This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sosioinforma JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya) Jurnal Counsellia JURNAL EKOLOGI BIROKRASI Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia JURNAL SERAMBI ILMU Jurnal Fatwa Hukum EDUVELOP (Journal of English Education and Development) Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Jambura Elementary Education Journal Jurnal Pembelajaran Sains Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Menara: Jurnal Teknik Sipil SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR) Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) Idea Pengabdian Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Haumeni Journal of Education Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Informatika Wicida Shalom: Jurnal Teologi Kristen Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Gatranusantara International Journal of Tourism and Hospitality in Asia Pasific DODOTO MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Jurnal Sosial dan Sains Jurnal Ilmu Ekonomi Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Inovasi Global Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra KANGMAS: Karya Scientific Community Service is a journal Jurnal Pendidikan Anak KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA Media Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Penyusunan Modul Ajar bagi Guru SMP Se-Kabupaten Belu Bani, Marsi; Ly, Petrus; Uf, Soleman Nub; Nassa, Daud; Lobo, Leonard; Masi, Thomas Kemil; Kollo, Fredik
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i3.1499

Abstract

Kurikulum merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan. Kurikulum yang akan dilibatkan dalam pendidikan ialah kurikulum merdeka, bersamaan dengan teknik pembuatan modul ajar. Perlunya kegiatan pendampingan ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh mitra, yakni para guru di Kabupaten Belu yang belum memahami konsep kurikulum merdeka dan teknik pembuatan modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Metode pelaksanaan yang digunakan ialah melakukan studi pendahuluan, sosialisasi, dan pelatihan. Adapun dengan menggunakan metode melakukan studi pendahuluan untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh mitra. Selanjutnya, metode sosialisasi dilakukan oleh kepala sekolah dan Tim Kurikulum Sekolah serta Tim Pengabdian Masyakarat, dan diadakannya pembuatan modul bahan ajar dengan memaparkan teori terkait kurikulum merdeka dan modul ajar kurikulum merdeka dalam menggunakan metode pelatihan. Melalui tiga metode tersebut, kegiatan yang dilaksanakan ialah menyebarkan pemahaman mengenai kurikulum merdeka dan pembuatan modul ajar. Berdasarkan hasil pengamatan selama kegiatan pendampingan, menunjukkan bahwa semua peserta sudah memahami konsep kurikulum merdeka dan teknik menyusun modul ajar berbasis kurikulum merdeka.
Optimalisasi Hasil Belajar IPA Berbasis Problem Based Learning (PBL) Melalui Lesson Study Amrilizia, Nassa; Yusro, Andista Candra; Tamami, Muhammad Dafiq
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v10i2.14828

Abstract

The role of the science teacher in the learning process is as a facilitator in achieving learning objectives. Teachers are involved in the process of planning, implementing and reflecting. This is a challenge for teachers in managing their classes and enhancing their professional identity. Implementation of lesson study can be used as an alternative for school-based teacher professional development so as to improve the performance of science learners. This research is a classroom action research by implementing the Problem Based Learning (PBL) learning model through lesson study with the stages of plan, do see. This research collaborated with 4 PPG students and science expert teachers. Student learning outcomes show that 75% of students complete above KKM 75 so that there are only 25% of other students who have not completed. However, the results of the percentage of students' classical completeness only reached 63% so that in one class they had not achieved optimal learning mastery.
URGENSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA YANG TANGGUH DI ERA DIGITAL Dorkas Yufice Ariyanti Kale; Fadil Mas'ud; Daud Yefkanius Nassa
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/54ce0473

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pembentukan karakter bangsa. Tantangan globalisasi, kemudahan akses informasi, serta arus budaya yang serba cepat menuntut generasi muda untuk memiliki karakter bangsa yang kuat, berakhlak mulia, dan berwawasan kebangsaan. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memegang peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, toleransi, dan tanggung jawab sosial sebagai fondasi pembentukan karakter bangsa yang tangguh di era digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter bangsa yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, ditemukan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan tidak hanya berfungsi sebagai wahana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai media pembelajaran kritis yang membekali peserta didik dengan keterampilan literasi digital, berpikir kritis, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Urgensi tersebut mencakup upaya mitigasi pengaruh negatif digitalisasi, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan degradasi moral. Oleh karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan perlu diintegrasikan dengan pendekatan kontekstual dan berbasis teknologi agar relevan dengan kebutuhan generasi muda di era digital. Implikasi dari kajian ini menunjukkan bahwa penguatan Pendidikan Kewarganegaraan merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi bangsa yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu menghadapi dinamika global dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. 
Narasi Lingkungan di Media Digital dan Pembentukan Kesadaran Kewarganegaraan Ekologis Fadil Mas'ud; Izhatullaili Izhatullaili; Yosep Copertino Apaut; Irham Wibowo; Daud Yefkanius Nassa
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/f7yv8614

Abstract

Isu lingkungan semakin menjadi perhatian publik seiring meningkatnya krisis ekologis dan peran media digital dalam membentuk opini serta partisipasi warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi lingkungan di media digital serta kontribusinya terhadap pembentukan kesadaran kewarganegaraan ekologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis narasi dan analisis wacana kritis terhadap konten media digital yang mengangkat isu lingkungan, dengan fokus konteks lokal Nusa Tenggara Timur. Data dikumpulkan melalui observasi digital dan dokumentasi pada platform media sosial dan portal berita daring, kemudian dianalisis secara tematik dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi lingkungan di media digital membentuk tiga pola utama, yaitu narasi krisis ekologis, narasi tanggung jawab moral warga negara, dan narasi aksi kolektif berbasis komunitas. Narasi tersebut berkontribusi pada pembentukan kesadaran kewarganegaraan ekologis melalui dimensi kognitif, afektif, dan konatif. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa narasi lingkungan masih cenderung menekankan perubahan perilaku individual dan belum secara optimal mengintegrasikan dimensi struktural, seperti kebijakan publik dan tata kelola lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan narasi lingkungan yang kontekstual, kritis, dan partisipatif dalam membangun kewarganegaraan ekologis yang berkelanjutan di era digital. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CANVA PADA MATERI KEBINEKAAN INDONESIA KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH KUPANG Dorkas Yufice Ariyanti Kale; Fadil Mas'ud; Daud Yefkanius Nassa; Meryana Micselen Doko
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.21204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Canva pada materi Kebinekaan Indonesia untuk siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah Kupang. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media, dengan skor rata-rata masing-masing sebesar 91,2% dan 88,5%. Uji coba terbatas menunjukkan respon positif dari siswa, di mana 85% menyatakan media menarik dan mudah dipahami, serta 90% menyatakan media membantu pemahaman konsep kebinekaan. Media pembelajaran berbasis Canva terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta mendukung pembelajaran nilai-nilai kebangsaan secara visual, interaktif, dan kontekstual. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif strategis dalam pembelajaran PPKn, khususnya pada materi yang berorientasi pada penguatan karakter kebangsaan.
Examining Key Determinants of Customer Satisfaction in the Post-Pandemic Cinema Experience Ainul Mohsein Binti Abdul Mohsin; A. J. Ali; Daisy Mui Hung Kee; Muhammad Danish Haikal Bin Mohamad Nassa; Muhammad Afiq Adid Bin Sharuddin; Muhammad Aiman Bin Mohd Hatta; Muhammad Asyqar Widad Bin Mohd Azrol Nizam; Muhammad Danish Akmal Bin Kamarudin
International Journal of Tourism and Hospitality in Asia Pasific Vol 8, No 3 (2025): October 2025
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/ijthap.v8i3.4221

Abstract

Customer satisfaction has become an important performance indicator for entertainment service providers such as cinemas, particularly in a competitive industry driven by experience and content quality. This study aims to analyze the factors influencing customer satisfaction toward Golden Screen Cinema (GSC) in Malaysia by examining five key determinants: ambience, service quality, accessibility, pricing, and movie genre. Using multiple regression analysis on data from 104 respondents, the findings reveal that ambience (? = 0.296, p 0.01) and movie genre (? = 0.313, p 0.001) have significant positive effects on customer satisfaction. In contrast, service quality (? = 0.172), accessibility (? = 0.045), and pricing (? = 0.138) do not significantly influence satisfaction. The model explains 68.1% of the variance in customer satisfaction (R² = 0.681), indicating strong explanatory power. The results suggest that the cinema experience and film selection are the main drivers of customer satisfaction, emphasizing the importance of enhancing environmental quality and curating appealing movie offerings to maintain customer satisfaction in the entertainment industry.
Analisis Pelatihan Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Di Divisi Regional I Sumatera Utara Pt Kereta Api Indonesia Alvin Junior Simatupang; Syafril Gustiawan; Galih Ramadhan; Daud Arifin
JURNAL MANAJEMEN & ORGANISASI REVIEW (MANOR) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/manor.v8i1.1300

Abstract

This template of MANOR: This study aims to analyze the effect of training and career development on employee performance at PT Kereta Api Indonesia (Persero) Regional Division I North Sumatra, with motivation as a moderating variable using the Moderated Regression Analysis (MRA) approach. The study employed a descriptive qualitative approach to gain an in-depth understanding of the implementation of training and career development and their implications for employee performance. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving employees and management personnel responsible for human resource management. The results indicate that training has a positive impact on improving employees’ technical and non-technical competencies, including operational skills, discipline, communication, and work professionalism. Career development also influences employee motivation and performance improvement, although several obstacles related to promotion opportunities, job mobility, and transparency in career development were still identified. Furthermore, work motivation was found to strengthen the relationship between training and career development on employee performance. Therefore, the integration of training, career development, and work motivation becomes an important factor in improving employee performance effectiveness sustainably. This study is expected to contribute theoretically to the development of human resource management science and serve as a consideration for companies in formulating more effective employee development strategies
Implementasi Deep Learning dalam Penguatan Karakter Murid pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kupang Yuvenalis Peka; Meryana Micselen Doko; Daud Yefkanius Nassa; Fredik Lambertus Kollo; Anif Istianah
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i6.4310

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan deep learning sebagai pendekatan pembelajaran mendalam berbasis (student-centered, higher-order thinking) melalui inquiry-based learning dan problem-based learning yang berfokus pada isu sosial lokal dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas. Menggunakan metode kualitatif desain studi kasus, subjek penelitian adalah guru dan murid dan data diperoleh dari observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta analisis dokumen, dengan pengukuran pemahaman konseptual murid melalui rubrik kualitatif yang dikonversi menjadi persentase. Pendekatan teacher-centered konvensional yang hafalan-oriented memperlemah internalisasi nilai Pancasila, menyebabkan rendahnya disiplin, intoleransi, dan berpikir kritis. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual dari 78% (deskriptif surface learning) ke 82% (holistik sintetik), partisipasi murid dari 20-30% menjadi 70-80%, serta penguatan karakter integritas, disiplin, tanggung jawab, dan toleransi lewat kerangka deep learning. Kendala meliputi keterbatasan internet, kesiapan guru, ketergantungan pada Artificial Intelligence, dan variasi motivasi. Deep learning terbukti transformatif untuk Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka, dengan rekomendasi pelatihan guru, infrastruktur, dan kolaborasi sekolah-orang tua.
Reconstructing Indonesian Nationalism: From the Youth Pledge to the Digital Age Beatrix Nino Funay Funay; Rosalinda Ina Tulit Tulit; Maria Felisitas Suan Suan; Yohanes Pemandi Banase Banase; Bakic Imanuel Aleut Aleut; Anjulin Y. Kamlasi Kamlasi; Daud Y. Nassa Nassa
Jurnal Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v10i1.9830

Abstract

This study examines the reconstruction of Indonesian nationalism within the framework of historical dialectics, spanning from the 1928 Youth Pledge to the dynamics of the contemporary digital era. Drawing on the concept of imagined communities, nationalism is understood as a social construct that undergoes continuous reformulation in tandem with political, cultural, and technological transformations. Through a historical-critical approach and critical discourse analysis, this study identifies three main dialectical phases: (1) the pre-independence phase of national identity formation, characterized by a collective consciousness that transcends ethnicity and language; (2) the post-independence consolidation phase, characterized by tensions between primordialist nationalism and civic nationalism; and (3) the recontextualization phase in the digital era, presenting a paradox between the strengthening of virtual solidarity and the fragmentation of identity. The research findings indicate that contemporary Indonesian nationalism requires a paradigmatic reconstruction grounded in the values of Bhinneka Tunggal Ika as an epistemological foundation, while also being responsive to the disruptive pressures of digital globalization. The theoretical implications of this study enrich the study of nationalism in postcolonial developing countries and provide practical relevance for the formulation of policies to strengthen national identity.
Penerapan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan empati siswa SMP Restu Daud Prayogo; Asieline Wahyu Tri Ardyanti
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v16i1.24636

Abstract

Rendahnya tingkat empati pada siswa SMP menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius, mengingat empati merupakan aspek penting dalam kecerdasan emosional yang mendukung perkembangan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan bimbingan kelompok dengan teknik role playing dalam meningkatkan empati siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan skor empati terendah dari 86 siswa kelas 7. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner empati Interpersonal Reactivity Index (IRI) dari Davis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,907. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai Z = -2,823 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,005 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Seluruh siswa mengalami peningkatan skor empati setelah mendapatkan treatment, dengan rata-rata peningkatan sebesar 10,6 poin. Temuan ini membuktikan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik role playing efektif meningkatkan empati siswa SMP dan berdampak pada pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang lebih interaktif untuk membantu meningkatkan kemampuan sosial dan kepedulian siswa terhadap orang lain.Abstract: The low level of empathy among junior high school students is a problem that requires serious attention, given that empathy is an important aspect of emotional intelligence that supports students' social development. This study aims to examine the effectiveness of group guidance using role playing techniques in improving the empathy of junior high school students. This study employed a quantitative method with a pre-experimental research type and a One Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 10 students selected using purposive sampling based on the lowest empathy scores from 86 seventh-grade students. The instrument used was Davis's Interpersonal Reactivity Index (IRI) empathy questionnaire, which had been tested for validity and reliability with a Cronbach's Alpha value of 0.907. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. The results showed a Z value of -2.823 with an Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.005 < 0.05, so the alternative hypothesis was accepted. All students experienced an increase in empathy scores after receiving the treatment, with an average improvement of 10.6 points. These findings prove that group guidance with role playing techniques is effective in improving the empathy of junior high school students and has implications for the development of more interactive counseling and guidance services to enhance students' social skills and concern for others.
Co-Authors A. J. Ali Adibah Abdul Latif Agustinu Fatem Ainul Mohsein Binti Abdul Mohsin Ali Ajam Alief Rakhman Setyanto, Alief Rakhman Alvin B. Kristian Alvin Junior Simatupang Andi Ahmad Yani Andi Lukman Irwan Andy Sogen Anif Istianah Anjulin Y. Kamlasi Kamlasi Anni Sinaga Aprilia, Khaeran Ari Gusnita Ariansyah, Angga Ariyani, Arisna Asep Mahpudz Asieline Wahyu Tri Ardyanti Awaludin Rizal Az-Zahra, Chelsea Mawar Bakic Imanuel Aleut Aleut Basri Amin Basri Modding Beatrix Nino Funay Funay Boiliu, Fredik Melkias Dadang Sundawa Daisy Mui Hung Kee Deri Susanto Dewi Rizki Nurmala Dinda Nuriah Kinga Doko, Meryana Micselen Dorkas Yufice Ariyanti Kale Emanuel Rivan Ati Bria Erwin Styven Aditya Tari Fadil Mas’ud Fauji Koda Fernandi, Dino Galih Ramadhan Habiddin Hadi, Anto J. Hamka Naping Hasanah, Shilfarihah Haslina Ahmad Helga Jilvera Nathalia Ndun Heni Noviarita Heny Pratiwi Herson Kadir Ibnatul Jalilah Yusof Ikram Muhammad Ilham Pratama Setiawan Inriani, Eva Irawaty Djaharuddin Irham Wibowo Irwanto Kabobu Bria Isjoni Isjoni Itron Johanis Lette Izhatullaili Joko Mulyono Jusmin HJ Wahid Kholis, Alwiyan Nur Kollo, Fredik Latuihamallo, Yulianus Liliyantie, Liliyantie Lobo, Leonard Ly, Petrus Maria Felisitas Suan Suan Maria Lufransiya Bribin Marsi Devid Setyawan Bani Maryani, Lidya Masi, Thomas Kemil Mernon Y. C. Mage Mientje Oedjoe Muh. Ayyub Amin Muhammad Abi Fauzi Syariffudin Muhammad Afiq Adid Bin Sharuddin Muhammad Aiman Bin Mohd Hatta Muhammad Asyqar Widad Bin Mohd Azrol Nizam Muhammad Danish Akmal Bin Kamarudin Muhammad Fajar Marsuki Muhammad Hafidz Abilla Muhammad Sarlin Muhammad Tahir MUKHLISHOTUL JANNAH Nasrudin Netanyahu, Kurniawan Nisapingka, Diren Nor Hafizi Mohd Khalid Novianty Djafri Nur Fauziah Lumbin Nurfatmi J. Anwar Nurul Kusuma Dewi Owildan Wisudawan B Pahrudin, Pajar Passya Stefanni Djada Tiri Petrus Ana Andung Puspa Ardini Rahmawati Yusuf Rani Wulandari Ratih Probosiwi Ratih Yakob Reyis Buhay Rianti Rianti Rosalinda Ina Tulit Tulit Sakina Anton Sampurna Raja, Daido Tri Selvy Julia Nubatonis Bria Shahrul Kadri Ayop Ayop Siagian, Ira Ocktavia Sianipar, Imelda MG Sitti Roskina Mas Soleman D. Nub Uf Sri Ayu Budi Lestari Sri Maiyena Maiyena SRI RAHAYU Sri Wahyuni Susi Ratnawati Syafril Gustiawan Tamami, Muhammad Dafiq Tania Alexandria Pandhu Bria Tasya Rahma, Fanni Taufik Abdullah Thomas Kemil Masi Trivia Wahyu Amanda Djailani Tugiman Tugiman Uhnana, Iren Sany Utari, Ardini Dwi Vince Tebay Widawati, Widawati Yohanes Pemandi Banase Banase Yosep Copertino Apaut Yosephina Ohoiwutun Yusro, Andista Candra Yuvenalis Peka