p-Index From 2021 - 2026
10.072
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Dan E-commerce Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen Jurnal Multidisiplin Sahombu Jurnal Manajemen Riset Inovasi (JIMBE) Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Journal of Islamic Economics and Finance Journal Economic Excellence Ibnu Sina Anggaran: Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Moneter : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Menawan : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK ASNAF Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital Jurnal Inovasi Manajemen, Kewirausahaan, Bisnis dan Digital Jurnal Pajak dan Analisis Ekonomi Syariah Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi dan Pajak Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi Jurnal Intelek Insan Cendikia JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah dan Pajak Pajak dan Manajemen Keuangan Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Journal of Sharia Business Management Journal of Business Economics and Management Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Journal of Religion and Social Community Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Claim Missing Document
Check
Articles

Evolusi Pemikiran Ekonomi Islam: dari Era Klasik Hingga Era Kontemporer Nurul Aini Harahap; Suci Indah Triani; Kurnia Fitri; Ahmad Wahyudi Zein
Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Februari : Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/karakter.v2i1.428

Abstract

This study explores the evolution of Islamic economic thought from its classical roots to contemporary interpretations, highlighting significant paradigm shifts and the contributions of influential figures throughout its history. During the classical era, Islamic economic thought drew heavily from the teachings of the Qur'an and Hadith, as interpreted by scholars such as Abu Yusuf, al-Ghazali, and Ibn Khaldun. At the heart of this thinking are the principles of social justice, the prohibition of usury, and the need for a fair distribution of wealth. Recently, there have been important updates in Islamic economic thought, shaped by the global socio-economic context and the imperative to address modern economic problems. Key figures such as Muhammad Baqir al-Sadr and Umar Chapra have played an important role in developing a more relevant Islamic economic theory, combining concepts such as Islamic banking, macroeconomics, and entrepreneurship based on Islamic ethics.
Antara Kekayaan dan Kesederhanaan Dalam Perspektif Filsafat Ekonomi Islam: Peran Harta Pada Pembentukan Karakter Pendidikan Islam Ahmad Wahyudi Zein; Maura Faradita; Mhd Khairul Anhar Nasution; Yeni Yolanda Simatupang
Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/karakter.v2i2.543

Abstract

Experts say that human fundamentals, including the role of the economy, must form the foundation of educational philosophy and practice. Education is both a human need and a symptom. In the sense that without education, a person cannot be considered a true human being and cannot carry out their role as a valuable human being in their daily life. Creating a flawless Muslim human being in the sense of al-insan al-kamil—that is, a person who is constantly istiqomah and continuously proficient in using their bodily and spiritual abilities to always submit to and obey Allah SWT—is the ultimate goal of the Essence of Humanity program in Islamic education.
Peran Wakaf Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Berbasis Ekonomi Syariah Ahmad Wahyudi Zein; Azzahra Mufida Harahap; Gustina Choirunnisa Siregar; Jessica Hartallah; Naila Husnayati Harahap; Nisa Istiqomah Siregar; Vanya Dwi Kinanti
ASNAF : Journal of Economic Welfare, Philantrophy, Zakat and Waqf Vol 4 No 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/asnaf.v4i1.11430

Abstract

ujuan – Penelitian ini bertujuan menguraikan peran wakaf dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur. Wakaf berpotensi menjadi sumber pembiayaan alternatif yang berkelanjutan jika dikelola dengan baik. Namun, pengelolaannya masih menghadapi tantangan seperti rendahnya pemahaman masyarakat, regulasi yang belum memadai, dan manajemen yang lemah. Untuk mengoptimalkan peran wakaf, diperlukan pembaruan kebijakan, peningkatan kapasitas pengelola, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Metode – Metode penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah deskriptif analitis dengan memanfaatkan data sekunder. Alasannya untuk menelaah isu-isu di bidang sosial, ekonomi, atau kebijakan, karena menggunakan data yang telah dihimpun dan dipublikasikan sebelumnya, sehingga lebih hemat waktu dan biaya. Hasil Penelitian – Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf memiliki keterkaitan yang kuat dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah, karena berfungsi sebagai instrumen keuangan sosial yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan, pengurangan kemiskinan, dan pemerataan kesejahteraan. Pemanfaatan wakaf tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan dan kesehatan, tetapi juga mencakup dukungan terhadap pengembangan UMKM, pembangunan infrastruktur, serta proyek-proyek berwawasan lingkungan. Keterbatasan – Keterbatasan dalam penelitian saat ini membuka peluang untuk merancang model-model pengelolaan wakaf yang lebih inovatif dan responsif terhadap dinamika zaman, seperti integrasi dengan sistem keuangan syariah digital serta penguatan sinergi antar pemangku kepentingan. Implikasi Praktis – Penelitian terbaru mengusulkan beberapa solusi, antara lain peningkatan sosialisasi mengenai wakaf tunai, kerja sama yang lebih erat dengan lembaga keuangan syariah, serta penguatan regulasi dan peningkatan kapasitas pengelola wakaf.
POLA RELASI, INTEGRASI ISLAM DAN EKONOMI Annita Firda; Rinjani balqis salsabila; Sely nurlela; Ahmad Wahyudi Zein
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola hubungan antara Islam dan ekonomi dapat dilihat melalui prinsip-prinsip dasar yang diturunkan dari Al-Qur'an dan Hadis, seperti keadilan sosial, distribusi kekayaan, larangan riba (bunga), dan tanggung jawab sosial dalam perdagangan. Ekonomi Islam mengedepankan nilai-nilai moral yang bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola relasi islam, integrasi islam dan ekonomi. Peneltian ini menggunakan metode kualitatif, jenis metode yang digunakan penulis dalam kajian ini adalah melalui studi literature dengan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini adalah Pola Relasi dan Integrasi Islam dalam Ekonomi" menekankan bahwa ekonomi Islam memiliki prinsip-prinsip yang dapat diintegrasikan ke dalam sistem ekonomi modern untuk menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an dan Hadis memberikan panduan umum yang memungkinkan umat Islam untuk beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai syariah.
PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM IMAM AL-GHAZALI: KONTRIBUSI DAN RELEVANSINYA PADA SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM Aisyah Khairani Lubis; Nabila Zahra; Ropiah Daulay; Ahmad Wahyudi Zein
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran ekonomi Islam Al-Ghazali serta kontribusinya terhadap sejarah pemikiran ekonomi Islam. Imam Al-Ghazali, seorang cendekiawan Muslim terkemuka abad ke-11, memberikan landasan penting dalam ekonomi Islam melalui integrasi nilai-nilai spiritual dan aktivitas ekonomi. Pemikirannya mencakup berbagai konsep mendasar seperti maslahah (kemaslahatan), larangan riba, pentingnya etika dalam perdagangan, dan peran negara dalam menciptakan ekonomi yang berkeadilan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik lainnya yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemikiran Al-Ghazali tidak hanya relevan untuk konteks sejarah, tetapi juga memberikan solusi yang signifikan bagi tantangan ekonomi modern, seperti ketimpangan sosial dan krisis moral dalam bisnis. Dengan menekankan keseimbangan antara aspek material dan spiritual, konsep-konsep Al-Ghazali menjadi dasar yang kokoh bagi pengembangan sistem ekonomi Islam yang berkelanjutan dan berkeadilan. Penelitian ini memperkuat posisi Al-Ghazali sebagai salah satu pemikir utama dalam ekonomi Islam dan menunjukkan bagaimana pemikirannya dapat diadaptasi untuk menjawab kebutuhan dan tantangan ekonomi kontemporer.
Pemikiran Ekonomi Islam di Indonesia (Masa pra-kemerdekaan, Orde lama dan Orde Baru) Khaila Nazwa Syahbani; Sri Aulia Ramadani; Rafif pramdito Aremi; Ahmad Wahyudi Zein
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemikiran ekonomi islam di Indonesia. Penelitian ini merupakan hasil kajian literatur tentang pemikiran ekonomi Islam di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bertujuan untuk membandingkan pemikiran ekonomi Islam di Indonesia. Penelitian ini akan membagi pemikiran ke dalam tiga periode dengan satu tokoh kuat di masing-masing periode H.O.S Tjokroaminoto yang mewakili era pra-kemerdekaan, Orde Lama, dan era Orde Baru. Penelitian ini hanya akan berfokus pada tiga tema pembahasan yaitu kepemilikan, riba dan bunga, dan zakat. Kesimpulannya, terdapat perbedaan antara masing-masing tokoh dalam hal epistemologi dan aksiologi.
Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf: Kontribusi Abu Yusuf dalam Terbentuknya Sistem Ekonomi Islam Anggi Arko Azzahra kudadiri; Diandha Hashifa; Yunita Dwi Rahmawati; Ahmad Wahyudi Zein
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagamana system pemerintahan pada masa Abu Yusuf dan kontribusiny dalam pembentukan ekonomi islam. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif yaitu studi kepustakaan (library research) dengan data sekunder  yang dikutip dari literature jurnal, buku ataupun internet. Hasi penelitian yaitu pemikiran Abu Yusuf telah membahas berbagai masalah yang terkait pembahasan dalam ilmu ekonomi, seperti administrasi pajak, dan mekanisme pasar. Kekuatan utama pemikiran Abu Yusuf adalah dalam masalah keuangan publik. Terlepas dari prinsip-prinsip perpajakan dan pertanggungjawaban negara Islam terhadap kesejahteraan rakyatnya, ia memberikan beberapa saran tentang cara-cara memperoleh sumber perpajakan untuk pembangunan jangka panjang termasuk administrasi dan kriteria pagawai pajak. Selain itu juga kitab Al Kharaj  sebagai bukti tentang  adanya keuangan publik dalam islam , sehingga dengan adanya pemikiran Abu Yusuf ini akan memberikan kontribusi dan inspirasi  bagi pemikiran ekonomi di masa yang akan mendatang.
PERAN KEBIJAKAN MONETER SYARIAH DALAM MENJAGA STABILITAS HARGA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Ahmad Wahyudi Zein; Aditya Putra Piliang; Elma Fiisma Dalimunthe; Rafly Ramadhan Simanjuntak; Riza Aulia
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN 
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7886

Abstract

Sharia monetary policy plays a key role in maintaining price equilibrium and stimulating sustainable economic growth, based on sharia principles. Unlike conventional monetary policy, which relies on interest-based mechanisms, sharia policy emphasizes liquidity management through a profit-sharing system, sharia-compliant money market instruments, and direct linkages with the real business world. Studies have shown that the use of sharia-compliant monetary instruments, including Bank Indonesia Sharia Certificates and sharia-compliant open market transactions, plays a role in controlling inflation and maintaining exchange rate stability. Furthermore, this policy also contributes to economic expansion by increasing productive funding, particularly for the real sector and small and medium-sized enterprises. By avoiding uncertainty and usury, sharia-compliant monetary policy is considered capable of creating a fairer and more resilient economic foundation. However, its effectiveness remains challenged by various constraints, such as limited instruments and low market dominance of sharia banking. Therefore, regulatory strengthening and policy coordination are needed to optimize its impact on the national economy.
Peran Pemerintah dalam Pengendalian Alih Fungsi Lahan dan Eskalasi Kerugian Ekonomi Akibat Banjir di Sumatra Ahmad Wahyudi Zein; Demala Sari; Aprilia Regitasya Parinduri; Ika Wahyu Indriani Ningsih; Al Habib Nasution
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN 
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7974

Abstract

Flooding remains one of the most recurrent hydrometeorological disasters in Sumatra and has generated substantial economic and social consequences for regional development and community welfare. One of the dominant factors intensifying flood occurrences is the uncontrolled conversion of land use, particularly the transformation of forest areas, wetlands, and water catchment zones into settlements, large-scale plantations, and economic infrastructure. This study aims to examine the government’s role in regulating land-use change and its implications for the escalation of economic losses caused by flooding in Sumatra, viewed from the perspective of Islamic macroeconomics. The research employs a descriptive qualitative approach by utilizing secondary data obtained from official reports published by the National Disaster Management Agency (BNPB), the Central Statistics Agency (BPS), and the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), as well as relevant academic literature. The findings indicate that poorly regulated land-use change has significantly contributed to the increasing frequency and severity of flooding, leading to infrastructure damage, reduced agricultural productivity, disruption of economic activities, and rising fiscal pressure on local governments. Weak institutional supervision, inconsistency in spatial planning policies, and ineffective law enforcement have limited the government’s ability to mitigate these impacts. From the perspective of Islamic macroeconomics, these conditions contradict the principles of trust (amanah), public interest (maslahah), and the objectives of Islamic law (maqashid al-shariah), particularly in safeguarding wealth and human life. Therefore, strengthening governmental control over land-use change through policies grounded in justice, environmental sustainability, and public welfare is essential to reduce flood risks and minimize economic losses in Sumatra.
Implementasi Kebijakan Fiskal dan Moneter Syariah terhadap Stabilitas Ekonomi Ahmad Wahyudi Zein; Ismaika Hayati Hasnah; Asyami Ramadhani; Free May Santri
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN 
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7985

Abstract

Economic stability is a primary objective in the management of a country’s economy, as it directly affects economic growth, public welfare, and sustainable development. In conventional economic practice, dependence on interest-based instruments and speculative activities often triggers economic instability, such as high inflation, financial crises, and unequal income distribution. These conditions have encouraged the development of Islamic economics as an alternative economic system grounded in Sharia principles. This study aims to analyze the implementation of Islamic fiscal and monetary policies and their role in maintaining economic stability. This research employs a qualitative method with a literature review approach, drawing on various scholarly sources, including national and international journals, Islamic economics reference books, and relevant policy documents. The findings indicate that Islamic fiscal policy, through instruments such as zakat, infaq, waqf, and public asset management, plays a significant role in income redistribution and the reduction of economic inequality. Meanwhile, Islamic monetary policy, which rejects the use of interest and emphasizes profit-and-loss sharing mechanisms, contributes to strengthening the real sector and reducing speculative practices in the financial system. The integrated implementation of Islamic fiscal and monetary policies is proven to contribute to long-term economic stability by creating a balance between economic growth and social justice. Therefore, the application of Sharia-based macroeconomic policies can serve as a strategic alternative in addressing modern economic challenges and in realizing a more stable, inclusive, and sustainable economic system.
Co-Authors Abda Abda Abdul Malik Karim Amrullah Abdurrahman Abdurrahman Ade Rizky Syuhada Adelia Gusfira Adik Tya Hasibuan Adinda Putri Kamalia Adisty Aulia Zahra Aditya Effendi ADITYA KURNIAWAN Aditya Putra Piliang Afiyah Zahrah Aflah Muhajir Afni Haryanti Harahap Agung Anantha Ahmad Al Farabi Ahyarul Juanda Sagala Aisyah Khairani Lubis Aisyah Nur Amelia Al Habib Nasution Alfatih Faiz Fahlevi Alfian Khoiri Malau Aliya Fayyaza Allya Zahra Putri Nasution Aly Syibran Amanda Mutiara Hasibuan Amelia Sri Ningsih Angger Gumilang Sugiarto Anggi Arko Azzahra kudadiri Anggi Rizkina Sari Siregar Anggri Pranata Anggun Khairunnisa Agustin Anisa Paujiah Sinaga Anju Andini Annisa Febrianda Annita Firda Aprilia Regitasya Parinduri Arif Hidayat Lubis Arofiani Mutmainah Artika Tri Septia ASNAWI Assifa Khairiah Asyami Ramadhani Asyhari abdillah siregar Audry Hafifa Listy Biran Aulia Rahma Aulia Syahfitri Ayla Rizki Janira Azhela Dwi Aryani Azza Bunaia Azzahra Mufida Harahap Bunga Agustina Cici El Dirrah Syafitri Simanungkalit Cici Mutia Siregar Cindy Cindy Demala Sari Dewarni Siregar Dewi Fazira Dhany Saputra Sembiring Dian Aulya Utami Dian Zahra Syahfitri Lubis Diandha Hashifa Didi Handono Syahputra Dina Cheetah Khairiyah Dina Ismaini Dini Anggraini Dini Zahratun Husna Divya Reyvani Eka Christina Waruwu Elma Fiisma Dalimunthe Elvina Zailanty Harahap Elvira Andriyani Ema Julia Ningsih Fahreza Permana Fakhrezi Wildan Hrp Falih Arkan Hasibuan Farida Syah Damanik Faris Andrawika Harahap Faris Haikal Hasibuan Fathiya Syahidah Nasution Fatia Hadaya Panjaitan Febrianti Shakira Fikriansyah Fikriansyah Fitra Amar Rosuli Fitra amar rosuli Free May Santri Gustina Choirunnisa Siregar Habibah Ramadhani Nasution Habibul Akhir Hasanatun Fitri Hastiani Nasution Heri Yunus Ika Damai Sari Ika Wahyu Indriani Ningsih Ilhamuddin Sianifar Imel Santika Siregar Inal Syahputra Indah Amelia Intan Juwita Damanik Isma Awaliyah Isma Awaliyah Sipahutar Ismaika Hayati Hasnah Jessica Hartallah Julia Hamdini Nasution Juwita Sifas Sembiring Karin Aribi Ivanka Keisya Putri Balqis Khaila Nazwa Syahbani Khairunisa Alisya Hasibuan Kurnia Fitri Laura Natasya Saragih Lira Amelia M Aidil Syahputra M Sawal Pitriyadi M. Aidil Syahputra M. Farhan Aulia Rozan M. Hanif Abrar Maura Faradita Maysa Chairani Melati Melati Mhd Khairul Anhar Nasution Mhd. Rifq Alfahrezi Mhd. Rofi Febrian Miratul Imaniah Moventa Alfredo Muhammad Aldi Pratama MUHAMMAD ANWAR Muhammad Dimas Arif Muhammad Dzikry Falah Erlangga Muhammad Haykal Muhammad Kurniawan Pulungan Muhammad Raghid Alfatiy Muhammad Riski Muhammad Rizky Putra Muhammad Rusdi Hasibuan Mulia Syahputri Mursal Amri Harahap Mutia Salwa Hutauruk Nabila Zahra Nadira Aulia Zahra Naila Deswita Naila Husnayati Harahap Namira Hamni Lubis Nanda Meyshinta Nazwa Tantri Fitria Nia Rahmadhani Nikita Adelia Syafitri Nisa Istiqomah Siregar Nisa Syahira Najla Niswa Auliya Lubis Nona Azzahra Nasution Nova Sulistiani Safitri Nurhalizah Bandaso Nurhidayah Nurul Aini Harahap Nurul Fadilah Nurul Hikmah Pasaribu Nurul Syafriani Perwira Hasibuan Popi Dea Ananda Putri Ayu Manalu Putri Wahyuni Putri Yuanita Radia Havni Sari Harahap Rafif pramdito Aremi Rafli Aditya Ramadhan S Rafly Aditya Ramadhan Rafly Ramadhan Simanjuntak Rahmad Badri Jambi Raihan Ade Ghuffar Raihan Mubarak Ramzy, Al Rania Atikah Putri Ratih Silviany Reza Wardana Ridho Qusshoyyi Rifauziah Arni Malau Rilla Masyita Rinjani balqis salsabila Risa Lidia Batubara Riza Aulia Rizki Fauziyah Nasution Rizki Simanullang Rolan Rizky Rinaldi Daulay Ropiah Daulay Salsabila Sofiya Wardani Salsabila, Salsabila Salsabillah Zahwa Khairunnisa Sandi sipahutar Sely nurlela Septian Dwi Cahya Shafa Azalia Putri Siti Nurhalimah Siti Nurhaliza Siti Rahma Mutiara Sofia Damayanti Hasibuan Sopia Mayang Sari Sri Aulia Ramadani Suci Indah Triani Sukma Anggriani Sulistya ningsih Susi Rahmadani Syahla Nabila Syahrul Tanjung Syakila Novia Fitri Syarifah Khairatun Hisan Syifwa Nurdilla Gusvi T. Rahma Rindiany Tarmizi Silalahi Tasya Nadilla Thania Ramadhani Tri Ibnu Ramadhanu Tri Sari Harahap, Indah Valina Sinka Vania Khairunisa lubis Vanya Dwi Kinanti Vingkan Andini Widiya Indah Lestari Widya Anggraini Wulan Ariby Yabib Fikri Rambe Yeni Yolanda Simatupang Yogi Pandapotan Siregar Yunita Dwi Rahmawati Zahra Fatin Miera Zohya Azzura Zulfahri Salim