Articles
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI TANGGAP DARURAT DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 6 BALIKPAPAN
Nurfathan, Ibra;
Rusba, Komeyni;
Liku, James Everd Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.353
Kesiapsiagaan adalah suatu praktek proses perencanaan, persiapan dan penyediaan bekal secara dinamis guna mengantisipasi bencana melalui melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat. Sekolah yang memiliki risiko tinggi wajib untuk menerapkan sistem tanggap darurat yang sesuai dengan peraturan dan standar yang ada. ISO 45001 : 2018 tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang di dalamnya membahas tentang sistem implementasi tanggap darurat yang tertuang dalam ISO 45001 : 2018 Klausul 8.2 tentang emergency response and preparedness, meyebutkan bahwa perusahaan atau organisasi wajib memiliki perencanaan keadaaan darurat, prosedur keadaan darurat, komunikasi, pembinaan serta evaluasi secara berkala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti menggunakan kriteria penilaian presentase berdasarkan tabel kategorial International Safety Rating System (ISRS). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sesuai atau tidak sesuainya prosedur tanggap darurat di Sekolah Menengah Negeri 6 Balikpapan. Kemudian hasil observasi dibandingkan dengan standar acuan yaitu ISO 45001 : 2018, untuk dapat mengetahui tingkat keefektivitasan implementasi tanggap darurat di SMKN 6 Balikpapan. Hasil tingkat efektifitas implementasi tanggap darurat berdasarkan ISO 45001 : 2018 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Balikpapan memiliki rata rata nilai 8,5% yang dinyatakan dalam kategori “Buruk”. Berdasarkan hal ini SMKN 6 Balikpapan melaksanakan penerapan sistem tanggap darurat sesuai dengan ISO 45001 : 2018 Klausul 8.2 tentang emergency response and preparedness dengan buruk dalam hal sistem dan implementasi tanggap darurat untuk menanggulangi keadaan darurat di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Balikpapan.
Zona Bahaya Di Jalan Raya: Analisis Mendalam Kecelakaan Lalu Lintas di Jalur Bontang-Samarinda
Zainul, L.M;
Abdisa, Hapnal;
Maslina, Maslina;
Hardiyono, Hardiyono;
Rusba, Komeyni;
Nurhidayati, Wa Ode
Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTRANSLOG) Vol. 11 No. 3 (2024): NOVEMBER
Publisher : Institut Transportasi dan Logistik Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54324/j.mtl.v11i3.1583
This study examines the characteristics of traffic accidents on Bontang-Samarinda route during the period of 2018-2020 to identify the accident patterns, causal factors, and accident-prone locations. The data were collected from the police records including time of occurrence, type of casualty, type of vehicle, type of collision, and causal factors. The analysis shows that accidents tend to occur in the afternoon and evening, with a pre-dominance of accidents involving two-wheeled vehicles. The most common type of casualty was minor injuries, but there was an increase in cases of serious injuries in 2020. The main contributing factors were high-speed and road marking violations, with straights and turns being common maneuver. Most crashes occurred in certain segments, especially at KM 22-28 and KM 64-70. This research methods is EAN weighting. The study concludes that prevention efforts should focus on the speed regulation, the driver awareness, and the infrastructure improvement in high-risk road segment. These results provide important guidance for policy makers and relevant authorities to develop more effective road safety strategies on Bontang-Samarinda route.
ANALISIS PENANGANAN LIMBAH MEDIS DI KLINIK GRAND MEDICA INDONESIA
Ekaputra, Bimo;
Rusba, Komeyni;
Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.352
Sampah Pada Klinik Kesehatan memiliki potensi dampak penting terhadap penurunan kualitas maupun secara langsung memiliki potensi bahaya bagi kesehatan masyarakat seperti infeksi nosokomial, gangguan kesehatan, pencemaran lingkungan, serta gangguan pekerjaan, oleh karena itu perlu adanya pengelolaan limbah medis padat secara benar dan aman. Jenis penelitian yang digunakan dalam analisa penanganan limbah medis ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan dengan pengamatan langsung dan wawancara bagaimana penanganan Limbah Medis ditempat dilakukan. Pemilahan Limbah medis di Klinik Grand Medica Indonesia sudah dilakukan dengan cara memimsahkan antara Limbah Medis dan yang Non – Medis. Semua tahap kerja pemilahan Limbah medis sudah sesuai dengan yang Permenakes no .2 tahun 2023, Berdasarkan dengan penelitian yang dilakukan di Klinik Grand Medica Indonesia semua proses penyimpanan Limbah medis sudah Mengikuti standar Undang – Undang. Meskipun masih Ada beberapa yang Tidak Mengikuti peraturan seperti penempatan Limbah medis dan Non – Medis. Saran Untuk Klinik adalah Pihak klinik Menyediakan kantong sampah yang berbeda sebagai wadah untuk pemilahan didalam Tong sampah dan penggunaan Tong sampah yang sesuai dengan standar. perlu melakukan pengumpulan dan pengangkutan limbah medis menggunakan troli khusus sebelum limbah medis padat dikumpulkan di tempat penyimpanan sementara.
PENERAPAN ALAT PEMADAM API RINGAN DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI BLUE SKY
Ramdan, Muhamad;
Ismail, Muhammad Faizi;
Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.356
Alat Pemadam Api Ringan adalah salah satu media penanggulangan kebakaran, adanya APAR ini diharapkan kejadian seperti kebakaran dapat ditanggulangi saat masih di tahap permulaan sebelum api meluas dan menyebabkan kerugian yang lebih besar. Penanggulangan kebakaran adalah paduan dalam rangka antisipasi penanganan darurat kebakaran dan bencana lainnya dalam rangka pengamanan jiwa, gedung maupun prasarana yang dibuat sebagai Langkah yang harus dilakukan dalam keadaan aman dan darurat kebakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan fakta, keadaan yang terjadi pada saat penelitian berjalan dan menyuguhkan apa adanya penelitian deskriptif kualitatif serta menuturkan data yang bersangkutan dengan situasi yang sedang terjadi, sikap serta pandangan terkait Penerapan Alat Pemadam Api Ringan dan Penanggulangan Kebakaran di Hotel Blue Sky. Berdasarkan hasil dari penelitian Maka didapat rata-rata tingkat pemenuhan Alat Pemadam Api Ringan adalah 71,1% terlah terpenuhi dan 28,9% tidak terpenuhi. Dan Tingkat dapat dirata-rata tingkat kesesuaian dari penerapan penanggulangan kebakaran di Hotel Blue Sky Balikpapan 100% telah terpenuhi dan 0% tidak terpenuhi.
EFEKTIVITAS PENERAPAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI CV BIMA PERSADA KOTA BALIKPAPAN
Padu, Cristina Angella;
Rusba, Komeyni;
Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.357
Proses penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bertujuan supaya bisa berjalan dengan efektif penerapan K3 di suatu perusahaan, dengan demikian akan timbul kondisi aman serta karyawanan yang taat akan aturan perusahaan. . Salah satu upaya untuk mengelola vendor agar 3 terlindungi dari risiko bahaya dilingkungan kerja yaitu melalui program Contractor Safety Managemen System. Kerugian yang terjadi bagi karyawan adalah karyawan dapat mengalami luka-luka, cacat fisik dan meninggal dunia. Riset yang dilakukan badan dunia International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa 2,78 juta karyawan didunia meninggal setiap tahun karena kecelakaan saat bekerja dan penyakit akibat kerja. Dengan pertumbuhan Kota Balikpapan yang cukup pesat, kebutuhan perusahaan akan semakin banyak agar memiliki High Quality Company, salah satu yang dibutuhkan adalah Program K3 pada Perusahaan.
ANALISIS KESELAMATAN PENGGUNAAN PESTISIDA PADA PETANI DI KELURAHAN TERITIP KOTA BALIKPAPAN
Pratamasari, Iin;
Winata, Handky Seption;
Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.369
Penggunaan pestisida dan pupuk kimia telah menjadi ancaman serius terutama dikalangan petani terutama di sektor kesehatan. Masih banyak petani yang kurang memperhatikan kesehatan dikarenakan kurang adanya pemantauan dan perhatian khusus dalam bidang pertanian, termasuk penggunaan pestisida yang salah satunya terjadi di Kelurahan Teritip, kecamatan Balikpapan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkatan risiko dan pengendalian risiko penggunaan pestisida pada petani di Kelurahan Teritip Kota Balikpapan dengan menggunakan lembar observasi HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control). Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian pada pekerjaan penggunaan pestisida insektisida di mulai dari (1) Barang datang, (2) Penerimaan pestisida insektisida, (3) Penyimpanan pestisida insektisida, (4) Persiapan alat dan bahan, (5) Pencampuran pestisida insektida curacron 500 EC, (6) Berjalan menuju lokasi ladang, (7) Penyemprotan pestisida insektisida, (8) Membersihkan peralatan, (9) Pembuangan limbah menunjukkan bahwa tingkat risiko high sejumlah 25% dan risiko medium 75%. Setelah dilakukan pengendalian tambahan menjadi nilai persentase risiko medium 25% dan nilai persentase risiko low 75%.
IMPLEMENTASI HIGIENE DAN SANITASI JASA BOGA PADA KATERING DJULITA BALIKPAPAN
Asfarani, Izzati Dhiany;
Rusba, Komeyni;
Saputra, Dharma
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.376
Dapur di katering djulita Balikpapan memiliki beberapa permasalahan dari bagian kelayakan fisik higiene dan sanitasi, terutama pada lokasi dan bangunan, pembuangan sampah, alat pembuangan asap, hingga saluran air panas untuk pencucian. Pemilik katering penting untuk memperbaiki serta melengkapi beberapa kekurangan yang ada pada dapur katering terutama pada kelayakan fisiknya. Tujuan penelitian ini berguna untuk mengimplementasikan higiene dan sanitasi jasa boga sesuai dengan kelayakan fisik Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096 Tahun 2011. Metode penelitian kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh dengan cara observasi langsung dan melakukan wawancara di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan, peraturan, atau dokumen lain yang relevan dengan subjek yang diselidiki. Penelitian ini melibatkan empat narasumber atau informan. Pengumpulan data melibatkan pemeriksaan dan penyajian gambaran komprehensif tentang situasi yang sedang dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan fisik higiene sanitasi jasaboga menunjukkan angka presentase sebesar 87% kesesuaian dan 12% ketidaksesuaian, hal ini menujukkan adanya beberapa kriteria yang belum memenuhi nilai dari kelayakan fisik higiene sanitasi jasaboga. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masalah yang tidak sesuai harus segera dilakukan perbaikan dari pemilik katering agar pengimplementasian higiene sanitasi jasaboga agar bisa mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari nilai yang telah didapatkan sebelumnya.
ANALISIS PENGUKURAN SUHU DAN KELEMBABAN UDARA PADA AREA PRODUKSI INSTALASI PENGOLAHAN AIR (IPA) KM 12 DI PERUMDA TIRTA MANUNTUNG BALIKPAPAN
Hakim, Arif Rahman;
Rusba, Komeyni;
Swandito, Adji
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.380
Dalam proses pengolahan air menjadi air bersih di area produksi PERUMDA Tirta Manuntung, kegiatan pengelolaan air di khususnya di area produksi, dimana reaksi kimia dari proses kimia yang terjadi dalam proses pengolahan air menghasilkan panas, selain itu pengolahan air pada area produksi tentunya bisa menimbulkan tingkat kelembaban udara yang tinggi dikarenakan proses produksi yang menghasilkan uap air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan mengetahui tingkat suhu dan kelembapan pada area produksi instalasi pengolahan air (IPA) KM 12 di PERUMDA Tirta Manuntung Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa suhu pada sembilan titik yang berada pada area produksi didapati bahwa ke sembilan titik pada area produksi belum memenuhi standar nilai ambang batas kualitas udara, sementara untuk nilai indeks suhu basah dan bola ke sembilan titik telah memenuhi nilai ambang batas. sedangkan kelembaban udara pada sembilan titik yang berada pada area produksi didapati bahwa ke sembilan titik pada area produksi ada yang sudah memenuhi standar nilai ambang batas kualitas udara ruangan dan ada yang belum memenuhi standar nilai ambang batas kualitas udara. selain itu Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan diketahui bahwa suhu yang melebihi nilai ambang batas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi pekerja, dan kelembaban yang melebihi nilai ambang batas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi pekerja.
IDENTIFIKASI PENGENDALIAN BAHAYA RUANG TERBATAS PADA PEKERJAAN CLEANING STAGE F-803A PADA PT WEATHERFORD
Sulnah, Muh. Nur Wahyu;
Rusba, Komeyni;
Liku, James Everd Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.384
Ruang terbatas merupakan salah satu tempat yang memiliki potensi bahaya tinggi dan dapat membahayakan keselamatan pekerja yang melakukan pekerjaan didalamnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi observasional dengan mengacu pada standart AS/NZS 4360:2004. Penelitian ini dilakukan berdasarkan data primer dan data sekunder menggunakan metode HIRAC (Hazard Identification Risk Assesment And Control). Informan penelitian yaitu Pengawas Area (Work Leader), Safety Man, dan Pekerja Ruang terbatas PT Weatherford. Studi ini mengidentifikasi dan menganalisis pengendalian bahaya pada pekerjaan cleaning stage F-803A di PT Weatherford. Metode observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasilnya menunjukkan bahwa bahaya utama meliputi terbatasnya ruang, kekurangan ventilasi, dan paparan bahan kimia berbahaya. Pengendalian yang direkomendasikan mencakup prosedur kerja yang jelas, penggunaan peralatan pelindung diri, dan peningkatan ventilasi. Langkah-langkah ini dapat meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja dalam melakukan pekerjaan di ruang terbatas seperti cleaning stage F-803A.
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN DAN PENGENDALIAN RISIKO PEKERJAAN PENYAMBUNGAN PIPA PDAM KOTA BALIKPAPAN
Ananta, Erwin;
Chairuddin, Rizal;
Rusba, Komeyni;
Liku, James Everd Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.389
Komponen utama dari penyediaan air bersih adalah jaringan perpipaan yaitu jaringan yang digunakan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Aliran air dapat terjadi karena perbedaan tinggi tekanan di kedua tempat, tekanan terjadi karena adanya perbedaan elevasi muka air di daerah tersebut atau bisa juga digunakan pompa untuk mengalirkan air dari tempat yang mempunyai elevasi rendah ke elevasi tinggi (Irfan. N, 2018). Salah satu bentuk upaya menurunkan angka kecelakaan kerja dengan melakukan manajemen risiko dimana tahapannya meliputi penilaian, perencanaan, pengendalian dan pemantauan melihat adanya angka kecelakaan saat melakukan pekerjaan pemasangan pipa air. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) sebagai salah satu upaya untuk mengidentifikasi bahaya, mengendalikan bahaya dan risiko serta menilai apakah pekerjaan tersebut dapat dikategorikan aman atau tidak. Pada penelitian ini data yang diperoleh dan dikumpul bersumber dari data primer dan sekunder. Data primer berasal dari observasi tanya jawab dengan tenaga kerja PDAM Kota Balikpapan. Data sekunder diperoleh dari data profil perusahaan, dokumentasi foto dan pendukung lainnya. Dari hasil yang telah dilakukan dapat dianalisis dari aktivitas pekerjaan penyambungan pipa sebelum adanya pengendalian yang dilakukan saat bekerja adalah 53% High dan 40% Medium. Dan penilaian risiko sisa setelah dilakukannya pengendalian tambahan untuk risiko high Risk menjadi 60% turun menjadi medium dan dari medium menjadi 40% turun menjadi low.