Claim Missing Document
Check
Articles

Triple Burden of Malnutrition and Nutrition Literacy Among Female Senior High School Students: A Systematic Review Harahap, Huntari; Asyhar, Rayandra; Wicaksana, Ervan Johan; Marzal, Jefri; Rey Ugsang Acob, Joel
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 10 No. 2 (2026): VOLUME 10 - NUMBER 2 - July 2026
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v10i2.55059

Abstract

Indonesia is experiencing a triple burden of malnutrition (TBM), characterized by the coexistence of undernutrition (stunting, chronic energy deficiency/CED), overnutrition (overweight/obesity), and micronutrient deficiencies, particularly iron-deficiency anemia among adolescents. Female senior high school students represent a critical target group for preconception stunting prevention; however, evidence on TBM and nutrition literacy in this population has not been systematically synthesised. This systematic review examines the prevalence of TBM and the effectiveness of nutrition literacy interventions among female senior high school students in preventing preconception stunting during 2021–2025. The review adhered to PRISMA 2020 guidelines and employed the PICOS framework. Literature searches were conducted in PubMed, ScienceDirect, Scopus, Google Scholar, Garuda, and SINTA for articles published between January 2021 and October 2025. Study quality was appraised using Joanna Briggs Institute tools, the strength of evidence was assessed using the GRADE approach, and narrative-thematic synthesis was performed in accordance with SWiM guidelines. Of 1,247 screened articles, 28 met the inclusion criteria. Among Indonesian female senior high school students, pooled prevalence ranges were stunting 17.9–25%, CED 8.7–36.3%, anemia 23.9–42.1%, and overweight/obesity 9.5–18.6%. Nutrition literacy was insufficient to moderate in 46–68% of respondents. Interventions using video, booklets, digital media, and peer education consistently improved knowledge scores (Δ = 12–35 points), although their effects on behavior and nutritional status were limited. The GRADE assessment indicated moderate certainty for nutrition literacy and education-related determinants and low certainty for single-component interventions. The prevalence of TBM among Indonesian female senior high school students requires urgent attention; multicomponent interventions integrated with iron-folate supplementation and cross-sectoral policies are recommended.
PERBEDAAN SATURASI OKSIGEN DAN DENYUT JANTUNG JANIN PADA IBUHAMIL BERDASARKAN PAPARAN ASAP ROKOK: DIFFERENCES OXYGEN SATURATION AND FETAL HEART RATE IN PREGNANT WOMEN BASED ON EXPOSURE TOCIGARETTE SMOKE Ainil Wazna; Huntari Harahap; Hasna Dewi; Esa Indah Ayudia; Nyimas Natasha Ayu Shafira
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 15 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v15i1.1105

Abstract

Paparan asap rokok selama kehamilan dapat mengganggu oksigenasi ibu dan mempengaruhi kesejahteraan janin, terutama di daerah dengan prevalensi merokok yang tinggi seperti Jambi, Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menilai perbedaan saturasi oksigen ibu dan denyut jantung janin pada wanita hamil pada trimester kedua dan ketiga berdasarkan paparan asap rokok. Studi analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan dengan melibatkan 45 wanita hamil yang mengikuti perawatan antenatal di Puskesmas Rawasari, Kota Jambi, pada tahun 2024. Paparan asap rokok dievaluasi menggunakan kuesioner, saturasi oksigen ibu diukur menggunakan oksimeter, dan denyut jantung janin diukur menggunakan Doppler Ultrasound. Data dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar wanita hamil memiliki tingkat saturasi oksigen normal, tanpa perbedaan yang signifikan secara statistik diantara kelompok yang terpapar dan tidak terpapar asap rokok (p = 0.282). Sedangkan denyut jantung janin secara signifikan lebih tinggi pada kelompok yang terpapar asap rokok dibandingkan dengan kelompok yang tidak terpapar (p = 0.002). Ini menunjukkan bahwa tidak ditemukan perbedaan signifikan pada saturasi oksigen ibu hamil berdasarkan paparan asap rokok, tetapi ditemukan perbedaan signifikan pada denyut jantung janin antara ibu hamil yang terpapar dan tidak terpapar asap rokok.
The Association between Age and Sex with Rectal Cancer Metastasis Occurrence Dhiya Nazhifah Putri; Ivan Kurniawan Bassar; Rita Halim; Moh. Rizal Syafiie; Harahap, Huntari
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. 34 No. 2 (2026): Article in Press 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Rectal cancer, a subtype of colorectal cancer, has shown a rising incidence; however, local epidemiological data from Jambi Province remain limited. This study aimed to determine the association between age and sex and the occurrence of metastasis among rectal cancer patients at Raden Mattaher Regional General Hospital, Jambi, from 2023 to 2025. An analytical observational study with a retrospective cross-sectional design was conducted using total sampling of 252 medical records, of which 147 subjects met the inclusion and exclusion criteria. Bivariate analysis using the Pearson Chi-square test assessed associations between variables, and multivariable Poisson regression with robust variance estimation determined the independent associations of age and sex with metastasis occurrence. Most subjects were aged 45–60 years (46.9%), male (68%), and had stage 2 disease (32.7%). Metastasis was identified in 31.3% of subjects. A significant association was found between age and metastasis (p = 0.008), with subjects aged 45–60 years showing a significantly higher prevalence ratio than the < 45-year group (PR 2.87, 95% CI 1.22–6.72). Metastasis was also significantly associated with sex (p = 0.011), with males having a 2.2-fold higher prevalence of metastasis than females (95% CI, 1.13–4.41). In the multivariable analysis, participants aged 45–60 years remained independently associated with metastasis occurrence (adjusted prevalence ratio [aPR] 2.72, 95% CI 1.17–6.30; p = 0.020). Male sex also remained independently associated with metastasis (aPR 2.09, 95% CI 1.06–4.08; p = 0.032). Conclusion: Both age and sex remained independently associated with metastasis occurrence in rectal cancer after adjustment in the multivariable analysis.
Hubungan Paparan Asap Rokok pada Ibu Hamil terhadap Perubahan Fisiologis Bayi Baru Lahir di Puskesmas Putri Ayu dan Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2023 Fadhila Wahyuni; Huntari Harahap; Rina Nofri Enis; Patrick William Gading; Herlambang Herlambang
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v5i4.28690

Abstract

Paparan asap rokok selama kehamilan merupakan masalah kesehatan lingkungan yang umum terjadi dan dapat memengaruhi pertumbuhan janin, terutama berat badan lahir dan skor Apgar. Namun, bukti mengenai hubungan tersebut pada ibu hamil di Kota Jambi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir dan skor Apgar bayi baru lahir. Menggunakan desain potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 79 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dilibatkan dalam penelitian. Data paparan asap rokok dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan data luaran neonatal diperoleh dari rekam medis. Analisis data dilakukan untuk menilai hubungan antara paparan asap rokok dengan berat badan lahir dan skor Apgar bayi baru lahir. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden terpapar asap rokok selama lebih dari 15 menit per hari. Mayoritas bayi baru lahir memiliki berat badan lahir normal, dan seluruh bayi baru lahir memiliki skor Apgar normal. Paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan berhubungan dengan berat badan lahir bayi. Namun, tidak ditemukan hubungan antara paparan asap rokok dengan skor Apgar bayi baru lahir. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan dapat memengaruhi berat badan lahir bayi, tetapi tidak berhubungan dengan skor Apgar. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya mengurangi paparan asap rokok selama kehamilan untuk meningkatkan luaran kesehatan neonatal.
The Association between Age and Sex with Rectal Cancer Metastasis Occurrence Dhiya Nazhifah Putri; Ivan Kurniawan Bassar; Rita Halim; Moh. Rizal Syafiie; Harahap, Huntari
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. 34 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkb.2026.034.02.5

Abstract

Rectal cancer, a subtype of colorectal cancer, has shown a rising incidence; however, local epidemiological data from Jambi Province remain limited. This study aimed to determine the association between age and sex and the occurrence of metastasis among rectal cancer patients at Raden Mattaher Regional General Hospital, Jambi, from 2023 to 2025. An analytical observational study with a retrospective cross-sectional design was conducted using total sampling of 252 medical records, of which 147 subjects met the inclusion and exclusion criteria. Bivariate analysis using the Pearson Chi-square test assessed associations between variables, and multivariable Poisson regression with robust variance estimation determined the independent associations of age and sex with metastasis occurrence. Most subjects were aged 45–60 years (46.9%), male (68%), and had stage 2 disease (32.7%). Metastasis was identified in 31.3% of subjects. A significant association was found between age and metastasis (p = 0.008), with subjects aged 45–60 years showing a significantly higher prevalence ratio than the < 45-year group (PR 2.87, 95% CI 1.22–6.72). Metastasis was also significantly associated with sex (p = 0.011), with males having a 2.2-fold higher prevalence of metastasis than females (95% CI, 1.13–4.41). In the multivariable analysis, participants aged 45–60 years remained independently associated with metastasis occurrence (adjusted prevalence ratio [aPR] 2.72, 95% CI 1.17–6.30; p = 0.020). Male sex also remained independently associated with metastasis (aPR 2.09, 95% CI 1.06–4.08; p = 0.032). Conclusion: Both age and sex remained independently associated with metastasis occurrence in rectal cancer after adjustment in the multivariable analysis.
DISTRIBUSI STADIUM KANKER REKTUM DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2023–2025 Dhiya Nazhifah Putri; Ivan Kurniawan Bassar; Rita Halim; Mohammad Rizal Syafiie; Huntari Harahap
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 13 No 1 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 13.1 (2026)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v13i1.1188

Abstract

Pendahuluan: Kanker rektum adalah salah satu jenis kanker kolorektal dengan angka kejadian yang terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan global. Stadium memengaruhi pilihan terapi, prognosis, dan luaran pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi stadium kanker rektum di RSUD Raden Mattaher Jambi periode 2023–2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif cross-sectional menggunakan data sekunder rekam medis pasien kanker rektum di RSUD Raden Mattaher Jambi periode 2023–2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Dari 252 rekam medis, sebanyak 147 subjek memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi untuk dianalisis secara univariat. Hasil: Dari 147 pasien kanker rektum, stadium II merupakan stadium yang paling banyak ditemukan, yaitu 48 pasien (32,7%), lalu diikuti dengan stadium IV sebanyak 46 pasien (31,3%), stadium I sebanyak 24 pasien (16,3%), stadium III sebanyak 19 pasien (12,9%), dan stadium 0 sebanyak 10 pasien (6,8%). Pembahasan: Dominasi stadium II menunjukkan bahwa sebagian besar pasien telah terdiagnosis pada stadium menengah, sementara proporsi stadium IV yang masih tinggi mengindikasikan adanya keterlambatan diagnosis. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan deteksi dini, edukasi masyarakat, dan optimalisasi program skrining. Simpulan: Stadium II merupakan stadium kanker rektum yang paling banyak ditemukan pada pasien di RSUD Raden Mattaher Jambi periode 2023–2025, diikuti stadium IV. Sebagian besar pasien terdiagnosis pada stadium menengah hingga lanjut, sehingga peningkatan deteksi dini dan skrining diperlukan untuk memperbaiki luaran klinis.
Co-Authors Adnyana , I Made Dwi Mertha Afifah Amatullah Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Ainil Wazna Amalya Nasution, Riska Amelia Dwi Fitri Anati Purwakanthi, Anati Andini Agustina Andini Agustina Andy Hutariyus Anggelia Puspasari Anggelia Puspasari Annisa Syifa Rahma Annissa Delfira Anton Trihartanto Aqgil Ashshiddiki Armaidi Darmawan Asrica Fitri Yonera Asro Hayani Harahap Asro Hayani Harahap Asro Hayani Harahap Asty, Zahra Frizki Attiya Istarini Betty Marlina Budi Aswin Budi Justitia Citra Maharani Denok Tri Hardiningsih Devy Afriyanti Dhiya Nazhifah Putri Dhiya Nazhifah Putri Dia, Esa Indah Ayu Dwi Puspita, Puspa Eka Putra, Nofrans Ekaputri, Tia Wida Elfiani Elfiani Elfiani Elfiani Erina Shinta Anggraini Erni Kusdiyah Erni Kusdiyah Erny Kusdiyah Erny Kusdiyah Ervan Johan Wicaksana Esa Indah Ayu, Esa Indah Esa Indah Ayudia Esa Indah Ayudia Fadhila Wahyuni Fadil Pramudya Fathnur Sani Kasmadi Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Hafizah Hafizah Hafizah Haifa Nida Firdausa Hanina Hanina, Hanina Hanina, Hanina Hasibuan, Mhd Usni Zamzami Hasna Dewi Herlambang HERLAMBANG HERLAMBANG Herlambang Herlambang Herlambang Herlambang Humaryanto Humaryanto Humaryanto, Humaryanto Humaryanto, Humaryanto Husnun Nisa Iksan, Pahrul Ilham Pratama Putra Imam, Mara Indri Okta Sapitri Indrianti Irawan Anasta Putra Irfannuddin Irfannuddin Irfanuddin Iskandar, Mirna Marhami Ivan Kurniawan Bassar Jefri Marzal JMJ, Jurnal Juniarti, Ariska Kurnia Justitia, Budi Krisna Murti Lisa Susanti Maharini, Indri Mara Imam Taufiq Siregar Mara Imam Taufiq Siregar Maria Estela Karolina Maria, Ima Martha Yosephine Renata Malau Meylani Mhd Usni Zamzami Hasibuan Miftahurrahma Miftahurrahma Miftahurrahmah Miftahurrahmah, Miftahurrahmah Moh. Rizal Syafiie Mohammad Rizal Syafiie Muhammad Anharuddin Muhammad Farhan Muhammad Yusri Nada Zahra, Risa Naufal Adli Marvi Nisa Haska Maulina Nur, Amrizal Muhammad Nuriyah, Nuriyah Nurul Qalbi Alrani Nurul Uswatun Hasanah Nyimas Natasha Ayu Shafira Nyimas Natasha Ayu Shafira Nyndya Ariyanty Patrick William Gading Patrick William Gading Putra Agung, Rhonaz Putri Sari Wulandari Raihanah Suzan Rayandra Asyhar Rey Ugsang Acob, Joel Rina Nofri Enis Rina Nofri Enis Rion Nofrianda Riska Amalya Nasution Rita Halim Rita Halim Saputra, Ikmal Galih Subhan, Rahmatika Suzan, Raihanah Tarawifa, Susan Tengku Arief Buana Perkasa Tia Wida Ekaputri Tianingsih Tianingsih Wahyu Indah Dewi Aurora Wida, Tia Willy Hardy Marpaung Zami, Muh. Husni Zam Zamzami , Mhd Usni Zulkhair Ali