Claim Missing Document
Check
Articles

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli PENYEBAB PENYAKIT GANGGUAN PENCERNAAN SECARA IN VITRO Husen, Fajar; Ratnaningtyas, Nuniek Ina
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i2.6783

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera Lamk.) adalah salah satu jenis tumbuhan tropis di Indonesia yang banyak dimanfaatkan oleh Masyarakat Indonesia sebagai bahan masakan. Daun kelor diketahui memiliki banyak manfaat salah satunya dapat dikonsumsi sebagai asi booster. Ekstrak daun kelor juga dilaporkan memiliki aktivitas sebagai anti-peradangan, anti-bakteri, anti-oksidan, dan beberapa melaporkan sebagai anti-diabetes. Penelitian terkait molekuler docking dari senyawa bioaktif M. oleifera dan uji aktivitas in vitro sebagai anti-bakteri perlu dilakukan untuk mengetahui bagaimana senyawa bioaktif yang terkandung dalam ekstrak M. oleifera menghambat pertumbuhan bakteri E. coli. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL), terdapat 24 unit percobaan, dengan 1 kontrol positif menggunakan chloramphenicol. Dosis ekstrak M. oleifera yang digunakan yaitu 20 mg/Ml, 40 mg/mL, dan 60 mg/mL. Ekstrak M. oleifera diekstraksi dengan menggunakan metode maserasi, dan pelarut yang digunakan adalah ethanol 96%. Pengujian molekuler docking dilakukan dengan menggunakan software python dan discovery studio 2021. Analisis dilakukan dengan one-way ANOVA, dan uji lanjut dengan menggunakan Duncan multiple range-test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor mampu menghambat pertumbuhan E. coli dengan zona hambat tertinggi adalah 27.30 mm.
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK KAMBING DAN LIMBAH JAMUR TIRAM SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI DESA TLAGA BANYUMAS Sarwanto, Doso; Viastika, Yanita Mutiaraning; Muntahanah, Siti; Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Purwantini, Dattadewi; Lestari, Sri
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i2.7029

Abstract

Pelaksanaan Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) pada kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi mengenai pengomposan limbah ternak kambing dan limbah baglog jamur tiram untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan sasaran kegiatan adalah gabungan kelompok tani (Gapoktan) Tani Makmur Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Kegiatan berupa transfer teknologi melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, demplot dan pendampingan serta pemberian peralatan teknolgi dan inovasi kepada gapoktan Tani Makmur. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan, ketrampilan dan meningkatnya kesuburan tanah yang pada khirnya dapat meningkatkan produktivitas tanaman pangan di Desa Tlaga.
Smart Village Melalui Desa Wisata Terpadu Di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Hartini, Sri; Naufalin, Rifda; Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Lestari, Sri; Wulan, Tyas Retno; Santoso, Purwanto Bekti; Utami, Nurani Ajeng Tri; Hikam, Arif Rahman
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/sjp.v3i2.9785

Abstract

Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, memiliki potensi wisata alam, wisata budaya, dan wisata pendidikan yang dilengkapi dengan homestay, warung kopi, dll. Namun, dalam pengelolaannya terdapat permasalahan antara lain; pengunjungnya mengalami penurunanrata-rata 60 %, masih terbatas pada wisatawan domestik, tempat wisata jauh dari jalan utama,akses jalannya sempit dan rusak. Program pengembangan desa wisata di Desa Pandansari direncanakan 3 (tiga) tahun ke depan dengan melalui konsep makro dan mikro dengan membetukzona utama dan zona pendukung untuk membentuk jalur keterhubungan antar zona dan obyekdaya tarik wisata. Zona Utama adalah menuju wisata Desa Pandansari. Zona Pendukung adalahdimulai dari Desa Taraban, Kretek, Wanatirta, Ragatunjung Cipetung, Pandansari. Program tahunpertama antara lain: sosialisasi perencanaan zona, penyegaran kelompak bumdes dan pokdarwis, serta penguatan UMKM yang sudah ada diberikan bekal manajemen pemasaran dan penguatan modal melalui pembentukan prakoperasi syariah. Kegiatan dengan membuat rencanapengembangan usaha Bumdes, pengembangan wisata alam yang sudah ada dengan membuatkonsep yang unik dan menarik Masyarakat yaitu wisatawan bertani. Kendala program ini adalahpetani belum bisa mendukung sepenuhnya adanya konsep wisata yang akan direncanakan. Halini dikarenakan kebutuhan petani yang mendesak, biaya yang segera ada. Mereka masih berpikir,bahwa pariwisata, tidak bisa memberi kontribusi dalam waktu yang segera.
INDUSTRIALIZATION OF WHITE OYSTER MUSHROOM CULTIVATION (PLEUROTUS OSTREATUS) AS A STRATEGIC SOLUTION TO ADDRESS STUNTING IN WINDUAJI VILLAGE, PAGUYANGAN DISTRICT, BREBES REGENCY Yunida Triana, Noor; Saraswati, Esti; Wirakhmi, Ikit Netra; Ningrum, Ema Wahyu; Lestari, Sri; Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Wati, Erna Kusuma
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i4.2500

Abstract

Stunting is a chronic malnutrition problem caused by inadequate nutritional intake over an extended period. Winduaji Village is classified as an area of extreme poverty with a high prevalence of stunting determinants. There is a need for information dissemination on stunting. The methods used include education on stunting, parenting practices, positive coping, behavioral change communication, and training on creating food products from processed mushrooms, dry cakes, wet cakes, and business management. The target audience consists of 21 community health cadres from Rumah Desa Sehat (RDS) and 60 families in extreme poverty. The goal of the activity is to improve the skills of RDS cadres in assisting impoverished families and to increase their knowledge about stunting prevention efforts, as well as to enhance their ability to develop businesses using processed oyster mushrooms. This activity is part of the Kosabangsa program by DRTPM Ristek Dikti in 2024, conducted from September to November 2024 in Winduaji Village, Paguyangan District, Brebes Regency. The results show an increase in RDS cadres’ knowledge of stunting, behavior change communication, and business management. Families in extreme poverty gained understanding of stunting prevention measures and became able to practice making supplementary foods from processed oyster mushrooms, dry cakes, and wet cakes. An evaluation of this activity needs to monitor the outcomes to ensure the Kosabangsa program positively impacts impoverished communities with stunted children.
BIOACTIVE COMPOUND ANALYSIS JAMUR Coprinus comatus SECARA KUALITATIF DAN KUANTITATIF MENGGUNAKAN GAS CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROMETRY (GC-MS) Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Husen, Fajar
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chicken drumstick mushrooms (Coprinus comatus OF. Mull. Pers), adalah salah satu dari ratusan jenis jamur pangan (edible) yang memiliki potensi dan khasiat sebagai nutrasetikal sebagai obat herbal. Manfaat jamur ini adalah sebagai agen anti-inflamasi, suplemen antioksidan, anti-diabetes, anti-kolesterol, dan anti-kanker. Senyawa aktif yang terkandung pada jamur ini sangat beragam, seperti kelompok senyawa fenolik, senyawa aromatik, dan polisakarida. Kandungan senyawa bioaktif yang berperan sebagai antioksidan seperti rutin, quercetin, polifenol, dan tokoferol terkandung ekstrak etanol C. comatus. Potensi senyawa bioaktif dari jamur ini memang sudah banyak dilaporkan, namun jamur C. comatus lokal hasil kultivasi di Indonesia masih perlu di eksplorasi lebih lanjut, apalagi cukup banyak perbedaan kandungan senyawa yang ada pada jamur liar (wild) dan jamur hasil kultivasi (cultivated). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis, dimana sampel jamur hasil kultivasi di ekstraksi menggunakan metode maserasi. Hasil ekstraksi kemudian di uji dan diidentifikasi kandungan senyawa bioaktifnya dengan menggunakan pengujian kualitatif dan kuantitatif dengan instrumen gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS) dengan menggunakan kolom universal. Hasil GC-MS kemudian di karakterisasi dan dibandingkan dengan hasil pencocokan dengan data yang ada di beberapa situs chemicals database. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi kualitatif ekstrak C. comatus mengandung flavonoid, alkaloid, dan triterpenoid. Sementara terdapat 10 jenis senyawa hasil identifikasi menggunakan GC-MS.
Inhibitory Test of Gentamicin Antibiotics Against Escherichia coli and Staphylococcus aureus Bacteria Using Disc Method Husen, Fajar; Ratnaningtyas, Nuniek Ina
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.biotropika.2022.010.02.06

Abstract

Escherichia coli and Staphylococcus aureus are bacteria that often cause health problems and diseases in humans, such as digestive disorders (diarrhea), or skin disorders (boils). Gentamicin is one of the most widely used antibiotics from the aminoglycoside group. Gentamicin is widely used as an antibiotic for both minor infections due to bacteria or moderate infections due to fungal or viral infections. The purpose of this study was to determine the inhibition and effectiveness of gentamicin in inhibiting the growth of E. coli and S. aureus and to determine the pattern of sensitivity of these bacteria to gentamicin. This research method was a completely randomized design with one way ANOVA, and further test using Duncan's test, with a total of 10 experimental units for each bacterium with 2 replications, then the data were analyzed using SPSS v.25.0 software. The results showed that the antibiotic gentamicin could inhibit the growth of E. coli and S. aureus. Gentamicin inhibited the growth of E. coli bacteria with the smallest inhibition zone value was 17 mm, the highest was 22.5 mm, and against S. aureus the lowest was 15.5 mm and the highest was 18.5 mm with the percentage of inhibition ability (inhibition) sensitive category for E. coli was 90%, S. aureus 60%, while the intermediate category for E. coli was 10% and S. aureus was 40%.
Polymorphic Profiles of Ganoderma Spp. Isolates From Banyumas, Central Java, Indonesia Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Susanto, Agus Hery; Yulia, Ana
BIOTROPIA Vol. 26 No. 2 (2019): BIOTROPIA Vol. 26 No. 2 August 2019
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2019.26.2.884

Abstract

Ganoderma spp. are known as both beneficial and harmful fungi to humans. These are distributed worldwide in sufficiently high diversity. To generate a polymorphic profile and a genetic inter-relationship of several isolates of Ganoderma spp., a study was conducted using the Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) markers on Ganoderma spp. from Banyumas Regency, Central Java, Indonesia. The fruiting bodies of the collected Ganoderma spp. were first morphologically characterized, then analyzed using RAPD with four random primers, i.e., OPC-1, OPC-2, OPC-4, and OPC-5. The results revealed that the four primers generated polymorphic bands of the 10 samples with a polymorphism level of 100%, showing high genetic diversity. The level of genetic similarity ranged between 0.48 and 0.82, indicating moderate similarities among samples. The constructed dendrogram resulted in the grouping of the Ganoderma spp. isolates into three clusters at a similarity coefficient of 0.63, but neither according to geographical locations nor growth substrates.
Co-Authors . HERNAYANTI AA Sudharmawan, AA Adi Supriyadi AGUS HERY SUSANTO Agus Irianto Aisyah Tri Septiana Aisyah Tri Septiana Amalia Sofia Maharani Amelia, Aurora Pradipta Andarwanti, Suci angelin marhavyna cristy Anik Laeli Perdanawati Apriyani, Tri Rahayu Ari Asnani Arif Rahman Hikam Aris Mumpuni Ashar, Fadli Atik Retnowati Azhar Faturohman Abidin Azizah, Enur Bahrun Bahrun Bambang Heru Budianto Budiarti, Vio Indah cristy, angelin marhavyna Dalia Sukmawati Daniel Joko Wahyono Dattadewi Purwantini Dhea Rifa Rahmah Edyawati Dian Islamiyati Dian Islamiyati Dini Ryandini Dini Ryandini Dody Novrial, Dody Doso Sarwanto Dyah Fitri Kusharyati Eko Setio Wibowo Ellen Evita Endang Sri Purwanti Endang Sri Purwanti Endang Sri Purwati Endang Sri Purwati Endang Sukara Evita, Ellen Fajar Husen Feryawan Feryawan Feryawan, Feryawan Fitria Dewi Sulistiyono Fitrianto, Nur Fitriya Yuni Wulandari Haris Budi Widodo Herliana, Okti Hernayanti Hernayanti Hernayanti Hernayanti Hernayanti Hernayanti Hernayanti Hernayanti HERNAYANTI HERNAYANTI Hernayanti Hernayanti Irfan Dwiandhono Isnaini Maulida Juni Safitri Muljowati Juni Safitri Muljowati Khasanah, Nur Aini Hidayah Kurniawan Kurniawan Loekas Soesanto Loekas Soesanto Maharani, Amalia Sofia Maria Mardhitama Maharani MU'AFA, RAFID HILMY Muntahanah, Siti Nahdatulia, Yasinta Nawangtantrini, Gita Ningrum, Ema Wahyu Noverita Nur Aini Hidayah Khasanah Nur Aini Hidayah Khasanah Nur Fitrianto Nuraeni Ekowati Nuraeni Ekowati Nuraeni Ekowati Nuraeni Ekowati Nuraeni Ekowati Nuraeni Ekowati Nuraeni Ekowati Nuraeni Ekowati Nuraeni Ekowati Nuraeni Ekowati, Nuraeni Nuraini Hidayah Khasanah Oedjiono P.M. Hendrati Palindung, Lusia Seti Perdanawati, Anik Laeli Purnomowati Purnomowati Purnomowati Purnomowati, Purnomowati Purwanto Bekti Santoso, Purwanto Bekti Ratna Stia Dewi Ratri Noor Hidayah Riama Kustianingrum Rifda Naufalin Rizki Maulida Ross Nurul Rohmah Ryan Firman Syah Salamiah Salamiah Saputra, Wahyu Dwi saraswati, esti Siti Samiyarsih Siti Samiyarsih Siti Samiyarsih Slamet Priyanto Sri Hartini Sri Lestari Sri Lestari Suci Andarwanti Supriyadi, Adi Taufiq, Hameda Dhaka Kusuma Tri Rahayu Apriyani Tyas Retno Wulan Ulfa Fadila Rudatiningtyas Ulfa Fadilla Rudatiningtyas Utami, Nurani Ajeng Tri Vika Vidiyanti Vio Indah Budiarti Wahyu Dwi Saputra Wirakhmi, Ikit Netra Witiyasti Imaningsih Yanita Mutiaraning Viastika Yulia, Ana Yuniati, Nilasari Indah Yunida Triana, Noor Zahra, Jauza Ulya