p-Index From 2021 - 2026
7.097
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IQTISHODUNA IJTIHAD Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease I-Finance Journal Dinar: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Ahkam: Jurnal Hukum Islam Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking Jurnal Asy-Syukriyyah STEAM Engineering : Journal of Science, Technology, Education And Mechanical Engineering Journal of halal product and research (JHPR) Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Majalah Biomorfologi (Biomorphology Journal) JES (Jurnal Ekonomi Syariah CURRENT INTERNAL MEDICINE RESEARCH AND PRACTICE SURABAYA JOURNAL Journal of Islamic Philanthropy and Disaster Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Islamiconomic: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Jurnal Pelita Ilmu Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Iltizamat : Journal Of Economic Sharia Law and Business Studies GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal Jalan Jembatan Al Mu'azarah: Jurnal Pengadian kepada Masyarakat Jurnal Asy-Syukriyyah Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Naditira Widya Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam JPS (Jurnal Perbankan Syariah) Journal of Management, Accounting, and Administration Almikanika Journal of Islamic Education Research Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : IJTIHAD

Implementation of the Halal Ecosystem in Bangkalan Regency from a Maqashid Syariah Perspective Khoirun Nasik; Ahmad Musadad; Firman Setiawan
Ijtihad Vol. 18 No. 2 (2024): Ijtihad: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ijtihad.v18i2.12590

Abstract

**English**This research is motivated by the fact that the development of the halal ecosystem is still not optimal in Bangkalan, Madura. Reading the implementation of the halal ecosystem according to the theory of ushul fiqh in the form of maqashid al-syariah is a new basis for measuring implementation, in line with the objectives of Islamic law. This research aims to analyze the implementation of halal ecosystem in Bangkalan Regency, using the maqashid al-syariah theory approach. The research method used is a type of qualitative descriptive research with an ushul fiqh approach in the form of the maqashid al-Syariah method. Data analysis was carried out using an inductive method. The research results show that although Bangkalan Regency has great potential in the halal industry, the development of the halal ecosystem still faces several obstacles. These obstacles include, among other things, aspects of facilities, infrastructure and policy. Meanwhile, the HR aspect can be resolved by collaborating with the UTM halal center. The integration of religious tourism in the ecosystem also contributes positively to accelerating the development of the halal industrial ecosystem in Bangkalan Regency. High tourist visits to religious tourist attractions will increase demand for halal products and services, which will definitely increase production levels and employment. As for the analysis from the maqashid al-syariah perspective, it can be explained that the development of the halal ecosystem in Bangkalan district is generally in line with the five dimensions of maqashid. However, there are several things that are considered not optimal, namely in the hifdz al-nafs dimension, namely the limited number of halal-certified products and the absence of health services at tourist attractions for visitors, the hifdz al-'aql dimension, namely the lack of clear information regarding guides prepared by the local government to support the implementation of tourism, and the dimension of hifdz al-mal, namely limited digital infrastructure and the lack of optimal integration and interconnection of Islamic philanthropic institutions in the halal industrial ecosystem.                                                              **Indonesia**Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pengembangan ekosistem halal yang masih belum optimal di wilayah Bangkalan, Madura. Pembacaan implementasi ekosistem halal menurut teori ushul fiqh, maqashid al-syariah merupakan pijakan baru dalam mengukur suatu implemetasi yang selaras dengan tujuan-tujuan dalam syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi ekosistem halal di Kabupaten Bangkalan dengan pendekatan teori maqashid al-syariah. Metode penelitian yang digunakanan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan ilmu ushul fiqih berupa metode maqashid al-Syariah. Analisis data dilakukan dengan metode induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Bangkalan memiliki potensi yang besar dalam industri halal, namun pengembangan ekosistem halal masih menghadapi beberapa kendala. Kendala tersebut antara lain berkaitan dengan aspek sarana, infrastruktur, dan kebijakan. Sedangkan pada aspek SDM bisa teratasi dengan kerja sama dengan halal center UTM. Integrasi pariwisata religi dalam ekosistem juga berkontribusi positif dalam rangka percepatan pengembangan ekosistem industri halal di Kabupaten Bangkalan. Tingginya kunjungan wisatawan pada objek wisata religi akan menaikkan permintaan terhadap produk dan layanan halal, yang secara pasti akan menaikkan tingkat produksi dan penyerapan tenaga kerja. Adapun analisis dalam perspektif maqashid al-syariah dapat dijelaskan bahwa pengembangan ekosistem halal di kabupaten Bangkalan secara umum sudah sejalan dengan lima dimensi maqashid. Namun, ada beberapa hal yang dianggap belum optimal, yaitu pada dimensi hifdz al-nafs yakni terbatasnya produk yang bersertifikasi halal dan tidak adanya layanan kesehatan di objek wisata bagi pengunjung, dimensi hifdz al-‘aql yakni belum jelasnya informasi terkait pemandu yang disiapkan oleh pemerintah daerah untuk mendukung penyelenggaraan pariwisata, dan dimensi hifdz al-mal yakni terbatasnya infrastruktur digital serta belum optimalnya integrasi dan interkoneksi lembaga filantropi Islam dalam ekosistem industri halal.
Co-Authors Agni Sesaria Mochtar Ahmad Farid Utsman Ahmad Musadad Alfian Adie Chandra alief yanuar Alimsardjono, Lindawati Ardiansyah, Moch.Firman Asmarawati, Tri Pudy Atep Hendang Waluya Athiyyah, Malihatul Ayomi, Anastasya Coria Ayu Lidya Paramita Azis, Amaliah Azmi, Ahmad Rifqi Bachtiar Ridho Virgi Harindiarsyah Bahtiar Baldah, Nasrun Bernathius Julison Cahyono, Harry david Deby Kusumaningrum Dery Ariswanto Desi Ismi Rojasari Dinda Rachma Harlisa Dwi Endraswari, Pepy Dwi Yuliaji Eko Budi Koendhori, Eko Budi Endraswari, Pepy Fahmi Akbar, Fahmi Fikri Sasongko Widyatama Fitrah, La Ode Galih, Muchammad Damar Galuh Widitya Qomaro Hasanah, Susi Holis, Holis Hutauruk, Basar M. Ilham Mubarok Imaroh, Ikhda Maslikhatul ISWATUL HASANAH Itayatul Jannah Jansen, Davy I. Robert Juniastuti Juniastuti Khair, Anisatul Khoerun Nasik Khoirun Nasik LAILATUL QADARIYAH Lindarto, Wira Widjaya Maghfiroh, Fachrial Lailatul Mahmudatul Muna, Nafdzu Maimuna Maimuna, Maimuna Maratus Solikha Marwasyifa, Nuritsna Mawarni, Yonanda Adelia Tasya Meilda Avionita Anggraini Misnawati Misnawati Muchtazar, Muchtazar Muhamad Andriansyah Muhammad Anshari, Muhammad Mujiati Mujiati Mukit, Abd Mulyawati, Nindi Azizah Muna, Nafdzu Makhmudatul Muttaqin Choiri Nahidloh, Shofiyun Nasrulloh Nasrulloh Ni Made Mertaniasih Nur Halimah Nurul Wiqoyah, Nurul Pepy Dwi Endraswari, Pepy Dwi Perkasa, Gusti Haitsam Pramono, Gatot Eka Priyo Budi Purwono Pujiati, Tri Purwati, Sri Indah Putri Putri Fatmawati Qudziyah Qudziyah Rahmawati, Riris Trimaulida Rakhmat Hidayat, Rakhmat Rebekah Setiabudi, Rebekah Retno Wahyunitisari, Manik Rusim, Dewi Ana Sa'adah, Jamilatus Safanpo, Apolo Saifuddin, Warto Ahmad Sardjono, Lindawati Alim Satria, Sakha’ Windya Semuel D. Rorrong Shinatria Adityatama Shofiyuddin, Ahmad Sirajul Arifin Siti Mutmainah Soejarminto, Yos Solikha, Mar'atus Sukardi Sukardi Suyyinah, Suyyinah Tri Pujiati Trischa Relanda Putra Trisetyo, Febiola Anggun Ujang Suherman Untay Arofatul Sekar Langit Utami, Mega Dewi Sri Vermasari, Naritha Wahyunitisari, Manik Retno Warto - Wiwin Retnowati Wiyogo Wiyogo Zunaidi, Arif