Claim Missing Document
Check
Articles

Perlindungan Hak Anak terhadap Praktik Pernikahan Dini: Tinjauan Sosio-Yuridis di Kabupaten Gowa Henri; Nasir
As-Sakinah : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2025): As-Sakinah : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/sakinah321742

Abstract

Pernikahan dini merupakan praktik yang masih sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Gowa, dan berdampak serius terhadap pemenuhan hak anak, khususnya hak atas pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hak anak terhadap praktik pernikahan dini melalui pendekatan sosio-yuridis di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap dokumen hukum dan kebijakan terkait. Informan penelitian terdiri dari pejabat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, tokoh masyarakat, orang tua, dan anak yang menjadi korban pernikahan dini. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hak anak terhadap praktik pernikahan dini dilakukan melalui tiga pendekatan utama: hukum formal, edukatif, dan sosial-kultural. Namun, implementasinya masih terbatas akibat lemahnya penegakan hukum di tingkat desa, resistensi budaya, dan rendahnya literasi masyarakat tentang hak anak. Diperlukan sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk membangun sistem perlindungan anak yang lebih adaptif dan partisipatif. Penelitian ini menyarankan pendekatan yang lebih holistik dan berbasis komunitas untuk menanggulangi praktik pernikahan dini secara berkelanjutan.
Kesiapan Sekolah Menjadi Inklusi (Studi SMA Negeri Kota Kendari) Rulis; Nasir; Isak Bagea
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.jk.2025.v12.i2.p151-171

Abstract

This study aims to explore the readiness of schools in implementing inclusive education in Kendari City and to analyze strategies that can be applied to address implementation challenges in the field. The research employed a qualitative method with a case study approach. Data were collected through Focus Group Discussions (FGDs) involving education experts, representatives from the Education Department, principals of Special Schools (SLB), as well as teachers and principals from several senior high schools in Kendari City. Observations were also conducted based on aspects outlined in the General Guidelines for Inclusive Education Implementation as stated in Ministry of National Education Regulation No. 70 of 2009. The results show that school readiness varies significantly. Most schools lack adequate human resources and facilities, although some have established partnerships with SLBs and participated in inclusive education socialization programs. Key challenges include insufficient teacher training, limited infrastructure, and low public awareness. Recommended strategies include teacher capacity-building, provision of accessible facilities, policy support, and public education. This study underscores the importance of collaborative approaches among stakeholders to realize a fair and sustainable inclusive education system.
ANALISIS KEMAMPUAN GURU TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA CANVA DI SMPN 2 GALESONG SELATAN Dzulkifli Muhajir, Baso; Fadhil Fadhlur R, Muh.; Nasir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35999

Abstract

Transformasi teknologi di era revolusi Industri 4.0 telah mengubah arah dan paradigma pendidikan secara global, termasuk dalam konteks pendidikan Indonesia. Proses pembelajaran tidak lagi sekadar berfokus pada penyampaian informasi, melainkan juga menuntut kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi secara efektif. Literasi digital menjadi kompetensi utama yang wajib dimiliki oleh tenaga pendidik agar mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana guru mampu menggunakan media Canva sebagai alat bantu dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif di SMPN 2 Galesong Selatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemampuan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, diperoleh temuan bahwa kompetensi guru berada pada tingkat cukup memadai. Guru telah memiliki kemampuan teknis yang baik dalam penggunaan Canva, namun penerapan prinsip-prinsip pedagogis dalam pembelajaran masih perlu ditingkatkan. Sebagian besar guru telah mampu membuat media visual seperti poster dan infografis, tetapi belum mengintegrasikannya secara sistematis dalam pembelajaran interaktif. Faktor yang memengaruhi kemampuan guru meliputi tingkat literasi digital, keterbatasan pelatihan profesional, dan minimnya infrastruktur sekolah. Meskipun demikian, guru menunjukkan sikap positif terhadap Canva karena dianggap mudah digunakan dan menarik secara visual. Penelitian ini menegaskan bahwa penguasaan media digital seperti Canva merupakan bagian integral dari kompetensi profesional guru yang mendukung terwujudnya pembelajaran kreatif, kolaboratif, dan berorientasi abad ke-21.