Claim Missing Document
Check
Articles

Capacity Building for Integrated Health Post (Posyandu) Cadres Through Nutritional Status Monitoring Training and Local PMT Processing in Musi Banyuasin Mitayani Purwoko; Rika Puspita Sari MZ; Vina Pramayastri; Jun Harbi; Rahmat Kurniawan; Novi Apriani; Irkhamiawan Ma'ruf; Elva Dwi Harmilia
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol. 6 No. 1 (2026): Altifani Journal: International Journal of Community Engagement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v6i1.1687

Abstract

One form of community-based health service is Posyandu. Generally, Posyandu cadres are members of the community who do not have a background as medical or health professionals, so in the field, they often face various obstacles and limitations in providing health services. This community service activity was conducted in Musi Banyuasin Regency. A total of 72 Posyandu and nutrition post cadres from nine villages, namely Babat Supat, Babat Ramba Jaya, Sukamaju, Letang, Tri Tunggal, Pangkalan Tungkal, Simpang Tungkal, Mangsang, and Muara Merang villages. The methods used were assessment, material delivery (education), and practice or demonstration. The pre-test and post-test scores showed that this activity succeeded in increasing the knowledge and abilities of Posyandu and nutrition post cadres. Cadres gained a better understanding of using anthropometry and determining the nutritional status of pregnant women, infants, and toddlers. In addition, cadres also better understood and were able to practice preparing balanced nutritious menus for Supplementary Feeding (PMT) at the Posyandu.
The Relationship Between the Level of Husband Support and The Incidence of Baby Blues In Postpartum Mothers At The Practice of Independent Midwives In Jakabaring District, Palembang City Dea Ananda Aisyah Aisyah; Mitayani Purwoko; Lilis Khairani; Kurniawan
Indonesian Journal of Medical Anthropology Vol. 7 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Medical Anthropology
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijma.v7i1.24341

Abstract

Baby blues is an emotional disorder that appears in the first week of postpartum and is characterized by mood swings, anxiety, easy crying, and inability to take care of the baby. One of the factors that affect this condition is the support of the husband as the mother's main companion after childbirth. This study aims to determine the relationship between husband support and the incidence of baby blues in postpartum mothers at the Independent Midwifery Practice, Jakabaring District, Palembang City. The research design used cross-sectional analytical observational with a sample of 75 postpartum mothers who met the inclusion and exclusion criteria. The status of baby blues in respondents showed that severe baby blues was experienced by 26 respondents (34.7%), medium category 29 respondents (38.7%), and mild category 20 respondents (26.7%). Meanwhile, the level of husband support was divided into three categories, namely low support for 22 respondents (29.3%), medium support for 26 respondents (34.7%), and high support for 27 respondents (36.0%). The analysis of the Chi-Square test obtained a p-value = 0.000 so that there was a significant relationship between husband support and the incidence of baby blues.
Kepatuhan Orang Tua dalam Membawa Penderita Thalassemia untuk Menjalani Transfusi Darah selama Pandemi COVID-19 Purwoko, Mitayani; Mundijo, Trisnawati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 3 (2021): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.65847

Abstract

Latar Belakang: Pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 di awal tahun 2020 menyebabkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang. Hal ini kemungkinan memengaruhi kesempatan penderita thalassemia untuk melakukan kontrol teratur dan mendapat transfusi darah karena rumah sakit rujukan thalassemia sebagian besar terletak di Kota Palembang.Tujuan: Untuk mengetahui kepatuhan penderita thalassemia dalam melakukan transfusi selama pandemi COVID-19 dan faktor-faktor yang memengaruhinya.Metode: Penelitian dengan desain cross-sectional ini dilakukan di Yayasan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) Kota Palembang. Populasi target dalam penelitian ini adalah orang tua dari pasien penderita thalassemia. Besar sampel adalah 77 orang. Responden diminta mengisi kuesioner tentang pengetahuan dan perilaku. Data dianalisis dengan uji chi square.Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa kepatuhan penderita thalassemia dalam melakukan transfusi darah selama masa pandemi COVID-19 masih baik (74,0%). Hasil uji bivariat diketahui bahwa kepatuhan tidak dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan orang tua mengenai COVID-19, usia orang tua, jenis kelamin orang tua, pekerjaan orang tua, dan pendidikan orang tua.Kesimpulan: Kepatuhan penderita thalassemia dalam melakukan transfusi selama masa pandemi COVID-19 tetap baik.
Co-Authors -, Hasmeinah Adhi Permana Aditya Warman Aditya, Muhammad Akbar Aflah, Anisatul Ahmad Ghiffari Akrom, Muhamad Afif Al Alifah, Haura Zatty Amalda, Dea Anggina, Dientyah Nur Anggraini, Wieke Antonia, As Syifa Anzani, Tsabitah Zahra Dwi Asyik, Hadi Aziza, Nurita Azzahra, Rashieka Adawiya Baihaqi, Rafly Al Dea Ananda Aisyah Aisyah Dewi Yuniasih Dian Wahyuningsih Eka Sri Yusmartini Eko Ariyanto Elva Dwi Harmilia Eriko Erenkwot Fachrozi, Muhammad Fuad Arifin Fatimah Ferzieza Dizayang Fitrianti, Yuni Franscisco, Jimmi Ghea Lingga Septiareni Gialini, Windy Ulfa Gunawan, Ernes Putra Gusmiatun Gusmiatun Hartina, Nabila Hasmeinah - Hasmeinah Bambang Heriyanto, Mochammad Junaidy Herlangga, Arya Indri Ramayanti Indriani, M. A. Yenny Indriyani Indriyani Iqsa, Abil Irkhamiawan Ma’ruf Jamaiyah, Miranda Jun Harbi Khalilillah, Muhammad Thareq Kurniawan Lilis Khairani Liza Chairani Lucille Anisa Suardin M. Mansyur Romi Meddy Setiawan Meidiana, Hesesty Meilina Wardhani Miranda, Mira Muhamad Ayus Astoni Muhammad Aditya Alfarizki Muhammad Nazir Muhammad Perdana Airlangga, Muhammad Perdana Mutia Mutmainnah Muzakki, Muhammad Azman Nafatilana, Dinda Ningsih, Ena Aprita Nofitasari, Camelia Novi Apriani Novitasari, Erlina Krisdianita Nurjanah, Rizki Anisa Oktariza, Rury Tiara Pandhita, Gea Permana, Adhi Prakoso, Denny Anggoro Pranata, Muhammad Ari Putra, Chendra Perdana Putri, Naurah Ramadhanti Hamanda Raden Pamudji Rahmat Kurniawan Rahmatillah, Rirah Ratih Pratiwi Ressy Irma Juwita Reza Reza Rika Puspita Sari MZ Riliani Hastuti Rima January Rizki, Putri Nersi Rizky Maulana, Rizky Rodhiaty, Fera Yunita Ronnia, Ronnia Rudiyanto, Waluyo Sabrina, Siti Safitri, Oktarina Salsabilla, Rizky Salsabilla, Salsabilla Salsyah, Alya Saraswati, Nia Ayu Septiani Nadra Indawaty Sheilla Yonaka Lindri Silvana, Rista Sinta, Adliah Zahira Padya Siti Rohani Sriningsih, Solikah Stiawan, Ridho Suciandari, Altiara Risky Suciandari, Altiara Risky Sukarno, Rizky Triutami Sulistiani, Taris Ade SULISTIYANI SULISTIYANI Syadra Bardiman Trisnawati Trisnawati Tubarad, Gladys Dwiani Tinovella Utami, Dhiya Luthfiyyah Vina Pramayastri Wakilla, Putri Widyadi, Yoshiko Wijaya, Otchi Putri Yanuarita Tursinawati, Yanuarita Yesi Astri