Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Kadar Low Density Lipoprotein-cholesterol (LDL-c) dan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada Penderita Hipertensi Derajat 2 Abbas, Mutmainnah; Sutedjo, Velinda; Mus, Rosdiana
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14523

Abstract

ABSTRACT LDL-c is a lipoprotein that plays a role in the formation of lipid fractions, functions as a carrier for cholesterol in urine, and is useful for the synthesis of membranes and steroid hormones. Increased levels of lipids in the blood can also lead to increased blood pressure that will develop into hypertension. The purpose of this study is to determine the profile of LDL levels in patients with degree 2 hypertension. This research was based on an observational-descriptive approach. This research was done at the Parahita Clinic in Makassar. The subjects of this research were 25 people, obtained with the total sampling technique based on the research. Based on the result of research from 25 people as respondents, the average low-density lipoprotein (LDL) levels tended to be 139 mg/dL. Increased LDL levels in patients with degree 2 hypertension are due to unhealthy diet and physical activity patterns and also due to the presence of variations in IMT that tend to increase. Keywords: Hypertension, Low-density Lipoprotein, Body Mass Index  ABSTRAK LDL-c merupakan salah satu lipoprotein yang berfungsi untuk mentranspor kolesterol menuju jaringan perifer serta mensintesis membran dan hormon steroid. Meningkatnya kadar lipid di dalam darah juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang semakin lama akan berkembang menjadi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kadar LDL  pada penderita hipertensi derajat 2. Metode penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional Study yang dilakukan di Klinik Parahita Kota Makassar. Subjek penelitian berjumlah 25 orang yang diperoleh melalui teknik total sampling berdasarkan kriteria subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian pada 25 orang responden, diperoleh rata-rata kadar LDL (Low Density Lipoprotein) cenderung meningkat yaitu 139 mg/dL. Peningkatan kadar LDL pada penderita hipertensi derajat 2 disebabkan oleh pola diet dan aktivitas fisik yang tidak sehat dan juga disebabkan oleh adanya variasi IMT yang cenderung meningkat. Kata Kunci: Hipertensi, Low Density Lipoprotein, Indeks Massa Tubuh
Perbandingan Kadar Kalsium pada Wanita Premenopause dan Menopause sebagai Faktor Risiko Osteoporosis Abbas, Mutmainnah; Mus, Rosdiana; Fitriana, Fitriana; Thaslifa, Thaslifa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.11297

Abstract

ABSTRACT Premenopausal is a physiological phase of women who have begun the aging process, which is characterized by decrease in levels of the hormone estrogen from the ovaries, which are important for sexual function and reproduction. Menopause is a condition in women that occurs naturally characterized by the cessation of the menstrual cycle due to the presence of a period of progressive ovarian failure characterized by an irregular cycle and a decrease in estrogen levels. Estrogen is a hormone that aids in the development of strong bones by keeping the balance between the osteoclast and osteoblast processes. It can also improve intestinal absorption of calcium and decrease renal excretion of calcium to maintain appropriate blood calcium levels. Therefore, it is necessary to conduct research on calcium levels in postmenopausal women as a risk factor for osteoporosis. This study compares calcium levels in premenopausal and menopausal women to identify potential osteoporosis risk factors. This study used a descriptive method with an analytical observational design. The subjects of the study in this study were 36 premenopausedan women, 36 menopausal women who met the criteria. The 36 premenopausal women, no decrease in calcium levels in the blood was obtained. However, in menopausal women there were 23 (63.8%) people who experienced a decrease in calcium levels in the blood. In addition, the average calcium level in premenopausal women was 8.9 mg / dL and menopausal women was 7.6 mg / dL. According to the study's findings, premenopausal women's calcium levels are significantly different from those of menopausal women, with a p value of (0.000). Keywords: Premenopause, Menopause, Estrogen Hormone, Calcium, Osteoporosis  ABSTRAK Premenopause merupakan fase fisiologis pada wanita sebagai tanda awal dari proses penuaan (aging), hal ini dimulai dengan berkurangnya produksi hormon estrogen di ovarium yang berfungsi pada fungsi seksual dan reproduksi. Menopause merupakan suatu keadaan pada wanita yang terjadi secara alamiah dan ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi yang disebabkan oleh adanya periode kegagalan ovarium secara progresif yang ditandai oleh siklus ireguler serta penurunan kadar hormon estrogen. Estrogen merupakan hormon yang membantu pembentukan tulang yang kuat, dengan menjaga keseimbangan proses osteoklas dan osteoblas, dapat memaksimalkan proses absorpsi kalsium di dalam usus dan menurunkan ekresi kalsium di ginjal sehingga kadar kalsium di dalam darah berada pada level normal. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian kadar kalsium pada wanita menopause sebagai faktor risiko osteoporosis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan kadar kalsium pada wanita premenopause dan menopause sebagai faktor risiko osteoporosis. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain observasional analitik. Subjek penelitian pada penelitian ini yaitu sebanyak 36 wanita premenopause dan 36 wanita menopause yang memenuhi kriteria. Dari 36 wanita premenopause tidak diperoleh adanya penurunan kadar kalsium di dalam darah. Namun, pada wanita menopause terdapat 23 (63.8%) orang yang mengalami penurunan kadar kalsium di dalam darah. Selain itu, didapatkan rerata kadar kalsium pada wanita premenopause sebesar 8.9 mg/dL dan wanita menopause sebesar 7.6 mg/dL. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dari hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan terhadap kadar kalsium wanita premenopause dan wanita menopause dengan nilai p (0.000). Kata Kunci: Premenopause, Menopause, Hormon Estrogen, Kalsium, Osteoporosis 
Skrining Gangguan Kesehatan Mental pada Masyarakat Pesisir di Kota Tual Latuheru, Grace; Asmin, Elpira; Noya, Farah C; Warella, Juen Carla; Yunita, Melda; Mus, Rosdiana; Sulfiana, Sulfiana
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i12.15644

Abstract

ABSTRAK Kesehatan mental menjadi salah satu perhatian masyarakat baik secara nasional maupun global akhir-akhir ini. Menurut data dari Riskesdas  tahun 2018 bahwa lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Sementara itu, di Maluku Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Maluku melaporkan merawat 9.637 pasien gangguan jiwa pada tahun 2023. Individu dikatakan sehat secara mental jika ia terbebas dari berbagai gejala gangguan mental. Hal tersebut dapat diketahui melalui skrining gangguan mental. Penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan skrining gangguan kesehatan mental pada masyarakat kota Tual. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability propotional to size dengan jumlah responden sebanyak 153 responden. Instrumen yang digunakan adalah Self Reporting Quetionare-20 (SRQ-20). Penelitian ini dilakukan selama bulan Oktober 2023 di Gugus Pulau Kei yaitu Kota Tual. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mengalami masalah penurunan energi dengan gejala dominan yaitu sering merasa sakit kepala (41,83%), merasa sulit tidur (38,56%), merasa mudah lelah (28,76%), tidak memiliki napsu makan (24,84%) dan merasa tegang, dan merasa cemas atau kuatir (20,92%). Masalah yang ditemukan pada responden ialah penurunan energi dan kecemasan. Perlu peningkatan fungsi layanan kesehatan mental di setiap puskesmas. Selain itu psikoedukasi terkait kesehatan mental dapat dilaksanakan secara rutin sebagai Upaya peningkatan kesadaran serta peningkatan pemahaman menjaga Kesehatan mental. Kata Kunci: Skrining Kesehatan Mental, Gangguan Kesehatan Mental  ABSTRACT Mental health is currently one of the significant concerns of society both nationally and globally. According to Basic Health Research (RISKESDAS) data from 2018, more than 19 million adults over the age of fifteen have emotional mental problems, and over 12 million have depression. Furthermore, statistics from the Maluku Regional Special Hospital (RSKD) indicates that by 2023, it will have attended to 9,637 people with mental illnesses. An individual is said to be mentally healthy if he is free from various symptoms of mental disorders. This can be known through screening for mental disorders. This study aimed to detect mental health problems in the people of Tual City early. This study used an analytical observational design with a cross-sectional approach. One hundred and fifty-three (153) respondents consented to the interview using the Self-Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20) during October 2023 in the Kei Island Cluster, Tual City. The mental health assessment revealed that respondents experienced problems with decreased energy, with the dominant symptoms being frequent headaches (41.83%), difficulty sleeping (38.56%), feeling tired quickly (28.76%), loss of appetite (24.84%) and feeling tense, anxious or worried (20.92%). The problems found in respondents were decreased energy and anxiety that required further treatment. Enhancing the smooth running of mental health services in every Community Health Center (Puskesmas) is a critical task. Mental health counselling and education can be carried out regularly to increase public awareness and understanding of mental health. Keywords:  Early Detection, Mental Health, Anxiety, Decreased Energy
Skrining Variasi Tekanan Darah dalam Penentuan Klasifikasi Derajat Hipertensi di Kelurahan Antang Kota Makassar Abbas, Mutmainnah; Mus, Rosdiana; Tamalsir, Dylan; Thaslifa, Thaslifa; Sunaidi, Yanti; Fitriana, Fitriana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.16773

Abstract

ABSTRAK Hipertensi atau dengan kata lain penyakit darah tinggi adalah terjadinya peningkatan tekanan darah diatas ambang batas normal yaitu 120/80 mmHg. Menurut WHO, batas tekanan darah yang dianggap normal adalah <130/85 mmHg. Skrining variasi tekanan darah ini untuk memantau dan mengetahui variasi tekanan darah sebagai usaha pencegahan peningkatan tekanan darah lebih lanjut sehingga memungkinkan dalam penangan yang tepat pada penderita hipertensi. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada bulan Desember 2023 dengan melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Antang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan sebanyak 50 orang. Dari hasil pemeriksaan, terdapat 25 orang yang masuk dalam kategori Hipertensi Derajat 1 dan 25 orang yang berada dalam kategori Hipertensi Derajat 2. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diketahui bahwa seluruh subjek mengalami hipertensi dengan variasi tekanan darah dan derajat hipertensi yang berbeda. Kata Kunci: Tekanan Darah, Hipertensi, Skrining  ABSTRACT Hypertension, or, in other words, hypertension is the occurrence of an increase in blood pressure above the normal threshold of 120/80 mmHg. According to the WHO, the normal limit of blood pressure is <130/85 mmHg. Screening blood pressure variations to monitor and identify blood pressure fluctuations as an attempt to prevent further blood pressure increases so as to enable proper treatment in hypertensive patients. This community dedication is carried out in December 2023 by making direct approach to the community in the Puskesmas Antang work area consisting of 50 men and women. From the results of the examination, there are 25 people who fall into the category of High Blood Pressure Grade 1 and 25 people in the category Hypertension Grade 2. Conclusion: Based on the outcomes of dedication to this community, it is known that the whole subject suffers from hypertension with varying blood pressure and different degrees of hypertension. Keywords: Blood Pressure, Hypertension, Screening
PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH PADA ANAK SEKOLAH DASAR SEBAGAI BEKAL KESELAMATAN DIRI Asmin, Elpira; Mus, Rosdiana; Sulfiana, Sulfiana; Abbas, Mutmainnah; Saptenno, Lidya; Dominique Mayliana Lewedalu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.36320

Abstract

Tes golongan darah dilakukan dengan pengujian sampel darah untuk menentukan keberadaan antigen dan antibodi tertentu yang menentukan golongan darah seseorang. Golongan darah yang diketahui secara umum adalah A, B, AB dan O. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk memeriksa golongan darah pada anak sekolah dasar sebagai bekal keselamatan diri. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 di MIT Mutiara Bangsa Kota Ambon. Peserta kegiatan sebanyak 107 anak dari kelas 1 sampai kelas 6. Hasil pemeriksaan golongan darah murid yaitu terbanyak mereka bergolongan darah O  (46,88% laki-laki dan 37,21% perempuan). Sedangkan golongan darah murid paling sedikit adalah AB (3,12% laki-laki dan 11.63% perempuan). Golongan darah O dan A dominan pada murid perempuan (37.21% dan 34.88%) sedangkan murid laki-laki dominan bergolongan darah O (46,88%). Sebagian besar murid laki-laki dan perempuan memiliki golongan darah O. Manfaat mengetahui golongan darah di usia dini sangat banyak untuk keselamatan dan kesehatan di masa depan. Saran bagi petugas kesehatan di puskesmas atau tenaga kesehatan lainnya untuk dapat membuat kegiatan serupa di masyarakat.
Evaluasi Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Melalui Pemeriksaan Gula Darah, Asam Urat, Dan Kolesterol Tamalsir, Dylan; De Lima, Filda V. I.; Abbas, Mutmainnah; Mus, Rosdiana; Latuperissa, Glorya Riana; Nurlina, Wa Ode
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v7i1.615

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) are the leading causes of morbidity and mortality in Indonesia, with risk factors such as unhealthy diet, physical inactivity, and overweight or obesity. This study aimed to evaluate NCD risk factors through blood glucose, uric acid, and total cholesterol measurements in Negeri Leahari, Leitimur Selatan District, Ambon City. A cross-sectional design was used with a convenience sampling technique, involving 138 voluntarily participating individuals. Blood glucose, uric acid, and total cholesterol levels were measured using an AutoCheck device, while data on diet, physical activity, and body mass index were collected through questionnaires. The results showed that 30% of participants had blood glucose levels ≥200 mg/dL, 22% had hyperuricemia, and 26% had total cholesterol levels ≥200 mg/dL. The main contributing factors were unhealthy diet (58%), low physical activity (52%), and a high prevalence of overweight and obesity (38%). Analysis showed a significant relationship between low physical activity and high uric acid levels (p = 0.04), while the relationship between diet and cholesterol and blood glucose levels showed a tendency toward increase, although not statistically significant (p > 0.05). The prevalence of NCD risk factors in Negeri Leahari is relatively high, highlighting the need for education on healthy eating, promotion of adequate physical activity, and routine monitoring of blood glucose, uric acid, and cholesterol levels to reduce the risk of further complications.
SKRINING STATUS GIZI DAN MONITORING KADAR KOLESTEROL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF Mus, Rosdiana; Yunita, Melda; Bension, Johan B; Warella, Juen Carla; Husein, Anggun Lestari; Hursepunny, Valentine; Abbas, Mutmainnah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27974

Abstract

Abstrak: Hiperkolesterolemia (HC) sebagai salah satu penyakit degeneraatif yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya adalah obesitas. Obesitas dapat diukur dari Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Pinggang (LP). Maluku dengan angka HC yang tinggi dan tingginya persentase masyarakat yang tidak pernah melakukan pemeriksaan kolesterol menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai status gizi dan memberikan softskill monitoring kadar kolesterol Masyarakat di Negeri Kamal, Kairatu. Kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan pelaksanaan yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan yang dilakukan yaitu edukasi, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan grastis. Kegiatan ini melibatan mitra sebanyak 52 peserta yang dilaksanakan pada 2024..Kegiatan ini, didapatkan rerata umur responden 58,19 dengan peserta perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki. Pada status gizi berdasarkan IMT didapatkan overweight 13,5% dan obesitas 36,5%. Sedangkan berdasarkan LP sebagian besar peserta mempunyai LP normal. Pada hasil monitoring kadar kolesterol didapatkan sebagian besar peserta mempunyai kadar kolesterol yang tinggi yaitu 53,8%. Evaluasi kegiatan terdiri dari diskusi dan observasi sehingga didapatkan 90 % peserta aktif dan paham serta diakhiri dengan pemberian pengobatan secara gratis.Abstract: Hypercholesterolemia (HC) is a degenerative disease that caused by various factors, one of which is obesity. Obesity can be measured from Body Mass Index (BMI) and Waist Circumference (WC). Maluku, with its high HC rate and the high percentage of people who have never had their cholesterol checked, is the basis for implementing this community service. This activity aims to assess the nutritional status and monitor cholesterol levels in Kamal State, Kairatu. This activity consists of several stages, namely planning, preparation, implementation and evaluation. The activities carried out include education, health checks and free treatment. This activity involved 52 participants, which will be carried out in 2024. In this activity, the average age of respondents was 58.19, with more female participants than male. In nutritional status based on BMI, overweight was 13.5% and obesity was 36.5%. Meanwhile, based on LP, most participants have normal LP. In the results of monitoring cholesterol levels, it was found that the majority of participants had high cholesterol levels as 53.8%. The activity evaluation consisted of discussions and 90% of participants were active, understood and the ended with the provision of free treatment.
Skrining Kesehatan Melalui Pemeriksaan Asam Urat di Kompleks Aditarina Kota Makassar Mutmainnah Abbas; Rosdiana Mus; Thaslifa Thaslifa; Yanti Sunaidi; Fitriana Fitriana
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1670

Abstract

Degenerative disease is one of the classes of diseases whose incidence is related to the degeneration process in old age whose development is directly related to time and age. This usually affects the joints, namely gout. Uric acid is the final metabolic product of purine, which is a component of nucleic acid found in the nucleus of body cells. Increased uric acid levels in the blood are not only caused by food consumed but there are several other factors, namely age, gender, body mass index, and genetics. In addition, in the elderly there is a decrease in the function of vital organs such as the liver and kidneys which can cause an increase in uric acid levels in the blood. The purpose of this study is health screening through uric acid examination. The method used was descriptive by involving 27 respondents who were willing to become subjects. The results showed that there were 10 respondents with increased uric acid examination results while 17 subjects showed normal uric acid examination results.
Skrining Risiko Penyakit Kardiovaskular Melalui Monitoring Kadar Kolesterol dan Tekanan Darah di Desa Lonthoir, Banda, Maluku Tengah Abbas, Mutmainnah; Husein, Anggun Lestari; Mus, Rosdiana
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i1.3162

Abstract

Penyakit kardiovaskuler merupakan salah satu pandemi global yang terjadi dikalangan masyarakat dan berimplikasi kepada kesehatan klinis masyarakat. Penyakit kardiovaskuler terjadi akibat kelainan metabolik kompleks yang diakibatkan oleh obesitas, resistensi insulin, dislipidemia, dan hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum di Indonesia. Potensi meningkatnya prevalensi PKV di Provinsi Maluku sangat besar yang dimulai sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk menegtahui distribusi dan faktor risiko penyakit kardiovaskuler (PKV) di Desa Lonthoir, Banda, Maluku Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh 66 responden dan berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa lebih dari sepertiga responden berada dalam kategori obesitas, sementara hampir setengah memiliki nilai IMT di atas normal dan sebanyak 43.9% responden memiliki lingkar perut ≥80 cm. Sebanyak 68.18% responden tergolong dalam kategori pre-hipertensi dan hipertensi dan sekitar 54.54% mengalami peningkatan kadar kolesterol total. Secara keseluruhan mayoritas responden memiliki faktor risiko PKV seperti obesitas, obesitas sentral, dan hipertensi. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko perkembangan PKV di masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan program rutin skrining faktor risiko PKV sebagai upaya preventif di masyarakat.
EDUKASI PENTINGNYA ALAT PELINDUNG DIRI DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA PETANI DI SIGI BIROMARU Putrie, Intania Riska; Setyawati, Tri; Oktafiani, Devi; Pratika, Mayabi; Walanda, Ryka Marina; Listawati, Listawati; Finomala, Finomala; Yulia, Yulia; Mus, Rosdiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36235

Abstract

Abstrak: Penggunaan pestisida oleh petani berisiko tinggi menyebabkan paparan bahan kimia secara langsung yang dapat memicu penyakit, salah satunya hipertensi. Hal ini disebabkan masih banyak petani memakai alat pelindung diri (APD) tidak secara lengkap. Implementasi penggunaan APD di lapangan pun kerap terabaikan karena beberapa faktor, salah satunya kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya APD dan cara pemakaiannya yang tepat. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk mengedukasi pentingnya penggunaan APD bagi petani guna mencegah dampak negatif dari paparan pestisida jangka panjang. Metode yang digunakan meliputi edukasi langsung serta pemeriksaan kesehatan sederhana, seperti pengukuran tensi darah, glukosa darah sewaktu, dan asam urat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada 29 Agustus 2025 dengan peserta sebanyak 35 petani. Evaluasi dalam kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan wawancara yang disertai edukasi oleh Tim Pengabdi. Hasilnya, masih cukup banyak petani yang menggunakan APD tidak lengkap bahkan tidak menggunakan APD saat bekerja. Hasil ini mendukung hasil pemeriksaan kesehatan yang menunjukkan mayoritas petani mengalami hipertensi (51,4%), meskipun kadar saturasi oksigen normal (100%), kadar GDS normal (91,4%) dan kadar asam urat normal (54,3%). Setelah diberikan edukasi dan melihat secara langsung hasil pemeriksaan kesehatan, para petani memahami pentingnya penggunaan APD bagi kesehatan serta akan menggunakan APD yang telah dibagikan saat bekerja di lahan pertanian.Abstract: The use of pesticides by farmers carries a high risk of direct exposure to chemical substances which can trigger diseases one of which is hypertension. This is because a large number of farmers still do not fully or appropriately wear personal protective equipment (PPE). One of the many reasons why PPE usage in the field is frequently overlooked is a lack of awareness regarding the significance of PPE and how to use it properly. This community service project aims to inform farmers on the value of personal protective equipment (PPE) in preventing the harmful effects of prolonged pesticide exposure. The methods used include direct education and basic health checks, such as blood pressure measurement, random blood glucose level testing, and uric acid level testing. This activity was conducted at Sigi Biromaru, Sigi Regency, Central Sulawesi, on August 29, 2025, with 35 participating farmers. The evaluation conducted during this activity, in addition to health checks, also included interviews and educational sessions by the Community Service Team. The results revealed that a significant number of farmers were still using incomplete or no PPE while working. This finding supports the health checks, which showed that the majority of farmers had hypertension (51.4%), despite normal oxygen saturation levels (100%), normal blood glucose levels (91.4%), and normal uric acid levels (54.3%). After being educated and seeing the results of the health checks firsthand, the farmers understood the importance of using PPE for their health and will use the PPE that has been distributed when working on agricultural land.
Co-Authors Abbas, Muthmainnah Abbas, Mutmainnah Ahmad Hamim Sadewa Alimudi, Saiful Anggelia Puspasari Anggun Lestary Husein Anwar, Rofila Asjad Aryandi , Rahmat Asni Asni Astuty, Eka Awaluddin Awaluddin B. Bension, Johan Bandjar, Fitri Kadarsih Bandjar, Fitri Kardasih Bension, Johan Bension, Johan B Camin, Yeremiah Rubin Citra Annisa Citra Maharani de Lima, Filda V. I. de Lima, Filda V.I. de Lima, Filda Vionita Irene Devi Oktafiani Dian Setya Ningsih Safitri Dominique Mayliana Lewedalu Dylan Tamalsir Dylan Tamalsir Eka Astuty Elpira Asmin Esmeraldine, Genevieva Farah Christina Noya Filda de Lima Finomala, Finomala Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Gama, Noviyanty Indjar Genevieva Esmeraldine Tanihatu Hairuddin Kudding Hartati Hartati Hasibuan, Andrian Bayo Arif Hataul, Is Asma’ul Haq Hursepunny, Valentine Hursepuny, Valentine Husein, Anggun Lestari Husein, Anggun Lestary Ika Setyawati Intania Riska Putrie, Intania Riska Islawati Jansye Cynthia Pentury Pentury Julia F.N Latief, Rahmi Rifany Latuconsina, Vina Zakiah Latuheru, Grace Latuperissa, Glorya Riana Lidya Saptenno Listawati, Listawati Mailoa, Joice Mainase, Josepina Makatita, Miftah H Masumbauw Jenifer J A Melda Yunita Metekohy, Meilani Mutmainnah Abbas Mutmainnah Abbas Nahumarury, Salmin Nisfa Musdalifah Noortiningsih Noortiningsih Noya, Farah C Nurlina, Wa Ode Nurmina Kaimudin Ohiwal, Morgan Oktafiani, Devi Olin Toyi Olvyani Tira Layuk Palimbong, Deske Pramudji Hastuti Pratika, Mayabi Presly G. Siahaya Rabiah Rabiah Rachmawati Dwi Agustin Rahawarin, Halidah Rahmat Aryandi Ramadani, Debi Ramla, Razita Rivarti, Arina Windri Ryka Marina Walanda Saptenno, Lidya B. E. Siahaan Junita Siahaya, Presli Glovrig Soumena, Rifah Zafarani Sugrani, Andis Sulfiana SULFIANA, SULFIANA Sulfiani Sulfiani Sulfiani, Sulfiani Sunaidi, Yanti Sutedjo, Velinda Sutia Waidoba Tahitu, Ritha Tamalsir, Dylan Tanihatu, Genevieva Esmeraldine Taufiq, Nuramaniyah Thaslifa Thaslifa Thaslifa Thaslifa Thaslifa Thaslifa Thaslifa Thaslifa Thaslifa, Thaslifa Titin Agustina Titin Agustina Titin Agustina Titin Agustina Tri Juni Wijatmiko Tri Setyawati Vina Zakiah Latuconsina Warella, Juen Carla Wibawa, Junian Cahyanto Yanti Sunaidi Yanti Sunaidi Yanti Sunaidi Yulia Yulia Zakia Bakri