Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Self Compassion Terhadap Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Baru Fakultas Psikologi UNM Erwansa, Dedi; Widyastuti, Widyastuti; Ridfah, Ahmad
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2: Januari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i2.2794

Abstract

Students who are less able to adjust to the campus environment can cause stres. Academic stres can hinder achievement and harm students, so they need coping strategies to reduce stres with self-compassion. This study aims to examine the relationship between academic stres and self-compassion in new students of the psychology faculty of UNM. The method used in this study is a correlational quantitative method with a total of 206 new students from the class of 2020. The data analysis technique used in this study is Sprearman Rank Correlation. The results showed that there was a relationship between self-compassion and academic stres (p=0.00 and r=-484). This means that there is a very significant negative relationship between self-compassion and academic stres. The results of this study are expected to be a reference for new students regarding the importance of practicing self-compassion in daily activities.
Adaptasi Alat Ukur Koping Religius: The Adolescent Religious Coping Scale Dorasa, Muhammad Askar Rakhmad; Sitti Murdiana; Ridfah, Ahmad
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 7: Juni 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i7.3780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan adaptasi alat ukur The Adolescent Religious Coping Scale (ARCS) pada remaja di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 993 dengan 602 orang (60,62%) perempuan dan 391 orang (39,38%) laki-laki berada dalam usia 11-19 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji daya diskriminasi aitem sebanyak 56,41% aitem tidak termasuk dalam kategori bagus. Uji DIF menghasilkan enam aitem yang cenderung dipengaruhi oleh jenis kelamin meskipun responden memiliki kemampuan yang setara. Uji EFA menghasilkan tiga faktor yaitu positive god-focused coping, denial, dan supplicate. Uji CFA mengonfirmasi bahwa tergolong fit dengan model satu faktor (χ² = 35,9, df = 20, p = 0,015, CFI = 0,989, TLI = 0,980, SRMR = 0,0191, RMSEA = 0,0284). Uji validitas peringkat menunjukkan bahwa setiap opsi yang diberikan telah valid. Uji reliabilitas menghasilkan nilai internal konsistensi berupa koefisien cronbach's α, yaitu 0,757 (α ≥ 0,7) koefisien McDonald’s ω, yaitu 0,762 (ω ≥ 0,7), dan secara konstruk 0,762 (CR ≥ 0,7).
Hubungan Coping Flexibility dengan Kualitas Tidur pada Dewasa Awal Qonita, Anugrah; Ridfah, Ahmad; Permadi, Rahmat
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i1.6409

Abstract

Individu pada masa peralihan menuju masa dewasa awal cenderung memiliki banyak tekanan. Salah satu cara untuk menangani tekanan yang dialami, perlu melakukan coping yang fleksibel dan adaptif. Dengan melakukan coping yang fleksibel dan adaptif, hal ini juga dapat berdampak pada kualitas tidur yang dimiliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan coping flexibility dengan kualitas tidur pada dewasa awal. Adapun kriteria subjek dalam penelitian ini adalah dewasa awal yang berusia 18-25 tahun. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 240 responden yang berpartisipasi dengan mengisi melalui Google Form. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Data dianalisis menggunakan Uji Spearman. Hasil analisis uji korelasi Spearman menemukan bahwa coping flexibility dengan kualitas tidur memiliki hubungan yang lemah secara signifikan, r = 0,019; p < 0,05; one-tailed (hipotesis diterima). Arah hubungan kedua variabel adalah positif, sehingga dapat diartikan bahwa semakin baik coping flexibility, maka semakin baik kualitas tidur dewasa awal. Hasil penelitian ini diharapkan mampu membantu dewasa awal untuk menerapkan kualitas tidur yang baik yang dapat berdampak pada kognitif, dimana hal ini juga dapat mengembangkan fleksibilitas coping.
Pengaruh Kemampuan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kesepian Pada Pengguna Media Sosial Susanti, Susanti; Ridfah, Ahmad; Permadi, Rahmat
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i1.7360

Abstract

Kemampuan komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang dilakukan dalam suatu hubungan antara dua orang atau lebih, baik secara verbal maupun nonverbal. Sedangkan, kesepian adalah kondisi tidak menyenangkan yang disebabkan ketidakpuasaan pada hubungan secara kualitas dan kuantitas. Masalah kesepian terjadi pada pengguna media sosial, ditunjukkan dengan kemampuan komunikasi interpersonal yang kurang efektif di dunia offline. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi interpersonal terhadap kesepian pada pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik accidental sampling dalam pengambilan sampel. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 302 pengguna media sosial yang berusia 15-22 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala yaitu skala kemampuan komunikasi interpersonal dan kesepian. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan regresi binary logistik menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi interpersonal mempengaruhi kesepian pada pengguna media sosial sebesar 23,9%. Hasil korelasi antar aspek dari variabel kemampuan komunikasi interpersonal dengan variabel kesepian pada pengguna media sosial menunjukkan korelasi negatif. Penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal pada pengguna media sosial sehingga dapat mengurangi tingkat kesepian pada pengguna media sosial.
Investigating the Factor Structure of the Myers-Briggs Type Indicator (MBTI): Case of Indonesian Students Nugraha, Dwi Yan; Widyastuti, Widyastuti; Ridfah, Ahmad
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol. 14 No. 2 (2025): JP3I
Publisher : FAKULTAS PSIKOLOGI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v14i2.31689

Abstract

Psychological tests require continuous refinement and evaluation to ensure their effectiveness. This study aimed to evaluate the factor structure, invariance, item quality, and differential item functioning (DIF) of the 60-item Myers–Briggs Type Indicator (MBTI) among Indonesian students using modern psychometric methods. Involving 7,526 participants, the results of the item factor analysis (IFA) indicated that a single-factor model for each MBTI dimension adequately fit the data, supporting satisfactory construct validity. The Infit and Outfit MNSQ values ranged between 0.5 and 1.5, demonstrating good item quality. Moreover, no gender bias was detected based on the DIF Contrast effect size, indicating that MBTI items function equivalently for male and female students. These findings provide strong empirical evidence for the psychometric validity and reliability of the MBTI in the Indonesian context and represent the first large-scale study contributing to the refinement and modernization of the instrument in alignment with national legislative standards for psychological test use.
Strategi Manajemen Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Guru SMA Kartika XX-1 Makassar Angel; Sulistiawati; Nurhadijah; Ridfah, Ahmad
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): GJPM - Juli s/d Desember
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v2i2.732

Abstract

Keberhasilan tercapainya tujuan pembelajaran individu bukan hanya karena pengelolaan kelas yang dilakukan guru, melainkan juga karena motivasi individu. Guru mempunyai peluang untuk meningkatkan motivasi siswa. Oleh karena itu, psikoedukasi menjadi salah satu kegiatan yang diimplementasikan sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai strategi manajemen kelas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada guru SMA Kartika XX-1 Makassar. Tahapan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi pembukaan, pemberian pre-test, pemaparan materi, sesi diskusi, dan pemberian post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.000) antara rata-rata skor pre-test (6,11) dengan rata-rata post-test (8,19). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang mengindikasikan bahwa pemberian psikoedukasi dapat meningkatkan pemahaman peserta.
Memahami Dan Mengontrol Cinta Dengan Efektif Di Kalangan Remaja Ridfah, Ahmad; Sirajuddin, Nursani; Hasrun, Dilva Anastasya; Arif, Firda
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): GJPM - Juli s/d Desember
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v2i2.733

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai cinta yang efektif pada siswa SMA X Makassar. Kegiatan ini menggunakan metode psikoedukasi dengan menekankan sesi diskusi disertai pemberian pre-test dan post-test. Teknik analisis dalam kegiatan ini menggunakan uji Wilcoxon melalui program SPSS. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang sangat signifikan (p=0,000), dimana rata-rata skor pre-test adalah 12,2 dan rata-rata skor post-test adalah 17,4. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor pemahaman setelah pemberian psikoedukasi.
Fatherless dan Konsep Diri pada Remaja Di Kota Makassar yang Berasal dari Keluarga Tidak Utuh Rumorati, Jane Prisilia Batara; Ridfah, Ahmad; St. Hadjar Nurul Istiqamah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i5.5131

Abstract

Teenagers with incomplete families tend to have difficulty building good social relationships. This condition is caused by a divided family, resulting in the absence of the father's role and children tending to have a negative self-concept. This research aims to determine the relationship between fatherlessness and self-concept among teenagers in Makassar City who come from incomplete families. The method used in this research is a quantitative survey method with the number of research respondents being 300 teenagers from incomplete families in Makassar City. This research uses measuring instruments in the form of a fatherless scale with a Cronbach alpha reliability value of 0.980 and a self-concept scale with a Cronbach alpha reliability value of 0.864. The data analysis used was the non-parametric Spearman's rho statistic with the help of JASP v0.16.2.0 for Windows. The results of data analysis produced a value of r= -0.550 and p>0.001. These results show that there is a very significant negative relationship between fatherlessness and self-concept in adolescents who come from incomplete families. The higher the fatherlessness, the lower or negative the adolescent's self-concept. It is hoped that the research results will become a source of information for teenagers and parents to increase the presence of the father's role so that teenagers' self-concept becomes more positive and avoid negative self-concept caused by the absence of the father's role. The results of this study have implications for the importance of institutions related to marriage preparation and strengthening the role of the family to provide socialization materials on the role of fathers and mothers to prospective couples and young families.
The Relationship between Body Shaming and Eating Disorder Tendencies in Overweight Early Adult Women Palullu, Friskia Dewima; Ridfah, Ahmad; Ismail, Ismalandari
卷 6 编号 2 (2023): Journal of Correctional Issues (JCI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v6i2.246

Abstract

The phenomenon of body shaming behavior is still often found among the public, especially in early adult women. One of the factors that cause individuals to do body shaming is eating disorder behavior that makes individuals less satisfied with body shape and feel that they do not reach ideal standards. This study aims to determine the relationship of body shaming to the tendency of eating disorders in early adult women. The sample in this study was 350 early adult female subjects aged 18-25 years who were domiciled in Makassar City. The sample is obtained by filling out the scan link via google form. Data collection was carried out using two research instruments, namely the body shaming scale and the eating disorder tendency clause. Test the hypothesis using Wilcoxon Theta correlation analysis. The results showed that there was a positive relationship between body shaming and eating disorder tendencies in early adult women with a theta result of 0.536. That is, the higher the tendency to eating disorder, the higher the body shaming experienced by the subject.
The Effect of Optimism on Psychological Distress in Student Victims of Body Shaming Azisah, Nurul; Ridfah, Ahmad; Ismail, Ismalandari
卷 6 编号 2 (2023): Journal of Correctional Issues (JCI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v6i2.250

Abstract

Students who are victims of body shaming can experience psychological distress, namely symptoms of depression and anxiety. So it is important to maintain psychological well-being through an optimistic mindset. The aim of this research is to find out whether there is an influence of optimism on psychological distress in students who are victims of body shaming. Sampling used an accidental sampling technique with a total of 120 respondents who were Makassar State University students who were victims of body shaming. Hypothesis testing was carried out using non-linear regression analysis methods with exponential models. The results of this research hypothesis test show that there is a negative and very significant influence between optimism and psychological distress (r=-0.628; p=0.000). The contribution of optimism to psychological distress among Makassar State University students who are victims of body shaming is 39.5%. Other findings in this research show that the three aspects of optimism, namely permanence, pervasiveness and personalization, have a negative correlation with the two aspects of psychological distress, namely depression and anxiety. The conclusion in this research is that optimism has an influence on psychological distress in students who are victims of body shaming. The higher the optimism possessed by students who experience body shaming, the lower the level of psychological distress.
Co-Authors Achmad, Rendy Alfiannoor Ahmad Gimmy Prathama Siswadi Ahmad Razak Alwi, Muhammmad Ahkam Amir, Nurul Yuanuari Andhika Andhika, Andhika Andreas Agung Kristanto, Andreas Agung Angel Arif, Firda Arsi, Nurul Maulida Asniar Khumas, Asniar Azisah, Nurul Azzahra, Nurul Izzah Bamba, Ancensius Tombo Basti Basti Bonar Hutapea Cahyaningrum, Kartika Chobthamkit, Phatthanakit Cokorda Bagus Jaya Lesmana, Cokorda Bagus Jaya Dian Nugraha Dinar, Lativa Dorasa, Muhammad Askar Rakhmad Eltafianti, A Aulia Erwansa, Dedi Fakhri, Nur Fitriany Fernandez, Elaine Frances Fredrick Dermawan Purba Hamid, Andi Nasrawaty Hamid, Harlina Hashim, Intan Hashimah Mohd Hasrun, Dilva Anastasya Indahari, Nur Afni Iriani, Cicih Mandar Ishak, Mai Sumiyati Ismail, Ismalandari Jaladin, Rafidah Aga Mohd Jamaluddin, Samudera Fadlilla Khaeruddin, Khaerina Nabila Khan, Aqeel Kurniati Zainuddin, Kurniati Kusuma, Perdana Lufityanto, Galang Luh Ketut Suryani M, Daud Magfirah, Nurul Muhammad Fakhri Muis, Ismarli Nahriana, Nahriana Novita Siswanti, Dian Nugraha, Dwi Yan Nurdin, Muh. Nur Hidayat Nurhadijah Palullu, Friskia Dewima Pasenrigading, Andi Riola Permadi, Rahmat Pratiwi, Novi Yanti Puji Rahayu Qadri, Andi Ramdan Al Qonita, Anugrah Rahkman Ardi Raisha, Fakhira Ramadhana, Novriana Luthfia Ramadhani, Anita Ramadhani, Devita Rezky Rezqyawan, Nandhika Rizky, Alifia Ainun Rozmi Ismail Rumorati, Jane Prisilia Batara Saffana Mustafani Safitri, Desi Ayu Sembiring, Rinawati Sirajuddin, Nursani Sitti Hadjar Nurul Istiqamah Sitti Murdiana Sonny Andrianto St. Hadjar Nurul Istiqamah Sulistiawati Sunarti Susanti Susanti Syam, Rahmawati Tiara Aninditha Usman, Muh. Yusrifal Valda Febriyanti Aulia M Widyastuti W Widyastuti Widyastuti Wisayanti, Suci Yusoff, Ahmad Mustaqim Zhi, Alfred Chan Huan Zwagery, Rika Vira