Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of the Error Students in Solving Story Problems on Quadratic Equation Material Based on Newman Stages Galu Parwati; Hadjar, Ibnu; Pathuddin, Pathuddin; Alfisyahra, Alfisyahra
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 4 No 02 (2023): Volume 04 Number 02 December 2023
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jtmt.v4i02.1976

Abstract

This research is a qualitative research that aims to obtain descriptive errors of students of class IXC MTs Negeri 2 Palu in solving story problems on quadratic equation material based on Newman stages. Data were collected using test and interview methods. The research subjects consisted of 1 student who made more mistakes than other students, the mistakes varied, could communicate well and get recommendations from the mathematics teacher of class IXC MTs Negeri 2 Palu. The results showed that the errors of students in class IX C MTs Negeri 2 Palu in solving story problems of quadratic equation material based on Newman's stages were (1) reading errors, namely students could not mention the unit of volume, (2) reading comprehension errors, namely students miswrote the known information from the story problem of quadratic equation material where students wrote P = 5 cm which should be P = L.+ 5 cm, (3) transform error, namely students are unable or incorrect in changing the problem into mathematical form, (4) process skill errors committed by students, namely not knowing the steps or procedures to be used in solving the story problem, (5) final answer error (encoding error), namely students incorrectly write the final answer in accordance with the desired problem
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Lisan dan Tulisan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Zhabriani, Khalifa; Mubarik, Mubarik; Murdiana, I Nyoman; Hadjar, Ibnu
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/judika.v7i2.12897

Abstract

21st century skills are termed the 4C which stands for Critical Thinking, Collaboration , Communication, and Creativity. The purpose of this research is to analyze and describe students' mathematical communication skills in solving SPLDV story problems. This type of research uses descriptive research with a qualitative approach to describe students' mathematical communication skills in solving SPLDV problems based on extroverted and introverted personality types. The subjects in this study were 2 students of class VIII of SMP Negeri 7 Palu in the academic year 2023/2024 consisting of one student each with extroverted personality type and one student with introverted personality type. The conclusion of this study shows that students with extroverted personalities tend to be more active in communicating mathematical ideas verbally, while introverted students focus more on systematic written communication. Both personality types have different ways of solving SPLDV problems, but are able to achieve good solutions according to their respective abilities. Keywords: Ability, Mathematical Communication, Story Problem, Personality Type
Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence Dalam Proses Pembelajaran Mubarik Mubarik; Ibnu Hadjar; Welli Meinarni; Akhyar M Tawil
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.939

Abstract

Abad ke-21 ditandai dengan teknologi yang terus berkembang dengan cepat hingga munculnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang berfokus pada pembuatan sistem atau mesin yang dapat melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia. Hampir seluruh aspek kehidupan bergantung pada teknologi, termasuk bidang pendidikan. Kemajuan teknologi belum dimanfaatkan dengan optimal oleh guru. Sehingga diperlukan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan guru dalam menggunakan teknologi AI dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan yang diawali dengan tahap persiapan meliputi koordinasi, observasi dan wawancara. Selanjutnya tahap pelatihan dengan tahap pertama yaitu penyajian materi melalui presentasi dan diskusi, serta tahap kedua pendampingan pembuatan project berupa media pembelajaran berbasis AI. Kemudian dilakukan evaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan pelaksanaan pengabdian ini. Kegiatan ini diikuti 15 orang guru SMP Negeri 3 Sirenja. Keberhasilan kegiatan ini dilihat dari pemahaman peserta tentang teknologi AI dan kemampuan peserta menggunakan AI. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta memperoleh pengetahuan tambahan tentang pemanfaatan AI dan mereka mampu menggunakan teknologi AI dalam merancang media pembelajran sesuai bidangnya masing-masing.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DI KELAS VII SMP ISLAM TERPADU QURROTA’AYUN TAVANJUKA Verawati; Ibnu Hadjar; Baso Amri
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 3 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pertidaksamaan linear satu variabel di kelas VII SMP Islam Terpadu Qurrota’ayun Tavanjuka. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian yang dilakukan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas empat komponen, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS hasil belajar siswa pada materi pertidaksamaan linear satu variabel meningkat sesuai kriteria keberhasilan tindakan, dengan mengikuti langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe TSTS yaitu: (1) guru membagi kelompok, (2) guru memberikan sub pokok bahasan, (3) dua orang bertamu, (4) dua orang yang tinggal dalam kelompok, (5) tamu kembali ke kelompok mereka, (6) kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka dan (7) masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka. Kata Kunci: kooperatif tipe TSTS, hasil belajar, pertidaksamaan linear satu variabel Abstract: The research aim to this research was to obtain a description of the application of cooperative model of TSTS to improve student learning out comes in a single variable linear inequality material. The research subjects were students in grade VIIB SMP Islam Terpadu Qurrota’ayun Tavanjuka. Type of research designed by Kemmis and Mc.Taggart which consist of four components, namely (1) Planning, (2) The implementation of action, (3) Observation and reflection. The results of the study showed that through the implementation of cooperative learning model TSTS student learning out comes on the material inequality linear one variable increases in accordance success criteria action, by following steps learning model cooperative type of TSTS namely: (1) teacher divide students into groups, (2) teacher give subjects, (3) two students visit as guests, (4) two students stay in group, (5) guests return to their group, (6) student’s rechecking and review their works and (7) each group presenting their works. Keyword: cooperative learning of TSTS, learning out comes, inequality linear one variable.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN ALAT PERAGA KARTU VARIABEL DAN KARTU KONSTANTA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DI KELAS VII MTsN POSO PESISIR Sitti Ruqaiyyah Kasim; Sutji Rochaminah; Ibnu Hadjar
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 3 No. 4 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan alat peraga kartu variabel dan kartu konstanta yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan linear satu variabel di kelas VII MTsN Poso Pesisir. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan alat peraga kartu variabel dan kartu konstanta dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan linear satu variabel di kelas VII MTsN Poso Pesisir mengikuti fase-fase sebagai berikut: 1) penyampaian tujuan dan penyiapan siswa, 2) penyajian informasi, 3) pengorganisasian siswa ke dalam tim-tim belajar, 4) kerja tim dan belajar, 5) evaluasi, dan 6) pemberian penghargaan. Kata kunci: Model pembelajaran kooperatif, kartu variabel dan kartu konstanta, hasil belajar, persamaan linear satu variabel Abstract: This research aimed at describing the applying cooperative learning with the assist instrument of variable and constant cards that can improve Student’s learning on material of linear equation of one variable in class VII MTsN Poso Pesisir. This research is a class action research (CAR). This research design refers to a model by Kemmis and Mc. Taggart which consists of four components: 1) Planning, 2) Action, 3) Observation, and 4) Reflection. The result of the research shows that the applying cooperative learning with the assist instrument of variable and constant cards can improve student’s learning on material of linear equation system of one variable in class VII MTsN Poso Pesisir by folowing the phases, those are 1) present goal and set, 2) present information, 3) organize students into learning teams, 4) assist team work and study 5) test on the materials, and 6) provide recognition.Keywords: Cooperative learning, variable and constant cards, learning outcomes, linear equation of one variable
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII MTS. AL-KHAIRAAT KALUKUBULA Vemy Asirudin Mu’min; Anggraini; Ibnu Hadjar
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pem­belajaran Quantum teaching yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) di Kelas VIIIB MTs. Alkhairaat Kalukubula. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIB MTs. Alkhairaat Kalukubula tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 28 siswa dan dipilih 4 orang siswa sebagai informan. Sehingga disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran quantum teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran quantum teaching TANDUR yakni: (1) Tumbuhkan, guru menumbuhkan motivasi dan semangat belajar siswa (2) Alami, guru mengarahkan siswa untuk membentuk kelompok (3) Namai, siswa berdiskusi mengerjakan LKPD yang telah diberikan (4) Demostrasikan, tiap-tiap kelompok memilih perwakilan untuk menunjukan hasil diskusi kelompoknya (5) Ulangi, siswa membuat kesimpulan dari hasil pembelajaran dengan bimbingan guru (6) Rayakan, guru memberikan penghargaan berupa pujian dan tepuk tangan atas hasil kerjanya selama belajar kelompok. Kata kunci: Quantum teching, hasil belajar, sistem persamaan linear dua variabel Abstract: This study aimed to obtain a description of the application of the model Quantum teachingestab-learning that can improve student learning outcomes in the material system of linear equations in two variables (SPLDV) in Class VIIIB MTs. Alkhairaat Kalukubula. This type of research is the Classroom Action Research (PTK) refers to the study design Kemmis and Mc. Taggart, namely planning, action and observation, and reflection. The subjects were students of class VIIIB MTs. Alkhairaat Kalukubula academic year 2015/2016 totaling 28 students and selected four students as informants. So it can be concluded that through the application of learning models Quantum teachingcan improve student learning outcomes by following the phases of the learning model Quantum teaching TANDUR namely: (1) Growing, teacher motivation and enthusiasm of student learning (2) Natural, teachers lead students to forming groups (3) Name, students discuss working LKPD which has been awarded 4) Demonstrate, each group chooses a representative to show the results of group discussion (5) Repeat, students make conclusions from the study with the guidance of a teacher (6) Celebrate the teacher gives award in the form of praise and applause for his work during the study group. Keywords: Quantum teaching, learning outcomes, two variable linear equation system
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GARIS DAN SUDUT DI KELAS VII SMP KRISTEN BALA KESELAMATAN PALU Desy Katrinatalin Topile; Sukayasa; Ibnu Hadjar
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 3 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi garis dan sudut di kelas VII SMP Kristen Bala Keselamatan Palu. Desain penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc.Taggart yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi garis dan sudut, dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran NHT, yakni: 1) penyampaian tujuan dan pemotivasian siswa, yaitu peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat pembelajaran untuk memotivasi siswa, 2) penyajian informasi, yaitu peneliti mendeskripsikan secara singkat tentang fase-fase model pembelajaran kooperatif tipe NHT, 3) pengorganisasian kelompok belajar dan penomoran, yaitu peneliti mengatur siswa untuk bergabung ke dalam kelompok dengan nomor anggota 1 s.d. 6, 4) fase pengajuan pertanyaan atau permasalahan, yaitu peneliti memberikan soal-soal kepada siswa dalam bentuk LKS, 5) berpikir bersama, yaitu siswa diminta untuk berpikir bersama dalam menyelesaikan soal-soal pada LKS dan peneliti memberikan bimbingan seperlunya, 6) pemberian jawaban, yaitu peneliti mengundi nomor soal yang akan dikerjakan oleh masing-masing kelompok kemudian mengundi nomor anggota siswa untuk menentukan siswa yang akan mewakili kelompok untuk mempresentasekan hasil LKS kelompoknya di depan kelas, 7) pemberian penghargaan, yaitu peneliti memberikan penghargaan kepada setiap kelompok. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe NHT, hasil belajar, garis, sudut. Abstract: The purpose of this study is to obtain a description of the Application of cooperative learning model NHT to improve student learning outcomes in the material lines and angles in class VII SMP Christian Salvation Army Palu. The research design refered to Kemmis’ and Mc.Taggart’s design, that consist of plan, action, observation, and reflection.The result of the research showed that using the cooperative learning model NHT improved. It was followed by NHT steps such as: 1) conveying the learning objective and motivating, researcher convey the learning purpose and benefit to motivate the students, 2) presenting information, researchers describe briefly about the phases of cooperative learning type, 3) numbering, researchers set of students to join the group with the numbers 1 to 6 members, 4) questioning, researcher gave task in worksheet to the students, 5) heads together, the students were asked to think together in doing their worksheet and researcher guided them to do that, 6) answering, researchers about the raffle numbers will be done by each group member students then draw numbers to determine the students who will represent the group in their worksheet in front of the class, 7) giving appreciation, researcher gave appreciation to each group.Keywords: cooperatif learning of NHT, learning result, Line, angle.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH LINGKARAN DITINJAU DARI TINGKAT KECERDASAN VISUAL-SPASIAL SISWA KELAS IX SMP Mustika Sari; Muh. Rizal; Ibnu Hadjar
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi deskriptif tentang profil pemecahan masalah lingkaran ditinjau dari tingkat kecerdasan visual-spasial siswa kelas IX SMP. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Model Terpadu Madani Palu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang mengacu pada langkah Polya. Subjek dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan angket kecerdasan visual-spasial untuk menentukan tingkat kecerdasan visual-spasial tinggi dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki: (1) tingkat kecerdasan visual-spasial tinggi: a) memahami masalah, siswa membuat pola gambar kemudian siswa dapat menyebutkan semua informasi dari soal. b) membuat rencana pemecahan, menggunakan gamabar dan menggunakan konsep geometri untuk memilih strategi pemecahan. c) melaksanakan rencana pemecahan, menggunakan gambar, konsep geomtetri dan pengetahuan yang telah dimilikinya. d) memeriksa kembali, mengecek tahap demi tahap dan melakukan perhitungan kembali. (2) tingkat kecerdasan visual-spasial rendah: a) memahami masalah, siswa mampu menyebutkan informasi yang ada tapi tidak lengkap. b) membuat rencana pemecahan, menggunakan semua informasi dari soal dan konsep geometri untuk membuat strategi pemecahan. c) melaksanakan rencana pemecahan, menggunakan konsep geometri, pengetahuan dan pengalaman belajarnya. d) memeriksa kembali, melakukan perhitungan ulang terhadap hasil pengerjaannya. Kata kunci : Profil pemecahan masalah; Lingkaran, Kecerdasan visual-spasial. Abstract: The research aims to obtaining descriptive information about problem solving profile on circle seen from by level of visual-spatial intelenge of IX class student at SMP. The research implemented in SMP Negeri Model Terpadu Madani Palu. The research use qualitative method with descriptive phenomenological wich point to Polya step. Subject in the research result with use visual-spatial intellegence inquiry to determine visual-spatial intelligence level high and low. The results showed that students who have: (1) visual-spatial intelligence level high: a) understand the problem, students create an image pattern and then the students can name all the information on the matter. b) make plans, using images and uses the concept of geometry to select-solving strategies. c) carry out our plan, use images, concepts geomtetri and knowledge he had. d) check again, check step by step and do a recalculation. (2) visual-spatial intelligence level low: a) understand the problem, Students are able to provide information about existing but incomplete. b) make plans, to use all the information from the questions and the concept of geometry to make solving strategies. d) check again,to recalculate the results of the process. Keywords: Profile problem solving; Circle, Visual-spatial intelligence.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR DI KELAS VII A SMP KRISTEN BALA KESELAMATAN PALU Riska; Ibnu Hadjar; Mustamin Idris
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan utama penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII A SMP Kristen Bala Keselamatan Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada rancangan penelitian oleh Kemmis dan Mc. Teggart yang terdiri atas: 1) perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan tindakan, dan 4) refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A sebanyak 28 orang, dan dipilih 3 orang siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII A SMP Kristen Bala Keselamatan Palu, dengan mengikuti tahap-tahap sebagai berikut: (1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (2) menyajikan materi operasi hitung bentuk aljabar, (3) mengorganisasikan siswa kedalam kelompok belajar, (4) membimbing siswa dalam menyelesaikan LKS, (5) memberikan tes, dan (6) memberikan penghargaan. Kata Kunci: Kooperatif STAD, hasil belajar, operasi hitung bentuk aljabar. Abstract:The main purpose of this research is to describe the application model of cooperative learning type STAD in order to increase the result of students learning on system material of algebraic counting operation operations at the VII A Grade of SMP Christian Salvation Army Palu.This research was Classroom Action Research (CAR) that referred to Kemmis dan Mc. Teggart research design, that was 1) planning, 2) acting, 3) oserving, and 4) reflecting. The research subject of this research was the students in grade VII A a total 28 people, and choose 3 students as the informant. The research refer that the application of STAD Model can improve the students’ achievement of algebraic counting operation operations on grade VII A of SMP Christian Salvation Army Palu, It follow the phases: 1) delivering the learning objective and motivates students, 2) presenting algebraic counting operation material, 3) organizing students in learning group, 4) supervising students in finishing students in learning sheet, 5) giving task, and 6) giving award. Keyword :STAD Cooperative, Learning Achievement, Algebraic Counting Operations.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BENTUK PANGKAT DI KELAS XB SMA NEGERI 1 SIGI Fatimah; Ibnu Hadjar; Anggraini
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini yaitu memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bentuk pangkat di Kelas XB SMA Negeri 1 Sigi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XB yang berjumlah 30 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Dari subjek penelitian tersebut dipilih 3 orang informan dengan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari empat komponen yaitu: 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bentuk pangkat di kelas XB SMA Negeri 1 Sigi, dengan tahapannya yaitu: 1) Penyampaian kelas, 2) Belajar dalam kelompok, 3) Permainan, 4) Pertandingan, dan 5) Penghargaan kelompok. Kata Kunci: Hasil Belajar, Bentuk pangkat, Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT. Abstract:Research aim is obtain description the implementation of the learning model tipe teams games tournament (TGT) to improve learning outcomes student’s on the materials exponential in class XB SMA Negeri 1 Sigi. The research is research class action referring to design research by Kemmis and Mc. Taggart. The subject of this study is a student’s XB amounting to 30 student’s consisting of 14 student’s man and 16 female student’s. This research was conducted in two cycles and each cycles consists of four components namely: 1) planning, 2) the action, 3) observation, and 4) reflection. The technique of data collecting through observation, written test, interview, and notes field. The result showed that the implementatian of learning model cooperative type TGT can improve learning outcomes student’s on the materials exponential in class XB SMA Negeri 1 Sigi, with levels are: 1) presentation of class, 2) learn in the group, 3) game, 4) games, and 5) awards group Keywords: Learning outcomes, Exponential Form, Cooperative Learning TGT.
Co-Authors Abd. Hamid Abd. Hamid Abdurahman, Algyfahri S. Abimanyu, Wisnu Aam Afriana, Sinta Afriani Maso Ahdar Akhyar M Tawil Alfisyahra, Alfisyahra Amalia, Resky Andika Buntu Andini Putri, Andini Andini, Desi Putri Anggraini Anggraini Anggraini Anggriani Azza Masnawati Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Bakri M Bakri M. Bakri Mallo Baso Amri Baso Amri Chalid, Ziyad Cindy Angeli Que Puspita Dahlan, Rahmawati Darius, Cumarlin Dasa Ismaimuza Desy Katrinatalin Topile Dhini Syafitri Erma Nurhijjah Rakasiwi Evi Febriani R. Palunsu Evie Awuy Evie Awuy Evie Awuy Fadila Rizky, Fadila Fajriani Fajriani Fajriani Fajriani Fasya Ardhinda Anatasya Fatimah fatimah Fatimah Fini Widyawati Hi. Hafid Fitriani Samsudin Galu Parwati Gandung Sugita Gayatri, Refma Hanifa Hanifa, Hanifa Hasbi, Muh Hasnita I Labangsa Hasriadi, Hasriadi Hastiti Gita Hatin, Murni A. I Gede Darma Wisilayasa I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana Idaini, Moh. Wifaqul Ika WAHYUNI Ishariyadi Ishariyadi, Ishariyadi Karniman, Tegoeh S Karniman, Tegoeh S. Kasim, Sitti Ruqaiyyah Komang Melin Linawati Linawati Lowo, Lilis Kartina M, Bakri M. Nur Yadil M., Bakri Mang Megayanti Mansur, Meliani Marinus B. Tandiayuk Marinus B. Tandiayuk Maskur Maskur MASKUR Maskur Maskur Masnawati, Azza Mega Kristina Stevi R. Melin, Komang Mu’min, Vemy Asirudin Mubarik Mubarik Mubarik Mubarik Muh Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal Muh. Rizal Muhammad Fachri B. Paloloang Muhlis Muhlis Mustamin Idris MUSTAMIN IDRIS Mustika Sari Mustika Sari, Mustika Nadya, Fitra Nasir, Rahma Nggariwo, Febryanti Nur Padila Susanti Nur Una Nuraisyah, Patta Rani Nurfidiya Nurfidiya Nurfidiya, Nurfidiya Nurhalizah Nurhalizah Nurhalizah, Nurhalizah Nurhayadi Nurkaenah , Nurkaenah Nurul Hikmah Oktaviani, Andi Rini Padang, Sery Londong Palunsu, Evi Febriani R. Pampi, Desriyana Pathuddin Petra C. M. Sumampou Putri Rezkia Rahmawati Dahlan Ridwan, Ridwan Riska Riska Riska Rita Lefrida Rizal, Muh Safirah Safirah Samsudin, Fitriani Sinta Afriana SITI NURJANAH Sitti Ruqaiyyah Kasim Sobirin, Moh. Sriani, Niluh Stevi R., Mega Kristina Suci Muqaddimatul Jannah Sudarman Bennu Sukayasa Sumampou, Petra C. M. Sumampou, Petra C.M Sutji Rochaminah Syamsul Falah Tegoeh S. Karniman Topile, Desy Katrinatalin Tumongka, Wiwik Andriani Ufi Ufi, Ufi Ulfiani Ummu Salamah Vassita Ratani Atthacariya Vemy Asirudin Mu’min Verawati Verawati Verawati Wardhani, Ardyah Zahra Warouw, Widya Santi Welli Meinarni Welli Meinarni Widya Santi Warouw Widyawati, Fini Wisnu Aam Abimanyu Yadil, Muh. Nur Zahra, Aida Zhabriani, Khalifa Zulvita Lestari Abdullah