Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan instrumen asesmen ilmu pengetahuan alam sosial berbasis model pisa untuk mengukur kemampuan literasi sains Kusumaningrat; Nuriyani, Emy; Afadil; Nurjannah
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 7 No 1 (2026): Volume 7. No 1 Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol7.no1.a18815

Abstract

Faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi sains adalah belum tersedianya instrumen penilaian yang sesuai untuk mengukur aspek literasi sains secara komprehensif. Permasalahan ini menuntut pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel untuk mengukur kemampuan literasi sains siswa SMK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menguji instrumen penilaian berbasis model PISA untuk siswa SMK pada materi makhluk hidup dan lingkungannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D. Subjek penelitian yakni siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 1 Parigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan sangat valid dengan persentase validitas sebesar 85,88 %. Reliabilitas instrumen nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,87, dengan kategori reliabel. Analisis literasi sains menunjukkan 72% siswa berada dalam kategori rendah dan 28% dalam kategori sedang, dengan skor rata-rata skor rata-rata sebesart 45 berada pada kategori rendah. Berdasarkan ketiga aspek literasi sains, aspek menjelaskan fenomena ilmiah memperoleh skor tertinggi sebesar 67 dengan kategori sedang, sementara aspek mengevaluasi dan merancang penyelidikan serta menafsirkan data ilmiah masih rendah dengan skor masing-masing memperoleh skor sebesart 38 dan 30. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan pembelajaran berbasis eksperimen, analisis data, serta integrasi teknologi dan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan literasi sains peserta didik secara menyeluruh. Development of PISA-Based IPAS Assessment Instruments to Measure the Science Literacy Skills of Vocational High School Students  The factor causing low science literacy skills is the lack of appropriate assessment instruments to comprehensively measure aspects of science literacy. This problem requires the development of valid and reliable assessment instruments to measure the science literacy skills of vocational high school students. The purpose of this study was to develop and test PISA-based assessment instruments for vocational high school students on the subject of living things and their environment. The research used the Research and Development (R&D) method with the 4D model. The research subjects were 10th grade TKJ students at SMK Negeri 1 Parigi. The results showed that the developed instrument was highly valid with a validity percentage of 85.88%. The reliability of the instrument was Cronbach's Alpha of 0.87, which is considered reliable. The science literacy analysis showed that 72% of students were in the low category and 28% in the moderate category, with an average score of 45 in the low category. Based on the three aspects of science literacy, the aspect of explaining scientific phenomena obtained the highest score of 67 in the moderate category, while the aspects of evaluating and designing investigations and interpreting scientific data were still low, with scores of 38 and 30, respectively. These findings emphasize the need to improve experiment-based learning, data analysis, and the integration of technology and contextual approaches to comprehensively improve students' science literacy.
Analisis Profil Minat Belajar Biologi Siswa Madrasah Aliyah Unggulan dan Relevansinya terhadap Kesiapan Pembelajaran ABAD 21 Rahayu, Ratna Dwi; Afadil, Afadil; Nurjannah, Nurjannah
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.22790

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah tidak dapat dipisahkan dari minat belajar siswa, karena minat belajar memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan pencapaian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat minat belajar Biologi siswa kelas X di MAN Insan Cendekia Palu sebagai modalitas afektif dalam pembelajaran. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, karena seluruh populasi siswa kelas X yang berjumlah 38 orang dijadikan sebagai responden penelitian, di mana data diperoleh melalui angket minat belajar yang mencakup empat indikator, yaitu pengetahuan peserta didik dalam belajar, ketertarikan terhadap belajar, perhatian dalam proses pembelajaran, dan motivasi belajar. Seluruh angket yang disebarkan kembali dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Responden dalam penelitian ini terdiri atas 38 siswa dan seluruh angket kembali untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22 siswa berada pada kategori sangat tinggi dan 16 siswa berada pada kategori tinggi, serta tidak terdapat siswa pada kategori sedang, rendah, maupun sangat rendah. Seluruh indikator minat belajar juga berada pada kategori sangat tinggi, yang menggambarkan bahwa siswa merasa senang, tertarik, fokus, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran Biologi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran Biologi pada siswa kelas X MAN Insan Cendekia Palu dapat Memberikan indikasi terhadap relevansi abad 21 karena mampu menumbuhkan minat belajar yang tinggi dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh siswa.Kata Kunci:           Biologi SMA, Kelas X, Minat belajar biologi, Pembelajaran biologi, Survei kuantitatif
Analisis Motivasi Belajar Biologi Menggunakan Model ARCS: Evaluasi Aspek Kepuasan Belajar (Satisfaction) Siswa K, Wilda; Afadil, Afadil; Nurjannah, Nurjannah
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.22794

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran Biologi, khususnya dalam membangun keterlibatan dan keberlanjutan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar Biologi siswa menggunakan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction) dengan fokus evaluasi pada aspek kepuasan belajar (Satisfaction). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen angket 21 item skala Likert empat pilihan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan dikonversi dalam bentuk rata-rata skor (Mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar secara umum berada pada kategori tinggi (Mean = 2,90). Indikator Attention (Mean = 3,32) dan Relevance (Mean = 3,29) berada pada kategori tinggi, Confidence berada pada kategori sedang (Mean = 2,81), sedangkan Satisfaction memperoleh skor paling rendah (Mean = 2,16). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun siswa memiliki perhatian dan persepsi relevansi yang baik terhadap pembelajaran Biologi, aspek kepuasan belajar masih perlu mendapat perhatian khusus. Oleh karena itu, guru disarankan untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar melalui pemberian umpan balik yang lebih konstruktif, refleksi pembelajaran, dan penguatan pengalaman belajar yang bermakna guna meningkatkan kepuasan belajar siswa.Kata Kunci:  Motivasi Belajar, Biologi, Model ARCS, Satisfaction
Development of Bulletin-Integrated Character Education (BICE) Media to Enhance and Assess Scientific Literacy Azzajjad, Muhammad Fath; Diah, Anang Wahid M.; Afadil; Rahmawati, Sitti; Astija; Ahmar, Dewi Satria
Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.asci4594

Abstract

In higher education, scientific literacy is still a significant difficulty, especially when instruction focuses on procedural knowledge without including moral principles. The purpose of this study was to create and examine Bulletin-Integrated Character Education (BICE) as a teaching tool to improve and gauge students' scientific literacy. The requirement for educational materials that simultaneously promote character development and higher-order thinking makes this research urgent. In order to produce verified educational media, this study used a Research and Development (R&D) approach based on the Hannafin and Peck paradigm. According to expert validation, the BICE media was highly reliable (Cronbach's ? = 0.88–0.92) and valid (CVI = 0.92–0.95). Strong dependability was also shown by the scientific literacy test (? = 0.92). Students who were taught PBL–BICE fared better than those who were taught PBL alone, according to inferential analysis, with a significant effect size (d = 1.12). Conceptual literacy was a strong predictor of multidimensional literacy, according to correlation and regression analyses (r = 0.71; ? = 0.48). These results suggest that in order to foster advanced scientific literacy in higher education, character-based media should be incorporated into problem-based learning.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agustin Tiwow Agustina, Rizza R. T. Ahdiat, Mohammad Alimuddin, Chatifah Amran Rede Anang W. M. Diah Anang Wahid M.Diah Arda Ardiansyah Asmita, Asmita Astija Azzajjad, Muhammad Fath Baharuddin Hamzah Catri, Ni Made Dariati Dariati Daud Karel Walanda Detris Poba Devi, Sinta Dewi Masyitha Dewi Satria Ahmar Dewi Sri Wahyuni Dia Afrianti Sangkota, Vivi Diah, Anang WM Ebi Rahmat Indar Maya Elinich, Karen Ersa W. Lakukua Esterlina Marpaung, Meida Febryna V. Maddo Frelyana Tiro H.J, Nur Rahmadana Safitri Haeruddin Haeruddin Hajerina Hajerina Halawa, Adrianus Hasmawati Hasmawati Imhar AR. Nailu Indasari, Indasari Irwan Irwan Jamaludin M Sakung K, Wilda Kasmudin Mustapa Kusumaningrat Lilies N Tangge Linawati Linawati Magfirah Magfirah Magfirah, Magfirah Marpaung, Meida E. Matamay, Zubair Maulidiyah, Arum Mery Napitupulu Minarni Rama Jura Minarni Rama Jura Moh. Raisul Moh. Sahril Mohammad Jamhari N. Tangge, Lilies N.Tangge, Lilies Narayanti, Putu Satya Ni Gusti Ayu Putu Eka Sri Wahyuni Nur Qamariya Nur Rahmah Nuriyani, Emy Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah, Ida Nursupiamin Nursupiamin, Nursupiamin Nurwahyuni Pathuddin Paulus Hengky Abram Permata Fonna Pulukadang, Sri H. V. Purnama Ningsih Rabasia Rafiah Rafiq Badjeber Rahayu, Ratna Dwi Rahmawat, Sitti Ramadani, Ersa Ratman Ratman Ratman Reny, Reny Reskywanti, Reskywanti Rina Andriana Riski, Fahrul Roslina Roslina, Roslina S. Ahmar, Dewi Sangkota, Vivi Dia A. Sangkota, Vivi Diah Sarmilah Sarmilah Sely Artasasta Lawongo Siti Aminah Siti Hajar Siti Nuryanti Siti Rabiatul Adawiyah, Siti Rabiatul Sitti Aminah Sitti Rahmawati Sri Hastuti Virgianti Sri Hastuti Virgianti Pulukadang Sri Mulyani Sabang Sri Poedjiastoeti Suciati, Indah Suherman Suherman Suherman Suherman, Suherman Supriyatman, Supriyatman Suyono Suyono Tahril Tiro, Frelyana Tri Putri Tri Santoso Tri Santoso Tri Santoso Unggul Wahyono Vivin Elfitriyah H.S Wahda Nur Alisa Wahyuni H. Mailili Wildana Wildana, Wildana Windia Hadi, Windia WM Diah, Anang Yuli Nurmayanti Zulhan, Zulhan