitas. Program yang dirancang di sekolah seyogyanya dapat mendukung perkembangan karakter sportivitas siswa. Salah satu program yang dapat mengintegrasikan pendidikan karakter sportivitas adalah kegiatan outbound. Penelitian ini bertujuan mengungkap hubungan kegiatan outbound dalam rangka membentuk karakter sportivitas siswa sekolah dasar. Hubungan tersebut dibahas melalui berbagai sumber literatur. Berdasarkan hasil kajian literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa kegiatan outbound yang dilakukan di alam terbuka dalam bentuk permainan yang menyenangkan berimplikasi pada karakter sportivitas siswa sekolah dasar. Permainan-permainan dalam kegiatan outbound secara sadar membuat siswa beradaptasi dan menjalin kerja sama. Peraturan dalam permainan kegiatan outbound membentuk karakter sportivitas siswa untuk menaati peraturan yang ditetapkan oleh panitia outbound. Guru dapat memaksimalkan pendidikan karakter sportivitas melalui kegiatan yang menyenangkan di luar kelas seperti alam terbuka namun tetap sarat aturan yang mendidik siswa melalui kegiatan outbound. The implementation of Strengthening Character Education (PPK) in elementary schools is in the spotlight which is being intensively carried out to fix the declining character. One of the characters that must be developed in elementary school students is sportsmanship. Programs designed in schools should be able to support the development of the student's sportsmanship character. One of the programs that can integrate sportsmanship character education is outbound activities. This study aims to reveal the relationship of outbound activities in order to form the sportsmanship character of elementary school students. This relationship is discussed through various literature sources. Based on the results of the literature review, it shows that outbound activities carried out in the open in the form of fun games have implications for the sportsmanship character of elementary school students. Games in outbound activities consciously make students adapt and cooperate. The rules in the outbound activity game shape the student's sportsmanship character to obey the rules set by the outbound committee. Teachers can maximize sportsmanship character education through fun activities outside the classroom such as the outdoors but still full of rules that educate students through outbound activities.
Permainan Tradisional:Upaya Pewarisan Budaya Dan Pendidikan Karakter Melalui Kearifan Lokal Di Sekolah Dasar Susanti, Atika; Darmansyah, Ady; Aulia, Nisa
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v3i01.1063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan ulasan mengenai kearifan lokal sebagai materi pewarisan budaya; permaianan tradisional sebagai salah satu kearifan lokal; permainan tradisional sebagai wahana pendidikan karakter; dan materi permaianan tradisional di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (literature research) dengan mengkaji berbagai sumber atau literatur terkait dengan permainan tradisional dalam konteks pewarisan budaya dan pendidikan karakter melalui kearifan lokal di sekolah dasar. Berdasarkan hasil kajian literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa salah satu kearifan lokal dalam bentuk permainan tradisional berimplikasi pada pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Konten permainan tradisional ini dapat diaplikasikan dalam pembelajaran di sekolah dasar khususnya pada kelas 3 tema 2 “Bermain di Lingkunganku”. Guru dapat memaksimalkan pendidikan karakter melalui kegiatan yang menyenangkan namun tetap sarat nilai melalui permainan tradisional dalam pengaturan kelas.
Pelaksanaan Literasi pada Kegiatan Membuka Pembelajaran di kelas 5A SDN 71 Kota Bengkulu Anis, Anis Fahmi Andini; Susanti, Atika
JURIDIKDAS Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/juridikdas.v7i1.32384

Abstract

This research aims to describe the implementation of literacy in opening learning activities in class 5A of SDN 71 Bengkulu City. The research used is qualitative and descriptive methods. The research subjects were teachers and students class 5 A. The instrument this research was the invertigator himself, while the supporting instruments were observation sheets, interview sheets and documentation. Data collecting technique use observation, interviews and documentation. Data analysis is used by collecting data, reduction data, presenting data and draw a conclusion. Testing the validity of the data using triangulation,member check and extension of observation. The results of the research are (1) literacy using story books and various reading texts (2) strategy when reading by reading silently and reading together with one student reading and the other students listening, (3) teacher and students when reading , (4) follow-up after reading, namely in the form of question and answer activities between the teacher and students regarding the reading, making a summary, and presenting the summary results and (5) suggestions and input from the teacher. It can be concluded that literacy implementation activities in opening learning activities in class 5A SDN 71 Bengkulu city have been carried out well, where teachers and students are used to carrying out literacy activities in initial learning activities.
Studi Kasus Budaya 6S dalam Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Kelas IVA SDN 02 Kota Bengkulu Amardo, Seftiano; Lusa, Herman; Susanti, Atika
JURIDIKDAS Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/juridikdas.v7i2.33365

Abstract

This study aims to find out how the implementation of character education for class IV A students in the application of 6S culture and to determine the inhibiting factors in implementing 6S culture at SDN 02 Bengkulu City. The type of research used is qualitative research with a case study approach. The subjects of the study were school principals, class IVA teachers, and class IV A students who had not implemented a culture that had not implemented 6S culture at SD Negeri 02 Kota Bengkulu. Data collection techniques were observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques were the stages of data collection, data reduction, data presentation, and data verification. Data validity techniques were triangulation and member check. The results of this study show that (1) The implementation of student character education in 6S Culture (Smile, Greetings, Greetings, Politeness, Courtesy, Spirit) class IV A at SDN 02 Bengkulu City has not been efficient. The 6S culture at SDN 02 Bengkulu City has two activities, namely routine activities, and activities, to see if the implementation of 6S culture at SDN 02 Bengkulu City is efficient or has not been seen from the stages of cultural habituation Information (Provision of cultural habituation information), Training (cultural habituation training), Modeling (observing cultural habituation), Condition (Conditions of cultural habituation activities), Habituation (Cultural habituation) and Culturalization (Habits that grow) (2) inhibiting factors in the implementation of 6S culture (Smile, Greeting, Greeting, Polite, Polite, Passion) towards the formation of character of grade IV A students at SDN 02 Bengkulu City when viewed from the stages of implementation in cultural implementation, namely Information or information that students can be good or bad, Modelling or models that students exemplify and Conditions or conditions, it can be conditions of residence, home or school.
Pengaruh Media Diorama Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran IPAS Siklus Air Kelas III Gugus XIX Kota Bengkulu Rahmadhani, Suci; Dalifa; Susanti, Atika
JURIDIKDAS Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/juridikdas.v7i2.33700

Abstract

This research aims to determine the effect of using diorama media on learning outcomes in science and science learning material on the water cycle for class III elementary school cluster XIX in Bengkulu City. This research is a type of quantitative research. The research method used was a quasi-experimental method with the Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design research design. The population in this study were class III students at Gugus XIX Elementary School, Bengkulu City. The research sample was taken using the Cluster Random Sampling technique, resulting in class IIIA of SD Negeri 103 Bengkulu City as the experimental class and class IIIA of SD Negeri 69 Bengkulu City as the control class. The instrument used was a written test sheet in the form of 10 multiple choice questions with data collection techniques in the form of Pretest and Posttest. The test was taken twice, namely before and after learning took place in the experimental class and control class. Based on the results of t-test calculations, students' posttest scores, sig. (2- tailed) is worth 0.000 0.05. This shows that there are differences in posttest results between the experimental class and the control class due to the different treatment of the two classes. So, it can be concluded that there is an influence of the use of diorama media on learning outcomes in science and science learning material on the water cycle for class III elementary school cluster XIX in Bengkulu City.
Co-Authors Abdul Muktadir Abdul Muktadir, Abdul Ady Darmansyah Ady Darmansyah Ady Darmansyah Afar Azis Rahman Afar Azis Rahman Agnesia Amanda, Fiska Agusdianita, Neza Agusdianita, Neza Ali Mustadi Amardo, Seftiano Andes Permadi Andika Prabowo Anis Fahmi Andini Anis, Anis Fahmi Andini Anita, Teri ASNIMAR ASNIMAR, ASNIMAR Assenhaji, Salih Abdulrahman Astri Cornelia Putri Aulia, Nisa Bagus Mirzana Cahyo Prasetyo Dalifa Dalifa Dalifa Dalifa Dalifa Dalifa Dalifa, Dalifa Darmansyah, Ady Dwi Anggraini Dwi Anggraini Dwi Lestari Endang Widi Winarni Esti Susiloningsih Febri Ariffiando , Nady Febri Ariffiando, Nady Febrina, Wulan Firda Puspita gumono Gumono Gumono, Gumono Harianto, Kristian Harini, Bunda Helen Sianturi Herlin Kurniasari Heryanto, Debi Irmayanti, Meiselina juarsa, osa Kurniasari, Herlin Kurniawati, Ike Laelatul Munawaroh Lusa, Herman Melisa Melisa Miftakhuddin Miftakhuddin Mufidah Mahdiyah Nabila Khansa Putri Nady Febri Ariffiando Nady Febri Ariffiando Nani Yuliantini Nani Yuliantini Naqsyahbandi, Fajar Nerliana Aprilianti neza agusdianita Nisa Aulia Noi Keng Koh Nurul Renaningtias Oddie Barnanda Rizky Panut Setiono Panut Setiono Panut Setiono Pebrian Tarmizi Prameswari Rahmalia Sintani Pratiwi Pujiastuti Pratiwi Pujiastuti Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadhani, Suci Rahman, Afar Azis Rahmat Hidayat Rani Syafitri Ratna Sari Resnani Resnani Risnovia, Nurdyta Salih Abdulrahman Assenhaji Septian Raibowo Sianturi, Helen siti wulandari Siti Wulandari Sovia Lorenza Suraina, Elta Syahputri, Devia Okta Tarmizi, Pebrian Tiara Andini Trisabilla, Kanaya Tyas, Deahayu Ning Viola, Octa Widi Winarni, Endang Yolanda Azaria, Fidela Yuliantini, Nani