p-Index From 2021 - 2026
8.931
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya HUMANIKA Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Lingua Cultura LITERASI: Jurnal Ilmu-Ilmu Humaniora Habitat Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya JURNAL KONFIKS English Teaching Journal : A Journal of English Literature, Language, and Education JEES (Journal of English Educators Society) International Journal of Humanity Studies (IJHS) IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Journal of Japanese Language Education and Linguistics Jurnal Ilmiah Lingua Idea Jurnal Bahasa Lingua Scientia Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya International Journal of Language Teaching and Education Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Journal of English Language Teaching and Linguistics Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Studi Budaya Nusantara Sirok Bastra Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pioneer: Journal of Language and Literature LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Asatiza: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Paedagogy Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Academic Journal Perspective : Education, Language, and Literature Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) Studies in English Language and Education Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Journal of Language Intelligence and Culture Jurnal Sastra Indonesia Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) KOPEMAS Jurnal Kawistara Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa ALFABETA JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Menemu Jati Diri, Mengampu Nilai: Tafsir Antologi Cerita Rakyat Daerah Wajo Sulawesi Selatan Basri, Rina Khuzaimah; Sukmawan, Sony
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 1 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i1.1072

Abstract

Karya budaya diyakini merefleksikan manusia, termasuk mencerminkan jati diri pemangkunya. Maka dari itu, tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan jati diri etnis Bugis dalam Cerita Rakyat Wajo Sulawesi Selatan (CRWSS), dan (2) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam Cerita Rakyat Wajo Sulawesi Selatan (CRWSS) yang merefleksikan jati diri etnis Bugis. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menyelidik sumber data antologi cerita rakyat daerah Bugis Sulawesi Selatan karya Abdul Rasyid dan Muhammad Abidin Nur tahun 1999 setebal 136 halaman. Teknik dalam pengumpulan data adalah studi pustaka dengan sistem membaca, mendeskripsikan secara rinci fenomena budaya dalam teks. Selain itu, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan teknik catat. Hasil penelitian menemukan nilai-nilai pendidikan, yaitu nilai siri na pacce (moralitas), nilai getteng (keteguhan kepada Tuhan), nilai alempureng (kejujuran), nilai acca (kebijaksanaan) dan nilai sipakatau (kepedulian). Nilai-nilai pendidikan dalam CRWSS ini kuat dipengaruhi budaya lokal Sulawesi Selatan yang berlandaskan pada Lontara yang merupakan pedoman hidup masyarakat Bugis
Kebencanaan dalam Novel Anak-Anak Pangaro Karya Nun Urnoto El-Banbary: Kajian Ekokritik Sastra Nur Khayatun Khayatun; Sony Sukmawan
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the forms of natural disasters, efforts to overcome natural disasters, and the impact of the migitation efforts contained in the novel Anak-Anak Pangaro using literary ecocritical studies. This research was conducted using a qualitative descriptive research method with a content analysis research design. The data sources used are excerpts of dialogue and narration contined in the novel Anak-Anak Pangaro by Nun Urnoto El-Banbary. The data collection technique used is the cultural document observation technique. Meanwhile, the data analysis technique used includes four stages, namely data reduction, data presentation, data verification, and conclusion drawing. Results of this study are; (1) The form of natural disasters contained in the novel Anak-Anak Pangaro in the form of water drought and abrasion; (2) Natural disaster management efforts contained in the novel Anak-Anak Pangaro in te form of reforestation, clean water contribution, and nasuha repentance; (3) The impact of disaster management efforts of the changes in the religious system of the Giliraja people and the increasing attitude of caring for nature in the Giliraja people.
Entitas Hidup dan Relasi Teologis Material dalam Tradisi Petik Pari: Kajian Neo-Materialisme Ayu Sefiana; Sony Sukmawan
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 14, No 2 (2025): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v14i2.8415

Abstract

This study aims to analyze the meaning of living entities and material theological relations in the tradition of rice harvesting through the perspective of neo-materialism, particularly regarding rice, offerings, and rituals that reflect the Javanese people's views on life and spirituality. A descriptive qualitative approach focused on agricultural ethnography was used to study the tradition practiced in Harjokuncaran Village, Sumbermanjing Wetan District, Malang Regency, from March to June 2025. Data collection included participatory observation, semi-structured interviews with farmers who practice the tradition, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model within a neo-materialist framework that emphasizes material agency in the context of Javanese agrarian culture. The results of the study show that rice functions as an active actor that has sensitivity and will, manifested through the concepts of pari lanang and pari wadon in the kemantenan ritual. Mbok Sri Kuning acts as a protective spiritual entity that mediates material-immaterial relationships, while offerings, mantras with figurative language (metaphors, antithesis, repetition, pleonasm), and Javanese calendar calculations form a material theological relationship that integrates physical and spiritual dimensions. These findings reveal the concept of distributed agency in Javanese agrarian traditions, namely that the materiality of rice and ritual elements are not merely passive symbols but active actors that form spiritual networks and create cosmic harmony. This research contributes to expanding the understanding of material agency (thing power) in the study of Javanese literature and agrarian rituals, proving that material objects have the capacity to shape cultural and spiritual meanings independently. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis makna entitas hidup dan relasi teologis material dalam tradisi petik pari melalui perspektif neo-materialisme, khususnya mengenai padi, sesajen, dan ritual mencerminkan pandangan masyarakat Jawa tentang kehidupan dan spiritualitas. Pendekatan kualitatif deskriptif yang berfokus pada etnografi pertanian digunakan untuk mengkaji tradisi yang dilakukan di Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang pada periode Maret hingga Juni 2025. Pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan petani pelaksana tradisi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dalam kerangka neo-materialisme yang menekankan agensi material pada konteks budaya agraris Jawa. Hasil penelitian menunjukkan padi berfungsi sebagai aktor aktif yang memiliki kepekaan dan kehendak, diwujudkan melalui konsep pari lanang dan pari wadon dalam ritual kemantenan. Mbok Sri Kuning berperan sebagai entitas spiritual pelindung yang memediasi hubungan material-immaterial, sementara sesajen, mantra dengan struktur majas (metafora, antitesis, repetisi, pleonasme), dan perhitungan hari Jawa membentuk relasi teologis material yang mengintegrasikan dimensi fisik dan spiritual. Temuan ini mengungkapkan konsep distributed agency dalam tradisi agraris Jawa, bahwasanya materialitas padi dan elemen ritual bukan sekadar simbol pasif melainkan aktor yang aktif membentuk jaringan relasi spiritual dan menciptakan harmoni kosmik. Kontribusi penelitian ini memperluas pemahaman agensi material (thing power) dalam kajian sastra dan ritual agraris Jawa, membuktikan bahwa objek-objek material memiliki kapasitas untuk membentuk makna budaya dan spiritual secara independen.
Dialect variation and social identity Alfiyatus Sa'adah; Shinta Nur Kumala; Sony Sukmawan; Roosi Rusmawati
Pioneer: Journal of Language and Literature Vol 17 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Letters, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pioneer.v17i2.7226

Abstract

This study examines how dialect variation among Javanese speakers in a multicultural community functions as a resource for identity negotiation, social positioning, and group solidarity. Grounded in sociolinguistic and sociocultural perspectives, it investigates how speakers shift between ngoko, madya, and krama in everyday interaction. Using a qualitative case study design involving three participants (n = 3), data were collected through semi-structured interviews and participatory observation. The findings indicate that dialect choice reflects age, social status, and relational proximity, and operates as a symbolic marker of belonging and identity performance. Participants also demonstrate metapragmatic awareness in adapting their speech in intercultural encounters. However, a generational decline in the use of krama reveals tensions between language maintenance and sociocultural change. This study highlights the practical importance of dialect awareness for fostering mutual understanding in multicultural settings and contributes to the discussion of intra-language translingualism, understood as strategic shifting across varieties within a single language to negotiate social meaning and identity.
Fungsi, Suluk, Gendhing, dan Sendon Sastra Lisan Wayang Topeng Malang Syaqila Nazwa Agustia; Sony Sukmawan
Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2025): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jh.v9i2.325

Abstract

Pertunjukkan tradisional sebagai sebuah seni pertunjukkan menghadapi tantangan berupa beralihnya selera dan perhatian masyarakat modern menuju budaya visual yang menyebabkan degradasi pemahaman terhadap nilai inti dari pertunjukkan Wayang Topeng Malang, dan keberadaan suluk, gending, dan sendon dianggap sebagai pelengkap atau pendukung pertunjukan semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, struktur dan fungsi tradisi lisan pada Wayang Topeng di Malang serta menelusuri jalan yang ditempuh oleh para pelaku Seni wayang topeng ultimate mempertahankan tradisi wayang topeng di era modern pertengahan. Sisi sastra lisan yang ada pada struktur Wayang Topeng tidak hanya bersifat suportif tetapi juga menjadi inti, di mana melalui inti tersebut dapat mencerminkan nilai estetika, kerohanian dan kearifan lokal milik masyarakat. Dalam penelitian ini akan dibahas tentang identifikasi dan analisis unsur verbal yaitu: suluk, gending dan sendon dalam konstruksi pertunjukan wayang topeng, serta pemahaman fungsi simbolik dan budaya dari narasi lisan yang dibawakan oleh dalang dan sinden, untuk memahami hal tersebut kemudian digunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara semi terstruktur dengan dalang, sinden online dan pemain seni pertunjukan Wayang Topeng. Analisis data menggunakan reduksi data, tampilan/penarikan data dan penghentian firasat awal dikonfirmasi dengan triangulasi & pengecekan member. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat struktur naratif yang kompleks dalam sastra lisan pada pertunjukan topeng wayang dan bersifat performatif. Saat ini teks apa pun ditransmisikan secara aural dengan improvisasi juga dan sejak saat itu dipinjam untuk ingatan kolektif dan rasa para dalang teater. Topeng wayang ini merupakan gaya tutur yang menunjukkan fungsi estetik dan musikalitas dari lagu tersebut, sedangkan fungsi simbolisnya menghadirkan nilai-nilai kosmologis dan spiritual seperti yang terdapat pada budaya masyarakat Malang. Warisan tradisional dipertahankan melalui praktik pewarisan eksentrik, penulisan ulang materi naratif, dan konfigurasi ulang untuk khalayak kontemporer. Kontribusi penelitian ini akan memperkaya kajian sastra lisan dan berkontribusi pada strategi pelestarian budaya lokal melalui; Seni Pertunjukan Tradisional, dan berimplikasi pada pembelajaran bahasa Indonesia sebagai materi ajar kearifan lokal untuk meningkatkan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai kosmologis Nusantara.
Co-Authors Adli, Daffa Nur Alfiyatus Sa'adah Alifah, Nurul Aliffia Rachmawati Ameilia, Neti Ana Ahsana El-Sulukiyyah Ana Ahsana El-Sulukiyyah Ana Ahsana El-Sulukkiyah Ana Ahsana El-Sulukkiyah Anya Nur Rahmanda Aqidatul Mujaddidah Ary Mustofa Ahmad Asri Kamila Ramadhani Ayu Sefiana Azya, Zahra Kasfillah Baihaqi, Muhammad Maulana Barotun Mabaroh Basri, Rina Khuzaimah Benyamin, Bianda Alzena Bilkis, Kinamin Mutiara Chatarina Umbul Wahyuni Dany Ardhian Dany Ardian Diani Fiorina Giovanny Dina Fitria Hasanah El-Sulukiyyah, Ana Ahsana El-Sulukkiyah, Ana Ahsana Elisabeth Worobroto Purwaningrum Elvin Nuril Firdaus Elvin Nuril Firdaus Elvira Rosyida M.R Eti Setiawati Eti Setiawati, Eti Fadiah Agustina Fahra Auliani Rahmah Fathi, Revina Lutfi Al Fauzi, Nanang Bustanul Femi Eka Rahmawati Firdaus, Elvin Nuril G. Gunawan Giovanny, Diani Fiorina Hamidah, Latifah Winda Hasanah, Dina Fitria Holifatul Hasanah INTAN NIRMALASARI Ismatul Khasanah Ismatul Khasanah Isna , Fariha Nurul Isna, Fariha Nurul Izza, Siti Fitrohitul Lestari Setyowati Lilik Wahyuni Listyaningrum, Oktavia Litanjua, Barirta Mabaroh, Barotun Mahdhalena, Eksanti Yolla Maulfi Saiful Rizal Maulfi Syaiful Rizal Melati, Freska Ela Millatuz Zakiyah, Millatuz Mochamad Andhy Nurmansyah Mochammad Imron Awalludin Muh. Fatoni Rohman Muhammad Hambali Muhammad Zanika Esa Putra Mumtaz , Tsabitah Zain Mumtaz, Tsabitah Zain Nabila Wardani Nafisah, Putri Kholifatun Nisa, Nadia Khairun Novita Ainur Nur Indah Ramadhani Nur Khayatun Khayatun Pinandita, Eggi Pur Praminsya, Agam Putra, Muhammad Zanika Esa Putri, Iva Dinda Rachma Putri, Rere Julian Amalia Rahmah, Fahra Auliani Rahmi Febriani Rahmi Febriani Ramadhini, Nove Amelya Jihan Razali, Razlina Razlina Razali Rekyan Regasari Mardi Putri, Rekyan Regasari Mardi Rizal, Maulfi Saiful Roosi Rusmawati Rosyidah, Dinda Inayatur Rufianjani, Esavalin Oktavia Salamah Salma, Wakhidatus Sari Karmina Satwika, Pratista Widya Setiawan, Fredy Nugroho Shafie, Latisha Asmaak Shinta Nur Kumala Siswahyudianto Sutopo, Firaas Zhaafirah Sairtynnahd Syaqila Nazwa Agustia syarifuddinr@ub.ac.id, Fitrahayunitisna Syarifudin, Ahmad Tawaka, Goerge Towar Ikbal Tawakal, Goerge Towar Ikbal Tsabitah Zain Mumtaz Virda Oktafianti Maqviro Wahyu Widodo Wahyu Widodo Wardani, Nabila Warsiman Warsiman Warsiman Yuli Ardila Nahla Firdaus Yuli Ardila Nahla Firdaus