Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengelolaan Usaha Kuliner Berbasis Kearifan Lokal di Kelong Ciuyong Kabupaten Bintan Tria Juregi; Heri Nuryanto; Tirta Mulyadi; Agung Arif Gunawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5482

Abstract

Sektor kuliner berperan penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata daerah. Kabupaten Bintan dikenal dengan hasil laut dan budaya pesisirnya. Kelong Ciuyong Seafood menjadi salah satu ikon kuliner yang mengangkat kearifan lokal melalui sajian laut segar dengan cita rasa Melayu dan Chinese. Usaha ini menghadapi kendala berupa keterbatasan tenaga kerja saat musim ramai, ketergantungan pada pasokan bahan baku dari nelayan lokal, serta fasilitas dan promosi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan usaha, menjelaskan penerapan nilai kearifan lokal, dan mengidentifikasi tantangan dalam menjaga keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelong Ciuyong memiliki kekuatan pada penggunaan bahan baku segar dari nelayan setempat, penerapan nilai budaya seperti gotong royong dan kesederhanaan, serta suasana pesisir yang menarik bagi wisatawan. Kelemahan yang muncul meliputi keterbatasan fasilitas, ketergantungan pada kondisi cuaca, dan promosi yang belum optimal. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang disarankan adalah memperkuat kerja sama dengan nelayan lokal, meningkatkan promosi berbasis budaya daerah, dan melakukan inovasi yang tetap menjaga identitas tradisional. Strategi ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan usaha kuliner berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bintan.
Pengaruh Promosi Digital Dan Online Review Terhadap Brand Image Melawa Cafe KBC Batam Fitrah Haryanto; Tirta Mulyadi; Eryd Saputra; Agung Arif Gunawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6237

Abstract

This study aims to determine the effect of digital promotion and online reviews on the brand image of Melawa Café Batam. The background of this research is based on the increasing use of social media as a marketing strategy for local culinary products. This research uses a quantitative method with an associative explanatory approach. Data were collected through questionnaires distributed to Melawa Café consumers who have visited, live in Batam City, and have social media accounts such as Instagram or TikTok. The sample consisted of 286 respondents selected using the purposive sampling technique. Data were analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS software. The results show that digital promotion has a negative and significant effect on brand image, while online reviews have a positive and significant effect. Simultaneously, both variables have no significant effect on brand image. These findings indicate that managing customer reviews plays a greater role in building brand image than digital promotion activities. This research contributes to helping business owners design more effective digital marketing strategies to improve brand image in the social media era.
Analisis Cita Rasa Dan Penyajian Nasi Kapau Di Nasi Kapau Pak Nin Nanda Putra Utama; Hendra Syaiful; Heri Nuryanto; Agung Arif Gunawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6886

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik cita rasa dan teknik penyajian Nasi Kapau sebagai kuliner tradisional Minangkabau di Rumah Makan Nasi Kapau Pak Nin, Vitka City, Kota Batam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori gastronomi budaya, penelitian ini berfokus pada upaya pelaku kuliner tradisional dalam mempertahankan autentisitas cita rasa dan teknik penyajian di tengah arus modernisasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi visual, serta kuesioner konsumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cita rasa Nasi Kapau Pak Nin memiliki profil rasa kompleks pedas, gurih, dan sedikit asam yang dihasilkan dari penggunaan bumbu tradisional seperti santan kental, cabai merah, kunyit, jahe, lengkuas, dan serai dengan teknik slow cooking untuk menghasilkan konsistensi rasa yang autentik. Teknik penyajian yang menonjol adalah model prasmanan, di mana pelanggan memilih lauk di etalase berisi panci besar dengan bantuan pelayan, namun tetap mempertahankan fleksibilitas untuk disajikan secara “ramas” sesuai tradisi Kapau. Pola penyajian nasi di tengah piring dengan lauk di sekelilingnya serta siraman kuah gulai di atasnya menciptakan harmoni visual sekaligus merefleksikan nilai efisiensi, kebersamaan, dan gotong royong khas Minangkabau. Faktor-faktor yang memengaruhi cita rasa dan penyajian meliputi kualitas bahan baku, keahlian koki, resep turun-temurun, serta adaptasi terhadap selera modern tanpa kehilangan identitas budaya. Dengan demikian, Nasi Kapau Pak Nin menjadi representasi nyata pelestarian warisan kuliner Minangkabau yang mampu beradaptasi dengan konteks urban modern tanpa mengurangi nilai autentisitasnya
KUE TRADISIONAL KEMOJO SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA: IMPLIKASINYA TERHADAP HERITAGE TOURISM DAN KEBERLANJUTAN Agung Arif Gunawan; Rosie Oktavia Puspita Rini; Hendra Syaiful; Vanessa Angelyn
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Penelitian ini mengkaji tentang Kue Tradisional Kemojo sebagai identitas budaya Melayu dan implikasinya terhadap heritage tourism serta keberlanjutan. Kue Kemojo, yang sarat nilai filosofis dan simbolik, tidak hanya berfungsi sebagai kuliner tradisional tetapi juga sebagai representasi budaya dan potensi ekonomi kreatif lokal. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di Kota Batam dan Kepulauan Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kue Kemojo masih dipertahankan dalam konteks adat dan keagamaan dibeberapa daerah/wilayah, namun seiring dengan perkembangan waktu, Kue Kemojo telah berkembang sebagai produk komersial di pusat oleh-oleh dan restoran modern. Nilai budaya yang terkandung meliputi simbol keharmonisan, keteraturan, dan hubungan masyarakat dengan alam. Dari penelusuran dan referensi dari beberapa sumber menegaskan bahwa Kue Kemojo masih dapat dijadikan daya tarik wisata berbasis kuliner, sejalan dengan konsep heritage tourism yang menekankan pengalaman budaya tak berwujud. Tantangan utama adalah dokumentasi ilmiah yang terbatas dan pergeseran preferensi konsumen, sehingga diperlukan strategi pelestarian berbasis gastronomi dan pariwisata berkelanjutan. Kesimpulan yang dapat diambil adalah Kue Kemojo memiliki potensi besar sebagai identitas budaya Melayu sekaligus produk unggulan pariwisata kuliner. Pelestarian dan pengembangan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat posisi Kue Kemojo dalam mendukung keberlanjutan budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat lokal
Penggunaan Pati Ganyong sebagai Pengganti Telur pada Kue Barongko Faiza Azzahra; Agung Arif Gunawan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2329

Abstract

Barongko merupakan kue tradisional khas Bugis-Makassar yang berbahan dasar pisang, santan, gula, dan telur. Telur berperan penting dalam pembentukan struktur dan karakteristik sensori barongko, namun penggunaannya menghadapi kendala seperti potensi alergi, tren diet nabati, serta fluktuasi harga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi telur dengan pati ganyong (Canna edulis) terhadap karakteristik sensoris dan tingkat penerimaan konsumen terhadap kue barongko. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan satu faktor perlakuan, yaitu variasi substitusi telur sebesar 0%, 50%, dan 100%. Uji sensoris dilakukan oleh 25 panelis yang terdiri dari panelis terlatih dan agak terlatih melalui uji hedonik dan uji mutu hedonik yang dilakukan oleh 5 panelis terlatih  terhadap atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi telur dengan pati ganyong tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap mutu warna, aroma, dan rasa kue barongko (p > 0,05). Namun, pada atribut mutu tekstur terdapat pengaruh signifikan (p < 0,05), di mana substitusi 100% pati ganyong menghasilkan tekstur paling disukai panelis. Pada uji hedonik, atribut aroma, rasa, dan tekstur tidak menunjukkan perbedaan signifikan, sedangkan atribut warna menunjukkan perbedaan tingkat kesukaan panelis. Secara keseluruhan, substitusi 50% telur dengan pati ganyong merupakan formulasi paling optimal karena mampu mempertahankan karakteristik sensori khas barongko dengan tingkat penerimaan yang baik. Penelitian ini membuktikan bahwa pati ganyong berpotensi sebagai bahan alternatif pengganti telur yang fungsional, ekonomis, serta mendukung pemanfaatan pangan lokal dan pelestarian kuliner tradisional Indonesia.
SUBTITUSI TEPUNG CANGKANG TELUR DALAM PEMBUATAN SCONES PENGGANTI TEPUNG TERIGU Muhammad Zidane Fahrultullah; Rosie Oktavia Puspita Rini; Miratia Afriani; Agung Arif Gunawan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan tepung cangkang telur sebagai substitusi sebagian tepung terigu dalam pembuatan scones. Tepung cangkang telur mengandung sekitar 94% kalsium karbonat sehingga berpotensi menjadi sumber kalsium tambahan dalam produk pangan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan tiga formulasi substitusi, yaitu 20%, 50%, dan 80%. Eksperimen ini menunjukkan bahwa tepung cangakang telur tidak dapat sepenuhnya menggantikan tepung terigu. Uji organoleptik oleh panelis terlatih dan tidak terlatih meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar sampel dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur, namun sampel dengan substitusi 20% (610) memperoleh nilai tertinggi dan paling disukai panelis. Eksperimen ini menunjukkan bahwa tepung cangakang telur tidak dapat sepenuhnya menggantikan tepung terigu dengan maksimal penggunaan sebesar 20% . Dengan demikian, tepung cangkang telur dapat digunakan sebagai substitusi parsial tepung terigu sekaligus menambah nilai gizi produk.
Gender Issues and Their Impact on Guest Complaint Handling Effectiveness in Budget Hotels within Tourism Industry Agung Edy Wibowo; Karium Jackson.M, Nainggolan
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 6 No. 6 (2025): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v6i6.9527

Abstract

This study examines the influence of gender on guest complaint handling in budget hotels in Batam City, Indonesia—an industrial centre that has also become a growing tourist destination. A total of 182 respondents were selected through purposive sampling, and data analysis was conducted using Smart PLS. The research focuses on four service quality dimensions: assurance, empathy, responsiveness, and reliability. Results indicate that gender significantly moderates the relationships between assurance, empathy, and responsiveness with complaint handling effectiveness, but does not moderate reliability. Specifically, male respondents show a stronger moderating effect on responsiveness, while female respondents exhibit stronger moderating effects on assurance and empathy. No significant moderating role of gender was found for reliability. These findings highlight the importance of considering gender differences in service strategies to enhance guest satisfaction and complaint resolution in the budget hotel sector
Pengaruh Konten Visual dan Interaksi Media Sosial terhadap Minat Beli Kuliner Lokal Batam Ria Pratiwi; Heri Nuryanto; Tirta Mulyadi; Agung Arif Gunawan
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v4i4.6123

Abstract

This study aims to determine the effect of visual content and social media interaction on consumer purchasing interest in local culinary products on Instagram and TikTok platforms in Batam City. This study uses an associative quantitative approach with a survey method. Data was obtained by distributing questionnaires to respondents who are active users of Instagram and TikTok who have seen or interacted with local culinary content in Batam City. The data analysis techniques used included validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression, with a sample size of 100 people. The results showed that visual content and social media interaction had a positive and significant effect on consumer purchasing interest. Simultaneously, these two variables were able to explain 55.9% of the variation in purchase interest, while the remaining 44.1% was influenced by other factors such as price, product quality, promotion, and brand image. These findings indicate that social media-based marketing strategies with attractive visual content and active interaction can increase consumer purchase interest in local culinary products, especially among young social media users.
IMPLEMENTASI PEMANFAATAN SAMPAH KULIT KERANG DAN GONGGONG DI DESA KAMPUNG TUA BAKAU SERIP Frangky Silitonga; Arina Luthfini Lubis; Agung Arif Gunawan; Thania Nadhirah Amalina; Joshua Cesario Matulessy
PUAN INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Puan Indonesia Vol 7 No 2 januari 2026
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v7i2.454

Abstract

of the real efforts in supporting environmental management while improving community welfare. Through socialization and training activities facilitated by the Pandang Tak Jemu Tourism Awareness Group (Pokdarwis), the community was taught how to process shells and bark waste into handicraft products with selling value. This program includes the introduction of simple technology in the form of a shell-cutting machine, material processing techniques to become ready-to-use products, as well as digital-based marketing strategies through social media and village websites. The results of the training not only encourage community creativity in producing distinctive local products, but also open up new business opportunities based on the potential of previously wasted resources. Thus, the implementation of this program contributes to waste reduction, skill building, job creation, and supports the sustainable development of tourist villages in the Shire Mangrove. The success of this program shows that waste utilization can be optimized into creative economic innovations that have a positive impact on the environment, social, and economic of the local community.
Implementasi Smart Tourism Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Di Batam Frangky Silitonga; Kartika Cahayani; Arina Luthfini Lubis; Christina Koh; Agung Edy Wibowo; Salsabila Ghaisani; Kamelia Santika
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol. 9 No. 1 (2026): Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v9i1.5641

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen smart tourism dalam pengembangan destinasi pariwisata di Desa Wisata Pandang Tak Jemu, Kampung Tua Bakau Serip, Batam. Pengembangan pariwisata berbasis teknologi menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan daya saing destinasi, kualitas pelayanan wisata, promosi digital, serta keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal. Penelitian ini mengkaji penerapan konsep smart tourism melalui pemanfaatan teknologi informasi, media digital, sistem promosi berbasis internet, pengelolaan destinasi wisata, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung pengalaman wisata yang inovatif dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi efektivitas implementasi smart tourism dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, pengelolaan potensi wisata mangrove, pengembangan ekonomi kreatif masyarakat, serta optimalisasi promosi destinasi berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen smart tourism mampu meningkatkan akses informasi wisata, memperluas promosi destinasi, memperkuat partisipasi masyarakat lokal, serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Pandang Tak Jemu. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur digital, kompetensi sumber daya manusia, dan integrasi teknologi dalam pengelolaan destinasi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pelaku industri pariwisata dalam mewujudkan destinasi wisata yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan
Co-Authors ., Winny A. Nasution, M. Nur. A.Nasution, M.Nur Achmad, Amsakar Afrinal, Hendri Agung Arif Gunawan Agus Rahmato Alpino Susanto, Alpino Amanda, Fid’dia Andre Wijaya Andri Wibowo Andriani, Yanti Ardhana, Alzeyna Dwilovita Ardiansyah Saputra Asman Abnur Asman Abnur Asman Abnur, Asman Aurora Mikasari, Dewi ay Az-Zahra, Qanita Baktivillo Sianipar Baktivillo Sianipar BAMBANG WAHYUDI WICAKSONO, BAMBANG WAHYUDI Borgias, Frans Budhiartha, I Nyoman Cahayani, Kartika Caroline Jeklin Seda Cherryline, Violetta Chily Robillah Christian Lumban Tobing, Vargo Christina Koh Dahrul Aman Harahap Desi Surlitasari Dewi Dewi Aurora Mikasari Dewi, Hanindianti Dwi Joko Siswanto Edwin Agung Wibowo, Edwin Agung Egi Dio Aprilian Eko Lamendri Eryd Saputra Eva Amalia Faiza Azzahra Fitrah Haryanto Frangky Frangky Silitonga Frangky Silitonga Gaol, Lestari Herlina Lumban Hardiono Harefa, Selamat Kristian Hari Sandi Atmaja Hendra Syaiful Heri Nuryanto Holyness Nurdin Singadimedja I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa I.Nyoman Budhiartha Ida Aju Brahma Ratih Ida Aju Brahma Sari Ida Bagus Cempena Ida Bagus Udayana Putra Joshua Cesario Matulessy Kamelia Santika Karium Jackson.M, Nainggolan Kartika Cahayani Kartika Cahayani L. Tobing, Vargo Christian L. Tobing, Vargo Christian, Lianto, Ven Linawati Linawati Lubis, Arina Luthfini M.Irfan Fitrian Maharani, Deswita Aulia Mahben Jalil Malau, Parningotan Maldin, Siska Amelia Miratia Afriani Miratia Afriani Moc Aminudin Hadi Moh Thandzir Mohamad Nur Afriliandi Nasution Mohamad Nur Afriliandi Nasution Mokerje, Nadya Febriani Muhamad Nur Afriandi Nasution Muhammad Syauqan Rizieq Muhammad Zidane Fahrultullah Mustapa, Zainal Nanda Putra Utama Nasution, Muhamad Nur Afriandi Nasution, Muhamad Nur. A. Nensi Lapotulo Ni Putu Priscillia Nuryanto, Hilde Febi Annisa Nyoman Budhiartha, I Pratama, Tito Pratiwi, Septiani Indah Prihartanti, Wiwik Putra, Sulfanow Rahman Hasibuan, Rahman Rahmat A.K Purba Rahmawati, Alivia Ramadanti, Tiara Rasyid Ridho Harahap Reza, Muhammad Khoirul Rezki Alhamdi Ria Pratiwi Rini, Rosie Oktavia Puspita Rosie Oktavia Puspita Rini Rosie Oktavia Puspita Rini Ruslan Ruslan Salman, Nola Fibriyani Bte Salsabila Ghaisani Sari, Nur Ramidah Senop Putra Perwira Sianipar, Baktivillo Simanjuntak, Khewin Exando Siregar, Alifa Rahmauli Sri Langgeng Ratnasari Suhardi Suhardi Supardi Supardi Supratman Supratman, Supratman Surya Rahman Hakim Syafruddin Rais, Syafruddin Syaiful, Hendra Syamsul Bahari Thania Nadhirah Amalina Tirta Mulyadi Titok Waskito Adi Tria Juregi Ulum Lubis, Taufik Bachrul Utama, Yolanda Sa'ad Uteh, Nor Fazlin Vanessa Angelyn Wahyudi Ilham Wangdra, Suvianto Wangdra, Yvonne Wasiman, Wasiman Widi Hardini, Widi Yesa, Hesti Desba Yulianti, Merline Zhamasar, Aisha Zulkifli Zulkifli