Claim Missing Document
Check
Articles

INSPEKSI STORAGE TANK DI PT. ABC PADA PROYEK PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE RISK BASED INSPECTION Hardiyono Hardiyono; Patunru Pongky; Sri Purwanti; Komeyni Rusba; Impol Siboro; Hana Eka Putri
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 9: April 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i9.376

Abstract

Storage tank (tangki timbun) merupakan salah satu objek yang dianggap penting dalam industri perminyakan dan gas bumi karena menyimpan produk utama dalam jumlah yang banyak dan berdampak besar. Tangki timbun yang digunakan tanpa henti setiap harinya dapat mengakibatkan rentan akan terjadinya kerusakan yang dapat menimbulkan gangguan pada proses kerja. Untuk itu penting dilakukan inspeksi berkala sebagai preventif dalam mencegah kerugian besar bagi perusahaan. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui tingkat risiko pada aspek desain tangki penimbum nomor 610-TK-101 yang berisikan bahan bakar minyak berbahaya dengan produk crude oil dan jadwal inspeksi secara interval di PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan metode Risk based Inspection (RBI). Data penelitian yang digunakan terdiri dari 2 (dua) jenis data, yaitu data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data primer yaitu dengan cara wawancara dan dokumentasi. Sementara data sekunder dilakukan dengan cara kajian literatur. Pengelohan dan analisis data terdiri atas pemeringkatan risiko kemungkinan dan konsekuensi kegagalan, mengukur dan menghitung ketebalan minimum tangki dan corrosion rate tangki dan menentukan risk matrix Risk Based Inspection dan sisa umur tangki. Hasil penelitian menunjukan tingkat risiko pada tangki nomor 610-TK-101 adalah medium risk atau risiko sedang. Laju korosi paling tinggi pada course 4 dengan hasil perhitungan 0,690 mm/tahun dengan nilai minimum ketebalan tangki 6,15 mm. Hal ini menunjukan dalam waktu 2 tahun kedepan tangki 610-TK-101 harus dilakukan inspeksi oleh pihak yang berwenang untuk mencegah terjadinya kerusakan.
PENGGUNAAN LIMBAH JANJANG KOSONG SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI PT. ABC KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Komeyni Rusba Rusba; Pratama Sari; Iwan Zulfikar; Impol Siboro; Widya Mulya; Riska Putri Anggraeni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20688

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Tanaman sawit merupakan tanaman perkebunan yang banyak ditanam oleh masyarakat. hal ini dikarenakan buah kelapa sawit yang bisa berukuran besar dan juga bisa memiliki kestabilan harga walaupun terkadang harga juga bisa mengalami penurunan. Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran penting bagi peningkatan ekonomi. Limbah janjang kosong hasil industri pengolahan sawit juga menimbulkan bau yang menyengat dan akan berdampak negatif bagi kesehatan manusia. Penanggulangan bau pada janjang kosong ini adalah dengan solusi pemanfaatan limbah agar limbah janjang kosong dapat dimanfatkan sebagai pupuk agar bermanfaat dan mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang diperoleh berdasarkan data kuisioner penelitian selama 30 hari pada kelapa sawit yang berumur 9 bulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan limbah janjang kosong pada pertumbuhan tanaman kelapa sawit yang berumur 9 bulan..
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH PADAT MEDIS DI RUMAH SAKIT dr. KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN Mulya, Widya; Rusba, Komeyni; Zulfikar, Iwan; Agus, Agus
IDENTIFIKASI Vol 8 No 1 (2022): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v8i1.222

Abstract

Hospitals are health institutions that have many installations and are never separated from the generation of solid waste (medical and non-medical) hospitals. Hospital activities will produce a number of by-products, both solid, liquid and gaseous waste containing pathogens, chemicals and generally dangerous and dangerous medical devices. The purpose of this study was to analyze the medical waste management system at Dr. Hospital. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Year 2020, Identification of hazardous waste characteristics at each waste source at Dr. Hospital. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan with existing standards. Based on the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 1204 of 2004 concerning Hospital Environmental Health, waste management can be carried out by minimizing waste by reducing materials, reusing and recycling, sorting and storing medical and non-medical waste. , collection with strong and closed trolleys and processing waste to be safe before being discharged into the environment, Regulation of the Minister of Environment and Forestry Number: P.56/Menlhk-Setjen/2015 concerning Procedures and Technical Requirements for Management of Hazardous and Toxic Waste from Facilities Health services. This research is a qualitative research with qualitative methods. The data collection used checklist, observation, and in-depth interviews, while the data analysis was processed using qualitative techniques to describe the efforts to manage medical solid waste at Dr. Hospital. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan which is then compared with the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number: P.56/Menlhk-Setjen/2015 concerning Procedures and Technical Requirements for Management of Hazardous and Toxic Waste from Health Service Facilities. The results showed that Dr. Hospital. Kanujosos Djatiwibowo Balikpapan is in accordance with the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number: P.56/Menlhk-Setjen/2015. Based on the results of the percentage tabulation, it is known that the management of medical waste at Dr. Hospital. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, which is as much as 72.22% in accordance with the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number: P.56/Menlhk-Setjen/2015 while it is known that 27.78 are not appropriate.
EFEKTIVITAS PENERAPAN IZIN KERJA KHUSUS RUANG TERBATAS PADA PENGELASAN TANKI UTAMA FUEL TRUCK DI PT. MANGGALA USAHA MANUNGGAL KUTAI TIMUR Rusba , Komeyni; Zain, Abdul; Siboro, Impol1; Sanjaya, Rahmat
IDENTIFIKASI Vol 9 No 1 (2023): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i1.261

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of the application of a confined space special work permit procedure for welding the main tank of the fuel truck at PT. Mangala Usaha Manunggal. Confined space has a very high potential hazard that can endanger the safety of someone who enters it, so prevention efforts are needed to avoid work accidents, one of which is the application of a special work permit to work in a confined space. This type of research is descriptive research with qualitative methods. Data collection was done through observation and interviews. Informants in this study consisted of: 1 head of the HSE department, 1 HSE executive, 1 head of the PLANT department, and 1 work supervisor. Data analysis based on KEP No. 113/DJPPK/IX/2006, and SOP-00-HSE-008 special work permit for PT. Mangala Usaha Manunggal. The process of working in confined spaces includes the implementation of procedures for the confined spaces system in which every work in a confined space must have a person in charge, working employees, stand-by person and safety officer who gives permission to work in the confined spaces area. The results of this study indicate that the amount of conformity between regulatory standards and existing conditions at the work preparation stage is 86%, at the work implementation stage is 81%, at the closing/completed work stage is 100%, then the overall value obtained is 89% so that these results indicate the level of achievement in the level of effectiveness included in the criteria of "fairly effective". Conclusion from The application of special work permit procedures for confined spaces work at PT Manggala Usaha Manunggal has not been fully in accordance with KEP No. 113/DJPPK/IX/2006, but has been "effectively enough" carried out according to company procedures. This is because the company has not certified personnel/officers in particular (intermediate and primary) for work in confined spaces, the company has not provided SCBA (self contain breathing apparatus), the company's Rescue Plan has never conducted a first aid simulation for victims in a confined space, the company does not yet have certified first aid personnel as required in the guidelines.
EFEKTIVITAS PENGAWASAN PENGELOLAAN LIMBAH CAIR INDUSTRI DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BALIKPAPAN Caniago, Andi Reni Hidayah; Rusba, Komeyni; Noeryanto, Noeryanto; Mulya, Widya; Pratamasari, Iin
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.274

Abstract

Pada industri terdapat potensi yang ditimbulkan dari kegiatan industri terhadap kondisi keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan salah satunya adalah dampak buruk dari limbah cair yang dihasilkan industri sehingga perlu dilakukannya pengelolaan terhadap limbah cair industri dan pengawasan terhadap pengelolaan limbah cair industri. dengan itu peran dari instansi pemerintahan sangat penting yaitu salah satunya adalah melakukan pengawasan terhadap pengelolaan limbah cair industri yang dilakukan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pengawasan pengelolaan limbah cair terhadap industri di Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung. Wawancara dilakukan kepada 3 informan yaitu Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan. Hasil dari penelitian adalah penilaian efektivitas pengawasan pengelolaan limbah cair industri yang dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan dengan menilai kesesuaian Tahapan Pengawasan berdasarkan Standard Operating Procedure Pengawasan Penaatan Perizinan dan Peraturan Perundang-Undangan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan didapatkan nilai yaitu sebesar 89%. Berdasarkan pengolahan data yang digunakan, efektivitas pengawasan pengelolaan limbah cair industri di Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan didapatkan hasil dengan kategori yaitu baik sekali sesuai dengan persyaratan yang digunakan yaitu Standard Operating Procedure Pengawasan Penaatan Perizinan dan Peraturan Perundang-Undangan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
PROGRAM INSPEKSI DALAM PENCAPAIAN BUDAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK BALIKPAPAN Rosyiid, Muhammad Haedar Ali; Rusba, Komeyni; Pongky, Patunru; Swandito, Adji
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.279

Abstract

Budaya keselamatan dan kesehatan kerja (Budaya K3) merupakan kebiasaan atau kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan komitmen pekerja terhadap keselamatan pekerja itu sendiri maupun lingkungan sekitar pekerja. Salah satu budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang ada pada PT Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan adalah inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja. Inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja atau bisa juga disebut dengan pemeriksaan dengan cara seksama merupakan pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan karakteristik tertentu yang sehubungan dengan objek inspeksi. Inspeksi dilakukan untuk memeriksa objek untuk memastikan bahwa objek yang diperiksa tersebut telah memenuhi standar tertentu demi terhindarnya kecelakaan kerja yang disebabkan oleh peralatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi budaya keselamatan dan kesehatan kerja terhadap inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja beserta tahapan pelaksanaan inspeksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dimana data data yang dikumpulkan merupakan kata-kata, data tersebut diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan arsip perusahaan. Data penelitian yang digunakan terdiri dari 2 (dua) jenis data, yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap prosedur pelaksaan inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja dan langkah kerja. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan cara membandingkan antara prosedur pelaksanaan program inspeksi perusahaan dengan peraturan pemerintah nomor 50 tahun 2012 tentang SMK3. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan telah menerapkan program inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja yang terdiri dari inspeksi terencana dan tidak terencana yang meliputi pelaksanaan, tahapan, dan tindak lanjut dari masing-masing pelaksanaan inspeksi di PT. Hexindo adiperkasa Tbk Balikpapan dan telah sesuai dengan SOP dan peraturan yang berlaku. Maka pelaksanaan, tahapan dan tindak lanjut inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja di PT. Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan tergolong inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja yang sangat baik.
PENGETAHUAN MAHASISWA K3 SEMESTER 8 TERHADAP PERILAKU KEAMANAN PANGAN DI KEHIDUPAN SEHARI-HARI Riki, Riki; Rusba, Komeyni; Setyawati, Nur Falah; Wahyuni, Sri
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.282

Abstract

Masalah tentang keamanan pangan diatur dalam peraturan terbaru dalam Undang-Undang nomor 18 Tentang Pangan Tahun 2012, Peraturan Pemerintah Nomor 86 tahun 2019 tentang keamanaan pangan. Dalam hal ini perkembangan ilmu pengetahuan melalui mata kuliah manajemen keselamatan pangan dan teknologi menuntut mahasiswa untuk lebih cerdas dalam memanfaatkan pengetahuan terhadap keamanan pangan. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, sebelum instrumen atau alat ukur digunakan untuk mengumpulkan data penelitian, perlu dilakukan uji coba. Uji coba kuesioner untuk mencari kevalidan dan reabilitas alat ukur. Uji validitas dan reabilitas instrumen penelitian dilakukan terhadap 30 responden diluar sampel penelitian yang memiliki karakteristik serupa dengan sampel yang diamati. Uji reliabilitas pada penelitian ini menggunakan metode Cronbach Alpha 80 responden mahasiswa K3 semester 8 memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 23 responden (28,8%), sedangkan dengan pengetahuan cukup sebanyak 56 responden (70%), dan pengetahuan kurang sebanyak 1 responden (1,3%). Didapatkan distribusi dari 80 responden perilaku kemanan pangan dikehidupan sehari-hari memiliki perilaku baik sebnayak 17 responden (21,3%), sedangkan responden dengan perilaku cukup sebanyak 59 responden (73,8%), dan 4 responden (5,0%) dengan perilaku kurang. Pada hasil uji statistik menggunkan chi square dengan derajat kepercayaan 95% atau α0,05 dan didaptkan nilai p-value yaitu 0,00 (p0,05) berdasarkan hasil dari nilai tersebut yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan mahasiswa K3 terhadap perilaku keamanan pangan di kehidupan sehari-hari.Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa 23 responden (28,8%) dengan katagori baik sebanyak 23 responden, 56 responden (70.0%) dengan katagori cukup, 1 responden (1,3%) dengan katagori cukup, perilaku mahasiswa dengankatagori baik sebanyak 12 responden (21,8%), 59 responden (73,7%) perilaku cukup, 4 responden (5,0%) katagori kurang.
PENERAPAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP TENAGA KERJA DINAS PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Januardhana, Muhammad Rizky; Rusba, Komeyni; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.298

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) adalah alat-alat atau perlengkapan yang wajib digunakan untuk melindungi dan menjaga keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan yang memiliki potensi bahaya atau resiko kecelakaan kerja. Karya Tulis Ilmiah ini membahas tentang Kepatuhan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) Pada Tenaga Kerja Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi fenomena yang mempengaruhi kepatuhan dalam pemakaian alat pelindung diri pada tenaga kerja pemadam kebakaran. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan wawancara dan observasi langsung dengan menggunakan desain fenomenologi. Hasil dan pembahasan berdasarkan variabel yang berkaitan dengan kepatuhan pemakaian APD dapat disimpulkan bahwa kepatuhan informan dalam pemakaian APD tergolong baik, dikarenakan adanya pengawasan dan sanksi yang ketat. Peningkatan dan faktor pengetahuan, sikap, fasilitas perlu dilakukan agar kepatuhan pemakaian APD dapat sepenuhnya berjalan dengan baik.
PENERAPAN JOB SAFETY ANALYSIS SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN BAHAYA DI PT. TELKOM AKSES BALIKPAPAN Hesti, Putri Puspita; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.309

Abstract

Kecelakaan kerja banyak membawa dampak bagi perusahaan dan pekerja antara lain korban jiwa, hilang atau berkurangnya jam kerja, kerugian aset dan lainnya. Berdasarkan data Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan 2022, jumlah kecelakaan kerja di Indonesia sebanyak 265.334 kasus sejak Januari-November 2022. Jumlah tersebut naik 13,26% dibandingkan sepanjang tahun 2021 yang sebesar 234.270 kasus. Salah satu diantaranya adalah kasus mengenai 5 pekerja Telkom tersengat listrik di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara pada Senin 9 Januari 2023 sekitar pukul 10.00 WITA. Hal ini terjadi karena kurangnya kepatuhan dan kesadaran teknisi menggunakan APD, serta pengetahuan tentang bekerja di area dan kondisi yang tidak aman. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukanlah penelitian mengenai Penerapan Job Safety Analysis Sebagai Upaya Pengendalian Bahaya di PT. Telkom Akses Balikpapan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis potensi bahaya dan pengendaliannya pada pekerjaan pemasangan layanan Indihome baru menggunakan metode Job Safety Analysis di PT. Telkom Akses Balikpapan. Jenis Penelitian ini adalah Kualitatif dengan pengambilan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa dalam pekerjaan Instalasi jaringan baru pelanggan Indihome. PT Telkom Akses Balikpapan memiliki 9 langkah pekerjaan dengan potensi bahaya yang ada pada setiap Langkah pekerjaannya dan Upaya pengendalian resikonya. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa PT Telkom Akses sudah menerapkan Job Safety Analysis sebagai salah satu instrumen untuk mengidentifikasi sumber bahaya dan penanggulangannya pada setiap langkah pekerjaan instalasi jaringan baru ke pelanggan Indihome.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN DI PT XYZ BALIKPAPAN Febrian, Jerry; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.310

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bencana yang ditakuti, berbagai peristiwa kebakaran yang terjadi dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti merokok di sembarang tempat, menggunakan bahan atau material yang mudah terbakar dengan sumber api atau panas. Penelitian dilakukan melalui metode observasi, wawancara, checklist dan dokumentasi, untuk mendeskripsikan hasil yang diperoleh disesuaikan dengan peraturan-peraturan yang berlaku untuk mengetahui sistim proteksi kebakaran di Perusahaan XYZ Kota Balikpapan. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa tingkat penerapan sistem proteksi kebakaran di gedung Perusahaan XYZ Kota Balikpapan adalah sebesar 8,92%. Nilai tersebut merupakan hasil rata-rata dari sistem proteksi kebakaran aktif yaitu APAR, hidran, alarm kebakaran dan sprinkler. Berdasarkan nilai tersebut maka tingkat penilaian sistem proteksi kebakaran aktif masuk dalam klasifikasi “Tidak Cukup” menurut tabel audit kebakaran Pd-T-11-2005-C yang berarti sistem proteksi kebakaran di gedung Perusahaan XYZ Kota Balikpapan. Semua komponen sistem proteksi kebakaran aktif masih tidak lengkap, tidak sesuai dengan pemasangan dan pemeliharaannya, kadang-kadang menimbulkan gangguan atau kapasitasnya kurang dari yang ditetapkan dalam spesifikasi, sehingga kenyamanan dan fungsi ruang dan/atau gedung menjadi terganggu.
Co-Authors Abdisa, Hapnal Abdul Zain Adi Wahyudi Adji Swandito Adrian Pranajaya Afrilia, Rizky Monica Afrilla, Jaya Nur AGUS AGUS Akbar, Iqbal Al Asad Putra Alang, Besse Nasri Amelinda, Neyla Eka Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananta, Erwin Andi Muh Dzul Fadli Andi Muh. Dzul Fadli Andi Muh. Dzulfadli Arif Rahman Hakim Aruna, Muhammad Dita Asfarani, Izzati Dhiany Astin Eka Wahyuni Aura, Kavita Fidya Bainah, Nur Balla, Tiffany Basri, Marjan Caniago, Andi Reni Hidayah Chairuddin, Rizal Daniel Daniel Daniel Wolo Descovery, Rezky Dwi Devy Amelia Putri Dharma Saputra Dharma Saputra, Dharma Dimas Wahyu Wibowo Dzuhri, Muhammad Ilham Edisti, Tifani Mutiara Effendi, Ryan Ekaputra, Bimo Fadli, Andi Muh. Dzul Febrian, Jerry Fuadi, Yan Ghifari, Muhammad Fadillah Guna, Muhammad Prima Adjma Jaya Adi Hana Eka Putri Hardiyono Hardiyono Hartaku, Berta Herman, Aryo Cahyo Suryo Laksono Hesti, Putri Puspita Hidayat, Ragil Ihsan, Muhammad Ade Iin Pratama Sari Impol Siboro Indah, Putri Indrawan Tobarasi Indrawan Tobarasi Ismail, Muhammad Faizi Iwan Zulfikar Iwan Zulfikar Ixcal, Alex Chairrul James EA Liku James EA Liku James Everd Adolf Liku James Evert AL Januardhana, Muhammad Rizky Kamil, Achmad Kartika, Siska Ayu Khatami Fahmi Putra, Muhammad Kobandaha, Tiara Meivalia Putri Latu, David Caesar Lesmana, Alvin Adithya Syach Liku, James Everd Adolf Liku, James Evert Adolf Liku, James Evert Aldolf Luqmantoro, Luqmantoro M Zainul, L. Mali, Arobby Mangambe, James Russell Marlina Marlina Maslina Maslina Maslina, Maslina Mochammad Imron Awalludin Muhamad Nur Muhamad Ramdan Muhamad Ramdan, Muhamad Muhammad Aris Perdana Muhammad Kholil Muhammad, Iqbal Ainur Mulya, Widya Muslim, Ifkar Naftali, Meilinda Nawawi, Yusuf Ningtias, Vidya Kinanti Ayu Noeryanto, Noeryanto Novita, Chlara Nugraha, Septa nunung nurwati Nur Fadillah Nur Falah Setyawati Nurfathan, Ibra Nurhidayati, Wa Ode Padu, Cristina Angella Pangestu, Andanu Luthfy Patunru Pongky Patunru Pongky Permana, Taufic Arie Widya Pongky, Panturu Pongky, Patunru Pratama Sari Pratama, Alviano Yoga Pratama, Erlangga Pratama, M. Pandhu Galih Putra, Sofyan Ade Rahayu, Indra Rahmadani, Dwi Wahyu Rahmat Sanjaya Rahmawati, Tariza Ramdan, Muhammad Rezaldy, Muhammad RIKI RIKI, RIKI Riska Putri Anggraeni Rosyiid, Muhammad Haedar Ali Saasa Saasa Saleh, Muhammad Faisal Sani, Muhammad Asrul Saputera, Dharma Satrio Darma Utama Sawaliansyah, Sawaliansyah Setiawan, Aditiya Siboro, Impol Siboro, Impol1 Siswanto, Miyanda Putri Sri Purwanti Sri Purwanti Sri Purwanti Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudrajat, Daffa Fauzan Sujarwadi, M. Teguh Sulnah, Muh. Nur Wahyu Swandito, Adji Syahrir, Agung Tiara, Alda Tobarasi, Indrawan Triyaningsih, Yeni Putri Viani, Wanda Wagiono, Muhammad Wandi Aditya Wardana, Indra Putra Widya Mulya Wijdan Baihaqi Danang Arya Winata, Handky Seption Yahya, Miqdad Taqiy Yan Fuadi Yasha, Andini Fitri Yusna Yusna Zainul, L.M Zainul, L.M. Zainul, L.M. Zainul