p-Index From 2021 - 2026
10.563
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Ilmu Lingkungan Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) The Indonesian Journal of Public Health JPSriwijaya Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi EnviroScienteae Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Holistik Jurnal Kesehatan Warta Penelitian Perhubungan Jurnal Respirologi Indonesia Jurnal Entomologi Indonesia Jurnal Kesehatan JURNAL MEDIA KESEHATAN Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Respiratory Science Idea Pengabdian Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) BIOVALENTIA: Biological Research Journal Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) International Journal of Health Science & Medical Research TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Jurnal Keperawatan Jurnal Penelitian Transportasi Darat Warta Penelitian Perhubungan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN STRES KERJA PADA PERAWAT WANITA DI RS.X PALEMBANG Karina, Karina; Zulkifli, Hilda; Novrikasari, Novrikasari
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.832 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i1.44

Abstract

Sektor kesehatan berisiko menimbulkan stres kerja tak terkecuali pada perawat wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka stres kerja berdasarkan sumber stres kerja pada perawat wanita di RS. X Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dengan sampel sebanyak 54 orang perawat wanita di RS. X Palembang. Data diambil menggunakan Expanded Nursing Stress Scale (ENSS) versi Bahasa Indonesia. Responden dengan nilai di atas rerata sebanyak 21 orang (38,9%) untuk skor total, Subskala Kematian dan Sekarat sebanyak 28 orang (51,9%), Subskala Konflik dengan Dokter sebanyak 24 orang (44,4%), Subskala Tidak Cukup Persiapan sebanyak 32 orang (59,3%), Subskala Permasalahan dengan Teman Kerja sebanyak 23 orang (42,6%), Subskala Permasalahan dengan Supervisor/Atasan 22 orang (40,7%), Subskala Ketidakjelasan Pengobatan dengan responden sebanyak 22 orang (40,7%), Subskala Permasalahan dengan Pasien sebanyak 29 orang (53,7%), dan Subskala Beban Kerja sebanyak 24 orang (44,4%). Uji Chi-Square yang dilakukan mendapatkan ­p-value yang berbeda pada setiap variabel yaitu, usia (p-value = 0,445), status gizi (p-value = 0,802), masa kerja (p-value = 0,025), kebiasaan olahraga (p-value = 0,268), dan tingkat pendidikan (p-value = 0,076). Terdapat perbedaan yang bermakna pada stres kerja dengan masa kerja dan Subskala Tidak Cukup Persiapan merupakan sumber stres kerja dengan angka tertinggi.
Evaluasi Pelaksanaan Program TBC MDR di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Sari Nazliyati Putri; Novrikasari Novrikasari; M Zulkarnain
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 21, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v21i2.1301

Abstract

MDR TB is a man-made phenomenon that occurs as a result of inadequate treatment of TB patients as well as direct transmission from MDR TB patients. The existence of cases that have not been detected and managed by the MDR TB control program makes this a new challenge in overcoming it. The purpose of this study was to determine how the implementation of the MDR TB control program in South Sumatra using theevaluation model Context, Input, Process, Product (CIPP). This study uses descriptive qualitative research methods, by conducting in- depth interviews. From the results of the research on the Context Evaluation which consisted of the background, objectives and program opportunities in accordance with the Tuberculosis technical rules and guidelines (Permenkes No. 67/2016). In the evaluation of the input of the provision of human resources, program managers, funds and infrastructure are in accordance with the needs of the program in both the province and district / city. In the evaluation process for MDR TB program planning, it has been carried out by involving cross-sector and cross-program and other related agencies, the program target is clear, but there are obstacles to Human Resources at first-level and advanced level health facilities. In the Product Evaluation, the detection and treatment rates for MDR TB cases (obtained, Enrollment rate) werenamely in 2017: 46%, 2018: 36%, 2019: 41%. In general, the implementation of the MDR TB Control Program in South Sumatra Province from context, input, process, has been going well but still needs improvement / improvement, to be able to produce products as expected by Permenkes Number 67 of 2016.
HUBUNGAN FAKTOR PEKERJAAN TERHADAP TINGKAT STRES KERJA KARYAWAN KONTRAK DI PT. X Muhammad Arif; Tan Malaka; N Novrikasari
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v8i1.2639

Abstract

ABSTRAK Karyawan kontrak lebih beresiko mengalami stres kerja dibanding karyawan tetap. Hal ini dikarenakan status karyawan yang tidak jelas serta pemutusan hubungan kerja yang dapat terjadi kapan saja.. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara faktor pekerjaan dengan tingkat stres kerja pada karyawan kontrak di PT. X. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang karyawan kontrak yang merupakan jumlah keseluruhan karyawan kontrak yang ada pada perusahaan tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner HSE Management Standart Indicator Tool dan DASS (Depression, Anxiety, Stress Scale) serta wawancara langsung dengan psikolog. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat 4,9% karyawan kontrak di PT. X mengalami stres kerja sedang dan 2,4%-nya mengalami stres kerja berat. Menurut hasil uji statistik, faktor yang memicu stres tersebut adalah tuntutan pekerjaan (p value < 0,001), kontrol terhadap pekerjaan (p value = 0,016), dan hubungan interpersonal (p value = 0,021). ). Sedangkan faktor lainnya seperti usia, jenis kelamin, status pernikahan, masa kerja, dan lama kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat stres kerja pada karyawan kontrak di PT. X. Hasil wawancara dengan psikolog menyatakan bahwa faktor yang menjadi pemicu stres ketiganya adalah target harian yang sulit dicapai, sulitnya untuk beristirahat, serta hubungan yang menegangkan dengan atasan ataupun rekan kerja. Perusahaan hendaknya memberikan target yang realistis agar target harian dapat tercapai, waktu istirahat yang cukup sesuai dengan jadwal istirahat, serta memberikan pelatihan tentang kerjasama tim yang baik kepada karyawan kontrak. Kata kunci : Stres kerja, karyawan kontrak, tuntutan pekerjaan, kontrol terhadap pekerjaan, hubungan interpersonal
ANALISIS POSTUR BELAJAR MAHASISWA SELAMA PERKULIAHAN DARING TERHADAP KELUHAN LOW BACK PAIN PADA MAHASISWA : REVIEW ARTIKEL Ayu Rahmayana; Novrikasari Novrikasari; Rizma Adlia Syakurah
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V9I1.15767

Abstract

ABSTRAK Kesehatan dan keselamatan kerja adalah aplikasi ilmu yang mempelajari risiko keselamatan seseorang terkait lingkungan kerja guna mencegah timbulnya gangguan kesehatan dengan menempatkan pekerja sesuai kondisi fisologis dan psikologisnya. Begitupun dengan mahasiswa yang tidak terlepas dari permasalahan tersebut. Mahasiswa juga memiliki lingkungan belajar yang dapat berisiko menimbulkan masalah salah satunya hazard pada sistem penerapan belajar online atau daring. Selama masa pandemi Covid-19 terjadi perubahan  pola belajar seperti alur proses belajar, lamanya interaksi dengan media online selama proses perkuliahan dan pola duduk menjadi faktor penyebab munculnya low back pain. Low back pain merupakan nyeri pada punggung bawah yang bersifat lokalisasi disebabkan karena posisi yang tidak netral dengan kondisi statis dan dalam jangka waktu lama yang akan menyebabkan otot berkontraksi berlebihan dan mengakibatkan otot menjadi kaku. Adapun faktor penyebab terjadi low back pain antara lain personal factor (usia, jenis kelamin, antropometri, aktivitas fisik, riwayat kesehatan, pendidikan), physical factor (postur saat belajar, durasi belajar) dan physchosocial factor (stresss). Maka dari itu, peneliti melakukan analisis lebih lanjut mengenai faktor risiko tesebut apakah dapat berpengaruh terhadap timbulnya low back pain pada mahasiswa selama perkuliahan daring melalui penyebaran kueisioner yang berisi tentang data mahasiswa, kuesioner Rapid Entire Body Assessment (REBA), Riwayat kesehatan, Kuesioner International Physical Activity Quisionnaire (IPAQ)  dan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS) .  Kata kunci : Covid-19, low back pain, daring, hazard
Community Preparedness for Earthquakes Based on Settlement Environment Analysis. Nurrobikha Nurrobikha; Novrikasari Novrikasari; Yuanita Windusari; Misnaniarti Misnaniarti; Ikhsan Ikhsan; Andries Lionardo; Azhar Kholiq Affandi; Henni Febriawati; Pitri Noviadi
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 14 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v14i2.2022.99-105

Abstract

Introduction: Bengkulu is located on an active collision zone between two tectonic plates, namely the Eurasian Plate and the Indo-Australian Plate. As the result, earthquakes, floods, landslides, and tidal waves are common in Bengkulu. Sepang Bay is part of Bengkulu Province adjacent to the ocean, making it vulnerable to earthquakes and tsunamis. This study aims to examine the relationship between the residential environment and natural disaster preparedness in Sepang Bay, Bengkulu Regency. Methods: The type of research used is analytical observation with cross-sectional design. Data are collected from interviews, questionnaires, observations, and documentation from a total of 100 respondents selected by proportional random selection from each neighborhood in Sepang Bay Village, based on the proportion of heads of family in each neighborhood. Results and Discussion: When an earthquake occurs, there is a relationship between the residential environment and the community's preparedness. As the existing supporting infrastructure is not properly utilized, people who live in substandard settlements do not have adequate equipment to deal with seismic disasters. When an earthquake occurs, there is a relationship between the settlement environment and the community's preparedness. Because the existing supporting infrastructure is not being used properly, people who live in poor settlements have poor preparedness as well. Conclusion: The Sepang Bay Village Community, Bengkulu, which is located along the Panjang Beach, found a relationship between the settlement environment and earthquake preparedness (p = 0.021, PR 2.127).
Wetland Fires and Its Environmental Conditions Mona Lestari; Desheila Andarini; Anita Camelia; Novrikasari Novrikasari; Rizka Faliria Nandini; Poppy Fujianti
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 19, No 1 (2021): April 2021
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.19.1.21-28

Abstract

Today, many wetlands have been converted into agricultural, industrial, and residential areas. This conversion of land functions creates new problems for the environment and human, one of which is land fires. The results of land fires can also cause other problems that results in losses in various fields, such as human health, the economy, and other fields. The emergence of smog as a result of land fires can cause respiratory problems, disruption of the transportation system, conflicts between neighboring countries, and the others. South Sumatra Province is one of the largest contributors to the haze as a result of land fires, especially its wetlands. Ogan Ilir Regency is one of the areas in South Sumatra Province which has extensive wetlands and fires frequently occur. Fires are caused by triggering factors, one of which is natural factors such as a prolonged dry season, availability of water supply, and intensity of rainfall. This study is an analytic descriptive study that aimed to provide an overview of environmental conditions on land, the majority of which are wetlands which experienced fires in Ogan Ilir Regency in 2019. The environmental conditions studied included soil and vegetation types. The data obtained will be displayed through tables and graphs, then interpreted and analyzed descriptively. The type of data used is secondary data in the form of a report by the Regional Disaster Management Agency Ogan Ilir Regency related to land fires in OI Regency and processed using the Geographic Information System (GIS) application. The results of the analysis show that the area of land fires that mostly occurred in North Indralaya District was 382,7 hectares with a total of 144 hotspots. The burnt area was dominated by peat soil (53%) and scrub vegetation (43%).
People’s Behavior of North Indralaya of Ogan Ilir Against Wetland Fires Dany Hernowo; Mona Lestari; Novrikasari Novrikasari; Widya Lionita; Adisyah Fitrah Rahmadini; Titi Nurhaliza
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 20, No 2 (2022): April 2022
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.20.2.316-324

Abstract

Konversi lahan dari fungsi aslinya mengakibatkan dampak negatif berupa kebakaran akibat aktivitas penebangan untuk membuka lahan yang dilakukan manusia. Salah satu lokasi kebakaran lahan basah di Provinsi Sumatera Selatan terjadi pada area seluas 3,925 ha di Kabupaten Ogan Ilir di tahun 2018. Kelalaian manusia yang seringkali melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar menyebabkan kebakaran lahan basah. Kurangnya pengetahuan, informasi dan sanksi juga menjadi alasan masyarakat tidak perduli terhadap dampak yang ditimbulkan dari kegiatan membakar lahan. Dalam theory of planned behavior, perilaku tersusun dari keyakinan dan evaluasi seseorang untuk menumbuhkan sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku sebagai mediator terbentuknya niat. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu mengkaji dan menganalisis persepsi masyarakat terhadap kejadian kebakaran di lahan basah Ogan Ilir Sumatera Selatan. Informan penelitian berjumlah 16 orang yang terdiri dari 12 informan kunci dan 4 informan ahli. Informan kunci dipilih berdasarkan kriteria kepemilikan tanah, lokasi tempat tinggal dan mata pencaharian utama yang berdomisi di Desa Palem Raya dan Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara. Empat orang informan ahli ialah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Indralaya Utara, dan dua orang kepala desa/lurah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan persepsi kontrol mendorong terbentuknya niat masyarakat Kecamatan Indralaya Utara untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Sejak 2019, masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar karena sudah ada peraturan pemerintah yang tegas sehingga dapat mengendalikan perilaku masyarakat dalam membakar lahan.ABSTRACT Land conversion from its original function resulted in negative impacts in the form of fires due to logging activities to clear land by humans. One of wetland fires located in South Sumatera Province is happened to 3,925 ha area on Ogan Ilir District in 2018. Human negligence which often clears land by burning caused of wetland fires. Lack of knowledge, information and sanctions are also reasons why people don't care about the impact of land burning activities. The theory of planned behavior states that behavior is composed of individual belief and evaluation to foster attitudes, subjective norms, and behavioral control as mediators of intention. The research design used in this study is qualitative with a descriptive approach, which is to examine and analyze public perceptions of the occurrence of fires in the Ogan Ilir wetlands of South Sumatera. The research informants are 16 persons consisted 12 key informants and 4 expert informants. Key informants are choosen by land ownership, the main livelihood, and residence location which all come from Palem Raya and Timbangan Village. Four expert informants are the representative of Regional Disaster Management Agency (BPBD), Subdistrict Head of North Indralaya, and two Village Head. The results showed that attitudes, subjective norms, and behavioral control encourage community’s intention in North Indralaya for not doing land fire anymore. Since 2019, community did not open the land by burning because of the strict regulation by government so that can control behavior related land fire.
PEMBINAAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM KESELAMATAN LISTRIK DI KECAMATAN KAYUAGUNG Novrikasari .
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v6i2.6059

Abstract

Era modern ini penggunaan elektronik yang sudah sangat canggih seperti handphone, tab, ipad, play station, televisi dan lainnya sudah tidak asing lagi bagi kita, termasuk anak-anak. Kebanyakan anak-anak sudah mulai mengerti mengoperasikan peralatan tersebut bahkan sudah dapat mencolokkan kabel pengisi daya baterai tersebut tanpa pengetahuan mengenai listrik yang baik. Listrik tentunya bisa membahayakan bagi anak-anak jika tidak dibekali dengan pemahaman yang baik mengenai penggunaan peralatan listrik. Anak-anak memiliki keterbatasan kognitif sehingga tergolong rentan terhadap kecelakaan. Banyak anak yang tidak memahami konsep tentang bahaya dan tidak bahaya dan juga anak-anak seringkali gagal mempersepsikan sesuatu dengan baik (Eiser at al, 1983). Menurut Gillham dan Thomson (1996) dalam Sumargi, dkk (2005) pemahaman anak yang terbatas mengenai bahaya menyebabkan anak kurang dapat mengantisipasi dan mengatasi kondisi bahaya yang muncul. Hal ini bisa berakibat fatal untuk keselamatan dirinya ditambah lagi jika orang dewasa tidak selalu berada di dekat anak-anak sehingga tidak bisa secara optimal menjaga dan mengawasi anak. Diperlukan suatu kegiatan yang bertujuan melakukan pembinaan sikap dan kesadaran anak sekolah di Kecamatan Kayuagung dalam Keselamatan Listrik. Setelah rangkaian kegiatan, pretest, penyuluhan, tanya jawab serta diskusi. Hasil evalusi (postest) yang dilakukan menunjukkan ada peningkatan  informasi mengenai konsep bahaya dan tidak bahaya dalam keamanan listrik kepada siswa sekolah dasar yang dibina serta peningkatan kesadaran tentang keselamatan listrik
The Effect of Alumunium Dust Exposure on Lung Function Disorders Rinto Mangitua Hutapea; Novrikasari Novrikasari; Mona Lestari; Anita Camelia; Desheila Andarini; Rizka Faliria Nandini
Jurnal Respirologi Indonesia Vol 41, No 2 (2021)
Publisher : Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)/The Indonesian Society of Respirology (ISR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36497/jri.v41i2.178

Abstract

Background: Industrial development continues to increase every year. CV X is a company in the manufacture of cauldrons and prickles which produce aluminum dust contaminants. Workers who work more than eight hours and lack of air exchange can affect lung function. This study aims to analyze the effect of aluminum dust exposure on lung function disorders in workers at CV X. Methods: This type of research was quantitative study with cross-sectional design. Sampling using simple random sampling technique according to inclusion and exclusion criteria with 40 respondents. Data analysis by using univariate and bivariate analysis with Chi-Square and Kolmogorov-Smirnov tests. Results: The results showed that there was no effect of aluminum dust exposure on lung function disorders (p = 0.166). However, there are 65% of workers who have lung function disorders, consists of 42.5% obstructive workers, 22.5% restrictive workers, and none of which have impaired combined lung function, while 35% of workers is normal. The majority of aluminum dust levels in the work environment are above the Threshold Value (5 mg/m3) of 72.5%. Conclusion: It is known that workers who experience obstruction problems of 51.7% are workers that exposed to aluminum dust above TLV (5 mg/m3) and there are 24.1% of workers experiencing restriction disorders exposed to aluminum dust above TLV. To prevent workers from experiencing lung function disorders due to exposure to aluminum dust, it is necessary to control efforts in the form of additional ventilation to reduce dust levels in the work environment.
Keanekaragaman dan perilaku menggigit nyamuk sebagai vektor potensial filariasis di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan Rini Pratiwi; Chairil Anwar; Salni Salni; Hermansyah Hermansyah; Novrikasari Novrikasari
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 16 No 2 (2019): July
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.49 KB) | DOI: 10.5994/jei.16.2.91

Abstract

Filariasis is a chronic infectious disease caused by filarial worms and transmitted by various types of mosquitoes such as Mansonia, Anopheles, Culex, Aedes, and Armigeres. This study aims to determine the diversity and biting behavior of mosquito species as the potential vector of filariasis transmission in Banyuasin Regency, South Sumatera. The research was conducted for 12 hours from 18.00 to 06.00 with human landing collection method and animal biting trap in December 2016. The results showed that the mosquito diversity in the studied area was high with 16 species of mosquitoes successfully identified in which Ma. uniformis (47.28%), Cx. tritaeniorhynchus (23.89%) and Cx. vishnui (14.48%) were the most dominant mosquitoes collected. The result also showed that the biting behaviour of Ma. uniformis was found to be more active outdoors than indoor with man biting rate (MBR) of 100,50 mosquitoes per night and man hour density (MHD) of 11,90 which was the highest of all captured species. Further parity rate analysis supported the collecting result by showing the estimated age of Ma. uniformis population which was 31.8 days and positively confirmed M. uniformis as a vector of filariasis transmission
Co-Authors Achmad Fickry Faisya Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Ade Kelana Risfiardy Ade Pratama Adela, Novita Adisyah Fitrah Rahmadini Adisyah Fitrah Rahmadini Aldyirwansyah, Muhammad Ali Alamsyah Siregar Amalya Okta Kurnia Amrina Rosyada Andarwiza, Siti Noverizky Andries Lionardo Anggara, Arie Anita Camelia Anita Camelia Anita Rahmiwati Anwar, Chairil Asmirin, Asmirin Astuti, Ika Ayu Rahmayana Azhar Kholiq Affandi Azizah, Mulia Fadhilatul Azwinfadhlan, Ahmad Bambang Teguh Prasetyo Bambang Wispriyono Bin Yusof, Muhammad Safwan Byllardo, Andriyan Agiyah Cindy Junie Morselly Cynthia Cynthia Dahlan, Hatta Dahlan, HM. Hatta Daniel, Risyad Aldian Dany Hernowo Desheila Andarini Desheila Andarini Desheila Andarini Desheila Andarini Desheila Andarini, Desheila Devi Natalia Dewi Milandiah Dewi Rahayu Sudiman Dini Arista Putri Dollyan Tamela Tari Dwi Apriani Dwi Apriani Dwi Novrianti Putri Dwi Septiawati Elvi Sunarsih Elyantari, Gresi Endah Lestari Ezmeyralda Putri Fachrurozi Abdullah Gunawan Fajar , Nur Alam Fatma Lestari Fatmalina Febry Feranita Utama Fickry Faisya, Fickry Gresi Elyantari Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Haidir, Hala Hamzah Hasyim Hartati, Yuli Harto, Toto Haryanti, Nelly Hasanah, Putrie Uswatun Henni Febriawati Hermansyah Hilda Zulkifli Ibrahim Syahputra Idris, Haerawari Ikhsan Ikhsan Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indriani, Jesika Intan Permatasari Ira Fitria Yuniarti Isnadi, Yul Jamal Jamal Jesika Indriani Karina Karina Khairiyah, Muthiah Kurniati, Desi Lionita, Widya Lisa Pitrianti Luci Juniarti M Zulkarnain M. Hatta Dahlan M. Hatta Dahlan, M. Hatta Mariana Mariana Mariana Mariana Maryanto, Hendri Mawarni, Imelda Meilandi, Al Habib Merry Natalia, Merry Miksusanti Miksusanti Misnaniarti Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Mona Lestari Mona Lestari Mona Sherti Agusti Mufarikha, Muhimatul Muhammad Arif Muhammad Hatta Dahlan Nabila, Sri Aisyah Najmah, Najmah Nandini, Rizka Faliria Nengyanti, Nengyanti Ngudiantoro . Ngudiantoro Ngudiantoro Ningsih, Yusria Nining Indah Sari Nopi Aprilia Nova Erly Susandra Noviadi, Pitri Novita Adela Nur Alam Fajar Nuralamfajar, Nuralamfajar Nurhadi Muslim Nuri Aslami Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nyimas Anindya Medina Azzura Oktarisa Aruma Pertiwi Oktarisa Aruma Pertiwi, Oktarisa Aruma Parlinda, Mesi Pitri Noviandi Poppy Fujianti Poppy Fujianti Poppy Fujianti Poppy Fujianti, Poppy Purnomo Jarod Masrudin Jarod Rafiqy, Muhammad Rahayu, Sri Yuli Ramadhani, Indah Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Rini Pratiwi Rinto Mangitua Hutapea Rizka Faliria Nandini Rizka Faliria Nandini Rizka Faliria Nandini Rizma Adlia Syakurah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Salni Salni Sari Nazliyati Putri Sherti Agusti, Mona Sitanggang, Jhon Wesly Songo Wigerar Suci Wulandari Sudjianto Kamso Sukmawati Sukmawati Supriadi Supriadi Suryadi Tjekyan Suryadi Tjekyan Syafaruddin Syafaruddin Syafhira, Adinda Syakuroh, Rizma Adlia Tan Malaka Titi Nurhaliza Titi Nurhaliza Tuzzahra, Aquila Haya Utami, Titi Permatasari Wahyu Dwi Ari Wibowo Waldani, Dina Watulinggas, Viranda Nedine Putri Welnita, Welnita Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti, Widia Eka Yeni Yeni Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yulianto S. Nugroho Yuliastuti, Mariaeka yuniarti, ira fitria Yunita Windusari Zulhanda, Dicky Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, Mohammad