p-Index From 2021 - 2026
7.052
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Jurnal Golden Age Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal ABDI PAUD Jurnal Media Informatika Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Southeast Asian Journal of Islamic Education JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education Nalar: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Asghar: Journal of Children Studies Early Childhood Education Development and Studies (ECEDS) ihyaulum Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Zuriah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Edu Happiness : Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBENTUKAN PRIBADI ANAK USIA DINI Sulis; Nurul Khatimah; Ali Iskandar Zulkarnain; Aghnaita
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 4 No. 1 (2025): April, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v4i1.2619

Abstract

Pendidikan karakter menjadi fondasi yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak usia dini. Masa ini, yang sering disebut sebagai periode emas perkembangan anak, merupakan waktu yang ideal untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika melalui pendidikan yang terintegrasi dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif yang berlandaskan studi literatur untuk menganalisis pentingnya pendidikan karakter serta metode yang tepat dalam pembentukan karakter anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter perlu melibatkan tiga aspek utama: moral knowing (pengetahuan moral), moral feeling (perasaan moral), dan moral doing (tindakan moral). Selain itu, pendidikan ini harus didukung oleh nilai-nilai religius, kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, kreativitas, dan kemandirian. Dengan pendidikan karakter yang konsisten dan kontekstual, anak diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang bermoral, memiliki integritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
STRATEGI KREATIF UNTUK MENGAJARKAN ETIKA DAN MORAL PADA ANAK-ANAK Annisa Sulistiyaningrum; Muhammad Maulidin Khair; Ali Iskandar Zulkarnain; Aghnaita
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 4 No. 1 (2025): April, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v4i1.2621

Abstract

Mengajarkan etika dan moral kepada anak sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter mereka agar menjadi individu yang jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap orang lain. Anak-anak belajar melalui lingkungan sekitar mereka, baik di rumah, sekolah, maupun dalam interaksi sosial sehari-hari. Oleh karena itu, orang tua dan guru perlu menggunakan strategi kreatif untuk menanamkan nilai-nilai etika dan moral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis berbagai sumber tentang pendidikan etika dan moral pada anak. Beberapa strategi efektif yang dapat digunakan antara lain memberikan keteladanan, membiasakan anak dengan perilaku baik, menggunakan cerita untuk mengajarkan nilai moral, serta melibatkan anak dalam kegiatan interaktif dan teknologi. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat memahami perbedaan antara perilaku baik dan buruk, serta membangun sikap yang sesuai dengan norma sosial. Harapannya, mereka akan tumbuh menjadi individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Teaching ethics and morals to children from an early age is essential to shape their character to become honest, responsible, and caring individuals for others. Children learn through their environment, whether at home, school, or in everyday social interactions. Therefore, parents and teachers need to use creative strategies to instill ethical and moral values. This study uses a qualitative method with a literature study to analyze various sources about ethical and moral education in children. Some effective strategies that can be used include setting an example, accustoming children to good behavior, using stories to teach moral values, and involving children in interactive and technological activities. With the right approach, children can understand the difference between good and bad behavior, as well as build attitudes that conform to social norms. The hope is that they will grow into individuals with integrity, responsibility, and concern for others.  
Stategi Guru PAI dalam Menumbuhkan Budaya Religius Kelas XI 2 di SMAN 1 Palangka Raya Andhika Nirwan Arief; Ajahari Ajahari; Aghnaita Aghnaita
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): September : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i3.7315

Abstract

This study aims to examine the strategies used by Islamic Education (PAI) teachers in fostering a religious culture in class XI-2 at SMAN 1 Palangka Raya. The background to this study is the increasing moral degradation among teenagers due to the massive negative influence of social media, resulting in a lack of spiritual character building in public schools. As a preventive measure, the school has attempted to take steps to foster a religious culture. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The subjects of this study include: 2 PAI teachers, and the informant: the school principal. The research findings indicate that the PAI teachers' strategies include fostering religious activities, teacher role modeling, integrating religious values into learning, and collaborating with parents. These strategies have proven to enhance religious participation and strengthen students' spiritual character. Challenges faced include limited mosque facilities and the influence of digital media, but these can be addressed through digital innovation and educational institution support. This study recommends strengthening school-parent collaboration, enhancing teacher capacity, and developing worship monitoring technology to support the effectiveness of religious education in public schools.
PENGARUH PRAKTIK SHOLAT DHUHA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Bismillah, Alfi; Zulkarnain, Ali Iskandar; Aghnaita, Aghnaita; Mupadiah, Ana; Melisa, Melisa; Santiani, Santiani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.41127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh praktik sholat dhuha terhadap pembentukan karakter anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian terdiri dari 22 anak di Taman Kanak-Kanak Aqidah, Palangka Raya. Penelitian ini melibatkan tiga tahap: pretest untuk menilai karakter awal, intervensi melalui praktik sholat dhuha, dan posttest untuk mengukur perubahan karakter setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif praktik sholat dhuha dalam meningkatkan nilai-nilai karakter seperti religiusitas, disiplin, dan kemandirian pada anak usia dini. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter di institusi pendidikan anak usia dini.
UPAYA MENANAMKAN NILAI-NILAI PROFETIK PADA ANAK USIA DINI MELALUI CERITA SIRAH NABAWIYAH: EFFORTS TO INSTILL PROPHETIC VALUES IN EARLY CHILDHOOD THROUGH STORIES OF SIRAH NABAWIYAH Ervina, Ervina; Saudah, Saudah; Muzakki, Muzakki; Aghnaita, Aghnaita; Afifah, Neela; Hidayati, Sri; Zulkarnain, Ali Iskandar
Thufuli Vol 6 No 1 (2024): Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/thufuli.v6i1.21238

Abstract

Sirah Nabawiyah is an existence that is targeted to be taught to children from an early age. This needs to be developed by instilling prophetic values, namely through the story of Sirah Nabawiyah. Especially for children at an early age who should be instilled and taught learning based on the Al-Qur'an and the Hadith of the Prophet. The aim of this research is to examine the instilling of prophetic values ​​in young children through the story of Sirah Nabawiyah. The research was conducted in a city in Palangka Raya, precisely in the province of Central Kalimantan, Indonesia. The research method used is qualitative. Data collection was obtained through observation, interviews and documents. The data analysis method uses the example of Miles, Huberman and Saldana which is carried out in three stages, namely data analysis by combining data, displaying data and drawing conclusions. The results of this research reveal that efforts to apply prophetic principles in childhood through the Sirah Nabawiyah story can contribute to the development of moral and religious values, language development, character formation and children's memory. The story of Sirah Nabawiyah for children is not only for knowing the story of Sirah Nabawiyah, but can increase children's love for the Prophet Muhammad SAW and learn about the Prophet's struggle in spreading the message of Islam, apart from that, children are also expected to be able to apply and emulate it in their daily lives.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X SMALB Ketunaan Tunarungu Di SKH Negeri 1 Kota Palangkaraya Ridwan, Baitur; Khalfiah, Yuliani; Aghnaita, Aghnaita
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.6040

Abstract

Pembelajaran Agama Islam bertujuan membekali siswa agar memiliki pengetahuan lengkap terkait pendidikan Islam dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak dapat mengembangkan diri sesuai dengan kondisi mereka agar tidak menjadi beban keluarga dan lingkungannya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang merupakan suatu teknik penelitian yang menggunakan narasi atau kata-kata dalam menjelaskan dan menjabarkan makna dari setiap fenomena, gejala, dan situasi sosial tertentu. Pendekatan kualitatif dalam hal ini sesungguhnya adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data-data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ciri karakteristik dan mendeskripsikan implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa tunarungu SMALB di SKH (Sekolah Khusus) Negeri 1 Kota Palangkaraya. Dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak tunarungu di SKH Negeri 1 Kota Palangkaraya ada beberapa metode khusus yang digunakan yakni metode ceramah, metode tanya jawab, metode resitasi, metode demontrasi dan metode komunikasi total. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa di SKH Negeri 1 Kota Palangkaraya terkait Implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X SMALB ketunaan tunarungu dapat disimpulkan bahwa anak tunarungu di SKH Negeri 1 Kota Palangkaraya memiliki ciri karakteristik yang berbeda-beda yakni seperti anak yang aktif di dalam kelas, anak yang diam memperhatikan guru menyampaikan pembelajaran dan anak yang asik berbicara satu sama lain di dalam kelas. Namun meskipun seperti itu guru paham betul dan memaklumi dengan ciri mereka, tetapi dalam hal proses pembelajaran mereka semua ikut berinteraksi dengan baik, ada saatnya guru juga mengajak untuk berfokus pada pembelajaran dan adapula guru mengajak untuk proses tanya jawab guna untuk mencairkan suasana di dalam proses pembelajaran bahasa isyarat pada anak tunarungu sangat berperan penting, dapat memudahkan mereka mencerna dan mendapatkan informasi pembelajaran yang telah disampaikan oleh guru melalui bahasa isyarat dan metode pembelajaran. Proses pembelajaran pada anak tunarungu disekolah ini ada beberapa proses yaitu penyampaian materi, menulis isi pembelajaran, pengulangan pembacaan oleh guru di ikuti dengan bahasa isyarat dan di ikuti oleh anak tunarungu, pemberian tugas dan pengulangan materi sebelumnya. Anak tunarungu memiliki ciri karekteristik yang berbeda-beda, meskipun mereka mengalami masalah pada pendengaran anak tunarungu dapat memahami dan mencerna informasi yang telah disampaikan oleh guru.
STIMULASI KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI METODE EKSPERIMEN Aghnaita, Aghnaita; Irmawati, Irmawati; Afifah, Neela
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui cara stimulasi kreativitas anak usia dini melalui kegiatan eksperimen. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah 2 guru di kelas 2B RA Darma Wanita Persatuan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum di RA Darma Wanita Persatuan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pembelajaran dilaksanakan dengan memperhatikan rangsangan terhadap daya kreatifitas yang dapat diberikan kepada anak. Kegiatan eksperimen merupakan salah satu kegiatan yang dapat menstimulasi dan menanamkan sikap-sikap dasar pengembangan daya kreativitas bagi anak usia dini. Seperti: adanya minat dan perhatian besar, rasa takjub, rasa ingin tahu yang tinggi, mengembangkan imajinasi, dan banyak bertanya. Selain itu, kegiatan ini juga menyesuaikan dengan tema dan subtema pembelajaran. Kegiatan dilakukan dalam bentuk permainan yang menyenangkan, mampu mengaktifkan anak, pembelajaran yang bersifat konkret serta terkait dengan berbagai aspek perkembangan dan pembelajaran. Di sisi lain, adanya berbagai upaya telah dilakukan guru sebagai bentuk dukungan dalam pelaksanaan kegiatan eksperimen. Di antaranya mempertimbangkan beberapa strategi yang perlu dipersiapkan dengan baik pada tahap persiapan, pelaksanaan dan tindak lanjut eksperimen.
MENGEMBANGKAN KEGIATAN LITERASI AWAL BAGI ANAK USIA DINI DI LINGKUNGAN KELUARGA Muzakki, Muzakki; Aghnaita, Aghnaita; Puspita, Dwi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 8 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v8i2.6966

Abstract

Literasi adalah kemampuan untuk menggunakan bahasa dan gambar dalam bentuk yang kaya dan beragam untuk membaca, menulis, mendengarkan, berbicara, melihat, menyajikan, dan berfikir kritis tentang ide-ide. Literasi awal anak mengacu pada pengetahuan, kemampuan, dan sikap tentang membaca dan menulis sebelum mereka memasuki sekolah formal.  Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengembangkan literasi awal anak di keluarga pada Kecamatan Pahandut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu menjelaskan data atau objek secara natural, objektif, dan faktual untuk meneliti dan menemukan informasi berupa kata-kata tertulis yang dideskripsikan ataupun secara lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan keluarga adalah tanggung jawab, kontribusi dan partisipasi dalam perkembangan literasi awal anak. Aktivitas atau kebiasaan literasi orang tua dan anggota rumah lainnya di sekeliling anak akan menanamkan kesadaran pada diri anak akan budaya literasi. Kebiasaan keluarga merupakan bentuk keterlibatan secara tidak langsung yang dapat mempengaruhi minat anak dalam kegiatan literasi. Keluarga yang memiliki kebiasaan literasi memiliki peluang yang lebih besar dalam menanamkan minat literasi pada anak. Sedangkan keluarga yang tidak memiliki kebiasaan literasi memiliki peluang untuk mengajarkan keterampilan literasi pada anak.
Development of Prosocial Behavior in The Cat And Rat Game at It Asy Syaamil Kindergarten Palangka Raya Puspita, Dwi; Zulkarnain, Ali Iskandar; Aghnaita, Aghnaita
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 7, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v7i1.28552

Abstract

ABSTRAK. Permainan kucing dan tikus dilakukan sebagai upaya mengembangkan perilaku prososial anak. Hal ini terjadi karena dalam permainan kucing dan tikus terdapat beberapa aspek terkait prososial yang mencakup kemampuan bermain dengan teman sebaya, memahami emosi, merespon, berbagi, dan bekerjasama. Sehingga, permainan kucing dan tikus dapat dilakukan untuk tujuan mengembangkan perilaku prososial pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini berfokus pada perkembangan perilaku prososial dalam permainan kucing dan tikus di TK IT Asy Syaamil Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif guna menjelaskan data secara natural untuk menemukan informasi tentang perilaku prososial anak. Waktu pelaksanaan penelitian dari Maret-Mei 2023. Sumber data meliputi sumber data primer yaitu 9 anak kelompok B dan 2 orang guru. Sumber data sekunder yaitu kepala sekolah dan dokumen. Kemudian teknik pengumpulan data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan kucing dan tikus yang melibatkan banyak anak setiap bermain dapat mengembangkan perilaku prososial pada anak usia 5-6 tahun yang mencakup kemampuan bermain dengan teman sebaya, mengetahui perasaan temannya dan merespon secara wajar, bersikap kooperatif, dan mengekspresikan emosi sesuai dengan kondisi yang ada seperti senang, ataupun sedih. Dalam permainan kucing dan tikus dapat terjalin kerjasama yang baik guna mencapai tujuan permainan.Kata Kunci:  Permainan Kucing dan Tikus, Perilaku Prososial, Anak Usia DiniABSTRACT. The cat and mouse game is played as an effort to develop children's prosocial behavior. This happens because in the game of cat and mouse, there are several aspects related to prosociality, which include the ability to play with peers, understand emotions, respond, share, and cooperate. So, the cat and mouse game can be played to develop prosocial behavior in children aged 5–6 years. This research focuses on the development of prosocial behavior in cat and mouse games at the IT Asy Syaamil Palangka Raya Kindergarten. This research uses a qualitative method with a descriptive approach to explain the data naturally to find information about children's prosocial behavior. The research implementation time is from March to May 2023. Data sources include primary data sources, namely 9 group B children and 2 teachers. Secondary data sources are school principals and documents. Then data collection techniques use data reduction, data presentation, and concluding. The results of the research show that playing cat and mouse, which involves many children playing each game, can develop prosocial behavior in children aged 5–6 years, which includes the ability to play with peers, know their friends' feelings and respond appropriately, be cooperative, and express emotions according to conditions. There are things like happy or sad. In the game of cat and mouse, good cooperation can be established to achieve the goals of the game.Keyword: Cat and Mouse Game, Prosocial Behavior, Early Childhood
Nurturing Islamic Values in Early Childhood in Thailand's Muslim Minority Muzakki, Muzakki; Khatimah, Husnul; Saudah, Saudah; Aghnaita, Aghnaita; Mahama, Salmee
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 6 No 2 (2024): Southeast Asian Journal of Islamic Education, June 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v6i2.8467

Abstract

Islam is the major religion in southern Thailand. However, it remains a minority religion compared to the overall Thai population. The Muslim community in Thailand places great importance on Islamic religious education. They teach about Islam to children from an early age to nurture and foster Islamic values. Besides, it's helping them to understand Islam as part of their identity in the country's diversity. This study aimed to describe the teaching of Islamic values in early childhood within Thailand's Muslim minority. The research method used descriptive qualitative. Data Collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The research was conducted in a non-formal education, the Miracle Language Center in Mueng, Narathiwat, Thailand, held in August-September 2023. The subjects were ustadz and ustadzah (Islamic teachers) and early childhood students attending the center. The data analysis technique used data condensation, data presentation, and verification and conclusion drawing. The results showed that children were taught through various academic and religious activities. Academically, Arabic vocabulary was introduced through pictures and songs. Religiously, the focus was on faith, worship, and moral values. The faith was taught through the pillars of faith, Islam, and exemplary stories. Worship was taught through memorizing short surahs, daily prayers, and practicing prayer and ablution. Moral values were taught through lessons on civility and manners. This study serves as a reference for teaching Islamic values to young children in Muslim minority communities.
Co-Authors Abdul Aziz Abdul Rohim, Abdul ABDULLAH KARIM Adela Salsabila Aisyah Adila Setyaningsih Afifah , Neela Afifah, Neela Ajahari Ajahari Ajeng Almira Salsabila Ali Iskandar Zulkarnain Ali Iskandar Zulkarnain Ali Iskandar Zulkarnain Ali Iskandar Zulkarnain, Ali Iskandar Ambar Rita Andhika Nirwan Arief Anida Rahmi Anida Rahmi Annisa Rahmasari Annisa Rahmasari Annisa Sulistiyaningrum Arda Sulis Mutiara Arda Sulis Mutiara Arda Sulis Mutiara Bismillah, Alfi Camelia Hanik Camelia Hanik, Camelia Chatarina Umbul Wahyuni Desy Anggraeni Desy Maimunah Desy Maimunah Devi Oktavia Devi Oktavia Dewangga, Stevanus Dwi Puspita Dwi Puspita Eka Nurhalisa Eka Nurhalisa Eka Nurhalisa Eka Ervina Ervina Ervina Ervina Ervina Ety Ariani Fadilah Utami Fadilah Utami Fadilah Utami Fitri, Nur Annisa Hairun Nisa Hairun Nisa Hairunnisa Hairunnisa Hatmawati Herlianti Herlianti Husnul Khatimah Husnul Khatimah Husnul Iin Muti Atuz Zahro Indah Koswara Irmawati Irmawati Irmawati Irmawati Isnawati ISNAWATI Jennah, Rodhatul Khairunnisa Khairunnisa Khalfiah, Yuliani Maemonah, Maemonah Mahama, Salmee Maimun Paus Malisi, M. Ali Sibram Mariatul Kiptiyah Maulida Syafitri Ma’rifah, Nor Mega Utami Melisa Melisa Meluh Miya Tenani Miyani, Rizki Muhammad Maulidin Khair Muhammad Rivai Muhammad Syabrina Mupadiah, Ana Murniati, Wahyuni Muzakki Muzakki Muzakki Muzakki Muzakki Muzakki Muzakki Muzakki Muzakki, Muzakki Muzakki, Muzakki Nadia, Riatul Nadila Raudhatul Aisy Nadila Raudhatul Aisy Neela Afifah Neela Afifah Neela Afifah Neela, Neela Afifah Nor Latifah Nor Latifah Nor Ma'rifah Nor Ma'rifah Nordiyanti Norhayani Norhayani Norhayani, Norhayani Norhikmah Norhikmah Norhikmah Norhikmah Norhikmah Norhikmah Norhikmah Norhikmah Normiati Normiati Normiati, Normiati Nur Aida Nur Aida Nur Aida Nurlaila Nurlaila Nurmiti, Nurmiti Nurul Khatimah Nurwie, Nurwie Nurwijayanti Pirasintiya Pirasintiya, Pirasintiya Rabi'ah Rabi'ah Raden Mohamad Herdian Bhakti Raida, Raida Randani, Randani Riatul Nadia Ridwan, Baitur Safitri, Meilinda Salsabila, Ajeng Almira Sangidah Lestari Santiani Santiani Sardimi Sardimi Saudah saudah saudah SAUDAH SAUDAH Saudah, Saudah Setyaningsih, Adila Setyawati Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Sukarti Sukarti Sulis Susanti, Fitri Maulida Syafitri, Maulida Utami, Fadilah Vina, Ervina