Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis miskonsepsi siswa pada materi bunyi di kelas V Sekolah Dasar Denti Rahmawati; Ghullham Hadu; Resa Respati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26843

Abstract

Miskonsepsi merupakan pemahaman yang tidak tepat tentang suatu konse, salah dalam menggunakan nama konsep, salah dalam mengklasifikasikan contoh-contoh konsep, kebingungan terhadap konsep-konsep yang berbeda, ketidakcocokan dalam menghubungkan berbagai konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miksonsepsi siswa kepada materi bunyi di kelas V SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri Wangkelang III dengan jumlah siswa 26 dengan siswa laki-laki berjumlah 16 dan siswa perempuan berjumlah 10 Sebagai kelas yang akan digunakan untuk penelitian.. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data pada peneltian ini menggunakan 4 tahapan diantaranya: 1) Pengumpulan data, 2) Reduksi data, 3) Penyajian data, 4) Penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu miskonsepsi yang terjadi pada peserta didik keseluruhan dari 10 soal yang mempunyai miskonsepsi paling rendah adalah pada soal nomor 1 yaitu tentang menyebutkan sifat-sifat bunyi yang dipresentasekan dengan 88, 46% atau dari 26 peserta didik yang menjawab benar ada 24 peserta didik. Kemudian miskonsepsi paling tinggi yakni pada soal nomor 5 yakni mengelompokkan bunyi keras dan pelan dengan 17 peserta didik mengalami miskonsepsi yang dipresentasikan sebesar 57,69%.  
Hubungan pola asuh permisif dengan perkembangan psikososial peserta didik kelas V di Sekolah Dasar Elsa Lestari; Ahmad Mulyadiprana; Resa Respati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26853

Abstract

Abstract This study aims to explore the relationship between permissive parenting and the psychosocial development of fifth-grade students at SDN Anaka. The research employs a correlational method with Spearman's test to measure the relationship between the independent variable (permissive parenting) and the dependent variable (psychosocial development). Data were collected using questionnaires distributed to 35 parents and students, selected through purposive sampling. The results indicate a significant and strong relationship between permissive parenting and psychosocial development, with a Spearman correlation coefficient of 0.946 at a 99% confidence level (p < 0.01). Linear regression analysis revealed that an increase of one unit in permissive parenting improves psychosocial development scores by 1.167 units. This study highlights the importance of appropriately applied permissive parenting in supporting children's psychosocial development, particularly in fostering responsibility, self-confidence, and tolerance. These findings provide insights for parents, educators, and policymakers to improve parenting strategies to optimize child development. Keywords: permissive parenting, psychosocial development, students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pola asuh permisif dengan perkembangan psikososial peserta didik kelas V di SDN Anaka. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan uji Spearman untuk mengukur hubungan antara variabel independen (pola asuh permisif) dan variabel dependen (perkembangan psikososial). Data diperoleh melalui angket yang diberikan kepada 35 orang tua dan peserta didik, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh permisif memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan perkembangan psikososial peserta didik, dengan koefisien korelasi sebesar 0,946 pada tingkat kepercayaan 99% (p < 0,01). Analisis regresi linear menunjukkan bahwa peningkatan satu unit pada pola asuh permisif dapat meningkatkan skor perkembangan psikososial sebesar 1,167 unit. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pola asuh permisif secara tepat untuk mendukung perkembangan psikososial anak, khususnya pada aspek tanggung jawab, kepercayaan diri, dan toleransi. Hasil ini diharapkan menjadi panduan bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk memperbaiki strategi pengasuhan demi mendukung perkembangan anak secara optimal. Kata Kunci: pola asuh permisif, perkembangan psikososial, peserta didik.
Peningkatan Keterampilan Berbahasa Ekspresif Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Bernyanyi di SPS Taam Annuur Deliya Banondari Sardona; Dian Indihadi; Resa Respati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3843

Abstract

AbstrakBahasa ekspresif adalah kemampuan yang dimiliki anak untuk mengungkapkan apa yang menjadi keinginannya. Menurut pendapat para pakar dapat disimpulkan bahwa bahasa ekspresif merupakan cara seorang anak untuk mengungkapkan perasaan, kata-kata, mimik, intonasi, gerakan dan keinginan secara sederhana namun bermakna untuk orang lain disekitar anak. Ditulisnya artikel ini bertujuan untuk dan mendeskripsikan tentang peningkatan keterampilan berbahasa ekspresif anak usia 4-5 tahun di SPS Taam Annuur Kota Tasikmalaya. Peneliti menggunakan metode PTK dengan desain siklus yang terus menerus yang dimulai dari : (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi (4) Refleksi atas tindakan yang telah diterapkan dan seterusnya sampai adanya peningkatan pada keterampilan berbahasa ekpresif anak. Terbukti setelah penerapan metode bernyanyi keterampilan berbahasa ekspresif anak kelas A2 meningkat.Kata Kunci: Bahasa Ekspresif, Metode Bernyanyi, Anak Usia 4-5 tahun. AbstractExpressive language is the ability of children to express what they want. In the opinion of experts, it can be concluded that expressive language is a way for a child to express feelings, words, expressions, intonations, movements and desires in a simple but meaningful way for others around the child. The purpose of writing this article is to describe and describe the improvement of expressive language skills of children aged 4-5 years at SPS Taam Annuur, Tasikmalaya City. The researcher uses the CAR method with a continuous cycle design starting from: (1) Planning, (2) Action, (3) Observation (4) Reflection on the actions that have been implemented and so on until there is an increase in children's expressive language skills. It is proven that after the application of the singing method, the expressive language skills of grade A2 children increased.Keywords: Expressive Language, Singing Method, 4-5 years old children
Teacher competence in the use of music learning media in primary schools Resa Respati; Anggit Merliana; Riefki Fiestawa; Rosarina Giyartini; Nindi Citra Setia Dewi
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10 No 1 (2026): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/eds.v10n1.p110-121

Abstract

Teacher competence is an important factor in optimizing the use of instructional media to create meaningful musical experiences for students, particularly among classroom teachers who do not have a formal educational background in music but are still responsible for teaching music. This study aims to analyze the influence of elementary school teachers’ competence on the use of music learning media. This research employs an explanatory quantitative approach involving a sample of 271 elementary school teachers from five regions in West Java Province, namely Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Garut, and Pangandaran, selected through stratified random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire (reliability α = 0.648 for teacher competence and α = 0.874 for media use) and analyzed using simple linear regression. The results indicate a positive and significant effect of teacher competence on the use of music learning media, with a significance value of 0.000 (< 0.05) and a coefficient of determination (R²) of 0.443. This finding shows that teacher competence explains 44.3% of the variation in the use of learning media. The higher the level of teacher competence, the more effective the use of instructional media becomes. Therefore, strengthening teachers’ professional and pedagogical competence is a key factor in improving the quality and effectiveness of music learning in elementary schools
Internalisasi Permainan Tradisional dalam Mewujudkan Cinta Tanah Air Di Sekolah Dasar SILN Bangkok Anggit Merliana; Resa Respati; Rosarina Giyartini; Pidi Mohamad Setiadi; Riefki Fiestawa
Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/DIMASY.v3i1.116

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menginternalisasikan nilai budaya dan cinta tanah air melalui permainan tradisional pada siswa Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Bangkok. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pengenalan budaya lokal di kalangan generasi muda diaspora akibat globalisasi. Program dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Persiapan meliputi koordinasi dengan sekolah, penyusunan modul, dan penyiapan sarana. Pelaksanaan dilakukan melalui pengenalan dan praktik permainan tradisional yang memuat nilai kerjasama, sportivitas, dan cinta tanah air. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan umpan balik siswa serta guru. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa, serta pemahaman yang baik terhadap nilai budaya dan kebangsaan. Permainan tradisional terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan.
Analisis Pembelajaran Seni Musik pada Materi Ritme di SD Sukaratu Annisa Nabila; Resa Respati
YASIN Vol 6 No 3 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i3.10023

Abstract

Although music arts learning has received attention in several previous studies, research specifically discussing rhythm learning in elementary schools remains limited, particularly regarding the implementation of learning and teachers’ needs in teaching rhythm material. This study aimed to analyze the implementation of music arts learning on rhythm material in elementary schools. This study used a descriptive qualitative approach. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation studies, with the research subjects consisting of classroom teachers who were directly involved in SBdP learning, particularly music arts material. The results showed that music arts learning had not been implemented optimally, especially in the teaching of rhythm. Teachers had not explicitly taught rhythm concepts, such as beat patterns, tempo, and rhythmic patterns. In addition, several obstacles were found, including teachers’ limited understanding of rhythm and the unavailability of a systematic rhythm teaching module. These findings are in line with social constructivist theory and Howard Gardner’s theory of musical intelligence, which emphasize the importance of active and meaningful musical experiences in the learning process. The conclusion of this study emphasizes the need to develop a rhythm teaching module that is aligned with the characteristics of elementary school students and teachers’ needs in music arts learning. The implications of this study include enriching studies on music learning in elementary schools and recommending the development of more innovative and contextual rhythm learning tools. This study also opens opportunities for further research on the implementation and effectiveness of rhythm teaching modules in elementary schools.
Penerapan Metode Orff dalam Meningkatkan Kemampuan Ritmis Peserta Didik Sekolah Dasar: Single Subject Research (SSR) Tresna Lia Noer Juliani; Resa Respati
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2026): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v4i2.479

Abstract

Rhythmic ability is one of the important elements in music learning at the elementary school level, which includes the ability to follow the beat, maintain tempo, identify and imitate rhythmic patterns, as well as synchronize movement and rhythm. However, in practice, there are still students who experience difficulties in following beats and maintaining rhythmic stability during musical activities. This study aims to determine the improvement of elementary school students’ rhythmic abilities through the implementation of the Orff method. This study employed a Single Subject Research (SSR) method with an A-B-A design. The research subject consisted of one third-grade elementary school student who experienced rhythmic difficulties in musical activities. Data were collected through performance tests. The data were analyzed using descriptive statistics with visual graph analysis presented in graphical form. The results showed that there was an improvement in rhythmic ability after the intervention using the Orff method. In the initial baseline phase (A1), the subject’s average rhythmic ability was 56%. After the intervention phase (B), the rhythmic ability increased to 80.4%, and in the final baseline phase (A2), it further increased to 86.7%. These findings indicate that the Orff method can help improve the rhythmic abilities of elementary school students.
ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TANGGA NADA PADA MATA PELAJARAN SENI MUSIK KELAS IV: STUDI KUALITATIF DI SDN PADAWENING Nabila Lusiana Zahra; Resa Respati
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i2.1534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran seni musik pada materi tangga nada di kelas IV SDN Padawening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru kelas IV dan siswa kelas IV di SDN Padawening. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni musik masih didominasi oleh metode ceramah dengan kegiatan praktik yang terbatas. Fasilitas pembelajaran yang tersedia belum memadai dan sumber belajar masih bergantung pada buku teks. Siswa menunjukkan minat pada kegiatan menyanyi, namun mengalami kesulitan dalam memahami konsep tangga nada akibat metode pembelajaran yang kurang variatif. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya inovasi strategi pembelajaran yang lebih interaktif serta penggunaan media pembelajaran yang mendukung guna meningkatkan pemahaman konsep tangga nada dan kemampuan musikal siswa.
Profil Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Di Kota Tasikmalaya Sirin Nida Juliana; Resa Respati; Qonita Qonita
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v8i1.8528

Abstract

Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah banyaknya satuan pendidikan anak usia dini di Kota Tasikmalaya yang belum melakukan penilaian secara detail mengenai kecerdasan musikal peserta didiknya. Padahal, kecerdasan musikal merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang berkaitan dengan kemampuan mengenali nada, irama, ritme, serta kepekaan terhadap bunyi dan musik. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecerdasan musikal anak usia dini di Kota Tasikmalaya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 185 siswa yang berasal dari 10 sekolah pada 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa rubrik penilaian soal tes kecerdasan musikal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecerdasan musikal anak usia dini di Kota Tasikmalaya. Kategori penilaian yang digunakan meliputi Tidak Musikal, Kurang Musikal, Cukup Musikal, Musikal, dan Sangat Musikal. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran tingkat kecerdasan musikal anak usia dini secara menyeluruh.
Pemanfaatan Virtual Music Instruments sebagai Media Pengembangan Bahan Ajar pada Guru Musik SMA di Kota Bandung Febbry Cipta; Resa Respati; Pratama Gumilar; Ika Fitri Apriani
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 7, No 2 (2025): DEDIKASI: Community Service Report - July
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v7i2.99357

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru musik SMA dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya instrumen musik virtual, guna menciptakan bahan ajar yang interaktif dan relevan. Dalam era digital, teknologi musik memberikan peluang baru bagi guru untuk mengadaptasi gaya belajar siswa Generasi Z yang cenderung visual dan berbasis teknologi. Program ini meliputi serangkaian tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, para guru mengikuti pelatihan yang mencakup teori dan praktik penggunaan virtual music instruments serta pembuatannya sebagai produk bahan ajar. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan kuesioner untuk menilai efektivitas program dalam mengembangkan keterampilan guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pendidikan musik dapat meningkatkan minat siswa sekaligus memperkaya metode pengajaran guru. Dengan adanya pendampingan lanjutan, diharapkan guru dapat terus mengembangkan bahan ajar kreatif yang mampu mendukung pembelajaran musik yang inovatif.
Co-Authors Aan Kusdiana Adzani, Zahira Hasyidan Afiffah, Siti Harumatus Afiffah, Siti Harumatus Ahmad Mulyadi Prana Ahmad Mulyadiprana Aini Loita Aini Loita Aini Loita Akbar Maulana Akhmad Nugraha Amani, Tazkya Amelinda Suryanda Pratiwi Amir Prihartono Andra Nata Anggit Merliana Anita Oktavianti Br. Tarigan Annisa Nabila Annisa Widya Garini Anti Santika Anjarani Apriliya, Seni Asep Nuryadin Ayu Shinta Bella Chairunnisaa Chairunnisaa Cindy Aurellia Cipta, Febbry Dadan Nugraha Dede Romi Saepul Rohmat Deden Gandara Deliya Banondari Sardona Denti Rahmawati Dian Indihadi Dilla Puspa Najwa Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Pratiwi DWI ALIA, DWI Dwina Nurmila Edelweis Mustika Puspa Elsa Lestari Epon Nur&#039;aeni L Epon Nur’aeni L Erin Khoerunisa Euis Aminah Qodarwati Fitri Lestari Gandana, Gilar Ghia Ghaida Kanita, Ghia Ghaida Ghullam Hamdu Ghullham Hadu Haerani, Zulpa Hana Nurseha Mahmudah Hanipah, Siti Amalia herdiyana, Herdiyana Hidayat, Syarip Hodidjah Hodidjah Hodidjah, Hodidjah Ika Fitri Apriani Iklima Lutfiah Hanum Iqhli Shobihi Ira Laelasari Karlimah Karlimah Khoerunnisa, Pramesti Lestari, Dinda Lestari, Dinda Rizki Loita, Aini Mahardika, Putri Momoh Halimah Monica Monica, Monica Muhammad Rijal Wahid Muharram Muharram, Muhammad Rijal W Muslihin, Heri Yusuf Nabila Lusiana Zahra Nadia Ananta Ramadaniah Nana Ganda Nida Samrotul Puadah Nindi Citra Setia Dewi Nirmalasari, Fania Ayu Nur Azizah Nur Hayati Nur, Lutfi Nuraeni, Neni Nurjanah, Risa Siti Nurussaadah, Thiani Pidi Mohamad Setiadi Pratama Gumilar Putri Alawiyah Putri Andani Intan Permatasari Putriani, Syita Nurcahya Qonita Qonita Rahma Nur Fauziah Rara Annisa Fazriana Riefki Fiestawa Rifqy Muhammad Hamzah Rika Mustika Sari Rita Milyartini Rizal Ridwan Suhendar Rizkiana Pratama Rizqia Rahmah Fauziyah Rosarina Giyartini Sabila Ribathil Wuddat Shinta Herdianti Sirin Nida Juliana Siti Alifya Shafira Siti Harumatus Afiffah Sri Kartika Dewi Sumardi, Sumardi Susanti, Putri Irma Syarip Hidayat Syifa Mutmainnah Shafarina Tati Narawati Tb. Moh. Irma Ari Irawan Tendi Setiadi Tika Yulianti Tresna Lia Noer Juliani Trianti Nugraheni Ulfah Samrotul Fuadah Ulfah Samrotul Fuadah Utari Dayya Suci Nurani Wiarsih, Wida Mutiara Yuda Andika Prayoga Yudi Sukmayadi Yusuf Suryana