Claim Missing Document
Check
Articles

Pertumbuhan dan Tingkat Eksploitasi Ikan Baronang (Siganus canaliculatus) di Perairan Tondonggeu Kecamatan Abeli Kota Kendari Tenggara Hamid, Ode Ali Akbar; Asriyana, Asriyana; Arami, Hasnia
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan selama lima bulan yaitu April sampai Agustus 2018 di Perairan Tondonggeu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan tingkat eksploitasi ikan baronang di Perairan Tondonggeu Kec. Abeli Kota Kendari. Pengambilan sampel ikan yaitu dari hasil tangkapan nelayan yang mengggunakan tiga unit alat tangkap sero dengan pertimbangan keterwakilan populasi. Hasil parameter lingkungan menunjukkan bahwa Parameter lingkungan perairan yang ditemukan selama penelitian pada bulan April sampai Agustus masih dalam kondisi yang optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan ikan baronang. Sebaran frekuensi panjang ikan baronang jantan maupun betina di Perairan Tondonggeu didominasi ukuran dewasa. Hubungan panjang bobot ikan baronang jantan diperoleh pada bulan April menunjukkan pertumbuhan bersifat allometrik positif, pada bulan Mei-Juni-Agustus menunjukkan pertumbuhan bersifat isometrik, dan pada bulan Juli menunjukkan pertumbuhan bersifat allometrik negatif. Hubungan panjang bobot ikan baronang betina diperoleh pada bulan April menunjukkan pertumbuhan bersifat allometrik positif, pada bulan Mei-Agustus menunjukkan pertumbuhan bersifat allometrik negatif, dan pada bulan Juni-Juli menunjukkan pertumbuhan bersifat isometrik. Kisaran factor kondisi ikan baronang jantan dan betina menunjukkan ikan betina lebih baik dari ikan jantan. Nilai factor kondisi ikan tergolong pipih. Persamaan pertumbuhan ikan baronang yang didapat bahwa koefisien pertumbuhan (K) 0,750, panjang asimtot (L∞) 401,10 mm dan umur teoritis (t0) -0,31775 untuk ikan jantan dan koefisien pertumbuhan (K) 0,370, panjang asimtot (L∞) 528,41 mm dan umur teoritis (t0) -0,27847 untuk ikan betina. Hasil analisis mortalitas dan tingkat eksploitasi yang diperoleh diketahui bahwa ikan baronang (S. canaliculatus) mengalami kondisi pemanfaatan berlebihan (over fishing) karena adanya aktifitas penangkapan tanpa memerhatikan musim penangkapan.Kata Kunci: Tondongggeu, tingkat eksploitasi, ikan baronang
Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan Kurisi (Nemipterus hexodon) Di Perairan Desa Puupi Kabupaten Konawe Selatan Suriani, Ningsih; Asriyana, Asriyana; Halili, Halili
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 5, No 4 (2020): Oktober
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan kurisi (Nemipterus hexodon) yang ada di perairan Desa Puupi Kabupaten Konawe Selatan. Proses pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan sampel hasil tangkapan nelayan di perairan Desa Puupi yang dilakukan dua kali dalam sebulan selama empat bulan. Data yang diperoleh dari hasil tangkapan tersebut ditabulasi dan dikelompokkan untuk dianalisis hubungan panjang berat dan faktor kondisi. Ikan sampel yang diperoleh dari hasil tangkapan kemudian dipisahkan dan diukur panjang total dan bobot tubuh ikan. Setelah itu, penimbangan berat tubuh ikan dengan menggunakan timbangan analitik dengan ketelitian 0, 01 g. Selanjutnya ikan kurisi dibedah untuk membedakan ikan jantan dan ikan betina. Ikan jantan ditandai dengan gonad yang berwarna putih sedangkan betina ditandai dengan gonad yang berwarna kuning. Parameter lingkungan perairan yang diukur meliputi suhu, derajat keasaman (pH), salinitas, dan kedalaman perairan. Pengukuran parameter dilakukan langsung di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian pertumbuhan dan faktor kondisi ikan kurisi (N. hexodon) di perairan Desa Puupi dapat disimpulkan yaitu sebaran frekuensi ukuran panjang ikan kurisi yang tertangkap pada ikan jantan di dominasi pada panjang kelas 206-222 mm  dengan presentase 22,35 %  dan betina di dominasi pada panjang kelas 206-222 mm dengan presentase 22,88 %. Pola pertumbuhan yang terdapat pada ikan jantan yaitu pola pertumbuhan allometrik negatif sedangkan pada ikan betina yaitu tergolong pola pertumbuhan allometrik positif. Kisaran faktor kondisi yang dihasilkan pada ikan jantan selama penelitian yaitu 0,55-1,99  sedangkan kisaran pada ikan betina yaitu 0,52-1,55.Kata kunci: Desa Puupi, faktor kondisi, Ikan kurisi (Nemipterus hexodon), pertumbuhan.
Kebiasaan Makanan Ikan Gelodok Periopthalmus sp. di Kawasan Pantai Mangrove Teluk Kolono Desa Puupi Kabupaten Konawe Selatan Hardianti, Hardianti; Halili, Halili; Asriyana, Asriyana
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 5, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di  di Perairan Desa Puupi Kecamatan Kolono Konawe Selatan selama Tiga bulan yaitu pada bulan Februari sampai April 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis makanan pada ikan gelodok (Periopthalmus sp.) berdasarkan bulan penangkapan dan jenis kelamin. Informasi mengenai kebiasaan makan dari ikan ini sangat dibutuhkan agar dapat di lakukan upaya domestikasi untuk menjaga kelestarian ikan gelodok. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode koleksi bebas. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 76 individu.  Sampel ditangkap dengan menggunakan seser yang dibuat secara manual yang terbuat dari rotan dan dilapisi waring. Alat tangkap ini memiliki diameter lingkaran sepanjang 30 cm, dan panjang 1-2 m. Jenis makanan yang terdapat dalam ikan gelodokyaitu crustacea, zooplankton, fitoplankton, polychaeta, insekta serta beberapa jenis makan yang tidak teridentifikasi. Berdasarkan hasil analisis, kelompok makanan jenis crustacea mendominasi baik dari segi bulan penangkapan maupun berdasarkan jenis kelamin, sehingga ikan gelodok dapat dikategorikan karnivora. Ikan ini memiliki kebiasaan makan diurnal.Kata Kunci: Ikan gelodok, karnivora, Desa Puupi
Biologi Kebiasaan Makan Ikan Kembung Perempuan (Rastrelliger brachysoma) di Perairan Teluk Staring Konawe Selatan Sulawesi Tenggara Putra, Apriawan Arufi; Asriyana, Asriyana; Irawati, Nur
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan Teluk Staring merupakan perairan semi terbuka yang berada di wilayah administrasi Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Ikan kembung adalah ikan pelagis kecil yang ditemukan hampir di seluruh perairan Indonesia termaksud di perairan Teluk Staring. Penelitian ini bertujuan untuk mendekskripsikan kebiasaan makanan dari ikan kembung yang tertangkap di perairan Teluk Staring konawe selatan. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan, mulai dari bulan Agustus sampai Oktober 2019 di perairan Teluk Staring Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara. Pengambilan contoh ikan kembung Perempuan dilakukan dengan interval waktu 2 kali pada setiap bulannya  menggunakan alat tangkap payang. Pengidentifikasian dilakukan dengan mengamati ciri-ciri morfologi, morfometrik, dan meristik ikan contoh.Ikan kembung yang telah ditangkap, diukur panjang total dan ditimbang bobotnya sehingga kebiasaan makanannya dapat dibandingkan berdasarkan kelompok ukuran panjang dan jenis kelamin.Pengukuran dilakukan dengan menggunakan mistar dengan ketelitian 1 mm. Selanjutnya berat total ditimbang dengan menggunakan timbangan analitik dengan ketelitian 0,1 g.Kata kunci : kembung perempuan, kebiasaan makan, Teluk Staring, Sulawesi Tenggara
Pola pertumbuhan Dan Faktor Kondisi Ikan Gelodok (Periopthalmus argentilineatus) Di Perairan Desa Mekar Sama Tampo Kecamatan Napabalano Pulau Muna Sulawesi Tenggara Sari, Ratna; Halili, Halili; Asriyana, Asriyana
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 6, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Desa Mekar Sama Tampo Kecamatan Napabalano Pulau Muna Sulawesi Tenggara selama Empat bulan yaitu pada bulan Februari sampai Mei 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan dan faktor kondisi pada ikan gelodok (Periopthalmus argentilineatus) berdasarkan bulan penangkapan dan jenis kelamin. Informasi mengenai pola pertumbuhan dan faktor kondisi dari ikan ini sangat dibutuhkan agar dapat di lakukan upaya domestikasi untuk menjaga kelestarian ikan gelodok. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode koleksi bebas. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 160 individu.  Sampel ditangkap dengan menggunakan seser yang dibuat secara manual yang terbuat dari jarring dan bilah bambu. Alat tangkap ini memiliki diameter lingkaran sepanjang 30 cm, dan panjang 1-2 m. Hasil penelitian pola pertumbuhan ikan gelodok dengan nilai b < 3, mengidentifikasikan pola pertumbuhan allometrik negatif. Faktor Kondisi  dari ikan gelodok berkisar 0,60 – 2,00.Kata Kunci: Desa mekar sama; Ikan gelodok; pola pertumbuhan; faktor kondisi
Keanekaragaman dan Komposisi Jenis Ikan di Perairan Desa Puupi Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Baampe, Chevy Iwani; Asriyana, Asriyana; Munier, Taswin
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 6, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan tentang keanekaragaman dan komposisi jenis ikan. di perairan Desa Puupi merupakan suatu hal yang penting karena komunitas ikan dari waktu kewaktu dapat mengalami perubahan disebabkan oleh faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman dan komposisi jenis ikan di perairan Desa Puupi, Sulawesi Tenggara. Penelitian dilaksanakan di perairan Desa Puupi selama empat bulan dari bulan Oktober 2019 hingga Januari 2020. Sampel  ikan ditangkap menggunakan jaring insang. Data penelitian dianalisis menggunakan indeks komposisi jenis, keanekaragaman, dominansi, dan keseragaman. Parameter kualitas air yang diamati meliputi parameter fisika yaitu suhu parameter kimia meliputi salinitas. Selama penelitian ditemukan 809 ekor ikan yang termasuk dalam 27 spesies dan 15 famili. Keanekaragaman ikan di perairan Desa Puupi termasuk dalam kategori sedang (H'=0.58-1.21), dengan keseragaman spesies yang sedang dan tinggi (E=0.42-0.82) dan terdapat ada jenis ikan yang mendominansi (C= 0.17-0.71).Kata Kunci : Ikan, Desa Puupi, jaring insang, dan struktur komunitas
Status Trofik Perairan di Sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap Nii Tanasa Desa Nii Tanasa Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe hatta, iksal; Asriyana, Asriyana; Salwiyah, Salwiyah
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 6, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di perairan Nii Tanasa Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe pada bulan Juli sampai September 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis status trofik. Lokasi penelitian ditentukan berdasarkan karakteristik dan geomorfologi pesisir Desa Nii Tanasa dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil pengukuran saturasi oksigen terlarut dan klorofil-a berkisar 68,817–78,320 mg/m3, dan 1,062–2,167 68,817–78,320 mg/m3. Hasil pengukuran kualitas perairaan yakni suhu, kecerahan (cm), salinitas, pH, nitrat, dan fosfat berkisar 28,7–3,0 °C, 127,7–562,3 cm, 19,3–30,3 ppt, 5,0–6,0, 0,166–0,192 mg/L, dan 0,012–0,018 mg/L. Pengukuran kesuburan perairan menggunakan metode TRIX. Hasil kesuburan perairan berdasarkan TRIX berkisar 1,417–1,567 mg/L, berdasarkan kategori TRIX perairan Nii Tanasa tergolong dalam perairan oligotrofik.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA WANITA NELAYAN DALAM MENGOLAH HASIL PERIKANAN BERBASIS KELOMPOK Ratna Diyah Palupi; Ira Ira; Asriyana Asriyana
Jurnal Bisnis Perikanan (Journal of Fishery Business) Vol 3, No 2: OKTOBER 2016 : JURNAL BISNIS PERIKANAN
Publisher : Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.81 KB)

Abstract

This study aimed are to analyze the financial feasibility and development strategic of the fish balls business in the Bubu Village. The research activities conducted July-September 2016 at Bubu Village Kambowa District of North Buton in Southeast Sulawesi. Data collected by observation, interviews and literature. The results showed that the business of fish balls in Bubu Village has a good business prospective and should be developed viewed from various aspects, namely marketing, financial aspects as well as the direction of enterprise development. Supporting factors the business of fish balls, namely a lack of competition, infrastructure and facilities are within easy reach, as well as the marketing of the product is very good because it is supported by the strategic position of the village. Factors that inhibit weakness are the availability of raw materials, including seasonal and can be updated by means of taking raw materials from other regions. Financial aspect is eligible to run for a short-term (current conditions) and long term (10 years). Keywords: Business, Fish balls, Bubu Village, Development Strategic
ASPEK BIOLOGI Plotosus canius (PLOTOSIDAE: SILURIFORMES) DI PERAIRAN TELUK KOLONO, SULAWESI TENGGARA Asriyana Asriyana; Halili Halili
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 17, No 1 (2021): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.17.1.%p

Abstract

Aspek biologi suatu spesies sangat penting diketahui untuk memahami sejarah hidup suatu spesies. Informasi ini penting sebagai dasar pengelolaan sumber daya tersebut di perairan. Ikan sembilang, Plotosus canius (Hamilton, 1822) telah dilaporkan menjadi sumber daya dengan status terancam di beberapa lokasi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis aspek biologi ikan sembilang (Plotosidae: Siluriformes) di perairan Teluk Kolono yang mewakili tiga musim yaitu musim barat, musim peralihan barat ke timur, dan musim timur. Pengumpulan contoh ikan dilakukan setiap bulan dari bulan Februari hingga Agustus 2020 dengan bottom gillnet bermata jaring 1¼, 1¾, 2, dan 3 inci. P. canius yang tertangkap mempunyai kisaran panjang dan bobot berturut-turut 15,5–31,3 cm dan 25,3–253,8 g. Ikan jantan dan betina menunjukkan pola pertumbuhan isometrik (b=3,06) dan allometrik negatif (b=2,15), sementara faktor kondisi tertinggi ditemukan saat musim barat berturut-turut 1,18±0,12 dan 1,27±0,35. Rasio kelamin relatif seimbang yaitu 1:1, sementara indeks kematangan gonad (IKG) bervariasi. IKG jantan tertinggi sebesar 0,56±0,01 terjadi saat musim peralihan barat ke timur sedangkan betina sebesar 1,83±2,06 saat musim timur. Hasil temuan ini akan mendukung upaya pengelolaan dan pengembangan konservasi ikan sembilang secara efektif di masa datang. 
MAKANAN IKAN KAKATUA (Scarus rivulatus Valenciennes, 1840) DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM, KECAMATAN MORAMO UTARA, KABUPATEN KONAWE SELATAN SULAWESI TENGGARA Asriyana Asriyana; La Asrin; Halili Halili; Nur Irawati
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 16, No 1 (2020): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.526 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.16.1.8-14

Abstract

Pengetahuan tentang makanan dan tingkat pemanfaatan makanan ikan kakatua penting untuk memahami peranan ekologi ikan kakatua dalam menjaga kelangsungan dan keseimbangan kondisi terumbu karang agar tetap baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makanan ikan kakatua di perairan Tanjung Tiram, Sulawesi Tenggara. Pengambilan contoh dilakukan sekali sebulan selama empat bulan dari bulan Januari sampai April 2018, dengan bottom experimental gillnets berukuran mata jaring 1¼, 1½,  dan 2 inci. Makanan dianalisis menggunakan indeks kepenuhan lambung, indeks bagian terbesar, luas relung, dan tumpang tindih relung. Jumlah ikan yang terkumpul sebanyak 358 ekor, dengan kisaran panjang total sekitar 69,0-195mm dan bobot 4,96-159,86 g. Ditemukan 6 macam organisme makanan dalam saluran pencernaan ikan kakatua. Menu makanan didominasi oleh kelompok alga hijau spesies Ulva lactuca dan Caulerpa racemosa. Tidak terdapat perbedaan komposisi jenis makanan ikan kakatua baik antar jenis kelamin maupun waktu pengamatan. Dalam memanfaatkan sumber daya makanan di perairan, ikan kakatua tidak selektif yang terindikasi dari nilai luas relung yang rendah. Peluang kompetisi intraspesifik terhadap makanan tertinggi saat bulan Januari hingga April. Knowledge of food habit and the level of utilization of rivulated parrotfish are important to understanding the role of parrotfish ecology in maintaining the continuity and balance of coral reef conditions to remain good. This study aims to analyze the food habit of rivulated parrotfish in the waters of Tanjung Tiram, Southeast Sulawesi.Sampling was done monthly from January to April 2018, with bottom experimental gillnets with mesh size 1 ¼, and 1 ½ inches. The food habits was analyzed using index of fullness, index of preponderance,niche breadth, and niche overlapping. There were 358 fish with total length and weight ranged from 69.0-195.0 mm and 4.96-159.86 g respectively. There were six grouped of food organisms in the digestive tract of rivulated parrotfish. Important diet of rivulated parrotfish is green algae, Ulva lactuca and Caulerpa racemosa species.This study concludes that sex and temporal variations of food composition do not differ significantly.In utilizing food resources in the waters, rivulated parrotfishis not selective which is indicated by a low value of niche breadth. The highest intraspecific competition for food is from January to April.
Co-Authors . Haslianti A. Ginong Pratikno Abdullah Abdullah Adi Imam Wahyudi Afyudi, Bobby Agus Kurnia Agus Kurnia Ahmad Musseng Ahmad Mustafa Aninditia Sabdaningsih Annaastasia, Nurhuda Apriliyanti, Annisa Arami, Hasnia Arami, Hasnia Ari Sandy Muchtar Ari Sandy Muchtar, Ari Sandy Arsyad, Risko Asnawati Asrari Aswady, Tri Utary Azwar Sidiq Baampe, Chevy Iwani Bahrin, Nurtini Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar, . Balubi, Abdul Muis Cia, Wa ode Cimiming D. F. Lumban Batu D. F. Lumban Batu DARYANTI DARYANTI Dasweni, Sri Dayuman, . Dedy Oetama Disnawati Disnawati, Disnawati Djamar Tumpal F. Lumbanbatu E. S. Kartamihardja E. S. Kartamihardja Emiyarti Endi S. Kartamihardja Ermayanti Ishak, Ermayanti Erni, Rosma Fadila, Miftahul Farid Yasidi Gusrin, Gusrin Haeruddin Halili Halili Hamid, Ode Ali Akbar Hardianti Hardianti, Hardianti Harfan Harfan Hasan Eldin Adimu Haslianti Haslianti Haslianti, Haslianti Hasnia Arami Hasuba, Tezza Fauzan Hatma, Muhammad Iksan hatta, iksal Haya, La Ode M. Yasir Haya, La Ode Muhammad Hute, Endang Rahmi Ira Ira Irawati, Nur Irawati, Nur Irdam Riani, Irdam Jali, Wa Jumiati, . Kamri, Syamsul Kasim, Ma'ruf KIKI WULANDARI La Anadi La Anadi La Asrin La Ode Abdul Rajab Nadia La Ode Alirman La Ode Baytul Abidin La Ode Baytul Abidin La Ode M. Yasir Haya, La Ode M. La Ode Muh Yasir Haya La Ode Muhamad Julhija Sanda La Ode Muhammad Arsal La Ode Muhammad Yasir Haya La Onu La Ola La Sara La Sara La Sara La Sara La Sara, La Sara Laode Muhamad Hazairin Nadia Lawelle, Sjamsu Alam Lenny S. Syafei M. F. Rahardjo M. F. Rahardjo M. F. Rahardjo Mangurana, Wa Ode Intiyani Marhana, Wa Ode Muhaimin Hamzah Muhajirah, Eva Muhammad Fajar Purnama Muhammad Ramli Muhammad Ramli Muhammad Ramli Muhammad Trial Fiar Erawan Muhtar Muhtar Muliani Muliani Munier, Taswin Mursalim Mursalim Muslim Tadjudah Muslim Tadjuddah Normayanti Thamrin Mardhan Nur Hajrah Hasan sanaki Nur Irawati Nur Irawati Nur Irawati Nur Irawati Nurdiana A Nurdiana A Nurdiana Azis Nurgayah, Wa Nurhuda Annaastasia Nurwanah, Nurwanah Onu La Ola, Onu Patadjai, Rahmad Sofyan Permatahati, Yustika Intan Piliana, Wa Ode Pono Suderajad Putra, Apriawan Arufi Rahmawati, Karisma Dwy Ramli, Muh. Ratna Diyah Palupi Ratna Sari Raudhatul Mahdaniah Ridwan Hasan Ridwan, Exfar Alli Risfandi Riswana, Emilia Roslindah Daeng Sian Roslindah Daeng Siang Rosmawati Ruwiah S. Sukimin Saleh, Linda Fatmawati Salwiyah Salwiyah, Salwiyah Sarini Yusuf Sartina Masila Sjamsu Alam Lawelle Slamet Budi Prayitno Sri Aswanti Nun Sugian Subhan Subhan Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Sulistiono Sulistiono Suriani, Ningsih Tadjuddah, Muslim Taufikir, . Trisma Wa Amia Karau Wa Jali Wa Nurgayah Wellem H. Muskita