Claim Missing Document
Check
Articles

PROMOSI PENGELOLAAN SAMPAH B3 RUMAH TANGGA DI DESA TANJUNG SETEKO KECAMATAN INDRALAYA OGAN ILIR Imelda Gernauli Purba
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v7i2.9770

Abstract

Desa Tanjung Seteko khususnya Dusun sawit terletak di daerah pertanian, yang mana sebagaian besar penduduknya mengandalkan pertaniaan sebagai mata pencaharian utama. Kegiatan pertanian banyak berhubungan dengan penggunaan bahan kimia berupa pupuk kimia dan pestisida. Kondisi ini menyebabkan masyarakat berisiko untuk kontak dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan, salah satunya melalui pencemaran sampah kemasan bahan berbahaya dan atau beracun.  Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga. Sasaran umum kegiatan adalah seluruh masyarakat yang ada di Desa Ibul Besar I, sedangkan sasaran khususnya adalah masyarakat yang dewasa di Desa Tanjung Seteko yang berjumlah 30 orang. Metode kegiatan penyuluhan dengan metode ceramah dan Tanya jawab dan diskusi interaktif dengan  masyarakat,. Pre test dan post test dilakukan untuk mengukur ada tidaknya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga. Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga. Pengetahuan yang baik tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga. dalam menumbuhkan perilaku yang baik dalam melakukan pengelolaan sampah B3 rumah tangga. Tingkat pengetahuan masyarakat yang rendah tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga menyebabkan perilaku yang buruk dalam penanganan sampah B3 rumah tangga . Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.Kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tanjung Seteko mengenai pengelolaan sampah bahan berbahaya dan atau beracun (B3), dampak buruk sampah B3, paradigma pengelolaan sampah B3 dengan prinsip reduce, reuse, recycle, recovery, dan cara pembuangan sampah bahan berbahaya dan atau beracun.  Sebaiknya Dinas kesehatan melalui unit pelaksana teknis puskesmas melakukan pembinaan secara berkelanjutan mengenai pengelolaan sampah B3 rumah tangga  terhadap masyarakat Desa Tanjung Seteko. Perlu adanya dukungan dari pemerintah Ogan Ilir secara material maupun moril terhadap penyelenggaraan pembinaan pengelolaan sampah B3 rumah tangga  terhadap masyarakat Desa Tanjung Seteko.
PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT MALARIA PADA MASYARAKAT DI DESA IBUL BESAR I Imelda Gernauli Purba
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v4i2.5487

Abstract

Desa Ibul Besar I terletak di daerah lahan berawa dan ditumbuhi banyak semak yang memungkinkan untuk tempat berkembangbiaknya vektor malaria. Selain faktor lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk, juga perilaku masyarakat seperti kebiasaan keluar rumah pada malam hari, tidak menggunakan kelambu sewaktu tidur,.menjadi risiko penularan penyakit malaria di desa Ibul besar. Bertolak dari permasalahan ini perlu dilakukan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakaat terhadap pencegahan penularan malaria.Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit malaria dan cara pencegahan penularan penyakit malaria di Desa Ibul Besar I  secara umum meningkat cukup baik. Pengetahuan yang baik tentang pencegahan penularan malaria berperan penting dalam menimbulkan perilaku yang baik dalam pencegahan penularan malaria. Kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penularan penyakit malaria dapat  menjadi faktor risiko terjadinya penyakit malaria. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara pencegahan penularan penyakit malaria..Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini bahwa pengetahuan masayarakat tentang penyakit malaria, risiko penularan, dan upaya-upaya pencegahan penularan malaria meningkat, Pengetahuan yang baik terhadap suatu substansi dalam hal ini pencegahan penularan malaria, akan menjadi pendorong terhadap timbulnya sikap dan prilaku masyarakat yang baik akan upaya pencegahan malaria dan masalah kesehatan lainnya.Disarankan agar perangkat desa atau instansi terkait khususnya instansi kesehatan untuk dapat menyelenggarakan kegiatan promotif dan preventif bagi masyarakat di Desa Ibul Besar I dalam mencegah penyakit malaria dan masalah kesehatan lainnya, sehingga status kesehatan masyarakat Ibul Besar I meningkat.
METODE KOMPOSTER SAMPAH SKALA RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA INTERVENSI SENSITIF DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI DESA MUARA PENIMBUNG ULU KECAMATAN INDRALAYA Imelda Gernauli Purba; Rico Januar Sitorus; Fitri Nova Liya Lubis
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i1.9702

Abstract

Stunting becomes a major nutritional problem compared to underweight, moderate underweight, and overweight. One of the indirect factors of stunting is poor environmental sanitation, which is poor waste management. Good waste management is urgent in efforts to minimize waste. This service aims to increase the knowledge of mothers of toddlers about organic household waste management. The method of Community service is counseling in the form of presentation and demonstration of making waste composter and its use. The results obtained are an increase in knowledge in 70% of mothers of children under five. This program concluded that this outreach could increase the understanding of mothers of toddlers' understanding of good household waste management by using a household-scale garbage composter. --- Stunting menjadi masalah gizi yang utama jika dibandingkan dengan masalah gizi buruk, kurang dan gemuk. Faktor penyebab tidak langsung dari stunting salah satunya adalah faktor sanitasi lingkungan yang buruk, satu diantaranya  ialah pengelolaan sampah yang buruk. Pengelolaan sampah yang baik sangat penting dalam upaya minimasi sampah. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pengelolaan sampah organik rumah tangga.  Metode pengabdian ini adalah penyuluhan berupa presentasi dan peragaan pembuatan komposter sampah dan penggunaannya. Hasil yang diperoleh adalah adanya peningkatan pengetahuan pada 70% ibu balita. Disimpulkan bahwa penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita terhadap pengelolaan sampah rumah tangga yang baik, salah satunya dengan menggunakan komposter sampah skala rumah tangga.
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN PERILAKU KELUARGA TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KELURAHAN CAMBAI KOTA PRABUMULIH TAHUN 2010 Della Oktaviani; Nur Alam Fajar; Imelda G Purba
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 3 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Acute Respiration Tract Infection (ARTI), is one of the main caused of sickness at under five years old children in a developing country. The aim of this research is to know the correlation between the physical condition of the house which is including the roof, the floor, the wall, the ventilation, the capacious of the floor, the density of the people at the house, the recycle bin, and the family attitude (knowledge and the family attitude) to the Acute Respiration Tract Infection (ARTI). The research is done on May, 2010 In Cambai district. The kind of the research is observational with cross sectional approach. The subject is taken from the houses which there is under five years old with totally 82 respondents. The sample is taken by random sampling technique. The statistich which used is chi square with SPSS 17th program. The result of the research showed that there is correlation between knowledge and the family attitude (p= 0,049), the roof (p=0,010), the floor (p=0,000), the house ventilation (p=0,046), the capacious of the floor and the density of the people at the house (p=0,032) to the Acute Respiration Tract Infection(ARTI), on the other hand, the wall of the house (p=0,299),and the recycle bin (p=0,068) no correlation to the ARTI. According to the result of research, we can conclude that the Acute Respiration Tract Infection to the Under Five Years Old Children except influenced by knowledge and the familyattitude also influenced by the physical of the condition of the house (roof, floor, ventilation, the capacious of the floor, and the density of the people at the house). The suggestion which submit to prevent and to reduce the Acute Respiration Tract Infection to the under five years old children is to increase the healthy attitude is needed such as no smoking at home or the public society about the healthy house requirement in order that the prevention could be done.
Strategi Door to Door (DTD) dalam Upaya Peningkatan Rumah Tangga Ber-PHBS di Kelurahan Timbangan Indralaya Utara Inoy Trisnaini; Imelda Gernauli Purba; Dini Arista Putri
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i3.345

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Timbangan berdasarkan hasil observasi pada sampel bahwa terdapat sebanyak 5 responden (8,3%) yang tidak memberikan ASI secara ekslusif pada anaknya, ditemukan sebanyak 2 balita (3,3%) yang memiliki gizi buruk, serta masih terdapat responden (1,7%) yang buang air besar di tempat terbuka. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai  Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan/sosialisai secara door to door dengan menggunakan instrument leaflet, serta pre post test untuk mengukur keberhasilan kegiatan. Sasaran kegiatan ialah 70 warga di Kelurahan Indralaya Utara. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini ialah meningkatkan pengetahuan dan sikap positif warga  di Keluarah Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Tatanan Rumah Tangga. Ke depan diharapkan adanya kerja sama dengan pemerintah setempat yang berwenang, dalam hal ini ialah dinas kesehatan dan puskesmas setempat, agar kegiatan penyuluhan dalam dilakukan secara rutin mengenai mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Tatanan Rumah Tangga. 
Kejadian Stunting pada Balita Terpajan Pestisida di Daerah Pertanian Imelda Gernauli Purba; Elvi Sunarsih; Yuliarti Yuliarti
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 21, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.21.3.320-328

Abstract

Latar belakang: Pestisida memiliki sifat Thyroid Disrupting Chemical yang dapat mengganggu struktur dan fungsi kelenjar Tyroid yang berdampak pada terjadinya hipotiroidisme, sehingga terjadi gangguan reproduksi pada wanita usia subur. Gangguan reproduksi pada wanita usia subur berakibat buruk pada janin yang dilahirkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pajanan pestisida dengan kejadian stunting pada balita di daerah pertanian.Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 136 orang ibu balita terpajan pestisida di Kecamatan Sekayu Desa Lumpaatan 1 dan Desa Lumpatan 2 yang diambil secara cluster sampling. Pengumpulan data  melalui wawancara menggunakan kuesioner dan observasi menggunakan checklist. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan bantuan software, data dianalisis dengan uji statistik Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pajanan pestisida pada ibu balita yang meliputi menyiapkan pestisida, menyemprot, menyiangi tanaman, memanen, frekuensi menyiapkan pestisida, frekuensi menyemprot, frekuensi menyiangi tanaman, frekuensi memanen dengan kejadian stunting pada balita. Pajanan pestisida pada balita juga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting.Simpulan: Disimpulkan bahwa pajanan pestisida baik pada ibu balita maupun pada balita tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.    ABSTRACTTitle : Incidence of Stunting  in Toddlers Exposed to Pesticides in Agricultural AreasBackground : Pesticides are Thyroid Disrupting Chemical that can disrupt the structure and function of the thyroid gland, which results in hypothyroidism, resulting in reproductive disorders at childbearing age. Reproductive disorders in women of childbearing age have a negative effect on the fetus being born. The purpose of this study was to analyze the relationship between pesticide exposure and the incidence of stunting in children under five in agricultural areasMethod : Design of research was analytic with a cross sectional approach. A sample of 136 toddler mother who were exposed to pesticides in Sekayu Subdistrict, Lumpaatan 1  and Lumpatan 2 were taken by cluster sampling. Collecting data through interviews using a questionnaire and observation using a checklist. Data processing and analysis was carried out with software, the data were analyzed by Chi-Square statistical test.Result : The results showed that there was no significant relationship between pesticide exposure to mothers of toddlers who prepared pesticides, sprayed, weeded plants, harvested, frequency of pesticide preparation, frequency of spraying, frequency of weeding plants, frequency of harvesting and stunting in toddlers. Pesticide exposure to toddler also did not show a significant relationship with the incidence of stunting.Conclusion : It was concluded that pesticide exposure both to mothers of toddler and to toddler did not show a significant relationship. 
Metode Penyaringan Air Bersih “Ecofil” sebagai Intervensi Sensitif dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir Sumatera Selatan Imelda Gernauli Purba; Inoy Trisnaini; Rico Januar Sitorus; Betty Sirait
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v4i1.384

Abstract

AbstrakKecamatan Pemulutan yang berada di Kabupaten Ogan Ilir termasuk daerah yang mengalami masalah stunting pada balita. Hasil penelitian tahun 2020 ditemukan balita yang   mengalami stunting dan  underweight. Faktor lingkungan merupakan faktor tak langsung dalam mencetuskan terjadi stunting, salah satunya kondisi air bersih. Kondisi air minum dan air bersih yang buruk menjadi penyebab utama munculnya penyakit infeksi yang menyebabkan terjadinya gangguan penyerapan nutrisi pada proses pencernaan hingga terjadi malnutrisi pada balita. Untuk itu perlu dilakukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai stunting serta cara pencegahannya melalui perbaikan sanitasi lingkungan khususnya tersedinya air bersih dan air minum yang layak. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dalam mencegah terjadinya stunting pada anak melalui metode penyuluhan dan peragaan pembuatan saringan air minum sederhana berskala rumah tangga ecofill. Khalayak sasaran adalah ibu yang memiliki balita yang bertempat tinggal di Desa Teluk Kecapi Kecamatan pemulutan berjumlah 40 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah bahwa pengetahuan ibu balita meningkat megenai stunting serta cara pencegahannya melalui perbaikan sanitasi lingkungan khususnya penyediaan air bersih yang layak bagi kesehatan.  
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU MASYARAKAT DESA TANJUNG PERING KECAMATAN INDRALAYA UTARA Imelda Gernauli Purba; Dini Arista Putri; Rico Januar Sitorus; Indah Purnama Sari
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Panrita Abdi - April 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i2.19161

Abstract

Garbage dumps are still an environmental problem both globally, nationally, and regionally to this day. The issue of solid waste in Tanjung Pering Village is complex in terms of the minimization and handling of the garbage. Poor waste management is caused by lousy handling behavior and the unavailability of infrastructure and facilities, such as temporary waste shelters, so that waste pollutes the surrounding environment. This community service aimed to increase public knowledge in waste management, namely efforts to minimize and handle the waste. These community service methods were presentations and demonstrations. The results of this service show that 67% of the community has increased knowledge about waste management and making biopori. It was concluded that this community service activity was beneficial in increasing the knowledge and skills of the community in waste management, so the sustainability of this activity needed to raise public awareness of improving the health of the residential environment.  ---  Timbunan sampah masih tetap menjadi masalah lingkungan baik secara global, nasional maupun regional hingga saat ini. Permasalahan persampahan di Desa Tanjung Pering termasuk kompleks baik dalam hal minimasi maupun penanganan sampah. Upaya penanganan sampah yang buruk selain disebabkan perilaku penanganan yang buruk juga oleh karena tidak tersedianya pra sarana dan sarana seperti tempat penampungan sampah sementara sehingga sampah mencemari lingkungan sekitar. Tujuan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan sampah yaitu upaya minimasi dan penanganan sampah. Metode pengabdian ini ialah presentasi dan peragaan. Hasil pelaksanaan kegiatan  pengabdian ini menunjukkan sebesar 67% masyarakat memiliki peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan sampah dan pembuatan biopori. Disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah, sehingga perlu adanya keberlanjutan dari kegiatan ini dalam meningkatkan kepedulian masyarakat akan peningkatan kesehatan lingkungan pemukiman.
Keluhan Kesehatan Subjektif Akibat Pajanan Pestisida pada Petani Palawijaya di Kecamatan Dempo Utara Pagar Alam Imelda Gernauli Purba; Inoy Trisnaini; Rahmatillah Razak
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 22, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.22.3.282-293

Abstract

Latar belakang: Pagar Alam merupakan daerah yang penduduknya mengandalkan pertanian sebagai mata  pencaharian utama.  Hal ini menyebabkan tingginya penggunaan pestisida pertanian. Berdasarkan survei awal diketahui bahwa 60 % petani mengalami keluhan pusing setelah beberapa jam melakukan penyemprotan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan faktor-faktor risiko pajanan dengan keluhan kesehatan subjektif pada petani penyemprot pestisida.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain Cross-sectional. Variabel independen terdiri dari lama penyemprotan, frekuensi penyemprotan, masa kerja, jumlah jenis pestisida sekali mencampur. Variabel dependen adalah keluhan kesehatan subjektif yang terdiri dari mudah lelah, gelisah, sakit kepala, penglihatan kabur, produksi air ludah meningkat, sering mual, otot terasa lemah, gatal pada kulit, sesak nafas dan batuk-batuk. Sampel sebanyak 120 petani penyemprot pestisida di Kecamatan Dempo Utara diambil secara cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan  melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan observasi menggunakan checklist. Pengolahan dan analisis data menggunakan bantuan software SPSS, dan  analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan keluhan kesehatan subjektif yang dialami responden akibat faktor resiko pajanan pestisida adalah mudah lelah, gelisah, sakit kepala, penglihatan kabur, produksi air ludah meningkat, sering mual, otot terasa lemah, gatal pada kulit, sesak nafas dan batuk-batuk. Hasil analisis statistik menunjukkan kemaknaan hubungan antara lama penyemprotan dengan keluhan mudah lelah (0,026), masa kerja dengan keluhan sakit kepala (0,009), jumlah jenis pestisida dengan keluhan sakit kepala (0,047), lama penyemprotan dengan keluhan penglihatan kabur (0,003)Simpulan: Faktor risiko pajanan berhubungan dengan keluhan kesehatan subjektif diataranya lama penyemprotan dengan keluhan mudah lelah, masa kerja dengan keluhan sakit kepala, jumlah jenis pestisida dengan keluhan sakit kepala, lama penyemprotan dengan keluhan penglihatan kabur. ABSTRACT Title:  Subjective Health Complaints due to Pesticide Exposure to Secondary Crops  Farmers in Dempo Utara District, Pagar AlamBackground: Pagar Alam is an area whose residents rely on agriculture as their main livelihood. This causes the high use of agricultural pesticides. Based on the preliminary survey, it was found that 60% of farmers experienced complaints of dizziness after several hours of spraying. The purpose of this study was to analyze the relationship between exposure risk factors and subjective health complaints among farmers spraying pesticides. Method: This type of research was analytic observational with a cross-sectional design. The independent variables consist of duration of spraying, frequency of spraying, working period, number of types of pesticides mixed at once. The dependent variable was subjective health complaints consisting of fatigue, anxiety, headaches, blurred vision, increased saliva production, frequent nausea, muscle weakness , itching of the skin, shortness of breath and coughing. A sample of 120 farmers spraying pesticides in Dempo Utara District was taken by cluster sampling. Data collection was carried out through interviews using a questionnaire and observation using a checklist. Data processing and analysis using SPSS software assistance, and  analysis using the Chi-Square statistical. Result: The results showed that the subjective health complaints experienced by respondents were fatigue, anxiety, headaches, blurred vision, increased saliva production, frequent nausea, muscle weakness, skin itching, shortness of breath and coughing. The results of the statistical analysis showed a significant relationship between the duration of spraying and complaints of fatigue (0.026), length of work and complaints of headaches (0.009), the number of types of pesticides and complaints of headaches (0.047), duration of spraying and complaints of blurred vision (0.003).Conclusion: Exposure risk factors are related to subjective health complaints including duration of spraying with complaints of fatigue, length of work with complaints of headaches, number of types of pesticides with complaints of headaches, duration of spraying with complaints of blurred vision.
Determinan Pajanan Pestisida Terhadap Kadar Haemoglobin Wanita Usia Subur (WUS) di Kecamatan Dempo Selatan Pagar Alam Purba, Imelda; Ningrum, Rafika Oktiva; Saci, Muhammad Amin Arigo
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 10 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol10.Iss3.1817

Abstract

Women of childbearing age (WCA) are important in the agricultural sector. The farming activities allow women of childbearing age to come into contact with pesticides. Women of childbearing age are at risk of experiencing health effects, one of which is anemia, due to exposure to pesticides. The study aimed to analyze the determinants of pesticide exposure to the blood Hb levels of WCA. This type of research is quantitative analytic with a cross-sectional study approach. The population of this study was WCA, which was exposed to pesticides in the South Dempo District of Pagar Alam. The sample size of this study was 120 women, who were taken using the cluster sampling technique. Data was collected using an interview method using a questionnaire, observation using a checklist, measurement of body weight using a weight scale, height using microtoise, and Hb level using Easy Touch GCHB. Data analysis of the study's results was carried out univariately and bivariate using the Chi-Square statistical test. The results of measuring blood Hb levels showed 39 people (32.5%) with abnormal Hb levels and 81 respondents (67.5%) with normal Hb levels. The bivariate analysis results showed that the variables associated with blood Hb levels of WUS were the duration of washing of spraying clothes (p=0.037) and the duration of preparing pesticides (p=0.037). In Contras, the variables that are not associated with blood Hb levels were the duration of spraying, the duration of mixing, the frequency of spraying, and the use of PPE. It was recommended that women of childbearing age reduce the length of time spent washing and spraying clothes and preparing pesticides through good time management.
Co-Authors Achmad Fickry Faisya Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Aerosta, Danny Aerostaa, Danny Aliyah, Nurul Amrina Rosyada Amrina Rosyada Anita Amelia Anita Camelia Anita Camelia Anita Camelia Ardila, Yustini Arista, Dini AS Clarissa Putri Aulia AS Clarissa Putri Aulia, AS Clarissa Putri Astry Fidyawati Astry Fidyawati, Astry Betty Sirait Bina Melvina Chendra, Rudy Della Oktaviani Desheila Andarini Desri Maulina Sari Devi, Tiara Dewi Gurusinga Dewi Gurusinga, Dewi Dhian Komala Jayanti M, Dhian Komala Jayanti Dini Arista putri Dini Arista Putri Dwi Septiawati Dwi Septiawati, Dwi Effriyanda, Ditha Elvi Sunarsih Faisya, Achmad Fickry Fakhriyatiningrum, Fakhriyatiningrum Feranita Utama Garmini, Rahmi Haerawati Idris Hamzah Hasyim Harun Alrasid Haryoto Kusnoputranto Indah Purnama Sari Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Inoy Trisnaini Iwan Stia Budi Julianna Simanjuntak Jusmini, Jusmini Kraichat Tantrakarnapa Ladyka Viola Aulia Armawan Lewinsca, Maurend Yayank Lionita, Widya Lubis, Fitri Novaliya Merry Natalia Merry Natalia, Merry Minarti Minarti Mitsalia Asriani Mitsalia Asriani, Mitsalia Mona Lestari Muhammad Arif Muhammad Arif Muhammad Saleh Nandini, Rizka Faliria Ningrum, Rafika Oktiva Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar oktaviani, Della Oktivaningrum, Rafika Poppy Fujianti, Poppy Putri, Dini Arista Qotrunnada, Kamila Sabina Rahmatillah Razak Rahmatillah Razak Rahmatillah Razak, Rahmatillah Ramiwati, Anita Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Anggraini Rini Anggraini, Rini Rizki Dien Wahyuni Saci, Muhammad Amin Arigo Shinta Rimvalia Sinulingga Siti Halimatul Munawarah Sofiati Sofiati Sofiati, Sofiati Sumihar Roberto Gultom Tantrakarnapa, Kraichat Tiara Devi T Ulandari, Rizka Tri Utami, Titi Permatasari Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih, Vinna Rahayu Yuanita Windusari Yuliarti Yuliarti Yusria Yustini Ardillah Yustini Ardillah, Yustini