Claim Missing Document
Check
Articles

PERANAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM MENANGGULANGI BENCANA BANJIR DI KOTA BALIKPAPAN Setiawan, Aditiya; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad; Saputra, Dharma; Swandito, Adji
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.319

Abstract

Upaya pemerintah kota balikpapan dalam penanggulangan bencana banjir yang menjadi bencana tahunan yang terjadi penurunan jumlah kasusnya adalah dengan melakukan koordinasi dengan BPBD agar dapat meminimalisir terjadinya bencana banjir.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran, serta upaya BPBD dalam penanggulangan bencana pada tahap prabencana banjir di Kota Balikpapan. Metode yang digunakan ialah metode penelitian jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dan disajikan dengan tahapan mengolah data dan menyiapkan data dengan analisis, hingga akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPBD dalam menjalankan perannya dalam penanggulangan bencana pada tahap pra bencana banjir ada tiga yakni dengan mengadakan sosialisasi terkait pembuatan peta rawan bencana, membantu dalam hal pertolongan dan penyelamatan pada saat bencana, dan sebagai tahap pemulihan dan rehabilitasi rekontruksi pada pasca bencana. Kesimpulan dari upaya BPBD dalam mengatasi kendala-kendala tersebut yaitu BPBD harus selalu siap siaga dalam masalah bencana dan harus selalu berpedoman kepada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah diterapkan agar proses pengatasan yang dilakukan bisa tercapai sesuai dengan hasil yang telah diharapkan, disamping itu kesadaran masyarakat juga penting guna membantu peran BPBD dalam menanggulangi bencana pada tahap pra bencana banjir ini.
KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR DI KOTA BALIKPAPAN Putra, Sofyan Ade; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad; Fuadi, Yan; Ananta, Erwin
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.320

Abstract

Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan dalam penanganan bencana tanah longsor menjadi fokus utama pada laporan ini dengan tujuan umum untuk mengetahui kinerja BPBD pada penanggulangan bencana tanah longsor di Kota Balikpapan serta secara khusus untuk mengetahui kinerja yang dilakukan oleh BPBD Kota Balikpapan dalam penanggulangan bencana Tanah Longsor di Kota Balikpapan. Data kinerja BPBD menunjukkan cakupan layanan yang belum maksimal, dinilai melalui nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Beberapa faktor yang memengaruhi kinerja BPBD termasuk responsivitas yang kurang optimal, keterlambatan alokasi dana, rendahnya kesadaran mengurangi risiko bencana, serta kesiapsiagaan yang belum memadai dalam memenuhi kebutuhan pasca bencana. Meskipun demikian, BPBD telah menunjukkan upaya dalam aspek efektivitas melalui sosialisasi mitigasi bencana yang memberikan hasil positif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Namun, dalam aspek efisiensi, BPBD belum sepenuhnya berhasil dalam penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur pasca bencana tanah longsor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 5 informan melalui teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Sehingga dapat menggali kinerja BPBD Kota Balikpapan dalam penanggulangan bencana tanah longsor guna menilai sejauh mana BPBD telah menjalankan perannya sesuai tujuan pembentukannya.
ANALISA KESELAMATAN PEKERJAAN BONGKAR MUAT BARANG MENGGUNAKAN FORKLIFT PADA PT UNITED TRACTORS BALIKPAPAN Syahrir, Agung; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.323

Abstract

Pekerjaan di sektor industri mempunyai potensi bahaya yang cukup tinggi yang pada akhirnya menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan kerugian baik terhadap harta maupun jiwa manusia, sehingga perlu diusahakan pencegahan. Dalam proses produksi sering menggunakan alat bantu seperti forklift untuk memindahkan material maupun perkakas kerja yang berukuran besar. Dengan melihat adanya potensi bahaya serta penanganan yang belum terarah perusahaan ini memerlukan Job Safety Analysis (JSA). Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan memusatkan kepada penilaian risiko dengan menggunakan Job Safety Analysis (JSA). Berdasarkan hasil penelitian yang di teliti menghasilkan 15 bahaya dari 8 tahapan pekerjaan yang di sebabkan dari lingkungan, pekerja, peralatan, alat kerja. Yaitu risiko tersengat listrik, risiko tertimpa barang yang di angkat, tertabrak, tergores peralatan yang tajam, luka akibat terjepit, cidera pinggan sehingga perlu di lakukan tindakan perbaikan.
WAKTU PAPARAN DAN JARAK MONITOR DENGAN KELELAHAN MATA PADA KARYAWAN PT PELINDO (PERSERO) REGIONAL 4 BALIKPAPAN Afrilia, Rizky Monica; Rusba, Komeyni; Setyawati, Nur Falah
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.326

Abstract

Setiap tempat kerja selalu mengandung berbagai potensi bahaya yang dapat menganggu Kesehatan pekerja atau menimbulkan penyakit akibat kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah sarana untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan bebas dari pencemaran lingkungan, dan bebas dari kecelakaan kerja yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja dan produktivitas kerja. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif sebagai suatu gambar kompleks, meneliti kata-kata, laporan terinci dari pandangan responden, dan melakukan studi pada situasi yang dialami. Kategori sesuai apabila jarak monitor ke mata sekitar 50-100 cm OSHA. Apabila tidak dalam rentang jarak tersebut maka dikategorikan tidak sesuai. Hasil penelitian pada pekerja bahwa lebih banyak pekerja dengan jarak mata ke monitor yang tidak sesuai dibandingkan pekerja dengan jarak yang telah sesuai. Waktu paparan ke komputer memiliki dua kriteria yaitu kurang dari sama dengan 2 jam dan lebih dari 2 jam. Hasil penelitian yang dipaparkan diketahui para pekerja bahwa pekerja tidak menggunakan kriteria penggunaan komputer 2 jam yang sesuai dengan Permenkes No 48 Tahun 2016. Hasil dari waktu paparan melihat monitor, 7 pekerja belum menerapkan metode 20- 20-20 Permenkes No 48 Tahun 2016 yakni pekerja berhenti bekerja menggunakan komputer jika merasakan kelelahan pada mata, hasil dari jarak monitor dengan mata pekerja, terdapat 4 pekerja yang belum sesuai dengan ketetapan OSHA yakni jarak pandang masih 50cm.
IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PDAM PERUMDA TIRTA MANUNTUNG BALIKPAPAN Indah, Putri; Rusba, Komeyni; Zainul, L.M.
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.329

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan suatu usaha untuk menciptakan keamanan dan perlindungan dari berbagai risiko kecelakaan kerja dan bahaya, baik bahaya fisik, biologi, kimia maupun pisikogis terhadap pekerja, perusahaan maupun masyarakat. PDAM kota Balikpapan perusahaan milik daerah yang menjadi penyedia utama sumber air bersih bagi warga kota Balikpapan, PDAM kota Balikpapan sangat berkomitmen dangan mutu yang dihasilkan dimulai dari awal proses produksi, mutu hasil produksi,hingga pelayanannya dan pendistribusiannya ke konsumen serta menjunjung tinggi nilai K3. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Keselamatan dan Kesehatan kerja di PDAM Perumda Tirta Manuntung Balikpapan. Metode yang digunakan ialah metode penelitian jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dan disajikan dengan tahapan mengolah data dan menyiapkan data dengan analisis, hingga akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi K3 di perusahaan PDAM Perumda Tirta Manuntung Balikpapan telah dilaksanakan. Hal ini sesuai dengan kebijakan perusahaan dimana perusahaan berkomitmen untuk melindungi karyawanya dengan menerapkan K3. perusahaan PDAM telah melakukan Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja terkait analisis risiko yang mendalam untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan ancaman terhadap karyawan. Analisis ini mencakup komitmen terhadap keselamatan kerja dan komitmen terhadap kesehatan kerja.
KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DAN KEBAKARAN DI KOTA BALIKPAPAN Ghifari, Muhammad Fadillah; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.337

Abstract

Bencana merupakan fenomena atau peristiwa rusaknya alam atau lingkungan tempat tinggal yang berdampak pada kehidupan makhluk hidup yakni manusia, hewan maupun tumbuhan yang terjadi secara alamiah seperti banjir, kebakaran, gempa dan lain sebagainya Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemerintah melakukan penaggulangan bencana banjir dan kebakaran di kota Balikpapan. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif, Teknik pengumpulan data yaitu kuesioner, peldoman wawancara, pedoman observasi. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dan disajikan dengan tahapan mengolah data dan menyiapkan data dengan analisis, hingga akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Balikpapan Selatan telah menerapkan kebijakan penanggulangan bencana tetapi terdapat beberapa kriteria pada organisasi penanggulangan bencana dengan nilai kesesuian 83% dan nilai ketidaksesuaian 17% yang berarti termasuk dalam kategori cukup, komponen yang ada tidak sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Petugas tidak memiliki buku kegiatan. Prasarana yang berada di BPBD sudah dengan kategori cukup yaitu tingkat kesesuaian mencapai 85% dan nilai ketidaksesuaian mencapai 15% Dari semua komponen dan kondisi aktual hanya peralatan mobil ambulance yang belum terdapat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah kota Balikpapan dan nilai pada kegiatan evakuasi termasuk dalam kategori cukup dengan nilai kesesuaian mencapai 83% dan nilai ketidaksesuaian 17% Karena dari komponen yang ada tidak sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Bahwa jalur evakuasi belum memiliki akses langsung ke ruangan terbuka yang aman. karena jalur evakuasi terdapat di daerah rawan bencana.
ANALISIS SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF DI RUMAH SAKIT RESTU IBU BALIKPAPAN Nugraha, Septa; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.339

Abstract

Kebakaran adalah suatu peristiwa yang sangat cepat dan tidak dikehendaki sehingga menimbulkan kerusakan atau kerugian yang sangat fatal, hal ini disebabkan ketidak displinan dalam menggunakan bahan-bahan atau peralatan yang digunakan. Bahan-bahan yang menimbulkan tejadinya kebakaran beberapa zat padat, zat cair, dan campuranJenis penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif untuk menganalisis tingkat kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif padabangunan gedung dan lingkungan dirumah Sakit Restu Ibu Balikpapan. Hasil observasi kemudian disesuaikan dengan standar acuan yang digunakan yaitu, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2008 tentang Persyaratan Teknis SistemProteksi aktifAnalisis Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Berdasarkan SNI 03-39852 dan SNI 03-3989 di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan telah di laksanakan dengan baik sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Analisis penerapan Proteksi Kebakaran Aktif ini dilaksanakan di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan guna untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan gedung Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan, yang dimana system proteksi kebakaran aktif meliputi:Apar, yaitu Hydrant, Smoke Detector, Springkler, Dan Fire AlarmKesimpulan dari hasil observasi dan pembahasan kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerja Umum No.26/PRT/M/2008 88,3% hasil sistem proteksi kebakaran aktif yang dimiliki Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan dikatakan sesuai. Faktor yang menjadi penyebab ketidaksesuain system proteksi aktif pada bangunan gedung dan lingkungan di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan adalah pihak perusahaan kurang menerapkan regulasi yang telah di berlakukan.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN SAFETY TALK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN OPERATOR DALAM ASPEK K3 DI PT GITINA JAYA TRANS Edisti, Tifani Mutiara; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh safety talk dalam meningkatkan pemahaman K3 operator truk tronton dan trailer di PT Gitina Jaya Trans, yang diharapkan dapat menjamin keselamatan pekerja mereka, karena kecelakaan kerja merupakan kejadian di tempat kerja yang tidak diinginkan dan tidak terduga yang dapat menyebabkan kerugian fisik, materil, atau kematian. Penyebabnya meliputi perilaku kerja tidak aman, kondisi kerja tidak aman, dan faktor di luar kendali manusia. Untuk meminimalisirnya, diperlukan upaya seperti komunikasi K3, salah satunya melalui safety talk. Safety talk meningkatkan kesadaran pekerja tentang keselamatan kerja dengan menyampaikan materi K3 sebelum mulai bekerja. Kurangnya safety talk dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja karena kurangnya pemahaman tentang keselamatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara dan kuesioner checklist untuk data primer, serta data sekunder dari perusahaan dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan safety talk di PT Gitina Jaya Trans sangat efektif dengan rata-rata efektivitas 91,79%, menunjukkan bahwa pelaksanaan safety talk sudah baik dan efektif.
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI TANGGAP DARURAT DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 6 BALIKPAPAN Nurfathan, Ibra; Rusba, Komeyni; Liku, James Everd Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.353

Abstract

Kesiapsiagaan adalah suatu praktek proses perencanaan, persiapan dan penyediaan bekal secara dinamis guna mengantisipasi bencana melalui melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat. Sekolah yang memiliki risiko tinggi wajib untuk menerapkan sistem tanggap darurat yang sesuai dengan peraturan dan standar yang ada. ISO 45001 : 2018 tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang di dalamnya membahas tentang sistem implementasi tanggap darurat yang tertuang dalam ISO 45001 : 2018 Klausul 8.2 tentang emergency response and preparedness, meyebutkan bahwa perusahaan atau organisasi wajib memiliki perencanaan keadaaan darurat, prosedur keadaan darurat, komunikasi, pembinaan serta evaluasi secara berkala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti menggunakan kriteria penilaian presentase berdasarkan tabel kategorial International Safety Rating System (ISRS). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sesuai atau tidak sesuainya prosedur tanggap darurat di Sekolah Menengah Negeri 6 Balikpapan. Kemudian hasil observasi dibandingkan dengan standar acuan yaitu ISO 45001 : 2018, untuk dapat mengetahui tingkat keefektivitasan implementasi tanggap darurat di SMKN 6 Balikpapan. Hasil tingkat efektifitas implementasi tanggap darurat berdasarkan ISO 45001 : 2018 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Balikpapan memiliki rata rata nilai 8,5% yang dinyatakan dalam kategori “Buruk”. Berdasarkan hal ini SMKN 6 Balikpapan melaksanakan penerapan sistem tanggap darurat sesuai dengan ISO 45001 : 2018 Klausul 8.2 tentang emergency response and preparedness dengan buruk dalam hal sistem dan implementasi tanggap darurat untuk menanggulangi keadaan darurat di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Balikpapan.
Zona Bahaya Di Jalan Raya: Analisis Mendalam Kecelakaan Lalu Lintas di Jalur Bontang-Samarinda Zainul, L.M; Abdisa, Hapnal; Maslina, Maslina; Hardiyono, Hardiyono; Rusba, Komeyni; Nurhidayati, Wa Ode
Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTRANSLOG) Vol. 11 No. 3 (2024): NOVEMBER
Publisher : Institut Transportasi dan Logistik Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54324/j.mtl.v11i3.1583

Abstract

This study examines the characteristics of traffic accidents on Bontang-Samarinda route during the period of 2018-2020 to identify the accident patterns, causal factors, and accident-prone locations. The data were collected from the police records including time of occurrence, type of casualty, type of vehicle, type of collision, and causal factors. The analysis shows that accidents tend to occur in the afternoon and evening, with a pre-dominance of accidents involving two-wheeled vehicles. The most common type of casualty was minor injuries, but there was an increase in cases of serious injuries in 2020. The main contributing factors were high-speed and road marking violations, with straights and turns being common maneuver. Most crashes occurred in certain segments, especially at KM 22-28 and KM 64-70. This research methods is EAN weighting. The study concludes that prevention efforts should focus on the speed regulation, the driver awareness, and the infrastructure improvement in high-risk road segment. These results provide important guidance for policy makers and relevant authorities to develop more effective road safety strategies on Bontang-Samarinda route.
Co-Authors Abdisa, Hapnal Abdul Zain Abid Adyatma Widya Dhanawanto Adabi, Arian Chesta Adi Wahyudi Adji Swandito Adolf Liku, James Evert Adrian Pranajaya Afrianto, Yudha Afrilia, Rizky Monica Afrilla, Jaya Nur AGUS AGUS Akbar, Iqbal Al Asad Putra Akmal, Moh Asril Al Arifki Al Hafizh, Firza Alamsyah, Ade Yusuf Alang, Besse Nasri Amelinda, Neyla Eka Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananta, Erwin Andi Muh Dzul Fadli Andi Muh. Dzul Fadli Andi Muh. Dzulfadli ANDRY, ANDRY Antika, Sri Dewi Arif Rahman Hakim Aruna, Muhammad Dita Asfarani, Izzati Dhiany Asmarita, Putri Della Asri D. Buli Astin Eka Wahyuni Auliya, Alma Aura, Kavita Fidya Azahra, Putri Ramadina Azis, Ahmad Thariq Baihaki, Muhammad Bainah, Nur Balla, Tiffany Basri, Marjan Bayu, Dimas Krisna Bayu, Kresna Caniago, Andi Reni Hidayah Chairuddin, Rizal Chandra, Hanshentius Chocho Salom Hendricho Siregar Dahlan, Andi Muhammad Daniel Daniel Daniel Wolo Descovery, Rezky Dwi Devy Amelia Putri Dharma Saputra Dharma Saputra, Dharma Dimas Wahyu Wibowo Dzuhri, Muhammad Ilham Edisti, Tifani Mutiara Effendi, Ryan Ekaputra, Bimo Fadhilah, Ardi Fadillah , Nur Fadli, Andi Muh. Dzul Fauzan, Afif Nur Febriadi, Diki Fauzi Febrian, Jerry Febrianto Dedi Hosea Fernando, Dafid Firli, Dilsa Fitriyani Fitriyani Fuadi, Yan Ghifari, Muhammad Fadillah Ghiffari, Muhammad Rayhan Guna, Muhammad Prima Adjma Jaya Adi Hakim, Muhammad Putra Auliya Hana Eka Putri Hanzami, Adji Rafli Hardiyono Hardiyono Hartaku, Berta Herman, Aryo Cahyo Suryo Laksono Hesti, Putri Puspita Hidayah, Fitri Hidayah, Mutiara Nur Hidayat, Ragil Ichsan, Christofer Kevin Tandi Ignasius Ignasius Ihsan, Muhammad Ade Iin Pratama Sari Impol Siboro Indah, Putri Indrawan Tobarasi Indrawan Tobarasi Irawan, Bagus Aldi Ismail, Muhammad Faizi Isradi Zainal Iwan Zulfikar Ixcal, Alex Chairrul Jacob, Ricardo Bryan James EA Liku James EA Liku James Everd Adolf Liku James Evert AL Januardhana, Muhammad Rizky Jhodelyn, Khezya Cartila Kamil, Achmad Kartika, Siska Ayu Khatami Fahmi Putra, Muhammad Kobandaha, Tiara Meivalia Putri Latu, David Caesar Lesmana, Alvin Adithya Syach Liku, James Everd Adolf Liku, James Evert A. Liku, James Evert Adolf Liku, James Evert Aldolf Lim, Felix Kitto Liman Lina Yuliana Lumbaa, Christian Luqmantoro, Luqmantoro M Zainul, L. Mahendra, Vikri Maulana Mali, Arobby Mangambe, James Russell Marlina Marlina Marzuki, Muhammad Yusuf Maslina Maslina Maslina, Maslina Miswan Miswan Mochammad Imron Awalludin Muhamad Nur Muhamad Ramdan Muhamad Ramdan, Muhamad Muhammad Aris Perdana MUHAMMAD FAHMI Muhammad Kholil Muhammad Nur Muhammad Rizki Muhammad, Iqbal Ainur Mulya, Widya Mulyanto, Eka Anzani Paradita Cahya Muslim, Ifkar Naftali, Meilinda Nahdlatul Tri Sinto Arifin Nawawi, Yusuf Ningtias, Vidya Kinanti Ayu Noeryanto, Noeryanto Novita, Chlara Nugraha, Septa Nur Falah Setyawati Nurfathan, Ibra Nurhidayati, Wa Ode Nurjannah, Amilia Nurwati, R. Nunung Padu, Cristina Angella Pangestu, Andanu Luthfy Parawanzah, Andi Rahmat Patunru Pongky Patunru Pongky Permana, Taufic Arie Widya Pongky, Panturu Pongky, Patunru Pradana, Nur Ibnu Pratama Sari Pratama, Alviano Yoga Pratama, Erlangga Pratama, M. Pandhu Galih Prayudha, Bayu Purwanto, Handoko Putra, Sofyan Ade Putra, Vico Mandala Rahayu, Indra Rahmadani, Dwi Wahyu Rahmat Sanjaya Rahmawan, Agit Rahmawati, Tariza Raja, Sayyid Faris Ramadhan, Fahmi Muhammad Ramadhan, Muhammad Bayu Ramdan, Muhammad Renato Petrus Setyawan Rendy Andriawan Syaputra Rezaldy, Muhammad Rifki Ahmad Djauahari RIKI RIKI, RIKI Riska Putri Anggraeni Rosyiid, Muhammad Haedar Ali Saasa Saasa Sahal, Raihan Aditya Sajangbati, Bima Bintang Satria Saleh, Muhammad Faisal Sani, Christian Glorianus Sani, Muhammad Asrul Saputera, Dharma Saputra, Mochammad Rezky Sari, Rosi Ika Satriadisi, Dhiemas Putera Satrio Darma Utama Satriyandhi, Bagas Ary Sawaliansyah, Sawaliansyah Setiawan, Aditiya Siboro, Impol Siboro, Impol1 Siswanto, Miyanda Putri Sri Purwanti Sri Purwanti Sri Purwanti Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudirman Noor Sudrajat, Daffa Fauzan Sufarhan, Triadi Sujarwadi, M. Teguh Sulnah, Muh. Nur Wahyu Suryanata, Suryanata Sutiyono, Wildan Muhammad Sulton Bin Swandito, Adji Syahrir, Agung Tabah, Nasarudin Tamin, Henrico Gabriel Samona Tangkilisan, Gerry Rayhard Tiara, Alda Tobarasi, Indrawan Tombokan, Efranly Hosea Triyaningsih, Yeni Putri Viani, Wanda Vino Adi Riyanto Virginia Laora Parimpin Wagiono, Muhammad Wandi Aditya Wardana, Indra Putra Widya Mulya Wijdan Baihaqi Danang Arya Wikan Gunarso Winata, Handky Seption Yahya, Miqdad Taqiy Yan Fuadi Yasha, Andini Fitri Yuliana, Lina Yusna Yusna Zahri, Muhammad Irvan Zain, Naufal Zainul, L.M Zainul, L.M. Zainul, L.M. Zainul