Claim Missing Document
Check
Articles

Cerita Rakyat Nagari Sasak: Analisis Historigrafi Tradisional Fitrisia, Azmi; Danu, Dicha Maulia; Ardipal, Ardipal; Wirdanengsih, Wirdanengsih
Jurnal Kronologi Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i4.1036

Abstract

Folklore is an important part of traditional historiography. Apart from the fact that much of the richness of folklore remains undiscovered, the values contained within it also need to be preserved and passed down from generation to generation. In Minangkabau, every nagari (village community) has its own folklore many of which relate to the origins of the nagari, moral values, cooperation, and other aspects of communal life. This article seeks to explore the historiographical aspects of the folklore found in Nagari Sasak, Ranah Pesisir District, Pasaman Barat Regency. This article seeks to reveal the historiographical aspects contained in the folklore of Nagari Sasak, Ranah Pesisir District, Pasaman Barat Regency. The purpose of this article is to explore the richness of Nagari Sasak’s folklore and to examine the traditional historiographical elements within it. The research data were obtained from various sources, including interviews and online materials. This approach is possible because folklore is often rewritten, critiqued, and analyzed conceptually. The findings show that there are two main folktales in Nagari Sasak: “The Origin of Nagari Sasak” and “The Oath of the Crocodile and the Water.” An interesting aspect of these folktales lies in their transcription process, which marks a progressive step as the socialization and dissemination of local folklore extend beyond the Minangkabau region. Translating these transcribed stories into an international language would make them accessible to a global audience. The two folktales contain complex messages and values, including identity, morality, mutual cooperation, solidarity, helpfulness, love for one’s homeland, responsibility, harmonious relations between humans and nature, environmental awareness, and religious values. However, some anachronisms remain within the narratives. Therefore, this issue deserves attention from amateur historians and professional organizations to improve the accuracy and preservation of such traditional historiographical works.
Manfaat Pengetahuan Administrasi Publik Terhadap Kebijakan Publik Berbasis Keadilan Sosial Meilia, Wike Putri; Fatimah, Siti; Fitrisia, Azmi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2411-2419

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana pengetahuan administrasi publik berkontribusi dalam pembentukan kebijakan publik yang berlandaskan keadilan sosial. Menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini menganalisis berbagai dimensi pengetahuan administrasi publik yang relevan dengan formulasi kebijakan berbasis keadilan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika administrasi publik, Organisasi Publik, Desain Organisasi dan Teori Keputusan  merupakan dimensi-dimensi kunci yang sangat berperan dalam merumuskan kebijakan yang adil dan inklusif. Administrasi publik memiliki kontribusi penting dalam memfasilitasi pembangunan kepentingan publik yang inklusif, membuka ruang partisipasi warga negara, mewujudkan prinsip kesetaraan, dan mengantisipasi tantangan masa depan. Namun, berbagai tantangan seperti ada sejumlah hambatan seperti koordinasi antar lembaga yang kompleks, kurangnya komunikasi efektif, dan persoalan administratif yang masih menghalangi penerapan keadilan sosial dalam kebijakan. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar peran administrasi publik diperkuat melalui penerapan prinsip negara hukum secara konsisten, pelaksanaan good governance yang menyeluruh, serta penanggulangan korupsi dan praktik klientelisme. Pemahaman mendalam tentang administrasi publik menjadi kunci dalam mengarahkan kebijakan agar manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.
Tinjauan Epistemologi Sebagai Basis Rasionalitas Dalam Pengambilan Keputusan Kebijakan Publik Putri, Hanifah Nilau; Fatimah, Siti; Fitrisia, Azmi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2420-2427

Abstract

Pengambilan keputusan dalam kebijakan publik memerlukan landasan epistemologi yang kuat agar prosesnya rasional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran rasionalitas epistemologi dalam filsafat ilmu sebagai dasar pengambilan keputusan kebijakan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi mampu menjembatani antara bukti ilmiah dan nilai-nilai normatif dalam proses pengambilan keputusan kebijakan publik, sekaligus memperkuat legitimasi publik melalui transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, epistemologi terbukti relevan sebagai dasar rasionalitas dalam pengambilan keputusan kebijakan publik. Dengan demikian kesimpulannya epistemologi memberikan fondasi konseptual yang esensial untuk memperkuat kualitas pengambilan keputusan publik yang rasional, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Pengelolaan Pertanian oleh Petani Berpendidikan Tinggi di Nagari Kampung Batu Dalam Tahun 2005-2024 Sari, Septia Wulan; Fitrisia, Azmi
Jurnal Kronologi Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i4.1010

Abstract

Agriculture, which plays a central role in food security and dominates the employment market for the Indonesian population, is predominantly limited to elementary school graduates. Interestingly, residents of Nagari Kampung Batu Dalam who have attained higher education continue to participate in agriculture. The purpose of this article is to examine how farmers with higher education manage their farms. This research uses a historical research method consisting of heuristic, critical, interpretive, and historiographic stages. Following the eruption of Mount Talang in 2005, the primary commodity shifted from passion fruit to vegetables. This transition period encouraged farmers' children to continue their education to higher education as a form of preparation for the post-disaster future. From 2005–2015, management varied depending on the type of vegetable crop, while from 2016–2024, management focused more on shallots. This adjustment is evident in how they cultivate the land, provide seeds, maintain the plants, and manage the harvest according to needs and changes occurring over time. The results of this study indicate that agricultural management by highly educated farmers reflects the continuity of agrarian traditions, with the ability to adapt to change, thus maintaining their relevant contribution to the socio-economic life of the local community. This study confirms that education does not change their identity as farmers, but rather enriches the way they practice agricultural traditions inherited from previous generations.
Analisis Yuridis Penghentian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di RSUD Padang Panjang dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara Wulandari, Afni; Fatimah, Siti; Fitrisia, Azmi
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v7i1.369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji legalitas, kewenangan, serta penerapan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) dalam tindakan administratif penghentian TPP oleh pemerintah daerah atau instansi terkait. Kebijakan penghentian TPP merupakan tindakan administrasi yang berdampak langsung pada hak kepegawaian dan tata kelola organisasi, sehingga perlu dianalisis secara komprehensif berdasarkan prinsip-prinsip Hukum Administrasi Negara. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah berbagai sumber hukum, seperti undang-undang kepegawaian, peraturan tentang TPP, keputusan kepala daerah, literatur Hukum Administrasi Negara, jurnal ilmiah, serta penelitian terdahulu yang berkaitan dengan kebijakan kepegawaian dan tindakan administratif pemerintah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penghentian TPP merupakan bagian dari kewenangan atributif pemerintah daerah, tetapi pelaksanaannya harus memenuhi unsur legalitas formal, prosedural, dan material. Berdasarkan analisis literatur, masih ditemukan potensi permasalahan administratif apabila penghentian TPP dilakukan tanpa dasar hukum yang jelas, tanpa sosialisasi yang memadai, atau tanpa memperhatikan asas kepastian hukum, keterbukaan, dan proporsionalitas.
Co-Authors Abror Abror Abrori, Betriq Adri Febrianto Agusti Efi Agustina Agustina Ahmad Filqi, Egi Aithan, Ibnu Alvadina, Pani Yuni Anggraini, Silvia Antoni, Riri Aprilya, Cicil Ardipal Ardipal Armanda, Mutiara Izzati Arrazak, Muhammad Afdhal Azfirmawarman, Dony Azwar Ananda Bahari, Krisna Marta DALIMUNTHE, IRA SHANTY Danu, Dicha Maulia DARMANSYAH . Delmira Syafrini Duereh, Habalee Efendi, Tifani Elpalina, Srimutia Endro, Eki Erianjoni Erianjoni ERIZONA, WAWAN Fajria, Rahmah Fatimah , Siti Fiqri, Ikhwan Naufal Gusrini, Esi HABIBANI, RHAYSYA ADMMI HANIFAH, ZARMA Hendra Naldi Hendri Gunawan Ikhsan, Faisal Indah, Sentia JABAR, SYABRAN Julianti Julianti, Julianti Latifa, Asma Marantika, Jerry Mareta, Angye Maria Montessori Meilia, Wike Putri Mudhoffar, Khosyi Mulyadi Mulyadi Ngardi, Valensius Nilasari, Vivi Nora. AN, Desri Ofianto, Ofianto Oktavia, Yelvi Ompi, Ezra Olly Paus Iskarni Permata, Bunga Dinda Pratama, Gilang Nugraha Pratama, Teddy Putra, Fero Putra, Yoga Maulana Putri, Bella Kharisma Putri, Hanifah Nilau Qadri Qadri, Qadri Qur'ataini, Tri Ramadani, Dilla Rizki Rambe, Khoirul Amri Rezeki, Angga Putra Tri Rizky Putra, Rizky Rohza, Athia Rusdi Safarah, Indri Sari, Septia Wulan Sarjayadi, Sarjayadi Sendika, May Seulalae, Anggos Habil Silva, Ray Siti Fatimah Soleh, Friska Muflihun Solly Aryza Srisaparmi, Srisaparmi Syafri Anwar Syahriani, Fadilla Tisman, Riyoca ULFA, SANTI NOFRIA Vanny, Dasti Wardana, Rian Ismi Wirdanengsih, Wirdanengsih Wulandari, Afni Yufriadi, Ferdi Yulanda, Aseng Zaref, Rezki Zen, Najmatul Haya