cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Peningkatan keterampilan pengolahan hasil hutan bukan kayu bagi masyarakat lokal KHDTK UMMAT Romansyah, Erni; Fathoni, Ahmad; Nurhayati, Nurhayati; Ihromi, Syirril; Muliatiningsih, Muliatiningsih; Suhairin, Suhairin; Karyanik, Karyanik; Wahyuni, Ida; Istiqamah, Nur Annisa; Maliq, Nina; Zuliawan, Ikbal
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27142

Abstract

Abstrak Kegiatan pengolahan HHBK memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar KHDTK UMMAT yang berlokasi di Desa Batu Layar Barat. Namun, keterbatasan keterampilan dan pengetahuan masyarakat lokal membuat potensi itu belum maksimal dimanfaatkan. Oleh karena itu, program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pengolahan HHBK melalui pelatihan pengolahan HHBK. Pelatihan ini mencakup mulai dari pengenalan terhadap jenis-jenis HHBK yang memiliki nilai ekonomi tinggi, teknik pengolahan yang tepat, serta strategi pemasaran produk olahan. Dari program ini, keterampilan pengolahan masyarakat meningkat signifikan, demikian juga pemahaman mereka tentang peluang pasar dan kemampuan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan karakteristik permintaan pasar. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam. Kata kunci: keterampilan; HHBK; pengolahan; masyarakat local; KHDTK UMMAT Abstract The Non-Timber Forest Products (NTFPs) or HHBK processing activity has great potential to improve the economy of the community around the UMMAT KHDTK located in Batu Layar Barat Village. However, the limited skills and knowledge of the local community make this potential not maximally utilized. Therefore, this program aims to improve community skills in NTFP processing through NTFP processing training. This training includes an introduction to the types of NTFPs that have high economic value, proper processing techniques, and marketing strategies for processed products. From this program, community processing skills have increased significantly, as well as their understanding of market opportunities and the ability to produce products that match the characteristics of market demand. In addition, the program also succeeded in raising community awareness about the importance of natural resource management. Keywords: skills; HHBK; processing; local community; KHDTK UMMAT
Pemberian layanan informasi sebagai upaya pencegahan perundungan verbal pada siswa kelas VIII SMPN 4 Pontianak Halida, Halida; Yuline, Yuline; Wicaksono, Luhur; Putri, Amallia; Yanti, Elli
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27082

Abstract

AbstrakPerundungan verbal merupakan bentuk perilaku kurang baik yang dilakukan menggunakan kata-kata menyakitkan,  memiliki efek buruk. Meskipun perundungan verbal tidak mematikan, namun merusak kepribadian, belajar, sosial dan karier  individu. Penting sekali bagi siswa untuk mengetahui dampak negatif karena mempengaruhi citra diri, emosi dan kondisi psikologis. Tujuan utama yang ingin dicapai dalam program ini adalah  memberikan pengetahuan, pemahaman, mengidentifikasi masalah perundungan verbal, faktor penyebab munculnya perundungan verbal, mengatasi dan menangani kasus sebagai korban perundungan. Program ini diberikan dengan dalam bentuk seminar, materi  perundungan verbal diberikan dalam  video, slide PPT, kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab, sharing session dan diskusi. Hasil yang didapat yaitu peserta didik memahami perundungan merupakan masalah etis dan perkembangan yang dapat menghambat perkembangan psikologis individu secara optimal, serta merusak hak asasi manusia. Perundungan verbal dapat mengganggu kesehatan mental, emosional, kesulitan mengembangkan kepercayaan diri, memiliki pandangan negatif terhadap diri sendiri, kesulitan membentuk hubungan yang sehat dan mengisolasi dirinya dari lingkungan sosialnya. Korban perundungan dapat mengembangkan bakat, minat dan  prestasi yang gemilang, agar tidak dijadikan bahan ejekan. Untuk mencegah bertambahnya korban dan pelaku perundungan verbal di sekolah, perlu kerjasama para guru, staf administrasi, para siswa dan orang tua yang dimotori oleh guru bimbingan konseling di sekolah tersebut. Kata kunci: layanan informasi; perundungan verbal; peserta didik SMP Abstract Verbal bullying is a form of misbehavior that is carried out using hurtful words, having adverse effects. Although verbal bullying is not lethal, it damages an individual's personality, learning, social and career. It is important for students to know the negative impact as it affects self-image, emotions and psychological state. The main objectives to be achieved in this program are to provide knowledge, understanding, identifying verbal bullying problems, factors that cause verbal bullying, overcoming and handling cases as victims of bullying. This program is given in the form of a seminar, verbal bullying material is given in the form of videos, PPT slides, then followed by a question and answer session, sharing session and discussion. The results obtained are students understand that bullying is an ethical and developmental problem that can hinder the optimal psychological development of individuals, and damage human rights. Verbal bullying can impair mental health, emotional well-being, difficulty developing self-confidence, having a negative view of oneself, difficulty forming healthy relationships and isolating oneself from their social environment. Victims of bullying can develop their talents, interests and achievements, so as not to be ridiculed. To prevent more victims and perpetrators of verbal bullying in schools, it is necessary to have the cooperation of teachers, administrative staff, students and parents led by the counseling guidance teacher at the school. Keywords: information services; verbal bullying; junior high school students
Peningkatan literasi kesehatan pada anak di sekolah pesisi juang Ampenan melalui dongeng PHBS Hendriyani, Irmatika; Nopitasari, Baiq Leny; Pradiningsih, Anna; Wahid, Abdul Rahman; Safwan, Safwan; Fitriana, Yuli; Anjani, Baiq Lenysia Puspita; Rahmawati, Cyntiya; Furqani, Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24644

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di daerah bintaro Ampenan, tujuan dari kegiatan ini adalah memperkernalkan prilaku hidup bersih sehingga target sasaran pada program pengabdian ini adalah anak-anak usia 5 tahun dan sekolah dasar dimana usia tersebut adalah usia rentan lalai akan kebersihan diri. Metode penyampaian yang diberikan berupa dongeng PHBS dengan cara bercerita tentang perilaku hidup sehat yang diadaptasi dari beberapa referensi buku cerita. Tingkat keberhasilah dari kegitian ini adalah anak-anak dapat menerapkan perilaku hidup bersih dengan menerapkan cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah berkegitan atau makan, anak-anak juga mampu untuk diajak bekerjasama dalam kegiatan gotong royong yang melibatkan para remaja masjid didaerah bintaro. Waktu yang dihabiskan selama kegiatan ini berlangsung adalah tiga bulan dari persiapan dan termasuk dengan monitring evaluasi kegiatan selama kurang lebih sebulan untuk memastikan kegiatan ini tetap terlaksana. Kata kunci: PHBS; literasi. AbstractThis community service activity takes place in the Bintaro Ampenan area, the aim of this activity is to introduce clean living behavior so that the targets for this service program are children aged 5 years and elementary school where this age is the age that is vulnerable to neglecting personal hygiene. The delivery method given is in the form of PHBS fairy tales by telling stories about healthy living behavior adapted from several story book references. The level of success of this activity is that children are able to adopt clean living behavior by washing their hands with soap before and after doing activities or eating, children are also able to be invited to collaborate in mutual cooperation activities involving mosque teenagers in the Bintaro area. The time spent during this activity was three months of preparation and included monitoring and evaluation of the activity for approximately a month to ensure this activity was still carried out. Keywords: PHBS; literation.
Pemanfaatan sampah organik-anorganik menjadi kompos dan ecobrick paguyuban Batu Ampar RT 17 Balikpapan Hidayat, Jefri Pandu; Munfarida, Siti; Robiandi, Fadli; Pratama, Dino Wahab; Koyyimah, Putri Dinul; Siahaan, Alex Chandra; Mysistro, Evan; VVS, Firman; Adila, Imam Rifqi; Akmal, Muhammad Ikhsan; Krishna, Azzuri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23359

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Paguyuban RT 17 Batu Ampar, Kota Balikpapan.Banyaknya sampah yang berserakan di pinggir jalan dan parit-parit telah merusak keindahan, menimbulkan bau tidak sedap, dan menjadi sarang penyakit serta infeksi saluran pernapasan akut akibat pembakaran. Sampah yang menumpuk terdiri dari jenis organik (rumah tangga dan perkebunan) dan anorganik (plastik). Kegiatan pengabdian bertujuan untuk membantu para petani sebagai mayoritas profesi dengan memanfaatkan sampah organik menjadi kompos. Kompos juga digunakan pada beberapa tanaman hias hasil kegemaran dari sebagian ibu-ibu. Di sisi lain, sampah plastik dimanfaatkan sebagai ecobrick bersama para anak yang berpotensi dijadikan karya yang bernilai jual. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan ceramah dan penerapan instruktif secara project based learning. Kegiatan pengabdian dibuka secara simbolis dengan pendirian bank sampah yang terletak di poskamling yang berfungsi untuk memilah sampah organik dan anorganik. Pupuk kompos diproduksi dengan rasio sampah organik dan aktivator bakteri (50:1) selama kurun waktu 2-3 minggu fermentasi. Parameter keberhasilan kegiatan diukur dari >80% warga merasa puas dengan metode kuantitatif dan hasilnya rata-rata akhir 87,1% dengan jumlah 29 responden telah merasa senang oleh rangkaian kegiatan. Rinciannya yaitu sebanyak 89,7% program kerja sesuai dijalankan, 82,8% program kerja menarik, 100% interaksi tim pengabdian dengan warga, namun antusias warga mendapatkan nilai 75,9%. Responden terdiri dari pemangku kepentingan wilayah, ibu-ibu yang juga mewakili para anak pada kegiatan ecobrick, dan para petani yang memanfaatkan langsung pupuk kompos. Kegiatan ini sarana internalisasi Institut Teknologi Kalimantan ke masyarakat yang harapannya mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan untuk mengatasi sampah yang tidak termanfaatkan serta mencemari kesehatan lingkungan. Kata kunci: anorganik; ecobrick; kompos; organik; sampah Abstract Community service activities located in Paguyuban RT 17 Batu Ampar, Balikpapan City, due to the large amount of trash scattered on the side of the side and ditches have damage beauty, caused unpleasant odors, become a hotbed of disease, and acute respiratory infections due to burning. Pile waste consists of organic (household and agriculture) and inorganic (plastic). The service activities aim to help farmers as the majority of profession by utilizing organic waste into compost. Compost is also used in some ornamental plants which are a favorite of some mothers. On the other hand, plastic waste is used as an eco-bricks with children who has the potential to be a valuable work. The method of implementing the service activities was through lectures and instructive application by project based learning. The service activity was symbolically opened with the establishment of a garbage bank located in the poskamling to sort out organic and inorganic waste.Compost fertilizers are produced ata ratio of organic waste and bacterial activators (50:1) over a period of 2-3 weeks of fermentation. The success parameter of the activity was measured from up to 80% of residents satisfied with the quantitative method and the final result was 87.1% with 29 respondents have been pleased by the series of activities. The details are 89.7% of work programs are appropriate to implement, 82.8% of work programs are interesting, and 100% of interactions between service team and residents, but the enthusiasm of residents gets a score of 75.9%. Respondents consisted of regional stakeholders, mothers who also represented children in the ecobricking activity, and farmers who directly utilized  the compost. This activity is a means of internalizing the Institut Teknologi Kalimantan to the community whose is expected to have a positive and sustainable impact on over-coming unused waste and polluted environmental health. Keywords: inorganic; ecobricks; compost; organic; waste
Pelatihan implementasi kurikulum merdeka untuk guru sekolah dasar di Jerowaru, Lombok Timur Irwandi, Irwandi; Sofian, Imam; Annisa, Putri Auliya; Jihan, Amelia Putri; Nurginda, Fitrah; Nuratu, Nuratu; Wiranti, Hidayah Nur; Putri, Jakiah Alfiana; Bafadal, Moh Fauzi; Hidayati, Hidayati; Rahmaniah, Rima; Hudri, Muhammad; Ilham, Ilham
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27256

Abstract

Abstrak Pengabdian ini berkaitan tentang menyelenggarakan pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar bagi guru pendidikan dasar di Jerowaru, Lombok Timur. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka, memperkuat kemampuan dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), serta membantu guru mempraktikkan strategi pembelajaran inovatif berbasis proyek. Metode pelatihan yang digunakan meliputi diskusi, simulasi, dan praktik langsung, dengan tahapan yang mencakup persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kompetensi guru, termasuk kemampuan mereka dalam menyusun RPP yang relevan dan menerapkan strategi pembelajaran yang kontekstual di kelas. Hambatan yang dihadapi, seperti keterbatasan akses teknologi dan perbedaan tingkat pemahaman peserta, berhasil diatasi melalui bimbingan intensif dan pendekatan adaptif. Pelatihan ini mendukung penerapan Kurikulum Merdeka di Jerowaru dengan membantu guru mengintegrasikan potensi lokal ke dalam pembelajaran, yang berdampak positif pada kualitas pendidikan dasar di wilayah tersebut. Artikel ini merekomendasikan pengembangan pelatihan serupa di daerah lain serta pentingnya dukungan berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka. Kata kunci: pelatihan; implementasi; kurikulum merdeka; sekolah dasar. Abstract This service community was related to the implementation of a training program on the application of the Merdeka Curriculum for elementary school teachers in Jerowaru, East Lombok. The training aimed to enhance teachers' understanding of the principles of the Merdeka Curriculum, strengthen their ability to design Lesson Plans (RPP), and assist them in practicing innovative project-based teaching strategies. The training employed participatory methods, including discussions, simulations, and hands-on practice, with stages covering preparation, implementation, and evaluation. The results showed significant improvements in teachers' competencies, particularly in developing relevant lesson plans and applying contextual teaching strategies in the classroom. Challenges such as limited access to technology and variations in participants' understanding were effectively addressed through intensive mentoring and adaptive approaches. This training supports the implementation of the Merdeka Curriculum in Jerowaru by helping teachers integrate local potential into their teaching practices, positively impacting the quality of elementary education in the region. The article recommends the development of similar training programs in other regions and emphasizes the need for continuous support to ensure the successful implementation of the Merdeka Curriculum. Keywords: training; implementation; merdeka curriculum; elementary schools
Bimbingan teknis administrasi SKP elektronik bagi dosen di lingkungan jurusan PMIPA FKIP Untan Ningsih, Kurnia; Afandi, Afandi; Panjaitan, Ruqiah Ganda Putri; Fitriawan, Dona; Mirza, Ade; Yani T., Ahmad; Oktavianty, Erwina; Hamdani, Hamdani; Ulfah, Maria; Masriani, Masriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27332

Abstract

AbstrakTujuan dari bimbingan teknis ini adalah mempersiapkan semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam kegiatan administrasi dosen tersebut untuk mempersiapkan pelatihan dan sosialisasi. Persiapan yang dilakukan adalah sebagai berikut: 1) pemadanan semua akun dosen di lingkungan jurusan pmipa; 2) pelaksanaan berbagai sosialisasi, pelatihan, dan workshop kegiatan-kegiatan tersebut. Narasumber untuk kegiatan di bulan September dilaksanakan oleh dua orang pegawai dari kepegawaian untan yaitu bapak Sugeng dan bapak Wawan yang ahli dalam bidang keadministrasian selama 2 hari yaitu Hari Jum’at dan Sabtu tanggal 6 dan 7 September 2024. Tempat kegiatan selama beberapa kegiatan tersebut di Aula FKIP, Ruang Sidang 1 FKIP Untan serta Zoom Meeting. Peserta yang dimaksud adalah: 1) semua dosen di seluruh lingkungan jurusan PMIPA; 2) semua tenaga kependidikan; 3) mahasiswa yang terlibat langsung di himpunan di setiap prodi yang jumlahnya 65 orang. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah: 1) Pelatihan berkelanjutan terkait Administrasi Dosen yang sangat diperlukan bagi dosen di Jurusan PMIPA FKIP; 2) Artikel publikasi ke jurnal nasional terakreditasi; 3) Produk berupa Data SKP Elektronik dan data penting lainnya yang sesuai kebutuhan dosen. Kegiatan untuk mengevaluasi kegiatan ini dilakukan dengan merumuskan hasil diskusi awal tentang proses pelaksanaan pendampingan dengan model bimbingan teknis sejenis yang pernah diikuti atau dilakukan oleh peserta sebelum mengikuti kegiatan pengabdian ini. Dari kegiatan pertama dan kedua dianalisis perubahan yang terjadi setelah para peserta mengikuti kegiatan pendampingan dengan model bimbingan teknis. Hasil akhir kegiatan pengabdian tersebut adalah terbentuknya SOP dan eSKP serta data lainnya sesuai dengan kebutuhan Dosen di Lingkungan Jurusan PMIPA Untan. Kata kunci: bimbingan teknis; administasi dosen; sasaran kinerja pegawai. AbstractThe purpose of this technical guidance is to prepare all stakeholders involved in the lecturer's administrative activities to prepare for training and socialization. The preparations made are as follows: 1) matching all lecturer accounts within the pmipa department; 2) implementation of various socialization, training, and workshops on these activities. Resource persons for activities in September were carried out by two employees from the staffing of untan, namely Mr. Sugeng and Mr. Wawan who are experts in the field of administration for 2 days, namely Friday and Saturday, September 6 and 7, 2024. The place of activity for some of these activities is in the FETT Hall, Session Room 1 FKIP Untan and Zoom Meeting. The intended participants are: 1) all lecturers in the entire PMIPA department environment; 2) all educational staff; 3) students who are directly involved in the association in each study program, totaling 65 people. The results achieved in this service activity are: 1) Continuous training related to Lecturer Administration which is very necessary for lecturers in the FETT PMIPA Department; 2) Publication articles to accredited national journals; 3) Products in the form of Electronic SKP Data and other important data according to the needs of lecturers. Activities to evaluate this activity were carried out by formulating the results of initial discussions about the process of implementing assistance with similar technical guidance models that had been followed or carried out by participants before participating in this service activity. From the first and second activities, the changes that occurred after the participants participated in the mentoring activities with the technical guidance model were analyzed. The final result of this service activity is the formation of SOPs and eSKP and other data according to the needs of Lecturers in the PMIPA Department of Untan. Keywords: technical assistance; lecturer administration; employee performance targets.
Pendampingan pembuatan biopori dan filtrasi air tanah sebagai solusi ketersediaan air bersih di RT 32 kelurahan Karangjoang Musyarofah Musyarofah; Budi Prayitno; Febrian Dedi Sastrawan; Djalu Sakti Agiyaka; Erlya Yunita Larasati; Firly Eryun Desita Safitri; Fina Ainil Martia; Janlemi Prahara Pamungkas; Muhammad Abdul Azis
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25095

Abstract

Abstrak Survei awal di Jalan Soekarno Hatta KM. 15 RT. 32 Kampung Banyumas, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan mengidentifikasi dua permasalahan utama, yaitu keterbatasan pasokan air bersih dan jumlah volume air tergenang yang dihasilkan dari air sumur bor. Kegiatan pengabdian masyarakat di RT 32 Kelurahan Karangjoang, khususnya di Gang Sayudi, bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih melalui pendampingan pembuatan biopori dan filtrasi air tanah. Metode pelaksanaan melibatkan pertemuan dengan masyarakat, pelatihan langsung, dan sosialisasi rutin. Kegiatan meliputi pelatihan dan penyuluhan, praktik langsung di lapangan membuat biopori dan sistem filtrasi air tanah, serta monitoring untuk mengukur keberhasilan dan efektivitas sistem. Pembuatan biopori memanfaatkan sampah daun serta sampah organik basah dari limbah rumah tangga di Kampung Banyumas. Hasil menunjukkan peningkatan infiltrasi air ke dalam tanah, pengurangan limbah organik, dan peningkatan kualitas air. Sistem filter yang terdiri dari saringan, karbon aktif, mangan zeolit, pasir silika, dan kerikil efektif dalam mengurangi kekeruhan, zat padat terlarut, dan kandungan besi dan mangan. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan solusi komprehensif bagi permasalahan yang teridentifikasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kampung Banyumas, Balikpapan, dengan mendukung praktik pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Kata kunci: filter air; biopori; air tanah; air bersih. AbstractInitial survey on Jalan Soekarno Hatta KM. 15 RT. 32 Kampung Banyumas, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan identified two main problems, namely limited clean water supply and the volume of stagnant water produced from drilled well water. Community service activities in RT 32 Kelurahan Karangjoang, especially in Gang Sayudi, aim to improve community access to clean water through assistance in making biopores and groundwater filtration. The implementation method involves meetings with the community, direct training, and routine socialization. Activities include training and counseling, direct practice in the field in making biopores and groundwater filtration systems, and monitoring to measure the success and effectiveness of the system. The creation of biopores utilizes leaf waste and wet organic waste from household waste in Kampung Banyumas. The results showed increased water infiltration into the soil, reduced organic waste, and improved water quality. The filter system consisting of filters, activated carbon, manganese zeolite, silica sand, and gravel is effective in reducing turbidity, dissolved solids, and iron and manganese content. Through this series of activities, it is hoped that it can provide a comprehensive solution to the identified problems and provide a positive impact on the community in Kampung Banyumas, Balikpapan, by supporting more environmentally friendly waste management practices. Keywords: water filter; biopore; groundwater; clean water.
Pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kecemasan pada akseptor KB implant Dewi, Nelya; Fara, Yetty Dwi; Agustianti, Yenny; Wahyuningsih, Sri; Kurniawati, Ika Dyah; Martiasih, Wiwik Dwi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22975

Abstract

AbstrakImplan adalah alat kontrasepsi berbentuk kapsul tipis elastis yang diletakkan dibawah kulit lengan atas seorang wanita. Implan mengandung hormon levonogestrel yang efektifitasnya mencegah kehamilan 99%. Salah satu kendala penggunaan KB Implan adalah kecemasan sebelum pelaksanaan prosedur. Tingginya tingkat kecemasan calon akseptor  mempengaruhi pemilihan kontrasepsi implan. Kecemasan adalah suatu perasaan yang tidak menyenangkan seperti gelisah, tegang, dan tanda-tanda hemodinamik yang abnormal sebagai konsekuensi dari stimulasi simpatik, parasimpatik, dan endokrin. Cara mengurangi kecemasan diantaranya dilakukan dengan menggunakan terapi farmakologis dan non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengurangi tingkat kecemasan pada seseorang sebelum dilakukan pemasangan implant yaitu dengan aromaterapi lavender. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengurangi kecemasan dalam pemasangan kb implant dengan pemberian aromaterapi lavender. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan mengenai kecemasan dan manfaat aromaterapi lavender serta memberikan penilaian dengan kuisioner tingkat kecemasan peserta sebelum diberikan dan setelah diberikan penyuluhan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pada tanggal 18 Januari 2024 dengan jumlah peserta 7 orang dapat mengurangi tingkat kecemasan peserta dari nilai rata-rata 13 menjadi 8,2. Kegiatan ini mengurangi tingkat kecemasan peserta sebelum dan saat dilaksanakan pemasangan Kb implant. Kata kunci: aromaterapi lavender; kb implant; kecemasan Abstract The implant is a contraceptive device in the form of a thin, elastic capsule that is placed under the skin of a woman's upper arm. The implant contains the hormone levonogestrel which is 99% effective in preventing pregnancy. One of the obstacles to using implant contraception is anxiety before carrying out the procedure. The high level of anxiety of prospective acceptors influences the choice of contraceptive implants. Anxiety is an unpleasant feeling such as restlessness, tension, and abnormal hemodynamic signs as a consequence of sympathetic, parasympathetic, and endocrine stimulation. Ways to reduce anxiety include using pharmacological and non-pharmacological therapy. One non-pharmacological therapy to reduce a person's anxiety level before implant installation is lavender aromatherapy. The aim of this community service is to reduce anxiety when installing birth control implants by providing lavender aromatherapy. The method used was to provide education about anxiety and the benefits of lavender aromatherapy as well as providing an assessment using a questionnaire on participants' anxiety levels before and after being given the education. The results of this service show that the implementation of activities carried out on January 18 2024 with a total of 7 participants can reduce the participants' anxiety level from an average value of 13 to 8.2. This activity reduces participants' anxiety levels before and during the Kb implant installation. Keywords: lavender aromatherapy; contraceptive implant; anxiety
Pelatihan penggunaan aplikasi komputer berbasis AI (Artificial Intelegent) di SDN 3 Kabar Hidayatulloh, Alpiana; Windhari, Gusti Ayu Esty; Dewi, Ni Putu Ety Lismaya; Atmaja, I Gde Darma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27033

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada Guru di SDN 3 Kabar menggunakan software komputer yang berbasis AI(Arificial Intelegence) di dalam proses pembelajaran. Adapun peserta dlam kegiatan pelatihan ini sebanyak 20 Guru dari semua mata pelajaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah metode penyampaian materi dan pelatihan secara langsung kepada para Guru. Adapaun target yang ingin di capai dalam pelatihan ini adalah Guru di SDN 3 Kabar dapat mengaplikasikan berbagai aplikasi AI di dalam proses pembelajaran sehingga prose pembelajaran menjadi lebih mudah dan menyenangkan.  Hasil yang dicapai dalam pelatihan ini adalah guru mengenal software AI sebagai salah satu pilihan yang dapat membantu proses pembelajaram dan dapat menggunakan beberapa software AI yaitu ChatGPT,cici AI dan gamma AI. Kata kunci: aplikasi software AI; guru SDN 3 Kabar; proses pembelajaran AbstractThis community service activity aims to provide training to teachers at SDN 3 Kabar using computer software based on AI (Arificial Intelligence) in the learning process. The participants in this training activity were 20 teachers from all subjects. The method used in training is the method of delivering material and training directly to teachers. The target to be achieved in this training is that teachers at SDN 3 Kabar can apply various AI applications in the learning process so that the learning process becomes easier and more enjoyable. The results achieved in this training are that teachers recognize AI software as an option that can help the learning process and can use several AI software, namely ChatGPT, Cici AI and Gamma AI. Keywords: AI software applications; teacher at SDN 3 Kabar; learning process
Pengembangan teknologi tepat guna tanki ekoenzim untuk pemberdayaan usaha mikro kecil menengah Salimah di Kelurahan Jatisampurna Kurniawan, Muhammad Rizki; Mokodongan, Renny Septiani; Fauziah, Siti Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26765

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian masyarakat pemula berbasis penyuluhan dilakukan pada UKM Salimah dan Warga Jatisampurna Bekasi untuk mengetahui tingkat pengetahuan warga terkait ekoenzim dan pengenalan teknologi tepat guna tanki ekoenzim. Kesadaran pengelolaan sisa-sisa makanan dan sayuran guna membantu pengelolaan limbah organik yang efektif dan efisien kepada UKM salimah dan warga sekitar yang ada. Peserta kegiatan berjumlah 15 orang. Pelaksanaan kegiatan di awali dengan survei tempat, kemudian dilanjutkan dengan metode kuisoner dan dilanjutkan dengan sosialisasi terkait ekoenzim dan teknologi tepat guna tanki. Hasil pelaksanaan kegiatan PKM dari pretest yang dilakukan bahwa 65% tidak mengetahui teknologi tepat guna tanki ekoenzim. Setelah dilakukan  sosialisasi terkait teknologi tepat guna tanki ekoenzim diperoleh hasil postest yaitu 85% yang sudah mengetahui. Warga yang mengolah limbah organik menjadi produk jadi yaitu 4 menjadi ekoenzim, 2 menjadi pupuk, 1 menjadi sabun cair, dan 1 menjadi sabun lantai dan produk teknologi tepat guna tanki ekoenzim bisa digunakan untuk UMKM Salimah.   Kata kunci: ekoenzim; tanki; penyuluhan. Abstract Beginner community service activities based on outreach were carried out at UKM Salimah and Jatisampurna Bekasi residents to determine the level of knowledge of residents regarding ecoenzymes and the introduction of appropriate technology for ecoenzymes tanks. Awareness of the management of food and vegetable waste to help manage organic waste effectively and efficiently for UKM Salimah and residents. The activity participants numbered 15 people. The implementation of the activity began with a site survey, then continued with the questionnaire method and continued with outreach regarding ecoenzymes and appropriate technology for tanks. The results of the implementation of PKM activities from the pretest were that 65% did not know the appropriate technology for ecoenzymes tanks. After conducting socialization regarding appropriate technology for ecoenzymes tanks, posttest results were obtained, namely 85% who already knew. Residents process organic waste into finished products, namely 4 into ecoenzymes, 2 into fertilizer, 1 into liquid soap, and 1 into floor soap and appropriate technology products for ecoenzme tanks can be used for Salimah UMKM. Keywords: ecoenzymes; tank; counseling