This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sosioinforma JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya) Jurnal Counsellia JURNAL EKOLOGI BIROKRASI Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia JURNAL SERAMBI ILMU Jurnal Fatwa Hukum EDUVELOP (Journal of English Education and Development) Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Jambura Elementary Education Journal Jurnal Pembelajaran Sains Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Menara: Jurnal Teknik Sipil SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR) Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) Idea Pengabdian Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Haumeni Journal of Education Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Informatika Wicida Shalom: Jurnal Teologi Kristen Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Gatranusantara International Journal of Tourism and Hospitality in Asia Pasific DODOTO MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Jurnal Sosial dan Sains Jurnal Ilmu Ekonomi Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Inovasi Global Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra KANGMAS: Karya Scientific Community Service is a journal Jurnal Pendidikan Anak KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA Media Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

Dialektika Relasi Gender dan Kekerasan Budaya dalam Komunikasi Keluarga untuk Pencegahan Stunting Meryana Micselen Doko; Fadil Mas'ud; Daud Yefkanius Nassa; Petrus Ana Andung
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 25, No. 1 June 2026
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v25i1.6801

Abstract

This study aims to examine the dialectics of gender relations and cultural violence manifested within family communication regarding stunting mitigation in Sillu Village, Kupang Regency. Utilizing a qualitative case study approach, data were gathered through in-depth interviews with community leaders, medical professionals, and married couples with stunted children. The findings reveal that stunting mitigation is significantly hindered by a dominant patriarchal hegemony that restricts women’s bargaining power in health-related decision-making. Domestic communication dialectics are characterized by a conflict between modern health education and culturally violent constructs, such as dietary taboos for pregnant women and customary postpartum restrictions that obstruct infant access to healthcare facilities. This phenomenon further exacerbates the prevalence of stunting. Moreover, nutrition literacy is predominantly targeted at mothers, whereas financial control remains vested in fathers, who tend to be passive in domestic affairs. Consequently, this study recommends the implementation of gender-responsive health communication strategies within the family. This involves actively engaging fathers as health communicators and initiating community-based advocacy with traditional leaders to deconstruct cultural myths and customary norms that impede optimal maternal and child nutrition.
Gambaran Efikasi Diri pada Anak Usia 6-8 Tahun di Komunitas Children See Children Do (CSCD) Kota Kupang Meylson Adipapa Nassa; Mernon Y. C. Mage; Helga J. N. Ndun
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i6.545

Abstract

Lingkungan yang penuh tekanan, penolakan, atau minim validasi dapat menimbulkan perasaan rendah diri, kecemasan, dan masalah perilaku pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efikasi diri pada anak usia 6–8 tahun di komunitas Children See Children Do (CSCD) Kota Kupang. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dengan melibatkan 9 partisipan yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa partisipan secara keseluruhan memiliki dua identifikasi efikasi diri yaitu efikasi diri rendah dan tinggi. Secara keseluruhan, partisipan CSCD memiliki kemauan dan semangat belajar untuk mengembangkan diri dalam lingkungan CSCD.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa gambaran efikasi diri pada anak usia 6-8 tahun di komunitas CSCD Kota Kupang berada dalam fase perkembangan yang positif dan progresif, di mana komunitas CSCD efektif berfungsi sebagai ruang pembelajaran alternatif yang mengintegrasikan keempat sumber efikasi diri Bandura dalam aktivitas sehari-hari. Dimensi magnitude menunjukkan anak mampu melakukan perhitungan risiko realistis, dimensi generality membuktikan transfer efikasi diri dari lingkungan komunitas ke sekolah formal dan rumah, serta dimensi strength mendemonstrasikan resiliensi emosional yang sehat dalam menghadapi tantangan. Komunitas CSCD perlu memastikan, melakukan pengkajian, dan mengevaluasi program secara berkala dengan fokus pada partisipasi anak untuk meningkatkan kapasitas diri menjadi individu yang interaktif dan komunikatif.
PENDIDIKAN NILAI GOTONG ROYONG MELALUI KELUARGA: INTERNALISASI BUDAYA ESA TULU FALI ESA PADA REMAJA Meryana Micselen Doko; Itron Johanis Lette; Dorkas Y.A. Kale; Daud Yefkanius Nassa; Fadil Mas'ud
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.1649

Abstract

The value of gotong royong as Indonesia’s cultural heritage is increasingly challenged by globalization and rapid technological development, which have fostered individualistic attitudes among adolescents. Consequently, the family plays a strategic role in strengthening character education based on local cultural values. This study aimed to analyze the role of families in internalizing gotong royong values rooted in the Esa Tulu Fali Esa culture among adolescents. A descriptive qualitative approach was employed using in-depth interviews, participant observation, and documentation involving parents, traditional leaders, community leaders, village officials, and adolescents in Pilasue Village, Rote Ndao Regency. The findings reveal that families function as educators, moral guides, and agents of habituation by providing role models, involving adolescents in socio-cultural activities, and reinforcing cultural and spiritual values. The main challenges include modernization, digital technology, and limited environmental support. The study concludes that stronger collaboration among families, schools, and communities is essential to sustain local culture-based character education and preserve the value of gotong royong among younger generations. ABSTRAKNilai gotong royong sebagai warisan budaya Indonesia menghadapi tantangan akibat globalisasi dan perkembangan teknologi yang mendorong tumbuhnya budaya individualistik di kalangan remaja, sehingga keluarga memiliki peran strategis dalam pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan keluarga dalam menginternalisasikan nilai gotong royong berbasis budaya Esa Tulu Fali Esa pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap orang tua, tokoh adat, tokoh masyarakat, aparat desa, dan remaja di Desa Pilasue, Kabupaten Rote Ndao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai pendidik, pembimbing moral, dan agen pembiasaan melalui keteladanan, pelibatan remaja dalam aktivitas sosial budaya, serta pemberian nasihat berbasis nilai budaya dan spiritual. Kendala utama berasal dari modernisasi, teknologi digital, dan terbatasnya dukungan lingkungan. Disimpulkan bahwa sinergi keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya lokal.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berperspektif Masyarakat Perbatasan Bagi Guru di SDN Metamauk : Pengabdian Fadil Mas'ud; Meryana Micselen Doko; Daud Yefkanius Nassa; Dorkas Yufice Ariyanti Kale
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7261

Abstract

Pendidikan di wilayah perbatasan berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran kritis dan nasionalisme. Namun, keterbatasan kompetensi guru dan penggunaan perangkat ajar yang kurang kontekstual masih menjadi kendala di SDN Metamauk, Kabupaten Malaka. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam menyusun modul ajar berbasis masyarakat perbatasan yang mengintegrasikan kearifan lokal dan nilai-nilai Pancasila. Program dilaksanakan melalui sosialisasi, lokakarya, dan pendampingan intensif secara luring dan daring. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan penilaian draf modul. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi 80% guru, sementara lebih dari 75% peserta berhasil menyusun modul kontekstual yang memuat budaya lokal dan isu perbatasan. Program juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menerapkan pembelajaran yang lebih inovatif. Dengan demikian, kegiatan ini efektif memperkuat kemandirian guru dalam mengembangkan perangkat ajar yang mendukung pembentukan identitas kebangsaan generasi muda di wilayah perbatasan.
Tinjauan Tentang Kampus Merdeka Ditinjau Dari Perspektif Hak Asasi Manusia Daud Yefkanius Nassa
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5977

Abstract

Abstrak Kebijakan yang dibuat oleh Mendikbud Nadiem Makarim yang bernama Kebijakan Kampus Merdeka menyebabkan beberapa pro dan kontra dikalangan masyarakat khususnya guru-guru dan juga para Mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan alasan yang kongkrit dari tanggapan “para insan perguruan tinggi untuk menanggapi permasalahan kebijakan baru yang dibuat oleh Mendikbud sekarang ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur atau studi kepustakaan agar dapat menemukan permasalahan masyarakat yang dihadapi saat ini dalam permasalahan kebijakan tersebut secara langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan banyak masyarakat kontra dengan kebijakan tersebut, yaitu didalam buku “kritik Kampus Merdeka “ menurut Putu Ariawantara bahwa beliau mengkhawatirkan terhadap kebijkan baru yang berbunyi“ kebebasan mahasiswa untuk belajar diluar prodi“ beliau beranggapan bahwa ada beberapa permasalahan besar yang beliau temui. yaitu akan ada kesulitan yang luar biasa dalam penanganan administrasi mahasiswa yang pindah – pindah dari satu prodi ke prodi lainnya. dengan beberapa penyebab tersebut. kami telah menemukan sebuah solusi untuk memecah permasalahan tersebut, yaitu dengan cara kita sebagai masyarakat sebaiknya mengikuti atau menjalankan dulu kebijakan dari pemerintah dalam hal ini Mendikbud sambil melihat sisi positif maupun negatif dari hasil kebijakan pemerintah tersebut. Kata Kunci: Kampus Merdeka, Hak Asasi Manusia
Stres Kerja dan Keselamatan Pasien: Literature Review: Occupational Stress and Patient Safety: Literature Review Owildan Wisudawan B; Nu'man AS Daud; Irawaty Djaharuddin; Dewi Rizki Nurmala; Anto J. Hadi; Haslina Ahmad; Muhammad Tahir; Muh. Ayyub Amin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.5142

Abstract

Latar belakang: Stres yang berhubungan dengan pekerjaan adalah kondisi yang lazim dalam profesi keperawatan yang menjadi penyebab utama kesehatan dan keselamatan pada pasien. Stres kerja pada perawat merupakan masalah global dan nasional yang mesti menjadi perhatian guna menunjang proses asuhan keperawatan yang optimal sehingga aspek keselamatan pasien bisa terwujud. Tujuan: Untuk mengidentifikasi secara terstruktur dan memberi gambaran secara detail berbasis bukti terkini terkait dengan model stres yang berhubungan dengan pekerjaan pada perawat dan keselamatan pasien di Rumah Sakit. Tujuan tersebut bisa tercapai dengan mengelola literatur review berdasarkan: Karakteristik stres kerja pada perawat, Faktor dukungan rekan kerja (Dokter, Perawat, Rekan lainnya), Faktor Beban Kerja, Karakteristik kondisi Pasien, Metode pengukuran tingkat stres, Faktor keselamatan pasien, dan Manajemen stres. Metode: Kajian literatur menggunakan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis). Adapun sumber literatur review yaitu berasal dari pencarian berbasis online melalui mesin pencarian google secara umum dengan memasukkan kata kunci jurnal bereputasi baik secara nasional maupun internasional, tetapi sebagian besar jurnal yang digunakan yaitu jurnal bereputasi internasional sebagai rujukan utama. Hasil: Jurnal yang didapatkan sebagian besar berformat PDF yang didapatkan melalui jurnal yang diterbitkan oleh Pubmed, Proquest, Google scholar, Science direct: Elsevier, BMC, Health Affairs, Oxford Academic, John Wiley & Sons serta sumber lainnya berupa Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Jumlah Artikel yang di peroleh sebanyak 205, Jumlah artikel yang layak dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 14. Sumber stres terdiri dari 8 (delapan) skala yaitu: kondisi pasien, konflik dengan dokter, lingkungan kerja, masalah dengan teman sebaya, masalah dengan pengawas, beban kerja, ketidakpastian tentang pengobatan, konflik dengan pasien atau keluarga pasien. Kesimpulan: Stres kerja dikalangan perawat secara garis besar dan paling dominan dipengaruhi oleh lingkungan kerja, beban kerja, kondisi pasien dan perawat. Stres pada perawat dapat mendatangkan kerugian bagi suatu Rumah Sakit terkhusus pada pasien, karena dapat mengganggu proses asuhan keperawatan pada pasien dan pada akhirnya mempengaruhi keselamatan pasien. Adapun saran yang ditawarkan yaitu melakukan Manajemen pengelolaan stres yang komprehensif guna menunjang faktor keselamatan pasien.
Governance Breakdown dan Ketegangan Sosial Ekologis: Implementasi Perlindungan Kawasan Penyangga Cagar Alam Cycloop Kabupaten Jayapura Daud Balli; Agustinu Fatem; Yosephina Ohoiwutun; Vince Tebay
JURNAL EKOLOGI BIROKRASI Vol 13 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Doktor Ilmu Sosial Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jeb.v13i3.5277

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the protection and management policy for the Cycloop Mountains Nature Reserve buffer zone in Jayapura by highlighting the issues of governance breakdown and socio-ecological tensions resulting from the weak institutionalization of customary legitimacy. The study employed a qualitative approach with a case study design, through in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGDs), participant observation, and documentation studies involving the government, indigenous communities, migrant communities, non-governmental organizations, and academics. Data were analyzed thematically using NVivo with a Systems Theory framework, Grindle's content-context approach, and the Edwards III implementation model. The results indicate that the failure of the Cycloop buffer zone policy implementation is caused by institutional fragmentation, overlapping authority, weak cross-sectoral coordination, limited resources, and low-effectiveness of policy communication. In addition, the lack of integration of customary legitimacy and local knowledge into formal policies weakens social legitimacy and triggers conflicts over resource utilization between conservation interests and community economic needs. This condition creates a negative feedback loop that accelerates the ecological degradation of the buffer zone and impacts community social welfare. This study concludes that protecting the Cycloop buffer zone requires more inclusive and adaptive governance reforms through strengthening institutional coordination, recognizing customary legitimacy, and implementing a community-based conservation approach to ensure ecosystem sustainability and social justice.
Analysis of the Effect of Porosity on the Acoustic and Elastic Properties of Materials Using Ultrasonic Immersion Pulse-Echo Technique: Sri Maiyena, Anis Nazihah Mat Daud, Shahrul Kadri Ayop Sri Maiyena Maiyena; Anis Nazihah Mat Daud Mat Daud; Shahrul Kadri Ayop Ayop
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 20 No 3 (2024): October 2024 Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24604682.v20i3.20656

Abstract

The material properties is an important aspect in determining the potential application of a material. Hence, this study is carried out to determine the effect of porosity on the material properties (acoustic properties and elastic properties) of material using the pulse echo immersion ultrasonic technique. This study comprises of two acoustic properties (longitudinal velocity and acoustic impedance) and five elastic properties (Young's modulus, shear modulus, bulk modulus, longitudinal modulus and Lamé constant). Two types of PMMA samples are used for this study; nonporous sample and porous sample. The result indicated that the material properties (acoustic properties and elastic properties) of porous sample are less than the material properties of non-porous sample. It indicated that the porosity gives significant effect towards the material properties.
Project-Based Learning as a Transformative Approach to Enhancing EFL Students’ Paragraph Writing Competence Ali Ajam; Abdulhalim Daud; Sri Ayu Budi Lestari; Awaludin Rizal; Jusmin HJ Wahid
Eduvelop: Journal of English Education and Development Vol. 9 No. 1 (2026): Eduvelop: Journal of English Education and Development
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/eduvelop.v9i1.5993

Abstract

This study investigates the effectiveness of project-based learning (PBL) in enhancing the paragraph writing skills of first-year college students. A total of thirty-one students participated in the research, which utilized a pre-test and post-test design to objectively measure improvements resulting from the instructional intervention. The data collected from both tests were analyzed using SPSS, with descriptive statistical methods applied to evaluate the outcomes. The findings reveal a clear advancement in students’ writing skills following their engagement in project-based learning activities. The mean score for the pre-test was 67.48, while the post-test mean increased to 75.64. This significant improvement suggests that PBL has a positive impact on students’ ability to construct coherent and effective paragraphs. The collaborative nature of PBL was also evident, as students worked together in groups, leveraging a project-based learning assistant to guide them through the writing process. They engaged in drafting, revising, and refining their paragraphs, with particular focus on building strong arguments and supporting them with relevant facts and references. The collaborative environment encouraged peer learning and mutual support, promoting greater engagement and a sense of responsibility among group members. These initial results provide a valuable baseline for future research and instructional practices. They illustrate how project-based learning can not only enhance students’ writing abilities but also cultivate essential skills such as teamwork, analytical thinking, and effective communication. The outcomes of this study suggest that integrating PBL into writing instruction may be a promising approach for educators seeking to improve students’ academic writing performance and foster active, collaborative learning environments.
A TATA KELOLA BANTUAN LANGSUNG TUNAI: PERSPEKTIF TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PUBLIK Passya Stefanni Djada Tiri; Emanuel Rivan Ati Bria; Irwanto Kabobu Bria; Selvy Julia Nubatonis Bria; Mefri Jelita Ndolu Nassa; Tania Alexandria Pandhu Bria
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16186

Abstract

Abstrak Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan salah satu instrumen kebijakan perlindungan sosial yang berperan penting dalam membantu masyarakat miskin dan kelompok rentan memenuhi kebutuhan dasar. Pelaksanaan BLT memerlukan tata kelola yang baik guna menjamin ketepatan sasaran, efektivitas program, serta penggunaan anggaran yang dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi dua prinsip utama yang menentukan kualitas tata kelola bantuan sosial dalam kerangka good governance. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola BLT, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, serta merumuskan model tata kelola yang relevan dengan perkembangan transformasi digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Systematic Literature Review (SLR). Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah yang terindeks pada Google Scholar, Garuda, dan SINTA selama periode 2020-2025. Proses seleksi literatur dilakukan melalui tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), sedangkan analisis data menggunakan analisis tematik dan sintesis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi berkontribusi terhadap peningkatan keterbukaan informasi, kepercayaan publik, dan pengawasan masyarakat. Akuntabilitas berperan dalam memperkuat pertanggungjawaban administrasi, efektivitas pelaporan, serta legitimasi kebijakan bantuan sosial. Tantangan utama tata kelola BLT meliputi ketidakakuratan data penerima manfaat, keterbatasan kapasitas aparatur, kesenjangan digital, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Novelty penelitian terletak pada pengembangan model Transparent and Accountable Cash Transfer Governance (TACTG) yang mengintegrasikan transparansi informasi, akuntabilitas administratif, digitalisasi pelayanan, partisipasi masyarakat, pengawasan multiaktor, dan evaluasi berkelanjutan sebagai kerangka tata kelola BLT yang adaptif, transparan, dan akuntabel.
Co-Authors A. J. Ali Adibah Abdul Latif Agustinu Fatem Ainul Mohsein Binti Abdul Mohsin Ali Ajam Alief Rakhman Setyanto, Alief Rakhman Alvin B. Kristian Alvin Junior Simatupang Andi Ahmad Yani Andi Lukman Irwan Andy Sogen Anif Istianah Anjulin Y. Kamlasi Kamlasi Anni Sinaga Aprilia, Khaeran Ari Gusnita Ariansyah, Angga Ariyani, Arisna Asep Mahpudz Asieline Wahyu Tri Ardyanti Awaludin Rizal Az-Zahra, Chelsea Mawar Bakic Imanuel Aleut Aleut Basri Amin Basri Modding Beatrix Nino Funay Funay Boiliu, Fredik Melkias Dadang Sundawa Daisy Mui Hung Kee Deri Susanto Dewi Rizki Nurmala Dinda Nuriah Kinga Doko, Meryana Micselen Dorkas Yufice Ariyanti Kale Emanuel Rivan Ati Bria Erwin Styven Aditya Tari Fadil Mas’ud Fauji Koda Fernandi, Dino Galih Ramadhan Habiddin Hadi, Anto J. Hamka Naping Hasanah, Shilfarihah Haslina Ahmad Helga Jilvera Nathalia Ndun Heni Noviarita Heny Pratiwi Herson Kadir Ibnatul Jalilah Yusof Ikram Muhammad Ilham Pratama Setiawan Inriani, Eva Irawaty Djaharuddin Irham Wibowo Irwanto Kabobu Bria Isjoni Isjoni Itron Johanis Lette Izhatullaili Joko Mulyono Jusmin HJ Wahid Kholis, Alwiyan Nur Kollo, Fredik Latuihamallo, Yulianus Liliyantie, Liliyantie Lobo, Leonard Ly, Petrus Maria Felisitas Suan Suan Maria Lufransiya Bribin Marsi Devid Setyawan Bani Maryani, Lidya Masi, Thomas Kemil Mernon Y. C. Mage Mientje Oedjoe Muh. Ayyub Amin Muhammad Abi Fauzi Syariffudin Muhammad Afiq Adid Bin Sharuddin Muhammad Aiman Bin Mohd Hatta Muhammad Asyqar Widad Bin Mohd Azrol Nizam Muhammad Danish Akmal Bin Kamarudin Muhammad Fajar Marsuki Muhammad Hafidz Abilla Muhammad Sarlin Muhammad Tahir MUKHLISHOTUL JANNAH Nasrudin Netanyahu, Kurniawan Nisapingka, Diren Nor Hafizi Mohd Khalid Novianty Djafri Nur Fauziah Lumbin Nurfatmi J. Anwar Nurul Kusuma Dewi Owildan Wisudawan B Pahrudin, Pajar Passya Stefanni Djada Tiri Petrus Ana Andung Puspa Ardini Rahmawati Yusuf Rani Wulandari Ratih Probosiwi Ratih Yakob Reyis Buhay Rianti Rianti Rosalinda Ina Tulit Tulit Sakina Anton Sampurna Raja, Daido Tri Selvy Julia Nubatonis Bria Shahrul Kadri Ayop Ayop Siagian, Ira Ocktavia Sianipar, Imelda MG Sitti Roskina Mas Soleman D. Nub Uf Sri Ayu Budi Lestari Sri Maiyena Maiyena SRI RAHAYU Sri Wahyuni Susi Ratnawati Syafril Gustiawan Tamami, Muhammad Dafiq Tania Alexandria Pandhu Bria Tasya Rahma, Fanni Taufik Abdullah Thomas Kemil Masi Trivia Wahyu Amanda Djailani Tugiman Tugiman Uhnana, Iren Sany Utari, Ardini Dwi Vince Tebay Widawati, Widawati Yohanes Pemandi Banase Banase Yosep Copertino Apaut Yosephina Ohoiwutun Yusro, Andista Candra Yuvenalis Peka