Claim Missing Document
Check
Articles

The Development of the Concept of Ma'rifat in Islamic Thought: From Classical to Contemporary Agisna Fadilawati; Zainap Hartati; Nasir
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.1893

Abstract

This study aims to explore the development of the concept of ma'rifat in Islamic thought, from classical to contemporary times, by looking at its historical journey, we will understand how this concept has been understood and translated by Islamic intellectuals and scholars in various historical periods. This study uses a qualitative method with a literature review methodology approach to analyze the development of the concept of ma'rifat in Islamic thought. In classical Islamic thought, ma'rifat is more than just knowledge; it refers to an inner experience gained through self-purification and a spiritual approach. In Sufism, ma'rifat is related to the achievement of high knowledge about the essence of the universe and God, which is obtained not only through intellectual study, but direct experience. Modern thought, as expressed by Muhammad Iqbal and Seyyed Hossein Nasr, offers a new interpretation by connecting ma'rifat to science and the challenges of the times. Both of them try to modernize this concept, responding to the influence of rationalism and materialism, and making ma'rifat a means of social and spiritual transformation. Thus, ma'rifat teaches that a true understanding of God and life requires a deep spiritual search. The findings of this study are that ma'rifat is no longer limited to individual experience, but also has broad implications in understanding the relationship between humans, science, and the reality of modern life. This study not only confirms classical thinking about ma'rifat, but also challenges the view that this concept is only esoteric and irrelevant in contemporary academic studies.
PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DAN KONSEP DIRI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PAI: SEBUAH STUDI KASUS Imran, Ahmad Imran; Majid, Anna; Nasir; andi Yurni Ulfa; Ridha Ichwanty Sabir; Suhartini Azis
Jurnal Pendidikan Sang Surya Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Sang Surya
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56959/jpss.v11i2.507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius dan konsep diri siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru PAI, kepala sekolah, dan siswa, serta dokumentasi. model analisis data Miles, Huberman, dan Saldaña meliputi tiga tahapan utama, yaitu data condensation, data display, serta conclusion drawing/verification. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI yang dilaksanakan secara integratif dan berkelanjutan efektif membentuk karakter religius siswa melalui penguatan melalui akidah lurus, beribadah yang benar, berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, melaksanakan salat dhuha dan melaksanakan salat zuhur. Pembelajaran PAI juga berkontribusi signifikan terhadap konsep diri siswa yang mencakup pemahaman diri sendiri, penerimaan kelebihan dan kekurangan diri sendiri, evaluasi diri menjadi lebih positif dan perancangan tujuan hidup dan jati diri yang berlandaskan nilai-nilai agama. Faktor pendukung utama pembentukan karakter religius dan konsep diri siswa antara lain adalah keteladanan Guru, lingkungan sekolah yang berorientasi religius, fasilitas ibadah yang memadai, dorongan dari teman sebaya, dan motivasi pribadi siswa Namun, hambatan seperti keterbatasan waktu belajar, motivasi yang beragam di antara siswa, pengaruh lingkungan sosial yang negatif, keterlambatan dalam penyelesaian tugas, dan gangguan konsentrasi terus terjadi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIK TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SMP NEGERI 2 GALESONG SELATAN Muh. Albar; Fajri; Nasir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39695

Abstract

This study aims to determine the effect of practice-based learning models on students' learning interest in science subjects at SMP Negeri 2 South Galesong. The study used a quantitative descriptive method with a Likert scale questionnaire given to 30 students of class IX D through a purposive sampling technique. The results showed that the practice-based learning model was able to increase students' learning interest, marked by increased enthusiasm, activeness, and understanding of students during experimental activities. Students were more motivated and involved when learning science concepts through direct experience. These findings confirm that practice-based learning is effective in strengthening students' learning interest.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 GALESONG SELATAN BERDASARKAN LANGKAH POLYA Musdalifah; Tiwi Saputriani; Nasir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.40034

Abstract

This descriptive qualitative research aimed to analyze the mathematical problem-solving abilities of 32 students in class IX A of SMP Negeri 2 Galesong Selatan, specifically when solving System of Linear Equations in Two Variables (SPLDV) word problems. The evaluation framework was based on Polya's four steps (understanding the problem, devising a plan, carrying out the plan, and looking back). Through tests and interviews, students were categorized into three groups: students with high ability successfully completed all four Polya steps accurately; students with moderate ability typically managed to complete only three steps and showed weakness in the crucial looking back stage; and students with low ability often only managed to understand the problem or entirely failed to formulate a solution plan. The analysis ultimately revealed a significant weakness in students' capabilities at the planning, execution, and especially the looking back stages. Therefore, the study recommends that these abilities be improved through regular practice with non-routine problems that specifically emphasize the systematic application of Polya's steps.
Pengenalan Aplikasi Perkantoran dan Editing Digital dalam Menumbuhkan Kreativitas dan Literasi Digital Siswa Kelas IX di SMPN 1 Galesong Selatan Azizah, Nurul; Alam, Samsul; Ardiana; Nasir
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/8jraf095

Abstract

Literasi digital masih tergolong rendah. Literasi digital bukan hanya kemampuan mengoperasikan perangkat, tetapi juga keterampilan mengolah, mengevaluasi, dan menciptakan konten digital. Di sekolah menengah pertama, kemampuan ini sangat penting sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengenalan aplikasi perkantoran dan editing digital terhadap kreativitas dan literasi digital siswa kelas IX di SMPN 1 Galesong Selatan. Metode yang digunakan adalah desain pre-eksperimen dengan model one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes literasi digital (pretest dan posttest) serta observasi terhadap produk kreatif digital siswa. Teknik analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test untuk mengukur signifikansi peningkatan kemampuan literasi digital sebelum dan setelah intervensi pelatihan. Siswa diberikan pretest untuk mengukur kemampuan awal, kemudian dilaksanakan intervensi berupa pelatihan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dan aplikasi editing digital (Canva dan Capcut), dan diakhiri dengan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan literasi digital serta kualitas kreativitas produk digital siswa. Program pelatihan terbukti relevan diterapkan untuk memperkuat kompetensi abad 21.
Efektifitas Pelatihan Canva untuk Meningkatkan Keterampilan Mengajar Guru di UPT SMP Negeri 2 Mappakasunggu Saputra, Andi Ade; Risnawati; Paida, Andi; Nasir
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/1hstp353

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas pelatihan penggunaan canva dalam meningkatkan keterampilan mangajar guru di UPT SMP 2 Mappakasunggu. Tujuannya adalah untuk menilai sejauh mana pelatihan terstruktur mampu memperkuat kompetensi desain visual sekaligus memperbaiki alur mengajar sehingga tugas guru dapat diselesaikan lebih cepat dan lebih tepat. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Dengan pendekatan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan, dan wawancara langsung ke guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik, di mana data dari literatur dan hasil wawancara diorganisir, dikodekan, dan dikelompokkan berdasarkan tema-tema yang muncul sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kemampuan pengguna, terutama dalam pengoperasian fitur desain, konsistensi tata letak, serta pemanfaatan elemen visual. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan efisiensi sistem sekolah yang terlihat dari berkurangnya waktu penyelesaian tugas dan meningkatnya ketepatan output. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya pelatihan digital berbasis aplikasi sebagai strategi peningkatan produktivitas serta keterampilan desain di berbagai sektor pendidikan. Bagi sekolah, hasil penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian pelatihan serupa secara berkelanjutan ke dalam program pengembangan guru, baik melalui workshop lanjutan maupun pendampingan rutin, agar peningkatan keterampilan tidak bersifat sementara. Selain itu, sekolah dapat mengembangkan panduan visual berbasis Canva untuk standarisasi dokumen akademik dan administrasi, sehingga konsistensi dan kualitas output dapat terjaga. 
Kreativitas Siswa Dalam Mendesain Busana Pesta Melalui Pemanfaatan Aplikasi Pinterest di SMK Negeri 6 Makassar Selang, Aini; Zulkifli; Nasir
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e6qhp524

Abstract

Kreativitas merupakan aspek penting dalam pembelajaran tata busana, khususnya dalam kegiatan perancangan desain yang menuntut kemampuan berimajinasi dan berinovasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas siswa dalam mendesain busana pesta melalui pemanfaatan aplikasi Pinterest di SMK Negeri 6 Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 6 Makassar pada program keahlian Tata Busana. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII kompetensi keahlian Tata Busana yang terlibat langsung dalam pembelajaran desain busana pesta menggunakan aplikasi Pinterest. Objek penelitian ini adalah kreativitas siswa dalam proses mendesain busana pesta melalui pemanfaatan Pinterest sebagai media pendukung pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Observasi digunakan untuk mengamati aktivitas dan kreativitas siswa selama proses pembelajaran desain busana pesta dengan bantuan Pinterest, sedangkan wawancara dilakukan kepada siswa dan guru untuk mengetahui pengalaman serta persepsi terhadap penggunaan aplikasi tersebut. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Pinterest mampu meningkatkan kreativitas siswa, ditunjukkan melalui meningkatnya variasi ide desain, keberanian dalam bereksplorasi, serta antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, Pinterest dapat dijadikan sebagai media pendukung pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa di bidang tata busana.
Analisis Kreativitas Guru Di UPT SMP Negeri 4 Takalar Dalam Mendesain Media Pembelajaran Melalui Pelatihan Canva Arafah, Nur; Putri, Melani; Nasir
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bf095q21

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk mampu merancang media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Namun, banyak guru masih menghadapi keterbatasan literasi digital dan kurangnya pengalaman dalam desain media pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas guru di UPT SMP Negeri 4 Takalar dalam mendesain media pembelajaran melalui pelatihan Canva. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru peserta workshop, dan data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi hasil karya, serta catatan lapangan. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dokumentasi hasil karya guru, dan catatan lapangan selama kegiatan berlangsung. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menggambarkan tingkat kreativitas guru serta faktor yang mendukung maupun menghambat proses pengembangan media pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan keterampilan teknis, kreativitas, dan kepercayaan diri guru dalam membuat media pembelajaran digital, seperti poster, infografis, dan presentasi yang estetis dan relevan dengan materi ajar. Selain itu, pelatihan mendorong kolaborasi antarguru, memperkuat literasi digital, serta memberikan dampak positif terhadap minat dan partisipasi siswa. Temuan ini menegaskan bahwa workshop Canva efektif dalam mendukung pengembangan media pembelajaran inovatif serta meningkatkan kompetensi guru di era pembelajaran abad ke-21.
Strategi Branding untuk Meningkatkan Daya Saing Sambal Pecel Kanaya di Pasar Lokal dan Digital Nasir; Nurhaedar; Sudirman; Syah, Sri Rahayu; Harun, Salmah
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13085

Abstract

UMKM Sambal Pecel Kanaya, sebagai usaha lokal yang bergerak di bidang kuliner, menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing produknya, baik di pasar lokal maupun digital. Branding yang kuat dan tepat menjadi salah satu kunci untuk memperkenalkan produk kepada konsumen dan memperluas jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu UMKM Sambal Pecel Kanaya dalam menyusun dan menerapkan strategi branding yang efektif untuk meningkatkan daya saing produk mereka. Mitra pengabdian ini adalah pengelola UMKM Sambal Pecel Kanaya yang memerlukan dukungan dalam hal pengembangan identitas merek dan pemasaran produk secara digital. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan pembuatan identitas merek yang menarik dan konsisten, serta pendampingan dalam penerapan pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman tentang pentingnya branding, serta peningkatan citra produk dan keterlibatan konsumen baik di pasar lokal maupun digital. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM Sambal Pecel Kanaya, baik dalam segi penjualan maupun pengenalan merek yang lebih luas.
Efektivitas Pengelolaan Kepegawaian Aparatur Kelurahan dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kelurahan Mangadu, Kabupaten Takalar Henri; Nasir
Jurnal Dialektika Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Dialektika Politik
Publisher : STISIP Widyapuri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37949/jdp.v10i1.295

Abstract

Quality public services are the main demands in the implementation of government, especially at the village level as a government unit that deals directly with the community. However, the quality of public services is often still faced with the problem of managing staff personnel that is not optimal. This study aims to analyze the effectiveness of the management of the personnel of the village apparatus in improving the quality of public services in Mangadu Village, Takalar Regency. This study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. Data was collected through in-depth interviews, observations, and documentation of village officials and service user communities. The data analysis technique is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that the management of the personnel of the village apparatus has been implemented, but it has not been fully effective. This is characterized by the limited number of apparatus, the mismatch between the placement of employees and competencies, and the lack of optimal coaching and development of apparatus. This condition has an impact on the quality of public services, especially in terms of speed and timeliness of services. Nevertheless, the attitude of the apparatus and the disclosure of service information are considered quite good by the public. This research contributes to the development of public administration science by strengthening the understanding of the importance of effective personnel management as a determining factor for improving the quality of public services at the village government level.