Claim Missing Document
Check
Articles

Dengue Hemorrhagic Fever in North Minahasa Regency in 2021-2022: Study Epidemiological Ottay, Ronald Immanuel; Sapulete, Ivonny Melinda; Sapulete, Margareth Rosalinda; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Nelwan, Jeini Ester
International Journal of Natural and Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijnhs.v2i1.1232

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease that rapidly spreads, particularly in tropical and subtropical regions. One of the places affected by DHF cases is North Minahasa Regency, which is one of the top donors to cases in North Sulawesi Province. The purpose of this study is to describe the prevalence of DHF in North Minahasa Regency between 2021 and 2022 in terms of time, place, and person. This is a quantitative descriptive study. This study employed secondary data. This data was collected from the North Minahasa Regency Health Office. Data will be collected from July to October 2023. The data collected were examined univariately. The data showed that the most DHF cases occurred in 2022, with an increase in incidence in March and November. Furthermore, DHF cases were prevalent in Dimembe District (working area of Tatelu Health Center), Kauditan District (working area of Kauditan Health Center), Talawaan District (working area of Talawaan Health Center), Airmadidi District (working area of Airmadidi Health Center), and Kalawat District (working area of Puskesmas Kolongan). The prevalence of DHF cases in 2021-2022 was higher in men, with a total of 150 cases and an average of 76 instances. DHF incidences increased in 2021, particularly in February, August, and December. It can be determined that the largest frequency of DHF in North Minahasa Regency in 2021-2022 occurs between February-March and November-December, were identified in Dimembe District, and the majority of the DHF cases are male
Gambaran Faktor Risiko Kejadian Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung Cardio Vascular and Brain Center Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Tirsa Sheron Santi; Jeini Ester Nelwan; F.L. Fredrik G. Langi
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/a6maa684

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) disebabkan oleh multifaktorial seperti usia, jenis kelamin, tekanan darah, kadar gula darah, dan kadar kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran faktor risiko kejadian Penyakit Jantung Koroner di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dilaksanakan di Poliklinik Jantung Cardio Vascular and Brain Center Rumah Sakit Umum Prof. dr. R. D. Kandou Manado pada Desember 2021 sampai Januari 2022. Responden penelitian ini yaitu pasien PJK berjumlah 100 orang. Variabel dalam penelitian ini yaitu umur, jenis kelamin, tekanan darah, kadar gula darah, dan kadar kolesterol. Data diperoleh dari data rekam medis pasien. Analisis data yang dilakukan secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden terdistribusi pada kelompok umur ≥40 tahun paling banyak yaitu 99 orang (99%), dan jenis kelamin laki-laki berjumlah 73 orang (73%). Responden yang tidak menderita hipertensi lebih banyak yaitu sebanyak 56 orang (56%) dibandingkan dengan yang menderita hipertensi yaitu sebanyak 44 orang (44%). Responden dengan GDP >126 mg/dL lebih banyak yaitu 57 orang (57%) dibandingkan dengan yang GDP < sama dengan 126 mg/dL yaitu 43 orang (43%). Responden yang kadar kolesterol total <sama dengan 240 mg/dL lebih banyak yaitu sebanyak 60 orang (60%) dibandingkan dengan pasien yang kadar kolesterol >240 mg/dL yaitu sebanyak 40 orang (40%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu faktor risiko kejadian PJK di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia yaitu berumur ≥40 tahun, berjenis kelamin laki-laki, lebih banyak pasien dengan tekanan darah <140/90 mmHg, lebih banyak pasien dengan GDP >126 mg/dL dan lebih banyak pasien dengan kadar kolesterol total < 240 mg/dL.
Implementasi Kebijakan Promotif dan Preventif Terhadap Pengendalian Hipertensi: Analisis Kualitatif di Kota Tomohon, Indonesia Pojoh, Venita Septami; Manoppo, Jeanette Irene Christiene; Kaseke, Martha Marie; Nelwan, Jeini Ester; Mantjoro, Eva Mariane
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2476

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat termasuk di Kota Tomohon, dengan prevalensi tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Taratara, yang membutuhkan kebijakan promotif dan preventif sebagai bagian dari upaya pengendalian. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan promotif dan preventif terhadap pengendalian hipertensi di Kota Tomohon menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edwards III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dan dilaksanakan di Puskesmas Taratara pada Oktober–November 2025. Informan terdiri dari Kepala Puskesmas, kader kesehatan, dan penderita hipertensi yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan empat variabel Edwards III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi telah berjalan melalui mekanisme berjenjang, namun kejelasan dan konsistensinya belum optimal. Sumber daya manusia dan kewenangan relatif memadai, tetapi keterbatasan fasilitas, anggaran, dan informasi masih menjadi hambatan. Disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang baik, meskipun dukungan insentif belum optimal. Struktur birokrasi telah didukung oleh SOP, namun implementasinya dan koordinasi lintas sektor belum berjalan efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan promotif dan preventif pengendalian hipertensi di Kota Tomohon masih memerlukan penguatan pada seluruh aspek implementasi kebijakan.
Determinan Obesitas Pada Remaja di Kabupaten Minahasa Musa, Ester Candrawati; Nelwan, Jeini Ester; Tahulending, Jane
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2276

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan isu kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan terkait dengan pola makan serta aktivitas fisik. Bukti lokal diperlukan untuk merancang intervensi berbasis sekolah di Minahasa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan obesitas pada remaja. Rancangan studi analitik potong lintang dilakukan di SMP Negeri 2 Pineleng dan SMA Negeri 1 Tondano selama Maret–November 2025 dengan total 137 responden. Variabel meliputi status obesitas, kesesuaian asupan makronutrien (protein, lemak, karbohidrat), dan tingkat aktivitas fisik. Data disajikan secara deskriptif dan dianalisis bivariat menggunakan uji Chi-kuadrat dengan α=0,05; ukuran asosiasi dilaporkan sebagai odds ratio (OR) dengan CI 95%. Prevalensi obesitas sebesar 27,7%. Ketidaksesuaian asupan cukup tinggi: protein 65,0%, lemak 70,8%, dan karbohidrat 67,2%; sementara 73,7% responden tergolong aktif secara fisik. Secara bivariat, asupan lemak (p=0,013) dan aktivitas fisik (p=0,009) berhubungan bermakna dengan obesitas; remaja yang tidak aktif memiliki peluang obesitas 2,873 kali lebih besar dibanding yang aktif (95% CI: 1,279–6,455). Asupan protein (p=0,061) dan karbohidrat (p=0,066) tidak menunjukkan hubungan bermakna. Disarankan program sekolah memprioritaskan perbaikan kualitas asupan, khususnya lemak, serta penguatan aktivitas fisik terstruktur.
Perbedaan Kepuasan Kerja Perawat Antara RSU GMIM Pancaran Kasih dengan RS Wolter Mongisidi Manado Ribka Anggie Maria Abuno; Diana Vanda Daturara Doda; Jeini Ester Nelwan
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i2.5530

Abstract

Jobstreet reported that job satisfaction in Indonesia in 2022 based on a survey of 17,623 respondents, showed that 73.0% of employees were dissatisfied with their jobs (Soejanto, dkk, 2025). Based on international research on 43,000 nurses from 700 hospitals in the United States, Canada, England, Scotland, and Germany, it showed that the number of nurses' dissatisfaction with their jobs was around 17% in Germany to 41% in America (Rusmianingsih, 2024). Nurse job satisfaction is one of the factors that affects nurse work productivity, because when nurses feel dissatisfied with their work and the services produced are less than optimal (Mulyaningtyas, et al. 2021). The purpose of this study was to determine the difference in nurse job satisfaction between RSU GMIM Pancaran Kasih and RS Wolter Mongisidi Manado. The type and design of the research used is descriptive analytical survey with cross-sectional research design (cross-sectional study). The number of samples taken was 100 respondents based on purposive sampling technique. The research instrument to measure the level of job satisfaction used the Job Satisfaction Scale (JSS) questionnaire. The results showed that the majority of nurses at Wolter Mongisidi Hospital Manado felt very satisfied 37 (74.0%) and there were no nurses who felt very dissatisfied while at GMIM Pancaran Kasih Hospital the majority of nurses felt very satisfied 23 (46.0%) and there were no nurses who felt very dissatisfied. The data were analyzed using the Mann-Whitney test which obtained a p value of 0.001. These results indicate that p <a which means there is a difference in the level of job satisfaction of nurses at GMIM Pancaran Kasih Hospital and Wolter Mongisidi Hospital Manado. The conclusion of this study is that there is a difference in the level of job satisfaction of nurses at GMIM Pancaran Kasih Hospital and Wolter Mongisidi Hospital. This study shows that the six dimensions of job satisfaction, namely the work itself, salary, promotion, supervision, coworkers, and work environment, all have different dimensions between nurses at GMIM Pancaran Kasih Hospital and Wolter Mongisidi Hospital.
Overview of Work Fatigue in Workers at Toyota Kombos Workshop in Manado City Yessie Angelika Simatupang; Jeini Ester Nelwan; Sri Seprianto Maddusa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5366

Abstract

The prevalence of work-induced fatigue reaches around 32% of workers globally. In Indonesia, fatigue is a contributor to work accidents recorded as many as 162,327 cases of work accidents and 358 cases of which were recorded in North Sulawesi. Workshop workers are prone to experiencing work fatigue due to the demands of work involving work activities, work environment conditions that do not meet ergonomic principles, forced work postures, repetitive and monotonous nature of work, insufficient energy intake, quality of rest time during working hours and pressure of service completion timevehicle. This study aims to find out the picture of work fatigue in workers at the Toyota Kombos workshop in Manado City. The design of this study is quantitative descriptive with a cross sectional approach on 43 respondents which is the total number of workshop workers selected using total sampling. Data were collected through interviews using the Work Fatigue Sentiment Questionnaire (KAUPK2) and then analyzed univariately to see the distribution of work fatigue. Mild work fatigue was more commonly found at the age level of 26-35 years, high school education level/equivalent, no history of illness, long working period (≥ 5 years), male, and mechanical/technician respondents. Research shows that the majority of workshop workers experience mild fatigue, which is 79.1% of respondents, workers who experience moderate fatigue are 7% of respondents, while other workers are in normal conditions, which is 13.9%. And in this study, no severe fatigue was found.
Analisis Faktor Risiko Konsumsi Alkohol terhadap Hipertensi pada Populasi Lansia (>50 Tahun) di Wilayah Kepulauan: Sebuah Studi Cross-sectional Binanti, Marnix Meiki; Nelwan, Jeini Ester; Kepel, Billy Johnson; Langi, Fima Lanra Fredrik G.; Lampus, Harsali Fransiscus
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi masalah kesehatan utama lansia yang berkontribusi besar terhadap penyakit kardiovaskular. Di wilayah kepulauan, konsumsi alkohol sebagai faktor risiko perilaku yang dapat dimodifikasi diduga berperan dalam kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsumsi alkohol dengan hipertensi pada lansia (>50 tahun) di Kepulauan Talaud. Desain penelitian menggunakan cross-sectional dengan sampel sebanyak 94 lansia yang dipilih secara total sampling di wilayah kerja Puskesmas Dapalan. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pengukuran tekanan darah menggunakan sfigmomanometer terkalibrasi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan odds ratio (OR). Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan antara konsumsi alkohol dan hipertensi (p=0,003). Lansia yang mengonsumsi alkohol memiliki risiko 3,4 kali lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan yang tidak mengonsumsi (OR=3,40). Disimpulkan bahwa konsumsi alkohol merupakan faktor risiko signifikan terhadap hipertensi pada lansia di wilayah kepulauan. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan dan skrining tekanan darah rutin pada kelompok ini perlu diintensifkan di tingkat pelayanan primer.
Modified Risk Factors for Coronary Heart Disease (CHD) in Minahasa Ethnic Group From Manado City Indonesia Nelwan, Ester Jeini; Widjajanto, Edi; Andarini, Sri; Djati, M. Sasmito
The Journal of Experimental Life Science Vol. 6 No. 2 (2016)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.297 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2016.006.02.06

Abstract

Coronary heart disease (CHD) is a non-transmitted disease which is particular concern at the global, national, and local level. CHD has become a concern because it has caused a lot of deaths. Risk factors linked with CHD consist of permanent risk factors and variable risk factors. The purpose of the research is to analyze the correlation between variable risk factors and CHD in the Minahasa ethnic society in Manado City. This research was an observational case-control study conducted by Prof. dr. R. D. Kandou Hospital, Manado, from August to October 2016. In total, there were 220 patients included. The sampling used a simple random sampling method and the data obtained were analyzed by chi-squared test. According to the results, hypertension, smoking, and behavioral type were connected to cases of CHD. The correlation degree showed that the respondents suffering hypertension were 5.70 times more likely to suffer CHD, the smoking respondents were 2.25 times more likely to experience, and behavior type A respondents were 2.96 times more likely to suffer CHD. Hypertension, smoking, and behavioral type are linked with CHD, so there should be some promotion and preventive actions from the health governmental institution to society, especially aimed at adults, about the quality of life enhancement by healthy behavior and avoiding CHD risk factors. Keywords: behavioral type, Case-control study, hypertension, smoking behavior.
Co-Authors Aaltje Ellen Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Adam, Avelia Gustia Anastasya Adam, Jeanne d'Arc Zafera Adam, Jeanne d’arc Zafera Ameyly Kristiani Pangkey Andrytha Gicella Tamburian Ardiansa A.T. Tucunan Azizah, Rina B H. R. Kairupan Bara’allo, Brigita Putri Bella Cloudia Chairudin Bidjuni, mustapa Binanti, Marnix Meiki Bitty, Frensy Budi T Ratag Budi T. Ratag Buntaa, Jeli Noura Cicilia Pali Dajoh, Ireine Norma Daud, Masyita Liana Deysi Ivoneke Juliske Pantow Diana Vanda Daturara Doda Dina Rombot Doda, Diana V.D. Edi Widjajanto Erick R.R. Manongga Esra Margaret Singal Eva Marianne Mantjoro F.L. Fredrik G. Langi Fidya Lestari Putri Abubakar Fima Langi Fione, Vega Roosa G. Langi, Fima Lanra Fredrik Grace Debbie Kandou Grace Debbie Kandou Gustaaf Ratag Henry Palandeng I Ketut Harapan Irmawaty Buleno James Komaling Jeanette I. Ch. Manoppo Johanes Jiro Narande Joshua Runtuwene Julio Martin Pasimanyeku Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kepel, Billy Johnson Kuhon, Frelly Valentino Lampus, Harsali Fransiscus Lebang, Sri Susanti Sakkung Lery Fransil Suoth Madianung Valentine Virginia Bonochdita Makaremas, Jane Elsada Mamonto, Ayun Kusuma Mangole, Daniel Agustinus Manoppo, Jeanette Irene Christiene Mantjoro, Eva Mariane Maramis, Jeana Lydia Marini Podayow Martha Marie Kaseke Matindas, Rygienia Moch Sasmito Djati Monisye Lesawengen1 Musa, Ester Candrawati Oksfriani Jufri Sumampouw Palembo, Brian Septian Pertiwi, Junita Maja Pinontoan, Odi Roni Pitters, Theresia S. Pojoh, Venita Septami Pratasik, Juwitly Yensy Ratag, Budi Tamardy Ratag, Budi Tarmady Ratuela, Jeineke E. Ratuela, Jeineke Ellen Reanita Jesi Markus Rianna J Sumampouw Ribka Anggie Maria Abuno Ronald Imanuel Ottay Ronald Immanuel Ottay Rumambi, Euginia Firsty Runturambi, Yobert N. Sapulete, Ivonny Melinda Sapulete, Margareth Rosalinda Sapulete, Margaretha Rosalinda Sekeon, Sekplin A.S. Shania Nonutu Sri Andarini Sri Seprianto Maddusa Starry Homenta Rampengan Sumampouwa, Oksfriani Jufri Suoth, Lery Fransil Supit, Nikita Surotinoyo, Celline Vanessa Laurina Suryadi Tatura Tahulending, Anneke A. Tahulending, Jane Tamamilang, Christi Desi Tandi, Rut A. L. Tappi, Valerie Elma Ticoalu, Jansje Vera Timothy Sean Kairupan Tirsa Sheron Santi Torawoba, Oktavia Ruth Uguy, Jurgen M. Veronica Christy Elisabeth Laoh Villia Pingkan Nayoan Wariki, Windy M. V. Wasty, Inge Wulan P. J. Kaunang Wulan P.J. Kaunang Wulan Pingkan Julia Kaunang Wulan Pingkan Julia Kaunang Wulan Pingkan Julia Kaunang Wulan Pingkan Julia Kaunang Yessie Angelika Simatupang Yuliana, Ni made