Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA DAN KEDISIPLINAN DENGAN INDEKS PRESTASI BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2017 Sari, Inda Permata; Abdi, Abdul Wahab; Zalmita, Novia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i4.15967

Abstract

Lingkungan teman sebaya adalah lingkungan sosial yang pertama bagi mahasiswa dalam belajar hidup bersama dengan orang lain yang bukan anggota keluarga. Kedisiplinan adalah kehidupan upaya mengendalikan diri dari sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya dan indeks prestasi belajar adalah nilai rata-rata dari seluruh mata kuliah yang telah diambil oleh mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian adalah apakah terdapat hubungan positif dan signifikan antara lingkungan teman sebaya dan kedisiplinan dengan indeks prestasi belajar mahasiswa jurusan pendidikan geografi Fkip Unsyiah Angkatan 2017. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2017 jurusan pendidikan geografi Fkip Unsyiah yang berjumlah 63 mahasiswa dan diambil sampel sebanyak 39 mahasiswa dengan menggunakan teknik proportional sampel. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien ganda sebesar 0.55 yang artinya terdapat hubungan signifikan dengan koefisien determinasi berganda = 3,33%. Uji hipotesis membandingkan bahwa Fhitung dengan Ftabel yaitu 0,17 3,36 maka Ho diterima yang artinya tidak terdapat hubungan signifikan antara Teman sebaya (X1) dan kedisiplinan (X2) dengan indeks prestasi belajar (Y). mahasiswa angkatan 2017 Jurusan Pendidikan FKIP Geografi Unsyiah
KORELASI NILAI MATA KULIAH KAJIAN MATERI GEOGRAFI SMA DAN NILAI MATA KULIAH KAJIAN MATERI SMP DENGAN NILAI MATA KULIAH MAGANG KEPENDIDIKAN III MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2015 Zuray, Elvika; Azis, Daska; Zalmita, Novia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i3.15950

Abstract

Mata Kuliah Kajian Materi Geografi SMA, Kajian Materi SMP, dan Magang Kependidikan III merupakan mata kuliah wajib pada jurusan pendidikan Geografi. Mahasiswa jurusan pendidikan Geografi diwajibkan lulus mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA, Kajian Materi SMP sebelum melakukan praktik magang Kependidikan III. Nilai mata kuliah kumulatif Kajian Materi Geografi SMA, Kajian Materi SMP, Magang Kependidikan III diperoleh mahasiswa dari kuis, ujian tengah semester, dan nilai akhir semester. Rumusan masalah dala penelitian ini adalah apakah terdapat korelasi nilai mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA dan nilai mata kuliah Kajian Materi SMP, dengan Mata Kuliah Magang Kependidikan III?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi nilai mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA dan nilai mata kuliah Kajian Materi SMP dengan nilai mata kuliah Magang Kependidikan III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan Geografi angkata 2015 yang sudah lulus mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA, Kajian Materi SMP, dan Magang Kependidikan III yangg berjumlah 29 orang, dikarenakan jumlah populasinya sedikit maka seluruh populasi dijadikan sampel. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling yang dipilih dengan ketentuan tertentu yaitu berjumlah 29 orang. Pengumpulah data dilakukan dengan teknik studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi ganda sebesar 0,3074 yang tergolong dalam hubungan rendah dengan koefisien determinasi berganda sebesar 9,44%. Uji hipotesis diperoleh hasil bahwa nilai Fhitung Ftabel (1,35 3,37) yaitu terima H0 maka dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan anatara mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA dan mata kuliah Kajian Materi SMP dengan mata kuliah Magang Kependidikan III Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah Anggota 2015.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DENGAN BERBANTUAN MEDIA ANIMASI FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS X IPS1 SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Islami, Wilda Nur; Hasmunir, .; Zalmita, Novia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15120

Abstract

Model artikulasi berbantuan media animasi flash merupakan suatu model yang penerapannya seperti pesan berantai dan dibantu oleh media animasi flash yang dapat menvisualisasikan penjelasan guru, dan merupakan model serta media pembelajaran yang digunakan untuk peningkatan hasil belajar geografi peserta didik kelas X IPS1 SMA Negeri 8 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar geografi peserta didik kelas X IPS1 SMA Negeri 8 Banda Aceh; (2) Aktivitas guru dan peserta didik dalam penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran model artikulasi berbantuan media animasi flash. Dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik menggunakan penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Berdasarkan pengolahan data, hasil belajar geografi siklus I pada ketuntasan individual terdapat 12 peserta didik yang tuntas dari 24 peserta didik (50%), sedangkan ketuntasan klasikal terdapat 4 soal yang tuntas dari total 7 soal (57%). Selanjutnya aktivitas guru dan peserta didik terdapat 4 aktivitas yang tidak sesuai dengan waktu dari total 12 aktivitas guru dan peserta didik. Selanjutnya keterampilan guru siklus I memperoleh skor 2,85. Pada siklus II ketuntasan individual terdapat 23 peserta didik dari 24 peserta didik yang tuntas (96%), sedangkan untuk ketuntasan klasikal terdapat 6 soal dari total 7 soal yang tuntas (86%). Dalam siklus II terdapat 2 aktivitas guru dan peserta didik yang tidak sesuai dengan waktu dari total 12 aktivitas guru dan peserta didik. Kemudian keterampilan guru mendapat skor 3,5. Selanjutnya yang terakhir respon peserta didik yang menjawab ya di siklus I menunjukkan 83,33%, sedangkan untuk siklus II menunjukkan 87,08%. Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat dikatakan bahwa penelitian penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash terjadinya peningkatan hasil belajar geografi pada siklus II.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN MEDIA ANIMASI MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI MTSN 4 RUKOH BANDA ACEH Andika, Satria; Abdi, Abdul Wahab; Zalmita, Novia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v4i1.13244

Abstract

Model pembelajaran adalah suatu pola, cara-cara maupun langkah-langkah pembelajaran tertentu yang diterapkan oleh guru agar tujuan dari pembelajaran tercapai. Model yang digemari oleh siswa dalam proses belajar mengajar adalah model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Model pembelajaran kooperatif atau kelompok akan lebih efektif jika menggunakan unsur media seperti media audio visual dan media animasi. Yang menjadi latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu kurangnya penerapan media dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan media audio visual dan media animasi pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTsN 4 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII yang berjumlah 222 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling yaitu pemilihan sampel dengan kreteria tertentu, sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII-1 yang berjumlah 24 orang dan kelas VII-2 yang berjumlah 26 orang. Teknik untuk memperoleh data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test (tes awal) dan post-test (tes akhir). Pengolahan hasil test dilakukan dengan teknik uji-t. Dari hasil pengolahan data penelitian didapatkan thitung = 2,63 dan ttabel = 1,68 dengan taraf kesalahan 5% dengan drajat kebebasan atau dk = 48, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Yang berarti hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media audio visual lebih baik dibandingkan dengan media animasi pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTsN 4 Banda Aceh. Nilai rata-rata peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan media audio visual adalah 78 dan hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan media animasi adalah 74.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Media Audio Visual, Media Animasi.
ANALISIS TINGKAT KERUGIAN EKONOMI PADA BENCANA BANJIR DI ACEH UTARA TAHUN 2014-2019 Zalmita, Novia; Fitria, Ade; Taher, Alamsyah
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 19 No 2 (2021): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v19n2.p61-68

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat kerugian ekonomi masyarakat yang diakibatkan oleh bencana banjir di wilayah Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat kerugian yang dialami oleh masyarakat wilayah Aceh Utara pada tahun 2014-2019 dengan metode survei deskriptif analisis. Data dikumpulkan melalui beberapa teknik yaitu studi kepustakaan, dokumentasi dan wawancara tidak terstruktur. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa dari 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Utara 25 diantaranya terkena banjir pada setiap tahunnya. Kecamatan yang setiap tahunnya terkena bencana banjir yaitu kecamatan Matang Kuli, Pirak Timu dan Tanah Luas. Korban yang paling banyak akibat bencana banjir di Aceh Utara yaitu pada tahun 2014, rumah yang paling banyak terendam banjir yaitu pada tahun 2014. Dapat diketahui berdasarkan hasil analisis kerugian ekonomi akibat bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara dari tahun 2014 sampai 2019 yaitu pada tahun 2017 mencapai Rp. 675.350.000.000. Kata kunci : Kerugian ekonomi, bencana banjir, Aceh Utara
Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Question Card Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa SMA Negeri 1 Woyla Aceh Barat Maira Muliawati; Cut Vita Rajiatul Jummi; Novia Zalmita
Journal of Edugeography Vol. 12 No. 1 (2024): VOL 12 NO 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/yp7twd14

Abstract

Sebuah bentuk pembelajaran kooperatif yang sederhana dan efektif, Teams Games Tournament (TGT) mendorong partisipasi semua siswa. Sebagai semacam media pengajaran, "kartu pertanyaan" mencakup pertanyaan-pertanyaan tentang berbagai materi pelajaran. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui terdapatnya model pembelajaran (TGT) dengan penggunaan media Question Card dapat meningkatkan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, serta kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. Penelitian semacam ini dikenal dengan nama Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Seluruh peserta yang berjumlah 28 orang adalah siswa kelas X Pocut Baren SMA Negeri 1 Woyla Aceh Barat. Evaluasi, survei, dan wawancara langsung merupakan sebagian besar data yang dikumpulkan untuk penelitian ini. Hasil belajar sebagai proporsi ketuntasan individu meningkat dari 39,28% pada cycle I menjadi 71,43% pada cycle II, dan 92,86% pada cycle III, demikian hasil penelitian. Pada cycle I, 50% data tuntas secara klasikal; yang kedua, 70%; dan yang ketiga, 90%. Cycle I terdapat 6 kegiatan yang sesuai, cycle II terdapat 11 kegiatan yang sesuai, dan cycle III terdapat 12 kegiatan yang sesuai, sesuai dengan pemeriksaan data aktivitas guru dan siswa. Skor cycle I adalah 2,5 yang tergolong sedang; cycle II memperoleh Value 3,5 yang tergolong baik; dan cycle III memperoleh Value 3,7 termasuk sangat baik menurut analisis data kemampuan guru. Selain itu, 86,43% siswa menjawab “ya” dan 13,57% menjawab “tidak” ketika ditanya tentang penggunaan paradigma pembelajaran (TGT) dengan penggunaan media Question Card. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa penggunaan media Question Card yang dipadukan dengan paradigma terjadinya peingkatan hasil belajar siswa dengan pembelajaran (TGT)
Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pongot Pada Acara Sinte Mungerje (Pernikahan) Masyarakat Gayo Lues Safrijal, Safrijal; Yulianti, Fitriani; Zalmita, Novia; Furqan, M.Hafizul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26369

Abstract

Pongot merupakan ratapan seorang wanita yang bersiap nikah dengan pria dari urang (orang) yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk; (1) mengetahui prosesi pongot dalam acara pernikahan; (2) mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam syair pongot dalam acara sinte mungerje (pernikahan) dalam Masyarakata Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif. Populasi penelitian ini Masyarakat Kampung Panglima Linting yang dipilih secara acak untuk memberikan infromasi tentang pongot. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumetasi. Alat pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi pongot dalam pernikahan Masyarakat Gayo Lues terdiri dari pongot man pasir, pongot berguru, pongot turun mah bai, pongot tok kurik, dan pongot mah beru. Nilai-nilai kearifan lokal dalam syair pongot diantaranya nilai agama, nilai sosial, nilai kesatuan, nilai janji, nilai berfikir positif, nilai bersyukur, nilai pendidikan, nilai kerja sama, dan nilai kesehatan. Dapat disimpulkan pongot memiliki makna yang sangat luas yang berisi amanah, nasihat, dan pelajaran hidup bagi seorang wanita yang bersiap untuk menikah. Saran peneliti pongot merupakan kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan karena banyak nilia-nilai yang disampaikan dalam menjalin hubungan rumah tangga.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA SIGLI Faizal, Muhammad; Zalmita, Novia
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i2.25422

Abstract

UMKM dapat diartikan sebagai usaha yang dijalankan perorangan, lingkup rumah tangga atau badan usaha dengan lingkup kecil. Sektor UMKM di Kota Sigli dalam menopang perekonomian masyarakat Pidie khususnya Kota Sigli berkembang dengan baik. Perkembangannya dapat dilihat dari meningkatnya jumlah UMKM yang ada di Kota Sigli. Tahun 2019 memiliki UMKM sebanyak 1.545 unit. Namun dengan adanya pandemi Covid-19 ini, UMKM menghadapi kendala dalam perkembangannya, diantaranya penurunan angka penjualan, kesulitan bahan baku, penurunan produksi, permodalan, dan terhambatnya distribusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah dampak pandemi Covid-19 terhadap UMKM di Kota Sigli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah penerima UMKM di Kota Sigli. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak Covid-19 terhadap UMKM di Kota Sigli meliputi 4 aspek yakni penjualan, laba usaha, modal usaha, dan pengurangan jumlah karyawan. Keempat aspek tersebut sangat dipengaruhi oleh aktivitas penjualan, jika penjualan mengalami penurunan maka akan berdampak pula pada aspek lainnya.
DAMPAK ABRASI PANTAI TERHADAP OBJEK WISATA PANTAI INDAH NAGA PERMAI DI DESA SUAK PUNTONG KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA Rayhani, Rayhani; Zalmita, Novia
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.32715

Abstract

Pada Agustus 2022 terjadi abrasi pada Pantai Indah Naga Permai, sehingga memberikan dampak terhadap masyarakat Desa Suak Puntong. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak abrasi terhadap objek wisata Pantai Indah Naga Permai, Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Suak Puntong yang terkena dampak abrasi Pantai Indah Naga Permai. Metode yang digunakan, metode kualitatif dengan pendekatan historis, penelitian ini mengumpulkan data dengan melihat fakta yang sedang terjadi atau kejadian yang telah terjadi dan diuraikan secara deskriptif. Disimpulkan dampak abrasi pantai terhadap objek wisata Pantai Indah Naga Permai adalah hilangnya areal pantai dan mengurangi daya tarik wisata. Penyusutan garis pantai ini telah mengakibatkan hilangnya areal pantai yang sebelumnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas pantai seperti berjemur, berenang, dan bermain pasir. Berdasarkan hasil penelitian hal yang dapat dilakukan berupa meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya menjaga lingkungan pantai dan melakukan mitigasi abrasi pantai, serta melakukan upaya rehabilitasi pantai yang rusak.Kata kunci: Pantai, Abrasi, Dampak, Objek Wisata.
Analysis of Land Use Suitability of The Krueng Aceh River in Banda Aceh City Area Using Geographical Information Systems Zalmita, Novia; Samudra, Muhammad Yorgi; Rosali, Ely Satiyasih; Izzati, Fatini Nur
JURNAL GEOGRAFI Vol. 17 No. 1 (2025): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v17i1.56603

Abstract

Indonesia owns many rivers, with at least 5,590 main rivers and 65,017 tributaries. Indonesian Government requires a minimum 10 meters of open land areas (borders) on the left and right sides of the river. However, this regulation is not easy to apply since not all rivers have land suitability that meet the requirements. This study seeks to reveal the suitability of land use in the watershed area of the Krueng Aceh in accordance with Government Regulation number 38 article 9 of 2011 concerning rivers. This study uses a Geographic Information System with quantitative approach with data sourced from government-owned databases such as the Geospatial Information Agency (BIG). Data processing is done by Overlay and Buffering technique. The results of the study show that: (1) Overall, the border of the Krueng Aceh is 260,291 m2 which covers six districts in Banda Aceh City. (2) In four of the six districts through which the Krueng Aceh watershed flows, there are buildings standing in the river border area. (3) Districts with a level of suitability for land use in the Krueng The lowest Aceh is Kuta Raja District (40.7%). The district with the highest percentage of suitability for land use is the Syiah Kuala District (98.9%). (4) The total percentage of suitability for land use in the Krueng Aceh is 81% or covers an area of 210,836 m2. (5) The land use of the border of the Krueng Aceh area has not experienced a significant land conversion into a residential area.
Co-Authors . Hasmunir . Hasmunir, . Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Ahmad Nubli Gadeng ahmad yani Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Amirda, Nurul Fitri Ammar Zaki Andika, Satria Anggayani, Rizki Panca Aprilia, Epa Awalunnisa, Ria Cut Vita Rajiatul Jummi Daska Azis Daska Aziz, Daska Diah, Husna Elvika Zuray Fitria, Ade Fitriani Yulianti Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, M.Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Hasliza Putria Hayati, Sukma Humairah, Hanifah Husna Diah Husna Diah Husna, Raudhatul Ibnu Khattab Arza Ichsani, Wildan Imannisa, Nurul Inda Permata Sari Indah, Yuli Aulia Indani, Dita Irwan Dirgantara Islami, Wilda Nur Islami, Zukya Rona Izzati, Fatini Nur Jannah, Rauzatul Jummi, Cut Vita Rajiatul Keumala, Cut Lidya Natasya Listyo Yudha Irawan M. Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan M. Okta Ridha Maulidian Mahbengi, Putri Ayu Maira Muliawati Maulidian, Muhammad Okta Ridha Miranda, Riza Mirza Desfandi Muhajirah Muhajirah Muhajirah, Muhajirah Muhammad Faizal Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Okta Ridha Maulidian Muhjam Kamza Muliani, Riska Muliawan, Renof Muridha, Nabila Najah, Safinatun Nazariah, . Nazariah, Nazariah Niskiya Niskiya Niskiya, . Novra Rizkia Nur Alifa, Siti Nurjannah, N Nurrohmah, N Nursani, N Nurul Izza Nurul Rahmah Desilia Prayogo, Bintang Aditya Purnomowati, Dyah Rahmani QURRATA AINI Rajiatul, Cut Vita Rayhani, Rayhani Rima Savira Riza Miranda Rizki, Mentarina Rosali, Ely Satiyasih Safrijal Safrijal, Safrijal Samudra, Muhammad Yorgi Sari, Inda Permata Satria Andika Saumi Baruna Savira, Rima Sopia, Nabila Sukma Hayati Ulfa Jazila Umi Sarah Harahap Usrati, Zul Wati, Julita Wilda Nur Islami Yanto, Indri Yulianti Fitriani Yuri Alvira Zul Usrati Zul Usrati Zulfan Zulfan Zuray, Elvika