Claim Missing Document
Check
Articles

EFFECTIVENESS OF PHOENIX DACTYLIFERA JUICE IN IMPROVING HEMOGLOBIN LEVELS: INSIGHTS FROM RECENT STUDIES Abdullah, Dessy; Fharel Muhammad
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 9 (2025): Nusantara Hasana Journal, February 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i9.1371

Abstract

Anemia is a prevalent health issue among adolescent girls due to increased iron requirements during growth and menstruation. The consumption of iron-rich foods, such as dates (Phoenix dactylifera), serves as a non-pharmacological alternative that effectively enhances hemoglobin levels. This article aims to review the effectiveness of date juice consumption in improving hemoglobin levels in adolescent girls with iron deficiency anemia. A systematic literature review was conducted by analyzing various studies from PubMed, Scopus, and Google Scholar databases between 2013 and 2023. The analyzed studies included experimental research, randomized controlled trials (RCTs), and meta-analyses related to date consumption and hemoglobin level improvement. Various studies indicate that regular consumption of date juice significantly increases hemoglobin levels. Experimental studies found that administering date juice for 14 days can enhance hemoglobin levels by up to 31.50%. Additionally, combining date consumption with iron supplementation has been proven more effective than iron supplementation alone, demonstrating a synergistic potential between natural foods and nutritional status. Based on this literature review, date juice consumption can serve as an effective dietary intervention to improve hemoglobin levels in adolescent girls with anemia. Further research is needed to understand the biological mechanisms underlying the benefits of dates in hemoglobin enhancement and to evaluate the long-term effects of this intervention in broader populations.
POTENSI KAYU MANIS SEBAGAI TERAPI ALAMI DALAM MENGELOLA DIABETES MELITUS Abdullah, Dessy; Siti Mubarokah
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 10 (2025): Nusantara Hasana Journal, March 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i10.1372

Abstract

Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a condition that is increasing globally. Pharmacological therapy often causes side effects, so many studies have begun to explore natural ingredients such as cinnamon as potential companion therapies in diabetes management. This study aims to review the potential of cinnamon as a natural therapy in managing blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus. In this study, a literature review method was used by collecting various literature regarding the effect of aromatherapy as an anxiety therapy on students. Study collection was carried out by searching on Google Scholar. The article search technique uses several keywords based on the PICO-S (Population Intervention Compare Outcome-Study Design) technique and specific signs and codes. The keywords obtained are: (1) Cinnamon, (2) Diabetes mellitus, (3) Natural therapy, (4) Diabetes treatment. Article screening was carried out according to inclusion and exclusion criteria. Various studies show that cinnamon can help lower blood sugar levels, increase insulin sensitivity, and improve lipid metabolism. Cinnamon supplementation has the potential to be used as complementary therapy in the treatment of type 2 diabetes mellitus. However, further research is needed regarding the optimal dose and duration for long-term therapy.
POTENSI KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL.) SEBAGAI AGEN ANTIPIRETIK ALAMI: SUATU TINJAUAN LITERATUR Abdullah, Dessy; Nova, Riki; Darmayanti, Anita; anissa, Mutiara; Vivekananda, Shahazad V
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kunyit (Curcuma domestica Val) terhadap penurunan suhu tubuh saat demam sebagai agen antipiretik alami. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelusuri berbagai artikel ilmiah melalui database Google Scholar menggunakan pendekatan PICO-S serta operator Boolean (AND, OR). Kata kunci yang digunakan mencakup: demam, pengaruh kunyit, terapi, dan penurunan suhu. Dari 200 studi yang ditelusuri, hanya 6 studi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan, yakni artikel dalam bahasa Indonesia yang membahas secara spesifik efek antipiretik kunyit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunyit, khususnya melalui senyawa aktif kurkumin, memiliki efek signifikan dalam menurunkan suhu tubuh dengan cara menghambat enzim COX-2 dan molekul inflamasi lainnya. Metode perasan kunyit menunjukkan hasil antipiretik terbaik dibandingkan metode infusa dan dekokta. Simpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa kunyit berpotensi besar sebagai alternatif terapi demam yang alami, aman, dan minim efek samping. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menguji bioavailabilitas, stabilitas, serta efektivitasnya pada subjek manusia agar dapat diterapkan dalam praktik klinis. Kata Kunci : Kunyit, Antipiretik Alami, Demam, Kurkumin, Penurunan Suhu Tubuh
KURMA AJWA SEBAGAI TERAPI HIPERTENSI: TINJAUAN ILMIAH Abdullah, Dessy; Wahyuni, Sri; Zainun, Zukhri
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L. var. Ajwa) sebagai terapi alami dalam pengelolaan hipertensi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2024 dari berbagai database seperti PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ResearchGate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurma Ajwa memiliki efek antihipertensi yang signifikan, baik dalam studi hewan maupun pada uji klinis awal pada manusia. Efek ini terutama berkaitan dengan kandungan kalium, antioksidan, flavonoid, dan senyawa fenolik yang bekerja melalui mekanisme vasodilatasi, pengurangan stres oksidatif, dan perbaikan fungsi endotel. Meskipun hasilnya menjanjikan, sebagian besar studi masih terbatas dalam cakupan dan metode. Simpulan, bahwa kurma Ajwa berpotensi besar sebagai terapi pelengkap dalam pengelolaan hipertensi, namun diperlukan penelitian lebih lanjut dengan metodologi yang lebih kuat dan populasi yang lebih luas untuk mendukung pemanfaatannya secara klinis. Kata Kunci : Kurma Ajwa, Hipertensi, Antioksidan, Tekanan Darah, Terapi Alami
EFEKTIVITAS TERAPI INSULIN PADA LATENT AUTOIMMUNE DIABETES IN ADULTS (LADA) DAN KAJIAN KLASIFIKASI DIABETES TIPE 5 Widiastuti, Wisda; Abdullah, Dessy; Marwazi, Maryetti; Deny, Fitra
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas terapi insulin pada pasien dengan Latent Autoimmune Diabetes in Adults (LADA) serta meninjau konsep klasifikasi diabetes tipe 5. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan mengumpulkan dan menganalisis 15 artikel ilmiah dari database PubMed, Scopus, dan Google Scholar yang diterbitkan antara tahun 2008 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi insulin dini efektif dalam mempertahankan fungsi sel beta pankreas dan memperlambat progresi autoimun pada pasien LADA, sehingga dapat meningkatkan pengelolaan klinis penyakit ini dibandingkan dengan terapi oral. Konsep diabetes tipe 5 sebagai kategori autoimun dan inflamasi kronis masih bersifat konseptual dan memerlukan penelitian lebih lanjut. Simpulan dari kajian ini menegaskan pentingnya diagnosis dini dan pemberian terapi insulin sebagai strategi utama dalam penatalaksanaan LADA serta perlunya penelitian skala besar untuk memperjelas klasifikasi dan manajemen diabetes autoimun dewasa.   Kata Kunci: Latent Autoimmune Diabetes In Adults, Terapi Insulin, Diabetes Tipe 5, Sel Beta, Klasifikasi Diabetes
CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB. DALAM MANAJEMEN KESEHATAN PENCERNAAN : INTEGRASI PERSPEKTIF BIOMEDIK, GENOMIK, DAN ETNOMEDISIN INDONESIA Nova, Riki; Abdullah, Dessy
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi Curcuma xanthorrhiza Roxb. (temulawak) dalam manajemen gangguan pencernaan dengan mengintegrasikan pendekatan biomedik molekuler, genomik, dan etnomedisin Indonesia. Metode penelitian yang digunakan berupa kajian literatur sistematis yang mengikuti pedoman PRISMA, dengan penelusuran data dari empat basis data utama (PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Garuda) untuk publikasi antara tahun 2013 hingga 2023. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi, seperti studi preklinis, klinis, in silico, dan etnofarmakologi, diseleksi dan dievaluasi kualitasnya menggunakan pedoman dari Joanna Briggs Institute. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif temulawak, yaitu kurkuminoid dan xanthorrhizol, memiliki efek antiinflamasi, antioksidan, imunomodulator, dan protektif terhadap mukosa saluran cerna. Temulawak juga terbukti memodulasi ekspresi gen inflamasi dan antioksidan, memperkuat integritas epitel usus, serta mempengaruhi mikrobiota dengan meningkatkan bakteri probiotik dan produksi short-chain fatty acids (SCFA). Teknologi farmasi modern seperti nanopartikel, phytosome, dan ko-administrasi dengan piperin secara signifikan meningkatkan bioavailabilitas senyawa aktifnya. Simpulan, Curcuma xanthorrhiza berpotensi besar sebagai fitofarmaka integratif dalam pengobatan gangguan pencernaan, terutama dengan pendekatan presisi yang mempertimbangkan faktor genetik dan mikrobiotik individu. Kata Kunci : Curcuma Xanthorrhiza, Kurkuminoid, Xanthorrhizol, Mikrobiota Usus, Pengobatan Tradisional, Genomik
PENGARUH AROMATERAPI DENGAN MINYAK ESENSIAL TERHADAP GEJALA DEPRESI: TINJAUAN SISTEMATIS BERBASIS BUKTI Abdullah, Dessy; Riki Nova; Wisda Widiastuti; Gangga Mahatma; Aryaldy Zulkarnaini
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 12 (2025): Nusantara Hasana Journal, May 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i12.1425

Abstract

Depression is a serious mental health issue worldwide, a condition that can significantly affect a person's quality of life. Aromatherapy has emerged as a complementary therapy with the potential to alleviate symptoms of depression, offering a lower risk of side effects compared to conventional pharmacological treatments. This narrative review aims to evaluate the effectiveness of aromatherapy in reducing symptoms of depression, with a focus on the mechanisms of action of essential oils used in this therapy. A literature search was conducted using PubMed, Web of Science, and Google Scholar databases from the year 2000 to 2023. Included articles consisted of randomized controlled trials (RCTs), systematic reviews, and meta-analyses. Essential oils such as lavender, bergamot, lemon, rose, and patchouli have been shown to be effective in reducing depressive symptoms. Their effectiveness is associated with increased levels of serotonin and dopamine, as well as suppression of hypothalamic–pituitary–adrenal (HPA) axis activity. Methods of administration, such as inhalation, massage, and diffuser use, produce varying outcomes depending on the characteristics of the studied population. Conclusion: Aromatherapy has potential as an effective complementary therapy for depression. Further research is needed to strengthen the evidence of its effectiveness across diverse populations and intervention durations.
EFEK TANAMAN HERBAL SEBAGAI OBAT PENYAKIT DIABETES MELITUS: A LITERATURE REVIEW Rahmi Syukra Fadilla; Abdullah, Dessy; Riki Nova
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 12 (2025): Nusantara Hasana Journal, May 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i12.1432

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease whose prevalence continues to increase every year. According to predictions from the World Health Organization (WHO), the number of diabetes sufferers in Indonesia will increase from 8.4 million in 2000 to around 21.3 million in 2030 (Widiastuti et al., 2022). Uncontrolled diabetes can cause various serious complications, such as heart disease, kidney damage, blindness, and amputation. Therefore, effective management of diabetes mellitus is very important to prevent worse health impacts. One alternative approach that is increasingly popular is the use of herbal plants, which have been shown to have the potential to lower blood glucose levels and help manage diabetes. This study aims to summarize herbal plants that have been scientifically proven to have an effect on controlling blood glucose levels in people with diabetes mellitus. The results of this literature review are expected to provide new insights for researchers and medical practitioners in developing more natural and affordable diabetes treatments.
CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB. IN DIGESTIVE HEALTH MANAGEMENT: A SYSTEMATIC REVIEW OF PHARMACOLOGICAL AND ETHNOMEDICAL EVIDENCE Gladis Avika; Abdullah, Dessy
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 12 (2025): Nusantara Hasana Journal, May 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i12.1442

Abstract

Curcuma xanthorrhiza Roxb. (commonly known as Temulawak) is a traditional Indonesian medicinal plant widely used for managing digestive disorders. This systematic review aims to critically evaluate the pharmacological mechanisms, clinical relevance, and ethnomedicinal applications of Curcuma xanthorrhiza in digestive health. Literature was obtained from PubMed, ScienceDirect, Scopus, Google Scholar, and Garuda from 2013 to 2023, using keywords including "Curcuma xanthorrhiza," "digestive health," "gastrointestinal disorders," "curcuminoids," and "xanthorrhizol." The included studies reveal that bioactive compounds such as curcuminoids (1.6%–2.2%) and xanthorrhizol (1.48%–1.63%) exert hepatoprotective, anti-inflammatory, antimicrobial, and carminative effects. Traditional forms include fresh herbal decoctions, powdered simplisia, and polyherbal formulas, while modern preparations involve standardized extracts. Curcuma xanthorrhiza demonstrates promising efficacy and safety for improving digestive function and modulating gastrointestinal metabolism. Its integration into clinical phytotherapy and public health strategies could provide a culturally relevant, evidence-based alternative to conventional therapy.
PEMANFAATAN KURMA AJWA UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT: EDUKASI BERBASIS BUKTI DI RT 03 RW 13 KELURAHAN GUNUNG PANGILUN, PADANG Abdullah, Dessy; Dewi, Nadia Purnama; Vani, Ade Teti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2234

Abstract

Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L. var. Ajwa) dikenal sebagai salah satu varietas kurma dengan kandungan gizi tinggi dan manfaat kesehatan yang beragam. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat, pemanfaatan pangan fungsional seperti kurma Ajwa menjadi relevan untuk dikembangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat RT 03 RW 13, Kelurahan Gunung Pangilun, Kota Padang, mengenai manfaat kurma Ajwa secara ilmiah dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dan pelatihan pembuatan olahan sehat berbahan dasar kurma Ajwa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terkait nilai kesehatan kurma Ajwa dan munculnya antusiasme untuk mengintegrasikannya dalam pola makan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pemanfaatan pangan sunnah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan preventif.
Co-Authors Ade Teti Vani Adelin, Prima Amelia , Rinita Anggi Syafitri Nasution Angraini, Vonny Anissa, mutiara Anita Darmayanti Arief Rinaldy Arientina Amanda Filia Ariwibawa, Tangguh Aryaldy Zulkarnaini Berri Rahmadhoni Boy Hutaperi Chan, Zamsari Chandra Adilla Darmayanti, Anita Delvi Jasyanti Deny, Fitra Desi Aliefia Dewi , Nadia Purnama Dewi, Nadia Purnama Dhina Lydia Lestari Dian Puspita Divna Monaprlya Dramayanti, Anta Elfahmi Elfi Yulfienti Elvi Fitraneti Febianne Eldrian Febrianto, Budi Yulhasfi Fharel Muhammad Fikratul Aulia Puti Fitra Deny Fitriyasti, Betty Gangga Mahatma Gladis Avika Gustia Anjelika. A Hasni, Dita Indra Kertati Irma Primawati Irwan Triansyah, Irwan Ivan, Muhammad Jenny Tri yuspitasari Lidia Dewi Lovprima, Nopeliantesa M. Fiqran Mulyadi Mahatma, Gangga marwazi, Maryeti Marwazi, Maryetti Maryeti Marwazi Maryeti Mawarzi Maryetti Maryetti Marwazi Mashdarul Ma'arif Maska, Hadid Pratama Mayduri Viola Anuersy Muhamad Ivan Muhammad Zaky Nadia Purnama Dewi Nilas Warlem Nofrina Putri Melati Nova, Riki Nurhuda, Mhd Nurrifdah, Nadilla Nurwiyen, Nurwiyen Oktriana, Adillah Purnama Dewi, Nadia Rahmadhoni , Berry Rahmi Syukra Fadilla Rendri Bayu Hansah Revivo Rinda Pratama Rifaldo Yudistira Rika Amran Riki Nova Rinaldy, Arief Rinita Amelia Rinita Amelia, Rinita Amelia Roland Helmizar SA, Evasha Septiani, Vadila Siti Mubarokah Soufni Morawati Sri Wahyuni Syifa Maharani Tati khairina Teti Vani, Ade tetivan, Ade Thira Adiahni Tri Puspita Prihatinningrum AF Tri Puspita, Tri Vani, Ade Teti Vedora, Monica Putri Vika Sarmila Fitri Vioni Yolisa Fitri Vivekananda, Shahazad V Widiastuti, Wisda Wisda Widiastuti Yanti Fitri Yasa Yosserizal, Yosserizal Zainun, Zukhri Zamsari Chan Zukhri Zainun Zulkarnaini, Aryaldy