Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Orang Tua dalam Memilih Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Apriliani, Windy; Kholik, Abdul; Laeli, Sobrul
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i4.18852

Abstract

Pendidikan merupakan pondasi utama setiap negara yang tidak hanya sekedar belajar membaca, menulis atau berhitung. Pendidikan berfungsi untuk memaksimalkan potensi individu dan membentuk kepribadian. Sebagai jawaban atas dinamika zaman, SDIT bertujuan membekali generasi muda dengan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai keagamaan yang kokoh, sehingga mereka mampu menjadi generasi yang unggul dan bermoral tinggi. Penelitian ini bertujuan ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor internal dan eksternal di balik keputusan orang tua dalam memilih SDIT untuk pendidikan anak mereka. Dengan kata lain, peneliti ingin mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi pertimbangan utama bagi orang tua ketika memilih SDIT dibandingkan dengan jenis sekolah lainnya. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis data dari 26 orang tua siswa SDIT di tiga sekolah berbeda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan SDIT oleh orang tua didorong oleh motivasi agama untuk memberikan pendidikan komprehensif dan menanamkan nilai-nilai Islam, diikuti oleh kualitas pendidikan, reputasi sekolah, serta lingkungan belajar yang kondusif. Meskipun faktor ekonomi berpengaruh, tidak menjadi penghalang utama, sedangkan jarak sekolah juga dipertimbangkan, terutama bagi orang tua dengan keterbatasan waktu. Pemilihan SDIT merupakan hasil dari pertimbangan kompleks antara faktor internal dan eksternal.
Competence Mapping of Elementary School Teachers in Classroom Action Research as a Preliminary Effort to Empower Research Capacity for Professional Teacher Laeli, Sobrul; Adri, Helmia Tasti; Suherman, Irman; Balghis, Lilis Fauziah
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i3.2933

Abstract

Teachers hold a central and strategic role as the main agents of educational transformation and as practitioners responsible for improving the quality of learning through reflective inquiry. Classroom Action Research (CAR) serves as a scientific and systematic framework that enables teachers to identify classroom problems, implement evidence-based interventions, and evaluate their effectiveness. However, empirical evidence in Indonesia shows that many elementary school teachers still experience significant challenges in conducting CAR due to limited understanding of research methodologies, inadequate technical guidance, and low confidence in academic writing. This study aims to comprehensively map the competence of elementary school teachers in implementing CAR by examining four critical dimensions: conceptual understanding, action planning, implementation and data collection, and research reporting. Employing a quantitative descriptive approach, the study involved 20 elementary school teachers in Citerep, Bogor Regency, as participants. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through descriptive statistical techniques. The findings revealed that teachers’ competence remains low across all assessed aspects, with only 12% demonstrating sound conceptual knowledge, 15% capable of effective planning and implementation, and merely 5% able to prepare structured research reports that align with academic conventions. These results reflect the absence of a sustained mentoring culture and the lack of systematic institutional support for teacher-led research practices. The study underscores the need for continuous professional development programs, collaborative mentoring with higher education institutions, and school-based research communities that empower teachers as reflective practitioners. Strengthening teachers’ CAR competence is crucial not only for enhancing their pedagogical professionalism but also for fostering a sustainable culture of research-based teaching and learning in Indonesian elementary schools.
Analisis Faktor Penyebab Terbatasnya Kesiapan Diri Guru dalam Mengajar di Kelas Inklusif Syafawani, Ummi Rasyida; Rasmitadila, Rasmitadila; Laeli, Sobrul
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i1.1903

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan wujud nyata dari usaha menciptakan keadilan dan kesetaraan bagi seluruh peserta didik, termasuk peserta didik disabilitas. Meski demikian, pelaksanaannya di tingkat Sekolah Dasar (SD) masih menemui berbagai hambatan, terutama berkaitan dengan kesiapan guru dalam mengelola kelas inklusif. Dimana kesiapan diri guru dalam mengajar di kelas inklusif merupakan aspek penting dalam mewujudkan pendidikan inklusif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan terbatasnya kesiapan diri guru dalam mengajar di kelas inklusif. Penelitian dilakukan dengan pendekatan post-positivisme menggunakan metode kuasi-kualitatif dan desain Simple Research Design (SRD), melalui wawancara serta dokumentasi terhadap guru di SDN Ciawi 03. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penyebab terbatasnya kesiapan diri guru dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tanggung jawab mengajar peserta didik regular dan peserta didik disabilitas yang beragam jenisnya secara bersamaan tanpa dukungan serta pendampingan oleh Guru Pendamping Khusus (GPK), kurangnya fasilitas yang mendukung, minimnya peran dan perhatian orang tua, serta interaksi dan komunikasi antara guru dan peserta didik regular dengan peserta didik disabilitas masih belum optimal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi landasan bagi sekolah dan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi guru, menyediakan GPK, serta melengkapi fasilitas ramah disabilitas, sehingga pendidikan inklusif dapat terlaksana secara efektif dan berkeadilan.
MANAJEMEN WAKTU PEMBELAJARAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP INTERAKSI PEDAGOGIS DI THAMAVITYA MULNITI SCHOOL YALA THAILAND Dinda Aulia; Helmia Tasti Adri; Sobrul Laeli
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i2.23196

Abstract

Manajemen waktu pembelajaran merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan bermakna, khususnya di sekolah yang menerapkan kurikulum terpadu antara Pendidikan agama dan akademik. Pengelolaan waktu yang kurang optimal dapat berdampak pada terbatasnya interaksi pedagogis antara guru dan siswa. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen waktu pembelajaran serta implikasinya terhadap interaksi guru dan siswa di Thamavitya Mulniti School Yala, Thailand. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi guru, siswa dan kepala sekolah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan waktu pembelajaran telah disusun secara sistematis, namun dalam pelaksanaannya masih menghadapi kendala akibat padatnya materi dan keterbatasan durasi pembelajaran. Interaksi guru dan siswa tetap terjalin, tetapi belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen waktu pembelajaran berimplikasi langsung terhadap kualitas interaksi pedagogis di kelas.
Implementasi Interactive Flat Panel (IFP) terhadap Motivasi dan Aktivitas Belajar Siswa di SDN Gadog 06 Nabila Kamaliah; Raden Risma Fauziah; Mery Yanti Cantika; Sobrul Laeli
JIPSD: Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar (April 2026)
Publisher : Published by Konsorsium Pengetahuan Innoscientia (KOPINNOS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi pendidikan di tingkat sekolah dasar menjadi kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan revolusi industri 5.0 dan visi Indonesia Emas 2045. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi inovasi Interactive Flat Panel (IFP) serta menganalisis proses pengambilan keputusan guru dalam mengadopsi teknologi tersebut di SDN Gadog 06. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap guru kelas III. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai proses transformasi digital di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan IFP dengan fitur resolusi 4K dan kemampuan multi-sentuh berhasil mengubah dinamika kelas dari metode ceramah konvensional menjadi pembelajaran visual yang interaktif dan antusias. Proses pengambilan keputusan inovasi dilakukan melalui perencanaan kolaboratif yang melibatkan sinergi antara kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa melalui sosialisasi yang terstruktur. Meskipun berdampak signifikan terhadap peningkatan motivasi dan pemahaman siswa, implementasi ini masih menghadapi hambatan manajerial berupa keterbatasan unit perangkat dan tantangan pemeliharaan alat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan inovasi pendidikan di sekolah dasar sangat bergantung pada integrasi antara ketersediaan fasilitas mutakhir, dukungan pemangku kepentingan, dan kreativitas guru sebagai fasilitator pembelajaran.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DI SANGGAR BIMBINGAN PANDAN JAYA KUALA LUMPUR MALAYSIA Hasni Noviani; Zahra Khusnul Lathifah; Sobrul Laeli
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i1.19582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di Sanggar Bimbingan Pandan Jaya, Malaysia. Sanggar Bimbingan merupakan lembaga pendidikan nonformal yang melayani anak-anak pekerja migran Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran adaptif, kreatif, dan kontekstual, seperti penggunaan media visual, permainan kata, dan pendekatan multisensori. Dalam konteks pendidikan nonformal, guru menunjukkan fleksibilitas tinggi dalam mengatur metode dan media pembelajaran. Strategi pembelajaran juga disesuaikan dengan kebutuhan unik siswa migran, memperhatikan latar belakang bahasa dan kondisi keluarga siswa. Kesimpulannya, strategi guru di SB Pandan Jaya tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca siswa, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan motivasi belajar mereka.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA SISWA SD MENGGUNAKAN DONGENG CERITA RAKYAT DI SDN PAGELARAN 1 Samsul Hidayat Mutakin; Megan Asri Humaira; Sobrul Laeli
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 6 (2025): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i6.21195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca siswa sekolah dasar sebelum dan sesudah penggunaan dongeng cerita rakyat sebagai media pembelajaran serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa SDN Pagelaran 1 tahun ajaran 2024–2025. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca siswa setelah diterapkannya pembelajaran menggunakan dongeng. Peningkatan tersebut mencakup kelancaran membaca, pemahaman isi, penguasaan kosakata, dan motivasi membaca. Dongeng cerita rakyat juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kontekstual karena dekat dengan budaya siswa. Faktor pendukung antara lain antusiasme siswa, kreativitas guru, dan dukungan sekolah, sedangkan hambatan utamanya adalah keterbatasan bahan bacaan dan kurangnya kebiasaan membaca di rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa dongeng dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran membaca yang efektif di sekolah dasar.
Pengaruh Kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas V di SDN Bantarkemang 3 Aditya Nugraha; Sobrul Laeli; Syukri Indra
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21608

Abstract

Kedisiplinan siswa merupakan aspek penting dalam keberhasilan belajar, namun masih ditemukan siswa yang kurang disiplin di sekolah dasar. Kegiatan ekstrakurikuler pramuka diyakini mampu membentuk sikap disiplin, tetapi pengaruhnya masih perlu diteliti secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan ekstrakurikuler pramuka terhadap kedisiplinan siswa kelas V SDN Bantarkemang 3. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas V yang aktif mengikuti pramuka. Instrumen yang digunakan berupa angket kedisiplinan dan keaktifan pramuka, dengan analisis data menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kegiatan pramuka dan kedisiplinan siswa. Nilai t hitung 8,549 lebih besar dari t tabel 2,048 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Artinya, semakin aktif siswa mengikuti pramuka, semakin baik pula tingkat kedisiplinannya dalam menaati aturan, mengelola waktu, dan bertanggung jawab terhadap tugas. Penelitian ini terbatas pada sampel kecil dan satu sekolah, sehingga temuan belum dapat digeneralisasikan secara luas. Kesimpulannya, pramuka berperan penting dalam pembentukan karakter disiplin, sehingga sekolah disarankan mengoptimalkan kegiatan pramuka sebagai sarana pendidikan karakter.
Pendekatan Social Emotional Learning dalam Pengelolaan Kelas: Kajian Komparatif Antara Sekolah Dasar Indonesia dan Thailand Regina Febriani; Zahra Khusnul Latifah; Sobrul Laeli
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan penerapan pendekatan Social Emotional Learning (SEL) dalam pengelolaan kelas di sekolah dasar Indonesia dan Thailand, dengan fokus pada implementasi komponen SEL, peran guru, serta pengaruh konteks budaya terhadap pengelolaan kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif komparatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa di SD Amaliah Indonesia serta Ban Leumuh School Thailand. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan SEL di Thailand lebih berorientasi pada pembiasaan, disiplin, dan nilai moral kolektif, sedangkan di Indonesia lebih menekankan aspek reflektif, komunikatif, dan individual. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kultur masyarakat, kebijakan pendidikan, serta gaya relasi guru–siswa di kedua negara. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian perbandingan pendidikan serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan SEL di lingkungan sekolah dasar.
Manajemen Layanan Bimbingan Karir dalam Meningkatkan Mutu Lulusan di SMX School of Maker Tiara Tri Wulandari; R. Siti Pupu Fauziah; Sobrul Laeli
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.24378

Abstract

kesenjangan antara tujuan pendidikan dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dengan realitas tingginya pengangguran lulusan SMA/SMK. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya manajemen layanan bimbingan karir yang sistematis untuk meningkatkan mutu lulusan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen layanan bimbingan karir dalam meningkatkan mutu lulusan di SMX School of Maker. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi non-partisipan, wawancara terstruktur dengan kepala sekolah, mentor, dan coach, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen layanan bimbingan karir di SMX dilaksanakan melalui perencanaan berbasis project menggunakan design thinking dan design sprint, pengorganisasian dengan struktur yang jelas dan kolaboratif, pelaksanaan bertahap melalui program project (mentality to mindset, product to brand, service to market), serta evaluasi rutin melalui presentasi, boot cell, dan Comma Fest. Implementasi manajemen tersebut mampu membentuk lulusan berakhlak, bermental kuat, memiliki mindset entrepreneur, serta memiliki produk dan portofolio nyata, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan mutu lulusan.
Co-Authors Abdul Kholik Aditya Nugraha Afiatin Dewi Afifah, Siti Nur Agung Muttaqien Ahmad Bustomi Alansor, Pelita Bayhaqi Anggraeni, Mila Apriliani, Windy Asep Burhanudin Asep Maulana, Asep Asmirul Diwansyah Azizah, Neng Siti Farhatul Baharudin Salam Balghis, Lilis Fauziah Berliana Kartakusumah Citra, Fitriana Yulia Damayanti, Diska Deddy Soe’aeddy, Mochammad Dede Sutriadi Dinda Aulia Diva Sabila, Neng Erwanda Praja Yusup Euis Mauna Mujibah Faradila, Zira Putri Farhah, Hanniyah Farida, Eva Nur Farida Fatimah, Suci Fauziah , Raden Risma Fauziatul Hamamy Fauziyatul Hamamy Fazriah, Deby Fitriany Fazriah, Deby Fitriany Fitriani, Anisa Futri, Awalia Hamid, Muhammad Syarwan Hanrezi Dhania Hasnin Hartono, Aldi Hasan Bisri Hasanah, Akviani Fauziah Hasni Noviani hasya, Nurul Helmi Helmi Helmi Helmi Helmia Tasti Adri Hikmah, Rahmi Nur Hikmatunnisa, Hani Indah Nurul Hakiki Irman Suherman Irwan Efendi, Irwan Iswara, Dina Mawar Iyon Muhdiyati Kamaliah, Nabila Khoerunnisa, Rahma Komarudin Kurnia, Tuti Lala Laila Zulfa Mahruddin, Amir Mahruddin, Amir Margini Megan Asri Humaira Mery Yanti Cantika Milah, Aulia Rahmniatul Muhammad Ichsan Muslimah Mustholah Ma’ufur Nabila Kamaliah Novi Maryani Novi Maryani Nur Asiyah Nurhida, Pina Prameswari Naila Putri, Zahra Putri, Allya Esa Putri, Hanin Wulan Fatia Putri, Zahra Prameswari Naila R. Siti Pupu Fauziah Raden Risma Fauziah Rahayu, Rini Rahma, Yasinta Rahmalia, Siti Maulida Ramadhan, Rafi Rasmitadila, Rasmitadila Regina Febriani Ruhiyat, M. Deni Ruhiyat, M.Deni Salsabillah, Hesti Samsul Hidayat Mutakin Saputri, Zahra Sari, Nasywa Nur Kamila Sesrita, Afridha Shifa Fadhillah Azzahra Sholihah, Siti Najma sifa aprilia Silviana Silviana Siti Aidah, Siti Siti Alfiah Suwarjono Suwarjono Sya, Mega Febriani Syafawani, Ummi Rasyida Syukri Indra Teguh Prasetyo Teguh Prasetyo Tiara Tri Wulandari Wicaksono, Bagus Rezki Wildan Munawar Wilis Firmansyah Willis Firmansyah Wiworo Retnadi Rias Hayu, Wiworo Retnadi Rias Yusnar Yusnar Yusuf Safari Zahra Khusnul Lathifah Zahra Khusnul Latifah Zahra Shalehah Zahro, Ummu Atiya