This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Promosi Pendidikan Ekonomi EDUNOMIC : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) REFLEKSI EDUKATIKA E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Pendidikan Ekonomi & Bisnis Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan EBSJ JURNAL EKONOMI PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN EQUILIBRIUM: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Komunikasi Nusantara TERAJU : Jurnal Syariah dan Hukum Jurnal Paedagogy Indonesian Journal of Instructional Media and Model Jurnal Pengabdian UNDIKMA Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Media Informatika Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo) Abimanyu: Journal of Community Engagement Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) An-Nur : Jurnal Studi Islam Indonesian Journal of Society Development (IJSD) International Journal of Current Educational Research Cakrawala Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Research Journal on Education Jurnal Online Baradha Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Journal of Educational Innovation and Public Health International Journal of Research and Community Empowerment International Journal of Emerging Research and Review SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Journal of Education And Research Ekuitas Jurnal Pnedidikan Ekonomi Jurnal TNI Angkatan Udara Proceedings Series of Educational Studies EDUNOMIC : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN International Journal of Technology and Education Research Ulil Albab Journal on Mathematics Education Almantiq
Claim Missing Document
Check
Articles

Identity Branding: Kampoeng Kajoetangan Sebagai Wisata Ikonik Kota Malang Widodo, Herru Prasetya; Ghofur, Muhammad Abdul; Ince, Alfrida Nona
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.528

Abstract

One of the cities in East Java Province is Malang City, which offers a number of tourist destinations, including Kajoetangan Village, Arema Blue Village, Jodipan Colorful Village, Malang Square, and Malang Monument. Of the many tourist attractions available, Kampoeng Kajoetangan is one of the new tourist attractions that requires identity branding. The purpose of creating identity branding is to introduce these tourist attractions to the wider community or tourists, give them their own identity, and be a differentiator from other tourist attractions. Kampoeng Wisata Heritage Kajoetangan Malang is one of the cultural tourism villages that, with its characteristics, has Dutch architectural houses as well as religious cemeteries and culinary tours. The results of this study indicate that the identity branding of Kampoeng Wisata Heritage Kajoetangan is generally applied to almost all of them. A brand as a product has components that form a brand identity, including attractions, facilities and infrastructure, transportation, culinary, and religious tourism. Brand as organization has several components, including institutions, which include government, pokdarwis, society, and culture. A person's brand has several components, including managers and pokdarwis themselves. Brand as a symbol, which has several components, including a logo, brand name, tagline, and also a brand story. Abstrak Salah satu kota di Provinsi Jawa Timur adalah Kota Malang yang menawarkan sejumlah destinasi wisata, antara lain Kampung Kajoetangan, Kampung Biru Arema, Kampung Warna-Warni Jodipan, Alun-Alun Malang, dan Tugu Malang. Dari sekian banyak tempat wisata yang tersedia, Kampoeng Kajoetangan tersebut merupakan salah satu tempat wisata baru yang membutuhkan adanya branding identitas. Tujuan dari membuat branding identitas tersebut untuk memperkenalkan tempat wisata tersebut ke masyarakat luas atau wisatawan serta mempunyai identitas sendiri dan menjadi pembeda dengan tempat wisata lainnya. Kampoeng Wisata Heritage Kajoetangan Malang merupakan salah satu kampung wisata budaya yang dengan ciri khas mempunyai rumah berarsitektur Belanda dan juga Makam Religi dan wisata Kuliner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa branding identitas Kampoeng Wisata Heritage Kajoetangan pada umumnya hampir diterapkan semuanya. Brand as product memiliki komponen-komponen yang membentuk brand identitas diantaranya atraksi,fasilitas dan infrastruktur, transportasi, kuliner dan wisata religi. Brand as Organization memiliki beberapa komponen diantaranya kelembagaan yang meliputi pemerintah, Pokdarwis dan masyarakat serta budaya. Brand as Person memiliki beberapa komponen juga diantaranya Pengelola dan juga Pokdarwis sendiri. Brand as Symbol yang memiliki beberapa komponen antara lain logo, nama merek, tagline dan juga kisah merek.
Identity Branding: Kampoeng Kajoetangan Sebagai Wisata Ikonik Kota Malang Widodo, Herru Prasetya; Ghofur, Muhammad Abdul; Ince, Alfrida Nona
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.528

Abstract

One of the cities in East Java Province is Malang City, which offers a number of tourist destinations, including Kajoetangan Village, Arema Blue Village, Jodipan Colorful Village, Malang Square, and Malang Monument. Of the many tourist attractions available, Kampoeng Kajoetangan is one of the new tourist attractions that requires identity branding. The purpose of creating identity branding is to introduce these tourist attractions to the wider community or tourists, give them their own identity, and be a differentiator from other tourist attractions. Kampoeng Wisata Heritage Kajoetangan Malang is one of the cultural tourism villages that, with its characteristics, has Dutch architectural houses as well as religious cemeteries and culinary tours. The results of this study indicate that the identity branding of Kampoeng Wisata Heritage Kajoetangan is generally applied to almost all of them. A brand as a product has components that form a brand identity, including attractions, facilities and infrastructure, transportation, culinary, and religious tourism. Brand as organization has several components, including institutions, which include government, pokdarwis, society, and culture. A person's brand has several components, including managers and pokdarwis themselves. Brand as a symbol, which has several components, including a logo, brand name, tagline, and also a brand story. Abstrak Salah satu kota di Provinsi Jawa Timur adalah Kota Malang yang menawarkan sejumlah destinasi wisata, antara lain Kampung Kajoetangan, Kampung Biru Arema, Kampung Warna-Warni Jodipan, Alun-Alun Malang, dan Tugu Malang. Dari sekian banyak tempat wisata yang tersedia, Kampoeng Kajoetangan tersebut merupakan salah satu tempat wisata baru yang membutuhkan adanya branding identitas. Tujuan dari membuat branding identitas tersebut untuk memperkenalkan tempat wisata tersebut ke masyarakat luas atau wisatawan serta mempunyai identitas sendiri dan menjadi pembeda dengan tempat wisata lainnya. Kampoeng Wisata Heritage Kajoetangan Malang merupakan salah satu kampung wisata budaya yang dengan ciri khas mempunyai rumah berarsitektur Belanda dan juga Makam Religi dan wisata Kuliner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa branding identitas Kampoeng Wisata Heritage Kajoetangan pada umumnya hampir diterapkan semuanya. Brand as product memiliki komponen-komponen yang membentuk brand identitas diantaranya atraksi,fasilitas dan infrastruktur, transportasi, kuliner dan wisata religi. Brand as Organization memiliki beberapa komponen diantaranya kelembagaan yang meliputi pemerintah, Pokdarwis dan masyarakat serta budaya. Brand as Person memiliki beberapa komponen juga diantaranya Pengelola dan juga Pokdarwis sendiri. Brand as Symbol yang memiliki beberapa komponen antara lain logo, nama merek, tagline dan juga kisah merek.
Penelusuran benang merah: kemampuan guru dalam pengembangan bahan ajar berbasis website Prakoso, Albrian Fiky; Subroto, Waspodo Tjipto; Ghofur, Muhammad Abdul; Dewi, Retno Mustika; Kurniawan, Riza Yonisa; RoziqiFath, Zain Fuadi Muhammad; Ginanjar, Ardhita Eko
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25894

Abstract

Abstrak Pengabdian Masyarakat (Pengmas) ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam kemampuan menyusun bahan ajar. Nilai-nilai yang ingin kami berikan kepada objek CS antara lain dapat mengembangkan bahan ajar yang berkualitas dan mempublikasikan bahan ajar ke website sebagai bentuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi para guru di Subject Teacher Consultation (STC) Ilmu Pengetahuan Sosial SMP lingkup Kota Tarakan. Sasaran ditujukan kepada guru-guru IPS SMP di Kota Tarakan, dengan metode pelaksanaan melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan bahan ajar dan teknis publikasi materi ke website pribadi. Luaran untuk mengevaluasi perkembangan kemampuan peserta dapat dilihat dari hasil bahan ajar yang berhasil disusun peserta dan kemampuan peserta dalam mempublikasikan dan mengelola website masing-masing. Hasil dari pelatihan yang telah dijalankan menunjukkan bahwa dari 15 peserta, 11 peserta telah berhasil mengumpulkan bahan ajar berbasis website, meskipun hanya terdapat 2 peserta yang memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan. Tantangan seperti gangguan teknis, keterbatasan waktu, dan kurangnya keterampilan IT juga memengaruhi kualitas pengumpulan materi. Namun, secara umum pelatihan ini cukup efektif, terbukti dengan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, di mana skor post-test memiliki nilai rataan yang meningkat sebesar 33% dari skor pre-test. Kata kunci: pengajaran; materi; websites; guru. Abstract This Community Service (CS) is carried out to improve teacher skills in the ability to prepare teaching materials. Values that we want to give to CS objects include being able to develop quality teaching materials and publish materials to the website as a form of Continuous Professional Development (CPD) for teachers in the Subject Teacher Consultation (STC) Social Science Junior High School Tarakan City scope. The objective is aimed at social studies teachers at Junior High School in Tarakan City, with the implementation method through training and assistance in preparing teaching materials and technically publishing the material to a personal website. Outcomes to evaluate the development of participants' abilities can be seen from the results of teaching materials that participants have successfully compiled and the ability of participants to publish and manage their respective websites. The results of the training showed that out of 15 participants, 11 participants had successfully collected web-based teaching materials, although only 2 participants fulfilled all the criteria. Challenges such as technical glitches, time constraints, and lack of IT skills also affected the quality of the materials. However, in general, the training was quite effective, as evidenced by the significant increase in participants' knowledge, where the post-test score had an average value that increased by 33% from the pre-test score. Keywords: teaching; materials; website; teachers
PENGEMBANGAN ASESMEN DIGITAL BERBASIS HOTS PADA KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU EKONOMI Kamalia, Putri Ulfa; Kurniawan, Riza Yonisa; Prakoso, Albrian Fiky; Ghofur, Muhammad Abdul; Ginanjar, Ardhita Eko
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17046

Abstract

ABSTRAKPenggunaan teknologi pada era revolusi industri 4.0 belum dapat diantisipasi sepenuhnya oleh para guru ekonomi SMA se-Kota Surabaya. Hal ini berdampak pada penerapan asesmen kurikulum merdeka yang belum optimal. Para guru ekonomi di Kota Surabaya masih banyak menggunakan instrumen paper-based test dan LOTS (Lower Order Thinking Skills). Untuk meningkatkan keterampilan penilaian hasil belajar yang relevan saat ini yaitu dengan menggunakan instrumen soal HOTS (High Order Thinking Skills) dan asesmen digital, perlu diadakan pelatihan pengembangan asesmen digital berbasis HOTS pada kurikulum merdeka.Melalui rangkaian pelatihan mulai dari pemaparan materi, pendampingan hingga pembuatan draft asesmen digital, sebanyak 76% peserta menyatakan sangat setuju bahwa kegiatan pelatihan memberikan manfaat bagi peserta. Kemudian, sebanyak 83% peserta menyatakan sangat setuju bahwa pelatihan tersebut dapat menambah pengetahuan mengenai asesmen kurikulum merdeka berbasis HOTS. Sementara 94% peserta menyatakan sangat setuju bahwa pelatihan dapat meningkatkan keterampilan dalam membuat asesmen digital. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menyusun asesmen digital berbasis HOTS. Para peserta mengharapkan adanya pelatihan berkesinambungan seperti pelatihan penyusunan soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) dan modul ajar berbasis digital pada kurikulum merdeka untuk meningkatkan keterampilan. Kata kunci: asesmen digital; HOTS; guru ekonomi SMA Kota Surabaya; pelatihan ABSTRACTThe use of technology in the era of industrial revolution 4.0 cannot be fully anticipated by high school economics teachers throughout the city of Surabaya. This has an impact on the implementation of the independent curriculum assessment which is not yet optimal. Economics teachers in the city of Surabaya still use many paper-based test instruments and LOTS (Lower Order Thinking Skills). To improve current relevant learning outcome assessment skills, namely by using HOTS (High Order Thinking Skills) question instruments and digital assessments, it is necessary to hold training on developing HOTS-based digital assessments in the independent curriculum. Through a series of training ranging from material presentation, mentoring to drafting digital assessment, as many as 76% of participants stated that they strongly agreed that training activities provided benefits for participants. Then, as many as 83% of participants stated that they strongly agreed that the training could increase knowledge regarding HOTS-based independent curriculum assessments. Meanwhile, 94% of participants strongly agreed that training could improve skills in making digital assessments. So it can be concluded that training activities are able to increase participants' knowledge and skills in preparing HOTS-based digital assessments. The participants expect continuous training such as training on preparing AKM (Minimum Competency Assessment) questions and digital-based teaching modules in the independent curriculum to improve skills. Keywords: digital assessment; HOTS; economics teachers at Surabaya high school; training
Pendampingan Mitigasi Risiko pada UMKM Aneka Jaya Snack di Kabupaten Demak Kurniawan, Danang; Ghofur, Muhammad Abdul
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i1.26498

Abstract

Data Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten Demak pada tahun 2024 sebanyak 13.027. Ini merupakah jumlah yang sangat besar dan perlu mendapatkan pembinaan khususnya terhadap mitigasi dan pengelolaan risiko. Hasil literasi dan pendampingan dari total 22 karyawan ternyata belum pernah mengikuti pelatihan tentang pengelolaan risiko usaha. Kegiatan pengabdi dilakukan dengan pendampingan mitigasi risiko bagi UMKM Aneka Jaya Snak untuk mengidentifikasi lebih dini, merancang penerapan manajemen risiko yang cocok, mengetahui kriteria manajemen risiko, mengetahui dampak risiko yang ditimbulkan serta merancang mengakanisme pengukuran risiko. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research), langkahnya mulai dari persiapan, sosialisasi, pendampingan pada UMKM. Dengan adanya pendampingan UMKM bisa memahami pentingnya pengelolaan risiko dalam kegiatan kerja. Pengelolaan risiko dilakukan supaya memberikan dampak khususnya untuk keberlangsungan kegiatan kerja, antisipasi sejak dini serta keputusan untuk penanganan risiko bisa diambil dan disesuaikan dengan resiko yang ada. Serta bisa memiliki pemahaman yang lebih sehingga para karyawan mampu bekerja dengan maksimal.
Co-Authors Adamy, Muhammad Ervin Ady Soejoto Ady Soejoto ADY SOEJOTO Afdhila, Qory Affan Rais Annauval Ahmad Wachidul Kohar Albrian Fiky Prakoso Amalina, Endah Nur Amirul Arif Andi A. Andini, Shinta Lisdya Anditya Handoko Angelia, Annisa Anggraeni, Anita Dwi Ardana, Pramudya Wira Arina Salsabilla Haq Aryaputra, Danendra Asmaul Khusnah Astriani, Erni Bambang Purnomo Bambang Yulianto Bimantari, Ari Novi Binar Kurnia Prahani Carreca, Irhamna Nirbhaya Danang Kurniawan, Danang Dhiah Fitrayati Dian Triyani Eka Hendi Andriansyah Eni Ismawati Ermita Yusida Faila, Rizka Nur Fibrianti, Triska Aulia Fina Kartika Sari Firmansyah, Rafly Firmanto, Bondhan Fitrania Maghfiroh Ginanjar, Ardhita Eko Habibah, Lia Zahrotul Harahap, Syaiful Bagus Rahmadi Hardandrito, Awan Gumilang Harmanto Harmanto Harti Heni Purwa Pamungkas Heni Purwa Pamungkas Herlambang, Purnomo Herru Prasetya Widodo, Herru Heru Jaka Pratama Husni Mubarak Ika Melina Nur Fitriyah Ika Melina Nur Fitriyah Ince, Alfrida Nona Infantono, Ardian Jawanoko, Nashru Aji Jonathan P Jun Surjanti KARIMATIN NURISA Kiki Wijayanti Kiranda Yuni Setyoningtyas Lestari, Wahyu Putri Luluk, Luluk firdausiyah Luqman Hakim Maf Ulatul Ainiyah Maghfiroh, Fitrania Meylinda Lukito Sari Meylinda Lukito Sari Mila Candra Pristianti Mochammad Vecky Al Zuhry Mohaji Prianggita Muhamad Erik Setiadi Muhammad Akbar Fandy Maulana Murdifin, Murdifin Mustar, Yetty Septiani Ni Luh Sakinah Nuraini Ni’matush Sholikhah Nugroho, Arif Djoko Nur Priyanto P Nurfadilla, Yunika NURISA, KARIMATIN Nurlaili, Eka Indah NURUL AZIZAH Nurul Hidayah Nuzuliya Rohma Qurrota Agyun Pandu Wahyu Gelang Pamungkas Prameswari, Efi Prastika, Titis Dwi Priyanto Poupon, Nur Purwadi Purwadi Purwantiningsih, Yustina Titin Putri Ulfa Kamalia Qoroni, Muizzah Al Radianto, Denny Oktavina Rafsanjani, Mohamad Arief RETNO MUSTIKA DEWI Reyhans Fernando, Daffa Rindu Alriavindra Funny RIZA YONISA KURNIAWAN Rizki, Fadila Nur Afidah Rizky Pradana Putra RoziqiFath, Zain Fuadi Muhammad Safira Intan Maulina Sarirejo Sarirejo Shofwatul ‘Uyun Siti Maizul Habibah Sovian A. Srisuk, Prattana Sudradjat, Dendi Rivaldi Sukardani, Puspita Sari Sukmawati, Ina Syaiful Bagus Rahmadi Harahap Taruna Prakarsa Tiya Ristin Rinanda Tsuroyya Tsuroyya Tyah, Devi Pangestu Tining Ulum, Ahmad Bahrul Utama Alan Deta Wafi, Ahmad Yusronil Wahjoedi Wahjoedi Wahyudi, Nadhira Rizkiah Wardana, Dewita Windiartya Waspodo Tjipto Subroto Widjaya Tjipta Winarta Wuli Oktiningrum, Wuli Yogi Dwi Muriyanto Zayn, Afta Ramadhan